Lembaran Data Keselamatan Bahan

10 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Lembaran Data Keselamatan Bahan

Halaman: 1/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 08.04.2018 Versi: 3.0

Produk: Laromer® LR 8863

(30041364/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.04.2018

1. Zat/bahan olahan dan nama perusahaan

Laromer® LR 8863

Penggunaan: Raw material coating untuk aplikasi industri

Perusahaan: PT BASF Indonesia

DBS Bank Tower, 27th Floor, Ciputra World 1 Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3 - 5 Jakarta 12940, INDONESIA

Telepon: +62 21 2988 6000 Nomer fax: +62 21 2988 5930 Informasi darurat:

+62 21 5437 1979

International emergency number: Telepon: +49 180 2273-112

2. Identifikasi bahaya

Klasifikasi dari zat tunggal dan campuran: Kerusakan/iritasi mata yang serius: Kat. 2A Penyebab sensitisasi kulit.: Kat. 1B

Berbahaya terhadap lingkungan perairan - akut: Kat. 2 Elemen label dan pernyataan kehati-hatian:

Piktogram:

(2)

Halaman: 2/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 08.04.2018 Versi: 3.0

Produk: Laromer® LR 8863

(30041364/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.04.2018 Peringatan

Pernyataan Bahaya:

H319 Menyebabkan iritasi mata yang serius. H317 Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit. H401 Beracun terhadap biota perairan.

Pernyataan Kehati-hatian (Pencegahan):

P280 Kenakan sarung tangan pelindung dan/atau masker wajah/pelindung mata.

P261 Hindari menghirup debu/asap/gas/kabut/uap/semprotan. P273 Hindari membuang ke lingkungan.

P272 Pakaian kerja yang terkontaminasi dilarang keluar dari tempat kerja. P264 Bilas yang bersih dengan air dan sabun setelah menanganinya. Pernyataan Kehati-hatian (Respon):

P305 + P351 + P338 Jika terkena mata: Bilas hati-hati dengan air selama beberapa menit. Lepaskan lensa kontak, bila menggunakan dan mudah melakukannya. Teruskan membilas.

P333 + P311 Jika terjadi iritasi atau ruam kulit: Hubungi pusat keracunan atau dokter. P303 + P352 Jika kena kulit (rambut): Cuci dengan sabun dan air yang banyak. P362 + P364 Lepaskan pakaian yang terkontaminasi dan cuci sebelum digunakan

kembali.

P337 + P311 Jika iritasi mata berlangsung lama, segera hubungi rumah sakit terdekat

Pernyataan Kehati-hatian (Pembuangan):

P501 Buang isinya/kontainernya ke lokasi pembuangan sampah berbahaya atau yang khusus.

Bahaya lainnya yang tidak mempengaruhi klasifikasi:

Tidak diketahui adanya bahaya yang khusus, jika mempertimbangkan regulasi/catatan lainnya untuk penyimpanan dan penanganan.

3. Komposisi/informasi ingredien

Sifat kimia

(OLIGOMER) Propylidynetrimethanol, ethoxylated, esters with acrylic acid (> 1 < 6.5 mol EO) (Kadar (berat/berat): >= 90 % - <= 100 %)

Nomer CAS: 28961-43-5

Ingredien yang berbahaya Trimethylolpropane triacrylate

Kadar (berat/berat): >= 0.3 % - < 1 %

Nomer CAS: 15625-89-5

Acute Tox.: Kat. 5 (oral) Skin Corr./Irrit.: Kat. 2 Eye Dam./Irrit.: Kat. 2A Skin Sens.: Kat. 1 Aquatic Acute: Kat. 2

(3)

Halaman: 3/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 08.04.2018 Versi: 3.0

Produk: Laromer® LR 8863

(30041364/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.04.2018

4. Tindakan pertolongan pertama

Petunjuk umum:

Segera lepaskan pakaian yang terkontaminasi. Jika terhirup:

Jika ada kesulitan bernapas setelah menghirup uap/aerosolnya, segera pindahkan ke tempat yang berudara segar dan cari bantuan medis.

