• Tidak ada hasil yang ditemukan

KULIAH KERJA PROFESI (KKP) PADA DIVISI NEWS DI PT. YOGYAKARTA TUGU TELEVISI (JOGJA TV)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KULIAH KERJA PROFESI (KKP) PADA DIVISI NEWS DI PT. YOGYAKARTA TUGU TELEVISI (JOGJA TV)"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

(1)

KULIAH KERJA PROFESI (KKP)

PADA DIVISI NEWS

DI PT. YOGYAKARTA TUGU TELEVISI (JOGJA TV)

LAPORAN

Disusun guna memenuhi syarat menempuh Kuliah Kerja Profesi (KKP)

Program Studi Film dan Televisi Jurusan Seni Media Rekam

Oleh:

LASKA INDAH WULANKAWUKIR NIM. 17148144

FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN

INSTITUT SENI INDONESIA

SURAKARTA

2021

(2)
(3)

iii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan berkah, rahmat, serta petunjuk sehingga penulis diberikan kemudahan dalam melaksanakan Mata Kuliah Kuliah Kerja Profesi (KKP). Segala syukur tak henti-hentinya penulis panjatkan karena telah diberikan perlindungan selama menjalankan KKP dan dalam proses penyelesaian laporan KKP sebagai bagian dari proses akademik yang harus ditempuh setiap mahasiswa Program Studi Film dan Televisi Semester VII ini. Seperti yang diketahui bahwa kondisi saat ini kita sedang mengalami pandemi Covid-19, yang mana hal ini berdampak pada berkurangnya peluang, tempat dan waktu mahasiswa untuk melakukan proses KKP. Meski dengan jangka waktu dua bulan, penulis tetap semangat untuk menggali ilmu dan pengalaman selama melaksanakan kegiatan KKP ini. Sulitnya mencari tempat KKP karena dampak pandemi Covid-19, namun penulis sangat bersyukur diberikan kesempatan untuk dapat melaksanakan KKP secara langsung (bukan online) di sebuah stasiun televisi lokal yang ada di Kota Yogyakarta yakni Yogyakarta Tugu Televisi atau yang biasa disebut JOGJA TV.

Tak lupa penulis ingin menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, mendukung, serta terlibat dalam pelaksanaan kegiatan KKP yang penulis tempuh selama dua bulan di JOGJA TV, di antaranya:

1. Ranang Agung Sugihartono, S.Pd., M.Sn. selaku Dosen Pembimbing KKP yang telah membimbing serta memberikan banyak wejangan kepada penulis selama proses pelaksanaan KKP hingga menyelesaikan Laporan KKP.

(4)

iv

2. Titus Soepono Adji, S.Sn., MA. selaku Ketua Program Studi Film dan Televisi Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

3. Sri Wastiwi Setiawati, S.Sn., M.Sn. selaku Ketua Jurusan Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

4. Orang tua yang selalu memberikan doa serta dukungan baik secara materil maupun non materil.

5. Ibu Satria Dewi selaku Pimpinan JOGJA TV yang telah memberikan kepercayaan untuk melakukan KKP di perusahaan yang dipimpin.

6. Mas Heri Susanto atau yang akrab penulis panggil Mas Timboel yang telah dengan sabar menjadi mentor serta memberikan banyak wejangan dan ilmu yang sangat bermanfaat di dunia pertelevisian khususnya divisi news.

7. Seluruh Tim Redaksi yang senantiasa memberikan banyak ilmu dan pengalaman khususnya di bidang news.

8. Semua karyawan JOGJA TV yang telah menerima penulis dengan sangat baik serta membimbing selama pelaksanaan KKP.

9. Teman-teman seperjuangan baik sesama anak magang di JOGJA TV yang saling memberikan dukungan untuk masing-masing divisi, maupun seluruh teman-teman Program Studi Film dan Televisi angkatan 2017 yang saling menyemangati baik yang KKP di luar kota maupun KKP online.

Penulis menyadari apabila laporan ini jauh dari kata sempurna dan masih banyak hal yang perlu dibenahi. Dengan ini, penulis berharap adanya saran maupun masukan yang dapat penulis gunakan sebagai kritik yang membangun penulis ke depannya. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca, penulis,

(5)

v

ataupun semua pihak yang menjadikan tulisan ini sebagai inspirasi untuk penulis-penulis lainnya dan menghasilkan tulisan yang lebih baik.

Surakarta, 29 Januari 2021

(6)

vi

DAFTAR ISI

COVER JUDUL ... 1

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v BAB I PENDAHULUAN ... 1 A. Latar Belakang ... 1 B. Tujuan ... 4 C. Manfaat ... 4 D. Waktu ... 6 E. Lokasi ... 6

BAB II MATERI DAN METODE KULIAH KERJA PROFESI ... 9

A. Materi Kuliah Kerja Profesi ... 9

1. Materi Umum ... 9

2. Materi Khusus ... 10

B. Metode Kerja Profesi ... 14

1. Jenis Data ... 14

2. Metode Pengumpulsn Data ... 15

BAB III PELAKSANAAN KERJA PROFESI ... 17

A. Tinjauan Umum Perusahaan ... 17

1. Sejarah Umum Perusahaan ... 17

2. Visi dan Misi ... 18

3. Logo JOGJA TV ... 19

4. Struktur Organisasi ... 21

5. Program Acara JOGJA TV ... 26

B. Pelaksanaan Kegiatan... 32 1. Rencana Pelaksanaan KKP ... 32 2. Realisasi Kegiatan ... 34 3. Kegiatan Harian ... 46 4. Capaian Kegiatan ... 53 5. Deskripsi Karya ... 53 BAB IV PENUTUP ... 59 A. Kesimpulan ... 59 B. Saran ... 60 DAFTAR PUSTAKA ... 61 LAMPIRAN

(7)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Pendidikan merupakan sebuah proses dimana manusia mendapatkan banyak ilmu maupun pengalaman, dari pendidikan lah dunia dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dari segi akademik maupun skill. Dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi, perlu adanya praktik di lapangan kerja secara langsung yang bisa dijadikan sebagai stimulus untuk menghadapi dunia kerja nantinya. Kegiatan praktek seperti ini sangat diperlukan khususnya bagi mahasiswa yang berhubungan dengan industri kreatif yakni bagi mahasiswa Program Studi Film dan Televisi, Jurusan Seni Media Rekam, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat lebih mengembangkan ilmu-ilmu yang telah diperolehnya selama masa perkuliahan, serta dapat membangun kepercayaan sebuah industri yang nantinya dapat membangun relasi yang baik. Adapun kegiatan seperti ini dapat mahasiswa laksanakan melalui mata kuliah Kuliah Kerja Profesi (KKP) yang ada di semester VII.

Namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mahasiswa dapat dengan leluasa mencari dan memilih tempat dimana akan melakukan KKP, dengan adanya pandemi Covid-19 menjadikan mahasiswa lumayan kesulitan mencari tempat dimana harus menjalankan KKP. Tak sedikit pula mahasiswa yang memilih untuk melakukan KKP secara daring / online, namun menurut penulis akan lebih paham dan benar-benar merasakan dunia kerja sehingga penulis

(8)

memilih melaksanakan KKP secara langsung. Meski begitu, masing-masing mahasiswa diberikan kebebasan, apakah akan mencari tempat KKP yang berhubungan dengan pertelevisian seperti yang dipilih penulis atau yang berhubungan dengan dunia perfilman. Kondisi pandemi berdampak pada banyaknya stasiun televisi swasta nasional yang tidak membuka kuota untuk mahasiswa melakukan KKP, namun pada akhirnya terdapat satu stasiun televisi lokal yang ada di Kota Yogyakarta yang membuka kuota bagi mahasiswa KKP, yaitu Yogyakarta Tugu Televisi atau lebih dikenal dengan JOGJA TV.

JOGJA TV merupakan stasiun televisi lokal yang ada di Kota Yogyakarta. JOGJA TV menampilkan berbagai program acara yang diproduksi sendiri oleh JOGJA TV atau komersil yang sifatnya bekerjasama dengan perusahaan lain. Stasiun televisi yang sudah berdiri sejak tahun 2004 ini menanyangkan berbagai program berita dan informasi seputar Yogyakarta, Pawartos Yogyakarta, serta berbagai program acara yang bermuatan kebudayaan. JOGJA TV memiliki 3 pilar utama yaitu pendidikan, budaya, dan pariwisata sehingga berbagai program acara yang ditayangkan pun bertujuan untuk menampilkan informasi, hiburan, dan pembelajaran bagi penontonnya. Dengan slogan Tradisi Tiada Henti, JOGJA TV hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai salah satu media yang dapat dijadikan sarana untuk melestarikan serta mengembangkan kebudayaan yang ada di Yogyakarta melalui berbagai program acara yang ditayangkan.

Dengan banyaknya program acara yang ditayangkan, JOGJA TV memiliki berbagai macam divisi atau tim yang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, salah satunya tim redaksi / devisi news. Jika dilihat dari intensitas

(9)

kerjanya, divisi news memiliki jumlah jam kerja paling banyak di antara devisi lainnya, karena demi menampilkan berita yang paling up to date, devisi ini harus selalu stand by kapanpun untuk melaksanakan tugasnya.Tidak jarang Ketika hari libur namun pada hari itu terdapat berita terbaru yang sangat urgent, Tim Redaksi harus tetap siap untuk segera meliput, sebagaimana penjelasan berikut:

Adanya tim redaksi tidak terlepas dari peran seorang Pimpinan Redaksi, sedangkan reporter merupakan seorang pekerja pencari berita dan bertanggung jawab melaporkan hasil liputannya. Sedangkan pimpinan redaksi sendiri, berperan sebagai pengedit naskah berita yang meliputi menyusun rundown, teleprompter, dan laporan rincian penayangan. Selain itu, pimpinan redaksi juga bertanggung jawab atas segala pemberitaan yang ada. (Lia Dwi Firmanti. 2010)

Pandemi Covid-19 menjadikan JOGJA TV sedikit mengubah sistem kerja para mahasiswa yang sedang melakukan KKP, Sebagian ada yang melaksanakan KKP dengan sistem daring atau online, sebagian juga ada yang melaksanakan KKP secara langsung. Divisi News dipilih sebagai divisi melaksanakan KKP karena pada divisi ini penulis dapat melihat banyak hal baru, ilmu-ilmu baru yang bisa didapatkan dan dijadikan sebagai pengalaman baru. Kondisi pandemi saat ini menyebabkan berkurangnya berbagai program acara yang tayang di JOGJA TV, akibatnya pekerjaan dan kesibukan hampir semua divisi mengalami penurunan juga. Pada Divisi News penulis benar-benar merasakan bagaimana proses sebuah berita diambil, disunting, kemudian disiarkan. Banyak sekali pengalaman dan pembelajaran yang didapatkan pada kedua divisi tersebut.

Dalam melaksanakan kegiatan KKP, penulis berusaha menuangkan semua ilmu dan kemampuan yang telah dipelajari selama perkuliahan, oleh sebab itu segala bentuk pengalaman dan pembelajaran yang didapatkan dari adanya KKP, dituangkan dalam bentuk Laporan KKP. Kiranya laporan ini bisa dijadikan

(10)

referensi untuk menciptakan karya tulis baik di bidang editing grafis maupun news dengan hasil yang lebih baik.

B. Tujuan

Pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) pada divisi News di JOGJA TV bertujuan untuk:

1. Mengetahui, melihat sekaligus mengenal, serta mempelajari tentang News secara langsung disebuah stasiun televisi lokal yang ada di Kota Yogyakarta yaitu JOGJA TV.

2. Menambah wawasan baru tentang dunia pertelevisian khususnya tentang dunia news.

3. Penulis mendapatkan pengalaman baru tentang bagaimana beradaptasi pada dunia kerja yang sesungguhnya di JOGJA TV.

4. Penulis mengetahui bagaimana sebuah berita diolah dan diproses, mulai dari liputan, penyuntingan hingga penayangan.

C. Manfaat

Kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) yang dilaksanakan bersama pembimbing lapangan Heri Susanto yang menjabat sebagai pimpinan redaksi di divisi news JOGJA TV, diharapkan mampu memberikan manfaat baik kepada mahasiswa, lembaga pendidikan, dan dunia industri.

(11)

1. Bagi Mahasiswa

a. Memperoleh ilmu baik secara akademik maupun skill mengenai dunia news, editing, dan proses pembuatan tayangan televisi.

b. Mendapatkan pengalaman baik secara keterampilan, pengalaman kerja, maupun pengalaman yang bisa membangun relasi ke depannya.

c. Merangsang mahasiswa untuk terus memacu semangat dalam

mempelajari ilmu dan pengetahuan yang dapat digunakan sebagai bekal di industri pertelevisian nantinya.

d. Terjalinnya relasi yang baik dengan pihak JOGJA TV ataupun dengan pihak yang lain.

2. Bagi Program Studi Film dan Televisi

a. Menjadikan lembaga pendidikan memilki relasi yang lebih baik dengan pihak JOGJA TV.

b. Menjalin kepercayaan antara lembaga pendidikan dengan pihak JOGJA TV untuk melaksanakan kegiatan KKP di tahun-tahun berikutnya. c. Sebagai salah satu evaluasi pencapaian kompetensi lulusan dan materi

ajar bagi instansi.

d. Memperoleh informasi dari perusahaan mengenai kualifikasi SDM yang dibutuhkan.

3. Bagi Dunia Industri

a. Sebagai sarana informasi pemantauan kompetensi generasi saat ini yang siap kerja pada bidangnya.

(12)

b. Mendapatkan relasi yang nantinya dapat digunakan sebagai sarana pencarian tenaga kerja yang berkompetensi di bidangnya.

c. Membentuk tenaga kerja yang kompeten untuk turut memajukan perusahaan dan stasiun televisi.

D. Waktu

Kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) dilaksanakan selama dua bulan terhitung sejak tanggal 10 November 2020 sampai dengan 10 Januari 2021. Karena sistem rolling, maka pada satu bulan pertama penulis melaksanakan magang pada Divisi Editing Grafis, kemudian pada bulan kedua melanjutkan magang pada Divisi News. Sesuai dengan ketentuan perusahaan, pada Divisi Editing Grafis biasanya dalam seminggu hanya berlangsung dari hari Senin hingga hari Jumat dan libur pada hari Sabtu dan hari Minggu, sedangkan pada Divisi News jam kerjanya dalam satu minggu adalah enam hari dari Senin hingga Sabtu, namun terkadang penambahan jam terjadi apabila terjadi sesuatu yang urgent. Dalam satu hari biasanya jam kerja minimal adalah tujuh hingga delapan jam dengan ketentuan jam pulang menyesuaikan dengan pekerjaan yang ada pada hari itu.

E. Lokasi

Penempatan kerja dalam melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) yang telah dilaksanakan penulis selama dua bulan adalah dengan keterangan sebagai berikut:

(13)

Nama Instansi : PT. Yogyakarta Tugu Televisi (JOGJA TV)

Unit Bagian : News

Bidang : Tim Redaksi

Alamat : Jl. Wonosari Km. 9 Sendangtirto, Berbah, Sleman Daerah

Istimewa Yogyakarta

E-mail : [email protected]

Website : https://jogjatv.tv/contact-us/

No. Telepon : Telp: (0274) 451900

Fax: (0274) 451800

Narahubung : Prast (0817270488)

Gambar 1. Tampak samping Kantor JOGJA TV (Sumber: JOGJA TV, 2019)

(14)

Gambar 2. Tampak depan Kantor JOGJA TV (Sumber: JOGJA TV, 2019)

(15)

BAB II

MATERI DAN METODE KULIAH KERJA PROFESI

A. Materi Kuliah Kerja Profesi 1. Materi Umum

Seiring perkembangan zaman dan teknologi, banyak stasiun televisi yang hanya memikirkan rating tanpa memperdulikan bobot tayangan maupun dampak positif yang bisa dibagikan kepada penonton, sehingga semakin sedikit pula stasiun televisi dengan tayangan-tayangan yang sarat dengan program pendidikan. Meski begitu, ternyata masih ada stasiun televisi yang masih menjunjung tinggi nilai kebudayaan, dan pendidikan, serta banyak

memberikan informasi kepada penontonnya. JOGJA TV mampu

membuktikan bahwa tayangan-tayangan yang dihasilkan menjadi tayangan yang mendidik, banyak menampilkan program bermuatan lokal dan acara anak-anak yang saat ini sudah mulai terkikis, juga menonjolkan kebudayaan sekaligus menunjukkan Yogyakarta sebagai daerah yang istimewa melalui inovasi di setiap program acaranya. Seperti apa yang menjadi visinya, JOGJA TV berusaha menjadi stasiun televisi yang mengaplikasikan perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan tradisi adiluhung.

Keberhasilan visi JOGJA TV dapat dilihat dari berbagai macam penghargaan yang telah diraih, sebagian besar penghargaan yang diperoleh berhubungan dengan kebudayaan, di antaranya Nominator Cakram Award Tahun 2006 untuk kategori Televisi Lokal Terbaik, Walikota Award kategori

(16)

Penyaji Feature Terbaik “Yogyakarta Kota Pariwisata Berbasis Budaya” Tahun 2008, Walikota Award kategori Penyaji Berita Terbaik tentang “Yogyakarta sebagai Kota Sehat & Nyaman Huni” Tahun 2010 (JogjaTV 2015), maka tidak heran apabila JOGJA TV terus mempertahankan nilai-nilai kebudayaan di setiap program acara yang ditayangkan.

Proses pembuatan sebuah tayangan program acara televisi terdapat tiga tahap, yakni praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Hampir segala bentuk program acara yang ditayangkan JOGJA TV melalui proses yang sama. Berdasarkan jenisnya, program acara dikelompokkan menjadi 2 jenis yaitu program informasi (berita) dan program hiburan (entertainment). Program acara yang tayang di JOGJA TV dan masuk kedalam kategori program berita di antaranya adalah Seputar Joga Pagi, Seputar Jogja Siang, Seputar Jogja Malam, Pawartos Ngayogyakarta, sedangkan program acara yang masuk kedalam program hiburan di antaranya Kopi Joss, Ceria Anak, Jogja Tourist Channel, Kethoprak, dan lain-lain.

2. Materi Khusus

Sebuah stasiun televisi dapat berdiri apabila terdapat orang-orang yang saling bekerjasama membangun dan mengembangkannya, mulai dari komisaris, direktur, manajer operasional, penanggung jawab program dan pemberitaan, pimpinan dari berbagai departement, dan orang-orang yang ada di setiap department tersebut. Progam-program acara yang ditayangkan tidak terlepas dari adanya usaha dan kerjasama tim atau kru yang ada di baliknya. Begitu juga dengan JOGJA TV yang terdiri dari berbagai devisi yaitu devisi

(17)

pemberitan, MC (master control), teknik, studio, kamerawan, editing, driver, dekorasi, humas, SDM, marketing, bagian umum, dan lain-lain. Masing-masing devisi memiliki tugas dan tanggung jawab Masing-masing-Masing-masing.

Selama melaksanakan KKP di JOGJA TV, penulis berkesempatan untuk menjadi bagian dari Devisi News / Pemberitaan. Selama magang di devisi ini penulis dibimbing langsung oleh penanggung jawab atau yang biasa disebut pimpinan redaksi yang bertanggung jawab terhadap semua isi pemberitaan, di bawahnya ada pula wakil pimpinan redaksi, produser, assisten produser, koordinator liputan, koordinator reporter, reporter, kamerawan, koresponden, editor paket, library news, dan masih banyak lagi. Struktur organisasi tersebut merupakan struktur organisasi ideal untuk Divisi Pemberitaan. Namun, dengan keterbatasan SDM yang ada maka terdapat beberapa sub divisi yang dirangkap, meski demikian harus tetap diusahakan agar tidak terjadi tumpang tindih tugas ataupun terlalu kelebihan tugas demi menjaga profesionalisme.

Gambar 3. Bagan Struktur Organisasi Divisi News (Pengolah: Laska Indah Wulankawukir, 2021, disetujui Heri

Susanto pada 24 Januari 2021) Pimpinan Redaksi

Wakil Pimpinan Redaksi

Produser

Assisten Produser

Kamerawan

(18)

Secara garis besar, tugas dan alur kerja pada Divisi News tidak jauh berbeda dengan struktur diatas, tergantung pada jenis acara ataupun isi berita yang akan diliput. Apabila berita yang diambil adalah sebuah acara besar, tentu jauh hari sudah dijadwalkan oleh pimpinan redaksi, namun untuk berita yang bersifat mendadak atau urgent biasanya diproses dengan alur yang berbeda. Berikut adalah tahapan proses produksi berita di JOGJA TV:

(19)

Bagan Proses Kerja Keterangan

Gambar 4. Bagan proses kerja Divisi News (Sumber: Divisi Pemberitaan JOGJA TV)

Sekertaris Redaksi Pimpinan Redaksi Produser Koodinator Liputan OK

Reporter & Kameramen

Bagi Tugas Produser Cek Naskah Penerjemah Terjemah Naskah Proses Editing Editor Paket Periksa Pimpinan Redaksi Master Control Library Dokumenta Selesai TAYANG OK

Sekertaris Redaksi memeriksa undangan dan proposal permintaan liputan untuk disetujui Pimpinan Redaksi.

Produser menerima undangan & proposal permintaan liputan yang disetujui Pimpinan Redaksi sebagai bahan materi liputan.

Koordinator Liputan membagi tugas peliputan

Reporter dan Kamerawann berbagi tugas

Produser membagi naskah sesuai kebutuhan, Naskah kemudian diedit oleh Produser, Pimpinan Redaksi. Naskah yang belum memenuhi standar dikembalikan kepada reporter untuk diperbaiki

Naskah yang telah diedit atau diterjemahkan memasuki proses editing, diperiksa Editor Paket

Hasil editing yang telah diperiksa Editor Paket mendapat persetujuan dari Pimpinan Redaksi untuk diserahkan ke

Master Control.

Master Control mengambil materi untuk kemudian ditayangkan

Hasil liputan didokumentasikan oleh

Library News dan dilaporkan ke Sekertaris Redaksi.

(20)

B. Metode Kerja Profesi

Selama melaksanakan KKP menjadi bagian dari Divisi News, salah satu komponen yang penting dalam penyusunan laporan KKP adalah proses pengumpulan data. Jenis data dalam laporan ini yaitu data primer dan data sekunder. Sedangkan metode yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara, dan partisipasi. Berikut jenis data dan metode yang digunakan:

1. Jenis Data a) Data Primer

Data primer adalah data pertama kali yang dikumpulkan oleh peneliti melalui upaya pengambilan data di lapangan langsung. Karena hal inilah data primer disebut sebagai data pertama atau data mentah (Prabandari 2020). Segala bentuk data yang diperoleh adalah data pertama atau masih mentah, maka dari itu data primer diperoleh saat pelaksanaan KKP berlangsung seperti halnya melakukan observasi, wawancara, dan partisipasi.

b) Data Sekunder

Jenis data yang kedua digunakan adalah Data Sekunder. Menurut (Syafnidawaty 2020) Data sekunder adalah sumber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara. Data-data seperti dokumen milik JOGJA TV, dan dokumentasi baik foto maupun video pribadi penulis yang akan dijadikan penulis sebagai pendukung data primer. Selain itu data sekunder yang dimiliki adalah dokumentasi baik foto maupun video. Foto dan video tersebut telah

(21)

disunting menjadi sebuah vlog agar lebih memberikan gambaran tentang KKP yang telah dilaksanakan di JOGJA TV.

2. Metode Pengumpulan Data

Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, partisipasi, dan wawancara, dengan penjelasan sebagai berikut:

a) Observasi

Metode pertama pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah dengan cara observasi. Definisi observasi sebagai berikut:

Observasi adalah metode yang cukup mudah dilakukan untuk pengumpulan data. Penggunanan metode ini sangat dipengaruhi oleh interesnya sang peneliti. Observasi ini lebih banyak digunakan pada statistika survei, misalnya akan meneliti kelakuan orang-orang suku tertentu. Observasi ke lokasi yang bersangkutan akan dapat diputuskan alat ukur mana yang tepat untuk digunakan. (dosenpendidikan 2020)

Adapun hal-hal yang diobservasi dalam penelitian ini di antaranya penulis dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja di JOGJA TV, selain itu penulis juga mengamati bagaimana proses dan alur kerja pada Divisi News terlebih pada divisi lain seperti Divisi Editing Grafis, penulis juga terlibat langsung pada setiap kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang yang mengisi Divisi News.

b) Partisipasi

Penulis menggunakan metode kedua yaitu partisipasi, setelah beradaptasi, metode partisipasi digunakan untuk lebih merasakan dan ikut andil dalam kegiatan Divisi News. Sejalan dengan pendapat (Aris Kurniawan 2021) observasi di mana observer ikut aktif di dalam kegiatan

(22)

observasi

.

