• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI TERAPAN. Disusun Oleh: TEJAN DAYYAN ARMAZY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SKRIPSI TERAPAN. Disusun Oleh: TEJAN DAYYAN ARMAZY"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI TERAPAN

ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN MATA UANG FUNGSIONAL SERTA TRANSAKSI ATAS MATA UANG ASING PADA LAPORAN KEUANGAN PT

SLJ GLOBAL TBK (STUDI KASUS)

Disusun Oleh:

TEJAN DAYYAN ARMAZY 4417090165

PROGRAM STUDI AKUNTANSI KEUANGAN PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA TERAPAN

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA TAHUN 2021

(2)

SKRIPSI TERAPAN

ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN MATA UANG FUNGSIONAL SERTA TRANSAKSI ATAS MATA UANG ASING PADA LAPORAN KEUANGAN PT.

SLJ GLOBAL TBK (STUDI KASUS)

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Terapan Akuntansi Keuangan

Disusun oleh:

Tejan Dayyan Armazy 4417090165

PROGRAM STUDI AKUNTANSI KEUANGAN PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA TERAPAN

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA TAHUN 2021

(3)

iii

LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS

Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini adalah hasil karya saya sendiri bukan jiplakan karya orang lain baik sebagian atau seluruhnya. Pendapat, gagasan, atau temuan orang lain yang terdapat di dalam skripsi ini telah saya kutip dan saya rujuk sesuai dengan etika ilmiah.

Nama : Tejan Dayyan Armazy

NIM : 4417090165

Tanda tangan :

Tanggal : 02 Oktober 2021

(4)

iv

LEMBAR PENGESAHAN Skripsi ini diajukan oleh:

Nama : Tejan Dayyan Armazy NIM : 4417090165

Program Studi : Akuntansi Keuangan

Judul Skripsi :Analisis Dampak Perubahan Mata Uang Fungsional Serta

……….Transaksi Atas Mata Uang Asing pada laporan keuangan PT. SLJ

……….Global Tbk (Studi Kasus)

Telah berhasil dipertahankan di hadapan dewan penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar sarjana pada program studi Akuntansi Keuangan Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta.

DEWAN PENGUJI

Ketua Penguji : Ridwan Zulpi Agha, S.E., M.Ak., C.P.I.A. ( )

Anggota Penguji : Novitasari, S.Pd., M.Ak ( )

DISAHKAN OLEH KETUA JURUSAN AKUNTANSI

Ditetapkan di : Depok

Tanggal : 02 Oktober 2021

Ketua Jurusan Akuntansi

Dr., Sabar Warsini, S.E., M.M.

NIP. 196404151990032002

(5)

v

LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI

Nama Penyusun : Tejan Dayyan Armazy Nomor Induk Mahasiswa : 4417090165

Jurusan/Program Studi : Akuntansi/ Akuntansi Keuangan

Judul Skripsi : Analisis Dampak Perubahan Mata Uang Fungsional

………..serta Transaksi atas Mata Uang Asing pada laporan

………..keuangan PT. SLJ Global Tbk (Studi Kasus)

Disetujui oleh:

Ketua Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi keuangan

Yusep Friya Purwa Setya, S.E., M.Ak NIP. 196302031990031001

Pembimbing 1

Hayati Fatimah, S.E., Ak., M.Ak NIP. 197306152000032001

Pembimbing 2

Novitasari, SPd., M.Ak NIP. 198111262014042001

(6)

vi

KATA PENGANTAR

Puji syukur panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan kehendaknya penulis dapat menyelesaikan penelitian yang berjudul “Analisis Dampak Perubahan Mata Uang Fungsional serta Perlakuan atas Transaksi atas Mata Uang Asing pada Laporan Keuangan PT. SLJ Global Tbk (Studi Kasus)”.

Adapun berbagai pihak yang turut membantu penulis dalam dukungan dan bimbingan sampai selesainya penelitian ini. Oleh karena itu izinkan penulis untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

1. Bapak Dr. sc. H., Zainal Nur Arifin, Dipl-Ing. HTL., M.T. selaku Direktur Politeknik Negeri Jakarta.

2. Ibu Dr., Sabar Warsini, S.E., M.M. selaku Ketua Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta.

3. Bapak Yusep Friya P S, S.E., M.Ak. selaku Ketua Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Keuangan.

4. Ibu Hayati Fatimah, S.E., Ak., M.Ak. Selaku pembimbing satu penulis yang banyak memberikan masukan serta arahan dalam proses penulisan skripsi ini.

5. Ibu Novitasari, S.Pd., M.Ak. Selaku pembimbing dua penulis yang banyak memberikan masukan serta arahan dalam proses penulisan skripsi ini.

6. Seluruh jajaran dosen dan staf Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta yang turut membantu dalam proses pembelajaran selama penulis berkuliah.

7. Orang tua dan keluarga penulis yang sudah memberikan do’a dan dukungan berupa moril maupun materil.

8. Seluruh teman-teman dari AKT 17 dan sahabat-sahabat penulis yang sudah saling memberikan dukungan selama penulisan skripsi.

(7)

vii

Mengingat begitu banyaknya kekurangan dalam skripsi ini, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun akan sangat peneliti terima. Semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat kepada penulis dan pembaca.

Depok, 02 Oktober 2021

Tejan Dayyan Armazy

(8)

viii

PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Sebagai sivitas akademis Politeknik Negeri Jakarta, saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Tejan Dayyan Armazy NIM : 4417090165

Program Studi : Akuntansi Keuangan Jurusan : Akuntansi

Jenis Karya : Skripsi Terapan

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Politeknik Negeri Jakarta Hak Bebas Royalti Noneksklusif atas karya ilmiah saya yang berjudul “Analisis Dampak Perubahan Mata Uang Fungsional serta Transaksi Atas Mata Uang Asing pada Laporan Keuangan PT. SLJ Global Tbk (Studi Kasus)”.

Dengan hak bebas royalti noneksklusif ini Politeknik Negeri Jakarta berhak menyimpan, mengalihmedia atau mengformatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data, merawat, dan mempublikasikan skripsi saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis/pencipta dan sebagai pemilik hak cipta.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Dibuat di : Bekasi

Pada tanggal : 02 Oktober 2021 Yang menyatakan

Tejan Dayyan Armazy

(9)

ix

Analisis Dampak Perubahan Mata Uang Fungsional serta Transaksi Atas Mata Uang Asing pada Laporan Keuangan PT. SLJ Global Tbk (Studi

Kasus)

Oleh:

Tejan Dayyan Armazy Program Studi Akuntansi Keuangan

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dampak perubahan mata uang fungsional serta perlakuan akuntansi pada laporan keuangan PT. SLJ Global Tbk. Penelitian ini merupakan studi kasus dari suatu perusahaan yang mengganti kebijakan dalam penggunaan mata uang fungsionalnya pada tahun 2015. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan menjadikan laporan keuangan konsolidasian tahun 2014 sampai dengan 2020 sebagai sumber data utama. Data dari laporan keuangan tersebut dianalisa secara perlakuan akuntansi PSAK No. 10 dan secara kinerja keuangan menggunakan analisa rasio. Hasil analisa disajikan dan dijelaskan secara analisis deskriptif dengan landasan teori yang ada. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perusahaan sudah melakukan perlakuan akuntansi dan penggunaan mata uang fungsional dengan benar sesuai dengan standar PSAK. No. 10 dan secara dampak perubahan mata uang fungsional ini pada perlakuan akuntansi sangat bergantung kepada fluktuasi kurs USD dan rupiah. Secara kinerja keuangan lebih besar berdampak pada laba rugi perusahaan daripada aset dan kewajiban karena adanya perlakuan khusus pada bagian beban perusahaan.

Kata kunci: mata uang, mata uang fungsional, mata uang asing, PSAK 10, laporan keuangan.

