• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. ANALISA PELUANG DAN HAMBATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "4. ANALISA PELUANG DAN HAMBATAN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

4.1 Analisa Peluang

Analisa peluang ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar kesempatan produsen untuk memasuki suatu industri dimana produk tersebut akan dikembangkan. Selain itu, juga untuk mengetahui apakah masih ada ceruk pasar yang bisa dimasuki untuk merebut pangsa pasar. Tidak berhenti sampai disitu saja, karena suatu produk yang pada nantinya akan dipasarkan juga harus menentukan target konsumennya siapa agar produsen tidak salah dalam membidik pasar yang pada nantinya akan berakibat fatal bagi perkembangan suatu produk.

Selain itu perlunya juga untuk menganalisa siapa pesaing yang nantinya akan bersaing dengan produk yang akan dipasarkan serta bagaimana daya beli serta peraturan yang ditetapkan mengenai syarat suatu produk tersebut agar dapat dibilang layak jual.

4.1.1 Dimensi Industri

Industri snack coklat merupakan industri yang didalamnya sudah terdapat banyak pesaing, sehingga produk sebaiknya memiliki diferensiasi agar bisa bersaing di pasar. Produk snack coklat merupakan produk standar sehingga pilihan pembeli kebanyakan didasarkan atas kualitas sehingga apabila pelayanan kualitas yang ditawarkan oleh suatu produk cukup tinggi bagi konsumen maka konsumen lebih cenderung untuk memilih produk tersebut. Oleh karena itu, membuka peluang bagi Xoc Chocolote untuk memasuki industri snack coklat ini dengan menawarkan sesuatu yang berbeda dari snack coklat yang sudah ada dan kualitas produk yang lebih baik dari produk yang sudah ada. Selain itu, kekuatan tawar menawar pemasok dalam industri snack coklat masih rendah dimana tidak ada pendominasian dari pemasok sehingga memudahkan Xoc Chocolate untuk memperoleh bahan baku.

(2)

4.1.2 Dimensi Pasar

Target pasar potensial adalah konsumen yang berumur 15-29 tahun memiliki prosentase yang cukup besar yakni 35,1% dari total keseluruhan jumlah penduduk Surabaya. Diasumsikan penduduk yang menyukai coklat sebanyak 30%

dari penduduk yang berusia 15 – 29 tahun. Dari penduduk yang suka makan coklat, sebanyak 20% adalah orang yang suka coklat dalam kategori healthy snack. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran pasar untuk industri snack coklat ini masih cukup besar sehingga merupakan peluang bagi Xoc Chocolate untuk merebut pangsa pasar pada industri ini di Surabaya.

Pertumbuhan pasar untuk produk snack coklat sudah mulai mengalami peningkatan karena masyarakat sudah mulai sadar akan pentingnya kesehatan. Hal ini juga menjadi peluang bagi Xoc Chocolate yakni dengan menonjolkan segi kesehatan serta manfaatnya diharapkan dapat memperoleh pangsa pasar yang cukup besar maka dapat diprediksikan Xoc Chocolate akan memiliki prospek cerah di masa yang akan datang. Apalagi ditambah dengan kondisi coklat di pasar yang masih normal capacity dan dalam tahap growth.

4.1.3 Dimensi Konsumen

Konsumen Xoc Chocolate adalah pria dan wanita yang sering mengkonsumsi snack coklat dalam kategori healthy chocolate dari kelas ekonomi menengah keatas minimal memiliki pendapatan Rp. 5 juta / bulan yang berumur 15-29 tahun. Bagi end user yang belum bekerja maka yang dimaksud adalah orang tuanya berada dalam kelas ekonomi menengah ke atas.

Saat ini dipasaran sudah banyak bermunculan merek-merek snack coklat.

