K U R I K U L U M 2 0 0 4
STANDAR KOMPETENSI
Mata Pelajaran
BAHASA JEPANG
SEKOLAH MENENGAH ATAS
dan
Katalog dalam Terbitan
Indonesia. Pusat Kurikulum, Badan Penelitian dan Pengembangan
Departemen Pendidikan Nasional
Standar Kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Jepang SMA & MA, - Jakarta: Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas: 2003 iv, 40 hal.
KATA PENGANTAR
Kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia mengalami perkembangan dan perubahan secara terus menerus sebagai akumulasi respon terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi selama ini serta pengaruh perubahan global, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni dan budaya. Hal ini menuntut perlunya perbaikan sistem pendidikan nasional termasuk penyempurnaan kurikulum.
Penyempurnaan kurikulum yang telah dilakukan mengacu pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah yang terkait yang mengamanatkan tentang adanya standar nasional pendidikan yang berkenaan dengan standar isi, proses, dan kompetensi lulusan serta penetapan kerangka dasar dan standar kurikulum oleh pemerintah. Upaya penyempurnaan kurikulum ini guna mewujudkan peningkatan mutu dan relevansi pendidikan yang harus dilakukan secara menyeluruh mencakup pengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya, yakni aspek-aspek moral, akhlak, budi pekerti, pengetahuan, keterampilan, kesehatan, seni dan budaya. Pengembangan aspek-aspek tersebut bermuara pada peningkatan dan pengembangan kecakapan hidup yang diwujudkan melalui pencapaian kompetensi peserta didik untuk bertahan hidup serta menyesuaikan diri dan berhasil dalam kehidupan. Kurikulum ini dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan keadaan daerah dan sekolah.
Dokumen kurikulum 2004 terdiri atas Kerangka Dasar Kurikulum 2004, Standar Bahan Kajian dan Standar Kompetensi Mata Pelajaran yang disusun untuk masing-masing mata pelajaran pada masing-masing satuan pendidikan. Dokumen ini adalah Standar Kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Jepang untuk satuan pendidikan SMA & MA.
Dengan diterbitkan dokumen ini maka diharapkan daerah dan sekolah dapat menggunakannya sebagai acuan dalam pengembangan perencanaan pembelajaran di sekolah masing-masing.
Jakarta, Oktober 2003 Kepala Badan Penelitian
dan Pengembangan Direktur Jendral
3 4 5 5 6 6 7 7 8 9 9 12 12 16 20 26 30 34 38 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ... DAFTAR ISI ... I. PENDAHULUAN ... A. Rasional ... B. Pengertian ... C. Fungsi dan Tujuan ... D. Ruang Lingkup ... E Standar Kompetensi Lintas Kurikulum ... F. Standar Kompetensi Bahan Kajian ... G. Standar Kompetensi Mata Pelajaran ... H. Rambu-rambu ... II. KOMPETENSI DASAR, INDIKATOR, DAN MATERI POKOK ... Kelas XI ... Kelas XII ... Daftar Tata Bahasa/Pola Kalimat ... Ungkapan Komunikasi ... Kosakata Per Tema ... Contoh Percakapan dan Cerita Per Tema ... Daftar Kanji Sederhana ...
PENDAHULUAN
1
A. RasionalMempelajari bahasa merupakan hal yang penting bagi perkembangan sosial dan kepribadian seorang individu. Sebagai bahasa yang banyak digunakan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, bahasa Jepang berperan sebagai salah satu bahasa internasional. Di samping berperan sebagai bahasa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, bahasa ini dapat menjadi alat untuk mencapai tujuan ekonomi-perdagangan, hubungan antarbangsa, tujuan sosial-budaya dan pendidikan serta tujuan pengembangan karier.
Penguasaan bahasa Jepang merupakan persyaratan penting bagi keberhasilan individu, masyarakat, dan bangsa Indonesia dalam menjawab tantangan zaman pada tingkat global. Penguasaan Bahasa Jepang dapat diperoleh melalui berbagai program, dan program pengajaran di sekolah secara formal tampaknya merupakan sarana utama bagi sebagian anak Indonesia.