(10)

x

Analysis of the Impact of Changes in Functional Currency and Foreign Currency transactions on the financial Statement of PT. SLJ Global Tbk (Case

Study)

By:

Tejan Dayyan Armazy

Financial Accounting study program

ABSTRACT

This study aims to examine the impact of changes in functional currency and accounting treatment on the financial statements of PT. SLJ Global Tbk. This research is a case study of a company that changed its policy on the use of its functional currency in 2015. This research is a qualitative research type with a descriptive method and uses the 2014 to 2020 consolidated financial statements as the main data source. The data from the financial statements were analyzed by accounting treatment of PSAK Standards No. 10 and in terms of financial performance using ratio analysis. The results of the analysis are presented and explained in a descriptive analysis with the existing theoretical basis. The results of this study indicate that the company has carried out accounting treatment and used the functional currency correctly in accordance with PSAK standards. No. 10 and the impact of changes in the functional currency on accounting treatment is highly dependent on fluctuations in the USD and rupiah exchange rates. Financial performance has a greater impact on the company's profit and loss than assets and liabilities due to special treatment for the company's expense.

Keywords: currency, functional currency, foreign currency, PSAK 10, financial statements.

(11)

xi DAFTAR ISI

LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS ... iii

LEMBAR PENGESAHAN ... iv

LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI ... v

KATA PENGANTAR ... vi

PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS ... viii

ABSTRAK ... ix

DAFTAR ISI ... xi

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Penelitian ... 1

1.2 Rumusan Masalah Penelitian ... 3

1.3 Pertanyaan Penelitian ... 4

1.4 Tujuan Penelitian ... 4

1.5 Manfaat penelitian ... 4

1.5.1 Manfaat Teoritis ... 4

1.5.2 Manfaat Praktis ... 5

1.6 Sistematika Penulisan ... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 7

2.1 Selisih Kurs dan Transaksi Mata Uang Asing ... 7

2.1.1 Ruang Lingkup PSAK No. 10 Tahun 2014 ... 7

2.1.2 Definisi Nilai Tukar atau Kurs ... 7

2.1.3 Aset Pos Moneter dan Non Moneter ... 8

2.1.4 Definisi Mata Uang Fungsional ... 8

2.1.5 Faktor – Faktor Penggunaan Mata Uang Fungsional ... 9

2.1.6 Pelaporan Transaksi Valuta Asing ke Mata Uang Fungsional ... 9

2.2 Laporan Keuangan ... 11

2.2.1 Pengertian Laporan Keuangan ... 11

2.2.2 Tujuan Laporan Keuangan ... 11

2.3 Penelitian Terdahulu ... 12

2.4 Kerangka Pemikiran ... 16

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 18

(12)

xii

3.1 Jenis Penelitian ... 18

3.2 Objek Penelitian ... 19

3.3 Jenis dan Sumber Data Penelitian ... 19

3.4 Metode Pengumpulan Data ... 20

3.5 Metode Analisis Data ... 21

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 29

4.1 Gambaran Umum Perusahaan ... 29

Riwayat Singkat Perusahaan ... 29

Visi dan Misi Perusahaan ... 29

4.2 Hasil Penelitian dan Pembahasan ... 30

4.2.1 Kebijakan Perusahaan Terkait Perubahan Mata Uang Fungsional . 30 4.2.2 Dampak Perubahan Mata Uang Fungsional Pada Perlakuan Akuntansi ... 35

4.2.3 Dampak Perubahan Mata Uang Fungsional Pada Kinerja Keuangan …..43

BAB V PENUTUP ... 47

5.1 Simpulan ... 47

5.2 Saran ... 48

DAFTAR PUSTAKA ... 49

LAMPIRAN ... 51

(13)

xiii

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Ringkasan Penelitian Terdahulu ... 12

Tabel 3.1 Jenis Data Digunakan dalam Kegiatan Analisis Data ... 22

Tabel 3.2 Daftar Pertanyaan Wawancara ... 23

Tabel 3.3 Pendapatan Operasional dalam USD ... 24

Tabel 3.4 Rekapan Kewajiban Mata Uang Asing ... 25

Tabel 3.5 Daftar Akun Perhitungan Pengukuran Rasio ... 26

Tabel 4.1 Persentase Pendapatan Ekspor dan Lokal ... 38

Tabel 4.2 Saldo Kewajiban USD dan Non USD per Tahun ... 38

Tabel 4.3 Rekapan Laba Rugi Komprehensif ... 40

Tabel 4.4 Fluktuasi Kurs USD ... 42

Tabel 4.5 Fluktuasi Volume, Pendapatan dan Harga Jual Perusahaan ... 43

Tabel 4.6 Daftar Saldo Akun dalam USD dan Rupiah Tahun 2014 ... 44

Tabel 4.7 Hasil Perhitungan Analisa Rasio ... 45

(14)

xiv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran Penelitian ... 16

Gambar 4.1 Laporan Laba Rugi Konsolidasian Perusahaan tahun 2014 ... 32

Gambar 4.2 Laporan Laba Rugi Konsolidasian Perusahaan tahun 2014 ... 33

Gambar 4.3 Catatan Atas Laporan Keuangan Bagian Beban Keuangan ... 36

(15)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Kemajuan teknologi, informasi, dan komunikasi berperan besar dalam era globalisasi saat ini dan menjadi sebuah tahapan menuju revolusi industri yang semakin meningkat. Hasil dari kemajuan tersebut pun mempengaruhi banyak aspek dan sektor kegiatan masyarakat, salah satunya adalah sektor ekonomi dan bisnis.

Roring et al., (2014) berpendapat bahwa globalisasi dalam dunia ekonomi dan bisnis kerap dikaitkan dengan melakukan aktivitas luar negeri dan transaksi dalam mata uang asing. Roring et al,. (2014) mendefinisikan kedua hal tersebut sebagai berikut: “transaksi dalam mata uang asing adalah transaksi dengan menggunakan mata uang selain mata uang fungsional. Sedangkan kegiatan usaha luar negeri adalah perusahaan yang merupakan perusahaan anak, perusahaan asosiasi, ventura bersama atau cabang dari entitas pelapor, yang aktivitasnya dilaksanakan di suatu negara atau mata uang selain negara pelapor”.

Transaksi menggunakan mata uang selain rupiah kerap dikaitkan dengan transaksi ekspor dan impor suatu perusahaan. Ekspor dan impor merupakan dua sisi dalam perdagangan dunia yang mana dalam transaksi bisnis tersebut diperlukan mata uang asing sebagai penyelesaiannya dimana perubahan kurs ataupun nilai tukar suatu mata uang merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan.

Oleh karena itu, diperlukannya perlakuan akuntansi yang tepat dan sesuai untuk pencatatan tersebut dikarenakan setiap transaksi yang terjadi dengan menggunakan mata uang asing akan dicatat sesuai dengan perlakuan akuntansi yang dilakukan perusahaan (Putra, 2018).

Transaksi mata uang asing dengan ekspor dan impor dapat menimbulkan beberapa dampak dalam pencatatan atau pun pelaporannya. Transaksi tersebut bisa saja berdampak menimbulkan kerugian ataupun keuntungan untuk perusahaan. Saat dilakukannya pencatatan transaksi mata uang asing, kurs mata uang asing dapat berubah ketika melakukan pencatatan dan saat pelaporan keuangan. Adanya kurs mata uang yang berubah saat pencatatan dan pelaporan keuangan ini yang menyebabkan timbulnya selisih kurs. Selisih kurs adalah perbedaan dari

(16)

2

penggunaan kurs pada pelaporan transaksi dengan mata uang selain mata uang fungsional yang sama (Kurniati, 2017).

Perlakuan akuntansi yang sesuai tentunya harus merujuk pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang mana khusus mengenai perlakuan dan pencatatan ataupun pelaporan transaksi selisih kurs ini sudah diatur dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 10 tentang transaksi dalam mata uang asing (Putra, 2018). Berdasarkan PSAK No. 10 tentang perubahan kurs dan valuta asing yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) bahwa penerapan pernyataan ini diterapkan pada Akuntansi tranksaksi dan saldo pada dalam valuta asing kecuali transaksi saldo dan saldo derivative yang termasuk ke dalam ruang lingkup PSAK 55. Penjabaran hasil dan posisi keuangan dari kegiatan usaha luar negeri yang termasuk dalam laporan keuangan entitas dengan cara konsolidasi atau metode ekuitas, dan penjabaran hasil dan posisi keuangan suatu entitas ke dalam mata uang penyajian.

