BAB IV
METODE PENELITIAN
4.1 Jenis dan Rancang Bangun Penelitian
Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis perilaku masyarakat tentang pemanfaatan pelayanan kesehatan. Jika ditinjau dari jenis penelitiannya, maka penelitian ini termasuk dalam penelitian observasional karena peneliti hanya mencari informasi dari subyek penelitian tanpa memberikan perlakuan. Sedangkan jika ditinjau dari segi waktu, maka penelitian ini termasuk dalam penelitian cross-sectional karena penelitian dilakukan dengan pendekatan pada kurun waktu tertentu relatife pendek.
4.2 Populasi Penelitian
Populasi dalam penelitian ini mempunyai karakteristik tertentu dan mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Arosbaya, Kabupaten Bangkalan baik yang menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Arosbaya maupun tidak
4.3 Sampel, Besar Sampel, Cara Penetuan Sampel dan Cara Pengambilan 4.3.1 Sampel Penelitian
Penelitian ini yang digunakan adalah non random sampling. Jenis teknik yang digunakan adalah Purposive Sampling, dimana pengambilan sampel ini
4.3.2 Besar Sampel
Sebagian dasar penentu besar sampel digunakan data jumlah masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Arosbaya, kemudian data tersebut dipakai sebagai estimasi jumlah polulasi untuk menentukan besar sampel.
Dari data sekunder didapatkan jumlah masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Arosbaya sebanyak 24.046 jiwa yang terdapat pada 9 desa. Besar sampel yang diambil ditentukan dengan cara Purposive Sampling yaitu sebanyak 91 responden mengingat jumlah masyarakat cukup besar serta keterbatasan waktu dan tenaga dalam penelitian.
4.3.3 Penentuan Sampel dan Pengambilan Responden
Metode sampling yang digunakan adalah non random sampling. Jenis teknik yang digunakan adalah purposive sampling, yiatu pengambilan sampel ini didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri.
4.4 Lokasi dan Waktu Penelitian 4.4.1 Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian ini dilakukan masyarakat sekitar Puskesmas Arosbaya Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan.
4.4.2 Waktu Penelitian
Waktu penelitian ini dilakukan selama kurang lebih 1 minggu pada bulan
4.5 Kerangka Operasional
Gambar 4.1 Kerangka Operasional
Gambar 4.1 Kerangka Operasional
Mengidentifikasi faktor individu, faktor psikologis masyarakat di wilayah kerja
Puskesmas Arosbaya
Mengidentifikasi ketersediaan pelayanan kesehatan di Puskesmas Arosbaya.
Mengidentifikasi permintaan (demand) masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di
Puskesmas Arosbaya.
Menyusun upaya untuk meningkatkan permintaan (demand) terhadap pelayanan
kesehatan di Puskesmas Arosbaya.
Mengidentifikasi kebutuhan (need) masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas
Arosbaya.
4.6 Variabel Penelitian, Definisi Operasional dan Cara Pengukuran 4.6.1 Variabel Penelitian
Variabel Penelitian ini meliputi : 1. Faktor Provider
a. Jenis pelayanan b. Fasilitas pelayanan c. Tenaga kesehatan 2. Faktor masyarakat.
a. Faktor individu 1) Usia
2) Jenis kelamin
3) Tingkat pendidikan 4) Tingkat pendapatan
b. Faktor Psikologis 1) Persepsi sehat sakit
2) Persepsi terhadap mutu pelayanan kesehatan c. Status kesehatan
4.7 Teknik dan Instrumen Pengambilan Data 4.7.1 Teknik pengumpulan data
Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah:
1. Pengumpulan Data Primer
Data primer penelitian ini didapatkan dari hasil wawancara langsung dengan responden dengan menggunakan panduan kuesioner dan observasi terhadap penyedia pelayanan kesehatan.
2. Pengumpulan Data Sekunder
Data sekunder untuk penelitian ini diperoleh dari laporan bulanan dan tahunan Puskesmas Arosbaya, serta profil Puskesmas Arosbaya Kabupaten Bangkalan.
4.7.2 Instrumen Pengimpulan Data
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner dan lembar observasi
4.8 Analisis Data
Analisis data untuk mengambarkan besar dan distribusi kejadian yang berkaitan dengan variabel penelitian disajikan dalam bentuk tabel frekuensi, persentase, tabulasi silang kemudian dideskripsikan.
4.6.2 Definisi Operasional
Tabel 4.2 Tabel Definisi Operasional
No Variabel Definisi Operasional Cara & Hasil Pengukuran
Skala
1 Faktor Individu Faktor yang terdapat
dalam diri respondrn Kuesioner
a. Usia Umur responden
terhitung sejak lahir sampai dengan saat dilakukan wawancara
Wawancara dengan responden
dikelompokkan dalam 4 jenjang yaitu :
a. 13-17 th b. 18-40 th c. 41-60 th d. > 60 th
Ordinal
b. Jenis
Kelamin Karakteristik atau cirri yang dimiliki responden
Wawancara dengan responden dibedakan menjadi dua :
a. Laki-laki b. Perempuan
Nominal
c. Tingkat
pendidikan Jenjang pendidikan formal terakhir responden
Wawancara dengan kuesioner dibedakan menjadi 4 kategori :
a. SD b. SLTP c. SLTA d. PT
Ordinal
setiap bulan yang dinilai dalam bentuk uang
a. < 1000.000
b.1000.000 s/d 2000.000
c..> 2000.00
Tabel dilanjutkan ke Halaman 37 Lanjutan Tabel 4.2 halaman 36
No Variabel Definisi Operasional Cara & Hasil Pengukuran 2 Faktor Psikologis Aspek psikis responden
dalam hal persepsi Wawancara dengan responden
a. Persepsi sehat –
sakit Pengetahuan, sikap dan keyakinan seseorang terhadap gejala, penyakit, atau kemungkinan terjadi kerentanan terhadap penyakit.
Indicator:
1. Sehat 2. Sakit
Wawancara dengan kuesioner
Kategori :
a. Iya, mengetahui b. Tidak,
mengetahui
b. Persepsi atau penilaian
terhadap Mutu Pelayanan
Puskesmas
Persepsi atau penilaian responden terhadap mutu pelayanan Puskesmas meliputi
1.Ketepatan Waktu a).Loket
Persepsi/penilaian waktu pasien menunggu untuk mendapatkan pelayanan admintrasi b).Poli
Persepsi/penilaian waktu pasien menunggu untuk
Wawancara dengan Kuesioner
Wawancara dengan Kuesioner :
1.Ketepatan Waktu a).Loket
a. Sangat cepat b. Cukup cepat c. Kurang cepat d. Tidak cepat
b).Poli
a. Sangat cepat b. Cukup cepat
poli rawat jalan
Tabel dilanjutkan ke Halaman 38
Lanjutan Tabel 4.2 halaman 37
No Variabel Definisi Operasional Cara & Hasil Pengukuran
Skala c).Kamar Obat
Persepsi/penilaian Waktu pasien menunggu untuk mendapatkan pelayanan obat di kamar obat
c).Obat
a. Sangat cepat b. Cukup cepat c. Kurang cepat d. Tidak cepat
Ordinal
2.Kompetensi teknis:
a).Keterampilan : Persepsi/penilaian
keterampilan yang dimiliki tenaga kesehatan di Puskesmas Arosbaya b).Keberhasilan pengobatan:
Persepsi/penilaian Keberhasilan pengobatan pasien dalam pelayanan di Puskesmas Arosbaya
.Kompetensi teknis a).Keterampilan a. Sangat terampil b. Cukup terampil c. Kurang terampil d. Tidak terampil
b).Keberhasilan a. Sangat berhasil b. Cukup berhasil c .Kurang berhasil d. Tidak berhasil
Ordinal
3.Informasi :
Persepsi/penilaian informasi yang disampaikan oleh petugas kesehatan
a. Sangat jelas b. Cukup jelas c. Kurang jelas d .Tidak jelas
Ordinal
pelayanan 4.Sopan santun : Persepsi/penilaian sikap petugas kesehatan dalam memberi pelayanan kesehatan
santun b. Cukup sopan santun
c. Kurang sopan santun
d. Tidak sopan santun
Tabel dilanjutkan ke Halaman 39
Lanjutan Tabel 4.2 halaman 38
No Variabel Definisi Operasional Cara & Hasil Pengukuran
Skala c. Pengalaman
menggunakan pelayanan kesehatan
Peristiwa masa lalu tentang tempat pelayanan kesehatan
yang sering
digunakan responden selama 1 tahun terakhir
Wawancara dengan kuesiner kategori :
a. Pernah b. Tidak pernah
Ordinal
3 Status Kesehatan Suatu keadaan kedudukan orang dalam tingkatan sehat/sakit
berdasarkan riwayat penyakit sekarang, terdahulu dan menurun
Wawancara dengan Kuesioner kategori :
a. Iya Sehat b. Tidak Sehat
Nominal
4 Kebutuhan (need) masyarakat pelayanan kesehatan
Suatu kondisi yanjg dirasakan dan membuat seseorang mencari pertolongan untuk mendapatka pelayanan kesehatan Indikator :
1. Jenis pelayanan
Wawancara dengan
kuesioner hasilnya Ordinal
3. Tenaga Kesehatan
Tabel dilanjutkan ke Halaman 40
Lanjutan Tabel 4.2 halaman 39
No Variabel Definisi Operasional Cara & Hasil Pengukuran
Skala 1). Jenis pelayanan :
Layanan yang
dibutuhkan oleh masyarakat untuk memenuhi pelayanan kesehatan
2). Fasilitas kesehatan : Fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk memenuhi pelayanan kesehatan
3). Tenaga kesehatan : Tenaga kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk memenuhi pelayanan kesehatan
Kategori :
a. Sangat butuh b. Cukup butuh c. Kurang butuh d. Tidak butuh
Ordinal
5 Faktor Provider Penyedia pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas.
Indikator :
1. Jenis pelayanan 2. Fasilitas
kesehatan 3. Tenaga
kesehatan
Wawancara dan
Observasi Ordinal