Jika kontak dengan kulit:

Cuci yang bersih dengan sabun dan air. Jika kontak dengan mata:

Segera bilas mata yang terkena minimal selama 15 menit pada air yang mengalir dengan kelopak mata yang terbuka, konsultasikan dengan dokter mata.

Jika tertelan:

Kumur segera dan kemudian minum air yang banyak, cari bantuan medis. Catatan untuk dokter:

Gejala: Gejala dan akibat yang terpenting dijelaskan di label (lihat bagian 2) dan atau bagian 11, Gejala dan akibat lebih lanjut sejauh ini tidak diketahui

Perawatan: Rawat sesuai dengan gejalanya (dekontaminasi, fungsi vital), antidot yang spesifik tidak diketahui.

5. Tindakan pemadaman kebakaran

Media pemadam kebakaran yang sesuai: semprotan air, serbuk kering, busa

Media pemadam kebakaran yang tidak sesuai karena alasan keselamatan: air dengan tekanan tinggi

Bahaya yang spesifik: uap yang berbahaya

Pelepasan asap/kabut. Zat/gugus fungsi dari zat tersebut dapat dilepaskan jika terjadi kebakaran. Peralatan pelindung khusus:

Gunakan alat bantu pernapasan. Informasi lebih lanjut:

Derajat risiko ditentukan oleh zat yang terbakar dan kondisi kebakaran. Air pemadam kebakaran yang terkontaminasi harus dibuang sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.

6. Tindakan penanggulangan kecelakaan

Tindakan pencegahan diri:

(4)

Halaman: 4/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 08.04.2018 Versi: 3.0

Produk: Laromer® LR 8863

(30041364/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.04.2018 Tindakan pencegahan terhadap lingkungan:

Serap air yang terkontaminasi/air yang sudah digunakan memadamkan kebakaran. Jangan membuang pada saluran air/air permukaan/air tanah.

Metoda pembersihan atau pengambilan: Untuk jumlah yang banyak: Pompa produk.

Untuk residunya: Serap dengan absorben yang sesuai. Buang material yang terserap sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.

7. Penanganan dan penyimpanan

Penanganan

Tidak perlu perlakuan khusus jika produk digunakan dengan benar. Perlindungan terhadap kebakaran dan ledakan:

Lakukan tindakan pencegahan terhadap muatan listrik statis.

Penyimpanan

Pisahkan dari larutan alkali.

Informasi lebih lanjut mengenai kondisi penyimpanan: Lindungi dari panas. Lindungi dari pengaruh sinar. Stabilisator efektif hanya jika ada oksigen.

Lindungi dari temperatur di atas: 45 °C

8. Pengawasan paparan dan perlindungan diri

Komponen dengan batas pajanan kerja

Tidak diketahui batas pajanan kerja.

Alat pelindung diri Pelindung pernapasan:

Pelindung pernapasan yang sesuai untuk konsentrasi yang tinggi atau efek jangka panjang: Filter gas EN 141 tipe A untuk gas/uap dari senyawa organik (titik didih > 65 °C).

Pelindung tangan:

Sarung tangan pengaman yang tahan bahan kimia.

Material yang sesuai untuk kontak jangka waktu singkat (Direkomendasikan: minimal yang memiliki Protective index 2: menunjukkan waktu permeasi > 30 menit berdasarkan EN 374) :

karet butil (butil) - ketebalan coating 0,7 mm karet nitril (NBR) - ketebalan coating 0,4 mm

Catatan tambahan : Spesifikasi produk tergantung pada pengujian, dari data literatur dan informasi dari perusahaan manufaktur sarung tangan atau diturunkan dari produk yang memiliki bahan yang sama. Karena beberapa kondisi (misalnya temperatur) maka waktu pemakaian sarung tangan pengaman harus lebih singkat daripada waktu yang dibutuhkan untuk menembus berdasarkan pada EN 374.

Petunjuk penggunaan dari perusahaan manufakturnya harus diperhatikan karena tipenya yang sangat banyak.

