AR -F EB -2015
PENGEMBANGAN KURIKULUM
PERGURUAN TINGGI
Ac h m a d R i d w a n
AR
-F
EB
-2015
AR
-F
EB
-2015
APA YANG HARUS DIMILIKI SEORANG DOSEN?
Menurut Lee S. Shulman, ada 7 kategori yang harus dimiliki seorang dosen:
- Content knowledge
- General pedagogical knowledge,
- Curriculum knowledge, - Pedagogical content knowledge,
- Knowledge of learners and their characteristics; - knowledge of education context, and
- Knowledge of educational ends, purposes, and values, and their philosophical and historical grounds.
Lee S. Shulman, Knowledge and Teaching: Foundations of the new reform. Harvard Educational Review, Vol. 57 No. 1, February 1987.
AR -F EB -2015
KURIKULUM?
DEFINISI:
Kurikulum pendidikan tinggi merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan ajar serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan Pendidikan Tinggi.
UU No 12 Tahun 2012 Pasal 35 ayat (1)
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan program studi.
Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 Pasal 1 ayat (6)
AR
-F
EB
-2015
SIAPA YANG MENGEMBANGKAN KURIKULUM?
Kurikulum Pendidikan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan
oleh setiap Perguruan Tinggi dengan mengacu pada Standar Nasional
Pendidikan Tinggi untuk setiap Program Studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia, dan keterampilan.
UU No 12 Tahun 2012 Pasal 35 ayat (1)
Kurikulum pendidikan vokasi disiapkan bersama dengan Masyarakat profesi dan organisasi profesi yang bertanggung jawab atas mutu layanan profesinya agar memenuhi syarat kompetensi profesinya.
AR
-F
EB
-2015
Kurikulum pendidikan profesi
dirumuskan bersama Kementerian,
Kementerian lain, LPNK, dan/atau organisasi profesi yang bertanggung jawab
atas mutu layanan profesi dengan mengacu pada Standar Nasional
Pendidikan Tinggi.
UU No 12 Tahun 2012 Pasal 36
AR -F EB -2015
STRUKTUR KURIKULUM
PERGURUAN TINGGI
AR
-F
EB
-2015
STRUKTUR KURIKULUM
• Secara teoritis terdapat dua macam pendekatan struktur
kurikulum, yaitu
model serial
dan
model parallel
.
• Kurikulum Model Serial: mata kuliah disusun dari yang paling dasar
(berdasarkan logika keilmuannya) sampai di semester akhir yang merupakan mata kuliah lanjutan (advanced). Setiap mata kuliah saling berhubungan yang ditunjukkan dengan adanya mata kuliah prasyarat. Siapa yang harus membuat hubungan antar mata kuliah antar semester?
AR
-F
EB
-2015
• Kurikulum model parallel (Blok/Modular) menyajikan mata kuliah
pada setiap semester sesuai dengan tujuan kompetensinya atau
dalam bentuk semesteran yaitu dengan mengelompokkan
beberapa mata kuliah berdasarkan kompetensi yang sejenis. Dengan demikian mengarah pada pencapaian kompetensi yang serupa dan tuntas pada semester tersebut, tanpa harus menjadi syarat bagi mata kuliah di semester berikutnya.
AR
-F
EB
-2015
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
Permendikbud No. 49 Tahun 2014 Pasal 5.
Standar kompetensi lulusan
merupakan
kriteria minimal
tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup
sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang
dinyatakan
dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan
.
Standar kompetensi lulusan
digunakan sebagai
acuan
utama
pengembangan standar isi pembelajaran, standar
proses pembelajaran, standar penilaian pembelajaran,
standar dosen dan tenaga kependidikan, standar sarana
dan
prasarana
pembelajaran,
standar
pengelolaan
pembelajaran, dan standar pembiayaan pembelajaran.
AR
-F
EB
-2015
Sikap merupakan perilaku benar dan berbudaya sebagai hasil dari
internalisasi dan aktualisasi nilai dan norma yang tercermin dalam kehidupan spiritual dan sosial melalui proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran. (lihat lampiran permendikbud No. 44 Tahun 2015)
Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 Pasal 6.
Pengetahuan merupakan penguasaan konsep, teori, metode,
dan/atau falsafah bidang ilmu tertentu secara sistematis yang
diperoleh melalui penalaran dalam proses pembelajaran,
pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran.
