Perancangan Interior Rumah Sakit Ibu dan Anak di Jakarta 121 BAB V
KONSEP PERANCANGAN
5.1. Gaya dan Tema Perancangan
Gaya dari perancangan interior “Rumah Sakit Ibu Dan Anak Bintaro” ini mengarah pada gaya modern natural. Pemilihan gaya modern natural didasarkan pada :
Formalisme, menampilkan bentuk sesederhana mungkin, kejujuran bahan, warna yang alami dan berorientasi pada bisnis.
Pragmatisme, menampilkan kepraktisan dalam konstruksi, bahan, warna, dan fungsi.
Fungsionalisme, menampilkan bentuk harus mempunyai fungsi.
Universitalisme, merupakan suatu ukuran kebenaran dan keindahan ukuran-ukuran yang ada di masyarakat modern.
Form Follow Function.
Simplicity.
Less is More.
Membuang Ornament.
Membuang Gaya dan Teknik Traditional.
Penekanan Pada Konsep Keseragaman.
Tema perancangan yang dipilih dalam Perancangan Interior rumah sakit ibu dan anak bintari ini adalah homey. Pemilihan tema didasari atas tujuan perancangan yaitu :
a. Memberikan suasana nyaman, aman kepada pasien sehingga pasien akan merasa dirumah sendiri.
Berdasarkan tujuan perencanaan tersebut, diperlukan beberapa pemecahan masalah yang terkandung dalam tema Homey, penjabarannya sebagai berikut : a. Sirkulasi dalam bangunan yang sudah memikirkan faktor kenyamanan dan
kemudahan bagi pengguna di dalamnya.
b. Penataan layout khususnya pada area lobby dan ruang rawat inap memberikan kenyamanan bagi pengguna.
Perancangan Interior Rumah Sakit Ibu dan Anak di Jakarta 122
Berdasarkan penjabaran pemecahan masalah, maka disimpulkan pada sebuah konsep desain yaitu Homey. Yang dimaksudkan Homey adalah merancang interior yang bertujuan membuat pasien merasa betah serasa dirumah sendiri dan tidak takut,
5.2. Karakter dan Suasana Interior
Karakter interior yang ingin ditampilkan adalah karakter-karakter yang dibutuhkan untuk dapat menuangkan unsur-unsur tema perancangan di atas kedalam sebuah perencanaan desain interior. Karakter interior yang dimaksud adalah karakter dari pasien yang lebih bisa merasakan kenyamanan saat berada di dalam ruang dengan bahasa visual. Dan menampilkanlah karakter ruang yang dirancang sesuai dengan karakteristik dari seorang ibu dan anak. Sehingga selain memiliki nilai estetis, ruang tersebut juga memiliki nilai informatif di dalamnya.
Suasana interior secara keseluruhan yang ingin dicapai adalah suasana yang hangat dan ceria serta memberikan kenyamanan maksimal bagi pasien dan pengunjung yang datang sehingga menciptakan citra yang baik di mata pasien dan pengunjung terhadap rumah sakit ibu dan anak tersebut. Dampak positif dari citra yang sudah baik di mata pasien dan pengunjung adalah keinginan bagi pasien itu sendiri untuk datang kembali ketika mengalami gangguan kesehatan di kemudian hari.
5.3. Pola Penataan Ruang
Peletakan tata ruang diterapkan sesuai dengan fungsi dan sifat area. Pada perancangan terdapat 5 zoning area, yaitu area public, semi public, semi private, most private dan service. Dari setiap area memiliki karakter ruang yang berbeda.
Perancangan Interior Rumah Sakit Ibu dan Anak di Jakarta 123 5.4. Warna yang Akan Digunakan
Bagan 5.1 Warna Berdasarkan Kebutuhan
Putih : Kesucian, Kebersihan, Ketepatan, Steril, Kematian. Abu-abu : Menurunkan ejolak emosi, Menetralisasikan suasana. Hitam : Statis dan berat, Warna kontras dari warna putih. Coklat : Tanah/Bumi, Reliability, Comfort, Daya Tahan. Hijau : Alami, Sehat, Keberuntungan, Pembaharuan. Jingga : Energi, Keseimbangan, Kehangatan
Kuning : Optimis, Harapan, Filosifi, Ketidak Jujuran, Pengecut (untuk budaya barat), penghianatan.
Efek warna secara psikologis bisa berpengaruh pada pikiran, emosi, dan kenyamanan.
