• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keefektifan Model Pembelajaran Mind Mapping dengan Pendekatan PMRI terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII SMP N 3 Semarang Materi Pokok Lingkaran Tahun Ajaran 2011/2012.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Keefektifan Model Pembelajaran Mind Mapping dengan Pendekatan PMRI terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII SMP N 3 Semarang Materi Pokok Lingkaran Tahun Ajaran 2011/2012."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ii ABSTRAK

Pratidina, Inung. 2012. Keefektifan Model Pembelajaran Mind Mapping dengan Pendekatan PMRI terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII SMP N 3 Semarang Materi Pokok Lingkaran Tahun Ajaran 2011/2012. Skripsi. Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang.

Pembimbing I: Drs. Supriyono, M.Si., Pembimbing II: Putriaji Hendikawati, S.Si., M.Pd., M.Sc.

Kata kunci: keefektifan, model pembelajaran mind mapping, PMRI, hasil belajar. Sifat matematika yang abstrak membuat peserta didik merasa kesulitan dalam mempelajarinya. Model pembelajaran mind mapping sangat baik digunakan untuk mengungkap pengetahuan awal peserta didik.. Untuk mewujudkan kebermaknaan pembelajaran, diterapkan pembelajaran dengan pendekatan PMRI. Sesuai prinsip PMRI, matematika sebagai kegiatan manusia, artinya peserta didik berkesempatan untuk melakukan aktivitas dalam pelajaran matematika serta dikaitkan dengan realita di lingkungan sekitar mereka.

Masalah dalam penelitian ini adalah keefektifan model pembelajaran mind mapping dengan pendekatan PMRI terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII pada materi pokok Lingkaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran mind mapping dengan pendekatan PMRI terhadap hasil belajar peserta didik. Pembelajaran dikatakan efektif jika rata-rata hasil belajar peserta didik yang diberi perlakuan model pembelajaran mind mapping dengan pendekatan PMRI mencapai kriteria ketuntasan minimal individual dan klasikal serta lebih baik dari model pembelajaran ekspositori.

Populasi dalam penelitian ini adalah semua peserta didik kelas VIII SMP N 3 Semarang tahun ajaran 2011/2012 yang tersebar di delapan kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling terpilih kelas VIIIC sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIA sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni dokumentasi dan tes. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran mind mapping dengan pendekatan PMRI dan model pembelajaran ekspositori, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar.

Hasil uji rata-rata diperoleh t 0,758 t1 1,70 maka Ho diterima,

artinya rata-rata hasil belajar kelas eksperimen kurang dari atau sama dengan 73 atau belum mencapai KKM individual. Hasil uji proporsi z -0,873 <

1,64 maka Ho diterima artinya banyak peserta didik kelas eksperimen yang tuntas

belum mencapai 75% atau belum mencapai KKM klasikal. Hasil uji t diperoleh thitung=2,131 > ttabel =1,673 sehingga H1 diterima yang berarti rata-rata hasil belajar

Referensi

Dokumen terkait

Efektivitas Pendekatan Konseling Karir Trait and Factor untuk Meningkatkan Kompetensi Karir Peserta Didik (Penelitian Ekperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas VIII

INTENSITAS PENILAIAN PORTOFOLIO DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN LINGKARAN SISWA KELAS VIII SMP N 1 KARTASURA TAHUN AJARAN 2016/2017.. Skripsi, Fakultas

Tujuan penelitian ini adalah menguji keefektifan bimbingan kelompok dengan teknik brainstorming untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas VIII SMP N 1 Wonogiri

Profil Kemampuan Literasi Matematis Siswa Kelas VIII-F SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta dalam Pembelajaran dengan Pendekatan PMRI (Pendidikan Matematika Realistik

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan teknik thought stopping untuk meningkatkan kepercayaan diri pada peserta didik kelas VIII di SMP Negeri

Oleh karena itu perlu dikembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan strategi mind mapping untuk meningkatkan berpikir kreatif peserta didik pada materi koloid

Skripsi ini membahas tentang hasil belajar peserta didik pada pokok bahasan lingkaran kelas VIII MTs Al-Ikhlas Addary DDI Takkalasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui

Pembelajaran abad 21 menuntut terciptanya peserta didik untuk memiliki keterampilan belajar dan berinovasi. Keterampilan belajar dan borinovasi yang perlu dikembangkan adalah kolaborasi dan kreativitas. Keterampilan kolaborasi merupakan kemampuan indivdu untuk terlibat aktif dalam satu tim atau kelompok melalui aksi nyata seperti bertukar gagasan, menyampaikan pendapat secara jelas, dan berpartisipasi dalam diskusi untuk mencapai kesepakatan demi tecapainya tujuan bersama. Sedangkan kreativitas adalah kemampuan menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan atau kerya nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model project-based learning berbantuan mind mapping terhadap keterampilan kolaborasi dan kreativitas, serta menganalisis profil keterampilan kolaborasi dan kreativitas setelah penerapan model project-based learning berbantuan mind mapping. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen dengan desain quasi experimental dalam bentuk nonequivalent control group design. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dengan kelas VII E sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model project-based learning berbantuan mind mapping efektif meningkatkan keterampilan kolaborasi dan kreativitas peserta didik. Keefektifan ini diukur menggunakan uji rata-rata N-Gain. Uji N-Gain keterampilan kolaborasi pada kelas eksperimen mendapatkan hasil rata-rata sebesar 0,85 pada kriteria tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,26 pada krteria rendah. Profil keterampilan kolaborasi peserta didik secara keseluruhan berada pada kriteria sangat baik dan baik. Uji N-Gain kreativitas pada kelas eksperimen diperoleh hasil rata-rata sebesar 0,82 berada pada kriteria tinggi, sementara kelas kontrol sebesar 0,25 berada pada kriteria rendah. Profil kreativitas peserta didik secara menyeluruh berada pada kriteria sangat kreatif dan kreatif.