BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar BelakangRumah sakit adalah sebuah institusi kesehatan profesional yang pelayanannya disediakan oleh dokter, perawat, dan tenaga ahli kesehatann lainnya. Rumah Sakit merupakan organisasi yang sangat kompleks dan merupakan komponen yang sangat penting dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Rumah Sakit sebagai salah satu penyelenggara pelayanan kesehatan, salah satunya adalah penyelenggara pelayanan asuhan keperawatan yang senantiasa memberikan pelayanan yang memuaskan kepada klien maupun keluarganya (Depkes, 1987). Dalam mewujudkan tujuan tersebut diperlukan suatu cara pengelolaan pelayanan keperawatan yang sesuai prinsip-prinsip manajemen.
Praktek keperawatan ditentukan dalam standar organisasi profesi dan system pengaturan serta pengendaliannya melalui perundang–undangan keperawatan (Nursing Act), dimanapun perawat itu bekerja (PPNI, 2000).
Pelayanan keperawatan yang diberikan ke pasien perlu adanya pengorganisasian secara efektif dan efisien sehingga dapat dihasilkan pelayanan dan asuhan keperawatan yang berkualitas tinggi. Pelayanan dan asuhan keperawatan berkualitas tinggi dapat dicapai jika didukung pengembangan dan peningkatan kemampuan profesional sumber daya manusia yang ada, pengaturan tugas perawat yang efektif dan efisien, komitmen yang tinggi untuk maju serta diperlukan adanya fasilitas dan alat yang memadai (Sysan, 1996).
Buku profil Ruang Aster merupakan salah satu fasilitas yang dapat menunjang dalam pemberian pelayanan keperawatan dan mempermudah dalam pemberian informasi tentang ruang Aster.
B. Tujuan
Pembuatan buku profil ruang aster bertujuan untuk mempermudah dalam mendapatkan informasi atau sebagai media penyampaian informasi ruang aster sehingga membantu dalam pemberian pelayanan kesehatan atau keperawatan di Ruang Aster.
BAB II
DATA UMUM RUANG ASTER RSUD MUNTILAN KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2011
A. Gambaran Umum Ruangan Aster
Ruang Aster merupakan ruang rawat inap baru di RSUD Muntilan yang diresmikan bulan Maret 2008. Ruangan ini merupakan ruang rawat inap gabung penyakit dalam dan bedah dewasa kelas 3 dan berada di komplek RSUD Muntilan Ruang Aster terdiri dari 6 kamar pasien, 3 kamar isolasi, 1 kamar perawat, 1 ruang rapat, ruang obat, gudang, dapur, tempat ruang linen kotor, dan ruang spoelhock. Pada setiap kamar terdapat 3 tempat tidur dan satu kamar mandi pasien, sedangkan pada kamar isolasi terdapat satu tempat tidur dan satu kamar mandi pasien diluar. Namun, Kapasitas kamar di ruang Aster adalah 21 pasien dengan jumlah perawat 17 orang.
B. Identitas Ruang Aster 1. Nama : Ruang Aster Instalasi Rawat Inap Bedah dan Penyakit Dalam RSUD
Muntilan Kabupaten Magelang.
2. Lokasi : Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang 3. Kelas/Type : III/Type C
4. Alamat : Jl. Kartini No. 13 Muntilan Kabupaten Magelang 5. Telefon : 1053
C. Batas – batas Ruang Aster 1) Utara : Ruang Melati 2) Timur : Ruang mawar 3) Selatan : Jalan
4) Barat : Ruang oksigen
D. Fasilitas Ruang Aster
Tabel. 1
Fasilitas Kamar di Ruang Aster
1) Kamar 1 : 3 tempat tidur permanen, 3 almari, 1 kamar mandi pasien dan 3 kursi/tempat duduk penunggu pasien.
2) Kamar 2 : 2 tempat tidur permanen, 1 bed adjustable, 3 almari, 1 kamar mandi pasien dan 3 kursi/tempat duduk penunggu pasien.
3) Kamar 3 : 2 tempat tidur permanen, 1 bed adjustable, 3 almari, 1 kamar mandi pasien dan 3 kursi/tempat duduk penunggu pasien.
4) Kamar 4 : 2 tempat tidur permanen, 1 bed adjustable, 3 almari, 1 kamar mandi pasien dan 3 kursi/tempat duduk penunggu pasien.