Pengalaman menunjukkan bahwa hasil pembelajaran Bahasa Jepang di Indonesia masih jauh dari tujuan yang diinginkan. Lulusan SMU belum mampu menggunakan bahasa Jepang untuk berkomunikasi lisan. Ketidakberhasilan ini ditentukan oleh banyak faktor. Akan tetapi, bila diupayakan pasti banyak jalan untuk memperbaikinya. Salah satunya adalah dengan memperbaiki atau menyesuaikan kurikulum dengan tuntutan zaman.
Tuntutan dunia global yang terus menerus berubah merupakan salah satu dorongan untuk mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi. Kurikulum ini menyediakan butir-butir kompetensi dasar berbahasa dan
Bahasa Jepang
B. Pengertian
Bahasa Jepang merupakan alat untuk berkomunikasi lisan dan tulisan. Berkomunikasi dalam bahasa Jepang dimaksudkan untuk memahami dan mengungkapkan informasi, pikiran, perasaan serta mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya.
C. Fungsi dan Tujuan 1. Fungsi
Mata pelajaran bahasa Jepang merupakan mata pelajaran pilihan di Sekolah Menengah Atas yang berfungsi sebagai alat pengembangan diri siswa dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya. Dengan demikian mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi warganegara yang cerdas, terampil dan berkepribadian Indonesia serta siap mengambil bagian dalam pembangunan nasional.
2. Tujuan
Program pembelajaran bahasa Jepang di Indonesia memiliki tujuan agar para siswa berkembang dalam hal:
• kemampuan berbicara, mendengarkan, membaca, memberikan pendapat, dan menulis secara baik;
• pengetahuan mengenai ragam bahasa dalam konteks sehingga para siswa dapat menafsirkan isi berbagai bentuk teks lisan maupun tertulis dan meresponnya dalam bentuk kegiatan yang beragam dan interaktif;
• pengetahuan mengenai pola-pola kalimat yang dapat digunakan untuk mengkonstruksikan teks yang berbeda-beda dan mampu mengaplikasikan pengetahuannya itu ke dalam bentuk wacana lisan maupun tulisan;
• pengetahuan yang luas mengenai sejumlah teks yang beraneka dan kemampuan untuk menghubungkan pengetahuannya itu dengan aspek sosial dan personal;
• berbicara secara efektif dalam berbagai konteks untuk menyampaikan informasi, pikiran dan perasaan, serta menjalin
Pendahuluan
hubungan sosial dalam bentuk kegiatan yang beragam, interaktif dan menyenangkan;
• menafsirkan isi berbagai bentuk teks tulis dan merespon dalam bentuk kegiatan yang beragam, interaktif, dan menyenangkan; • menulis kreatif berbagai bentuk teks untuk menyampaikan
informasi, mengungkapkan pikiran dan perasaan;
• pengetahuan aspek-aspek budaya melalui sejumlah teks untuk dapat dipahami dan diaplikasikan dalam kegiatan komunikasi;
D. Ruang Lingkup
Aspek mata pelajaran Bahasa Jepang meliputi:
1. Keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.
2. Unsur-unsur kebahasaan mencakup: ungkapan komunikatif, kosa kata, pelafalan, tata bahasa dan ejaan huruf (kana, kanji).
3. Aspek budaya yang terkandung dalam teks lisan dan tulisan.
E. Standar Kompetensi Lintas Kurikulum
Standar Kompetensi Lintas Kurikulum merupakan kecakapan untuk hidup dan belajar sepanjang hayat yang dibakukan dan harus dicapai oleh peserta didik melalui pengalaman belajar.
Standar Kompetensi Lintas Kurikulum ini meliputi:
1. Memiliki keyakinan, menyadari serta menjalankan hak dan kewajiban, saling menghargai dan memberi rasa aman, sesuai dengan agama yang dianutnya.
2. Menggunakan bahasa untuk memahami, mengembangkan, dan mengkomunikasikan gagasan dan informasi, serta untuk berinteraksi dengan orang lain.
teknik-Bahasa Jepang
5. Memahami dan menghargai lingkungan fisik, makhluk hidup, dan teknologi, dan menggunakan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai untuk mengambil keputusan yang tepat.
