PERAKITAN TANAMAN CABAI HAPLOID MELALUI KULTUR ANTER
Oleh:
Yusniwati dan Dini Hervani
Nomor kontrak: 001/SP2H/PP/DP2M/III/2007
Abstrak
Teks penuh
Oleh:
Nomor kontrak: 001/SP2H/PP/DP2M/III/2007
Abstrak
Dokumen terkait
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan calon tetua padi hibrida, yang berasal dari galur padi haploid ganda hasil kultur antera, yang tahan wereng
Pada tanaman apel tanaman haploid berhasil diregenerasi setelah di silang dengan polen yang diiradiasi sinar gamma pada level dosis 200 – 500 Gy diikuti dengan penyelamatan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan calon tetua padi hibrida, yang berasal dari galur padi haploid ganda hasil kultur antera, yang tahan wereng
Pada tanaman apel tanaman haploid berhasil diregenerasi setelah di silang dengan polen yang diiradiasi sinar gamma pada level dosis 200 – 500 Gy diikuti dengan penyelamatan
Pada tahap awal pertumbuhan generatif tanaman cabai yaitu pembentukan bunga, bunga yang pertama muncul dalam jumlah yang paling banyak adalah pada tanaman cabai yang diberi
Pembudidayaan tanaman cabai membutuhkan perhatian khusus karena jika tanaman ini tidak mendapatkan kondisi atau keadaan yang baik maka tanaman ini tidak dapat tumbuh dengan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan calon tetua padi hibrida, yang berasal dari galur padi haploid ganda hasil kultur antera, yang tahan wereng
Bibit yang digunakan dalam budidaya cabai rawit perlu mendapatkan perlakuan penundaan waktu tanam untuk menghindari infeksi virus pada saat tanaman umur muda di lapangan