i
KATA PENGANTARPuji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas Karunia dan Rahmat-Nya kegiatan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) November 2017 dapat terlaksana dan tersusun dengan baik.
Laporan rutin bulanan ini berisi capaian kinerja dan anggaran Balai Riset dan Observasi Laut yang merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada stakeholders sesuai dengan Instruksi Peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan nomor 27.2/BALITBANG KP/2011.
Dalam dokumen ini melaporkan pelaksanaan kegiatan riset dan manajerial serta kerjasama dalam bidang kelautan dan perikanan BROL pada bulan November, nantinya hasil penyusunan laporan dan evaluasi ini dapat dijadikan dasar dalam perbaikan perencanaan kegiatan pada bulan mendatang untuk mencapai visi dan misi BROL.
Kami berharap agar laporan bulanan ini dapat memenuhi harapan sebagai media pertanggung jawaban kepada stakeholders dan pemicu peningkatan kinerja organisasi Balai Riset dan Observasi Laut.
Jembrana, November 2017
Tim Penyusun
ii
DAFTAR ISIKATA PENGANTAR ... I DAFTAR ISI ... II DAFTAR GAMBAR ... III DAFTAR TABEL ... IV
RINGKASAN ... 1
BAB I. LAYANAN PERKANTORAN ... 3
BAB II. DOKUMEN DUKUNGAN MANAJERIAL ... 6
2.1TATA OPERASIONAL ... 6
2.1.1 Penyusunan, Perencanaan Program Dan Anggaran ... 6
2.1.2 Manajemen Monitoring Dan Evaluasi Riset Kelautan... 8
2.2.PELAYANAN TEKNIS ... 11
2.2.1 Pengembangan Kerjasama Riset Kelautan ... 11
2.3TATA USAHA ... 32
2.3.1 Manajemen Kepegawaian Riset Kelautan ... 33
2.3.2 Manajemen Keuangan Dan Tata Usaha Riset Kelautan ... 34
BAB III. SARANA DAN PRASARANA ... 35
3.1.PENGADAAN DATA RADAR ... 35
3.2.PENGADAAN PERANGKAT OPERASIONAL PERKANTORAN PENDUKUNG RISET KELAUTAN . 35 BAB IV. ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI ... 36
SISTEM INFORMASI SPASIAL UNTUK DAERAH PENANGKAPAN IKAN DAN PERUBAHAN LINGKUNGAN PADA EKOSISTEM PESISIR ... 37
BAB V. LAYANAN IPTEK ... 42
5.1LABORATORIUM RISET KELAUTAN ... 42
5.1.1 Laboratorium Kualitas Perairan ... 43
5.1.2 Peningkatan Layanan Laboratorium Penginderaan Jauh Laut ... 44
5.1.3 Operasional Laboratorium Alam ... 47
5.1.4 Laboratorium Observasi Oseanografi dan Pemodelan... 50
5.2INFRASTRUCTURE DEVELOPMENT OF SPACE OCEANOGRAPHY (INDESO) ... 57
BAB VI. PERMASALAHAN DAN TINDAK LANJUT ... 60
BAB VII. PENUTUP... 62
iii
DAFTAR GAMBAR1. Diagram realisasi anggaran dan fisik sampai bulan November 2017 ... 1
2. Grafik realisasi anggaran Juli – November 2017 ... 2
3. Kegiatan rapat koordinasi dan sinkronisasi pelaporan kinerja 2017 ... 9
4. Plot wilayah Balai Riset dan Observasi Laut ... 10
5. Monev terpadu 2017 Banyuwangi ... 10
6. Paparan narasumber pelatihan pemahaman manajemen dan teknis ISO/IEC 17025:2005 ... 13
7. Paparan dan diskusi materi studi banding Laboratorium Kualitas Perairan ... 19
8. Paparan peneliti Balai Riset dan Observasi Laut (Denny Wijaya) ... 19
9. Perwakilan Fakultas Geografi UGM dan Balai Riset dan Observasi Laut ... 21
10. Penandatangan kerjasama Balai Riset dam Observasi Laut dan Institut Teknologi Bandung ... 22
11. Penandatanganan kerjasama Balai Riset dan Observasi Laut dengan Universitas UDAYANA ... 23
12. Pembahasan kerjasama Balai Riset dan Observasi Laut dengan Fakultas Geografi UGM dan The West of England Bristol University ... 24
13. Dokumentasi Coaching Clinic International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences ... 25
14. Pemabahasan agenda Workshop on Coral Reef Habitat Mapping ... 27
15. Dokumentasi kegiatan Workshop IUU Fishing, Transshipment and FAD Use. ... 28
16. Dokumentasi Annual meeting of Centers for Natural Resources ... 30
17. Plotting peta tematik RZWP-3-K... 31
18. Dokumentasi kegaitan Seminar Nasional Pengelolaan Perikanan Pelagis ... 32
19. Dokumentasi kegiatan ... 40
20. Dokumentasi kegiatan penginderaan jauh laut bulan November 2017... 47
21. Titik lokasi kegiatan survei ... 49
22. Pengukuran kualitas air dengan WQC multiparameter (kiri); pengukuran aliran permukaan dengan flowmeter (kanan) ... 50
23. Titik penempatan stasiun observasi laut ... 51
24. Grafik hasil pemantauan stasiun perairan Selat Bali, Bali ... 54
25. Grafik hasil pemantauan stasiun perairan Ende, NTT ... 55
26. Grafik hasil pemantauan stasiun perairan Kupang, NTT ... 55
27. Grafik hasil pemantauan stasiun perairan Bunta, Sulawesi Tengah ... 56
28. Grafik hasil pemantauan stasiun perairan Sigenti, Sulawesi Tengah ... 57
iv
DAFTAR TABEL1. Realisasi anggaran berdasarkan sumber dana dan jenis belanja satker BROL
bulan November ... 1
2. Realisasi anggaran pada output layanan perkantoran ... 3
3. Realisasi anggaran pada bidang program ... 7
4. Realisasi anggaran pada bidang monitoring dan evaluasi ... 8
5. Realisasi anggaran pada bidang pelayanan teknis ... 11
6. Realisasi anggaran pada bidang tata usaha ... 32
7. Realisasi anggaran pada bidang sarana dan prasarana ... 35
8. Realisasi anggaran pada kegiatan riset ... 37
9. Realisasi anggaran pada kegiatan layanan IPTEK ... 42
10. Personil yang terlibat dalam survei 31 November 2017 ... 49
11. Hasil monitoring kegiatan alat observasi laut (BUOY) ... 52
12. Permasalahan dan tindak lanjut ... 60
1
1.026.517.815 atau sekitar 6,80% dari total pagu anggaran baru. Untuk rincian serapan per sumber dana pada bulan November terlihat pada Tabel 1. Capaian anggaran dan capaian fisik divisualisasikan pada Gambar 1, sedangkan grafik capaian anggaran perbulan ditampilkan pada Gambar 2.Tabel 1. Realisasi anggaran berdasarkan sumber dana dan jenis belanja satker BROL bulan November
Ket Rupiah Murni (RM) Rp PHLN Rp PNBP Rp
51 52 53 53 52
Pagu 5.890.857.000 6.689.780.000 2.524.023.000 - -
Target 278.792.000 747.727.000 - - -
Realisasi 278.791.343 747.726.472 - - -
% 4,73 11,18 - - -
Total Pagu 15.104.660.000 - -
Total
Realisasi 1.026.517.815
Gambar 1. Diagram realisasi anggaran dan fisik sampai bulan November 2017 31.03%
68.97%
Capaian Anggaran Sampai Bulan November
Realisasi Anggaran Sisa Anggaran
57.41%
42.59%
Capaian Fisik Sampai Bulan November
Realisasi Fisik Belum tercapai
2
Gambar 2. Grafik realisasi anggaran Juli – November 2017
Juli Agustus September Oktober November
Target 532,855,000 1,174,073,000 928,526,000 1,025,715,000 1,026,518,000 Realisasi 532,854,611 1,174,072,378 928,525,304 1,025,714,756 1,026,517,815
- 500,000,000 1,000,000,000 1,500,000,000
Target Realisasi
3
BAB I. LAYANAN PERKANTORANLayanan perkantoran merupakan kegiatan rutin yang bersifat tetap untuk mendukung operasional kantor. Dalam pelaksanaannya kegiatan layanan perkantoran anggarannya dibebankan kepada anggaran tahun berjalan, kegiatan layanan perkantoran meliputi
1. Pembayaran gaji dan tunjangan.
2. pembayaran biaya operasional (listrik, air, internet, dll.).
3. Pemeliharaan kantor.
4. Pemeliharaan Kendaraan Operasional.
Perkembangan pelaksanaan anggaran pada kegiatan layanan perkantoran bulan November sebesar Rp. 918.123.565,- dari pagu anggaran sebesar Rp. 11.567.959.000,-.
Realisasi anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 2.
Tabel 2. Realisasi anggaran pada output layanan perkantoran
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.)
Bulan Ini Total Penyerapan % Pembayaran Gaji dan
Tunjangan 5.890.857.000 278.791.343 1.391.570.304 23,62
Operasional dan
Pemeliharaan kantor 5.677.102.000 639.332.222 2.472.919.293 43,56
Jumlah 11.567.959.000 918.123.565 3.864.489.597 33,41
Hasil yang telah dicapai pada bulan November telah dilakukan pembayaran Gaji dan tunjangan pegawai, operasional perkantoran dan pemeliharaan kantor harian berikut keterangan kegiatan layanan perkantoran yang telah dilakukan :
Manajemen Tata Usaha, BMN dan Layanan perkantoran
1. Telah tersusun dan direvisinya SOP terkait dengan pemeliharaan dan pemanfaatan serta pengawasan alat observasi laut (buoy) mencakup SOP monitoring buoy, SOP penyimpanan data buoy, SOP pelaporan status data buoy dan SOP penanganan kehilangan BMN di luar kantor.
4
2. Telah tersusunnya penetapan status penggunaan alat observasi laut dan usulantelah dikirimkan ke Sekretariat BRSDM KP.
3. Telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana terkait penggunaan lahan Balai Riset dan Observasi Laut untuk Fasum ke Pura.
4. Telah dilakukan pemeliharaan / perbaikan gedung asimilasi untuk kegiatan layanan Balai Riset dan Observasi Laut.
5. Pengelola BMN dan verifikator keuangan menghadiri Bimtek Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan dan BMN tingkat wilayah Tahun Anggaran 2017 lingkup satker KKP se-Provinsi Bali pada hari Kamis, 16 November 2017.
6. Telah dilakukan penyusunan rencana aksi terkait tindak lanjut hasil audit Inspektorat Jenderal KKP terhadap kehilangan Alat Observasi Laut (Coastal Buoy) dengan Manajemen Laboratorium Observasi Laut Balai Riset dan Observasi Laut.
7. Perawatan gedung kantin dan musholla.
8. Perawatan gedung instrument.
9. Perawatan gedung Laboratorium Kualitas Perairan.
10. Perawatan gedung satpam.
11. Perawatan tempat parkir tamu.
12. Perawatan area lapangan basket.
13. Perawatan halaman.
14. Pembelian Spartpar Alat Laboratorium.
15. Maintenance dan instalasi CCTV Gedung Layanan.
16. Perawatan AC Split.
17. Perawatan jaringan internet.
18. Perbaikan Meubelair.
5
19. Perawatan kendaraan roda 2 Nomor Polisi DK 3534 W.20. Perawatan kendaraan roda4 Nomor Polisi B 1649 WQ.
21. Perawatan kendaraan roda4 Nomor Polisi DK 1287 W.
22. Perawatan kendaraan roda4 Nomor Polisi DK 9727 W.
23. Perawatan kendaraan roda4 Nomor Polisi DK 1023 W.
24. Perbaikan PC dan Printer.
Rencana kegiatan bulan depan : 1. Update kegiatan BMN.
2. Kegiatan monitoring dan evaluasi Balai Riset dan Observasi Laut 2017.
3. Penyusunan laporan akhir.
6
BAB II. DOKUMEN DUKUNGAN MANAJERIALDalam pelaksananan kegiatan di Balai Riset dan Observasi Laut dibutuhkan dukungan manajerial. Adanya beberapa perubahan untuk tahun anggaran 2017 dibandingkan tahun sebelumnya adalah bahwa perjalanan dinas manajerial dipusatkan pada pagu anggaran yang ada di Kasubag Tata Usaha. Sehingga pagu di manajerial lain hanya terkait dengan anggaran di luar perjalanan dinas.
Dalam struktural manajerial BROL terdiri dari : a). Seksi Tata Operasional.
b). Seksi Pelayanan Teknis.
c). Subbagian Tata Usaha.
Seksi Tata Operasional sebagaimana yang dimaksud diatas mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana program dan anggaran, pemantauan dan evaluasi serta pelaporan, sedangkan Seksi Pelayanan Teknis sebagaimana yang dimaksud di atas mempunyai tugas melakukan pelayanan teknis, jasa, informasi, komunikasi, diseminasi, publikasi, kerjasama, dan pengelolaan prasarana dansarana penelitian dan observasi, serta perpustakaan. Subbagian tata usaha sebagaimana yang dimaksud di atas mempunyai tugas melakukan urusan keuangan persuratan kearsipan, kepegawaian dan rumah tangga dan perlengkapan, serta tata laksana. Berikut adalah uraian pelaksanaan kegiatan bulan November 2017 pada masing-masing tim manajerial.
2.1 Tata Operasional
2.1.1 Penyusunan, Perencanaan Program Dan Anggaran
Perkembangan pelaksanaan anggaran kegiatan lingkup program pada bulan November sebesar Rp. 0, - dari pagu anggaran Rp 3.000.000. Tidak ada penggunaan / realisasi anggaran pada bulan November untuk bidang penyusunan, perencanaan program dan anggaran. Rincian realisasi anggaran bidang penyusunan, perencanaan program dan anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 3.
7
Tabel 3. Realisasi anggaran pada bidang program
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total
Penyerapan % Manajemen Perencanaan
Program dan Anggaran Riset Kelautan
4.000.000 - - -
Jumlah 4.000.000 - - -
Kebutuhan anggaran untuk mendukung program kerja yang terbatas diperlukan skala prioritas kegiatan yang dapat mendukung kebijakan Kementerian Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan dari kegiatan ini adalah tersedianya rencana program dan anggaran yang baik sesuai dengan arah kebijakan dibidang kelautan, sedangkan resiko yang dapat menghambat pencapaian sasaran adalah jika terjadi perubahan kebijakan.
Agar diperoleh dokumen Program dan Rencana Kerja yang baik, perlu dilakukan identifikasi kebutuhan terkait sumberdaya laut dan pesisir yang menyeluruh dan sesuai dengan tugas dan fungsi BROL. Penyusunan Program dan Rencana Kerja harus dapat memenuhi kebutuhan BROL sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Kegiatan yang dilakukan pada bulan ini adalah :
1. Penyusunan dan pengajuan dokumen terkait revisi anggaran III BROL kewenangan Kanwil DJPBN Denpasar.
2. Mengirimkan ADK RKAK/L pendukung revisi penambahan perjalanan dalam rangka tindak lanjut rencana kerja buoy ke Pusat Riset Kelautan untuk diteruskan ke Sekretariat BRSDM KP.
3. Penyusunan dan pengajuan dokumen terkait revisi anggaran IV BROL kewenangan Kanwil DJPBN Denpasar.
Capaian kegiatan pada bulan ini adalah :
a. Telah tersusun dan disetujuinya revisi III anggaran BROL atas kewenangan Kanwil DJPBN Denpasar.
8
b. Telah dikirimkannya ADK RKAK/L pendukung revisi penambahan perjalanan dalam rangka tindak lanjut rencana kerja buoy ke Pusat Riset Kelautan untuk diteruskan ke Sekretariat BRSDM KP.c. Telah tersusun dan disetujuinya revisi IV anggaran BROL atas kewenangan Kanwil DJPBN Denpasar.
d. Telah tersusun dan disetujuinya revisi V anggaran BROL atas kewenangan Kanwil DJPBN Denpasar, penyesuaian ROK revisi V yang telah disetujui.
Rencana kegiatan bulan berikutnya :
1.
Update rencana kegiatan penyusunan program dan anggaran kegiatan tahun 2018.2.
Kegiatan monitoring dan evaluasi Balai Riset dan Observasi Laut 2017.3.
Penyusunan laporan akhir.2.1.2 Manajemen Monitoring Dan Evaluasi Riset Kelautan
Monitoring dan evaluasi sangat berperan dalam upaya meningkatkan kualitas operasional suatu kegiatan dan berkontribusi penting dalam memandu pembuat kebijakan diseluruh strata organisasi. Kegiatan monev dapat memberi gambaran tentang bagaimana kualitas operasional kegiatan baik kekuatan dan kelemahan yang ada, efektivitas biaya dan arah produktif potensial masa depan akan tercapai apabila disusun, didesain dan dilakukan analisa yang tepat dan akurat. Pelaksanaan anggaran kegiatan lingkup Monitoring dan evaluasi pada bulan November sebesar Rp. 0,- dari total pagu anggaran Rp 6.785.000,-. Tidak ada penggunaan / realisasi anggaran pada bulan November untuk bidang monitoring dan evaluasi riset kelautan. Rincian realisasi anggaran bidang monitoring dan evaluasi riset kelautan selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 4.
Tabel 4. Realisasi anggaran pada bidang monitoring dan evaluasi
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.)
Bulan Ini Total %
9
Penyerapan Manajemen Monitoring dan
Evaluasi Riset Kelautan 6.785.000 - - -
Jumlah 6.785.000 - - -
Pada bulan November ini telah dilaksanaknnya beberapa kegiatan rutin dan laporan tidak terjadwal diantaranya :
1. Penyusunan laporan mingguan.
2. Penyusunan laporan bulanan.
3. Penyusunan laporan kinerja.
4. Penyusunan laporan digest.
5. Penyusunan laporan semester.
6. Penyusunan bahan paparan Monev Terpadu 2017.
7. Telah dilakukan pengisian aplikasi dashboard untuk weekly report.
8. Telah dilakukan penyesuaian aplikasi Monev Anggaran dan SIPMONEV.
9. Mengikuti rapat koordinasi dan sinkronisasi pelaporan kinerja 2017 pada tanggal 1 – 3 November 2017. Dokumentasi dapat dilihat pada Gambar 3.
Gambar 3. Kegiatan rapat koordinasi dan sinkronisasi pelaporan kinerja 2017
10
10. Menghadiri undangan penyusunan zonasi wilayah pesisir dan pulau – pulau kecil (RZWP-3-K) Provinsi Bali pada tanggal 8 November 2017 di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali. Dokumentasi dapat dilihat pada Gambar 4.Gambar 4. Plot wilayah Balai Riset dan Observasi Laut
11. Operator dalam kegiatan Pelatihan Pemahaman Manajemen Teknis ISO/IEC 17025:2005 di Balai Riset dan Observasi Laut.
12. Mengikuti Monev Terpadu 2017 di Banyuwangi pada tanggal 21 November 2017 (Gambar 5).
Gambar 5. Monev terpadu 2017 Banyuwangi Capaian kegiatan pada bulan ini :
1. Telah tersusun disampaikan Laporan bulanan bulan November 2017 BROL kepada monev BRSDMKP dan Pusriskel.
11
2. Telah berpartisipasi pada plotting peta tematik Provinsi Bali untuk menyusun RZWP-3-K Provinsi Bali pada acara penyusunan zonasi wilayah pesisir dan pulau – pulau kecil (RZWP-3-K) Provinsi Bali.3. Telah tersusunnya dan telah dipaparkannya bahan paparan Monev Terpadu 2017 Banyuwangi.
Rencana kegiatan bulan berikutnya :
1.
Menyusun dan update laporan mingguan, bulanan, triwulan, semester dan laporan akhir.2.
Kegiatan monitoring dan evaluasi Balai Riset dan Observasi Laut 2017.3.
Penyusunan laporan akhir.2.2. Pelayanan Teknis
Perkembangan pelaksanaan anggaran pada kegiatan pelayanan teknis bulan November sebesar Rp. 0,- dari pagu anggaran sebesar Rp. 8.074.000,-. Tidak ada realisasi anggaran pada bulan November. Rincian realisasi anggaran bidang pelayanan teknis selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 5.
Tabel 5. Realisasi anggaran pada bidang pelayanan teknis
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total
Penyerapan % Manajemen Kerjasama Riset
Kelautan 8.074.000 0 8.070.000 99,95
Jumlah 8.074.000 0 8.070.000 99,95
2.2.1 Pengembangan Kerjasama Riset Kelautan
Balai Riset dan Observasi Laut merupakan suatu lembaga yang telah banyak menghasilkan kegiatan maupun penelitian penelitian di bidang kelautan dan observasi kelautan. Hasil penelitian dan observasi tersebut sangat berguna bagi seluruh pihak yang berkepentingan dibidang kelautan (stakeholders). Berbagai koordinasi telah dilaksanakan untuk meningkatkan jumlah perjanjian kerjasama, baik dalam bentuk kunjungan ke instansi dalam rangka promosi BROL dan undangan presentasi pada acara
12
diskusi. Salah satunya adalah memfasilitasi kunjungan tamu dan bimbingan kemahasiswaan yang melakukan penelitian di BROL. Dengan diadakannya kegiatan tersebut, diharapkan keberadaan Balai Riset dan Observasi Laut lebih dikenal dan hasil- hasil risetnya dapat dipergunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat.Pada Bulan November telah dilakukan beberapa kegiatan diantaranya :
1. Pelatihan Pemahaman Manajemen dan Teknis ISO/IEC 17025:2005 di Balai Riset dan Observasi Laut.
Tanggal 15 – 17 November 2017 telah diselenggarakan Pelatihan Pemahaman Manajemen dan Teknis ISO/IEC 17025:2005 di Balai Riset dan Observasi Laut, Perancak, Bali. Kegiatan yang diikuti oleh institusi laboratorium uji di lingkup Kementrian Kelautan dan Perikanan diantaranya BBRBLPP Gondol, LRPT Denpasar, BKIPM Kelas I Denpasar, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana, PT. Bali Maya Permai dan personil Laboratorium Riset Kelautan Balai Riset dan Observasi Laut,kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas personil lab terkait pemahaman manajemen dan teknis ISO/IEC 17025:2005.
Narasumber dalam kegiatan pelatihan ini adalah Ir. Anwar Hadi, MEM (Trainer, Consultant dan Penulis beberapa buku tentang Sistem Manajemen Mutu dan Teknis Laboratorium) dan Santi Ambarwarti, M.Si (Asesor KAN, Manajer Mutu Lab SEAMEO BIOTROP). ISO/IEC 17025:2005 adalah persyaratan umum kompetensi Laboratorium Pengujian dan Laboratorium Kalibrasi. Standar sistem manajemen ini mencakup sistem mutu, administrasi dan teknis yang menggerakkan kegiatan laboratorium. ISO/IECN 17025:2005 secara jelas dibedakan persyaratan untuk persyaratan manajemen dan persyaratan teknis, termasuk di dalamnya keharusan memiliki personil manajerial dan personil teknis. Laboratorium harus mendokumentasikan kebijakan, sistem, program dan instruksi sejauh yang diperlukan untuk menjamin mutu hasil pengujian dan/atau kalibrasi. Banyak faktor
13
yang mempengaruhi kebenaran dan kehandalan pengujian dan/atau kalibrasi, laboratorium harus memperhitungkan faktor – faktor tersebut dalam mengembangkan metode, prosedur pengujian, prosedur kalibrasi, pelatihan , kualifikasi personil dan pemilihan kalibrasi peralatan yang digunakan.Dokumentasi dapat dilihat pada Gambar 6.
Gambar 6. Paparan narasumber pelatihan pemahaman manajemen dan teknis ISO/IEC 17025:2005
2. Layanan Informasi dan Teknologi
a) Operasional website www.bpol.litbang.kkp.go.id b) Upload 15 berita.
- http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/295-rapat-penyusunan- laporan-akhir-tahun-laboratorium-kualitas-perairan
- http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/296-penerimaan-tenaga- kontrak-balai-riset-dan-observasi-laut-tahun-2017
- http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/298-coaching-clinic- international-journal-of-remote-sensing-and-earth-sciences-ijreses - http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/299-peneliti-brol-hadiri-
undangan-dari-ugm-terkait-pelaksanaan-kerjasama-penelitian-mengenai- coastal-management
14
- http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/297-workshop-on-coral-reef-habitat-mapping-a-user-perspective
- http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/300-brol-terlibat-dalam- workshop-terkait-iuu-fishing-transshipment-and-fad-use
- http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/301-pengumuman-hasil- seleksi-administrasi-calon-tenaga-kontrak-balai-riset-dan-observasi-laut- 2017
- http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/27-berita-penelitian/303-survey-tim- dinamika-pesisir-sistem-informasi-spasial-untuk-daerah-penangkapan-ikan- dan-perubahan-lingkungan
- http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/302-pelatihan- pemahaman-manajemen-dan-teknis-iso-iec-17025-2005-di-brol
- http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/304-brol-jalin-kerja-sama- dengan-itb-dalam-kajian-dinamika-dan-ekosistem-laut-dan-pesisir-melalui- observasi-dan-pemodelan-oseanografi
- http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/27-berita-penelitian/306-peneliti-brol- berperan-serta-dalam-asean-fen-international-fisheries-symposium-2017 - http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/305-peneliti-brol-ikuti-
2017-annual-meeting-of-centers-for-natural-resources
- http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/307-hasil-seleksi-calon- tenaga-kontrak-balai-riset-dan-observasi-laut-tahun-2017
- http://www.bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/308-brol-gandeng- udayana-dalam-pengembangan-model-spasial-sumber-daya-laut-dan- pesisir-di-perairan-bali
- http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/309-peneliti-brol-hadiri- kegiatan-konsultasi-publik-dokumen-rzwp-3-k-di-dkp-provinsi-bali
15
c) Perawatan jaringan kabel LAN.d) Monitoring server dan bandwith internet.
e) Monitoring akses website.
f) Maintenance server.
g) Instalasi dan konfigurasi file storage server.
h) Diskusi antara tim IT dengan tim Lab. PPDPI terkait dengan rencana implementasi sistem otomatisasi PPDPI.
i) Maintenance jaringan internet Biznet.
j) Desain leaflet, infografis dan poster hasil riset.