6. Berpartisipasi, berinteraksi, dan berkontribusi aktif dalam masyarakat dan budaya global berdasarkan pemahaman konteks budaya, geografis, dan historis.
7. Berkreasi dan menghargai karya artistik, budaya, dan intelektual serta menerapkan nilai-nilai luhur untuk meningkatkan kematangan pribadi menuju masyarakat beradab.
8. Berpikir logis, kritis, dan lateral dengan memperhitungkan potensi dan peluang untuk menghadapi berbagai kemungkinan.
9. Menunjukkan motivasi dalam belajar, percaya diri, bekerja mandiri, dan bekerjasama dengan orang lain.
F. Standar Kompetensi Bahan Kajian Mendengarkan
Siswa mampu menafsirkan berbagai nuansa makna dalam berbagai teks lisan dengan berbagai variasi tujuan komunikasi dan konteks.
Berbicara
Siswa mampu mengungkapkan berbagai nuansa makna dalam berbagai teks lisan dengan berbagai variasi tujuan komunikasi dan konteks.
Membaca
Siswa mampu memahami berbagai nuansa makna yang dijumpai dalam berbagai teks tertulis dengan variasi tujuan komunikasi, struktur teks dan ciri-ciri bahasanya.
Menulis
Siswa mampu mengungkapkan makna secara tertulis sesuai dengan tujuan komunikasinya dengan struktur wacana dan fitur-fitur bahasa yang lazim digunakan dalam budaya bahasa yang digunakan
Pendahuluan
G. Standar Kompetensi Mata Pelajaran
1. Siswa mampu berkomunikasi lisan dan tertulis dengan menggunakan ragam bahasa sederhana dan dapat dipahami sesuai konteks dalam wacana interaksional dan atau monolog yang informatif berbentuk naratif, deskriptif dan laporan sederhana. 2. Siswa mampu berkomunikasi lisan dan tertulis dengan
menggunakan ragam bahasa yang sesuai dengan lancar dan akurat, dalam wacana interaksional dan atau monolog berbentuk naratif, prosedur, deskriptif dan berita.
H. Rambu-rambu
1. Kurikulum ini menerapkan pendekatan kompetensi sebagai pendekatan pembelajaran. Beberapa konsep penting yang mendasari pendekatan ini adalah sebagai berikut:
a. Bahasa merupakan alat untuk mengungkapkan makna yang diwujudkan dengan menggunakan tata bahasa dan kosakata. Dengan demikian, tata bahasa dan kosakata berperan sebagai alat pengungkapan makna yang berupa gagasan, pikiran, pendapat, dan perasaan.
b. Makna ditentukan oleh lingkup kebahasaan maupun lingkup situasi yang merupakan konsep dasar dalam pendekatan kompetensi terhadap pengajaran bahasa yang harus didukung oleh pemahaman lintas budaya.
c. Makna dapat diwujudkan melalui ungkapan yang berbeda, baik secara lisan maupun tertulis. Suatu ungkapan dapat mempunyai makna yang berbeda tergantung pada situasi pada saat ungkapan itu digunakan. Jadi keragaman ujaran diakui kebenarannya dalam bentuk bahasa lisan dan tulisan.
d. Belajar bahasa adalah belajar berkomunikasi melalui bahasa tersebut baik secara lisan maupun tertulis. Belajar berkomunikasi ini perlu didukung oleh pembelajaran
unsur-Bahasa Jepang
ditentukan oleh kadar kebermaknaan bahan pelajaran dan kegiatan pembelajaran siswa yang bersangkutan. Dengan kata lain, kebermaknaan bahan pelajaran dan kegiatan pembelajaran memiliki peranan yang amat penting dalam keberhasilan siswa. f. Bahan pelajaran dan kegiatan pembelajaran menjadi lebih bermakna jika berhubungan dengan kebutuhan, pengalaman, minat, tata nilai, dan masa depan siswa. Oleh karena itu faktor-faktor tersebut harus dijadikan pertimbangan pengambilan keputusan dalam pengajaran dan pembelajaran agar lebih bermakna bagi siswa.
g. Dalam proses belajar mengajar, siswa harus diperlakukan sebagai subjek utama, dan bukan sebagai objek belaka dan guru berperan sebagai fasilitator untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan berbahasanya.
