Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 1 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
P U T U S A N
Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
Pengadilan Negeri Kalianda yang mengadili perkara pidana dengan acara pemeriksaan biasa dalam tingkat pertama menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa:
1. Nama lengkap : HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI;
2. Tempat lahir : Sidomulyo;
3. Umur/tanggal lahir : 42 tahun/24 April 1978;
4. Jenis Kelamin : Laki-laki;
5. Kebangsaan : Indonesia;
6. Tempat tinggal : RT 001, RW 008, Dusun Pegantungan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan ;
7. Agama : Islam;
8. Pekerjaan : Transportasi;
9. Pendidikan : SMA;
Terdakwa ditangkap oleh Penyidik sejak tanggal 9 November 2020 sampai dengan tanggal 11 November 2020;
Terdakwa ditahan dalam tahanan Rumah Tahanan Negara oleh:
1. Penyidik, sejak tanggal 9 November 2020 sampai dengan tanggal 28 November 2020;
2. Perpanjangan Penuntut Umum, sejak tanggal 29 November 2020 sampai dengan tanggal 7 Januari 2021;
3. Perpanjangan pertama Ketua Pengadilan Negeri Kalianda, sejak tanggal 8 Januari 2021 sampai dengan tanggal 6 Februari 2021;
4. Perpanjangan kedua Ketua Pengadilan Negeri Kalianda, sejak tanggal 7 Februari 2021 sampai dengan tanggal 8 Maret 2021;
5. Penuntut Umum, sejak tanggal 11 Februari 2021 sampai dengan tanggal 2 Maret 2021;
6. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kalianda, sejak tanggal 24 Februari 2021 sampai dengan 25 Maret 2021;
7. Perpanjangan Ketua Pengadilan Negeri Kalianda, sejak tanggal 26 Maret 2021 sampai dengan tanggal 24 Mei 2021;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 2 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
Terdakwa oleh Penasihat Hukumnya: Hendriyawan. S.H., Muhammad Ridwan, S.H., Muklisin, S.H., Hefzoni,S.H., Para Advokat pada kantor Hukum YLKBH SPSI berlamat di Jalan Hasanuddin No 10 Teluk Betung Bandar lampung , Kantor cabang jalan Kolonel Makmum Rasyid No.149 Kel Way Urang Kecamatan Kalianda kabupaten Lampung Selatan berdasarkan Penetapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kalianda Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla tanggal 3 Maret 2021;
Pengadilan Negeri tersebut;
Setelah membaca:
- Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Kalianda Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla tanggal 24 Februari 2021 tentang penunjukan Majelis Hakim;
- Penetapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kalianda Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla tanggal 24 Februari 2021 tentang penetapan hari sidang;
- Berkas perkara dan surat-surat lain yang bersangkutan;
Setelah mendengar keterangan Saksi-Saksi dan Terdakwa serta memperhatikan bukti surat dan barang bukti yang diajukan di persidangan;
Setelah mendengar pembacaan tuntutan pidana yang diajukan oleh Penuntut Umum yang pada pokoknya sebagai berikut:
1. Menyatakan Terdakwa HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI bersalah melakukan tindak pidana yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Dakwaan Kesatu melanggar Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika;
2. Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 7 (tujuh) tahun penjara dikurangi masa tahanan yang telah dijalani dan denda sebesar Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) subsidiair 3 (tiga) bulan penjara;
3. Menetapkan barang bukti berupa:
a. 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal putih yang diduga Narkotika jenis sabu;
Dirampas untuk dimusnahkan;
4. Menetapkan kepada Terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp2.000,00 (dua ribu rupiah);
Setelah membaca permohonan yang disampaikan oleh Terdakwa yang pada pokoknya memohon kepada Majelis Hakim untuk memutus perkara
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 3 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
dengan seadil-adilnya dan menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana yang seringan-ringannya;
Menimbang, bahwa Terdakwa diajukan ke persidangan oleh Penuntut Umum didakwa berdasarkan Surat Dakwaan sebagai berikut:
KESATU
Bahwa ia Terdakwa HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI (almarhum) pada hari Senin tanggal 9 November 2020 sekira pukul 00.10 WIB atau setidak-setidaknya pada suatu waktu dalam bulan November tahun 2020 bertempat di belakang rumah Terdakwa yang beralamat di Pegantungan RT 001, RW 008, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Propinsi Lampung atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Kalianda yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara, yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu sebanyak 1 (satu) bungkus plastik klip bening dengan berat netto seluruhnya 0,8815 (nol koma delapan delapan satu lima) gram, (berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris No.41BX/XII/2020/PUSAT LAB NARKOTIKA tanggal 04 Desember 2020)”.