5) Kamar 5 : 3 tempat tidur permanen, 3 almari, 1 kamar mandi pasien dan 3 kursi/tempat duduk penunggu pasien. 6) Kamar 6 : 3 tempat tidur permanen, 3 almari, 1 kamar mandi pasien dan 3 kursi/tempat duduk penunggu pasien. 7) Kamar isolasi 1: 1 bed adjustable, 1 almari, 1 kamar mandi pasien,
dan 1 kursi/ tempat duduk penunggu pasien.
8) Kamar isolasi 2: 1 bed adjustable, 1 almari, 1 kamar mandi pasien, dan 1 kursi/ tempat duduk penunggu pasien.
9) Kamar isolasi 3: 1 bed adjustable, 1 almari, 1 kamar mandi pasien, dan 1 kursi/ tempat duduk penunggu pasien.
E. Perbedaan Kamar Biasa dengan Isolasi
Digunakan untuk pasien umum Satu ruangan terdiri dari 3 tempat
tidur dan satu kamar mandi Ruangan yang luas dan udara dapat
keluar masuk
Digunakan khusus untuk pasien dengan penyakit tetanus
Ruangan yang terisolasi/tersendiri dan hanya terdapat satu tempat tidur
Ruangan yang hampa udara
5 KAMA R BIASA KAMA R BIASA KAMA R ISOLA SI KAMA R ISOLA SI
BAB III
STRUKTUR ORGANISASI
A. Struktur Organisasi
Struktur organisasi Ruang Aster RSUD Muntilan Kabupaten Magelang tahun 2011 sebagai berikut:
Gambar. 1
Struktur Organisasi Ruang Aster RSUD Muntilan
Sumber: Data Primer Struktur Organisasi Ruang Aster Tahun 2011 Kepala Ruang
Siti Imronah, S.Kep
Anggota Tim I 1) Yeni R Amd. Kep. 2) Susi A. Amd. Kep. 3) Milasari Amd.Kep. 4) Meilina Indri Amd. Kep
Anggota Tim III 1) Dina Rahmawati.
Amd.Kep.
2) Widaningsih. Amd.Kep 3) Ratna Dwi A. Amd.Kep. 4) Umi Nur. Amd.Kep. Anggota Tim II
1) Ermawati. Amd.Kep. 2) Iksanul M. Amd. Kep 3) Asri R. Amd.Kep 4) CH Elmawati. Amd.Kep. Tim I Kriswanti A. Amd. Kep Tim II
Hajarpono. Amd. Kep Ketua Tim Tim I
Gigih Rahayu, Amd. Kep
B. Visi, Misi dan Motto RSUD Muntilan
“ Menjadi rumah sakit rujukan terpercaya dengan pelayanan yang profesional dan manusiawi “
1. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau 2. Menyelenggarakan pengelolaan sumber daya rumah sakit secara profesional 3. Menyelenggarakan peningkatan ilmu dan ketrampilan tenaga rumah sakit 4. Memberikan pelayanan kesehatan yang memuaskan pelanggan
5. Menjalin kerja sama yang saling memberi manfaat dengan mitra kerja
“ Sehatmu semangat kerjaku “
1. Keikhlasan 2. Kejujuran 3. Kedisiplinan 4. Kebersamaan 5. Kepedulian
C. Falsafah dan tujuan pemberian keperawatan ruang rawat inap gabung dalam bedah dewasa ruang aster
7 VISI VISI MISI MISI MOTTO MOTTO
NILAI DASAR ORGANISASI NILAI DASAR ORGANISASI
FALSAFAH
1. Pemberian asuhan keperawatan dengan mempertimbangkan pasien sebagai makhluk bio-psikososial spiritual ynng unik.
2. Pemberian asuhan keperawatan yang bermutu, menyeluruh tidak
membedakan dan menjunjung tinggi harkat martabat manusia dengan dilandasi nilai etik dan berdasarkan standar asuhan keperawatan .
3. Perawat bertanggung jawab dan bertanggung gugat, memiliki wewenang melakukan asuhan keperawatan.
4. Pendidikan keperawatan berkelanjutan harus dilaksanakan secara terus menerus untuk pertumbuhan dan perkembangan staf dalam pelayanan keperawatan.