(5)

Halaman: 5/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 08.04.2018 Versi: 3.0

Produk: Laromer® LR 8863

(30041364/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.04.2018 Pelindung mata:

Kacamata pengaman dengan pelindung samping (frame goggle)(EN 166) Pelindung tubuh:

Pelindung tubuh harus dipilih berdasarkan pada aktivitas dan kemungkinan paparan, misalnya: apron, sepatu boot pengaman, pakaian pengaman dari bahan kimia (yang berdasarkan pada EN 14605 untuk percikan atau EN ISO 13982 untuk debu).

Tindakan umum untuk keselamatan dan higien:

Tangani sesuai dengan praktek higiene industri dan keselamatan yang baik. Pemakaian pakaian kerja tertutup juga diperlukan selain alat pelindung diri yang telah disebutkan.

9. Sifat fisika dan kimia

Bentuk: cair

Warna: tidak berwarna

Bau: seperti ester

pH:

kelarutan sangat rendah, Tidak berlaku

Titik leleh: < -20 °C

Zat/produk tidak mengalami dekomposisi.

(OECD Guideline 102)

Titik didih: kira-kira 391 °C (1,007 hPa)

(OECD Guideline 103)

Titik nyala: 147 °C (DIN EN 22719; ISO 2719,

closed cup) Kemudahan terbakar (padat/gas): tidak menyala

Batas bawah ledakan:

Untuk cairan, tidak relevan untuk klasifikasi dan labeling., Titik ledakan terendah berkisar antara 5 - 15 °C dibawah titik nyala.

Batas atas ledakan:

Untuk cairan, tidak relevan untuk klasifikasi dan labeling.

Temperatur pembakaran: 385 °C (DIN 51794)

Dekomposisi thermal: > 160 °C , 500 kJ/kg

Risiko eksotermik dekomposisi percepatan spontan di atas suhu yang ditunjukkan.

(DTA)

Menyala sendiri: tidak dapat menyala sendiri

Kemampuan untuk memanaskan sendiri: tidak berlaku, produk berbentuk cairan

(6)

Halaman: 6/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 08.04.2018 Versi: 3.0

Produk: Laromer® LR 8863

(30041364/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.04.2018 Bahaya ledakan: tidak mudah meledak

Sifat yang dapat membantu kebakaran: tidak menyebabkan penjalaran api Tekanan uap: 0.0032 Pa (20 °C) (OECD Guideline 104) Massa jenis: 1.1 g/cm3 (20 °C) (DIN 53217-5) Massa jenis relatif: 1.1

(20 °C)

(OECD Guideline 109)

Kelarutan dalam air: tidak dapat larut

Koefisien distribusi n-oktanol/air (log Pow): 2.04 (dihitung) 2.89

(23 °C; pH: 8.1)

(OECD Guideline 107) Adsorpsi/air - tanah: log KOC: 2.2

Tegangan permukaan: 47.3 mN/m (22 °C; 0.1 g/l)

(Peraturan 440/2008/EC, A.5, metode cincin)

Viskositas, dinamis: kira-kira 50 - 100 mPa.s (23 °C)

(DIN EN ISO 3219)

Massa molar: 530 g/mol

10. Stabilitas dan reaktivitas

Kondisi yang harus dihindari:

Hindari dari panas yang ekstrem. Lihat MSDS bab 7 - Penanganan dan penyimpanan Dekomposisi thermal: > 160 °C, 500 kJ/kg (DTA)

Risiko eksotermik dekomposisi percepatan spontan di atas suhu yang ditunjukkan.

Zat yang harus dihindari:

peroksida, inisiator radikal bebas, basa Reaksi berbahaya:

Tidak ada reaksi yang berbahaya jika disimpan dan ditangani sesuai dengan instruksi. Produk hasil dekomposisi yang berbahaya:

Tidak ada produk hasil dekomposisi yang berbahaya jika disimpan dan ditangani sesuai dengan yang disarankan.

11. Informasi mengenai toksikologi

Toksisitas akut

Penilaian toksisitas akut:

Sama sekali tidak beracun setelah menelan sekali. Sebenarnya tidak beracun setelah kontak tunggal dengan kulit.