Perbuatan tersebut dilakukan Terdakwa dengan cara sebagai berikut:
- Bahwa berawal pada hari Minggu tanggal 8 November 2020 sekira pukul 18.30 WIB Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), dalam berkas penuntutan terpisah, datang ke rumah Terdakwa, pada saat asik mengobrol Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) berkata, ”Biasanya kumpul-kumpul dipantau pegantungan sama temen kamu”, lalu dijawab oleh Terdakwa, “Ahh males bang sering dibohongi gak puas saya”, Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) berkata, ”Kalo mau puas beli banyak, ada tempat saya”, Terdakwa menjawab, ”Iya tah bang, nih ada saya duit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) kalo abang mau beliin”. Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) menjawab, “Ya sudah, bawa sini”, kemudian tanpa basa basi Terdakwa langsung mengambil uang sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan diberikan kepada Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) untuk membeli paket narkotika jen is sabu tersebut;
- Bahwa sekira pukul 23.15 WIB Terdakwa berangkat menuju ke rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), dalam berkas
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 4 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
penuntutan terpisah, yang beralamat di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan untuk mengambil pake Narkotika jenis sabu yang telah dipesan oleh Terdakwa. Setibanya di rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), Terdakwa langsung diberikan 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang diduga Narkotika jenis sabu yang telah disiapkan oleh Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum). Kemudian setelah Terdakwa menerima paket Narkotika jenis sabu tersebut, Terdakwa langsung menyimpannya di dalam kantong celana Terdakwa lalu Terdakwa pulang ke rumahnya;
- Bahwa Saksi PARLINDUNGAN S., Saksi DEDI SAPUTRA dan Saksi AGUNG DARMAWAN yang merupakan Anggota Kepolisian dari Sat Narkoba Polres Lampung Selatan yang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Bakauheni sering adanya transaksi Narkotika jenis sabu. Berbekal informasi tersebut, para saksi dari Sat Narkoba Polres Lampung Selatan melakukan penyelidikan dan mengarah ke rumah Terdakwa di Pegantungan RT 001, RW 008, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Kemudian pada hari Senin tanggal 9 November 2020 sekira pukul 00.10 WIB, para saksi dari Sat Narkoba Polres Lampung Selatan tiba di rumah Terdakwa dan langsung menggedor pintu depan rumah Terdakwa. Karena ketakutan Terdakwa mencoba lari melewati pintu belakang rumah Terdakwa sembari hendak membuang barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang diduga Narkotika jenis sabu yang Terdakwa beli dari Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum). Namun para saksi dari Sat Narkoba Polres Lampung Selatan secara sigap langsung mengamankan Terdakwa dan barang bukti tersebut di belakang rumah Terdakwa. Lalu para saksi dari Sat Narkoba Polres Lampung Selatan menanyakan kepada Terdakwa dari mana Terdakwa mendapatkan 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang diduga Narkotika jenis sabu tersebut kemudian dijawab oleh Terdakwa bahwa paket Narkotika jenis sabu tersebut Terdakwa dapat dari Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), dalam berkas penuntutan terpisah, yang beralamat di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, tanpa basa basi para saksi dari Sat Narkoba Lampung Selatan langsung melakukan pengembangan atas informasi dari Terdakwa hingga akhirnya sekira pukul 01.30 WIB para saksi dari Sat Narkoba
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 5 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
Lampung Selatan berhasil mengamankan Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), dalam berkas penuntutan terpisah, di dalam rumahnya. Selanjutnya Terdakwa, Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), dalam berkas penuntutan terpisah, dan barang bukti berupa Narkotika jenis sabu tersebut dibawa ke Sat Narkoba Polres Lampung Selatan untuk ditindak lanjuti;
- Bahwa berdasarkan Berita Acara Penimbangan Barang Bukti dari PT.
Pegadaian (PERSERO) Kantor UPC Kalianda Nomor: 37/10590.11/2020 tanggal 9 November 2020 yang ditandatangani oleh SASTRA WIGUNA Nik P.86279 sebagai penimbang dan Pemimpin Unit pada PT. Pegadaian (PERSERO)-Kantor UPC Kalianda, yang menyatakan telah melakukan penimbangan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik bening yang berisikan kristal yang diduga Narkotika golongan I jenis sabu dengan berat bruto 1 (satu) gram dan berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris No. 41 BX/XII/2020/PUSAT LAB NARKOTIKA tanggal 04 Desember 2020 yang ditandatangani oleh Laboran Pusat Laboratorium Narkotika Badan Narkotika Nasional, ANDRE HENDRAWAN, S.Farm. dan CAROLINA TONGGO, M.T., S.Si. yang menyatakan bahwa barang bukti yang diterima berupa satu buah amplop warna cokelat berlak segel lengkap dengan label barang bukti yang di dalamnya terdapat 1 (satu) bungkus plastik bening berisikan berisi kristal warna putih dengan berat netto 0,8815 (nol koma delapan delapan satu lima) gram yang setelah dilakukan pemeriksaan laboratoris sisanya menjadi seberat 0,8468 (nol koma delapan empat enam delapan) gram dan 1(satu) amplop warna coklat berlak segel lengkap dengan label barang bukti, setelah dibuka di dalamnya terdapat 1 (satu) buah botol plastik bening berisikan urine ± 50 ml a.n. HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI (almarhum) yang setelah dilakukan pemeriksaan laboratoris habis tak bersisa DENGAN KESIMPULAN setelah dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris disimpulkan bahwa barang bukti kristal warna putih No. 1 dan urine a.n. HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI (almarhum) No. 2 tersebut di atas adalah benar men gandung Metamfetamina yang terdaftar Golongan I nomor urut 61 Lampiran Undang- Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika;
- Bahwa perbuatan Terdakwa HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI (almarhum) dalam menerima, menjadi perantara dalam jual beli, atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu sebanyak 1 (satu) bungkus plastik klip bening dengan berat netto seluruhnya 0, 8815
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 6 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
(nol koma delapan delapan satu lima) gram dengan harga Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) tersebut tidak memiliki izin dari pihak yang berwenang yakni Menteri di bidang kesehatan serta bukan untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan/atau pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;
Perbuatan Terdakwa diatur dan diancam pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika;
ATAU KEDUA
Bahwa ia Terdakwa HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI (almarhum) pada hari Senin tanggal 9 November 2020 sekira pukul 00.10 WIB atau setidak-setidaknya pada suatu waktu dalam bulan November tahun 2020 bertempat di belakang rumah Terdakwa yang beralamat di Pegantungan RT 001, RW 008 Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Propinsi Lampung atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerah Hukum Pengadilan Negeri Kalianda yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara, tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu sebanyak 1 (satu) bungkus plastik klip bening dengan berat netto seluruhnya 0,8815 (nol koma delapan delapan satu lima) gram, (berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris No.41BX/XII/2020/PUSAT LAB NARKOTIKA tanggal 04 Desember 2020).
