• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEMENTERIAN NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KEMENTERIAN NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

BUKU PANDUAN

ANUGERAH

KREATIVITAS INOVASI MASYARAKAT

Dalam rangka memperingati

HARI KEBANGKITAN TEKNOLOGI NASIONAL (HAKTEKNAS)

TAHUN 2009

KEMENTERIAN NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI DEPUTI BIDANG

SISTEM ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI NASIONAL

GEDUNG II BPPT, Lantai 7

Jl. MH. Thamrin No. 8, Jakarta 10340 Telp. (021) 3169238, 3169236, 3169234, Faks. (021) 31923902

Website :

http://www.ristek.go.id

(2)

KATA PENGANTAR

Hari Kebangkitan Teknologi Nasional diperingati tanggal 10 Agustus setiap tahunnya. Penyelenggaraan peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional mempunyai maksud dan tujuan sebagai salah satu wahana pemasyarakatan teknologi, penanaman kesadaran Masyarakat Indonesia bahwa penguasaan teknologi mempunyai peran yang menentukan bagi peningkatan kesejahteraan bangsa dan kemajuan ke alam pemikiran yang lebih dinamis, efisien, dan efektif.

Selama ini banyak hasil kreativitas dan inovasi masyarakat yang telah mendatangkan manfaat bagi banyak orang, akan tetapi penghargaan terhadap kreativitas dan inovasi ini masih di rasa kurang. Oleh karena itu Kementerian Negara Riset dan Teknologi mengimplementasikan program pemberian Anugerah Ristek kepada masyarakat umum yang kreatif dan inovatif yang karyanya sangat bermanfaat. Untuk itu diperlukan satu buku panduan mengenai tata cara pengajuan calon penerima anugerah tersebut.

Buku kecil ini menyajikan sekumpulan informasi tentang Anugerah Ristek Kategori Kreativitas Inovasi Masyarakat beserta prosedur pengajuan/tata-cara pengajuan calon penerima anugerah yang dilengkapi dengan jadwal penjaringan calon dan formulir pencalonan penerima anugerah.

Diharapkan Buku Panduan ini dapat dijadikan pedoman dalam

pengajuan calon penerima anugerah.

(3)

Jakarta, April 2009

Deputi Menteri Negara Riset dan Teknologi Bidang Pengembangan Sipteknas

Prof. dr. Amin Soebandrio, Ph.D., Sp.MK

TIM ANUGERAH:

Penanggungjawab: Dr. Sadjuga

Koordinator Pelaksana: Dr. Lukito hasta P. (0812 942 3188) Dra. Siti Aminah, MAB (0818 70 86 07)

Dra. Retno Sumekar, M.Si (0812 936 0078)

TIM PENILAI:

Tim Penilai terdiri dari wakil-wakil pakar di bidang yang terkait di lingkungan Kementerian Negara Riset dan Teknologi dan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta yang dikukuhkan dengan surat keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi.

Alamat:

PANITIA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN TEKNOLOGI NASIONAL (TIM ANUGERAH RISTEK KATEGORI KREATIVITAS

INOVASI MASYARAKAT)

Deputi Menteri Bidang Pengembangan Sipteknas Kementerian Negara Riset dan Teknologi

Gedung II BPP Teknologi, lantai 7 Jl. M.H. Thamrin No. 8, Jakarta 10340

Telp, 021-3169286 (Lukito), 3169215 (Siti Aminah), 3169166 (Retno)

(4)