2. Penerapan konsep-konsep di atas dalam pengajaran bahasa asing menyiratkan bahwa:
a. Unsur-unsur bahasa, yaitu tata bahasa, kosakata dan lafal dan ejaan hendaknya disajikan dalam lingkup kebahasaan maupun lingkup situasi, sehingga menjadi lebih bermakna. Lingkup situasi harus mencakup lingkup budaya dari bahasa yang dipelajari dan budaya siswa.
b. Pembelajaran unsur-unsur bahasa ditujukan untuk mendukung penguasaan dan pengembangan empat keterampilan berbahasa Jepang, dan bukan untuk kepentingan penguasaan unsur-unsur bahasa itu sendiri.
c. Dalam proses belajar mengajar keempat keterampilan berbahasa pada hakekatnya tidak dapat dipisahkan. Oleh sebab itu, keterampilan berbahasa sedapat mungkin dikembangkan secara terpadu. d. Peserta didik harus dilibatkan dalam semua kegiatan belajar
yaitu kegiatan yang dapat membantu:
1) mengembangkan diri siswa dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya;
2) mendorong siswa untuk tumbuh dan berkembang menjadi warga negara yang berkepribadian Indonesia; dan
3) mengembangkan keterampilan menjalin hubungan dengan pihak lain.
Pendahuluan
3. Perkembangan teknologi komunikasi dapat dimanfaatkan untuk mempelajari bahasa asing. Teknologi komunikasi ini dapat berupa media cetak dan elektronika. Media cetak meliputi surat kabar, majalah, buku, brosur, dan lain-lain. Sedangkan media elektronika meliputi komputer, televisi, radio, internet, VCD, CD, dan lain-lain. Melalui internet dapat diperoleh berbagai informasi dalam bahasa Jepang sehingga dapat meningkatkan kemampuan membaca. Melalui TV dan Radio siswa dapat meningkatkan kemampuan menyimak dan melalui komputer mengembangkan kemampuan membaca dan menulis.
4. Dokumen ini hanya menyediakan daftar tema per tahun, sedangkan daftar anak tema untuk setiap tema diserahkan kepada pengguna dokumen ini agar lebih sesuai dengan situasi dan kondisi di daerah masing-masing.
5. Pembagian waktu untuk setiap tema atau anak tema diserahkan kepada guru atau di lapangan yang lebih mengetahui kemampuan siswa masing-masing.
6. Dokumen ini disertai lampiran daftar tata bahasa/pola kalimat/ ungkapan komunikasi/kosakata/contoh ungkapan dan cerita/daftar kanji sederhana.
KOMPETENSI DASAR, INDIKATOR, DAN
MATERI POKOK
2
KELAS : XIStandar Kompetensi : 1. Siswa mampu berkomunikasi lisan dan tertulis dengan menggunakan ragam bahasa sederhana dan dapat dipahami sesuai konteks dalam wacana interaksional dan atau monolog yang informatif berbentuk naratif, deskriptif dan laporan sederhana.
Mendengarkan
1.1 Membedakan bunyi dan kata yang pengucapannya memiliki kemiripan
1.2 Mengidentifikasikan informasi dari teks percakapan
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK
• Mengidentifikasikan perbedaan bunyi secara individual • Mengindentifikasikan kata • Mengidentifikasikan salam sesuai dengan kondisi dan keadaan waktu
• Mengidentifikasikan identitas diri sendiri dan orang lain • Mengidentifikasikan
nama dan letak benda yang ada di sekolah dan kepemilikan benda • Mengidentifikasikan
waktu (jam, hari, tanggal, bulan dan tahun) dan kegiatan yang dilakukan di sekolah
• Mengidentifikasikan hubungan anggota keluarga sendiri dan orang lain.