Perbuatan tersebut dilakukan Terdakwa dengan cara sebagai berikut:
- Bahwa pada hari Minggu tanggal 8 November 2020 sekira pukul 23.15 Wib Terdakwa berangkat menuju ke rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), dalam berkas penuntutan terpisah, yang beralamat di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan untuk mengambil pake Narkotika jenis sabu yang telah dipesan oleh Terdakwa. Setibanya di rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), Terdakwa langsung diberikan 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang diduga Narkotika jenis sabu yang telah disiapkan oleh Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum). Kemudian setelah Terdakwa menerima paket Narkotika jenis sabu tersebut, Terdakwa langsung menyimpannya di dalam kantong celana Terdakwa lalu Terdakwa pulang ke rumahnya;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 7 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
- Bahwa Saksi PARLINDUNGAN S., Saksi DEDI SAPUTRA dan Saksi AGUNG DARMAWAN yang merupakan Anggota Kepolisian dari Sat Narkoba Polres Lampung Selatan yang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Bakauheni sering adanya transaksi Narkotika jenis sabu. Berbekal informasi tersebut, para saksi dari Sat Narkoba Polres Lampung Selatan melakukan penyelidikan dan mengarah ke rumah Terdakwa di Pegantungan RT 001, RW 008 Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan. Kemudian pada hari Senin tanggal 9 November 2020 sekira pukul 00.10 WIB, para saksi dari Sat Narkoba Polres Lampung Selatan tiba di rumah Terdakwa dan langsung menggedor pintu depan rumah Terdakwa. Karena ketakutan Terdakwa mencoba lari melewati pintu belakang rumah Terdakwa sembari hendak membuang barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang diduga Narkotika jenis sabu yang Terdakwa beli dari Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum). Namun para saksi dari Sat Narkoba Polres Lampung Selatan secara sigap langsung mengamankan Terdakwa dan barang bukti tersebut di belakang rumah Terdakwa. Lalu para saksi dari Sat Narkoba Polres Lampung Selatan menanyakan kepada Terdakwa dari mana Terdakwa mendapatkan 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang diduga Narkotika jenis sabu tersebut kemudian dijawab oleh Terdakwa bahwa paket Narkotika jenis sabu tersebut Terdakwa dapat dari Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), dalam berkas penuntutan terpisah, yang beralamat di Dusun Umbul Jering Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan, tanpa basa basi para saksi dari Sat Narkoba Lampung Selatan langsung melakukan pengembangan atas informasi dari Terdakwa hingga akhirnya sekira pukul 01.30 WIB para saksi dari Sat Narkoba Lampung Selatan berhasil mengamankan Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), dalam berkas penuntutan terpisah, di dalam rumahnya. Selanjutnya Terdakwa, Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), dalam berkas penuntutan terpisah, dan barang bukti berupa Narkotika jenis sabu tersebut dibawa ke Sat Narkoba Polres Lampung Selatan untuk ditindak lanjuti;
- Bahwa berdasarkan Berita Acara Penimbangan Barang Bukti dari PT.
