• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelaksanaan Standarisasi Pelayanan Pariwisata Halal dalam Pengembangan Pariwisata di Nusa Tenggara Barat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pelaksanaan Standarisasi Pelayanan Pariwisata Halal dalam Pengembangan Pariwisata di Nusa Tenggara Barat"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Pariwisata Halal dalam Perda NTB No. 2 Tahun 2016
Gambar 2. Proses Sertifikasi Halal MUI-NTB
Gambar 3. Data Sertifikasi Halal Provinsi NTB  Tahun 2012-2016

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis dari model jembatan rangka tipe warren akibat beban gempa dua arah menggunakan software ABAQUS Student Edition diperoleh tegangan maksimum yang

adalah menyatunya pariwisata halal, modest fashion, farmasi halal, makanan halal, media dan rekreasi halal, dan keuangan syariah dalam sebuah ekosistem karena dukungan regulasi

dikatakan bahwa penggunaan bahan penggumpal getah pepaya lebih baik dibanding dengan bahan penggumpal ekstrak buah nenas karena kadar lemak pada whey lebih kecil.

terhadap konsul Malaysia di Pekanbaru tetap berdasarkan aturan Konvensi Wina 1963 tentang Hubungan Konsuler dan asas timbal balik yang telah disepakati antara kedua

menyelenggarakan pelayanan umum dan pengembangan di bidang kepariwisataan yang meliputi: pengembangan industri pariwisata, pengembangan destinasi pariwisata,

Sebagai negara yang besar dan mempunyai potensi wisata yang sangat beragam, Indonesia masih jauh tertinggal dari segi jumlah kedatangan wisatawan mancanegara yang

Judul Skripsi : Model Komunikasi Pembangunan Dalam Pengembangan Pariwisata Halal (Halal Tourism) (Studi Deskriptif Pada Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota