• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Objek Penelitian

Didalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015 sampai dengan 2019.

B. Populasi dan Sampel

1. Populasi

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI selama periode pengamatan yaitu dari tahun 2015 sampai dengan 2019, dengan jumlah populasi sebanyak 44 perusahaan perbankan yang listing di BEI.

2. Sampel

Dalam penelitian ini menggunakan 15 sampel perusahaan perbankan.

Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu.

Berikut beberapa kriteria yang harus dipenuhi adalah :

a. Seluruh bank yang terdaftar dan listing di Bursa Efek Indonesia selama periode pengamatan.

b. Bank yang mengeluarkan laporan keuangan triwulan secara aktif selama periode pengamatan.

c. Bank yang terdaftar dalam indeks saham infobank15 periode september sampai dengan desember 2020 (15 Bank).

(2)

Berdasarkan kriteria diatas maka diperoleh 15 perusahaan perbankan yang memenuhi kriteria tersebut antara lain aka ditunjukan pada Tabel Daftar Bank Indeks Saham Infobank15 (lampiran). Indeks

Infobank15 merupakan indeks yang mengukur kinerja harga 15 saham bank dengan faktor fundamental tinggi dan likuiditas tinggi. Indeks infobank15 diluncurkan dan dikelola bekerja sama dengan perusahaan media PT Info Artha Pratama (penerbit Majalah Infobank).

C. Jenis Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang ada maka penelitian in termasuk dalam penelitian kausatif. Menurut Ibrahim (2018) Penelitian kausatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan sebab-akibat antara variabel terikat (dependen) dengan variabel bebas (independen).

Pemilihan jenis penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel LDR, BOPO, ROA dan CAR terhadap return saham indeks infobank15 periode 2015 triwulan I – 2019 triwulan IV.

D. Definisi Operasional Variabel

Berikut ini adalah definisi variabel yang digunakan dalam penelitian ini : 1. Variabel Dependen (Y)

Variabel dependen atau terikat yang digunakan dalam penelitian ini adalah return saham. Return saham adalah suatu ukuran yang digunkaan dalam memprediksi nilai bagi kekayaan investor (Vardar, 2013).

(3)

2. Variabel Independen (X)

Berikut merupakan definisi dari variabel independen atau variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini :

a. Loan to Deposit Ratio (LDR)

Menurut UU Perbankn No.10 tahun 1998 Loan to Deposit Ratio (LDR) merupakan rasio dari hasil perbandingan antara jumlah kredit yang disalurkan dengan jumlah dana pihak ketiga yang dimiliki oleh bank.

b. Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)

Dalam dunia perbankan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) digunakan sebagai indikator efisiensi operasional perbankan untuk mengukur kinerja perusahaan perbankan btermasuk Bank Umum dan BPR (Badan Pusat Statistik).

c. Return on Asset (ROA)

Return on asset (ROA) adalah rasio modal yang ditanamkan pada aset semua perusahaan dengan kemampuan menghasilkan laba (Praditasari & Amanah, 2017).

d. Capital Adequacy Ratio(CAR)

Capital Adequacy Ratio (CAR) adalah rasio modal terhadap aset tertimbang menurut risiko yang digunakan untuk mengukur rasio kecukupan modal bank untuk mendukung aset yang menyertakan atau menciptakan risiko, seperti pinjaman (Zulfa, 2017).

(4)

E. Jenis dan Sumber Data

1. Jenis Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersifat kuantitatif. Sedangkan berdasarkan waktu pengumpulan data ini termasuk kedalam poolling data atau data panel yaitu gabungan antara cross section dan time series. Data cross section yang digunakan adalah 15 bank yang terdaftar dalam indeks saham infobank15, sementara data time series yang digunakan adalah data rasio keuangan tahun 2015 triwulan pertama sampai dengan 2019 triwulan keempat.

2. Sumber Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber yaitu:

a. Data LDR, BOPO, ROA dan CAR diperoleh dari website resmi otoritas jasa keuangan (www.ojk.go.id) dalam laporan rasio keuangan triwulan dari masing-masing bank yang digunakan dalam penelitian ini.

b. Data return saham diperoleh dari website resmi yahoo finance (www.finance.yahoo.com) dalam laporan data historical harga saham masing-masing bank yang digunakan dalam penelitian ini.

F. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, yaitu dengan mengumpulkan, mempelajari, dan mengolah data dari sumber-sumber terkait berupa laporan rasio keuangan per triwulan setiap bank yang terdapat pada website resmi Otoritas Jasa Keuangan dan data

(5)

historical harga saham triwulan masing-masing bank yang terdapat pada website yahoo finance pada triwulan pertama tahun 2015 sampai triwulan ke

empat tahun 2019.

G. Teknik Analisis Data

1. Uji Kelayakan Model (Goodness of Fit Test) a. Koefisien Determinasi (R2)

Koefisien determinasi (R2) menunjukkan seberapa besar nilai variasi variabel-variabel independen (bebas) dapat memengaruhi variabel dependen (terikat). Koefisien determinasi berkisar dari 0 hingga 1. Di sini, ketika nilai adjust R2 berada pada kisaran 1, kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen kuat, dan sebaliknya ketika adjust R2 mendekati 0, kemampuan variabel independen menjelaskan variabel dependen lemah (Ghozali, 2011). Dalam hal ini adjust R2 lebih mempresentasikan kemampuan yang sebenarnya dari variabel independen (bebas) untuk menjelaskan variabel dependen (terikat).

b. Uji F Test

Uji simultan atau uji F dilakukan dengan menggunakan signifikasi level 0.05 (α = 5%). Hal ini menunjukkan variabel-variabel independen (bebas) yang digunakan dalam model apakah memiliki pengaruh secara simultan terhaddap variabel dependen (terikat) (Ghozali, 2011).

(6)

c. Uji t Test

Uji Parsial atau uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh satu variabel independen (bebas) secara individual dalam menjelaskan variasi variabel dependen (terikat) (Ghozali, 2011). pengujian uji t menggunakan tingkat signifikasi pada level 0.05 (α = 5%).

2. Analisis Regresi Data Panel

Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini untuk mencapai tujuan penelitian adalah menggunakan metode regresi data panel. Analisi regresi data panel ini untunk mengetahui pengaruh variabel LDR, BOPO, ROA dan CAR terhadap return saham indeks infobank15. Untuk mengetahui pengaruhnya maka data diolah menggunakan Ms.Word 2013 dan E-Views 9. Adapun persamaan model regresi pada penelitian ini adalah :

𝑙𝑜𝑔𝑅𝑆𝑖𝑡 = ∝ + 𝛽1𝐿𝐷𝑅𝑖𝑡+ 𝛽2𝐵𝑂𝑃𝑂𝑖𝑡 + 𝛽3𝑅𝑂𝐴𝑖𝑡+ 𝛽4𝐶𝐴𝑅𝑖𝑡 + 𝜀𝑖𝑡 Keterangan :

𝑅𝑆𝑖𝑡 : Return Saham

∝ : Konstanta

𝛽1, 𝛽2, 𝛽3, 𝛽4 : Koefisien regresi 𝐿𝐷𝑅𝑖𝑡 : Loan to Deposit Ratio

𝐵𝑂𝑃𝑂𝑖𝑡 : Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional 𝑅𝑂𝐴𝑖𝑡 : Return on Asset

𝐶𝐴𝑅𝑖𝑡 : Capital Adequacy Ratio 𝜀𝑖𝑡 : error term

untuk mengestimasikan data penel yang digunakan dalam penelitian ini

(7)

maka pendekatan yang digunakan antara lain : a. Pooled Least Square

Model ini merupakan model paling sederhana dalam pengolahan data panel. secara umum yang sering dilakukan adalah dengan memasukkan variabel boneka (dummy variable) untuk melihat perbedaan nilai parameter yang berbeda-beda baik lintas unit cross section maupun antar waktu. Rumus estimasi dengan menggunakan pendekatan pooled least square adalah :

𝑌𝑖𝑡 = 𝛽0 + 𝛽1𝑋𝑖𝑡 + 𝑢𝑖𝑡

b. Fixed Effect

Suatu objek pada suatu waktu memiliki kemungkinan berbeda di setiap waktu dan kondisi. Diperlukan suatu model yang dapat menunjukkan perbedaan konstan antar objek, meskipun dengan koefisien regresor yang sama. Untuk membedakan satu objek dengan objek lain, digunakan variabel semu (dummy). Pendekatan dengan memasukkan variabel boneka dikenal dengan sebutan model efek tetap (fixed effect) atau Least Square Dummy Variables (LSDV). Maka persamaan pendekatan ini adalah:

𝑌𝑖𝑡 = 𝛽0𝑖 + 𝛽1𝑋𝑖𝑡 + 𝑢𝑖𝑡

c. Random Effect

Model efek acak (random effect) sering juga disebut model komponen error (error component model),metode ini menggunakan residual yang

(8)

diduga memiliki hubuPngan antar waktu dan antar objek. Parameter- parameter yang berbeda antar daerah dan antar waktu dimasukkan ke dalam error. Parameter- parameter yang berbeda antar daerah dan antar waktu dimasukkan ke dalam error. Persamaan dari pendekatan atau model ini adalah :

𝑌𝑖𝑡 = 𝛽0𝑖 + 𝛽1𝑋𝑖𝑡 + 𝑢𝑖𝑡

3. Pemilihan Model Terbaik a. Uji Chow-test

Menurut Harahap (2008) uji signifikan fixed effect (uji F) atau Chow-test adalah untuk mengetahui apakah teknik regresi data panel

dengan fixed effect lebih baik dari model regresi data panel tanpa variabel dummy atau OLS.

Dasar pengambilan keputusan menggunakan chow-test yaitu:

1. Jika nilai CHOW statistik F hitung > F tabel = Ho ditolak, maka menggunakan model Fixed Effect.

2. Jika nilai CHOW statistik F hitung < F tabel = Ho diterima, maka menggunakan model Pooled Least Square.

b. Uji Hausman

Menurut Winarno (2009) Uji Hausman digunakan untuk memilih antara fixed effect atau random effect. Uji Hausman didapatkan melalui command eviews yang terdapat pada direktori panel.

Dasar pengambilan keputusan menggunakan Uji Hausman yaitu:

(9)

1. Jika nilai statistik Hausman > nilai statistiknya atau hasil dari Hausman test signifikan, maka Ho ditolak dan model yang tepat untuk digunakan adalah Fixed Effect Model.

2. Jika nilai statistik Hausman < nilai krtisinya maka model yang tepat untuk digunakan adalah Random Effect Model.

c. Uji Breusch Pagan (Lagrange Multiplier / LM)

Pengujian ini dilakukan untuk memilih model antara model common effect dengan model random effect. Hipotesis pengujian adalah:

H0 = Model Common Effect H1 = Model Random Effect

Pengambilan keputusan dalam uji ini adalah jika probabilitas < α 5%

maka H0 ditolak sehingga model yang dirasa tepat adalah random effect

(10)

Referensi

Dokumen terkait

Kantor DPRD sendiri memiliki Persatuan Wartawan Legislatif (PWL) Tugas persatuan wartawan legislatif ini biasa nya meliput atau memuat berita tentang apa saja

Sebagai perbandingan bangunan fasilitas cottage, ada beberapa kawasan wisata dengan fasilitas akomodasinya yang memanfaatkan lingkungan sekitarnya sehingga fasilitas wisata

bermacam bentuk, seperti gerakan separatis dan lain-lain, antara lain: Gerakan Separatis dengan lepasnya Timor Timur dari Indonesia yang dimulai dengan

Field research adalah sumber data yang diperoleh dari lapangan penelitian yaitu mencari data terjun langsung ke obyek penelitian untuk memperoleh data yang kongret

kesesuaian tindakan aktor yang terlibat. • Yang menunjukkan bahwa lebih berpengaruh dibandingkan variabel lainnya, yang mana menunjukkan besarnya kekuatan masyarakat dalam

Gambar 4.2 Sistem Penyaluran Tenaga Listrik Pasar Tanah Abang Blok A PLN dan sumber daya listrik dari Generator-set (Genset) yang merupakan sumber suplai listrik cadangan

Zat ini diklasifikasikan sebagai sama berbahayanya dengan debu mudah terbakar oleh Standar Komunikasi Bahaya OSHA 2012 Amerika Serikat (29 CFR 1910.1200) dan Peraturan Produk

Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates that are expected to apply to the period when the asset is realized or the liability is settled, based on tax