Tema: Jati diri,
Lingkungan Kehidupan Sekolah, Kehidupan Keluarga dan Kehidupan sehari-hari. (Lihat pada kolom aspek berbicara dan lampiran)
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok
Berbicara
1.3 Melafalkan bunyi dan kata yang
pengucapannya memiliki kemiripan
1.4 Menyampaikan berbagai informasi sederhana secara lisan
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK
• Mengidentifikasikan informasi mengenai kegiatan sehari-hari. • Mengidentifikasikan informasi mengenai keadaan benda dan tempat (harga, kondisi dsb)
• Melafalkan bunyi • Melafalkan kata
• Mengucapkan salam dan ungkapan sesuai dengan kondisi dan keadaan waktu
• Mendemonstrasikan perkenalan diri sendiri dan orang lain
• Menceritakan nama dan letak benda yang ada di sekolah serta kepemilikan benda
• Menyebutkan waktu (jam, hari, tanggal, bulan dan tahun) dan kegiatan sekolah
Tema: Jati diri,
Lingkungan Kehidupan Sekolah, Kehidupan Keluarga dan Kehidupan sehari-hari.
Bunyi bahasa Jepang
550 kosakata baru serta tata bahasa yang
terlampir dan tata bahasa yang diperlukan
Membaca
1.5 Membedakan huruf yang bentuknya mirip dan kata yang pengucapannya mirip
1.6 Menafsirkan makna kata, frasa dan kalimat
1.7 Memahami teks pendek dan sederhana
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK
• Menceritakan hubungan anggota keluarga sendiri dan orang lain (sebutan, jumlah, pekerjaan)
• Menceritakan kegiatan sehari-hari
• Menceritakan keadaan benda dan tempat (harga, kondisi dsb)
• Membaca tulisan dalam huruf hiragana • Membaca tulisan
dalam huruf katakana • Membaca kosakata,
frasa dan kalimat sederhana
• Membaca salam dan ungkapan sesuai dengan kondisi dan keadaan waktu
• Mengidentifikasikan isi teks yang berkaitan dengan perkenalan diri sendiri dan orang lain
• Mengidentifikasikan isi teks yang berkaitan dengan nama dan letak benda yang ada di sekolah serta kepemilikan benda • Mengidentifikasikan
isi teks yang berkaitan dengan kegiatan sekolah
Tema: Jati diri,
Lingkungan Kehidupan Sekolah, Kehidupan Keluarga dan Kehidupan sehari-hari.(lihat pada kolom aspek berbicara dan lampiran)
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok
1.8 Membaca kanji sederhana
Menulis
1.9 Menulis kata dalam huruf hiragana dan katakana
1.10 Menulis informasi sederhana
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK
• Mengidentifikasikan isi teks yang berkaitan dengan hubungan anggota keluarga sendiri dan orang lain. • Mengidentifikasikan
isi teks tentang kegiatan sehari-hari • Mengidentifikasikan
isi teks tentang keadaan benda dan tempat (harga, kondisi dsb) • Membaca kanji sederhana • Menulis huruf hiragana • Menulis huruf katakana • Menulis kata/kalimat sesuai dengan lafal
• Menyusun kalimat atau wacana sederhana tentang nama dan letak benda yang ada di sekolah serta kepemilikan benda • Menyusun kalimat
atau wacana sederhana tentang kegiatan di sekolah
• Menulis kalimat atau wacana sederhana mengenai hubungan anggota keluarga sendiri dan orang lain (sebutan, jumlah,
Tema: Jati diri,
Lingkungan Kehidupan Sekolah, Kehidupan Keluarga dan Kehidupan sehari-hari.(Lihat pada kolom aspek berbicara dan lampiran)
Bahasa Jepang
1.11 Menulis kanji sederhana
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK
mengenai kegiatan sehari-hari
• Menulis kanji sederhana
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok
KELAS : XII
Standar Kompetensi : 2. Siswa mampu berkomunikasi lisan dan tertulis dengan menggunakan ragam bahasa yang sesuai dengan lancar dan akurat, dalam wacana interaksional dan atau monolog berbentuk naratif, prosedur, deskriptif dan berita.
Mendengarkan
2.1 Memahami kata, frasa dan kalimat
2.2 Menafsirkan berbagai informasi dari teks lisan
Berbicara
2.3 Menyampaikan informasi, kesan dan pendapat
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK
• Mengidentifikasikan kata, frasa dan kalimat
• Mengidentifikasikan mengenai tempat berekreasi • Mengidentifikasikan ajakan berekreasi • Mengidentifikasikan pengalaman berekreasi • Mengidentifikasikan mengenai kondisi kesehatan • Memahami pernyataan mengenai kegemaran dan kemampuan • Memahami pernyataan mengenai keinginan dan cita-cita • Menceritakan penjelasan mengenai tempat berekreasi Tema: Pariwisata/ Rekreasi, Kesehatan, Kegemaran dan cita-cita. (Lihat di Aspek berbicara dan lampiran)
Tema: Pariwisata/ Rekreasi, Kesehatan, Kegemaran dan cita-cita.450 kosakata baru (total 1000 kosakata) serta tata bahasa yang terlampir dan yang dibutuhkan
Bahasa Jepang
2.4 Menyampaikan gagasan dan pikiran
Membaca
2.5 Memahami teks tulis
2.6 Membaca kanji sederhana
Menulis
2.7 Menulis wacana sederhana
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK
• Mendemonstrasikan ajakan
• Menceritakan
pengalaman berekreasi
• Mengungkapkan kondisi serta saran tentang kesehatan • Mengungkapkan kegemaran • Mengungkapkan kemampuan • Mengungkapkan keinginan dan cita-cita
• Menyimpulkan isi teks yang berkaitan dengan berekreasi (informasi tempat, ajakan, kesan dan pengalaman) • Menyimpulkan isi teks
yang berkaitan dengan kondisi dan saran mengenai kesehatan • Menyimpulkan isi teks
yang berkaitan dengan kegemaran dan kemampuan
• Menyimpulkan isi teks yang berkaitan dengan keinginan dan cita-cita
• Membaca kanji sederhana
• Menyusun kalimat atau wacana sederhana
Tema: Pariwisata/ Rekreasi, Kesehatan, Kegemaran dan cita-cita.(Lihat pada kolom aspek berbicara dan lampiran)
Tema: Pariwisata/ Rekreasi, Kesehatan,
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok
2.8 Menulis kanji sederhana
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK
mengenai berekreasi (informasi tempat, ajakan, kesan dan pengalaman) • Menyusun kalimat
mengenai kondisi dan saran mengenai kesehatan • Menyusun kalimat
atau wacana sederhana tentang kegemaran dan kemampuan • Menyusun kalimat dan
wacana sederhana tentang keinginan dan cita-cita
• Menulis kanji sederhana
Kegemaran dan cita-cita.(Lihat pada kolom aspek berbicara dan lampiran)
Bahasa Jepang
DAFTAR TATA BAHA
Tata Bahasa
Kalimat Kata Benda
Kalimat Tanya Kalimat Letak Kalimat Keberadaan K.S.’i’ K.S.’na’ Kata Kerja
Jenis Kata Bentuk Fungsi
positif, ‘sopan’, kala kini negatif, ‘sopan’, kala kini positif, ‘sopan’, kala lampau negatif, ‘sopan’, kala lampau Pertanyaan
Tempat
Keberadaan
positif, ‘sopan’, kala kini negatif, ‘sopan’, kala kini Penggabungan kata sifat Keterangan kata benda positif, ‘sopan’, kala lampau negatif, ‘sopan’, kala lampau positif, ‘sopan’, kala kini negatif, ‘sopan’, kala kini Penggabungan kata sifat Keterangan kata benda positif, ‘sopan’, kala lampau negatif, ‘sopan’, kala lampau positif, ‘sopan’, kala kini negatif, ‘sopan’, kala kini positif, ‘sopan’, kala lampau
Pertanyaan(ya atau tidak) Pertanyaan(kata tanya) Pertanyaan ringkas Tempat keberadaan Tempat keberadaan Keberadaan (barang) Keberadaan(orang/hewan) Keberadaan (kegiatan) Menyebutkan jumlah
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok K. B. K. B. K. B. K. B. K. B. (tempat) K. B. (tempat) (tempat) K. B. (tempat) K. B. (tempat) ) K. B. K. B. [bilangan] K. S. ‘i’ K. S. ‘i’ K. S. ‘i’ K. S. K. S. ‘i’ + K. B. K. S. ‘i’ K. S. ‘i’ K. S. ‘na’ K. S. ‘na’ K. S. ‘na’ K. S. K. S. ‘na’ + K. B. K. S. ‘na’ K. S. ‘na’ K. K. SA/POLA KALIMAT
Bahasa Jepang
Tata Bahasa
Kata Tunjuk
Kata Keterangan Kata Bantu
Jenis Kata Bentuk Fungsi
negatif, ‘sopan’, kala lampau Bentuk ‘masu’
Bentuk ‘te’ Bentuk ‘ta’
Bentuk ‘nai’ Bentuk kamus
Keterangan kata benda
Kata ganti Aspek
Kata Bantu Kasus
Menawarkan/mengusulkan Mengajak/menyutujui Tujuan Keinginan Urutan kegiatan Pengalaman
Menyatakan rencana dalam waktu dekat
Memberi saran Memberi saran Menjelaskan kegiatan Kemampuan
Keterangan tentang barang
Keterangan tentang orang Perubahan/Penyelesaian Instansi Jenis Barang Pemilik Jenis Barang Obyek Arah Waktu Tempat keberadaan Arah/Tempat kedatangan Objek suatu perlakuan Jangka waktu
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok
Pola Kalimat (Bentuk Ungkapan)
K. K. K. K. ‘masu’ K. K. ‘masu’ K. K. ‘masu’ K. K. ‘masu’ K. K. ‘masu’ K. K. ‘te’ K. K. ‘ta’ K. K. ‘ta’ K. K. ‘ta’ K. K. ‘nai’ K. K. ‘kamus’ K. K. ‘kamus’ K. B. (K. B. ) (K. B. ) + [positif]
([instansi] [nama orang] [jenis barang] [barang] [pemilik] [barang] [tempat] [posisi]
Contoh Kalimat
50,000
Bahasa Jepang
Tata Bahasa
Lain-lain
Jenis Kata Bentuk Fungsi
Kata Bantu Keterangan
Kata Bantu Keterangan
Kata Bantu Berurutan Kata Bantu Sambung Kata Jawaban Waktu Jam Ungkapan Pelengkap pelaku Cara/Alat/Bahan Tempat kegiatan Bidang/Ruang lingkup Waktu mulai Pangkalan titik awal Obyek (Kemampuan dll.) Subjek
Perkiraan jangka waktu Ringkasan
Penekanan
Penekanan tempat kegiatan Waktu kegiatan Tempat kedatangan Urutan sejenis Urutan sejenis Positif Negatif Jangka Waktu Keterangan waktu Perkiraan jam Kemampuan Perubahan Obyek (Keadaan dll.) Obyek (Kemampuan dll.) Obyek (Kemampuan dll.) Obyek (Kemampuan dll.) Keinginan terhadap benda
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok (Kegiatan ) (K. K.) ( K. S.) __ __ __ __ K. B. K.S.
Bahasa Jepang
Tata Bahasa
Jenis Kata Bentuk Fungsi
Standar perbandingan Standar perbandingan Menanyakan ada/tidak rencana UNGKAPAN Salam
Klasifikasi Keterangan (Situasi Latar)
Saat bertemu pagi hari Saat bertemu siang hari Saat bertemu malam hari Kapan saja
Kepada orang yang bertemu hari berikutnya Kepada orang yang bertemu minggu berikutnya Kepada orang yang bertemu untuk pertama kali
1. Salam
Pertemuan
Perpisahan
Perkenalan
Pemberian Informasi
Klasifikasi Keterangan (Situasi Latar)
Menyatakan bahwa belum selesai Menginformasi
Minta keterangan keadaan lawan bicara
2. Pemberian Informasi
Keterangan
Penegasan
Klasifikasi Keterangan (Situasi Latar)
Jawaban positif
3. Penegasan
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok
Pola Kalimat (Bentuk Ungkapan) Contoh Kalimat
KOMUNIKASI
Ungkapan Contoh
Ungkapan Contoh
Bahasa Jepang
Perasaan/Sikap
Klasifikasi Keterangan (Situasi Latar)
Permintaan maaf Terima kasih
Menunjukkan pikiran/perasaan yang sama
4. Perasaan/Sikap
Permintaan maaf Terima kasih Lain-lain
Pemotivasian
Klasifikasi Keterangan (Situasi Latar)
Menawarkan barang Menanyakan pendapat/perasaan 5. Pemotivasian Penawaran Pertanyaan Pengembangan Pembicaraan
Klasifikasi Keterangan (Situasi Latar)
Ungkapan pembuka saat meminta perhatian Digunakan pada waktu berpikir
Tanggapan Ungkapan menolak 6. Pengembangan Pembicaraan Pemanggilan Ungkapan Pembuka Menolak Lain-lain Klasifikasi
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok
Ungkapan Contoh
Ungkapan Contoh
Ungkapan Contoh
Bahasa Jepang
KOSAKATA PER TEMA KELAS : XI
I. JATIDIRI
1. Salam
2. Perkenalan
II. LINGKUNGAN KEHIDUPAN SEKOLAH
1. Benda-benda di dalam kelas
2. Letak benda
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok
4. Kegiatan sekolah
III. KEHIDUPAN KELUARGA
1. Anggota keluarga
IV. KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Bahasa Jepang
2. Informasi tentang keadaan
KELAS: XII V. PARIWISATA/REKREASI 1. Tempat rekreasi 2. Berekreasi 3. Pengalaman berekreasi 3. Pengalaman berekreasi
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok VI. KESEHATAN 1. Kondisi kesehatan 2. Saran VII.KEGEMARAN 1. Kegemaran 2. Kemampuan VIII. CITA-CITA
Bahasa Jepang
CONTOH PERCAKAPAN DAN CERITA PER TEMA KELAS : XI
I. JATIDIRI
1. Salam
1) Salam ketika bertemu
<Percakapan siswa dengan guru> Siswa:
Guru:
2) Salam ketika berpisah
<Percakapan guru dengan siswa> Guru:
Siswa: 2. Perkenalan
1) Memperkenalkan diri
<Percakapan siswa Indonesia dengan siswa Jepang> Siswa Indonesia:
Siswa Jepang
2) Memperkenalkan orang lain <Percakapan siswa dengan siswa> Siswa 1:
Siswa 2:
II. LINGKUNGAN KEHIDUPAN SEKOLAH
1. Benda-benda di dalam kelas
Tanya-jawab tentang pemilik yang ada di dalam kelas <Percakapan guru dengan siswa>
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok
Guru: Siswa: Guru: Siswa:
III. KEHIDUPAN KELUARGA
1. Anggota keluarga
Memperkenalkan anggota keluarga
IV. KEHIDUPAN SEHARI-HARI
1. Kegiatan sehari-hari
Menyebutkan kegiatan setiap pagi
2. Informasi tentang keadaan
Memberikan informasi tentang keadaan benda yang dimiliki <Percakapan siswa dengan siswa>
Siswa 1: Siswa 2: Siswa 1: Siswa 2: Siswa 1:
Bahasa Jepang
KELAS : XII
V. PARIWISATA/REKREASI
1. Berekreasi
Mengajak berekreasi
<Percakapan siswa dengan siswa> Siswa 1: Siswa 2: Siswa 1: Siswa 2: Siswa 1: Siswa 2: 2. Pengalaman berekreasi
Menyebutkan pengalaman berekreasi
VI. KESEHATAN
1. Kondisi kesehatan
Menyebutkan kondisi kesehatan <Percakapan siswa dengan siswa> Siswa 1:
Siswa 2: 2. Saran
Memberi saran tentang kesehatan <Percakapan siswa dengan siswa> Siswa 1:
Siswa 2: Siswa 1: Siswa 2:
Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pokok
Siswa 1: Siswa 2:
VII.KEGEMARAN
Menyebutkan kegemaran
Tanya-jawab tentang kegemaran <Percakapan siswa dengan siswa> Siswa 1: Siswa 2: Siswa 1: Menyebutkan hobi VIII. CITA-CITA Menyebutkan cita-cita
Bahasa Jepang