Namun menurut survei yang dilakukan tim, masih terdapat masalah-masalah dari konsumen yang mengkonsumsi snack coklat seperti menimbulkan penyakit (seperti batuk, obesitas, dll) sehingga hal ini merupakan peluang untuk mengembangkan suatu produk yang dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh konsumen dengan memunculkan suatu produk yang berbeda dengan produk yang sudah ada dipasaran serta memiliki keunggulan dari produk snack coklat yang sudah ada dipasar sebagai solusi permasalahan yang dialami oleh konsumen.

(3)

Selain itu, dilihat dari perilaku belanja konsumen ternyata konsumen memiliki loyalitas yang tinggi karena konsumen sangat mementingkan kualitas serta manfaat yang diberikan. Oleh karena itu, Xoc Chocolate bisa menawarkan sesuatu yang berbeda dan lebih sebagai keunggulan dari snack coklat yang sudah ada, maka akan ada kemungkinan bagi Xoc Chocolate untuk merebut pangsa pasar yang ada.

4.1.4 Dimensi Pesaing dan Persaingan

Pesaing untuk produk Xoc Chocolate ini sudah banyak dan persaingan yang terjadi sudah cukup ketat. Tapi dengan adanya diferensiasi dari produk Xoc Chocolate, diharapkan produk ini dapat bertahan dalam persaingan tersebut dan bisa memenangkan persaingan tersebut dengan menjadi market leader.

Selain itu, diferensiasi yang dilakukan oleh pesaing-pesaing dalam industri ini masih terbatas. Dimana para pelaku pasar hanya melakukan diferensiasi dengan penambahan rasa maupun diferensiasi pada kemasan. Sehingga hal ini merupakan peluang bagi Xoc Chocolate untuk melakukan diferensiasi pada komposisinya yakni dengan menggunakan coklat premium yang rendah kalori serta penambahan kalsium yang dapat membantu pertumbuhan dan dapat mencegah osteoporosis serta diferensiasi pada bentuknya yakni dalam bentuk keripik dimana hal ini belum dilakukan oleh para pemain dalam industri ini.

4.1.5 Dimensi Lingkungan Makro

Berdasarkan informasi yang diterima dari Badan Pusat Statistik (BPS) Surabaya, menunjukkan bahwa kumulatif inflasi di Jawa Timur selama empat tahun berturut-turut adalah sebesar 12,55 persen (2001); 10,03 persen (2002); 5,06 persen (2003); 5,31 persen (2004).Pada tahun 2005 kondisi inflasi di Indonesia relatif stabil yaitu sebesar 3.76%. Berdasarkan pada kondisi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kondisi perekonomian Indonesia semakin membaik. Hal ini terbukti dari menurunnya tingkat inflasi di Surabaya selama dua tahun terakhir yaitu 14,12 persen (2005); 2,57 persen (2006). Dengan melihat tingkat inflasi ini dapat disimpulkan bahwa tingkat inflasi pada industri makanan dan minuman semakin membaik setiap tahunnya. Dengan adanya potensi pertumbuhan yang

(4)

baik pada industri makanan dan minuman tersebut, maka hal ini merupakan peluang bagi Xoc Chocolate untuk dapat sukses dan berkembang di masa yang akan datang.

Daya beli konsumen dapat dipengaruhi oleh seberapa besar pendapatan mereka, harga barang, dll. Berdasarkan informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Surabaya mengenai Analisis Indikator Makro Jawa Timur pada tahun 2000-2004 bahwa tingkat konsumsi masyarakat akan barang dan jasa yang di ukur dengan Indeks Daya Beli (IDB) mengalami kenaikan seiring dengan adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Dengan melihat minat konsumsi serta daya beli konsumen yang cenderung meningkat, membuat Xoc Chocolate optimis akan mendapat respon yang positif dari konsumen. Analisis Indikator Makro Jawa Timur pada tahun 2000-2004

4.2 Analisa Hambatan

Analisa hambatan dimaksudkan agar perusahaan bisa mengantisipasi lebih awal dengan mengambil langkah – langkah pencegahan sebelum terjadi permasalahan yang mungkin akan muncul baik dalam dimensi industri, pasar, konsumen, pesaing dan persaingan yang terjadi serta lingkungan makro dimana perusahaan tersebut akan didirikan dan produk tersebut akan dipasarkan.

4.2.1 Dimensi Industri

Adanya kebutuhan modal dalam memulai suatu usaha menjadi rintangan bagi masuknya pendatang baru dalam suatu industri. Kebutuhan modal yang diperlukan dalam industri snack coklat ini cukup besar yang meliputi modal untuk pembelian bahan baku sampai biaya yang digunakan untuk memproduksi. Selain itu, adanya kegiatan penelitian agar diperoleh snack coklat yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.

Switching cost menjadi penghambat untuknya masuknya pendatang baru.

Switching cost untuk produk snack coklat ini terbilang rendah sehingga apabila produk snack coklat ini tidak bisa memenuhi harapan konsumen maka konsumen akan mudah berpindah ke merek lainnya. Oleh karena itu, jika tim tidak dapat mengembangkan suatu produk yang dapat memenuhi harapan konsumen secara

(5)

keseluruhan maka kemungkinan konsumen tidak akan mencoba atau mengkonsumsi produk Xoc Chocolate yang akan dikembangkan oleh tim.

Untuk bagian distribusi, yang merupakan salah satu entry barrier, maka pemain baru dalam industri ini harus membujuk saluran distribusi yang dipilih agar mau menerima produk yang dikembangkan melalui berbagai cara misalnya harga yang diturunkan, promosi dan sebagainya. Untuk produk coklat yang merupakan produk yang cukup tahan lama saluran distribusinya menggunakan distribusi dua tingkat yaitu dari supplier ke agen atau perantara dan terakhir ke konsumen. Tapi untuk produk Xoc Chocolate, tim berencana untuk melakukan pendistribusian sendiri karena produk ini akan diproduksi dengan cara home industri dan juga karena cakupannya hanya daerah Surabaya sehingga masih belum membutuhkan jasa dari perusahaan distribusi.

Selain itu, konsumen lebih selektif di dalam memilih produk karena mereka lebih mengutamakan kualitas dari produk yang akan dibelinya. Hal ini menjadi tantangan bagi Xoc Chocolate karena jika tidak benar-benar berkualitas akan sulit merebut pangsa pasar snack coklat ini.

Produk pengganti yang perlu diperhatikan oleh snack coklat yakni produk yang mempunyai kecenderungan untuk memiliki harga atau kualitas yang lebih baik tapi memberi manfaat yang serupa.

4.2.2 Dimensi Pasar

Target market merupakan pasar yang potensial untuk snack coklat karena memiliki prosentase yang cukup besar yaitu 35,1% dari total keseluruhan jumlah penduduk Surabaya. Dengan asumsi penduduk yang menyukai coklat sebanyak 30% dari penduduk yang berusia 15 – 29 tahun. Dari penduduk yang suka makan coklat, sebanyak 20% adalah orang yang suka coklat dalam kategori healthy snack. Namun pada segmen ini, konsumen lebih selektif dalam memilih produk makanan yang akan dikonsumsi. Hal ini menjadi hambatan tersendiri bagi tim sehingga harus lebih berhati-hati karena jika konsumen tidak puas maka konsumen akan sulit untuk di tarik lagi.

Pertumbuhan pasar untuk produk snack coklat sudah mulai mengalami peningkatan. Dimana masyarakat sudah mulai sadar akan pentingnya kesehatan.

(6)

Hal ini juga diimbangi dengan munculnya pemain- pemain pasar dalam industri snack coklat. Hal tersebut dapat dilihat dengan banyaknya merek snack coklat yang ada di pasar seperti Delfi, Toblerone, Cadbury, Beng-Beng, Top, Gery, Lindt, Ferrero dll. Oleh karena itu, hal ini merupakan hambatan untuk mengembangkan produk karena pelaku pasar sudah mulai melihat peluang pasar yang mana akibatnya akan terjadi suatu persaingan yang ketat dalam industri ini.

