• Tidak ada hasil yang ditemukan

SMART BUILDING WITH SOLAR CHIMNEY : Konsep Desain Bangunan dengan Atap Solar Chimney sebagai Hunian Mandiri Energi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "SMART BUILDING WITH SOLAR CHIMNEY : Konsep Desain Bangunan dengan Atap Solar Chimney sebagai Hunian Mandiri Energi."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

i PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM :

SMART BUILDING WITH SOLAR CHIMNEY: Konsep Desain Bangunan dengan AtapSolar Chimneysebagai Hunian Mandiri Energi

BIDANG KEGIATAN : PKM–GAGASAN TERTULIS

Diusulkan oleh :

Bayu Sutanto/I0412012/2012

Sofia Fitrina/I0413049/2013

Tsaniya Silmi Rivai/I0414051/2014

UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

(2)

iv RINGKASAN

Saat ini kebutuhan energi listrik di Indonesia setiap tahun selalu mengalami peningkatan sebagai dampak dari laju pertumbuhan pembangunan dan perkembangan teknologi. Kenaikan kebutuhan ini sayangnya tidak diimbangi dengan pengembangan potensi sumber listrik yang ada. Sejauh ini sumber listrik di Indonesia masih bergantung pada hasil pembakaran batubara dan gas. Selain karena sumber daya tersebut tidak terbarukan, pencemaran yang dihasilkan juga menjadi masalah serius bagi pemerintah.

Indonesia yang secara geografis terletak di daerah tropis, mampu menerima radiasi energi surya harian mencapai 4,8 kW/m2. Meskipun lebih kecil dengan daerah Australia, Timur Tengah dan Amerika namun potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjadi salah satu sumber energi untuk kebutuhan penduduk Indonesia.

Konsep yang kami ajukan adalah SMART BUILDING WITH SOLAR

CHIMNEYyang merupakan konsep desain bangunan dengan atap memakai sistem

solar chimney. Sistem ini mampu menangkap energi panas matahari melalui kolektor panas untuk menaikkan temperatur udara sehingga menghasilkan aliran fluida. Aliran ini akan dipusatkan menuju sebuah cerobong (chimney) yang mampu menggerakkan turbin didalam cerobong tersebut. Dan energi mekanik pada turbin dapat dikonversikan menjadi energi listrik dengan adanya generator.

Dari simulasi yang dilakukan dengan menggunakan kolektor berukuran (3x3) meter dan cerobong berdiameter 30 cm tinggi 5 meter, didapatkan aliran udara sebesar 3,18 m/s. Kecepatan ini dapat digunakan untuk tipe turbin kecepatan rendah seperti savonius. Dengan bertambah luasnya permukaan kolektor maka akan menambah laju aliran fluida akibat dari banyaknya udara yang dapat dipanaskan. Selain itu dengan menambah ketinggian cerobong (chimney) juga akan menambah kecepatan aliran udara akibat tingginya perbedaan tekanan yang dapat dihasilkan.

Dengan konsep bangunan seperti ini, sebagian kebutuhan energi listrik dari penghuninya dapat dipenuhi dari sistem tersebut. Sehingga bangunan ini akan lebih hemat energi dan tidak sepenuhnya bergantung pada supply PLN yang kadangkala melakukan pemadaman aliran listrik.

Referensi

Dokumen terkait

Perancangan ini bertujuan untuk membuat suatu alat penyimpan energi listrik melalui solar cell yang dapat seoptimal mungkin mendapatkan panas dari sinar matahari (intensitas

Dengan menerapkan pola penggunaan energi listrik yang tepat dan hemat diharapkan PP “Nurul Iman” tersebut dapat menjadi pondok pesantren dan sekolah yang peduli terhadap

Hasil dari proses perancangan RUSUNAWA dengan konsep bangunan hemnat energy diwujudkan dalam desain yang memiliki karakteristik sebagai berikut:.. Banguanan dibuat

Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan mendapatkan prototipe rumah susun hemat energi di daerah tropis lembab, dengan penekanan pada optimasi fasade bangunan, untuk memperoleh

Manfaat dari penulisan ini adalah bagi (1) pemerintah, membantu memenuhi kebutuhan energi listrik dan memberikan referensi sumber energi lain selain energi fosil,

Penelitian ini mengusulkan konsep smart meter yang sederhana untuk memantau dan identifikasi pemakaian energi listrik pada sektor rumah tangga dengan memanfaatkan

Tujuan dari kegiatan ini adalah mengaplikasikan panel solar sel yang mengubah energi matahari menjadi energi listrik untuk kebutuhan persediaan energi listrik bagi

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep generatif terhadap konstruksi kontemporer memiliki beberapa prinsip yang ada pada bangunan, seperti bentuk yang rumit dan kompleks;