Pegadaian (PERSERO) Kantor UPC Kalianda Nomor: 37/10590.11/2020 tanggal 9 November 2020 yang ditandatangani oleh SASTRA WIGUNA Nik P.86279 sebagai penimbang dan Pemimpin Unit pada PT. Pegadaian
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 8 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
(PERSERO)-Kantor UPC Kalianda, yang menyatakan telah melakukan penimbangan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik bening yang berisikan kristal yang diduga Narkotika golongan I jenis sabu dengan berat bruto 1 (satu) gram dan berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris No. 41 BX/XII/2020/PUSAT LAB NARKOTIKA tanggal 04 Desember 2020 yang ditandatangani oleh Laboran Pusat Laboratorium Narkotika Badan Narkotika Nasional, ANDRE HENDRAWAN, S. Farm dan CAROLINA TONGGO, MT., S.Si. yang menyatakan bahwa barang bukti yang diterima berupa satu buah amplop warna cokelat berlak segel lengkap dengan label barang bukti yang di dalamnya terdapat 1 (satu) bungkus plastik bening berisikan berisi kristal warna putih dengan berat netto 0,8815 (nol koma delapan delapan satu lima) gram yang setelah dilakukan pemeriksaan laboratoris sisanya menjadi seberat 0,8468 (nol koma delapan empat enam delapan) gram dan 1(satu) amplop warna coklat berlak segel lengkap dengan label barang bukti, setelah dibuka di dalamnya terdapat 1 (satu) buah botol plastik bening berisikan urine ± 50 ml An. HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI (almarhum) yang setelah dilakukan pemeriksaan laboratoris habis tak bersisa DENGAN KESIMPULAN setelah dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris disimpulkan bahwa barang bukti kristal warna putih No. 1 dan urine a.n .HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI (almarhum) No. 2 tersebut di atas adalah benar mengandung Metamfetamina yang terdaftar Golongan I nomor urut 61 Lampiran Undang- Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika;
- Bahwa perbuatan Terdakwa HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI (almarhum) dalam memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu sebanyak 1 (satu) bungkus plastik klip bening dengan berat netto seluruhnya 0,8815 (nol koma delapan delapan satu lima) gram, tersebut tidak memiliki izin dari pihak yang berwenang yakni menteri di bidang kesehatan serta bukan untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan/atau pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;
Perbuatan Terdakwa diatur dan diancam pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika;
Menimbang, bahwa terhadap dakwaan Penuntut Umum, Terdakwa menyatakan mengerti isinya dan selanjutnya Terdakwa dan Penasihat Hukum Terdakwa menyatakan tidak mengajukan keberatan;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 9 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
Menimbang, bahwa untuk membuktikan dakwaannya Penuntut Umum telah mengajukan saksi-saksi sebagai berikut:
1. Saksi PARLINDUNGAN S, di bawah sumpah, pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
- Bahwa pada Hari Senin tanggal 9 November 2020 sekira pukul 00.10 WIB, Saksi PARLINDUNGAN S. dan Saksi DEDI SAPUTRA, yang merupakan anggota Polri pada Polres Lampung Selatan, mendapatkan tugas untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa di wilayah Bakauheni sering terjadi transaksi narkotika, yang kemudian setelah ditindaklanjuti mengarah ke rumah Terdakwa, di RT 001, RW 008, Dusun Pegantungan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan , yang setelah didatangi rumah tersebut, Terdakwa ketakutan dan mencoba lari melewati pintu belakang rumah Terdakwa sembari hendak membuang barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang diduga Narkotika jenis sabu, namun berhasil diamankan terlebih dahulu;
- Bahwa setelah diinterogasi Terdakwa mengakui bahwa barang bukti barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang diduga Narkotika jenis sabu tersebut miliknya yang diperoleh dengan cara membeli dari Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) senilai Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah);
- Bahwa selanjutnya dilakukan pengembangan dan dilakukan penangkapan terhadap Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) pada pukul 01.30 di rumahnya, di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan ;
- Bahwa selanjutnya Terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Polres Lampung Selatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut;
- Bahwa barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik yang diduga berisi Narkotika jenis sabu adalah sebagaimana yang telah menjadi barang bukti dalam perkara ini;
- Bahwa Terdakwa tidak mempunyai izin dari Menteri Kesehatan atau instansi yang berwenang lainnya, untuk melakukan tindakan membeli, memiliki, menguasai, mengedarkan ataupun menggunakan Narkotika;
Terhadap keterangan Saksi PARLINDUNGAN S., Terdakwa memberikan pendapat bahwa Terdakwa tidak keberatan dengan keterangan Saksi PARLINDUNGAN S. dan membenarkannya;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 10 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
2. Saksi DEDI SAPUTRA, di bawah sumpah, pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
- Bahwa pada Hari Senin tanggal 9 November 2020 sekira pukul 00.10 WIB, Saksi PARLINDUNGAN S. dan Saksi DEDI SAPUTRA, yang merupakan anggota Polri pada Polres Lampung Selatan, mendapatkan tugas untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa di wilayah Bakauheni sering terjadi transaksi narkotika, yang kemudian setelah ditindaklanjuti mengarah ke rumah Terdakwa, di RT 001, RW 008, Dusun Pegantungan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, yang setelah didatangi rumah tersebut, Terdakwa ketakutan dan mencoba lari melewati pintu belakang rumah Terdakwa sembari hendak membuang barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang diduga Narkotika jenis sabu, namun berhasil diamankan terlebih dahulu;
