PEMBERIAN SOUVENIR PERNIKAHAN DIHUBUNGKAN DENGAN KETENTUAN GRATIFIKASI PASAL 12 B UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 1999 JUNCTO UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2001 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI.
Teks penuh
Dokumen terkait
Masalah pencurian dana nasabah bank saat ini diatur oleh Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, akan tetapi dalam Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,
Merugikan keuangan negara sebagai akibat dari perbuatan : Secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi; dan
otentik, gramatika maupun penafsiran teleologis khususnya terkait dengan sifat melawan hukum dari Pasal 1243 KUHPerdata dan Pasal 378 KUHP untuk dapat membedakan
158.114 Pasal 1 dari peraturan pernikahan campuran atau GHR Reglement op de Gemengde Huwelijken tersebut menyatakan: “Yang dimaksud dengan pernikahan campuran ialah pernikahan
Dalam hal Insan Pemerintah Daerah diminta untuk memberikan Gratifikasi yang tidak sesuai dengan ketentuan pemberian Gratifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12
Khusus tentang perbuatan melawan hukum materil, MA berpedoman pada, (a) tujuan diperluas rumusan unsur perbuatan melawan hukum adalah untuk mempermudah pembuktian
Dalam Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang
Akan tetapi, dalam Pasal 12 B Undang- undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi disebutkan “Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara Negara