PT. SLJ GLOBAL Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan dan industri perkayuan sejak tahun 1980. PT. SLJ menetapkan USD sebagai mata uang fungsional perusahaan sejak tahun 2015 atas permintaan auditor eksternal sesuai dengan yang tercantum pada salah satu aturan yang terdapat di PSAK No. 10 tentang Perubahan kurs dan valuta asing bahwa pendapatan yang diterima perusahaan sebagian besar menggunakan mata uang USD. Maka dari itu, perusahaan juga melakukan re-stated laporan keuangan 2014 yang masih menggunakan rupiah menjadi USD. Dengan adanya perlakuan akuntansi yang mengharuskan perusahaan melakukan pengkonversian maka perusahaan memiliki risiko nilai tukar mata uang. Pada catatan atas laporan keuangan perusahaan bahwa risiko nilai tukar mata uang merupakan risiko nilai wajar arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang selain Dolar AS. Instrumen keuangan perusahaan yang paling memiliki potensi atas risiko nilai tukar mata uang terutama terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, dan beban akrual dalam rupiah.

Dengan menganalisa kegiatan perlakuan akuntansi serta kinerja keuangan perusahaan ini maka peneliti dapat mengetahui dan mempelajari lebih dalam mengenai perlakuan dan penerapan transaksi mata uang asing sampai ke pelaporan

(17)

3

keuangan perusahaan serta dapat mengetahui apakah perubahan mata uang fungsional perusahaan menjadi USD menjadikan keuangan perusahaan lebih baik atau justru sebaliknya. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan mengambil judul “Analisis Dampak Perubahan Mata Uang Fungsional Serta Transaksi atas mata uang asing pada Laporan Keuangan PT. SLJ Global Tbk (Studi Kasus)”

1.2 Rumusan Masalah Penelitian

PSAK No. 10 membahas terkait pelaporan dan penyajian mata uang asing dan juga penggunaan mata uang fungsional suatu perusahaan. Pada pengauditan perusahaan tahun 2015, PT. SLJ Global mulai menetapkan mata uang USD sebagai mata uang fungsional perusahaan atas permintaan auditor eksternal. Auditor eksternal memberikan pertimbangan kepada pihak manajemen untuk sebaiknya merubah mata uang fungsional tersebut menjadi USD berdasarkan hasil pendapatan yang mayoritas ekspor. Auditor eksternal tidak ingin memberikan opininya di tahun tersebut apabila perusahaan tidak merubah mata uang fungsionalnya, maka dari itu dengan segala pertimbangan dan keputusan akhirnya pihak manajemen perusahaan setuju untuk merubah mata uang fungsional perusahaan menjadi USD.

Perubahan mata uang fungsional dalam pelaporan dapat berdampak pada keuangan perusahaan karena naik turunnya kurs dapat berpengaruh secara signifikan untuk kegiatan transaksi dan penentuan saldo yang tertera di laporan keuangan. Sesuai dengan catatan atas laporan keuangan pada bagian manajemen risiko keuangan, risiko nilai tukar mata uang asing perusahaan terdapat pada kewajiban serta beban perusahaan. Misalnya saja seperti PT SLJ Gobal ini dalam melakukan transaksi kredit bertahap dan pada setiap melakukan pembayaran terjadi kurs yang berbeda dan harus disesuaikan lagi dengan kurs penutup pada saat pelaporan keuangan. Atau mungkin dari segi biaya ketika perusahaan melakukan pembelanjaan dalam negeri menggunakan invoice dalam rupiah namun dalam pelaporan tetap harus menggunakan mata uang fungsional USD.

Sesuai dengan catatan atas laporan keuangan tersebut, maka dari itu penelitian ini lebih memprioritaskan meninjau pada perlakuan akuntansi atas akun-akun tersebut untuk dilakukannya analisa dan diambilnya kesimpulan. Analisa perlakuan

(18)

4

akuntansi dilakukan dengan menganalisa bagaimana dampak dari sebelum dan sesudah perubahan mata uang fungsional ini pada laporan keuangan perusahaan dan juga melakukan analisis pada kinerja keuangan menggunakan analisa rasio yang berhubungan dengan aset lancar dan laba rugi perusahaan.

1.3 Pertanyaan Penelitian

Berikut adalah pertanyaan penelitian dari penelitian ini:

1. Bagaimana kebijakan perusahaan terkait perubahan mata uang fungsional pada PT SLJ Global?

2. Bagaimana dampak perubahan mata uang fungsional pada perlakuan akuntansi berdasarkan PSAK No. 10 tentang Perubahan kurs dan valuta asing pada PT SLJ Global?

3. Bagaimana dampak perubahan mata uang fungsional pada kinerja keuangan perusahaan PT SLJ Global?

1.4 Tujuan Penelitian

Berikut adalah tujuan penelitian dari penelitian ini:

1. Menjelaskan kebijakan perusahaan terkait perubahan mata uang fungsional pada PT SLJ Global.

2. Menjelaskan dampak perubahan mata uang fungsional pada perlakuan akuntansi berdasarkan PSAK No. 10 tentang Perubahan kurs dan valuta asing pada PT SLJ Global.

3. Menjelaskan dampak perubahan mata uang fungsional pada kinerja keuangan perusahaan PT SLJ Global.

1.5 Manfaat penelitian 1.5.1 Manfaat Teoritis

Secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan serta wawasan untuk para pembaca mengenai dampak dari perubahan mata uang fungsional dan perlakuan transaksi mata uang asing pada laporan keuangan sesuai dengan PSAK. No. 10 tentang Perubahan kurs dan valuta asing.

(19)

5

1.5.2 Manfaat Praktis

Secara praktis, penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak perusahaan dalam menganalisa dan memberikan saran dalam penggunaan mata uang fungsional sesuai standar yang berlaku.

1.6 Sistematika Penulisan

Penelitian studi kasus ini dibagi dalam lima bab dengan sistematika penulisan sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Pada bagian ini berisi tentang latar belakang dari penulisan yang akan dilakukan, rumusan masalah yang menunjukan suatu pernyataan pada penelitian, pertanyaan dari penelitian tersebut, tujuan dilakukannya penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Pada bagian ini menjelaskan dan mengkaji dari teori-teori yang akan dijadikan sebuah landasan dari penelitian ini yaitu mengenai teori tentang selisih kurs dan mata uang asing, ruang lingkup PSAK 10, Laporan keuangan, dan gambaran umum perusahaan yang dijadikan sebuah studi kasus. Pada bab ini pula menguraikan penelitian-penelitian terdahulu yang serupa serta kerangka pemikiran dari suatu penelitian.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Pada bagian ini menjelaskan tentang jenis penelitian yang digunakan, objek penelitian, metode pengambilan sampel, jenis data apa yang digunakan dan sumber data penelitian yang diperoleh, metode pengumpulan data yang menjelaskan bagaimana data diperoleh, reliabilitas dan validitas data, serta metode analisis data yang menguraikan teknik analisis daya yang digunakan dalam penelitian.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pada bagian ini membahas tentang kesesuaian dan ketepatan perusahaan dalam melakukan pencatatan transaksi luar negeri sesuai dengan standar yang berlaku serta dapat membahas dampak-dampak yang ditemukan dari suatu transaksi luar negeri terhadap laporan keuangan perusahaan.

(20)

6

BAB V PENUTUP

Bagian ini berisi ringkasan akhir dari hasil analisis penelitian yang dibahas pada bab-bab sebelumnya dan saran yang akan diberikan peneliti untuk pihak internal perusahaan untuk penelitian selanjutnya.

(21)

47 BAB V PENUTUP 5.1 Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan dari penelitian ini. Berikut kesimpulan dari penelitian ini:

1. Secara kebijakan perusahaan, perusahaan menggunakan mata uang Rupiah sebagai mata uang fungsionalnya lalu diganti dengan mata uang USD pada tahun 2015. Aset moneter dicatat menggunakan kurs pada tanggal tersebut dan dilaporkan dengan kurs tanggal penutup, untuk non moneter dicatat menggunakan kurs tanggal tersebut dan dilaporkan menggunakan kurs historis dan untuk selisih laba rugi kurs diakui ke beban keuangan pada laporan laba rugi perusahaan. Untuk selisih kurs yang dihasilkan dari anak perusahaan ketika konsolidasian langsung diakui ke dalam pendapatan komprehensif lain pada laporan laba rugi perusahaan.