- Bahwa setelah diinterogasi Terdakwa mengakui bahwa barang bukti barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang diduga Narkotika jenis sabu tersebut miliknya yang diperoleh dengan cara membeli dari Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) senilai Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah);
- Bahwa selanjutnya dilakukan pengembangan dan dilakukan penangkapan terhadap Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) pada pukul 01.30 di rumahnya di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan;
- Bahwa selanjutnya Terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Polres Lampung Selatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut;
- Bahwa barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik yang diduga berisi Narkotika jenis sabu adalah sebagaimana yang telah menjadi barang bukti dalam perkara ini;
- Bahwa Terdakwa tidak mempunyai izin dari Menteri Kesehatan atau instansi yang berwenang lainn ya, untuk melakukan tindakan membeli, memiliki, menguasai, mengedarkan ataupun menggunakan Narkotika;
Terhadap keterangan Saksi DEDI SAPUTRA, Terdakwa memberikan pendapat bahwa Terdakwa tidak keberatan dengan keterangan Saksi DEDI SAPUTRA dan membenarkannya;
3. Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), di bawah sumpah, pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 11 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
- Bahwa pada hari Minggu tanggal 8 November 2020 sekira pukul 18.30 WIB Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), datang ke rumah Terdakwa, di RT 001, RW 008, Dusun Pegantungan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Pada saat itu Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) menawarkan kepada Terdakwa untuk membeli Narkotika jenis shabu, kepada Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) dan Terdakwa menyetujuinya, lalu menyerahkan uang sejumlah Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) pulang ke rumah;
- Bahwa pada pukul 23.15 WIB Terdakwa datang ke rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, untuk mengambil Narkotika jenis shabu yang telah dipesannya. Lalu Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) memberikan 1 (satu) bungkus plastik Narkotika jenis sabu, lalu Terdakw a pergi meninggalkan rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum);
- Bahwa pada hari Senin tanggal 9 November 2020, sekira pukul 01.30 WIB, Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) didatangi oleh Saksi PARLINDUNGAN S. dan Saksi DEDI SAPUTRA, anggota Polri dari Polres Lampung Selatan, yang sebelumnya telah menangkap Terdakwa;
Menimbang, bahwa Terdakwa di persidangan memberikan keterangan sebagai berikut:
- Bahwa pada hari Minggu tanggal 8 November 2020 sekira pukul 18.30 WIB Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), datang ke rumah Terdakwa, di RT 001, RW 008, Dusun Pegantungan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Pada saat itu Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) menawarkan kepada Terdakwa untuk membeli Narkotika jenis shabu, kepada Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) dan Terdakwa menyetujuinya, lalu menyerahkan uang sejumlah Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) pulang ke rumah;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 12 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
- Bahwa pada pukul 23.15 WIB Terdakwa datang ke rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, untuk mengambil Narkotika jenis shabu yang telah dipesannya. Lalu Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) memberikan 1 (satu) bungkus plastik Narkotika jenis sabu, lalu Terdakwa pergi meninggalkan rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) dan memasukkan Narkotika jenis shabu tersebut di ke saku celana;
- Bahwa tujuan Terdakwa membeli Narkotika jenis shabu tersebut adalah untuk dikonsumsi sendiri;
- Bahwa pada Hari Senin tanggal 9 November 2020 sekira pukul 00.10 WIB, Saksi PARLINDUNGAN S. dan Saksi DEDI SAPUTRA, yang merupakan anggota Polri pada Polres Lampung Selatan, mendapatkan tugas untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa di wilayah Bakauheni sering terjadi transaksi narkotika, yang kemudian setelah ditindaklanjuti mengarah ke rumah Terdakwa, di RT 001, RW 008, Dusun Pegantungan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, yang setelah mendatangi rumah Terdakwa. Pada saat itu Terdakwa ketakutan dan mencoba lari melewati pintu belakang rumah sembari hendak membuang barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang berisi Narkotika jenis sabu, namun berhasil diamankan terlebih dahulu;
- Bahwa selanjutnya dilakukan pengembangan dan dilakukan penangkapan terhadap Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) pada pukul 01.30 di rumahnya di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan;
- Bahwa selanjutnya Terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Polres Lampung Selatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut;
- Bahwa barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik yang diduga berisi Narkotika jenis sabu adalah sebagaimana yang telah menjadi barang bukti dalam perkara ini;
- Bahwa Terdakwa tidak mempunyai izin dari Menteri Kesehatan atau instansi yang berwenang lainnya, untuk melakukan tindakan membeli, memiliki, menguasai, mengedarkan ataupun menggunakan Narkotika;