1. Memberikan asuhan
keperawatan dengan berbagai macam kasus penyakit dalam dan bedah dewasa sesuai dengan standar asuhan keperawatan dan standar operasional prosedur yang berlaku.
2. Memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dengan
memperhatikan aspek bio-psikososial spiritual. 3. Mencegah terjadinya infeksi nosokomial.
4. Menciptakan iklim kerja yang kondusif.
5. Mencegah terjadinya kecelakaan kerja bagi perawat dan pasien.
BAB IV
TARIF DAN DENAH RUANG ASTER
TUJUAN
A. Tarif Ruang Aster
Tabel. 2
Tarif Pelayanan Ruang Aster, RSUD Muntilan
B. Indikator Efisiensi Ruang Rawat Aster
Tabel. 3
Hasil Perhitungan Efisiensi Ruang Rawat Aster RSUD Muntilan Tahun 2011
No. Perhitungan Nilai
1. BOR 89,01%
2. LOS 7,19 hari
3. TOI 0, 75 hari
4. BTO 12,48 kali
C. Denah Ruang Aster
Gambar. 2
Denah Ruang Aster RSUD Muntilan
9 No. Jenis Pelayanan Ruang Aster/Kelas III
1. PERAWATAN 12.000 2. VISITE DOKTER 10.000 3. ASKEP 2500 4. MENUNGGU 500 5. CUCIAN 1.500 6. ADMINISTRASI 6.000 7. ECG 19.000 8. USG 55.000 9. KONSUL GIZI 6.000 10. KONSUL DOKTER 15.000
Sumber: Data Primer Hasil Observasi Ruang Aster Tahun 2011
Gambar. 3 Prosedur Jamkesda
Tabel. 4
11
PASIEN DAFTAR DI TPPRI (MASUK KUOTA)
MENDAFTAR KE DINAS KESEHATAN UNTUK MEMINTA JAMINAN PEMBAYARAN BIAYA PERAWATAN (3 X 24 JAM DARI TANGGAL RAWAT
INAP)
MELENGKAPI PERSYARATAN (3 X 24 JAM DARI TANGGAL RAWAT INAP)
MENYERAHKAN PERSYARATAN KE BANGSAL
SYARAT LENGKAP JAMKESDA : 1. Surat jaminan pembayaran dari dinas
kesehatan
2. Surat rujukan dari puskesmas setempat
3. Surat keterangan miskin dari kelurahan/desa mengetahui kecamatan
4. Fotocopy legalisir kartu tanda penduduk (KTP)
5. Fotocopy legalisir kartu keluarga (KK)
6. Masing-masing syarat rangkap 6 (enam) legalisir
Distribusi Jumlah Pasien di Ruang Aster RSUD Muntilan Bulan April-Juni 2011
No. Bulan Jumlah
1. April 105
2. Mei 79
3. Juni 91
Jumlah total 275
Sumber : Buku Register Pasien Ruang Aster Tahun 2011
Tabel. 5
Distribusi 10 Penyakit Terbanyak di Ruang Aster RSUD Muntilan Bulan April - Juni 2011
Jenis Penyakit Jumlah Hernia inguinal Stroke Gastroenteritis Head injury CHF+Decompensation Cordis Appendicities BP DM Tonsilitis Gastritis +Dyspepsia Jumlah total
Tabel. 6
Distribusi Pasien Berdasarkan Tempat Tinggal di Ruang Aster RSUD Muntilan pada bulan April - Juni 2011
Asal Daerah PasienJumlah
Srumbung 13,97 2. Sawangan 6,61 3. Ngluwar 8,45 4. Muntilan 38 5. Salam 15,07 6. Borobudur 78 7. Dukun 5,88 8. Mungkid 14,34 9. Tegalrejo 0,73 Salaman 2,94 Grabag 0,73 Bandongan 0,73 Candimulyo 0,36 Mertoyudan 2,94 Tempuran 1,10 Lain-lain 2,94 Jumlah total 100%
Sumber: Buku Register Pasien dan Rekam Medis Tahun 2011
PENUTUP
Semoga dengan adanya buku profil ruang Aster ini dapat membantu dalam pemberian pelayanan keperawatan di Ruang Aster dan mempermudah dalam pemberian informasi
tentang Ruang Aster.