2. Secara standar akuntansi PSAK No. 10 tentang perubahan kurs dan valuta asing, perusahaan sudah melakukan perlakuan akuntansi sesuai dengan standar karena dapat dilihat dari bagaimana kebijakan perlakuan akuntansi perusahaan dengan prosedur yang sudah diatur oleh standar yang dapat dilihat pada tinjauan pustaka penelitian. Pendapatan perusahaan mayoritas berasal dari pendapatan USD sehingga harga jual pun dipengaruhi oleh pasar ekonomi dunia, maka secara standar perusahaan sudah tepat dalam penentuan mata uang fungsionalnya. Dalam penggunaan mata uang fungsionalnya, fluktuasi kurs sangat berpengaruh dalam penentuan suatu transaksi mata uang asing akan menguntungkan bagi perusahaan atau justru membuat rugi perusahaan.

3. Secara kinerja keuangan pada tahun 2014 current ratio perubahan mata uang fungsional tidak memberikan dampaknya, namun untuk debt to asset ratio terdapat selisih 1% lebih tinggi USD dibanding rupiah. Secara net profit margin terdapat selisih 1,57 % lebih tinggi USD daripada rupiah, hal ini dapat dianalisa bahwa perubahan mata uang fungsional lebih berdampak pada akun laba rugi dikarenakan laba rugi dari selisih kurs yang berfluktuasi langsung diakui dalam laba rugi perusahaan dan ketika perusahaan merubah mata uang

(22)

48

fungsionalnya muncul selisih kurs yang berasal dari anak perusahaan dan diakui dalam pendapatan komprehensif lain di bagian laporan laba rugi. Untuk aset dan liabilitas tidak menimbulkan perbedaan yang signifikan antara laporan keuangan USD maupun rupiah, hal ini disebabkan ketika tanggal pelaporan saldo dari akun-akun tersebut sudah disesuaikan dengan kurs pada tanggal pelaporan. Maka dari itu dari segi kinerja keuangan yang hanya menganalisa rasio keuangan dari saldo laporan akhir tahun tidak akan mendapatkan perbedaan hasil meskipun mata uang saldo tersebut berbeda.

5.2 Saran

Saran yang dapat peneliti berikan kepada perusahaan agar lebih awal dalam memperhatikan kebijakan mengingat landasan perubahan mata uang fungsional ini berdasarkan temuan auditor eksternal pada tahun 2015. Apabila kebijakan ini diawali oleh gagasan perusahaan maka perusahaan dapat lebih siap dan merencanakan tujuan kedepannya dengan perubahan mata uang fungsional ini.

Penelitian ini hanya berfokus pada transaksi mata uang asing perusahaan yang berdampak pada laporan keuangan yaitu transaksi selisih kurs dan juga kinerja keuangan yang berlandaskan pada akun-akun paling berpotensi berisiko pada nilai tukar mata uang. Peneliti berharap untuk penelitian selanjutnya dapat meneliti dengan aspek yang lebih banyak dan lebih mendalam terkait mata uang asing ini misalnya dari meneliti transaksi mata uang asing lebih rinci, dari segi ekuitas, atau dari segi perpajakannya.

(23)

49

DAFTAR PUSTAKA

Ali, M. (2012). Penelitian kependidikan Prosedur dan Strategi. Angkasa.

Arifin, I., & Hadi, G. (2009). Membuka Cakrawala Ekonomi. Grafindo.

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian. Rineka Cipta. https://doi.org/Jakarta Erica, D. (2018). Analisa Rasio Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja

Perusahaan PT Kino Indonesia Tbk. 2.

Fatonah, S., & Zahra, S. (2020). Analisis Net Profit Margin, Current Ratio dan Restrukturisasi Perseroan PT. Krakatau Steel. 6(2 Agustus), 44–53.

Ferdiani, R. (2010). Perlakuan Akuntansi Selisih Kurs atas Rekening Usaha Pada PT XYZ Batam Berdasarkan PSAK.

Hardani, A., Auliya, N. ., Fardani, R. ., Ustiawati, J., Utami, E. ., & Sukmana, D. . (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif.

Haryono, C. (2020). Ragam Metode Penelitian Kualitatif Komunikasi. Jejak.

Hasbullah, B. (2021). Personal Interview.

IAI. (2018). Standar Akuntansi Keuangan Efektif Per 1 Januari 2018. Ikatan Akuntan Indonesia.

Kasmir. (2014). Analisis Laporan Keuangan. Raja Grafindo Persada.

Kurniati, S. (2017). Perlakuan Akuntansi Selisih Kurs. 1–8.

Maith, H. A. (2013). Analisis Laporan Keuangan Dalam Mengukur Kinerja Keuangan Pada Pt. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 1(3), 619–628.

https://doi.org/10.35794/emba.v1i3.2130

Maksudi, S., Aini, Q., & Napitupulu, A. (2021). Perlakuan Akuntansi Atas Selisih Kurs Dalam Transaksi Mata Uang Asing Terhadap Laba Bersih Pada PT.

Dianta Mitrafairindo Internasional. 3.

(24)

50

Murhadi, & Werner, R. (2013). Analisis Laporan Keuangan Proyeksi dan Valuasi Saham. Salemba Empat.

Putra, R. E. (2018). Laporan Keuangan ( Studi Kasus Pada Pt . Appipa Indonesia ) Analysis of Accounting Treatments on the Difference of Exchange and Transactions in Foreign Eyes and Its Effect on ( Case Study in Pt . Appipa Indonesia ). 12(2), 180–191.

Roring, A., Morasa, J., & Pusung, R. (2014). ANALISIS PENERAPAN PSAK NO.10 TAHUN 2012 TERHADAP TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PT. BANK CENTRAL ASIA (BCA) TBK. 2(10).

Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business (7th ed.). John Wiley & Sons, Inc.

Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian (1st ed.). Literasi Media Publishing.

(25)

51 LAMPIRAN

Lampiran 1: Surat Permohonan Pengambilan Data Perusahaan

(26)

52

Lampiran 2: Tabel Daftar Pertanyaan Wawancara

No. Pertanyaan

1. Perusahaan ini menggunakan mata uang fungsional USD karena pendapatan mayoritas didapatkan dalam bentuk USD, bagaimana dalam segi transaksi kegiatan operasional perusahaan?

2. Bagaimana cara perusahaan melakukan pengakuan untuk selisih kurs?

3. Bagaimana cara perusahaan melakukan pengakuan untuk realized/unrealized gain/loss?

4. Pada tahun 2020, beban pokok pendapatan lebih besar dari pendapatan usaha sehingga perusahaan mengalami kerugian kotor.

Kenapa hal itu bisa terjadi?

(27)

53

Lampiran 3: Contoh Laporan Keuangan Bagian Aset Moneter

Referensi

Dokumen terkait

1. Proses perencanaan TVRI Makassar dilakukan terutama pada persiapan- persiapan teknis, penentuan topik hingga pengisi acara. Penyajian program Daeng Mampo dalam

Kepada Jemaat yang baru pertama kali mengikuti ibadah dalam Persekutuan GPIB Jemaat “Immanuel” Depok dan memerlukan pelayanan khusus, dapat menghubungi Presbiter yang

Dari grafik diperoleh informasi bahwa pengelompokan nilai input pada parameter Standar penilaian secara tingkatan mutu, anggota nilai tertinggi masuk di cluster 1

[r]

bersama p yang diseb dalam hal akan beru memiliki produksi ( karakterist tepung m larutan yan (2) A Ar aroma yan campuran senyawa-s enzim yan tersebut (W petis kupa

Metode bootstrap memilih model dengan meminimalkan estimasi rata-rata jumlah kuadrat dari sesatan prediksi mse atas semua α berdasarkan sampel bootstrap residual dan

[r]

Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 4 Tahun 2013 tentang Sistem Perlindungan Anak (Lembaran Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013 Nomor 4 ,