• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROFIL KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN POKDAKAN CEURACEH NO. REG KELURAHAN ALUE BEURAWE KECAMATAN LANGSA KOTA KOTA LANGSA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROFIL KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN POKDAKAN CEURACEH NO. REG KELURAHAN ALUE BEURAWE KECAMATAN LANGSA KOTA KOTA LANGSA"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

PROFIL KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN POKDAKAN CEURACEH

NO. REG. 1.1.11.74.03.0319.0319

KELURAHAN ALUE BEURAWE KECAMATAN LANGSA KOTA

KOTA LANGSA

PENYULUH PERIKANAN BANTU FAHRUN NISA, S.Tr.Pi

SATMINKAL

BALAI PELATIHAN DAN PENYULUHAN PERIKANAN (BPPP) MEDAN PUSAT PELATIHAN DAN PENYULUHAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

(2)

I. SEJARAH PENDIRIAN KELOMPOK

A. Latar Belakang

Kelembagaan pelaku utama perikanan merupakan kumpulan para pelaku utama yang terdiri dari nelayan, pembudidaya ikan, dan pengolah ikan yang terikat secara informal atas dasar keserasian dan kebutuhan bersama serta di dalam lingkungan pengaruh dan pimpinan seorang ketua kelompok pelaku utama kelautan dan perikanan. Kelompok ini dimasa lalu banyak sekali jumlahnya dan bisa menjadi perangkat pembangunan berbagai kelembagaan (kementerian) pada Pemerintah Pusat sampai Daerah.

Lepas Upaya peningkatan kemandirian kelompok tidak terlepas dari peran penyuluh perikanan yang menjadi patner kelembagaan pelaku utama. Ada 2 hal penting dalam mendorong terbentuknya kelompok pelaku utama yang mandiri dan berdaya yaitu proses penumbuhan yang partisipatif dan pengembangan yang berkelajutan. Penumbuhan kelembagaan pelaku utama adalah proses inisiasi dan fasilitasi tumbuhnya suatu kerjasama yang bersumber dari kesadaran pelaku utama dengan cara bergabung dalam kelompok untuk meningkatkan taraf hidupnya dengan prinsip kesamaan kepentingan, sumberdaya alam, sosial ekonomi, keakraban, saling mempercayai, dan keserasian hubungan antara pelaku utama, sehingga dapat merupakan faktor pengikat untuk kelestarian kehidupan berkelompok, dimana setiap anggota kelompok dapat merasa memiliki dan menikmati manfaat sebesar-besarnya dari apa yang ada dalam kelompok.

Pengembangan kelembagaan Pelaku utama adalah upaya mewujudkan kelembagaan pelaku utama yang dinamis, dimana para pelaku utama mempunyai disiplin, tanggungjawab dan terampil dalam kerjarsama mengelola kegiatan usahanya, serta dalam upaya meningkatkan skala usaha dan peningkatan usaha kearah yang lebih besar dan bersifat komersial, kelompok pelaku utama dikembangkan melalui kerjasama antar kelompok dengan membentuk gabungan kelompok perikanan (Gapokkan), Asosiasi dan Korporasi. Undang-Undang 16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan menyatakan, yang dikatakan Pelaku utama kegiatan perikanan adalah nelayan, pembudidaya ikan, pengolah ikan, pemasar hasil perikanan, dan masyarakat yang melakukan usaha dibidang kelautan dan perikanan beserta keluarga intinya.

Pokdakan Ceuraceh merupakan salah satu kelompok yang berada dikawasan pesisir dengan komoditas perikanan air payau. Terbentuknya Pokdakan Ceuraceh yang beralamat di Gampong Alue Beurawe Kecamatan Langsa Kota Kota Langsa Provinsi Aceh.

Sejarah terbentuknya Pokdakan Ceuraceh bermula dari keinginan yang sama antara komunitas pembudidaya ikan di Gampong Alue Berawe untuk membuat perkumpulan pembudidaya. Pada awal pembentukan kelompok belum berjalan dengan baik, setelah melalui proses yang cukup panjang dengan adanya pembinaan dari penyuluh perikanan, akhirnya terpilih beberapa orang kepengurusan serta anggotanya dan terbentuklah Pokdakan Ceuraceh, dengan mengakomodasi kepentingan anggotanya sesuai dengan visi dan misi kelompok yang menjadi tujuan dan cita-cita luhur para anggotanya.

(3)

B. Tujuan

Adapun tujuan dalam berkelompok meliputi:

1. Membina Pokdakan Ceuraceh untuk mewujudkan tujuan bagi semua anggota, membina tanggung jawab dan kepedulian terhadap pembangunan

2. Membina kelompok untuk menggunakan lahan tidak produktif guna mempercepat pembangunan kelautan dan perikanan

3. Mempelopori penggunaan teknologi dalam pengembangan budidaya perikanan yang maju dan mandiri

4. Membina kerukunan antar pelaku utama perikanan dalam komunitas kelompok yang saling bersinergi satu sama lain

5. Memberikan perlindungan hukum terhadap pembudidaya perikanan

6. Melakukan usaha-usaha lain yang berguna dan bermanfaat serta menunjang bagi kelompok dan masyarakat

C. Visi dan Misi a) Visi

Visi Pokdakan Ceuraceh Mendukung Kota Langsa sebagai Sentra Perikanan yang Tangguh dan Mandiri. Tangguh memiliki pengertian penggunaan sumberdaya secara optimal, respon terhadap permintaan dan mampu menerapkan teknologi tepat guna, mampu menghadapai perubahan harga, lingkungan strategis, produktivitas usaha yang efisien dan berkelanjutan, keberlangsungan usaha yang dapat dinikmati oleh semua pelaku yang terlibat dalam jalinan bisnis, adaptasi terhadap perubahan lingkungan strategis yang mempengaruhinya.

b) Misi

Misi Pokdakan Ceuraceh Meningkatkan produksi budidaya guna menyediakan bahan pangan asal perikanan yang menjamin baik mutu, jumlah dan kontinyuitasnya dengan harga yang terjangkau, Mewujudkan sumber daya manusia perikanan dan kelembagaan kelompok perikanan yang tangguh dan mandiri, Meningkatkan daya saing produk perikanan Kota Langsa dan Memanfaatkan potensi sumberdaya lokal secara optimal dengan memperhatikan kelestarian lingkungan.

(4)

II. DATA DASAR KELOMPOK

A. Nama dan Alamat Kelompok Kelautan dan Perikanan

a. Nama : Pokdakan Ceuraceh

b. Nomor Badan Hukum : -

c. Alamat : Jl. Medan – B.Aceh

d. Dusun : Mesjid

e. Kelurahan : Gampong Alue Berawe f. Kecamatan : Langsa Kota

g. Kabupaten/Kota : Kota Langsa h. No.Telp/Fax Sekretariat : 082238157640 i. No. HP Ketua Kelompok : 082238157640

j. Email : -

k. Koordinat Sekretariat : 4.48189, 97.98651 B. Peta Lokasi Kelompok

C. Penumbuhan Kelompok

a. Tanggal/Bln/Tahun Pendirian : (04/03/2019) b. Kelas Kelompok : Pemula c. Nomor Sertifikat Pengukuhan : 44/523 D. Peningkatan Kelompok

a. Tanggal/Bln/Tahun : - b. Kelas Kelompok : - c. Nomor Sertifikat : -

(5)

E. Pengurus dan Anggota Kelompok

Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Ceuraceh memiliki jumlah anggota sebanyak 13 orang. Sebagaimana rincian sebagai berikut :

No Nama

L/P Umur (Tahun)

Pendidikan

Terakhir Alamat

Jabatan di Kelompok

1. Duli Saputra L 47 SMA Gp. Alue Beurawe Ketua 2.

Syafrizal L L 28 SMA Gp. Alue Beurawe Sekretaris 3. Samsul Bahri L 43 SD Gp. Alue Beurawe Bendahara

4. Idris L 62 SMP Gp. Alue Beurawe Anggota 5. Abdullah Hanafiah L 39 SMA Gp. Alue Beurawe Anggota 6. M.Zakir Firdaus L L 24 SMA Gp. Alue Beurawe Anggota 7. M.Sofyan L 45 SMA Gp. Alue Beurawe Anggota 8. Jumadi Hamid L 49 SD Gp. Alue Beurawe Anggota 9. Firhan Diannur L 22 SMA Gp. Alue Beurawe Anggota 10. Rajali Ismail L L 55 SMA Gp. Alue Beurawe Anggota 11. Usman Taeb L 68 SMA Gp. Alue Beurawe Anggota 12. Mansyur L 55 SMA Gp. Alue Beurawe Anggota 13. Marzuki Samad L 40 SMA Gp. Alue Beurawe Anggota

F. Kelompok belum tergabung sebagai anggota koperasi

(6)

III. STRUKTUR ORGANISASI

PENYULUH PERIKANAN FAHRUN NISA, S.Tr.Pi PEMBINA

1. KADIS PANGAN PERTANIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN 2. LURAH ALUE BEURAWE

BENDAHARA SAMSUL BAHRI SEKRETARIS

SYAFRIZAL

ANGGOTA

1. Idris

2. Abdullah Hanafiah 3. M.Zakir Firdaus 4. M.Sofyan 5.Jumadi Hamid 6. Firhan Diannur 7. Rajali Ismail 8.Usman Taeb 9.Mansyur

10.Marzuki Samad

KETUA DULI SYAHPURA

(7)

BAB IV

PERKEMBANGAN USAHA KELOMPOK

A. Jenis Usaha : Budidaya (Pembesaran)

B. Komoditas yang Diusahakan:

- Udang : 235.000 m2 C. Luas lahan Usaha Perikanan :

Luas lahan usaha perikanan sebesar 235.000 m2 dengan rincian sebagai berikut:

No Nama

Anggota

Kepemilikan Lahan Usaha (m2)

Status kepemilikan

Jumlah (m2)

Titik koordinat kolam Tambak

1. Duli Saputra 10000 Milik Sendiri 10000 4.48189,

97.98651 2. Syafrizal 10000 Milik Sendiri 10000 4.48049,

97.98477 3.

Samsul Bahri 20000 Milik Sendiri 20000 4.48109, 97.98723

4. Idris 20000 Milik Sendiri 20000 4.48064,

97.98818 5. Abdullah

Hanafiah

20000 Milik Sendiri 20000 4.48243, 97.9877 6.

M.Zakir Firdaus

10000 Milik Sendiri 10000 4.4818, 97.98488

7. M.Sofyan 10000 Milik Sendiri 10000 4.48119,

97.9847

8. Jumadi Hamid 20000 Milik Sendiri 20000 4.48242,

97.98597

9. Firhan Diannur 20000 Kerja Sama 20000 4.4809,

97.99072 10. Rajali Ismail 10000 Milik Sendiri 10000 4.47938,

97.99069

11. Usman Taeb 20000 Milik Sendiri 20000 4.48032,

97.98913

12. Mansyur 40000 Kerja Sama 40000 4.4813,

97.98973 13. Marzuki

Samad

25000 Milik Sendiri 25000 4.47988, 97.98988

(8)

D. Peta Lahan Usaha

E. Total Data Produksi dan Produktivitas kelompok No Komoditas Luas

(m2)

Produksi (kg)/Tahun Produktivitas (kg/m2)/Tahun

Keterangan

1 Duli Saputra 10000 1.000 0,1

2 Syafrizal 10000 1.000 0,1 3 Samsul Bahri 20000 1.600 0,08 4 Idris 20000 1.600 0,08 5 Abdullah

Hanafiah

20000 1.600 0,08

6 M.Zakir Firdaus 10000 1.000 0,1

7 M.Sofyan 10000 1.000 0,1

8 Jumadi Hamid 20000 1.600 0,08 9 Firhan Diannur 20000 1.600 0,08 10 Rajali Ismail 10000 1.000 0,1

11 Usman Taeb 20000 1.600 0,1

12 Mansyur 40000 8.000 0,2

13 Marzuki Samad 25000 5.000 0,2

(9)

F. Aset Kelompok

NO JENIS BARANG JUMLAH NAMA PEMILIK NOMINAL (Rp)

1 Tambak 1 Marzuki Samad 5.000.000

2 Jaring 1 Syafrizal 200.000

3 Tangguk 1 Samsul Bahri 100.000

4 Ancho 1 Idris 500.000

5 Fiber 1 Abdullah

Hanafiah

500.000

G. Omzet Usaha Anggota Kelompok

Omzet kelompok sebesar Rp 152.000.000 pada 1 tahun, dengan rincian :

No Nama Omzet per tahun (Rp)

1. Duli Saputra 10.000.000

2.

Syafrizal 10.000.000

3. Samsul Bahri 10.000.000

4. Idris 10.000.000

5. Abdullah Hanafiah 12.000.000

6. M.Zakir Firdaus 10.000.000

7. M.Sofyan 10.000.000

8. Jumadi Hamid 10.000.000

9. Firhan Diannur 15.000.000

10.

Rajali Ismail 15.000.000

11.

Usman Taeb 10.000.000

12. Mansyur 10.000.000

13 Marzuki Samad 20.000.000

(10)

H. Program Kerja

➔ Pertemuan rutin2 kali / bulan

➔ Pertemuan bulanan dengan penyuluh 1 kali/ bulan

➔ Simpanan dan pinjaman bagi para anggota kelompok.

I. Bantuan Pemerintah dari KKP yang pernah diterima No Jenis Bantuan

Pemerintah

Tahun Pemanfaatan

1 Belum menerima bantuan dst

J. Pelatihan kelompok yang pernah diikuti NO Nama Anggota

Kelompok

Pelatihan Penyelenggara Pelatihan

Tahun 1

2 dst

K. Penghargaan yang pernah diperoleh kelompok

No Jenis Penghargaan Tingkat

(Nasional/Provinsi/Kab/Kota)

Tahun

1 Belum ada

dst

(11)

V. DOKUMENTASI KELOMPOK

(12)

VI. PENUTUP

Demikian profil Pokdakan Ceuraceh ini kami buat untuk menjadi bahan acuan dan pertimbangan bagi semua pihak terkait dan yang berkepentingan di bidang usaha perikanan dalam menentukan sikap dan arah kebijakan untuk dapat membantu dalam pengembangan usaha kelompok, sehingga terwujudnya masyarakat pelaku utama perikanan yang mandiri dan sejahtera melalui sebuah usaha kelompok.

Tentunya dalam penyusunan profil Pokdakan Ceuraceh ini banyak kekurangan baik dari data kegiatan maupun dari ulasan kalimat /bahasanya dan semoga profil kelompok ini dapat memberikan makna yang positif bagi pelaksanaan kegiatan perikanan kedepannya. Akhir kata kami mengucapkan terima kasih banyak kepada semua yang turut menyumbang ide dalam penyusunan profil kelompok ini.

Referensi

Dokumen terkait

jumlah jam kerja. Hal ini tentu saja beimbas pada pendapatan dan kondisi ekonomi keluarga. Untuk itu perlu diberikan bantuan untuk meringankan beban mereka. Bantuan dari

Penyediaan air bersih merupakan kunci utama sanitasi kamar mandi yang berperan terhadap penularan penyakit skabies pada para santri Ponpes, karena

Semoga kelompok Nelayan Kampung Gadang Jaya walalupun tergolong kelompok yang baru, bisa memberikan inspirasi kepada kelembagaan pelaku utama lain untuk

Geoteknik adalah salah satu dari cabang dari ilmu geologi yang erat hubungannya dengan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. Kajian-kajian geoteknik

Variabl terikat dalam penelitian ini yaitu hasil belajar matematika, dan variabel bebas yaitu model pembelajaran berbasis masalah berbantuan lembar kerja siswa yang

Hasil menunjukkan bahwa galur IPB 161-F-6-1-1 merupakan galur terbaik dibandingkan galur-galur lainnya, dan menunjukkan sifat-sifat penting padi tipe baru antara

Dari permasalahan diatas ketua mencoba mengumpulkan para Pembudidaya Ikan untuk membicarakan permasalahan di sektor Pembudidaya Ikan yang di hadapi pelaku utama,

Gambaran tersebut memiliki tanda bahwa manusia yang satu dengan yang lain melakukan kegiatan sosial yang sama yaitu koformitas otomaton ( melakukan kegiatan yang