• Tidak ada hasil yang ditemukan

KABUPATEN BANJARNEGARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KABUPATEN BANJARNEGARA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X Januari 2016

No.01/X/16. JANUARI 2016

BULAN DESEMBER 2015 KOTA BANJARNEGARA MENGALAMI INLASI 0,69 PERSEN

Penghitungan IHK Banjarnegara sudah menggunakan tahun dasar 2012 (2012=100)

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Desember 2015 secara umum menunjukan adanya kenaikan. Pada bulan Desember 2015 terjadi Inflasi sebesar 0,69 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 119,43 pada bulan November 2015 menjadi 120,26 pada bulan Desember 2015. Laju inflasi tahun kalender Desember 2015 sebesar 2,97 persen dan laju inflasi year on year ( Desember 2014 terhadap Desember 2015 ) sebesar 2,97 persen.

Inflasi ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks pada beberapa komoditas di dalam kelompok penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Banjarnegara. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada bulan Desember 2015 di antaranya adalah beras,beras, daging ayam ras, telur ayam ras, bayam, kacang panjang, ketimun, kol putih/kubis, cabai hijau, wortel, jeruk, bawang merah, gula merah, cabe merah, cabe rawit,gula pasir, rokok kretek, rokok filter, rokok putih, semen, tarip gunting rambut pria, dan tarif travel.

Pada bulan Desember 2015 Banjarnegara terjadi Inflasi sebesar 0,69 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 120,26. Dari 6 Kota IHK di Jawa Tengah semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Surakarta sebesar 0,99 persen dengan IHK 119,83 dan inflasi terendah terjadi di Cilacap sebesar 0,80 persen dengan IHK 119,21.

Inflasi di Banjarnegara terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks kelompok bahan makanan sebesar 1,98 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, tembakau sebesar 1,31 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,13 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,10 persen; kelompok transportasi sebesar 0,04 persen. Sedangkan dua kelompok mengalami penurunan indeks harga pada bulan Desember 2015 yaitu kelompok sandang sebesar 0,24 persen dan kelompok pendidikan,rekreasi dan olah raga sebesar 0,01 persen. Laju inflasi tahun kalender ( Desember 2015) sebesar 2,97 persen dan laju inflasi year on year (Desember 2014 terhadap Desember 2015) sebesar 2,97 persen.

(2)

2

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X Januari 2016

Tabel I

Laju Inflasi Banjarnegara Desember 2015, Tahun Kalender 2015 Dan Year on Year Menurut Kelompok Pengeluaran (2012=100)

Kelompok Pengeluaran IHK Des 2014 IHK Des 2014 IHK Des 2015 Inflasi Des 2015 (1) Laju Inflasi Kalender 2015 (2) Inflasi Tahun ke Tahun (3) (1) (2) (3) (3) (4) (5) (6) Umum 116,79 116,79 120,26 0,69 2,97 2,97 1. Bahan Makanan 104,24 104,24 109,48 1,98 5,02 5,02

2. Makanan Jadi,Minuman,Rokok dan

Tembakau 107,59 107,59 114,50 1,31 6,43 6,43

3. Perumahan,Air,Listrik,Gas & Bahan

Bakar 111,12 111,12 114,68 0,10 3,20 3,20

4. Sandang 108,06 108,06 112,11 -0,24 3,75 3,75

5. Kesehatan 109,22 109,22 112,67 0,13 3,16 3,16

6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga 108,48 108,48 110,58 -0,01 1,94 1,94

7.Transportasi, Komunikasi dan Jasa

Keuangan 130,65 130,65 125,24 0,04 -4,14 -4,14

1) Persentase perubahan IHK bulan Desember 2015 terhadap bulan sebelumnya 2) Persentase perubahan IHK bulan Desember 2015 terhadap bulan Desember 2014 3) Persentase perubahan IHK bulan Desember 2015 terhadap bulan Desember 2014

Tabel 2

Sumbangan Kelompok Pengeluaran Terhadap Inflasi Banjarnegara (2012=100) Desember 2015 (persen)

Kelompok Pengeluaran Andil Inflasi (persen)

(1) (2)

Umum 0,69

1. Bahan Makanan 0,37

2. Makanan Jadi,Minuman,Rokok dan

Tembakau 0,30

3. Perumahan,Air,Listrik,Gas & Bahan

Bakar 0,02

4. Sandang -0,02

5. Kesehatan 0,01

6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga 0,00

7.Transportasi, Komunikasi dan Jasa

(3)

3

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X Januari 2016

Perkembangan inflasi secara nasional dan 6 kota sampel IHK di Jawa Tengah memperlihatkan kondisi sebagai berikut: Purwokerto mengalami inflasi sebesar 0,93 persen, Cilacap mengalami Inflasi sebesar 0,80 persen, Semarang Inflasi sebesar 1,14 persen, Kudus mengalami Inflasi sebesar 0,93 persen, Surakarta inflasi sebesar 0,99 persen dan Tegal inflasi sebesar 0,94 persen. Secara Nasional pada bulan Desember 2015 terjadi Inflasi 0,96 persen dengan Indeks Harga Konsumen 122,99.

Tabel 3. Perbandingan Inflasi 6 Kota IHK di Jawa Tengah,Banjarnegara dan Nasional Desember 2015 (persen)

Nama Kota Inflasi Desember 2015 (persen)

(1) (2) 1. Semarang 1,04 2. Banjarnegara 0,69 3. Purwokerto 0,93 4. Cilacap 0,80 5. Tegal 0,94 6. Kudus 0,93 7. Surakarta 0,99 N A S I O N A L 0,96 Grafik 1

Perbandingan Inflasi 6 Kota IHK di Jawa Tengah,Banjarnegara dan Nasional Desember 2015 (persen)

PERBANDINGAN INFLASI 6 KOTA IHK, BANJARNEGARA DAN

NASIONAL BULAN DESEMBER 2015

(4)

4

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X Januari 2016

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan Desember 2015 mengalami Inflasi sebesar 1,98 persen dengan andil Inflasi sebesar 0,37 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 107,35 pada November 2015 menjadi 109,48 pada Desember 2015. Dari 11 subkelompok dalam kelompok bahan makanan, lima subkelompok diantaranya mengalami inflasi, tiga subkelompok mengalami deflasi dan tiga subkelompok tidak mengalami perubahan. Subkelompok yang mengalami Inflasi atau kenaikan harga tertinggi adalah subkelompok bumbu-bumbuan sebesar 20,31 persen; subkelompok sayuran sebesar 1,90 persen dan subkelompok telur,susu dan hasil-hasilnya sebesar 1,65 persen.

Kelompok ini pada bulan Desember 2015 memberikan sumbangan Inflasi sebesar 0,37 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan Inflasi pada kelompok bahan makanan antara lain bawang merah sebesar 0,18 persen, cabe merah sebesar 0,08 persen, cabai rawit sebesar 0,07 persen dan beras 0,05 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada bulan Desember 2015 mengalami inflasi sebesar 1,31 persen dengan andil inflasi sebesar 0,30 persen atau terjadi kenaikan indeks 113,02 pada bulan November 2015 menjadi 114,50 pada bulan Desember 2015.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau inflasi adalah subkelompok minuman tidak beralkohol sebesar 1,41 persen dengan andil inflasi sebesar 0,07 persen dan subkelompok tembakau danminuman beralkohol sebesar 4,23 persen dengan andil inflasi sebesar 0,24 persen. Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada subkelompok ini adalah gula pasir, rokok kretek, rokok kretek filter dan rokok putih.