4.2.3 Dimensi Konsumen

Konsumen biasanya akan lebih selektif di dalam memilih produk yang akan dikonsumsi. Dimana konsumen akan melakukan perbandingan antara produk yang akan dikembangkan tim dengan produk snack coklat yang sudah ada dipasaran. Oleh karena itu, jika Xoc Chocolate tidak mempunyai keunggulan dibanding dengan produk yang sudah ada, maka Xoc Chocolate akan kehilangan kesempatan untuk di coba oleh konsumen yang sudah loyal akan produk yang sudah ada di pasaran. Hal ini merupakan hambatan bagi Xoc Chocolate, oleh karena itu perlu bagi Xoc Chocolate lebih berhati-hati dalam hal kualitas dan untuk menonjolkan keunggulan yang dimilikinya.

4.2.4 Dimensi Pesaing dan Persaingan

Pesaing-pesaing yang ada dalam industri ini sudah lebih lama berada di pasar. Hal ini membuat para pesaing lebih tahu banyak mengenai situasi pasar dan membuat Xoc Chocolate lebih mudah diserang karena Xoc Chocolate merupakan pemain baru dalam industri ini. Hal ini merupakan hambatan yang cukup berat bagi Xoc Chocolate dalam usahanya merebut pangsa pasar mengingat Xoc Chocolate belum memiliki pengalaman dalam industri ini.

4.2.5 Dimensi Lingkungan Makro

Daya beli konsumen pada umumnya tinggi akan produk makanan dan minuman. Namun, biasanya konsumen sudah loyal dengan merek yang sudah ada dipasar. Hal ini perlu dipikirkan pemasar mengingat Xoc Chocolate merupakan produk yang masih baru di pasar. Pemasar harus bisa memikirkan bagaimana

(7)

caranya agar Xoc Chocolate ini bisa mendapatkan konsumen loyal dan merebut pangsa pasar yang ada.

Keadaan politik pada masa sekarang ini juga sangat berpengaruh pada industri makanan dan minuman karena banyaknya peraturan pemerintah yang mengatur tentang tata cara perindustrian ini dapat menghambat perusahaan yang ingin masuk ke pasar tanpa adanya pengesahan dari pemerintah tentang kelayakan dari produk mereka. Termasuk di dalamnya pengujian kehalalan produk tersebut agar dapat dikonsumsi oleh semua masyarakat. Hal ini dimaksudkan agar konsumen tidak merasa was-was dalam mengkonsumsi Xoc Chocolate yang mana Xoc Chocolate masih tergolong dalam produk baru.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan riwayat kontak, gejala klinis dan foto Rontgen toraks, ternyata limfadenitis tuberkulosis yang didiagnosis berdasarkan FNAB pada pembesaran kelenjar limfe, tidak

Perbedaan spesies termasuk pada manusia, tikus, hamster membuktikan bahwa region promotor dari gen AR khususnya pada manusia dan tikus mengalami kekurangan

Selain itu di dalam rumput laut mengandung banyak gel yang mempunyai kemampuan untuk menyerap air, sehingga rumput laut sangat potensial sekali untuk diolah

Dominasi bentuk fasade, warna dan tekstur suatu bangunan bersejarah dengan arsitektur yang unik dan khas akan sangat menonjol di dalam kawasan pada siang hari, namun pada malam

Selain itu upaya yang dilakukan oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Bengkalis dalam optimalisasi peran koperasi di Kecamatan Bengkalis adalah

Alasan-alasan penolakan Hadhrat Khalifah ‘Utsman (ra) kepada berbagai Sahabat yang mendesak memerangi para pemberontak: [1] jika mengobarkan perlawanan dan

Restoran merupakan salah satu unsur produk wisata yang memegang peranan penting karena restoran adalah salah satu jenis usaha jasa pangan yang bertempat di sebagian

Menurut (Smith 1992) bahan baku merupakan salah satu unsur yang paling aktif dalam perusahaan yang secara terus menerus diperoleh, sehingga pemilik industri rumah