• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASAS ASAS HUKUM PERKAWINAN ISLAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ASAS ASAS HUKUM PERKAWINAN ISLAM"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

Loading

Referensi

Dokumen terkait

Jika kamu telah menikmati ( bersetubuh ) dengan perempuan itu, hendaklah kamu memberikan kepadanya mas kawin (ujur, Faridah ) yang telah kamu tetapkan” (Q.S an-Nissa ayat

dalam Al-Quran surat An-Nisa’ ayat 3 yang artinya “...maka kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi, dua, tiga, atau empat....” 11 Ayat tersebut menjelaskan

Hal yang senada juga dikemukakan oleh al- Thabari, yang mengatakan jika kamu khawatir tidak dapat berlaku adil terhadap anak yatim yang dinikahi dalam hal mahar dan nafkah,

Oleh karena itu, ditegaskannya bahwa dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap perempuan yatim , dan kamu percaya diri akan berlaku adil

mengawininya), maka mereka boleh mengawini gadis-gadis yatim tersebut hingga empat, asal mereka dapat berlaku adil diantara isteri-isteri.Tetapi jika khawatir tidak

Artinya: Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, Saudara-saudara bapakmu yang perempuan; Saudara-saudara

Bilamana seorang anak perempuan dengan status kewarganegaraan ganda hendak menikah pada usia 16 atau 17 tahun, maka anak tersebut tunduk pada syarat-syarat perkawinan dari

Poligami adalah perkawinan yang lebih dari satu wanitayaitu dengan batasan sampai 4 empat orang dan mewajibkan berlaku adil kepada mereka, baik dalam urusan pangan, pakaian, tempat