• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi terhadap Tingkat Penerimaan Pajak Di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) PratamaWatampone

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi terhadap Tingkat Penerimaan Pajak Di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) PratamaWatampone"

Copied!
195
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.1   Data WajibPajak Yang melapor ………………………………….   43  Tabel 4.2   Data WajibPajak Yang  Tidak Melapor …………………………    44  Tabel 4.3  Statistik Deskriptif Wajib Pajak Yang Melapor Berdasarkan
Tabel 4.1 Data wajib pajak orang pribadi yang melapor pada Tahun 2012- 2012-2016
Tabel 4.2 Data wajib pajak orang pribadi yang tidak melapor pada Tahun  2012-2016
Tabel 4.3Statistik Deskriptif berdasarkan profesi 2013
+7

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu cara pendataan wajib pajak adalah dengan melakukan Sensus Pajak Nasional (SPN) yang memiliki pengertian kegiatan pengumpulan data mengenai kewajiban perpajakan dalam

Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yang diperlukan peneliti dengan menggunakan kuisioner, pengumpulan data dengan menggunakan angket pada responden untuk mengisi

Dengan kata lain pada tingkat kepercayaan 95% dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari Tingkat Pendidikan Wajib Pajak Orang Pribadi terhadap

menggambarkan apakah pelaksanaan kegiatan instansi pajaktelah sesuai dengan prinsip administrasi yang benar atau sesuai dengan kebijakanperpajakan baik secara

Dari segi sistem pemungutan Wajib Pajak masih terdapat permasalahan kepatuhan Wajib Pajak dikarenakan peranan self assessment system yang dilakukan oleh

Dalam analisis data ini peneliti hanya terbatas pada perhitungan, sedangkan analisis kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor

Kewajiban bagi Wajib Pajak Orang Pribadi untuk memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau ekstensifikasi jumlah pemilik NPWP di Indonesia berorientasi pada usaha

Hasil pengujian data menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam melaporkan kewajiban perpajakannya terhadap perubahan