Oleh karena itu penggunakan warna hangat, warna monokrom dan netral lebih banyak digunakan untuk rumah sakit ibu dan anak, sedangkan warna jingga dan kuning digunakan sebagai aksen untuk memperkuat karakter dari ruang tersebut dan juga sebagai penghias ruangan sehingga warna tersebut tidak monoton.
KARAKTER ANAK
AKTIF
HIPERAKTIF
HIJAU JINGGA KUNING
DIAM AKTIF crem COKLAT MUDA COKLAT KARAKTER ibu
Perancangan Interior Rumah Sakit Ibu dan Anak di Jakarta 124 5.5. Finishing Interior
Lantai
Penggunaan finishing lantai pada interior rumah sakit ibu dan anak bintaro ini adalah:
No. Ruang Jenis Lantai Warna Ukuran
1 Main Enterance Homogenius
Tile Putih 60 x 60 cm 2 Resepsionis Homogenius Tile Putih 60 x 60 cm 3 Main Lobby Homogenius Tile Putih 60 x 60 cm
4 Cashier Keramik Putih 60 x 60 cm
5 Instalasi Rawat Jalan keramik Putih 40 x 40 cm
6 Instalasi Gawat Darurat Keramik Putih 40 x 40 cm 7 Instalasi Rawat Inap
Parquet dan Finil
Coklat kayu,
putih 8 x 100 cm
8 Instalasi Farmasi Keramik Putih 40 x 40 cm
9 Mushola Karpet Hijau -
10 Toilet Keramik Putih 20 x 20 cm
Tabel 5.1Finishing Interior Lantai pada Rumah Sakit Ibu dan Anak Bintaro
Dinding
Penggunaan finishing dinding pada interior Rumah Sakit Ibu dan Anak Bintaro ini adalah:
No. Ruang Bahan Dinding Warna
1 Main Enterance Kaca Bening
2 Resepsionis Gypsum fin. Cat tembok ex. Property anti
bakteri Putih
3 Main Lobby Kaca + Gypsum fin. Wallpaper Bening, Hijau 4 Cashier Gypsum fin. Cat tembok ex. Property anti Putih
Perancangan Interior Rumah Sakit Ibu dan Anak di Jakarta 125
bakteri
5 Instalasi Rawat Jalan Gypsum fin. Cat tembok ex. Property anti
bakteri Putih
6 Instalasi Gawat Darurat Bata Plesteran +Gypsum fin. Cat tembok
ex. Property anti bakteri Putih
7 Instalasi Rawat Inap Bata Plesteran fin. Cat tembok ex. Cat
tembok ex. Property anti bakteri
Coklat, Hijau
8 Instalasi Farmasi
Bata Plesteran + Gypsum fin. Cat tembok
ex. Property anti bakteri Putih
9 Mushola
Gypsum fin. Cat tembok ex. Property anti
bakteri Abu-Abu
10 Toilet Bata Plesteran+ Fin. Keramik 20 x 20 Putih
Tabel 5.2 Finishing Interior Dinding pada Rumah Sakit Ibu dan Anak Bintaro
Plafond
Penggunaan finishing plafond pada interior rumah sakit ibu dan anak ini adalah:
No. Ruang Bahan Plafond
1 Main Enterance Gypsum board 12 mm fin. Cat tembok ex. Property anti bakteri
2 Resepsionis 3 Main Lobby
Gypsum board 12 mm fin. Cat tembok ex. Property anti bakteri
4 Cashier
5 Instalasi Rawat Jalan
6 Instalasi Gawat Darurat
7 Instalasi Rawat Inap
8 Instalasi Farmasi
Gypsum board 12 mm fin. Cat tembok ex. Property anti bakteri
9 Mushola Gypsum board 12 mm fin. Cat tembok ex. Property anti bakteri
10 Toilet
Perancangan Interior Rumah Sakit Ibu dan Anak di Jakarta 126 5.6. Sistem Utilitas
5.6.1. Tata Cahaya
Pencahayaan Klasifikasi Penerapan Ruang
Sumber Cahaya Pencahayaan alami
Pencahayaan buatan Beberapa area Semua area Jenis Lampu TL Down Light Beberapa area Beberapa area
Tabel 5.4. Tata Cahaya
5.6.2 Tata Udara/Penghawaan 1. Buatan (AC)
2. Alami
5.6.3 Tata Suara
Untuk meredam berbagai gangguan kebisingan pada rumah sakit ibu dan anak ini maka :
- Memperbanyak pengadaan tanaman-tanaman di sekeliling lingkungan - Mengurangi penggunaan material yang memantulkan suara
5.6.4 Plumbing & Sanitasi - Air Bersih
Penyediaan air bersih didapat dari PAM yang ditampung di reservoir yang kemudian didistribusikan ke seluruh area rumah sakit ibu dan anak ini.
- Air Kotor
Air kotor yang berasal dari air hujan, pantry, cuci dialirkan / dibuang, kemudian diproses dalam watertreatment untuk selanjutnya dibuang kesaluran kota atau didaur ulang.
5.6.5 Sistem Pencegahan Kebakaran
Pencegahan kebakaran dalam rumah sakit ibu dan anak bintaro ini diupayakan dengan pengadaan alat tabung pemadam kebakaran (extiguisher).
Perancangan Interior Rumah Sakit Ibu dan Anak di Jakarta 127
APAR diletakkan di setiap ruang dan sirkulasi APAR yang digunakan berisi serbuk kering CO2 dengan berat 20kg dipasang 1,5 m dari permukaan lantai.
5.7. Schedule Furniture dan Skema Bahan
Furniture-furniture yang digunakan pada Rumah Sakit Ibu dan Anak Bintaro ini menggunakan tema Homey dengan gaya modern natural berbahan matrial eco-friendly.
No Ruang Spesifikasi Keterangan
1 Resepsionis - Meja Resepsionis Multiplex (Nutricellulose) – colorful &coklat - Kursi Kerja
Manufacture, besi, busa, kulit sintetis-hitam
2
Main Lobby
- Sofa
Besi, busa, polyester-putih
-Meja
Multiplex fin. Duco warna hitam
3
Cashier
-Meja Kasir
Multiplex fin. Duco warna putih & HPL serat kayu.
Perancangan Interior Rumah Sakit Ibu dan Anak di Jakarta 128 -Kursi Kerja
Manufacture, besi, busa, kulit sintetis-hitam
4
Instalasi Rawat Jalan
-Meja Praktek
Multiplex fin. HPL serat kayu.
-Kursi kerja
Manufacture, besi, busa, ateja-colorful
Ranjang Periksa Pasien
- Stainless Steel frame - Manual Crank - Produksi OneMed
Instrument Cabinet
Construction: Steel pipe & plate
Dimension: 900 (L) x 465mm (W) 1750mm (H)
Steel finishing: Epoxy powder coating
Door : Two, with transparent
5
Instalasi Gawat Darurat
Examination Bed
Construction: Steel Pipe & Steel Plate Dimension : 2000mm (L) x 650mm (W) 750mm (H)
Steel finishing: Epoxy Powder Coating
Instrument Trolley with Two Shelves
Perancangan Interior Rumah Sakit Ibu dan Anak di Jakarta 129
stainless steel pipe & plate Dimension : 750mm (L) x 460mm (W) 910mm (H) Steel finishing: Polished stainless steel Shelve
6
Instalasi Rawat Inap
- LO Hospital Bed (Ranjang Rumah Sakit Elektrik)
Construction: Electric actuator for Back Raise, Foot Raise and HI - LO Adjusment
Dimension: 2270mm (L) x 960mm (W)
Low Position: 470mm High Position: 720mm
Children Hospital Bed w/ Back Raise
Construction: Steel pipe & plate
Dimension: 1760mm (L) x 700mm(W) x 630mm(H) Steel finishing: Epoxy Powder Coating
Bedside Cabinet
Construction: Steel Pipe & Steel Plate
Dimension: 500mm (L) x 400mm (W) x 900mm (H) Steel finishing: Epoxy Powder Coating Table
7
Instalasi Farmasi
Medicine Cabinet
Construction: Steel pipe & plate
Dimension: 900mm (L) x 465mm (W) 1750mm (H) Steel finishing: Epoxy
Perancangan Interior Rumah Sakit Ibu dan Anak di Jakarta 130 Tabel 5.5 Schedule Furniture dan Skema Bahan
powder coating Top Compartmen : Three
Instrument Cabinet
Construction: Steel pipe & plate
Dimension: 900 (L) x 465mm (W) 1750mm (H)
Steel finishing: Epoxy powder coating
Door : Two, with transparent
8 Toilet Closet anak-anak Porcelen Closet dewasa Porcelen