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR

TIM ANUGERAH

i iii

DAFTAR ISI iv

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang 1

B. Tujuan dan Sasaran 3

C. Ruang Lingkup Kegiatan 3

D. Dasar Hukum 4

BAB II KATEGORI BIDANG DAN BENTUK ANUGERAH

A. Kategori Bidang Anugerah 6

B. Bentuk Anugerah 7

BAB III KRITERIA PENILAIAN

A. Kriteria Calon Penerima 11

B. Kriteria Hasil Karya Anak Bangsa 12

BAB IV TATA CARA PENGUSULAN DAN PENILAIAN

A. Tata Cara Pengusulan 13

B. Tata Cara Penilaian 14

BAB V JADWAL PELAKSANAAN

Jadwal Kegiatan 16

Formulir Pencalonan Penerima Anugerah Keppres No. 71 Tahun 1995

18

21

(5)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Prinsip dasar pembangunan keberlanjutan mengisyaratkan tentang pentingnya penguasaan, pengembangan dan pemanfaatan iptek yang tepat untuk menghasilkan produk barang dan jasa yang berdaya saing global serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, apapun bentuk kreativitas dan inovasi yang dihasilkan oleh warga negara/masyarakat dan di dalam inovasinya tersebut bernilai unik dan dapat diaplikasikan serta menggerakan roda kesejahteraan masyarakat, maka inovasi tersebut dapat diperhitungkan sebagai inovasi kreatif dan perlu untuk dinilai sebagai inovasi yang layak mendapat penghargaan.

Selain itu di dalam UU No. 18/2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, pasal 24, ayat (1) dinyatakan “bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk berperan serta dalam melaksanakan kegiatan penguasaan, pemanfaatan, dan pemajuan iptek sesuai dengan peraturan perundang- undangan” dan pada ayat (2) dinyatakan bahwa “setiap warga negara yang melakukan kegiatan penelitian, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi mempunyai hak memperoleh penghargaan yang layak dari pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau masyarakat sesuai dengan kinerja yang dihasilkan”.

Dengan mengacu UU No. 18/2002 di atas, serta dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang ke XIV, maka Kementerian Negara Riset dan Teknologi memandang perlu memberikan anugerah kepada warganegara/masyarakat baik perorangan maupun kelompok yang dalam kegiatan penelitian, pengembangan dan penerapan

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009 1

(6)

teknologi menghasilkan suatu inovasi kreatif yang memberikan dampak positif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berkaitan dengan rencana pemberian anugerah bagi inovasi kreatif diharapkan akan terus meningkatkan semangat kreativitas setiap warga negara/masyarakat untuk selalu berinovasi dan berkreativitas, berlomba dalam menghasilkan inovasi-inovasi kreatif dan yang terpenting menciptakan iklim cinta inovasi atau teknologi anak bangsa dengan berbasis sumber daya lokal.

B. Tujuan dan Sasaran

Tujuan dari pemberian anugerah ini adalah untuk memberikan penghargaan kepada warga negara/masyarakat, baik secara perorangan ataupun kelompok yang mampu menghasilkan inovasi kreatif dan dalam segi kemanfaatannya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berdampak cukup besar dalam merubah kehidupan masyarakat yang menjadikan iptek sebagai bagian dalam peningkatan kesejahteraan.

Sasaran dari penganugerahan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar dapat memanfaatkan iptek sebagai solusi dalam mendukung kegiatan pekerjaan, sehingga menghasilkan produk-produk berdaya saing.

C. Ruang Lingkup Kegiatan

1. Penyusunan Panduan Anugerah

2. Penyebaran dan Sosialisasi Panduan Anugerah 3. Pengumpulan Data Usulan Calon Penerima Anugerah

4. Seleksi Administrasi dan Substansi Calon Penerima Anugerah 5. Pengusulan dan Penetapan Calon Penerima Anugerah

6. Penetapan Penerima Anugerah

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009 2

(7)

7. Pemberian Anugerah D. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat (5);

2. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;

3. Keputusan Presiden Nomor: 71 Tahun 1995 tentang Hari Kebangkitan Teknologi Nasional;

4. Peraturan Presiden RI No. 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia;

5. Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi Nomor:

02/M/PER/VII/2006.

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009 3

(8)

BAB II

KATEGORI BIDANG DAN BENTUK ANUGERAH

A. Kategori Bidang Anugerah

Anugerah akan diberikan kepada masyarakat akar rumput (grassroot) yang telah menemukan dan menerapkan suatu karya IPTEK Terapan terutama yang masuk dalam kategori bidang :

1. Pertanian dan Pangan 2. Energi

3. Kesehatan, obat dan kosmetika 4. Rekayasa dan Manufaktur 5. Kelautan dan Perikanan

6. Teknologi Informasi dan Komunikasi 7. Kemasyarakatan dan Kemanusiaan.

B. Bentuk Anugerah

Anugerah dari Kementerian Negara Riset dan Teknologi akan diberikan dalam bentuk medali dan akan diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, tanggal 10 Agustus 2009.

Medali Anugerah, tampak muka memperlihatkan Garuda Pancasila dan tulisan HAKTEKNAS, sedang tampak belakangnya menunjukan Logo Ristek dan lambang Kreativitas dan Inovasi Masyarakat dikelilingi tulisan Anugerah Kreativitas Inovasi Masyarakat serta tahun penganugerahan.

Perlambangan Anugerah Ristek Kategori Kreativitas Inovasi Masyarakat :

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009 4

(9)

Hasil karya terunggul dilambangkan dengan seperangkat citra dan makna sebagai berikut :

Keris adalah alat yang melambangkan piranti teknologi yang sudah ada dan berkembang sejak adanya peradaban, yang merupakan kearifan tradisional masyarakat di tanah air dan mempunyai nilai luhur. Piranti dimaksudkan untuk mempermudah pekerjaan sebagaimana dikandung salah satu makna daripada istilah teknologi.

Padi dan Kapas melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran dalam kehidupan manusia sebagai tujuan dari pemanfaatan teknologi

Bintang yang terletak di bagian ujung runcing keris melambangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang senantiasa berpegang pada keyakinan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa.

Lingkaran yang mengelilingi lambang, merupakan simbol dunia kehidupan dengan seisi alamnya, melalui pemanfaatan teknologi untuk kehidupan yang sejahtera berwawasan kelestarian lingkungan dan ber- Ketuhanan Yang Maha Esa.

Angka di bagian bawah, menunjukkan tahun anugerah ini diberikan.

Garuda Pancasila dan Hakteknas :

Pada tampak muka Garuda Pancasila dan tulisan REPUBLIK INDONESIA merupakan suatu kesatuan Lambang Negara Republik Indonesia, melambangkan Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, saat dimana Anugerah Riset Masyarakat diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Perancang Anugerah :

Anugerah ristek kategori Kreativitas Inovasi Masyarakat dirancang oleh Ir.

Pramandoro, Kepala Bidang Lingkungan, Asisten Deputi Urusan Keselarasan Dukungan Iptek, pada Deputi Bidang Dinamika Masyarakat, Kementerian Negara Riset dan Teknologi pada tahun 2001 dengan nama

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009 5

(10)

Anugerah Labdhakretya, tahun 2005 penamaan tersebut disesuaikan dalam bahasa Indonesia yaitu Anugerah Riset Masyarakat dan pada tahun 2009 penamaan tersebut mengalami perubahan yang disesuaikan dengan kriteria peruntukannya.

(catatan : Dalam buku panduan ini masih menggunakan desain lama, akan tetapi pada saat penyerahan nanti sudah menggunakan desain dan tulisan yang sesuai dengan kategori)

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009 6

(11)

BAB III

KRITERIA PENILAIAN

A. Kriteria Calon Penerima

Kriteria Umum Pemilihan Calon Penerima Anugerah Masyarakat : 1. Dianugerahkan pada perorangan atau kelompok (bukan lembaga);

2. Perorangan atau kelompok tersebut adalah Warga Negara Indonesia (WNI) ;

3. Perorangan atau kelompok merupakat masyarakat dari akar rumput (bukan sarjana/peneliti)

4. Calon penerima tidak terkait secara langsung dengan Kementerian Negara Riset dan Teknologi.

B. Kriteria Hasil Karya Anak Bangsa :

Kriteria Hasil Karya Anak Bangsa yang dapat diunggulkan :

a. Merupakan hasil kreativitas dan inovasi yang telah diaplikasikan dan dapat diterapkan di daerah lokasi calon penerima maupun daerah lainnya.

b. Keasliannya dijamin dan mengacu pada standar yang ditetapkan.

c. Mudah didiseminasikan kepada masyarakat luas

d. Teknologinya dapat diaplikasikan dalam skala industri rumah tangga.

e. Bahan baku yang digunakan berbasis lokal.

f. Nilai investasi teknologi dan manajemen terjangkau.

g. Mempunyai manfaat yang berkelanjutan (pohon industri).

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009 7

(12)

BAB IV

TATA CARA PENGUSULAN DAN PENILAIAN

A. Tata Cara Pengusulan:

1. Calon penerima anugerah dapat diusulkan oleh Balitbang, Bappeda, dan/atau DRD setelah melewati seleksi yang diadakan di tingkat daerah.

2. Calon penerima anugerah dapat diusulkan langsung oleh Masyarakat Umum yang dipandang sebagai seseorang atau kelompok yang layak menerima anugerah, dengan mengirimkan data dan informasinya baik lisan maupun tertulis kepada panitia disertai dengan kelengkapan data mengenai hasil karyanya, nama, alamat, dan nomor kontak yang dapat dihubungi. Panitia akan menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3. Pengusulan disertai alasan pencalonan, daftar riwayat hidup calon, serta bukti-bukti keterujian dan keterbuktian kemanfaatan karyanya yang terkait.

4. Usulan calon penerima anugerah ditujukan kepada Panitia Peringatan HAKTEKNAS ke-XIV Tahun 2009 (Cq. Tim Anugerah Ristek Kategori Kreativitas Inovasi Masyarakat), Deputi Menteri Bidang Sipteknas - Kementerian Negara Riset dan Teknologi, dengan alamat Gedung II BPP Teknologi Jl. M.H. Thamrin No. 8 Jakarta 10340.

B. Tata Cara Penilaian 1. Seleksi Administrasi

Semua usulan yang masuk akan dilakukan seleksi administrasi yang meliputi biodata dan kelengkapan dokumen oleh Tim Anugerah.

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009 8

(13)

2. Seleksi Substansi

Calon penerima yang lolos dari penilaian administrasi, selanjutnya dilakukan penilaian substansi oleh Tim Penilai sesuai kriteria yang sudah ditetapkan pada masing-masing bidang anugerah.

3. Penentuan Calon Penerima Anugerah

Dari hasil penilaian substansi akan ditentukan 3 (tiga) orang atau kelompok sebagai calon penerima anugerah.

4. Peninjauan lokasi Calon Penerima Anugerah

Ketiga Calon penerima anugerah yang telah ditetapkan oleh Tim Penilai akan ditinjau kelokasi masing-masing. Dari hasil peninjauan tersebut akan dilakukan penilaian kembali untuk menetapkan satu orang atau kelompok yang berhak diusulkan sebagai Calon Penerima Anugerah.

5. Penetapan Calon Penerima Anugerah

Penetapan calon penerima anugerah akan ditetapkan oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi berdasarkan usulan dari Tim Penilai.

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009 9

(14)

BAB V

JADWAL PELAKSANAAN

NO. KEGIATAN BULAN / TANGGAL

3 4 5 6 7 8

1 Penyiapan dan pencetakan dokumen panduan anugerah 2 Penyebaran panduan dan

sosialisasi panduan

15

3 Seleksi dan Pengusulan dari masing-masing lembaga/institusi atau masyarakat umum

18 29

4 Seleksi Administrasi oleh Tim Anugerah

30 3

5 Seleksi Substansi oleh Tim Penilai 6 –

17 6 Peninjauan lokasi 3 (tiga)

orang/kelompok Calon Penerima oleh Tim Penilai

21 - 24

7 Penetapan calon penerima

berdasarkan hasil kunjungan 27

8 Pengusulan calon dari Tim Penilai dan penetapan calon penerima oleh Menteri

28- 29

9 Pemberitahuan kepada penerima

anugerah 30

10 Penyusunan profil penerima

anugerah 30

11 Pencetakan buku peringatan HAKTEKNAS

31 5

12 Acara Puncak Hakteknas ke-XIV 10

Jakarta, 2 April 2009 TTD

Tim Anugerah HAKTEKNAS ke-14

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009 10

(15)

FORMULIR PENCALONAN PENERIMA ANUGERAH RISTEK KATEGORI KREATIVITAS INOVASI MASYARAKAT

P E N G U S U L

Nama (lengkap) : ...

Lembaga/Instansi : ...

Jabatan : ...

Jika diusulkan oleh masyarakat Umum tidak perlu mencantumkan lembaga ataupun jabatan.

Dengan ini kami merekomendasikan/mengusulkan nama tersebut di bawah ini untuk menerima : ANUGERAH RISTEK KATEGORI KREATIVITAS INOVASI MASYARAKAT TAHUN 2009

Bidang ... (sebutkan salah satu dari 7 bidang).

NAMA CALON PENERIMA ANUGERAH

Nama (lengkap) : ...

Jenis Kelamin : ...

Pekerjaan : ...

Alamat : ...

...Kode Pos ...

Telepon /HP: ... Fax : ... E-mail : ...

Karya yang diusulkan :

Segi kemanfaatannya :

...,...2009 Pengusul,

Nama dan Tanda tangan

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009 11

(16)

Catatan :

Lampirkan data-data pendukung calon penerima anugerah dapat berupa :

1. Berita-berita Media Cetak (jika hasil karya anak bangsa tersebut pernah dipublikasikan)

2. Foto-foto hasil karya anak bangsa yang diusulkan

3. Dan lain sebagainya yang mendukung penilaian Tim Penilai

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009 12

(17)

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 71 TAHUN 1995

TENTANG

HARI KEBANGKITAN TEKNOLOGI NASIONAL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang :

a. bahwa keberhasilan pelaksanaan uji terbang untuk pertama kalinya bagi Pesawat N-250 hasil produksi PT. Industri Pesawat Nusantara (IPTN) pada tanggal 10 Agustus 1995 merupakan prestasi putera-puteri bangsa Indonesia yang membanggakan dalam upaya mengembangkan dan menerapkan teknologi tinggi di bidang kedirgantaraan pada khususnya, dan teknologi pada umumnya ;

b. bahwa dalam rangka menumbuhkan sikap dan kehendak untuk mengembangkan dan m,enghargai prestasi yang lebih tinggi di bidang teknologi, dipandang perlu menetapkan tanggal 10 Agustus sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional

Mengingat : Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 ; M E M U T U S K A N :

Menetapkan : KEPUTUSAN PRESIDEN TENTANG HARI KEBANGKITAN TEKNOLOGI NASIONAL

PERTAMA : Tanggal 10 Agustus ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional.

KEDUA : Hari Kebangkitan Teknologi Nasional bukan merupakan hari libur.

KETIGA : Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Jakarta

Pada tanggal : 6 Oktober 1995 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Ttd SOEHARTO

Salinan Sesuai dengan aslinya : SEKRETARIAT KABINET RI

Kepala Biro Hukum dan Perundang-undangan Plt.

Ttd

Lambock V. Nahattands, SH

PANDUAN ANUGERAH HAKTEKNAS TAHUN 2009

Lampiran - 2

13

Referensi

Dokumen terkait

Secara keseluruhan aspirasi pendidikan siswa kelompok eksperimen atau siswa SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru mengalami peningkatan yang signifikan setelah diberikan perlakuan

• Setelah menerima laporan adanya kejadian bencana, maksimal 2 hari, Kepala Daerah harus sudah membentuk Tim Investigasi. Tim Investigasi beranggotakan minimal 5

Latar Belakang Pengeringan tipe tumpukan adalah mesin pengering yang dapat digunakan untuk mengeringkan bahan dalam bentuk biji-bijian, seperti biji kakao, kopi,

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Pada observasi awal diperoleh data bahwa pada saat pembelajaran,

Berdasarkan hasil Tabel 1 dapat dilihat bahwa nilai rata-rata aroma es krim tertinggi pada penambahan bubur rumput laut (E.cottonii) yaitu 3,83 dengan kriteria

Penelitian ini akan fokus terhadap bagaimana hubungan kedua negara, yaitu Korea Utara dan Korea Selatan pada tahun 2011- 2013 dalam upaya reunifikasi semenanjung Korea

Perhitungan dilakukan terhadap tekanan statik dan dinamik, kecepatan fluida, energi kinetik turbulen dan pola aliran fluida yang terjadi di dalam saluran

seperti dugaan selama ini setelah dilakukan Plasmodium cynomolgi biasa ditemukan penelusuran DNA pada sejumlah tinja primata pada kera cynomolgus dan macaca