Menimbang, bahwa Penuntut Umum mengajukan alat bukti surat berupa:
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 13 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
1. Berita Acara Penimbangan Barang Bukti Nomor 37/10590.11/2020 tanggal 9 November 2020 dari PT. Pegadaian (Persero) Unit Kalianda, yang ditandatanagani oleh SASTRA WIGUNA, SPd., selaku Petugas Penimbang, yang pada pokoknya menerangkan bahwa pada tanggal 9 November 2020 telah dilakukan penimbangan terhadap 1 (satu) bungkus plastik bening berisikan kristal putih yang diduga Narkotika jenis sabu dengan berat brutto 1 (satu) gram;
2. Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Nomor: 41 BK/XII/2017/PUSAT LAB NARKOTIKA tanggal 4 Desember 2020 dari Pusat Laboratorium Narkotika, yang ditandatangani oleh CAROLINA TONGGO, M.T., S.Si., dkk. selaku pemeriksa, yang pada pokoknya menerangkan bahwa pada tanggal 4 Desember 2020 telah dilakukan pemeriksaan terhadap:
a. barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik bening berisikan kristal warna putih dengan berat netto 0,8815 (nol koma delapan delapan satu lima) gram, yang berdasarkan hasil pemeriksaan, barang bukti tersebut positif mengandung metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I nomor urut 61 Lampiran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, selanjutnya sisa barang bukti dengan berat netto 0,8468 (nol koma delapan empat enam delapan) dikembalikan ke tempat semula;
b. barang bukti berupa 1 (satu) buah botol plastik bening berisikan urine kurang lebih 50 (lima puluh) mililiter a.n. Hendra Tri Masrdiansyah Bin Hadi (almarhum), yang berdasarkan hasil pemeriksaan, barang bukti tersebut positif mengandung metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I nomor urut 61 Lampiran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika;
Menimbang, bahwa Penuntut Umum mengajukan barang bukti berupa:
1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal putih berupa Narkotika jenis shabu, dengan berat netto 0,8468 (nol koma delapan empat enam delapan), yang merupakan bagian dari barang bukti dengan berat brutto 1 (satu) gram atau netto 0,8815 (nol koma delapan delapan satu lima) gram setelah dikurangi pemeriksaan laboratorium, yang mana barang bukti tersebut telah diperlihatkan kepada Saksi-Saksi dan Terdakwa di persidangan dan dibenarkan oleh Saksi-Saksi dan Terdakwa;
Menimbang, bahwa berdasarkan alat bukti dan barang bukti yang diajukan, diperoleh fakta-fakta hukum sebagai berikut:
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 14 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
- Bahwa pada hari Minggu tanggal 8 November 2020 sekira pukul 18.30 WIB Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), datang ke rumah Terdakwa, di RT 001, RW 008, Dusun Pegantungan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Pada saat itu Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) menawarkan kepada Terdakwa untuk membeli Narkotika jenis shabu, kepada Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) dan Terdakwa menyetujuinya, lalu menyerahkan uang sejumlah Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) pulang ke rumah;
- Bahwa pada pukul 23.15 WIB Terdakwa datang ke rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, untuk mengambil Narkotika jenis shabu yang telah dipesannya. Lalu Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) memberikan 1 (satu) bungkus plastik Narkotika jenis sabu, lalu Terdakwa pergi meninggalkan rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) dan memasukkan Narkotika jenis shabu tersebut di ke saku celana;
- Bahwa tujuan Terdakwa membeli Narkotika jenis shabu tersebut adalah untuk dikonsumsi sendiri;
- Bahwa pada Hari Senin tanggal 9 November 2020 sekira pukul 00.10 WIB, Saksi PARLINDUNGAN S. dan Saksi DEDI SAPUTRA, yang merupakan anggota Polri pada Polres Lampung Selatan, mendapatkan tugas untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa di wilayah Bakauheni sering terjadi transaksi narkotika, yang kemudian setelah ditindaklanjuti mengarah ke rumah Terdakwa, di RT 001, RW 008, Dusun Pegantungan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, yang setelah mendatangi rumah Terdakwa. Pada saat itu Terdakwa ketakutan dan mencoba lari melewati pintu belakang rumah sembari hendak membuang barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang berisi Narkotika jenis sabu, namun berhasil diamankan terlebih dahulu;
- Bahwa selanjutnya dilakukan pengembangan dan dilakukan penangkapan terhadap Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) pada pukul 01.30 di rumahnya di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 15 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
- Bahwa selanjutnya Terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Polres Lampung Selatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut;
- Bahwa barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik yang diduga berisi Narkotika jenis sabu adalah sebagaimana yang telah menjadi barang bukti dalam perkara ini;
- Bahwa Terdakwa tidak mempunyai izin dari Menteri Kesehatan atau instansi yang berwenang lainnya, untuk melakukan tindakan membeli, memiliki, menguasai, mengedarkan ataupun menggunakan Narkotika;
- Bahwa 1 (satu) bungkus plastik yang diduga berisi Narkotika jenis sabu yang dibeli oleh Terdakwa, berdasarkan hasil penimbangan mempunyai berat bruto 1 (satu) gram atau netto 0,8815 (nol koma delapan delapan satu lima) gram dan berdasarkan hasil pemeriksaan positif mengandung metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I nomor urut 61 Lampiran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika;
