PENGARUH ANTARA KONFLIK PERAN DAN AMBIGUITAS PERAN TERHADAP KINERJA PADA KARYAWAN DI PT TASPEN (PERSERO) - Repository Fakultas Ekonomi UNJ
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil uji linearitas X 1 (Motivasi Belajar) dengan Y (Prestasi belajar) sebesar 0,000 yang kurang dari signifikansi 0,05, maka dapat disimpulkan data X 1 (Motivasi Belajar)
Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan korelasional yaitu dengan mengumpulkan data primer konflik peran dan ambiguitas peran sebagai
Hal ini berarti jika variabel budaya organisasi (X1) naik 1 satuan akan meningkatkan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0.488, dengan asumsi variabel komunikasi (X2)
Hal ini berarti jika variabel budaya organisasi (X1) naik 1 satuan akan meningkatkan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0.488, dengan asumsi variabel komunikasi (X2)
62 Dari uji asumsi atau uji f terdapat f hitung sebesar 112.510 dengan tingkay signifikansi sebesar 0.000 kurang dari 0.05, hasil uji stastistik menunjukkan bahwa variabel
Hasil uji linearitas X 1 (Efikasi Diri) dengan Y (Prestasi belajar) sebesar 0,000 yang kurang dari signifikansi 0,05, maka dapat disimpulkan data X 1 (Efikasi Diri)
Hal ini berdasarkan hasil perhitungan pengaruh tidak langsung yaitu sebesar - 0,231 yang lebih besar dari pengaruh langsung yaitu sebesar -0,239 yang berarti
Beban kerja X2 berpengaruh terhadap kinerja karyawan Y Hipotesis secara statistik dirumuskan sebagai berikut : H0 : βx1 y ≥ 0 H1 : βx1 y ≤ 0 Pengujian hipotesis berdasarkan hasil