AR
-F
EB
-2015
Keterampilan merupakan kemampuan melakukan unjuk kerja
dengan menggunakan konsep, teori, metode, bahan, dan/atau instrumen, yang diperoleh melalui pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran, mencakup:
a. Keterampilan umum sebagai kemampuan kerja umum yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan dalam rangka menjamin kesetaraan
kemampuan lulusan sesuai tingkat program dan jenis pendidikan tinggi; (lihat lampiran permendikbud No. 44 Tahun 2015)
b. Keterampilan khusus sebagai kemampuan kerja khusus yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan sesuai dengan bidang keilmuan program studi.
AR
-F
EB
-2015
Rumusan pengetahuan dan keterampilan khusus
sebagai
bagian dari capaian pembelajaran lulusan
wajib disusun oleh
:
a. forum program studi sejenis atau nama lain yang setara;
atau
b. pengelola program studi dalam hal tidak memiliki forum
program studi sejenis.
AR -F EB -2015
PERUMUSAN
C
APAIAN
P
EMBELAJARAN
L
ULUSAN
AR -F EB -2015
KNOWLEDGE
PENGETAHUAN DAN PEMAHAMANKNOW HOW
PENERAPAN PENGETAHUAN DAN PEMAHAMANATTITUDE
BERSIKAP DAN BERPERILAKUPENILAIAN DAN
PERTIMBANGAN
BERKOMUNIKAS
I
BELAJAR MANDIRI DAN
MENGEMBANGKAN DIRI
AR -F EB -2015
KEMAMPUAN
BIDANG
KERJA
KEMAMPUAN
MANAJERIAL
PENGETAHUAN
YANG DIKUSAI
ALINEA -1 KKNI
ALINEA-3 KKNI
AR -F EB -2015
RUMUSAN
CAPAIAN
PEMBELAJARAN TINGKAT
PROGRAM STUDI
(PROGRAM LEARNING OUTCOMES) Lihat A Tuning Guide toFormulating Degree Programme Profiles,
2010, hal. 20.
AR -F EB -2015
RUMUSAN
CAPAIAN
PEMBELAJARAN LULUSAN
(PROGRAM LEARNING OUTCOMES)
Lihat A Tuning Guide to Formulating Degree Programme Profiles, 2010, hal. 20. dan 43
RUMUSAN
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH
AR -F EB -2015
1
2
3
4
5
7
8
9
6
AHLI TEKNISI/ ANALIS OPERATOR AHLI TEKNISI/ ANALIS OPERATOR PROG. VOKASIS2
S1
S3
PROFESI SPESIALIS 2DIII
DII
DI
SMK
DIV/ S1T
S3T
S2T
SPESIALIS 1 PROGRAM PROFESISMA
PENGEMBANGAN KARIRAR
-F
EB
-2015
1 2 3 4 5 6 7 8 9
(alinea 1 disetiap level)
(alinea 2 disetiap level) (alinea 3 dan 4
disetiap level)
AR -F EB -2015
LEVEL 6 KKNI
SIKAP ALINEA 1 ALINEA 2 ALINEA 3 ALINEA 4 KEMAMPUAN BD KERJA PENGETAHUAN WEWENANG TANGGUNG JAWAB KETERAMPLAN UMUMOIC *
KETERAMPLAN KHUSUS DIKTI ASSO. PRODI. ASSO. PRODI. ASSO. PRODI. ASSO. PRODI. DIKTI* Lihat Permenristekdikti No. 44 Thn 2015 Pasal 7 ayat 3 dan lampiran Permennya.
AR
-F
EB
-2015
JENJANG KUALIFIKASI - 5
Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas, memilih metode yang sesuai dari beragam pilihan yang sudah maupun belum baku dengan menganalisis data, serta mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur. (Kemampuan bidang kerja)Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural. (Pengetahuan yang dikusasi)
Mampu mengelola kelompok kerja dan menyusun laporan tertulis secara komprehensif. (Kemampuan manajerial)
Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab
AR
-F
EB
-2015
JENJANG KUALIFIKASI 6
Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu
beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi. (Knowledge-Skills) – Kemampuan bidang kerja
Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu
memformulasikan penyelesaian masalah prosedural. (Knowledge-Skills) – Pengetahuan yang dikusasi
Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok. (Knowledge,Skills, Attitude) – Kemampuan manajerial
Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi. (Attitude) – Kemampuan manajerial16
AR
-F
EB
-2015
JENJANG KUALIFIKASI 7
Mampu merencanakan dan mengelola sumberdaya di bawah tanggung jawabnya, dan mengevaluasi secara komprehensif kerjanya dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni untuk menghasilkan langkah-langkah pengembangan strategis organisasi.
Mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan
monodisipliner.
Mampu melakukan riset dan mengambil keputusan strategis dengan akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atas semua aspek yang berada di bawah tanggung jawab bidang keahliannya.
AR
-F
EB
-2015
JENJANG KUALIFIKASI 8
Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga
menghasilkan karya inovatif dan teruji.
Mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter atau multidisipliner.
Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional.
AR
-F
EB
-2015
Lintas Disiplin Ilmu
multidisciplinary
- researchers in separate disciplines work
independently within their own disciplinary perspective, to address a
common problems.
interdisciplinary
- researchers work jointly, but from each of their
respective disciplinary perspectives, to address a common problems.
transdisciplinary
- researchers work jointly using a shared conceptual
framework that draws together discipline-specific theories, concepts,
and approaches, to address a common problems.
(Rosenfield, 1992) Firm boundaries
Permeable boundaries
No or blurred boundaries
AR -F EB -2015 ALINEA - 1 ALINEA - 2 ALINEA - 3 ALINEA - 4
AR -F EB -2015 CP MK 2 CP MK 3 CP MK 4 CP MK 5 CP MK-8 CP MK 1 CP MK 6 CP MK 7 CP MK 9 CP MK n
AR -F EB -2015 CP MK -2 CP MK 3 CP MK -4 CP MK 1 CP MK 5 CP MK 6 CP MK 7 CP MK 8 CP MK 9 CP MK n MATA KULIAH A MATA KULIAH B MATA KULIAH C CP MK 7 CP MK 2 CP MK 11 CP MK 10 MATA KULIAH X
AR
-F
EB
-2015
STRUKTUR KALIMAT CPL
1. An active verb form;
2. An indication of the type of LO: knowledge, cognitive processes, skills,or other competences:
3. The topic area of the LO: this can be specific or general and refers to the subject matter, field of knowledge or a particular skill;
4. An indication of the standard or the level that is intended/ achieved by the LO;
5. The scope and/or context of the LO.
The language used to describe the learning outcomes normally contains five key components (TUNING):
AR
-F
EB
-2015
Pola kalimat Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
Active verb form + type + subject (topic area) + standard+
scope and/or context;
The TUNING Guide to Formulating Degree Programme Profi les, Including Programme Competences and Programme Learning Outcomes, p. 45
Kata kerja + kata benda + lingkup/konteks
Kata kerja (C) + pengetahuan + lingkup/konteks
Kata kerja (P) + keterampilan/skill + lingkup/konteks
C = cognitivie ( C4 – C6) Higher Order Thinking (HOT) P = Psikomotor ( P4 – P5) Higher Order Thinking (HOT)
AR
-F
EB
-2015
AR
-F
EB
-2015
Mengidentifikasi
(C4) domain kepakaran layanan
medis.
AR -F EB -2015 C1 C2 C3 C4 C5 C6 FACTUAL KNOWLEDGE KEGIATAN 1 T = 200 CONCEPT KNOWLEDGE PROCEDURAL
KNOWLEDGE CARA PENYAJIA
N PENG T+ 200 Cara Penyajian P = 200 Identifikasi Domain T = 200 METACOG-NITIVE
Level Kognitif
AR -F EB -2015 P1 P2 P3 P4 P5 FK CK PK Kegiatan 4
Memahami jenis sel darah P = 240’ Kegiatan 5 Melakukan pemeriksaan P = 240’ MC
Level Psikomotorik
AR -F EB -2015 KOMPETENSI (CPP) INDIKATOR SUBSTANSI KAJIAN/MATERI/IS I PENGALAMAN BELAJAR SKS T/D P/P L/TK 1 - - 60 480 2 3 4 Jumlah CP MK 4 𝑺𝑲𝑺 = 𝟏𝑻 + 𝟏 𝟐𝑷 + 𝟏 𝟒𝑳 𝟏𝟔 𝒙 𝟓𝟎
AR
-F
EB
-2015