- Bahwa hasil pemeriksaan urine Terdakwa positif mengandung metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I nomor urut 61 Lampiran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika;
Menimbang, bahwa selanjutnya Majelis Hakim akan mempertimbangkan apakah berdasarkan fakta-fakta hukum tersebut di atas, Terdakwa dapat dinyatakan telah melakukan tindak pidana yang didakwakan kepadanya;
Menimbang, bahwa Terdakwa telah didakwa oleh Penuntut Umum dengan dakwaan yang berbentuk alternatif, sehingga Majelis Hakim dengan memperhatikan fakta-fakta hukum tersebut di atas, khususnya fakta bahwa Terdakwa membeli Narkotika janis shabu dari Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), senilai Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah), maka Majelis Hakim memilih langsung dakwaan alternatif kesatu sebagaimana diatur dalam Pasal Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang unsur-unsurnya adalah sebagai berikut:
1. Setiap orang;
2. Tanpa hak atau melawan hukum;
3. Menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan;
4. Narkotika Golongan I;
Menimbang, bahwa terhadap unsur-unsur tersebut Majelis Hakim mempertimbangkan sebagai berikut:
Ad.1. Unsur ”Setiap orang”;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 16 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
Menimbang, bahwa pada dasarnya kata ”Setiap orang” identik dengan kata ”Barangsiapa”. Menurut Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1398 K/Pid/1994 tanggal 30 Juni 1995 terminologi kata
”barangsiapa” atau ”hij” sebagai siapa saja yang harus dijadikan Terdakwa. Pada dasarnya setiap manusia sebagai subyek hukum (pendukung hak dan kewajiban) dapat dijadikan sebagai Terdakwa. Hal ini dikarenakan bahwa setiap orang dianggap mampu melakukan tindakan hukum kecuali undang-undang menentukan lain. (Bandingkan dengan: Peter Mahmud Marzuki, Pengantar Ilmu Hukum, Jakarta:
Kencana, 2009, hal. 249). Sedangkan mengenai dapat tidaknya dimintai pertanggungjawaban, hal tersebut akan dibuktikan lebih lanjut berdasarkan fakta-fakta di persidangan mengenai pokok perkaranya dan mengenai diri Terdakwa. Oleh karena itu terkait dengan unsur ini, hanya perlu dibuktikan apakah Terdakwa merupakan orang yang sama dengan yang dimaksud sebagai Terdakwa dalam Surat Dakwaan Penuntut Umum;
Menimbang, bahwa di dalam Surat Dakwaan Penuntut Umum telah didakwa orang-orang yang bernama HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI, dengan identitas telah dibacakan secara lengkap di depan persidangan;
Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi dan pembenaran Terdakwa terhadap pemeriksaan identitasnya dalam persidangan, diperoleh fakta bahwa Terdakwa HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI yang sedang diadili di depan persidangan Pengadilan Negeri Kalianda, adalah orang yang sama dengan yang dimaksud sebagai Terdakwa di dalam Surat Dakwaan Penuntut Umum.
Maka jelaslah sudah bahwa pengertian ”setiap orang” yang dimaksudkan dalam aspek ini adalah Terdakwa HENDRA TRI MARDIANSYAH Bin HADI yang dihadapkan ke depan persidangan Pengadilan Negeri Kalianda, sehingga Majelis Hakim berpendirian unsur ”setiap orang” telah terpenuhi;
Ad.2. Unsur ”tanpa hak atau melawan hukum”;
Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan unsur ”tanpa hak”
adalah melakukan suatu perbuatan tanpa didasari alas hak yang sah.
Dalam hal ini bisa diartikan pula melakukan suatu perbuatan tanpa didasari dengan suatu ijin yang sah ;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 17 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
Menimbang, bahwa unsur ”melawan hukum” memiliki makna yang luas dan tidak hanya mencakup melawan hukum secara formil, akan tetapi juga secara materiil. Melawan hukum dalam arti formil adalah segala tindakan/perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku sedangkan dalam pengertian melawan hukum dalam arti materiil mempunyai cakupan yang lebih luas di mana perbuatan tersebut selain bertentangan dengan ketentuan/aturan tertulis juga dapat diartikan bertentangan dengan aturan/ketentuan yang tidak tertulis yang mana perbuatan tersebut dianggap tercela karena tidak sesuai dengan rasa keadilan atau perbuatan tersebut bertentangan dengan norma-norma kesopanan yang lazim atau bertentangan dengan keharmonisan pergaulan hidup untuk bertindak cermat terhadap orang lain, barangn ya, maupun haknya. Kata
”melawan hukum” diartikan bertentangan dengan kepatutan di dalam pergaulan masyarakat. (Bandingkan dengan: PAF Lamintang, Delik- delik Khusus Kejahatan Terhadap Harta Kekayaan, Ed. II Cet. 1, Jakarta: Sinar Grafika, 2009, hal. 115-124);
Menimbang, bahwa unsur ”tanpa hak atau melawan hukum”
dalam hal ini berkaitan dengan tindakan dalam unsur ke-3 dan ke-4.
Oleh karena itu dalam hal ini haruslah dibuktikan:
a. Apakah Terdakwa telah melakukan tindakan berupa: menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan I?
b. Apakah tindakan tersebut dilakukan secara tanpa hak atau melawan hukum?
Menimbang, bahwa terhadap hal-hal di atas Majelis Hakim mempertimbangkan sebagai berikut:
Ad.a. Tentang apakah Terdakwa telah melakukan tindakan berupa: menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan I;
Menimbang, bahwa berdasarkan alat bukti dan barang bukti yang diajukan, diperoleh fakta-fakta hukum sebagai berikut:
- Bahwa pada hari Minggu tanggal 8 November 2020 sekira pukul 18.30 WIB Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum), datang ke rumah Terdakwa, di RT
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 18 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
001, RW 008, Dusun Pegantungan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.