(7)

Halaman: 7/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 08.04.2018 Versi: 3.0

Produk: Laromer® LR 8863

(30041364/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.04.2018 Data percobaan/perhitungan:

LD50 tikus (oral): > 2,000 mg/kg (OECD Guideline 401) LC50 tikus (terhirup): 4 h

Studi tidak perlu dilakukan.

LD50 kelinci (kulit): > 13,200 mg/kg (seperti panduan OECD 402)

Iritasi

Penilaian mengenai efek iritasi.:

Tidak bersifat iritasi terhadap kulit. Kontak dengan mata dapat menyebabkan iritasi. Data percobaan/perhitungan:

Korosi/iritasi kulit kelinci: tidak iritan (OECD Guideline 404)

Kerusakan/iritasi mata yang serius kelinci: Iritan (OECD Guideline 405)

Sensitisasi pernapasan/kulit

Penilaian mengenai sensitasi:

Dimungkinkan menyebabkan sensitisasi setelah kontak kulit. Data percobaan/perhitungan:

Buehler test marmot: sensitasi kulit (OECD Guideline 406)

Mouse Local Lymph Node Assay (LLNA) tikus: sensitasi kulit (OECD Guideline 429)

Mutagenisitas Sel Induk

Penilaian mengenai mutagenisitas:

Zat ini tidak bersifat mutagenik terhadap bakteri. Zat ini bersifat mutagenic dalam berbagai sistem pengujian dengan kultur jaringan; namun hasil tersebut tidak dapat dikonfirmasikan dalam pengujian dengan mamalia.

Karsinogenisitas

Penilaian mengenai karsinogenisitas: Studi tidak perlu dilakukan.

Toksisitas reproduksi

Penilaian terhadap toksisitas reproduksi:

Hasil studi dengan binatang tidak menunjukkan efek merusak kesuburan. Hasilnya ditentukan dalam 'Screeningtest (OECD 421/422). Produk ini belum diuji. Pernyataan ini berasal dari senyawa/produk yang memiliki kemiripan struktur atau komposisi.

Peningkatan toksisitas

Penilaian terhadap teratogenisitas:

Tidak ada indikasi berkembangnya efek beracun/teratogenik yang teramati pada studi dengan binatang

(8)

Halaman: 8/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 08.04.2018 Versi: 3.0

Produk: Laromer® LR 8863

(30041364/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.04.2018 Penilaian mengenai STOT tunggal:

Berdasarkan pada informasi yang ada, diharapkan tidak terjadi toksisitas pada target organ spesifik setelah paparan tunggal.

Toksisitas dengan dosis berulang dan Toksisitas terhadap Organ Sasaran Spesifik

(paparan berulang)

Penilaian mengenai dosis toksisitas yang diulang:

Setelah diberikan secara berulang, efek yang paling menonjol adalah Produk ini belum diuji. Pernyataan ini berasal dari senyawa/produk yang memiliki kemiripan struktur atau komposisi.

Bahaya jika terhirup

Tidak berlaku

12. Informasi mengenai ekologi

Ekotoksisitas

Penilaian mengenai toksisitas perairan:

Bersifat racun yang akut terhadap organisme perairan. Penghambatan aktivitas degradasi dari lumpur aktif tidak diantisipasi jika diberikan ke dalam pegolahan limbah secara biologi pada konsentrasi yang rendah.

Toksisitas terhadap ikan:

LC50 (96 h) 1.95 mg/l, Brachydanio rerio (OECD Guideline 203, statis) Nilai nominal (dikonfirmasi melalui analitik kontrol konsentrasi)

Binatang air yang tidak bertulang belakang:

EC50 (48 h) 70.7 mg/l, Daphnia magna (OECD Guideline 202, part 1, statis) Nilai nominal (dikonfirmasi melalui analitik kontrol konsentrasi)

Tumbuhan air:

EC50 (72 h) 2.2 mg/l, Desmodesmus subspicatus (OECD Guideline 201, statis) Nilai nominal (dikonfirmasi melalui analitik kontrol konsentrasi)

Jasad renik/Efeknya terhadap lumpur aktif:

EC20 (3 h) 292 mg/l, lumpur aktif (OECD Guideline 209, statis) Konsentrasi nominal.

Toksisitas kronis terhadap ikan: Studi ilmiah tidak berdasar.

Toksisitas kronis terhadap binatang perairan yang tidak bertulang: Studi ilmiah tidak berdasar.

Penilaian mengenai toksisitas terrestrial: Studi ilmiah tidak berdasar.

(9)

Halaman: 9/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 08.04.2018 Versi: 3.0

Produk: Laromer® LR 8863

(30041364/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.04.2018

Mobilitas

Analisa transport antar kompartemen-kompartemen lingkungan.: Zat ini tidak akan menguap ke atmosfer dari permukaan air. Tidak diharapkan adanya adsorpsi pada fase padat dari tanah.

Ketahanan dan kemampuan terurai

Informasi pemusnahan:

58 - 61 % Pembentukan CO2 relatif terhadap nilai teoritis (28 hari) (OECD 301B; ISO 9439; 92/69/EEC, C.4-C) (aerob, lumpur aktif, domestik, tidak diadaptasi)

Evaluasi mengenai stabilitasnya dalam air.:

Zat ini dapat perlahan-lahan terhidrolisa setelah kontak dengan air. Informasi mengenai stabilitas dalam air (hidrolisis):

t1/2 453 hari (12 °C, pH 7), (OECD Guideline 111, pH 7)

Berpotensi bio-akumulasi

Evaluasi potensi bioakumulasi.:

Diharapkan tidak adanya akumulasi yang signifikan dalam organisme sebagai hasil dari koefisien distribusi n-oktanol/air (log Pow).

Informasi tambahan

Petunjuk mengenai ekotoksikologi lainnya:

Jangan membuang yang belum diolah ke badan air. Peraturan pemerintah setempat mengenai pengolahan air limbah harus dipatuhi.

13. Pertimbangan pembuangan

Harus ditimbun atau dibakar sesuai dengan peraturan pemerintah setempat. Kemasan yang terkontaminasi:

Kemasan yang tidak terkontaminasi dapat digunakan kembali.

Kemasan yang tidak dapat dibersihkan harus dibuang dengan cara pembuangan yang sama dengan isinya.

14. Informasi transportasi

Transportasi domestik:

Tidak diklasifikasikan sebagai barang berbahaya sesuai dengan regulasi transportasi

Transportasi laut IMDG

Sea transport IMDG

Tidak diklasifikasikan sebagai barang

(10)

Halaman: 10/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 08.04.2018 Versi: 3.0

Produk: Laromer® LR 8863 (30041364/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.04.2018 Transportasi udara IATA/ICAO Air transport IATA/ICAO Tidak diklasifikasikan sebagai barang

berbahaya sesuai dengan regulasi transportasi

Informasi lebih lanjut

Tidak termasuk bahan berbahaya kelas 4.1 (bahan polimerisasi) pada kemasan dan tangki yang ditawarkan (SAPT > 75°C).

15. Informasi peraturan

Regulasi lainnya

16. Informasi lainnya

Garis vertikal di margin sebelah kanan menunjukkan perubahan dari versi sebelumnya.

Data yang tercantum dalam Lembaran Data Keselamatan Bahan didasarkan pada pengetahuan terkini kami dan pengalaman dan menggambarkan produk hanya berkaitan dengan persyaratan keselamatan. Lembaran Data Keselamatan Bahan ini bukan merupakan Certificate of Analysis (CoA) atau Lembaran Data Teknis dan jangan disalah artikan sebagai perjanjian spesifikasi. Penggunaan yang tercantum dalam Lembaran Data Keselamatan Bahan ini tidak mewakili kesepakatan pada kualitas bahan /

campuran atau penggunaan yang tercantum sesuai dalam kontrak. Ini adalah tanggung jawab penerima produk untuk memastikan hak-hak kepemilikan dan mengamati hukum yang ada dan undang-undang yang berlaku.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :