Pemanfaatan Pupuk Daun sebagai Media Alternatif dan Bahan Organik pada Kultur in vitro Kentang (Solanum tuberosum L.) Kultivar Granola.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tiga kultivar kentang (Solanum tuberosum L.) terhadap beberapa kombinasi media pupuk dan zat pengatur tumbuh NAA dan BA
Dalam penelitian ini akan digunakan pupuk organik cair yang berbeda konsentrasinya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kentang (S. tuberosum) sehingga
Dalam penelitian ini akan digunakan pupuk organik cair yang berbeda konsentrasinya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kentang (S. tuberosum) sehingga
Hasil analisis ragam jumlah daun tanaman kentang (Tabel 3) menunjukkan bahwa perlakuan berbagai jenis klon berpengaruh terhadap jumlah daun pada berbagi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan organik meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah tajuk, bobot basah akar, bobot umbi dan jumlah umbi.. Namun, bahan organik
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap I, konsentrasi paclobutrazol berpengaruh nyata pada jumlah tunas, panjang tunas, tinggi tanaman dan jumlah daun,
Hasil analisis ragam jumlah daun tanaman kentang (Tabel 3) menunjukkan bahwa perlakuan berbagai jenis klon berpengaruh terhadap jumlah daun pada berbagi umur
Pengurangan konsentrasi gula pada percobaan dengan eksplan pucuk nyata menyebabkan menurunnya jumlah daun dan buku yang terbentuk pada tunas, meningkatkan kerapatan