Pengaruh Konseling Modifikasi Gaya Hidup Terhadap Asupan Serat, Kadar Glukosa Darah Puasa, Dan Kadar Interleukin 18 (Il-18) Pada Remaja Obesitas Dengan Sindrom Metabolik
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kadar glukosa darah (kgd) puasa pada anak obesitas setelah intervensi diet dan aktifitas fisik.
Tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok intervensi senam ergonomis dengan ke- lompok kontrol terhadap penurunan kadar glukosa darah puasa dan 2 jam postprandial. Hal
Uji Korelasi kadar glukosa darah dengan asupan makan selama intervensi Correlations asupan energi selama intervensi asupan karbohidrat selama intervensi asupan lemak
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan asupan serat terhadap kadar glukosa darah pada pasien rawat jalan Diabetes Mellitus tipe II di RSUD Dr.. METODE
Kesimpulan: Pemberian pisang kepok kuning (Musa paradisiaca forma typical) selama 21 hari pada dosis 4,5 g/200 g BB/hari dan 9 g/200 g BB/hari dapat menurunkan kadar glukosa
Pada penelitian ini didapatkan rerata total asupan serat, asupan serat larut air, dan asupan serat tidak larut air yang lebih tinggi pada subjek sindrom metabolik
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara asupan serat terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Klinik Jasmine
Pada penelitian ini didapatkan rerata total asupan serat, asupan serat larut air, dan asupan serat tidak larut air yang lebih tinggi pada subjek sindrom metabolik