Pada tahap partisipasi, penulis dituntut untuk ikut ambil bagian, bahkan seringkali tim news mengizinkan penulis dapat ikut merasakan secara langsung kegiatan-kegiatan yang biasanya dilakukan oleh tim news, seperti halnya ikut liputan, dipercaya melakukan liputan tanpa mentor, dan lain-lain.

c) Wawancara

Rasanya kurang lengkap apabila hanya mengobservasi, dan ikut andil, penulis kemudian menggunakan metode wawancara agar data-data yang diperoleh lebih lengkap. Definisi wawancara sebagai berikut:

Teknik wawancara merupakan cara sistematis untuk

memperoleh informasi-informasi dalam bentuk pernyataan-pernyataan lisan mengenai suatu obyek atau peristiwa pada masa lalu, kini, dan akan datang.(Bagus 2016)

Penulis melaksanakan proses wawancara secara formal dan non formal, misalnya ketika ada waktu senggang atau jam istirahat biasanya menanyakan berbagai pertanyaan yang dilakukan secara spontan, sejalan dengan pendapat berikut:

Dalam wawancara insidental pewawancara kurang

memungkinkan untuk mempersiapkan ha-hal tersebut,

mengingat obyek atau peristiwa yang terjadi bersifat insidental atau tidak terencana. (Bagus 2016)

Penulis tidak hanya melakukan wawancara dengan Heri Susasnto selaku Pimpinan Redaksi JOGJA TV, namun juga mewawancarai staf divisi news yang ada di bawahnya, seperti Vicientia Rina sebagai reporter, Edhot yang biasa memberikan ilmu tentang voiceover, dan

(23)

berbagai bahasan lain yang biasanya terbesit secara random tanpa direncanakan.

(24)

BAB III

PELAKSANAAN KERJA PROFESI

A. Tinjauan Umum Perusahaan 1. Sejarah Umum Perusahaan

Melalui informasi yang diperoleh dari website resmi JOGJA TV, tertulis bahwa PT. Yogyakarta Tugu Televisi atau biasa disebut JOGJA TV merupakan televisi lokal pertama yang berdiri di Yogyakarta. Stasiun televisi ini pertama kali diresmikan pada tanggal 17 September 2004 oleh Sri Sultan HB X. Sebagai stasiun televisi lokal, JOGJA TV memiliki peranan penting dalam pengembangan sektor kebudayaan, pendidikan, pariwisata khususnya di daerah Yogyakarta. Meski tetap mempertahankan nilai-nilai budaya, JOGJA TV tetap berusaha mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.

JOGJA TV menyajikan berbagai macam program acara yang sebagian besar bermuatan lokal, tak jarang pada setiap tayangannya pun mengangkat kebudayaan khususnya kebudayaan yang ada di Kota Yogyakarta. Saat ini pertelevisian Indonesia sudah banyak kehilangan program,-program acara yang menampilkan tentang budaya, kesenian dan semua hal yang berhubungan dengan tradisi. JOGJA TV hadir untuk memberikan itu semua. Sehingga tidak jarang stasiun televisi ini memperoleh banyak penghargaan dari Pemerintah Kota Yogyakarta dalam hal pelestarian kebudayaan.

Sampai saat ini, JOGJA TV terus mengalami perkembangan sesuai dengan trend yang sedang berjalan, mulai dari program-rogram acara yang

(25)

lebih kekinian, tampilan program menjadi lebih modern, karyawan-karyawan yang sebagian besar adalah generasi milenial sehingga ide-ide yang diciptakan pada setiap programnya juga fresh dan mengikuti perkembangan zaman. Pada akhirnya, JOGJA TV mampu menjalin kerjasama dengan pihak-pihak dan lembaga penting khususnya di Kota Yogyakarta.

2. Visi dan Misi

Menurut apa yang telah dituliskan pada (JogjaTV 2015), JOGJA TV memiliki visi:

a. Menjadi etalase kearifan lokal budaya Nusantara

b. Menjadi stasiun televisi yang mengaplikasi teknologi tanpa mengesampingkan tradisi adiluhung.

c. Menjaga keseimbangan hubungan manusia, Sang Pencipta dan alam. d. Menjaga keutuhan NKRI berdasarkan azas Pancasila dan Bhineka

Tunggal Ika

Di samping itu JOGJA TV juga memiliki misi:

a. Mendorong peningkatan sektor pendidikan, perekonomian, serta pariwisata Yogyakarta dan sekitarnya.

b. Mendorong pemberdayaan potensi lokal untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat.

c. Menggali, mempertahankan dan melestarikan budaya serta tradisi masyarakat sejalan dengan proses perkembangan zaman.

d. Taat terhadap kode etik jurnalistik, etika penyiaran serta tata nilai yang berlaku dalam masyarakat.

(26)

Menurut PT Yogyakarta Tugu Televisi mempunyai tujuan sebagai media bagi masyarakat untuk mengekspresikan jati diri kearifan lokal masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya dengan ciri utama yang ingin ditonjolkan adalah dari-oleh-untuk menjaga kekhasan adat dan budaya adiluhung masyarakat. Kehadiran Jogja TV bertujuan untuk selalu menumbuhkan semangat masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya untuk mengenali dan menggali secara lebih lengkap kekayaan budaya kita sehingga kebudayaan yang kita miliki secara turun temurun dapat di lestarikan dan di cintai oleh generasi penerus. 3. Logo JOGJA TV

Gambar 5. Logo Lama JOGJA TV (Sumber: Arsip Jogja Tv 2015)

Gambar 6. Logo Baru JOGJA TV (Sumber: Arsip Jogja Tv)

Pada umumnya, Logo JOGJA TV tidak begitu mengalami perubahan yang signifikan, perubahan hanya terletak pada warna tulisan TV yang semula berwarna gradasi merah putih menjadi full warna merah. Namun secara keseluruhan logo Jogja TV merupakan perpaduan antara bentuk dan tulisan, logo tersebut terbentuk dari dua komponen yakni bentuk Warangka

(27)

Keris dan tulisan “JOGJA TV”. Logo JOGJA TV tersebut memvisualisasikan bahwa dalam menjalani kehidupan, manusia akan terus menjumpai badai atau gelombang. Karena pada dasarnya, kehidupan damai sejahtera, aman Sentosa dapat terwujud apabila manusia dapat terus melestarikan keanekaragaman budaya dan tradisi yang sudah ada sejak dahulu kala.

Logo JOGJA TV menggunakan gambar sebuah keris. Keris merupakan sebuah senjata perang yang diandalkan oleh para prajurit keraton yang

memiliki kekuatan dalam menghadapi peperangan. Keris ini

memvisualisasikan bahwa JOGJA TV merupakan sebuah senjata yang cukup ampuh untuk menyemangati masyarakat Yogyakarta dalam membangun daerahnya dan bangsa Indonesia umumnya dalam segala bidang kehidupan. Kekuatan dan keberanian ini juga merupakan modal utama dalam menghadapi tantangan era global, dimana Yogyakarta berperan sebagai pintu gerbang pariwisata, penjaga tata nilai dan budaya pelestari tradisi adiluhung dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Keris merupakan cermin dinamika kehidupan manusia yang dinamis dan penuh tantangan. Memberi rasa percaya diri dan memberi semangat yang besar bagi masyarakat Yogyakarta.

1. Warna Hijau

Warna hijau memvisualisasikan kesuburan alam Yogyakarta yang perlu dilestarikan dan dikembangkan demi kesejahteraan masyarakatnya. Warna hijau juga mencerminkan citra masyarakat Yogyakarta yang damai, aman

(28)

dan nyaman dilandasi dengan kultur budaya yang sarat dengan nilainilai dan norma peradaban yang madani.

2. Warna Kuning

Warna Kuning memvisualisasikan kesuburan bahwa JOGJA TV mempunyai visi dan kekuatan dalam mengembangkan nilai-nilai budaya masyarakat Yogyakarta dengan keratin sebagai kiblatnya.

3. Tulisan Jogja TV

Tulisan JOGJA TV merupakan perpaduan jenis font Scie Field dengan Swiss721, Bd Rnd BT yang mengesankan seperti tulisan jawa. Hal ini memvisualisasikan sebuah kedinamisan perpaduan antara budaya nenek moyang dengan perkembangan era modern sekarang ini. (Juariah 2008) 4. Struktur Organisasi

Sebagai salah satu stasiun televisi yang sudah berdiri cukup lama, JOGJA TV tentu memiliki struktur organisasi mulai dari jajaran paling tinggi hingga jajaran di bawahnya. Berikut struktur organisasi JOGJA TV:

Gambar 7. Struktur Organisasi JOGJA TV (Sumber: Arsip JOGJA TV, 2015

(29)

Gambar 8. Struktur Organisasi Divisi Editing Grafis

(Pengolah: Laska Indah, 2021. disetujui Abe pada 30 Januari 2021)

Berikut penulis paparkan mengenai masing-masing tugas berdasarkan Struktur Organisasi Divisi Editing Grafis:

1. Penanggung Jawab Program

Orang yang bertanggung jawab penuh pada setiap pekerjaan / workorder yang dikerjakan oleh editor.

2. Koordinator Divisi Editing

Koordinator Editing bertugas membuat workorder kemudian

menyerahkannya kepada editor. Biasanya, Koordinator Editing juga menjelaskan permintaan klien ataupun revisi yang harus dikerjakan apabila ada pekerjaan yang kurang pas.

3. Video Editor

Pada Divisi Editing, Video Editor bertugas untuk menyelesaikan workorder yang diberikan oleh Koordinator Editor. Video Editor biasanya menyunting berita-berita yang ditayangkan pada berbagai program acara berita yang ada di JOGJA TV. Namun tidak hanya

(30)

menyunting berita, Video Editor juga mengerjakan workorder lain yang diberikan oleh Koordinator Editor.

4. Grafis

Divisi Grafis adalah tempat penulis melaksanakan KKP. Divisi Grafis bertugas membuat berbagai materi yang berhubungan dengan grafis dua dimensi maupun tiga dimensi. Biasanya workorder yang diberikan oleh Koordinator Editor berhubungan dengan desain-desain, seperti pembuatan post instagram, bumper in, bumper out, dan lain-lain.

Gambar 9 dan 10. Ruang Editing Grafis (Sumber: Dokumen Laska Indah, 2020)

(31)

Gambar 11. Struktur Organisasi Divisi News

(Pengolah: Laska Indah, 2021. disetujui Heri Sutanto pada 24 Januari 2021)

Bagan di atas adalah struktur organisasi pada Divisi News, berikut penulis paparkan mengenai tugas dan wewenang masing-masing jabatan:

1. Pimpinan Redaksi

Pimpinan Redaksi adalah orang yang menempati posisi paling tinggi pada Divisi News. Segala bentuk pekerjaan, penyiaran berita, dan kegiatan yang berhubungan dengan berita menjadi tanggung jawab penuh seorang Pimpinan Redaksi.

2. Wakil Pimpinan Redaksi

Dibawahnya tentu adalah Wakil Pimpinan Redaksi yang bertugas menggantikan Pimpinan Redaksi apabila berhalangan dalam menjalankan sesuatu.

3. Produser

Dalam Divisi News juga terdapat jabatan Produser yang bertanggung jawab kepada Pimpinan Redaksi terkait penjadwalan liputan yang

(32)

dibuatnya. Produser berwenang membuat rundown dan menerjunkan reporter dan kamerawan untuk melakukan liputan.

4. Asisten Produser

Produser dalam menjalankan tugasnya bekerjasama oleh Asisten Produser yang bertugas mengatur reporter dan kamerawan, juga menjelaskan berita apa saja yang harus diambil. Seorang Asisten Produser juga bertugas mem-backup berita-berita hasil liputan. 5. Reporter

Pada stasiun televisi lokal, reporter bertugas untuk meliput berita-berita kemudian menerjemahkan berita-berita tersebut ke dalam sebuah naskah. Pada setiap melakukan liputan, reporter ditemani oleh seorang kamerawan, namun apabila pada kondisi mendesak dalam meliput berita-berita yang sifatnya mendadak, reporter melakukan liputan seorang diri dan menyetorkan hasil liputan kepada Asisten Produser.

6. Kamerawan

Dalam melakukan liputan, tentu kamerawan adalah orang yang bertugas mengambil gambar sejelas dan sedetail mungkin, biasanya kamerawan melakukan liputan sepaket dengan seorang reporter.

7. Voiceover

Voiceover adalah orang yang bertugas melakukan rekaman suara untuk kebutuhan narasi berita. Reporter JOGJA TV merangkap peran sebagai voiceover. Meski lebih sering melakukan rekaman suara

(33)

untuk narasi berita, voiceover juga melakukan rekaman untuk narasi tayangan lainnya seperti yang ada pada LED Debat Publik Putaran Kedua dan Ketiga.

8. Editor

Editor bertugas menyunting berita-berita yang sudah diliput oleh reporter dan kamerawan, serta menambahkan narasi yang sudah di rekam oleh voiceover. Penambahan lowerthird untuk judul berita juga dilakukan oleh seorang editor.

Gambar 12 dan 13. Ruang News (Sumber: Dokumen Laska Indah, 2020) 5. Program Acara

1. Program News

a. Seputar Jogja (Hard News), yaitu tayangan berita aktual Jogja dan sekitarnya berbahasa Indonesia dengan durasi 30 menit dan target audiens semua umur.

(34)

b. Pawartos Enjing (Hard News), yaitu tayangan berita aktual Jogja dan sekitarnya berbahasa Jawa dengan durasi 30 menit dan target audiens semua umur.

c. Pawartos Ngayogyakarta (Soft News), yaitu tayangan berita Bahasa Jawa tentang sosial dan kebudayaan dengan durasi 30 menit dan target audiens semua umur.

d. Seputar Jogja Malam (Hard News), yaitu tayangan berita aktual Jogja dan sekitarnya yang dikemas dengan menyisipkan segmen talkshow singkat tentang acara-acara di Jogja dan sekitarnya dengan

durasi 30 menit dan target audiens semua umur.

e. Jurnal Sepekan (Documentary), yaitu tayangan rangkuman berita pilihan peristiwa yang ada di Jogja dan sekitarnya selama sepekan dengan durasi 30 menit dan target audiens semua umur.

2. Program Information

a. Seni Budaya (Talkshow), yaitu program tayangan yang mengupas tentang karya sastra, seni dan budaya Indonesia dengan durasi 30 menit dan target audiens semua umur.

b. Adiluhung (Documentary), yaitu program tayangan yang berkaitan dengan berbagai upacara adat dan tempat-tempat bersejarah di Jogja dan sekitarnya dengan durasi 30 menit dan target audiens semua umur.

(35)

c. Mozaik Nusantara (Documentary), yaitu feature tentang kesenian dan kebudayaan berbagai daerah di nusantara dengan durasi 30 menit dan target audiens semua umur.

d. BINCANG HARI INI (Talkshow), yaitu program dialog interaktif tentang topik terhangat yang dibicarakan di media massa baik dari sosial, ekonomi, budaya, politik dan kehidupan bermasyarakat dengan durasi 60 menit dan target audiens dewasa.

e. Husada (Talkshow), yaitu program tayangan dialog interaktif di studio mengenai pengobatan alternatif dengan durasi 60 menit dan target audiens dewasa.

f. Tekad (Documentary), yaitu program tayangan yang menampilkan profil seseorang untuk bertahan hidup, berisi profil perjuangan hidup seseorang dengan durasi 30 menit dan target audiens dewasa. g. AKSI GAYA JOGJA (Lifestyle), yaitu program tayangan yang mengangkat masalah fashion meliputi rubrik pengetahuan tentang mode dan konsultasi mode dengan durasi 30 menit dan target audiens dewasa.

h. Teras Jogja (Talkshow), yaitu program tayangan talkshow multi topic yang dikemas dengan hiburan musik band dengan durasi 60 menit dan target audiens dewasa.

i. Travelling (Travel), yaitu program yang menampilkan wisata Jogja dan sekitarnya dibawakan presenter dengan pengantar bahasa Inggris dengan durasi 30 menit target audiens semua umur.

(36)

3. Program Entertainment

a. Wayang (Traditional), yaitu program yang menayangkan program berbagai jenis-jenis wayang seperti wayang kulit, wayang wenak, dan wayang orang dengan peraga dalang terkenal. Acara ini berdurasi 60 menit dengan target audiens dewasa.

b. Langenswara (Traditional), yaitu program tayangan

gendinggending jawa dengan durasi 60 menit dan target audiens dewasa.

c. Geguritan (Traditional), yaitu program tayangan pembaca puisi dengan bahasa Jawa dengan durasi 60 menit dan target audiens dewasa.

d. Jogja Music Nation (Music dan Talkshow), yaitu program tayangan live interaktif yang menampilakan grup music diselingi pemutaran video klip terbaru dan terdapat segmen talkshow dengan durasi 90 menit dab target audiens remaja.

e. Kafe Music (Music), yaitu program music live interaktif, format acara lebih fleksibel dengan live music dan audiens di studio dengan durasi 30 menit dan target audiens dewasa.

f. Klinong- Klinong Campursari (Music), yaitu program tayangan live campursari dengan durasi 60 menit dan target audiens dewasa. g. Langenswara (Talkshow), yaitu program tayangan live interaktif

(37)

campursari dan penayangan pillihan berita dengan durasi 60 menit dan target audiens dewasa.

h. Koplakan (Comedy), yaitu program komedi tradisional yang para pemainnya menggunakan kostum dengan durasi 30 menit dan target audiens semua umur.

i. Kethoprak (Drama), yaitu tayangan drama trdisional yang mengangkat berbagai cerita seperti cerita rakyat, babad maupun karya sastra sejarah dengan durasi 60 menit dan target semua umur.

j. Tamu kabare (Taklshow), yaitu dialog interaktif bersama bintang tamu dari kalangan eksekutif dengan durasi 60 menit dan target audiens dewasa.

k. Guyonan Beringharjo (Comedy), yaitu program komedi tradisional yang mengangkat tentang cerita keseharian masyarakat dan isu aktual yang terjadi.

4. Program Children

a. Ceria Anak (Variety), yaitu program acara yang menampilkan kreatifitas anak dari sanggar maupun sekolah dasar dengan durasi 30 menit dan target audiens anak-anak.

b. Kampung Halamanku (Edutainment), yaitu program yang

mengangkat keindahan atau ciri khas sebuah desa, daerah atas wilayah di Jogja dan sekitarnya dengan pengisi suara anak-anak dengan durasi 30 menit dan target audiens anak-anak.

(38)

c. Ndongeng (Edutainment), yaitu program yang menampilkan dongeng anak dengan durasi 30 menit dan target audiens anak-anak.

d. Rolasan Ceria (Entertainment), yaitu program yang menampilkan berbagai kreatifitas anak baik dari TK, SD atau sanggar seni dengan durasi 60 menit dan target audiens anak-anak.

e. Happy Holly Kids (Puppet), yaitu program acara yang

menampilkan cerita boneka dengan durasi 30 menit dan target audiens anak-anak.

5. Program Education

a. Dunia Pendidikan (Formal), yaitu program tayangan pendidikan yang mengangkat profil sekolah, murid berprestasi maupun unggulan dari sekolah dengan durasi 30 menit dan target audiens anak-anak.

b. Jelajah Kampus (Formal), yaitu program seputar aktifitas ilmiah, penelitian, dan program unggulan dari masing-masing perguruan tinggi yang ada di Jogja dan sekitarnya dengan durasi 30 menit dan target audiens dewasa.

6. Program Sport

a. Sportif (Jurnal), yaitu program tayangan liputan aktivitas olahraga, kejuaraan, kompetisi dan lain-lain. Acara ini berdurasi selama 30 menit dan target audiens semua umur.

(39)

b. Bugar Raga (Exercise), yaitu program acara senam aerobik, body language, dan yoga dengan durasi 60 menit dan target audiens dewasa.

7. Program Religious

a. Mutiara senja (Preach), yaitu program religi yang menayangkan ceramah lintas agama baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu dengan durasi 60 menit dan target audiens semua umur.

8. Program Movie

a. Film Indie (Movie), yaitu program pemutaran film indie dengan durasi 30 menit dan target audiens semua umur.

9. Program Series

a. Film India (Drama), yaitu program serial film India dengan durasi 30 menit dan target audiens semua umur.

(Saputra 2019)

B. Pelaksanaan Kegiatan 1. Rencana Pelaksanaan KKP

Awalnya, penulis mengajukan proposal untuk melakukan KKP di TRANS TV, namun lagi-lagi pandemi menyebabkan pihak TRANS TV saat itu tidak menerima mahasiswa magang dari luar kota. Kemudian penulis mencoba mencari informasi di berbagai stasiun televisi lokal yang terdekat dari domisili atau tempat tinggal. Salah satu stasiun televisi di Kota

(40)

Yogyakarta yaitu PT. Yogyakarta Tugu Televisi atau JOGJA TV sedang membuka lowongan untuk anak magang, akhirnya penulis menghubungi pihak JOGJA TV dan dianjurkan untuk secepatnya melampirkan berbagai persyaratan seperti Surat Pengantar dan Surat Rapid Test melalui email.

Setelah seminggu, penulis bersama 3 rekan lainnya mendapat panggilan dari Humas atas nama Mas Prast untuk datang ke kantor JOGJA TV dengan membawa surat rapid test. Akhirnya tepat pada tanggal 5 November 2020, pukul 10.00 WIB tiba di kantor JOGJA TV yang ada di Jl. Wonosari Km. 9 Sendangtirto, Berbah, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Penulis akhirnya bertemu dengan Mas Prast, beliau menjelaskan secara singkat tentang JOGJA TV dan teknis pelaksanaan KKP. Mas Prast menjelaskan, pandemi Covid-19 menyebabkan banyak perubahan sistem di JOGJA TV, termasuk dalam hal penerimaan anak magang, sebelum terjadi pandemi biasanya JOGJA TV memiliki anak magang sekitar 80 orang hingga kewalahan mencari ruangan bagi anak-anak magang, namun ketika pandemi JOGJA TV kemudian sangat selektif dan membatasi tidak hanya anak magang namun juga terjadi pengurangan karyawan. Mas Pras menghendaki adanya sistem rolling divisi, akhirnya penulis dan tiga rekan lainnya dibagi menjadi dua kelompok yaitu satu bulan pertama magang di divisi Editing Grafis, dan bulan kedua magang di Divisi News. Saat itu penulis langsung bertemu dengan mentor yang akan membimbing selama KKP, bahkan langsung diberi pekerjaan untuk membuat stopmotion. Penulis berpikir ini bisa menjadi kesempatan menarik untuk dapat mempelajari lebih dari satu divisi. Akhirnya semuanya menyetujui

(41)

sistem yang dibuat oleh Mas Prast sebagai Human Resources (HR) dan bisa memulai magang pada tanggal 9 November 2020.

2. Realisasi Kegiatan

a. Adaptasi Lingkungan Kerja

Hari pertama magang jatuh pada hari Senin, pada bulan pertama penulis melaksanakan magang di Divisi Editing Grafis, masuk pada pukul 09.00 WIB. Penulis tidak setiap hari mendapat workorder lantaran pandemi membuat semakin berkurangnya program acara yang tayang di JOGJA TV. Namun, sesekali mendapat tugas dan tak jarang saling membagi tugas dengan mentor ketika mengerjakan sebuah proyek. Meski begitu, apabila tim grafis mendapat workorder, penulis beberapa kali lembur untuk mengejar materi-materi yang harus segera ditayangkan.

Penulis mulai magang pada divisi news pada tanggal 10 Desember 2020, berbeda dengan divisi sebelumnya, pada divisi News masuk pukul 12.00 WIB karena pada jam tersebut berita-berita baru selesai disunting oleh editor, dan siap untuk dipublikasikan. Selama magang di divisi ini penulis diberikan banyak pekerjaan, mulai dari liputan, mengelola sosial media JOGJA TV di antaranya Youtube dan Intube, hingga membuat thumbnail Youtube agar lebih menarik. Penulis sempat mendapatkan sebuah tantangan dari Pimpinan Redaksi untuk melakukan strategi agar bisa mendatangkan seribu subscriber di laman Youtube JOGJA TV, di luar dugaan, ternyata mampu mendatangkan bahkan lebih dari seribu subscriber dalam kurun waktu sebulan. Penulis sangat nyaman dan lebih

(42)

ringan saat bekerja pada Divisi News, lantaran orang-orang yang ada di dalamnya sangat menerima dengan baik, dan mau mengajarkan hal-hal baru. Rasa kekeluargaan yang terjalin benar-benar terasa pada Divisi News, mulai dari pimpinan redaksi, produser, asspro, reporter hingga

voiceover semua menerima kehadiran anak magang dengan hangat.

b. Penugasan yang Diberikan oleh Pembimbing Lapangan

Pada bagian ini di paparkan penugasan pada masing-masing divisi, yakni pada Divisi Grafis dan Divisi News. Penugasan pada kedua divisi ini memiliki tingkat kesulitan berbeda. Berikut detail tugas yang diberikan:

1. Sebagai Desainer pada Divisi Grafis a. Membuat Poster Feeds Instagram

JOGJA TV memiliki sosial media seperti media-media lain yang dituntut harus selalu up to date, termasuk dalam meng-upload dalam feeds-nya mengenai hari-hari besar atau perayaan, biasanya penulis bersama dengan satu rekannya di divisi ini mendapat pekerjaan beberapa hari sebelumnya, saling membagi tugas.

(43)

Gambar 14. Feeds Instagram ucapan turut berduka wafatnya BRAy. Prabukusumo

(Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020)

Gambar 15. Feeds Instagram Hari Aids JOGJA TV (Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020) b. Membuat Materi Grafis Kebutuhan Live

Penugasan berikutnya yang diberikan adalah ikut andil dalam persiapan materi live. Pada bulan November Yogyakarta sedang pada dalam masa pesta Pemilu, yaitu Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020. KPU Kota Magelang bekerja sama degan berbagai stasiun televisi di Yogyakarta untuk menayangkan debat secara live. Penulis diajak bekerja sama untuk

(44)

membuat poster, Iklan Layanan Masyarakat, LED tayangan televisi, dan tayangan yang dibutuhkan saat live.

Gambar 16. Proses Pembuatan Poster Debat Putaran Kedua Pemilu Magelang

(Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020)

Gambar 17. Proses Pembuatan Poster Debat Putaran Ketiga Pemilu Magelang

(Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020)

Berikut adalah contoh Iklan Layanan Masyarakat Debat Pemilu Magelang 2020 yang dikerjakan oleh penulis. Hasil

(45)

pekerjaan tidak diperiksa dan disejutui oleh mentor, melainkan langsung diperiksa oleh pihak KPU Magelang.

Gambar 18. Proses Pembuatan Iklan Layanan Masyarakat Debat Putaran Kedua Pemilu Magelang 2020 (Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020)

Gambar 19. Proses Pembuatan Iklan Layanan Masyarakat Debat Putaran Ketiga Pemilu Magelang 2020 (Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020)

(46)

c. Membuat Logo dan Bumper Program Acara Kopi Joss

Gambar 20. Pembuatan bumper program acara Kopi Joss

(Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020)

Penulis mengamati mentor pada saat membuat bumper in acara Kopi Joss. Bumper in acara Kopi Joss dibuat dengan aplikasi Adobe Premiere Pro, berupa grafis dua dimensi dengan pergerakan sederhana.

d. Menjadi Talent Iklan Layanan Masyarakat Dinas Kesehatan DIY

Saat masih melaksanakan di Divisi Grafis, penulis sering bertegur sapa dengan Pak Bagas, marketing dari JOGJA TV, kebetulan siang itu ditawari untuk terlibat dalam pembuatan Iklan Layanan Masyarakat yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan DIY. Penulis berfikir itu bisa menambah pengalaman, kemudian memutuskan untuk mengambil tawarannya.

(47)

Gambar 21. Foto bersama setelah shooting ILM Dinas Kesehatan

(Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir,2020)

Gambar 22. Proses editing ILM Dinas Kesehatan (Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020)

Ternyata setelah melakukan shooting bersama dengan tim JOGJA TV, tidak tegang seperti yang dibayangkan. Shooting berjalan dengan lancar, karena memang dialog yang harus

(48)

dihafalkan juga tidak begitu sulit. Ini menjadi pengalaman yang baru bagi penulis.

2. Sebagai Peliput Berita pada Divisi News

Penulis mendapatkan penugasan mulai dari, melakukan liputan, penyuntingan berita, pembuatan naskah berita, voiceover, hingga mengelola channel Youtube JOGJA TV.

a. Liputan

Selama melaksanakan KKP di Divisi News penulis telah mendapatkan beberapa kali kesempatan untuk melakukan liputan, baik bersama dengan mentor, maupun diberikan tugas untuk liputan sendiri. Ini menjadi pengalaman baru yang bisa diambil, berikut dokumentasi yang didapatkan selama melakukan liputan:

1) Liputan Event Tahunan Lembaga Ombudsman DIY

Gambar 23 dan 24. Event Tahunan Lembaga Ombudsman DIY

(49)

Pada tanggal 29 Desember 2020, penulis bersama dengan Mbak Vicientia dan satu kamerawan ditugaskan untuk menghadiri sebuah event yang diadakan oleh Lembaga Ombudsman DIY. Di sana bertemu dengan banyak sekali wartawan dari berbagai perusahaan. Setiap tahun, LO DIY biasanya mengadakan sebuah event yang dihadiri oleh berbagai media di Yogyakarta baik media cetak maupun media siaran untuk menghadiri acara konferensi pers Laporan Tahunan 2020. Kegiatan waktu itu dilaksanakan di Bale Kanoman Jl. Ki Ageng Pemanahan No.111, Kragilan, Banguntapan, Bantul dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Penulis bersama reporter dan kamerawan meliput Laporan Tahunan mengenai berita-berita maupun kejadian-kejadian yang terjadi di Kota Yogyakarta selama satu tahun.

2) Liputan Rebranding Hotel Grand Kangen Urip Sumoharjo

Gambar 25. Tasyakuran dan Rebranding Hotel Grand Kangen Urip Sumoharjo

(50)

Sebagai salah satu stasiun televisi yang ada di Kota Yogyakarta, JOGJA TV telah menjalin kerjasama dan hubungan yang baik dengan berbagai perusahaan yang ada di Kota Yogyakarta. Salah satunya adalah Hotel Horison Urip Sumoharjo yang kini menjadi Hotel Grand Kangen Urip Sumoharjo. Tasyakuran dan rebranding hotel ini ternyata mengundang pihak JOGJA TV untuk mendatangi, akhirnya penulis ditugaskan untuk datang dan meliput acara tersebut. 3) Liputan Peresmian Revitalisasi Tugu Pal Putih Kota Yogyakarta

Gambar 26. Tugu Pal Putih Yogyakarta

(Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020)

Pada tanggal 18 Desember 2020, Pemerintah Kota Yogyakarta baru saja meresmikan revitalisasi Tugu Pal Putih. Tugu Pal Putih kini memiliki wajah baru, setelah di revitalisasi

(51)

kabel-kabel yang sebelumnya menjuntai diatas kemudian ditanam di bawah tanah. Dengan adanya peristiwa penting tersebut, Pimpinan Redaksi memberikan penugasan untuk melakukan liputan yang nantinya ditayangkan pada program acara Seputar Jogja pada segmen Seputar Jogja Jalan-Jalan.

Gambar 27. Cuplikan Hasil Liputan

(Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020)

b. Pengamatan Voiceover Naskah Berita

Setiap harinya, ruangan news dipakai untuk proses rekaman voiceover narasi berita oleh para dubber. Biasanya pengisi suara voiceover ada sekitar lima sampai dengan enam orang bergantian mengisi berbagai berita. Dengan begitu, penulis seringkali mendengarkan dan ikut belajar bagaimana memproduksi suara agar empuk dan enak didengar untuk voiceover berita, namun pada kenyataannya menjadi voiceover bukan hal yang mudah, harus mampu menempatkan penekanan dan pemenggalan kata yang tepat. Untuk voiceover program Seputar Jogja biasanya

(52)

dilakukan oleh Mbak Vicientia, Mas Edhot, atau Mas Yudha. Sedangkan untuk program Pawartos Ngayogyakarta biasanya diisi dengan bahasa Jawa krama oleh Mas Faisal.

Gambar 28. Proses voiceover narasi berita (Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020) c. Mengelola Sosial Media JOGJA TV

Selain diberikan penugasan tersebut di atas, pekerjaan sehari-hari yang diberikan adalah mengelola sosial media JOGJA TV khususnya dalam hal meng-upload berita. Alurnya adalah berita yang telah disunting dan ditambahkan narasi dikirimkan ke server untuk penulis unduh dan kelola hingga proses upload di laman Youtube milik JOGJA TV.

Penulis tidak mengerjakan sendiri tetapi bekerja sama dengan satu rekan lainnya yang bertugas meng-upload video berita ke Youtube. Berikut detail penugasan saat mengelola sosial media:

(53)

1) Membuat Thumbnail Youtube

Gambar 29. Proses Pembuatan Thumbnail Berita untuk Youtube

(Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020) Biasanya tahap pertama dalam meng-upload berita pada laman Youtube JOGJA TV adalah membuat thumbnail terlebih dahulu. Pada bagian ini perlu melakukan berbagai strategi untuk menarik penonton agar meng-klik video. Pimpinan redaksi mengajarkan bagaimana cara membuat thumbnail agar

menarik penonton. Yang akhirnya penulis sukses

mendatangkan ribuan subscriber dalam kurun waktu satu bulan. Tahap selanjutnya adalah meng-upload video ke laman Youtube yang dilakukan oleh rekan sesama anak magang pada Divisi News.

3. Kegiatan Harian

Tanggal Kegiatan

Senin, 9 November 2020 -. Membuat poster Hari Pahlawan.

Selasa, 10 November 2020 - Mendapat materi Debat Publik

(54)

-Mentor menjelaskan penugasan apa saja yang harus dikerjakan penulis. -Membuat poster Debat Putaran

Kedua (feed Instagram)

Rabu, 11 November 2020 -Mendapat revisi-an poster, dan memperbaikinya.

-Mulai meng-edit ILM Debat

“Protokol Kesehatan”

-Meng-edit ILM “Kepolisian

Magelang”

-Meng-edit ILM “KPU Kota

Magelang”

Rabu, 12 November 2020 -Menyelesaikan revisi-an dari pihak KPU Kota Magelang

-Mempersiapkan materi-materi lain yang digunakan untuk kebutuhan saat live.

-Menunggu kedatangan pihak KPU sekaligus memperbaiki revisian Kembali setelah KPU datang ke kantor.

Kamis, 13 November 2020 -Menulis list materi-materi yang

dibutuhkan, dan mencocokkan

dengan materi-materi yang sudah dibuat.

-Menyetorkan materi-materi yang sudah siap ke server divisi MCR. Jumat, 14 November 2020 - Mengolah layout yang diberikan

mentor untuk desain Poster Kopi Joss.

Senin, 17 November 2020 - Membuat logo program acara Kopi Joss.

- Mengamati mentor pada saat

membuat bumper program acara Kopi Joss

- Membuat poster deskripsi program Kopi Joss .

Selasa, 18 November 2020 - Mencari materi untuk LED (foto ikon-ikon Kota Magelang)

(55)

Jumat, 21 November 2020 - Mendapat materi poster Debat Ketiga

Senin, 23 November 2020 - Mendapat materi ILM Debat

Putaran Ketiga.

- Mulai meng-edit secara offline.

Selasa, 24 November 2020 -Membuat poster Debat Putaran

Kedua (feed Instagram).

-Melanjutkan edit-an ILM Debat Putaran Ketiga.

-Persiapan shooting ILM Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Rabu, 25 November 2020 - Membuat ID Card anak-anak

magang JOGJA TV.

- Shooting ILM Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Kamis, 26 November 2020 - Editing offline ILM Dinas

Kesehatan Kabupaten Sleman. - Menerima gaji dari menjadi talent

ILM Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Jumat, 27 November 2020 - Menyelesaikan revisi-an ILM

sampai final draft.

- Mendapat materi video ILM

“Statement Rektor”.

- Mengedit ILM “Statement Rektor”

Minggu, 29 November

2020

- Debat Putaran Ketiga

diselenggarakan.

Selasa, 8 Desember 2020 - Membuat poster Protokol

Kesehatan Pemilu

Rabu, 9 Desember 2020 - Membuat motion grafik post

Ucapan Turut Berduka Cita atas wafatnya Bray.Prabukusumo. Jumat, 11 Desember 2020 - Mendapat materi post Kopi Joss.

Senin, 14 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

(56)

kembali ke Intube.

Selasa, 15 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. - Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Rabu, 16 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. - Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Kamis, 17 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. - Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Jumat, 18 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. - Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Sabtu, 19 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. - Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Senin, 21 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Selasa, 22 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari servereditor.

(57)

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

-Liputan rebranding Hotel Grans Kangen Uripsumoharjo

Rabu, 23 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Kamis, 24 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

-Liputan Revitalisasi Tugu Pal Putih Yogyakarta untuk program acara Seputar Jogja pada segmen Seputar Jogja Jalan-Jalan.

Jumat, 25 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Sabtu, 26 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Senin, 28 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

(58)

-Ngonten bersama reporter Mbak Cintia

Selasa, 29 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

-Liputan Ombudsman di Bale

Kanoman bersama reporter dan kamerawan.

Rabu, 30 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Kamis, 31 Desember 2020 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Jumat, 1 Januari 2021 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Sabtu, 2 Januari 2021 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Senin, 4 Januari 2021 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

(59)

kembali ke Intube.

Selasa, 5 Januari 2021 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Rabu, 6 Januari 2021 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Kamis, 7 Januari 2021 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Jumat, 8 Januari 2021 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube.

Sabtu, 9 Januari 2021 -Mengunduh materi berita dari

servereditor.

-Membuat thumbnail Youtube. -Video yang sudah di upload di

Youtube kemudian diunggah

kembali ke Intube. .

-Perpisahan dengan teman-teman di JOGJA TV.

4. Capaian Kegiatan

Selama melaksanakan KKP di JOGJA TV baik pada Divisi Grafis maupun News, penulis telah memperoleh banyak hal, mulai dari

(60)

ilmu-ilmu penting yang selama ini tidak diperoleh melalui perkuliahan, juga pengalaman-pengalaman baru yang bisa dijadikan pelajaran berharga. Selain dari segi akademik, penulis juga mengambil banyak pelajaran berharga mengenai bagaimana berada di tengah-tengah dunia kerja yang menekankan kerja tim. Selain itu juga belajar bagaimana memposisikan diri agar diterima dalam sebuah lingkungan kerja yang sesungguhnya. Dari semua penugasan yang telah dikerjakan selama KKP, penulis cukup banyak meraih pencapaian di antaranya dapat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum Kota Magelang, juga menemui banyak tokoh penting saat liputan. Tentu hal tersebut tidak pernah didapatkan selama kuliah. Kiranya capaian tersebut bisa menjadi bekal penulis untuk dapat mengembangkan potensi dan kemampuan di bidang pertelevisian ke arah yang lebih baik ke depannya.

5. Deskripsi Karya

Selama melaksanakan KKP di JOGJA TV, penulis telah menghasilkan beberapa karya baik pada Divisi Grafis maupun Divisi News. Berikut penulis paparkan karya-karya yang telah dihasilkan:

(61)

a. Poster Feeds Instagram

Gambar 30. Poster Hari Aids Sedunia

(Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020) Hari itu tepat pada tanggal 1 Desember 2020, memperingati Hari Aids Sedunia. Biasanya mentor memberikan tugas beberapa hari sebelumnya, namun ternyata Divisi Sosial Media hari itu mengingatkan untuk membuat desain postingan / feed Instagram tentang Hari Aids. Dengan segera penulis ditugaskan untuk membuat desain Hari Aids dan segera diunggah ke Instagram. Desain tersebut sempat mengalami beberapa kali revisi sampai akhirnya final pada desain di atas.

(62)

b. Persiapan Materi Debat Putaran Kedua

Gambar 31. Poster Debat Putaran Kedua

(Sumber: Dokumen Laska Indah Wulankawukir, 2020) Proyek poster Debat Putaran Kedua merupakan salah satu dari materi-materi yang dibutuhkan untuk kebutuhan live Debat. Debat Putaran Kedua jatuh pada Hari Jumat tanggal 13 November 2020. Poster debat ini di-posting pada sosial media milik JOGJA TV untuk ajang promosi dan menarik audiens untuk menonton live di JOGJA TV dan live streaming di channel Youtube milik KPU Kota Magelang.

Gambar

Gambar 1. Tampak samping Kantor JOGJA TV  (Sumber: JOGJA TV, 2019)
Gambar 2. Tampak depan Kantor JOGJA TV  (Sumber: JOGJA TV, 2019)
Gambar 3. Bagan Struktur Organisasi Divisi News  (Pengolah: Laska Indah Wulankawukir, 2021, disetujui Heri
Gambar 4. Bagan proses kerja Divisi News  (Sumber: Divisi Pemberitaan JOGJA TV) Sekertaris Redaksi Pimpinan Redaksi Produser Koodinator Liputan OK
+7

Referensi

Dokumen terkait