3. Perumahan, Air,Listrik dan Bahan Bakar

Kelompok ini pada bulan Desember 2015 mengalami Inflasi sebesar 0,10 persen dengan andil Inflasi sebesar 0,02 persen atau terjadi kenaikan indeks 114,56 pada bulan November 2015 menjadi 114,68 pada bulan Desember 2015.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau Inflasi adalah biaya tempat tinggal sebesar 0,15 persen dengan andil inflasi sebesar 0,02 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada subkelompok ini adalah semen. 4. Sandang

Kelompok ini pada bulan Desember 2015 mengalami deflasi sebesar 0,24 persen dengan andil inflasi sebesar -0,016 persen atau terjadi penurunan indeks dari 112,38 pada bulan November 2015 menjadi 112,11 pada bulan Desember 2015.

(5)

5

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X Januari 2016

Subkelompok yang mengalami penurunan indeks adalah emas perhiasan sebesar 0,86 persen dengan andil inflasi sebesar -0,016 persen.

Komoditas yang mengalami penurunan harga pada subkelompok ini adalah emas perhiasan. 5. Kesehatan

Kelompok ini pada bulan Desember 2015 mengalami kenaikan inflasi sebesar 0,13 persen dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 112,52 pada bulan November 2015 menjadi 112,67 pada bulan Desember 2015.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau inflasi adalah subkelompok jasa perawatan jasmani sebesar 4,14 persen dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah tarif gunting rambut pria. 6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga

Kelompok ini pada bulan Desember 2015 mengalami deflasi sebesar 0,01 persen dengan andil Inflasi sebesar -0,00064 persen atau terjadi penurunan indeks dari 110,59 pada bulan November 2015 menjadi 110,58 pada bulan Desember 2015.

Subkelompok yang mengalami penurunan indeks atau deflasi adalah subkelompok perlengkapan/peralatan pendidikan sebesar 0,06 persen dengan andil terhadap Inflasi sebesar -0,001 persen.

Komoditas yang mengalami penurunan indeks harga adalah laptop/notebook. 7. Transport,Komunikasi dan Jasa Keuangan

Kelompok ini pada bulan Desember 2015 mengalami inflasi sebesar 0,04 persen dengan andil Inflasi sebesar 0,0068 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 125,19 pada bulan November 2015 menjadi 125,24 pada bulan Desember 2015.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau inflasi adalah subkelompok transport sebesar 0,06 persen dengan andil terhadap Inflasi sebesar 0,01 persen.

(6)

6

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X Januari 2016

INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) DAN PERUBAHANNYA DIRINCI MENURUT KELOMPOK/SUB KELOMPOK PENGELUARAN

DI KABUPATEN BANJARNEGARA BULAN DESEMBER 2015 (2012 = 100)

IHK KelompokdanSubKelompok

Oktober 2015 Desember2015 Perubah‐ an(%) Andil(%)Inflasi Tahun Kalender 2015 YoY (Nov'15 Thd Nov'14) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) UMUM 119,432 120,260 0,69 0,69 2,97 2,97 I. BAHAN MAKANAN 107,350 109,478 1,98 0,37 5,02 5,02

1. Padi-padian, umbi-umbian & hasilnya 104,142 105,135 0,95 0,05 2,96 2,96

2. Daging dan hasilnya 107,619 107,821 0,19 0,01 7,70 7,70

3. Ikan segar 107,727 107,727 0,00 0,00 -1,72 -1,72

4. Ikan diawetkan 122,072 122,072 0,00 0,00 3,40 3,40

5. Telur, susu dan hasilnya 110,788 112,619 1,65 0,03 11,39 11,39

6. S a y u r a n 124,833 127,211 1,90 0,02 18,86 18,86

7. Kacang-kacangan 119,305 119,305 0,00 0,00 14,70 14,70

8. Buah-buahan 108,737 106,382 -2,17 -0,05 -1,34 -1,34

9. Bumbu-bumbuan 101,609 122,242 20,31 0,36 13,00 13,00

10. Lemak dan minyak 86,095 81,934 -4,83 -0,04 -14,07 -14,07

11. Bahan Makanan Lainnya 130,084 129,471 -0,47 0,00 -2,59 -2,59

II. MAKANAN JADI, MINUMAN, 113,023 114,501 1,31 0,30 6,43 6,43

ROKOK DAN TEMBAKAU

1. Makanan jadi 107,424 107,424 0,00 0,00 2,49 2,49

2. Minuman tak beralkohol 135,371 137,283 1,41 0,07 12,41 12,41

3. Tembakau & minuman beralkohol 110,414 115,080 4,23 0,24 10,84 10,84

III. P E R U M A H A N 114,563 114,676 0,10 0,02 3,20 3,20

1. Biaya tempat tinggal 116,523 116,694 0,15 0,02 2,76 2,76

2. Bahan bakar, penerangan & Air 107,691 107,691 0,00 0,00 0,00 0,00

3. Perlengkapan rumah tangga 111,184 111,184 0,00 0,00 4,85 4,85

4. Penyelenggaraan rumah tangga 117,028 117,028 0,00 0,00 12,62 12,62

IV. S A N D A N G 112,382 112,113 -0,24 -0,02 3,75 3,75 1. Sandang laki-laki 119,544 119,544 0,00 0,00 4,34 4,34 2. Sandang wanita 117,772 117,772 0,00 0,00 4,19 4,19 3. Sandang anak-anak 113,111 113,111 0,00 0,00 3,83 3,83

4. Barang pribadi & sandang lainnnya 103,233 102,344 -0,86 -0,02 2,86 2,86

V. KESEHATAN 112,524 112,669 0,13 0,01 3,16 3,16

1. Jasa Kesehatan 102,551 102,551 0,00 0,00 0,00 0,00

2. Obat-obatan 119,887 119,887 0,00 0,00 5,36 5,36

3. Jasa Perawatan Jasmani 141,612 147,468 4,14 0,01 8,63 8,63

4. Perawatan Jasmani dan kosmetik 121,057 121,057 0,00 0,00 5,65 5,65

VI. PENDIDIKAN, REKREASI DAN 110,591 110,582 -0,01 0,00 1,94 1,94

OLAH RAGA 1. Jasa Pendidikan 116,261 116,261 0,00 0,00 5,18 5,18 2. Kursus-kursus/Pelatihan 100,462 100,462 0,00 0,00 0,00 0,00 3. Perlengkapan/Peralatan Pddk 111,462 111,400 -0,06 0,00 0,48 0,48 4. Rekreasi 109,527 109,527 0,00 0,00 0,51 0,51 5. Olah Raga 109,760 109,760 0,00 0,00 0,40 0,40 VII. TRANSPORTASI 125,186 125,240 0,04 0,01 -4,14 -4,14 1. Transport 136,457 136,540 0,06 0,01 -6,01 -6,01

2. Komunikasi & Pengiriman 100,259 100,259 0,00 0,00 0,20 0,20

3. Sarana & Penunjang Transport 114,092 114,092 0,00 0,00 2,53 2,53

Gambar

Tabel 3. Perbandingan Inflasi 6 Kota IHK di Jawa Tengah,Banjarnegara dan Nasional  Desember  2015 (persen)

Referensi

Dokumen terkait

MH., Mantan Sekretaris Inspektorat Jenderal Departemen Hukum dan HAM, yang saat ini telah bertugas sebagai Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Banten, yang telah

untuk binatang dan peralatan yang ia pergunakan dalam penggarapan dan pengolahan lahan tersebut. Ada dua cara atau solusi yang bisa ditempuh supaya hasil tanaman

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, susu kacang tanah, susu kacang hijau dan susu kacang kedelai dapat digunakan sebagai bahan baku dalam fermentasi kefir; kadar asam

Puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan nikmat yang di berikan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian

bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 156 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan Pasal 15 ayat (2) Peraturan

(1) Atas surat permohonan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36, Kepala Dinas atau Kepala Suku Dinas bersama-sama dengan penyelenggara pendidikan membentuk Tim Evaluasi Penutupan

Pada bulan November 2020, BPS mencatat terjadi kenaikan rata-rata upah nominal harian buruh tani nasional sebesar 0,15% dibanding upah nominal buruh tani Oktober 2020 (Rp55.766) naik

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja guru matematika Sekolah Menengah Kejuruan