3. Layanan Kemahasiswaan, Laboratorium, Penyewaan Alat Survey dan Layanan Publik.
a) Telah diterima mahasiswa TA / Skripsi atas nama Nadela Rista Apriliya, Endah Puji Astutik dan Ahm ad Khoriun N. dari Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Trunojoyo Madura.
b) Telah diterima mahasiswa magang atas nama Adhitya Wisnu Nugraha, Khairul Fikri Ramadhan, Ivan Putra Ihsan dan Ilham Safikri dari Fakultasi Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro; Risfiadela Ristyatmaja dari Universitas Hang Tuah.
c) Diterima peminjaman mess mahasiswa atas nama Nadela Rista Apriliya, Endah Puji Astutik dan Ahm ad Khoriun N. dari Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Trunojoyo Madura; Adhitya Wisnu Nugraha, Khairul Fikri Ramadhan, Ivan Putra Ihsan dan Ilham Safikri dari Fakultasi Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro; Risfiadela Ristyatmaja dari Universitas Hang Tuah.
d) Telah diterima pengujian sampel dari 3 customer eksternal meliputi BBRBLPP Gondol berupa data pH, nitrit, fosfat dan ammonia. Balai Gakum LHK berupa
16
pH, suhu, salinitas, nitrit, ammonia dan klorin. Yayasan WWF Bali berupa klorofil, fosfat dan ammonia.e) Telah diterima peminjaman alat atas nama Chandra Edi Kesuma dan Cahya Yudi Aviyanto berupa botol DO, botol sampel, thermometer, plankton net, ember, coolbox dan bahan berupa formalin.
f) Telah diterima pengujian sampel dari 3 customer eksternal meliputi mahasiswa PKL Poltek Sidoarjo (Chandra Edi Kusuma) berupa 2 sampel untuk data BOD, DO, Nitrat, Nitrit dan ammonia. Mahasiswa PKL Poltek Sidoarjo (Cahya Yudi Avianto) berupa 2 sampel untuk data DO, Nitrat, Nitrit dan Ammonia. Loka Riset Budidaya Rumput Laut berupa 24 sampel untuk data TSS, Nitrat, Nitrit, Fosfat dan Ammonia.
g) Telah diterima permintaan data dari Kementrian Koordinator Kemaritiman dengan data yang diminta berupa data hasil budidaya laut dan data model oseanografi.
h) Telah diterima permintaan data atas nama Kirana Haditia Putri dengan data yang diminta berupa peta kawasan konservasi laut dan pesisir Provinsi Bali.
i) Balai Riset dan Observasi Laut adakan studi banding ke Laboratorium Pengujian di Denpasar dan Surabaya. Pada tanggal 21 - 24 November 2017 (Gambar 7), seluruh personel Laboratorium Kualitas Perairan Balai Riset dan Observasi Laut, Manager Administrasi Laboratorium Riset Kelautan dan Wakil Manager Puncak Laboratorium Riset Kelautan melakukan studi banding ke beberapa instansi laboratorium pengujian di Denpasar dan Surabaya. Kegiatan studi banding ini dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas dan inovasi layanan pengujian pada Laboratorium Kualitas Perairan. Berdasarkan kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi media penyebaran informasi layanan pengujian
17
Laboratorium Kualitas Perairan kepada pengguna dan menjalin jejaring kerja sama antar laboratorium pengujian di Indonesia.Beberapa inovasi yang dapat diaplikasikan di LKP sebagai berikut:
1. Bidang Teknis Laboratorium:
a. Terdapat distributor bahan dan tempat kalibrasi yang telah terakreditasi KAN, yang terletak di Denpasar yaitu PT. Nirmala Karya, Jl. Gatsu IV no.19, Denpasar.
b. Perlunya dipasang alat pembersih udara seperti ozone maker untuk menjaga udara di laboratorium tetap sehat dan aman bagi personilnya;
c. Melakukan kalibrasi terhadap lemari pendingin untuk sampel dan bahan kimia, dan dapat menggunakan termometer kaca untuk mengukur suhu lemari pendingin tersebut;
d. Pengujian air dari IPAL min. 3 bulan sekali, untuk mengetahui kinerja dari IPAL tersebut;
e. Proses pelapisan Cu pada logam Cd sebaiknya dilakukan di nampan agar proses pelapisan berlangsung sempurna, dan sebaiknya pada efisiensi kolom Cd-Cu sampel nitrit juga ditambahkan larutan NH4-EDTA dan dialirkan pada kolom Cd-Cu agar perlakuannya sama dengan sampel nitrat;
f. Mengerjakan presisi dan akurasi setiap menganalisis sampel meskipun setiap batch sampel jumlahnya kurang dari 10 sampel;
g. Menentukan penanggung jawab untuk setiap peralatan laboratorium;
h. Terdapat keterangan di setiap ruangan, dan SOP ditempel dengan jelas di setiap ruangan pengujian;
i. BARISTAND mempunyai 6 orang analis;
j. DLH Prov Jatim mempunyai 17 analis;
18
k. Analis dibagi tugas sesuai kompetensinya untuk menganalisis 2-4 parameter tertentu.2. Bidang Administrasi :
a. Adanya layanan mengisi formulir penerimaan contoh secara online, yaitu PPK (Permohonan Pemeriksaan Karantina Ikan) di BKIPM;
b. Menyediakan fasilitas komputer bagi customer yang ingin mengisi data PPK di kantor BKIPM secara langsung;
c. Adanya sistem informasi laboratorium (SILABKARIN) di BKIPM;
d. Mempermudah penyampaian Laporan Hasil Pengujian (LHP) dengan membuat grup whatsapp bagi customer pengguna jasa laboratorium BKIPM;
e. Lab BARISTAND terintegrasi dengan Sistem Informasi Laboratorium (SIL);
f. Info disampaikan melalui sms terkait waktu penyelesaian dan pengambilan LHU di BARISTAND;
g. Lab BARISTAND menetapkan harga normal untuk biaya analisis bagi customer internal (peneliti BARISTAND) dengan dana penelitian dari DIPA.
Apabila peneliti BARISTAND melakukan analisis mandiri maka Lab BARISTAND tidak dapat mengeluarkan LHP;
h. Lab ITS menetapkan harga untuk mahasiswa sebesar ½ dari harga untuk umum bagi mahasiswa ITS, ditambahkan 50rb per alat bagi mahasiswa non ITS;
i. Pembayaran langsung transfer menggunakan CMS, mengurangi resiko pegawai membawa uang cash berlebihan untuk disetorkan ke Bank (PNBP);
j. Sistem pembayaran dilakukan di awal pada saat customer menyerahkan sampel uji (Lab BARISTAND), kecuali customer rutin bisa melakukan pembayaran pada saat pengambilan hasil uji (Lab DLH Prov Jatim);
k. Adanya fasilitas cetak nomor antrian;
19
l. Mengijinkan untuk pemberian uang lembur bagi analis yang melakukan analisis sampel dari customer (apabila analis bersedia), karena dilakukan di luar jam kantor (sabtu/minggu) untuk mempercepat laporan hasil (urgent).3. Bidang Pelayanan:
a. Lobi pelayanan satu pintu, meliputi kegiatan penerimaan sampel uji, pengambilan hasil uji, dan loket pembayaran ;
b. Perlu dibuat video layanan lab;
c. SOP pelayanan perlu ditampilkan dengan jelas.
Gambar 7. Paparan dan diskusi materi studi banding Laboratorium Kualitas Perairan j) Telah diterima kunjungan Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya
Perairan Universitas Brawijaya (Gambar 8).
Gambar 8. Paparan peneliti Balai Riset dan Observasi Laut (Denny Wijaya)
20
k) Telah diterimanya kunjungan LPK Detail Training Centre.4. Perkembangan Kegiatan Kerja Sama :
a) Fakultas Geografi UGM Kembali Mengundang Balai Riset dan Observasi Laut Guna Membahas Kelanjutan Kerjasama (Gambar 9). Peneliti Balai Riset dan Observasi Laut, Dr. Bambang Sukresno, M.Si dan Dr. Denny Wijaya Kusuma, M.Si menghadiri undangan terkait pelaksanaan kerjasama penelitian mengenai coastal management dari Fakultas Geografi UGM. Pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 7 November 2017 tersebut membahas mengenai rencana penelitian bersama dengan mengaplikasikan metode penginderaan jauh serta aplikasi berbagai bidang keilmuan termasuk oseanografi dan marine observation. Turut hadir pertemuan tersebut dalam perwakilan dari National Central University of Taiwan yang juga melakukan penelitian berbasis penginderaan jauh khususnya dari Department of Earth Science. Berbagai kemungkinan kerjasama telah didiskusikan serta menghasilkan kesepahaman untuk tindak lanjut yang akan dikerjakan dari masing – masing institusi.
Pertemuan yang dilaksanakan tersebut diharapkan akan terjalin kerjasama yang lebih intensif dan memberikan manfaat serta meningkatkan kapabilitas dan kinerja masing – masing institusi khususnya Balai Riset dan Observasi Laut. Pertemuan dipimpin oleh Dekan Fakultas Geografi UGM, Prof. Dr. rer.
nat. Aris Marfai, S.Si., M.Sc. dan dihadiri oleh Wakil Dekan Dr. Dyah Rahmawati Hizbaron, S.Si., M.Sc.
21
Gambar 9. Perwakilan Fakultas Geografi UGM dan Balai Riset dan Observasi Laut b) Balai Riset dan Observasi Laut Kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung
dalam Kajian Dinamika dan Ekosistem Laut dan Pesisir melalui Observasi dan Pemodelan Oseanografi (Gambar 10). Balai Riset dan Observasi Laut jalin kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung dalam kajian Dinamika dan Ekosistem Laut dan Pesisirn melalui Observasi dan Pemodelan Oseanografi.
Kerjasama ini dikukuhkan dalam penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) antara Kepala Balai Riset dan Observasi Laut dengan Dekan Fakultas Ilmu dan Teknik Kebumian ITB pada Jum’at, 17 November 2017 di Kampus ITB.
Perjanjian kerjasama ini rencananya akan berlangsung selama tiga tahun dengan lingkup meliputi : riset bersama terkait kajian dinamika dan ekosistem laut dan pesisir; bimbingan kuliah / kerja praktek, skripsi untuk mahasiswa Program Studi Oseanografi; pertukaran tenaga ahli; akses pelatihan, kursus dan seminar dalam rangka pengembangan sumberdaya manusia; publikasi Karya Tulis Ilmiah; pemanfaatan data dan informasi; dan pemanfaatan sarana dan prasarana penelitian. Berdasarkan adanya kerjasama ini, Kepala Balai Riset dan Observasi Laut, Dr. I Nyoman Radiarta berharap dapat meningkatkan sinergitas antara kedua belah pihak di bidang riset kelautan. Agenda kali ini, Kepala Balai Riset dan Observasi Laut juga berkesempatan memberikan kuliah umum pada mahasiswa Program Studi Oseanografi, FITB ITB dengan judul
22
“Perencanaan dan Pengembangan Perikanan Budidaya Berbasis Ekosistem : Pendekatan GIS, RS dan Pemetaan”. Beliau menyampaikan
beberapa pemanfaatan GIS dan RS secara aplikatif, antara lain penelitian berbasis EAA untuk menentukan kesesuaian lahan budidaya (zoning). Para mahasiswa semester III nampak antusias mendengarkan presentasi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan saat sesi tanya jawab. Acara kemudian ditutup dengan pemberian cindera mata dan foto bersama.
Gambar 10. Penandatangan kerjasama Balai Riset dam Observasi Laut dan Institut Teknologi Bandung
c) Balai Riset dan Observasi Laut Gandeng Udayana dalam Pengembangan Model Spasial Sumber Daya Laut dan Pesisir di Perairan Bali. Balai Riset dan Observasi Laut gandeng Udayana dalam Pengembangan Model Spasial Sumber Daya Laut dan Pesisir di Perairan Bali, hal ini dikukuhkan dalam penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Balai Riset dan Observasi Laut dan Program Studi Magister Ilmu Lingkungan (PSMIL) Program Pasca Sarjana Universitas Udayana pada hari Kamis, 23 November 2017. Perjanjian kerjasama ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi sumberdaya laut dan pesisir dalam rangka pengembangan model spasial sumberdaya laut dan pesisir di Selat Bali dan berlangsung selama tiga tahun ke depan. Kesempatan ini, Kepala Balai Riset dan Observasi Laut, I Nyoman Radiarta sekaligus menyampaikan kegiatan penelitian yang sedang dilakukan di Balai Riset dan
23
Observasi Laut serta gambaran implementasi kerjasama yang akan dilaksanakan kedua belah pihak. Kepala PSMIL, Prof. I Wayan Nuarsa juga berharap bahwa kerjasama ini akan menjadi sinergi yang baik dan membawa banyak manfaat bagi kedua belah pihak.Ruang lingkup kerjasama meliputi : inventarisasi dan pemanfaatan data dan informasi sumberdaya laut dan pesisir dari observasi penginderaan jauh dan pemodelan; pemanfaatan sarana dan prasarana pengolahan data spasial;
pertukaran data dan informasi penelitian; pertukaran tenaga ahli dan tenaga pendukung; peningkatan kapasitas SDM; diseminasi dan publikasi hasil penelitian bersama. Selanjutnya akan disusun time schedule kegiatan sehingga implementasi kerjasama dapat segera terealisasikan.
Dokumentasi dapat dilihat pada Gambar 11.
Gambar 11. Penandatanganan kerjasama Balai Riset dan Observasi Laut dengan Universitas UDAYANA
d) Kunjungan dalam Rangka Inisiasi Kerjasama Riset antara Balai Riset dan Observasi Laut dengan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada dan Universitas The West of England Bristol. Inisiasi kerjasama riset antara Balai Riset dan Observasi Laut dengan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada dan Universitas The West of England Bristol pada tanggal 26 November 2017
24
telah dilakukan survei pendahuluan di wilayah Pesisir Kabupaten Jembrana, acara dilanjutkan diskusi di Kantor Balai Riset dan Observasi Laut pada tanggal 27 November 2017. Diskusi dibuka dan sekaligus dipimpin oleh Kepala Balai Riset dan Observasi Laut (Dr. I Nyoman Radiarta, S.Pi, M.Sc.). Kegiatan tersebut hadir Dekan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (Prof. Dr.Muh. Aris Marfai, S.Si, M.Sc.) serta salah satu pengajar di Universitas The West of England Bristol (Dr. Michael Busser), sedangkan dari Balai Riset dan Observasi Laut turut hadir para coordinator bidang kepakaran dan para peneliti.
Diskusi tersebut telah membahas mengenai skema riset bersama yang mencakup tema Daerah Aliran Sungai, Pesisir, Ocean Remote Sensing serta aspek sosial ekonomi dalam kaitannya dengan perubahan iklim.
Dokumentasi dapat dilihat pada Gambar 12.
Gambar 12. Pembahasan kerjasama Balai Riset dan Observasi Laut dengan Fakultas Geografi UGM dan The West of England Bristol University
7. Kegiatan Diseminasi dan Publikasi :
a) Desain leaflet, infografis dan poster hasil riset.
b) Coaching Clinic International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES). Salah satu peneliti Balai Riset dan Observasi Laut, Amandangi Wahyuning Hastuti, S.I.K diundang mengikuti coaching clinic penulisan Karya
25
Tulis Ilmiah untuk publikasi International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES) yang diselenggarakan oleh Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) pada tanggal 6 – 8 November 2017 di Lorin Sentul Hotel, Bogor (Gambar 13). Jurnal Internasional Penginderaan Jauh dan Ilmu Bumi (IJReSES) diharapkan dapat memperkaya publikasi serial tentang ilmu pengetahuan alam dan penginderaan jarak jauh khususnya, tidak hanyua di Indonesia dan negara – negara Asia, tapi juga di seluruh dunia. Jurnal ini dimaksudkan antara lain untuk melengkapi informasi tentang Penginderaan Jauh dan Ilmu Bumi dan juga mendorong ilmuwan muda di Indonesia dan negara – negara Asia untuk menyumbangkan hasil penelitian mereka. Terdapat beberapa jenis topik yang dibahas yaitu : Studi genangan banjir, SPOT-6 penggabungan data, Pemetaan tingkat kerentanan, Hubungan antara Total Suspended Solid (TSS) dan Pertumbuhan terumbu karang, Perubahan kualitas lingkungan, Koefisien redaman berdiminasi turun, Klasifikasi hutan dan Identifikasi daerah terendam. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2017 yang diselenggarakan oleh LAPAN pada tanggal 17 Oktober 2017 di Depok, Jawa Barat.Gambar 13. Dokumentasi Coaching Clinic International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences
26
c) Workshop on Coral Reef Habitat Mapping : A User Perspective. Kerangka INDESO Project khususnya aplikasi Coral Reef Monitoring, the Institut de Recherche pour le Development (IRD), France dan Balai Riset dan Observasi Laut telah mengadakan workshop yang bertemakan ‘Coral Reef Habitat Mapping : a User Perspective”. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 6 – 10 November 2017 di Nusa Lembongan. Sebanyak 11 peserta workshop yang berasal dari KKP (BROL – BRSDM KP dan Direktorat Konservasi – PRL), Universitas Pattimura, Politeknik Kelautan dan Perikanan Tual, Rare Indonesia, CI Indonesia dan IRD. Materi workshop berisikan paparan tentang pemetaan habitat terumbu karang dan bagaimana memanfaatkan informasi tersebut untuk mendukung manajemen terumbu karang (strategi pengawasan, desain sampling biodiversitas, perikanan, perencanaan kawasan konservasi, pariwisata, dll.). Dilakukan pula pemaparan mengenai pemetaan habitat mangrove. Kunjungan lapangan juga dilakukan (diving, snorkeling dan tour di kawasan mangrove) untuk melihat kondisi lapangan secara langsung berdasarkan pemetaan yang telah diperoleh. Kepala Balai Riset dan Observasi Laut, Dr. I Nyoman Radiarta beserta dua peneliti bidang kepakaran dinamika pesisir, Dr. Eghbert Elvan Ampou dan Dr. Frida Sidik terlibat langsung dalam workshop ini untuk berbagi informasi terhadap peserta workshop. Workshop ini dipimpin langsung oleh Prof. Serge Andrefouet peneltii dari IRD France.Diharapkan dari kegiatan workshop yang bersifat teknikal ini dapat memberikan wawasan mengenai aplikasi yang telah dihasilkan oleh INDESO terutama pemetaan terumbu karang, sehingga stakeholder akan lebih mengenal dan dapat mengimplementasikannya secara praktis. Dokumentasi dapat dilihat pada Gambar 14.
27
Gambar 14. Pemabahasan agenda Workshop on Coral Reef Habitat Mapping d) Balai Riset dan Observasi Laut terlibat dalam Workshop Terkait IUU Fishing,
Transshipment dan FAD Use (Gambar 15). Workshop bertemakan “Enabling Enforcement Through Improved Use of Monitoring Information to Support Surveillance Activities” telah dilaksanakan pada tanggal 13 – 14 November 2017 di Balai Riset Perikanan Laut, Cibinong. Workshop ini dihadiri oleh 20 peserta yang berasal dari berbagai stakeholders diantaranya Pusat Riset Perikanan, Ditjen Perikanan Tangkap, PSDKP, Direktur Perijinan dan Kenelayanan, TNI AL dan CSIRO. Kepala Balai Riset dan Observasi Laut, Dr. I Nyoman Radiarta, diundang sebagai pembicara dengan tema ‘The Use of Radarsat Data to Identify IUU Fishing (Transshipment; FAD Use and Landings and Off-Loading at Ports Other Than Specified on Fishing License)”. Workshop ini memberikan gambaran tentang kerjasama yang telah dilaksanakan oleh Pusat Riset Perikanan dengan CSIRO Australia terkait IUU Fishing, Transshipment; FAD Use and Landings and Off-Loading at Ports Other Than Specified on Fishing License. Workshop ini diharapkan dapat membatnu dalam manajemen pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan di Indonesia.
28
Gambar 15. Dokumentasi kegiatan Workshop IUU Fishing, Transshipment and FAD Use.
e) Peneliti Balai Riset dan Observasi Laut berperan serta dalam ASEAN-FEN International Fisheries Symposium 2017. Peneliti Balai Riset dan Observasi Laut, Wingking Era Rintaka Siwi berperan serta dalam ASEAN-FEN International Fisheries Symposium 2017 di Batu, Malang pada tanggal 7 – 10 November 2017. IFS merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh akademisi, peneliti, technical expert, pembuat kebijakan lingkup ASEAN dan beberapa negara lainnya seperti China, Jepang, Korea dan Jerman untuk membahas isu – isu di lingkup kelautan dan perikanan. ASEAN-FEN IFS 2017 bertema ‘Project ASEAN FEN-Plus for Sustainable Aquaculture, Fisheries and Aquatic Ecosystem”. IFS 2017 dibuka langsung oleh Rektor Universitas Brawijaya (Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, M.S.) dilanjutkan sesi 4 pembiacara utama : Prof Dr. Motoki Kubo (Directur of SOFIC Business Association Japan) bidang Bioteknologi, Prof. Patrick Sorgeelos (Chairman Thematic Network Aquaculture, penerima honorary award of China, Yunani, Mesir, USA, Vietnam di bidang biologi dan akuakultur Artemia), Dr. Zizhong Qi (Koordinator Nature Science Foundation of China (NSFC), bidang – bidang penyakit dan komposisi Bakteri dan Mikrobiologi Teripang dan Abalone), Prof. Dr. Diana Arfiati, M.S.
(Dekan FPIK UB).
29
IFS 2017 diikuti oleh 400 peserta dari 7 negara yaitu Jepang, China, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, Indonesia, Korea, Italy dan Jerman. Salah satu peneliti Balai Riset dan Observasi Laut (Wingking Era Rintaka Siwi) menjadi oral presentation dengan mempresentasikan makalah berjudul “Validation of Potential Fishing Zone (PFZ) Forecast Using Experimental Fishing Method in Tolo Bay, Central Sulawesi” bersama 3 presenter di sesi yang sama yaitu Matsuish Takashi Fritz (Hokaido University), Dr. Umi Zakiyah (UB), Yimin li (Chief Marine and Inland Fisheries Branch, Food and Igriculture Organization of UN, Italy). Pada sesi tersebut terjadi diskusi hangat dan ada beberapa masukan dari para expert bidang terkait. Acara ini merupakan salah satu wadah peneliti untuk melakukan diseminasi dan publikasi hasil riset di tingkat regional dan international. Diharapkan, semoga peneliti Balai Riset dan Observasi Laut bisa berpartisipasi kembali di International Fisheries Symposium tahun 2018 di Bangkok, Thailand.f) Peneliti Balai Riset dan Observasi Laut ikuti 2017 Annual Meeting of Centers for Natural Resources. Peneliti Balai Riset dan Observasi Laut (Bambang Sukresno dan Frida Sidik) menghadiri 2017 Annual Meeting of Centers for Natural Resources (CNRD). Pertemuan ini dilaksanakan pada tanggal 21 November 2017 di Hotel Grand Istana Rama Kuta. CNRD merupakan kerjasama internasional antar universitas yang bergerak bersama dalam pengelolaan sumberdaya alam, khususnya sumberdaya air, tanah, ekosistem dan energi terbarukan. Balai Riset dan Observasi Laut diundang dalam acara tersebut untuk memaparkan kegiatan riset yang berkaitan dengan hal tersebut diatas serta memaparkan kapasitas kelembagaan dalam rangka inisiatif kerjasama riset. Pertemuan tersebut telah mengidentifikasikan potensi kerjasama riset yang ditindaklanjuti dengan diskusi beberapa universitas baik
30
dalam negeri maupun luar negeri dan akan dilanjutkan dengan penyusunan rencana riset bersama. Dokumentasi dapat dilihat pada Gambar 16.Gambar 16. Dokumentasi Annual meeting of Centers for Natural Resources g) Peneliti Balai Riset dan Observasi Laut hadiri kegiatan konsultasi publik
dokumen RZWP-3-K di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali (Gambar 17). Selasa, 21 November 2017 di ruang pertemuan Dinas Kelautan dan
Perikanan Provinsi Bali, Denpasar, telah diadakan kegiatan konsultasi terkait dokumen rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau – pulau kecil. Pertemuan ini merupakan pertemuan lanjutan yang melibatkan beberapa instansi terkait baik daerah maupun pusat serta swasta yang output akhirnya akan dituangkan pada zonasi tata ruang pesisir dalam kerangka hokum guna keberlanjutan ekosistem pesisir khususnya di Provinsi Bali. Balai Riset dan Observasi Laut diwakili oleh peneliti Balai Riset dan Obsverasi Laut (Dr. Eghbert Elvan Ampou). Diharapkan nantinya hasil diskusi ini agar tidak terjadi duplikasi pada pertemuan selanjutnya dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi selaku fasilitator memberikan update informasi ke semua pemangku kepentingan yang hadir dalam acara konsultasi.
31
Gambar 17. Plotting peta tematik RZWP-3-K
h) Balai Riset dan Observasi Laut terlibat dalam Seminar Nasional Pengelolaan Perikanan Pelagis. Diseminasi hasil kajian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang perikanan pelagis perlu disebarkan secara baik. Berdasarkan hal tersebut, Marine Resources Exploration and Management (MEXMA) Research Group Universitas Brawijaya menyelenggarakan Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Pelagis II dengan tema “Keterkaitan Dinamika Oseanografi dengan Sumberdaya Perikanan Pelagis”. Seminar yang diselenggarakan tanggal 30 November 2017 ini, dihadiri oleh sekitar 30 peserta yang berasal dari berbagai instansi diantaranya, ITB, UB, UNIPA, UNDIP, Universitas Bangka Belitung, PPN Perigi, Balai Besar Penangkapan Ikan dan Balai Riset dan Obsverasi Laut (BROL).
Kepala Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) Perancak, Dr. I Nyoman Radiarta, diundang sebagai pembicara utama pada seminar tersebut dan berbagi pengetahuan tentang “Dampak Perubahan Lingkungan terhadap Perikanan Lemuru di Selat Bali”. Narasumber lainnya yang juga hadir pada seminar ini adalah Dr. Nining Sari Ningsih (ITB) dan Ir. Aida Sartimbul, PhD (MEXMA, UB). Balai Riset dan Observasi Laut juga mengirimkan salah satu peneliti dalam seminar ini, Adi Wijaya, M.Si yang memaparkan makalah
32
berjudul “Karakteristik Spasial Temporal Kondisi Oseanografi Laut Banda dan Hubungannya dengan Potensi Sumberdaya Perikanan”. Melalui seminar ini diharapkan dapat memberikan informasi terbaru terkait penelitian pelagis di Indonesia, mengembangkan network antara peserta seminar dan menjaring makalah yang nantinya dapat dipublikasikan di jurnal yang dikelola oleh FPIK UB. Dokumentasi dapat dilihat pada Gambar 18.Gambar 18. Dokumentasi kegaitan Seminar Nasional Pengelolaan Perikanan Pelagis Rencana kegiatan bulan berikutnya :
1.
Tindak lanjut dari perkembangan kegiatan kerja sama pada bulan Desember.2.
Kegiatan monitoring dan evaluasi Balai Riset dan Observasi Laut 2017.3.
Penyusunan laporan akhir.2.3 Tata Usaha
Perkembangan pelaksanaan realisasi anggaran kegiatan lingkup tata usaha pada bulan November sebesar Rp. 83.491.850.- dari pagu anggaran sebesar Rp. 328.199.000.
Realisasi anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 6.
Tabel 6. Realisasi anggaran pada bidang tata usaha
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total
Penyerapan % Manajemen Kepegawaian
Riset Kelautan 103.517.000 49.845.000 49.845.000 48,15 Manajemen Keuangan
dan Tata Usaha Riset 224.682.000 33.646.850 188.979.787 84,11
33
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total
Penyerapan % Kelautan
Jumlah 328.199.000 83.491.850 238.824.787 72,77
Beberapa capaian kinerja tata usaha yang dilaporkan pada bulan November 2017 adalah sebagai berikut:
2.3.1 Manajemen Kepegawaian Riset Kelautan
1. Gaji bulan Oktober bagi tenaga kontrak telah terbayarkan.
2. Kunjungan Kepala BRSDM KP dan memberikan arahan terkait dengan rencana rancangan surat edaran Kepala BRSDM KP tentang Moratorium Tenaga Kontrak di BRSDM KP.
3. Telah terbit PAK Peneliti Pertama 3B atas nama Teguh Agus Setiadi dan PAK Peneliti Muda 3C atas nama Agung Yunanto.
4. Telah disampaikannya usulan rencana Diklat BROL 2018 ke Subrenbag SDM BRSDM KP.
5. Telah berkoordinasi dengan Setba terkait pengusulan kenaikan jabatan atas nama Agung Yunanto, masih terdapat kendala dengan kepakaran yang bersangkutan yang belum sesuai dengan eformasi JFT peneliti,s ehingga sedang dilakukan pengupayaan perubahan usulan eformasi.
6. Pembukaand lowongan Tenaga Kontrak Operator Ocean Modellng dan telah diterimanya Tenaga Kontrak Operator Ocean Modelling.
7. Telah melakukan pengusulan ujian sertifikasi bagi Bendahara Balai Riset dan Observasi Laut.
8. Telah berkoordinasi dengan pihak penyedia layanan, terkait pelatihan tenaga kebersihan, dengan kegiatan pelatihan akan dilaksanakan pada minggu ke 3 -4 November 2017.
34
9. Telah terbit SK KP atas nama Endah Mulyastuti, S.E.10. Pranata Humas Balai Riset dan Observasi Laut (Rochma Widia Lestari) menghadiri undangan rapat koordinasi kehumasan lingkup KKP.
11. Dilakukan pengusulan pejabat perbendaharaan Tahun Anggaran 2018 Balai Riset dan Observasi Laut.
12. Dilaksanakannya pembahasan penyusunan formasi jabatan fungsional peneliti yang dihadiri oleh Kepala Balai dan fungsional Peneliti Balai Riset dan Observasi Laut, pembahasan dipokokkan dengan hal pemilihan kepakaran penelitian Balai Riset dan Observasi Laut dengan narasumber peneliti utama Balai Riset dan Observasi Laut (Dr. I Nyoman Radiarta, M.Si).
13. Telah dilaksanakan Workshop Penanganan dan Pengelolaan Kebersihan di Gedung Aula Geol Balai Riset dan Observasi Laut yang dihadiri oleh seluruh karyawan Balai Riset dan Observasi Laut.
2.3.2 Manajemen Keuangan Dan Tata Usaha Riset Kelautan
1. Telah tersusunnya SOP laporan pertanggungjawaban Bendahara Penerimaan bulan Oktober 2017.
2. Menerima kunjungan tim KPPN Singaraja terkait pelaporan keuangan satker.
3. Dilakukan pelaksanaan rapat bulanan pelaksanaan pengelolaan anggaran.
Rencana kegiatan bulan berikutnya :
1.
Tindak lanjut dari perkembangan kegiatan kegiatan dan tata usaha pada bulan Desember.2.
Kegiatan monitoring dan evaluasi Balai Riset dan Observasi Laut 2017.3.
Penyusunan laporan akhir.35
BAB III. SARANA DAN PRASARANAPertumbuhan organisasi pada umumnya akan berimplikasi pada bertambahnya kebutuhan sumber daya manusia beserta sarana dan prasarana pendukungnya, demikian pula yang terjadi pada Balai Riset dan Observasi Laut. Oleh karena itu perlu adanya upaya pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana dengan melakukan beberapa kegiatan pengadaan barang dan jasa yang terdiri dari:
1.
Pengadaan Data Radar.2.
Pengadaan Perangkat Operasional Perkantoran Pendukung Riset Kelautan.Realisasi anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 7. Tidak ada penggunaan / realisasi anggaran pada bulan November untuk bidang sarana dan prasarana.
Tabel 7. Realisasi anggaran pada bidang sarana dan prasarana
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total
Penyerapan %
Pengadaan data Radar 2.519.323.000 - - -
Pengadaan Perangkat Operasional Perkantoran Pendukung Riset Kelautan
4.700.000 4.554.000 4.554.000 96,89
Jumlah 2.524.023.000 4.554.000 4.554.000 0,18
3.1. Pengadaan Data Radar
Pada bulan ini tidak ada laporan yang bisa disampaikan.
3.2. Pengadaan Perangkat Operasional Perkantoran Pendukung Riset Kelautan
Sampai bulan November telah dilakukan pengadaan perangkat operasional perkantoran pendukung riset kelautan berupa mesin presensi yang dapat support koneksi dengan server pusat. Pelaksanaan anggaran pengadaan perangkat operasional perkantoran pendukung riset kelautan dilakukan bulan ini sebesar Rp 4.554.000,- dari total pagu anggaran Rp 4.700.000,-.
36
BAB IV. ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGIPada Tahun 2017 ini kegiatan Ilmu Penelitian yang ada di Balai Riset dan Observasi Laut hanya memiliki satu output kegiatan, hal ini telah disesuaikan dengan arahan pusat untuk memfokuskan kegiatan penelitian dapat membangun kebijakan pemerintahan saat ini yaitu membangun potensi perikanan nasional. Oleh karena itu , saat ini BROL telah mengambil langkah untuk kegiatan penelitian akan dilaksanakan di satu lokasi WPP 573 pesisir Bali dengan judul Penelitian “Sistem Informasi Spasial untuk Daerah Penangkapan Ikan dan Perubahan Lingkungan pada Ekosistem Pesisir”.
Sistem merupakan sekelompok komponen dan elemen yang digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan system informasi adalah kombinasi dari seluruh komponen dan elemen untuk mendukung manajemen maupun operasi.
Komponen data berupa parameter fisika, kimia maupun biologi laut yang diperoleh melalui teknologi penginderaan jauh, permodelan maupun secara in situ sangat diperlukan untuk membangun system infomasi spasial ini.
Komponen utama dalam inputan penyusunan dan produksi peta daerah penangkapan ikan menggunakan data penginderaan jauh dari satelit Aqua/Terra MODIS.
Pengunaan citra tersebut sangat rentan terhadap tutupan awan, sehingga dibutuhkan metode penggabungan citra satelit dengan data hasil model oseanografi. Metode alternative untuk perbaikan input data PPDPI adalah metode fusi, yaitu metode dengan menyamakan resolusi spasial dari masing-masing data fusi kemudian merubah data citra satelit pada bagian liputan awan menjadi nilai yang bias digabungkan dengan data model.
Sedangkan data hasil model merupakan data yang dihasilkan dari pengambilan data secara langsung di perairan Selat Bali. Selain itu pula, diperlukan peningkatan akurasi PPDPI yang dilakukan dengan metode akustik untuk mendeteksi keberadaan ikan akibat dari perubahan lingkusngn fisik perairan maupun migrasi ikan.
37
Keberadaan ikan di laut, dipengaruhi oleh keadaan dari tempat bertelur (spawning ground), daerah asuhan (nursery ground) dan mencari makan (feeding groung). Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya pesisir perlu dilakukan pemantauan berkala untuk keberlangsungan biota laut. Pemantauan zona ekosistem pesisir secara kontinu baik secara in situ, penginderaan jauh dan permodelan merupakan salah satu cara untuk mengetahui perubahan lingkungan yang terjadi sehingga dapat dijadikan sebagai bahan rekomendasi untuk pengambilan keputusan terhadap pengelolaan pesisir untuk tetap lestari.Kegiatan ini menghasilkan 2 output berupa data dan/atau informasi dan rekomendasi daerah penangkapan ikan dan data dan/atau infromasi dan rekomendasi perubahan lingkungan pada ekosistem pesisir.
Sistem Informasi Spasial Untuk Daerah Penangkapan Ikan Dan Perubahan Lingkungan Pada Ekosistem Pesisir
Perkembangan pelaksanaan anggaran kegiatan penelitian pada bulan November sebesar Rp 24.902.400,- dari pagu anggaran sebesar Rp 606.605.000,-. Realisasi anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 8.
Tabel 8. Realisasi anggaran pada kegiatan riset
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total
Penyerapan % Sistem Informasi Spasial
untuk Daerah Penangkapan Ikan dan Perubahan
Lingkungan pada Ekosistem Pesisir
606.605.000 24.902.400 564.866.480 93,12
Jumlah 606.605.000 243.628.255 564.866.480 93,12
Pada bulan November ini telah dilakukan kegiatan diantaranya : 1. Penginderaan Jauh Kelautan
a. Pengolahan data hasil survei tahap-III (Oktober 2017) di Selat Bali.
38
b. Pengolahan data satelit, integrasi data satelit multi sensor untuk menghasilkandata SST bebas awan.
c. Bekerjasama dengan Pusat Riset Perikanan untuk menganalisa data hidroakustik Selat Bali dan korelasinya dengan kelimpahan Ikan Lemuru.
d. Diskusi dan koordinasi dengan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada dalam rangka kerjasama mengenai Coastal Hazard di pesisir Bali.
e. Sharing knowledge dengan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada dan National Center University of Taiwan mengenai coastal buoy dan aplikasinya untuk riset pesisir.
f. Penyusunan laporan akhir.
2. Oceanografi
a. Evaluasi hasil pelaksanaan survei oseanografi periode Oktober 2017.
b. Pengolahan dan analisis data sampel survei periode Februari, Agustus dan Oktober 2017 :
- Analisa sampel plankton dan data kualitas air di Lab. Kualitas Perairan BROL : Nutrien, Klorofil dan TSS.
- Download dan pengolahan data CTD survei Oktober 2017.
c. Pengolahan data dan proses komputasi numerik.
d. Diskusi dan koordinasi dengan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada untuk pelaksanaan kerjasama riset mengenai Coastal Hazard di Pesisir Bali.
e. Bimbingan tugas akhir mahasiswa f. Penyusunan laporan akhir.
3. Ekosistem Pesisir
a. Mengikuti acara pertemuan antara lembaga untuk membahas kerangka strategi dan perencanaan karbon biru nasional yang diselenggarakan oleh Bappenas pada tanggal 2 November 2017.
39
b. Menjadi peserta dan narasumber pada acara The Workshop Coral Reef Monitoring Application : “Coral Reef Habitat Mapping : A User Perspective”pada tanggal 6 – 10 November 2017 di Nusa Lembongan, Bali.
c. Mengikuti coaching clinic penulisan karya tulis ilmiah untuk publikasi International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences pada tanggal 6 – 8 November 2017 di Lorin Sentul Hotel, Bogor.
d. Penyusunan bahan diseminasi tim dinamika pesisir sebagai masukkan dalam pembuatan leaflet dan infografis Balai Riset dan Observasi Laut.
e. Pertemuan internal tim dinamika pesisir dengan agenda pembahasan substansi kegiatan penelitian.
f. Mengikuti dan memberikan masukkan pada acara kegiatan konsultasi publik dokumen Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau – Pulau Kecil (RZWP-3- K) di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, 21 November 2017.
g. Mempresentasikan kegiatan riset Balai Riset dan Obsverasi Laut di acara The 2017 Annuall Network Meeting Centre for Natural Resources & Development pada tanggal 21 November 2017 di Kuta, Bali.
h. Mengikuti diskusi terkait kerjasama Balai Riset dan Observasi Laut dengan Universitas Gadjah Mada di ruang rapat Balai Riset dan Observasi Laut pada tanggal 17 November 2017.
i. Penyusunan laporan akhir.
Capaian Kinerja yang telah dicapai hingga bulan ini adalah : 1. Penginderaan Jauh Kelautan
a. Data hasil survei bulan Oktober 2017 di Selat Bali sudah didapatkan.
b. Integrasi data satelit multi sensor dan data model oseanografi untuk menghasilkan data SST bebas awan sudah dilakukan.
40
c. Data hidroakustik Selat Bali dan korelasinya dengan kelimpahan Ikan Lemurusudah didapatkan.
d. Draft laporan akhir sudah tersusun.
2. Oceanografi
a. Data observasi Selat Bali telah didapatkan.
b. Data oseanografi hasil survei telah didapatkan.
c. Output data karakteristik osenaografi dari hasil pemodelan dan observasi (Gambar 19).
d. Draft laporan akhir telah tersusun.
3. Ekosistem Pesisir
a. Sampel sedimen sudah dianalisis.
Gambar 19. Dokumentasi kegiatan
41
b. Data kualitas air Pulau Menjangan serta Perairan Banyuwangi telahdidapatkan.
c. Data mikroplastik di Selat Bali serta data nutrien dan klorofil di Pulau Menjangan dan pesisir Banyuwangi telah didapatkan.
d. 2 Karya Tulis Ilmiah dalam proses review ke redaksi Jurnal Kelautan Nasional, Kementrian Kelautan dan Perikanan terkait bentik habitat dan kualitas perairan hubungannya dengan COTS outbreaks ekosistem pesisir di Pulau Menjangan.
e. Draft laporan akhir sudah tersusun.
42
BAB V. LAYANAN IPTEKLayanan IPTEK di BROL dibagi dalam dua kegiatan umum yaitu kegiatan di Laboratorium Riset Kelautan (LRK) dan INDESO. Laboratorium Riset Kelautan didirikan dalam upaya tercapainya pelaksanaan riset strategis dan aplikasi teknologi kelautan secara optimal yang meliputi riset dasar, pengembangan dan aplikasi teknologi kelautan di Indonesia. Selain itu untuk memfasilitasi berbagai kepentingan yang membutuhkan pelayanan jasa laboratorium. Laboratorium Riset Kelautan dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat mendukung setiap pengujian yang terdiri dari Laboratorium Kimia, Fisika dan Biologi Kelautan. Pada Tahun 2017 ini LRK BROL terbagi menjadi sub Laboratorium diantaranya:
a) Laboratorium Kualitas Perairan.
b) Laboratorium Penginderaan Jauh.
c) Laboratorium Alam.
d) Laboratorium Observasi dan Pemodelan Laut.
5.1 Laboratorium Riset Kelautan
Perkembangan pelaksanaan anggaran kegiatan pelayanan jasa riset pada bulan November adalah sebesar Rp 0,-. dari pagu anggaran Rp 13.320.000. Tidak ada realisasi anggaran pada bulan November 2017. Realisasi anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 9.
Tabel 9. Realisasi anggaran pada kegiatan layanan IPTEK
Uraian Pagu
(Rp.)
Realisasi (Rp.)
Bulan Ini Total Penyerapan %
Pelayanan jasa Riset 13.320.000 - 900.000 10,23
Jumlah 13.320.000 - 900.000 10,23
Beberapa capaian kinerja pelayanan informasi dan teknologi yang dilaporkan pada bulan November 2017 adalah sebagai berikut :