Pada saat itu Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) menawarkan kepada Terdakwa untuk membeli Narkotika jenis shabu, kepada Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) dan Terdakwa menyetujuinya, lalu menyerahkan uang sejumlah Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) pulang ke rumah;
- Bahwa pada pukul 23.15 WIB Terdakwa datang ke rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, untuk mengambil Narkotika jenis shabu yang telah dipesannya. Lalu Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) memberikan 1 (satu) bungkus plastik Narkotika jenis sabu, lalu Terdakwa pergi meninggalkan rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) dan memasukkan Narkotika jenis shabu tersebut di ke saku celana;
- Bahwa tujuan Terdakwa membeli Narkotika jenis shabu tersebut adalah untuk dikonsumsi sendiri;
- Bahwa pada Hari Senin tanggal 9 November 2020 sekira pukul 00.10 WIB, Saksi PARLINDUNGAN S. dan Saksi DEDI SAPUTRA, yang merupakan anggota Polri pada Polres Lampung Selatan, mendapatkan tugas untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa di wilayah Bakauheni sering terjadi transaksi narkotika, yang kemudian setelah ditindaklanjuti mengarah ke rumah Terdakwa, di RT 001, RW 008, Dusun Pegantungan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, yang setelah mendatangi rumah Terdakwa. Pada saat itu Terdakwa ketakutan dan mencoba lari melewati pintu belakang rumah sembari hendak membuang barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal yang berisi
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 19 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
Narkotika jenis sabu, namun berhasil diamankan terlebih dahulu;
- Bahwa selanjutnya dilakukan pengembangan dan dilakukan penangkapan terhadap Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) pada pukul 01.30 di rumahnya di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan;
- Bahwa selanjutnya Terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Polres Lampung Selatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut;
- Bahwa barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik yang diduga berisi Narkotika jenis sabu adalah sebagaimana yang telah menjadi barang bukti dalam perkara ini;
- Bahwa Terdakwa tidak mempunyai izin dari Menteri Kesehatan atau instansi yang berwenang lainnya, untuk melakukan tindakan membeli, memiliki, menguasai, mengedarkan ataupun menggunakan Narkotika;
- Bahwa 1 (satu) bungkus plastik yang diduga berisi Narkotika jenis sabu yang dibeli oleh Terdakwa, berdasarkan hasil penimbangan mempunyai berat bruto 1 (satu) gram atau netto 0,8815 (nol koma delapan delapan satu lima) gram dan berdasarkan hasil pemeriksaan positif mengandung metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I nomor urut 61 Lampiran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika;
- Bahwa hasil pemeriksaan urine Terdakwa positif mengandung metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I nomor urut 61 Lampiran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika;
Menimbang, berdasarkan fakta-fakta di atas, Majelis Hakim berpendapat bahwa Terdakwa telah melakukan tindakan membeli Narkotika jenis sabu yang mempunyai berat bruto 1 (satu) gram atau netto 0,8815 (nol koma delapan delapan satu lima) gram yang positif mengandung metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I nomor urut 61 Lampiran Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sejumlah Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dari Saksi IRON SITOMPUL
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 20 dari 31 Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2021/PN Kla
Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) yang pembayarannya dilakukan pada hari Minggu tanggal 8 November 2020 sekira pukul 18.30 di rumah Terdakwa di RT 001, RW 008, Dusun Pegantungan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan dan pengambilannya pada pukul 23.15 WIB di rumah Saksi IRON SITOMPUL Bin HILMAR SITOMPUL (almarhum) di Dusun Umbul Jering, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan , yang tujuan pembeliannya akan digunakan untuk dikonsumsi bagi dirinya sendiri;
Ad.b. Tentang apakah tindakan membeli Narkotika Golongan I tersebut dilakukan secara tanpa hak atau melawan hukum;
Menimbang, bahwa untuk selanjutnya Majelis Hakim akan mempertimbangkan apakah tindakan membeli Narkotika Golongan I yang dilakukan oleh Terdakwa tersebut, dilakukan secara tanpa hak atau melawan hukum;
Menimbang, bahwa dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika terdapat beberapa ketentuan penting yang mengatur tentang Narkotika, antara lain:
1. Dalam Pasal 7 diatur bahwa Narkotika hanya dapat digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan/atau pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;
2. Dalam Pasal 8 ayat (2) dan Pasal 13 ayat (1) pada pokoknya diatur bahwa penggunaan Narkotika harus mendapatkan ijin dari Menteri Kesehatan atau instansi yang berwenang lainnya;
3. Dalam Pasal 15 dan 18 pada pokoknya diatur bahwa impor dan ekspor Narkotika harus mendapatkan ijin dari Menteri Kesehatan atau instansi yang berwenang lainnya;
4. Dalam Pasal 38 diatur bahwa setiap kegiatan peredaran Narkotika (penyaluran atau penyerahan Narkotika baik dalam rangka perdagangan, bukan perdagangan maupun pemindahtanganan) wajib dilengkapi dokumen yang sah;
5. Dalam Pasal 39 ayat (1) diatur bahwa penyaluran Narkotika hanya dapat dilakukan oleh Industri Farmasi, pedagang besar farmasi dan sarana penyediaan farmasi pemerintah;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20