• Tidak ada hasil yang ditemukan

GANGGUAN PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "GANGGUAN PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN Setia

Setiap p indivindividu idu akan akan mengalmengalami ami suatu suatu proseproses s perkemperkembangan bangan sehingsehingga ga tercitercipta pta suatusuatu  pribadi

 pribadi yang yang ada ada pada pada saat saat ini. ini. Proses Proses perkembangan perkembangan manusia manusia ini ini terdiri terdiri dari dari beberapa beberapa fase,fase, termasuk di dalamnya adalah fase perkembangan anak-anak. Pada setiap tahapan perkembangan termasuk di dalamnya adalah fase perkembangan anak-anak. Pada setiap tahapan perkembangan an

anak ak teterdrdapaapat t bebebeberarapa pa asaspepek k peperkrkemembabangngan an yayang ng memengngalalamami i tutumbmbuh uh kemkembabang ng sesecacarara kompl

kompleks, eks, memimemiliki karakterisliki karakterisitk itk yang yang berbedberbeda a sesuasesuai i dengan tahapan dengan tahapan usia masing-mausia masing-masing.sing. Aspek-aspek tersebut meliputi perkembangan fisik atau biologis, perkembangan kognitif, dan Aspek-aspek tersebut meliputi perkembangan fisik atau biologis, perkembangan kognitif, dan  perkembangan sosio-emosional.

 perkembangan sosio-emosional.

Hambatan yang terjadi pada salah satu aspek tidak hanya berdampak pada aspek tertentu Hambatan yang terjadi pada salah satu aspek tidak hanya berdampak pada aspek tertentu ter

tersebsebut ut di di kemkemudiudian an harhari i namnamun un dapdapat at jugjuga a menmenghamghambat bat perperkemkembangbangan an aspaspek ek lailainnynnya.a. Gangguan perkembangan

Gangguan perkembangan psikologis menurut PPApsikologis menurut PPAAG! """ merupakan suatu gangguan AG! """ merupakan suatu gangguan pada diripada diri seseorang yang memiliki gambaran seperti onset munculnya gejala bervariasi selama masa bayi seseorang yang memiliki gambaran seperti onset munculnya gejala bervariasi selama masa bayi atau anak,

atau anak, adanyadanya a hendayhendaya a atau keterlamatau keterlambatan perkembangbatan perkembangan an fungsi yang fungsi yang berlaberlangsung eratngsung erat dengan kematangan biologis dari susunan sistem saraf pusat serta berlangsung secara terus dengan kematangan biologis dari susunan sistem saraf pusat serta berlangsung secara terus menerus tanpa remisi dan kekambuhan yang khas bagi banyak gangguan ji#a.

(2)

BAB II BAB II

TINJAUAN PUSTAKA TINJAUAN PUSTAKA Definisi dan Klasifikasi

Definisi dan Klasifikasi

Gangguan psikologis berdasarkan definisi PPG!-""" merupakan suatu gangguan pada diri Gangguan psikologis berdasarkan definisi PPG!-""" merupakan suatu gangguan pada diri seseorang yang memiliki gambaran seperti onset munculnya gejala bervariasi selama masa bayi seseorang yang memiliki gambaran seperti onset munculnya gejala bervariasi selama masa bayi ata

atau u kankanak, ak, adaadanya nya henhendaydaya a ataatau u kelkelambambataatan n perperkemkembangbangan an funfungsi gsi yanyang g berberhubhubungaungan n eraeratt dengan kematangan biologis dari susunan saraf pusat serta berlangsung secara terus menerus dengan kematangan biologis dari susunan saraf pusat serta berlangsung secara terus menerus tanpa remisi dan kekambuhan yang khas bagi banyak gangguan ji#a. Pada sebagian besar kasus, tanpa remisi dan kekambuhan yang khas bagi banyak gangguan ji#a. Pada sebagian besar kasus, fun

fungsi gsi yanyang g dipdipengengaruaruhi hi tertermasmasuk uk bahbahasaasa, , ketketramrampilpilan an visvisuo-uo-spaspasiasial l dan$dan$ataatau u koorkoordindinasiasi motorik.

motorik.

alam PPG!-""" gangguan perkembangan psikologis dibagi menjadi beberapa bagian alam PPG!-""" gangguan perkembangan psikologis dibagi menjadi beberapa bagian yaitu%

yaitu%

&'(. Gangguan perkembangan khas berbicara dan berbahasa &'(. Gangguan perkembangan khas berbicara dan berbahasa &'). Gangguan perkembangan belajar khas

&'). Gangguan perkembangan belajar khas &'*. Gangguan perkembangan motorik  &'*. Gangguan perkembangan motorik 

&'+. Gangguan perkembangan khas campuran &'+. Gangguan perkembangan khas campuran &'. Gangguan perkembangan pervasif 

&'. Gangguan perkembangan pervasif 

&''. Gangguan perkembangan psikologis lainnya &''. Gangguan perkembangan psikologis lainnya &'. Gangguan perkembangan psikologis ytt. &'. Gangguan perkembangan psikologis ytt. Epidemiologi

Epidemiologi

erdasarkan suatu studi prevalensi di Amerika Serikat ditemukan sekitar / anak usia erdasarkan suatu studi prevalensi di Amerika Serikat ditemukan sekitar / anak usia sekolah mengalami gangguan membaca. Anak laki-laki tiga hingga empat kali lebih banyak  sekolah mengalami gangguan membaca. Anak laki-laki tiga hingga empat kali lebih banyak  diband

dibandingkan dengan ingkan dengan anak perempuan. Anak dengan anak perempuan. Anak dengan gangguagangguan n membacmembaca a memimemiliki resiko yangliki resiko yang leb

lebih ih tintinggi ggi untuntuk uk menmengalgalami ami masmasalaalah h perperhathatianian, , gangangguagguan n perperilailaku ku yayang ng menmengganggangu gu dandan gangguan depresif pada anak yang lebih tua. Sebuah data juga menunjukkan sekitar *0/ anak  gangguan depresif pada anak yang lebih tua. Sebuah data juga menunjukkan sekitar *0/ anak  dengan gangguan membaca

dengan gangguan membaca juga memiliki AH 1Saddock, *()(2.juga memiliki AH 1Saddock, *()(2. erdas

erdasarkan beberapa arkan beberapa penelipenelitian saat tian saat ini menunjukkan hasil ini menunjukkan hasil tidak didapatkatidak didapatkan n adanyadanyaa  perbedaan

(3)

 pada anak usia sekolah. 4asio laki-laki terhadap perempuan didapatkan %). Sedangkan  prevalensi anak gangguan berbahasa dan berbicara didapatkan +-0/ pada anak usia sekolah. 5enurut S5 "6, gangguan ini sebesar )0/ pada anak berusia + tahun. 3ntuk gangguan autistic angka kejadian diperkirakan sebesar 0/ kasus per )(.((( anak dan lebih sering ditemukan pada laki-laki. 7nset ditemukan paling tinggi pada anak sebelum usia + tahun, meskipun beberapa kasus gangguan ini tidak dikenali hingga anak berusia tua 1Saddock, *()(2.

Etiologi

Penyebab dari gangguan perkembangan psikologis bergantung pada jenis gangguannya itu sendiri. 3ntuk penyebab spesifik gangguan bahasa ekspresif masih belum diketahui secara  pasti. iduga penyebabnya adalah adanya kerusakan otak yang samar serta keterlambatan  pematangan perkembangan otak didalilkan sebagai penyebab yang mendasari. eberapa  penelitian menyebutkanadanya factor genetic juga memainkan peran dalam gangguan  perkembangan berbahasa seseorang.

alam gangguan belajar etiologi masih belum dapat diidentifikasi .Akan tetapi dari  beberapa hasil penelitian adanya factor genetik, lingkungan dan factor perkembangan dapat  berperan dalam perkembangan gangguan belajar. Sebuah studi menunjukkan +0-(/ anak 

dengan gangguan membaca memiliki derajat tertentu hendaya membaca. eberapa penelitian saat ini mengesankan bah#a pemahaman fonologis terkait dengan kromosom 8 serta kemampuan identifikas kata terkait dengan kromosom )0. &aktor psikososial, keluarga, imunologis, perinatal, neuroanatomi serta biologis dapat mempengaruhi perkembangan pervasif  seorang anak. eberapa anak dengan austik dapat sangat sensitive dengan perubahan kecil dalam lingkuagan kelurga maupun sekitarnya 1Saddock, *()(2.

eberapa studi juga menunjukkan bah#a volume otak akan meningkat pada anak dengan gangguan pervasif, meskipun beberapa anak yang memiliki austik dengan retardasi mental yang  berat memiliki kepala yang lebih kecil. Peningkatan volume otak disebabkan oleh beberapa hal

yaitu% meningkatya neurogenesis, menurunnya kematian neuron dan meningkatnya produksi  jaringan otak non-neuronal seperti sel glia atau pembuluh darah. Pada anak dengan autistic juga didapatkan peningkatan asam homovanilat didalam cairan serebrospinal. Adanya factor perinatal  juga berperan terhadap perkembangan gangguanan akautistik terutama pada kasus dan  perdarahan kehamilan ibu setelah trisemester pertama. Penyebab gangguan koordinasi motoric

(4)

masih belum diketahui. &aktor resiko yang turut berperan mencakup prematuritas, hipoksia, malnutrisi perinatal dan berat bayi lahir rendah. 5asalah gangguan motoric sering ditemukan  pada anak dengan hiperaktivitas dan gangguan belajar.

erdasarkan beberapa penyebab spesfiik yang telah dijabarkan, dapat ditarik suatu kesimpulan bah#a penyebab gangguan perkembangan psikologis pada seseorang disebabkan oleh banyak faktor. 9has pada gangguan perkembangan terdapat ri#ayat keluarga dengan gangguan yang sama atau sejenisnya dan ada bukti faktor genetik memainkan peran penting dalam etiologi pada banyak kasus. &aktor lingkungan sering mempengaruhi fungsi  perkembangan yang terganggu tetapi pada sebagian besar kasus tidak merupakan pengaruh  penting. :alaupun secara umum terdapat keserasian konsep gangguan pada bagian ini, tetapi etiologi pada sebagian besar kasus tidak diketahui dan tetap terdapat ketidakpastian mengenai  batasan dan subdivisi dari gangguan perkembangan ini 1Saddock, *()(2.

Kriteria Diagnostik dan Geala Klinis

5asing-masing gangguan perkembangan mempunyai gejala klinis serta kriteria diagnostik  tersendiri, yang meliputi 15aslim, *()+; Saddock, *()(2%

Gangguan yang termasuk dalam kategori &'(-f' mempunyai gambaran% ). 7nset bervariasi selama masa bayi atau anak

*. Hendaya$kelambatan perkembangan fungsi yang berhub erat dengan kematangan  biologis SSP

+. erlangsung terus menerus tanpa remisi < kekambuhan yang khas bagi banyak  gangguan ji#a

&ungsi yang dipengaruhi termasuk %  = ahasa

 = 9eterampilan visuo-spesial  = 9oordinasi motorik 

(5)

 = >ang khas ialah hendaya berkurang secara progresif dengan bertambahnya usia anak  1defisit lebih ringan sering menetap sampai de#asa2

 = 4i#ayat penyakitnya ialah suatu kelambatan atau hendaya yang sedini mungkin dapat dideteksi, tanpa didahului masa perkembangan yang normal.

 = Anak laki-laki lebih sering daripada anak perempuan &'(.7 Gangguan artikulasi berbicara khas

Gangguan perkembangan khas yang ditandai oleh penggunaan suara bicara dari anak   berada diba#ah tingkat yang sesuai untuk usia mentalnya, sedangkan tingkat kemampuan  bahasanya normal.

?  Pedoman diagnostik

ditegakkan hanya jika keparahan gangguan artikulasi diluar batas variasi normal bagi usia mental anak; sedangkan intelegensia nonverbal, kemampuan berbahasa e@presif dalam batas normal; kelainan artikulasi tidak langsung diakibatkan oleh suatu kelainan sensorik, struktur atau neurologik; dan salah-ucap jelas abnormal dalam konteks pemakaian bahasa percakapan sehari-hari di lingkungan budaya anak

 = ermasuk % Gangguan. Perkembangan Artikulasi, Gangguan. Perkembangan &onetik, islalia, Gangguan. Artikulasi &ungsional, ahasa a yi 1Balling2.

&'(.) Gangguan erbahasa e@presif

? Gangguan perkembangan 9has dengan kemampuan anak dalam menge@presikan bahasa lisan$ucapan diba#ah rata-rata usia mentalnya, namun pengertian bahasa dalam batas normal, dengan atau tanpa gangguan artikulasi

?  Pedoman Diagnostik . idak adanya kata atau beberapa kata yang muncul pada usia * tahun dan ketidak mampuan dalam mengerti kata majemuk sederhana pada usia + tahun. 9esulitan yang tampak belakangan termasuk %

(6)

 = 9esulitan memilih < mengganti kosakata yang tepat

 = Penggunaan berlebihan dari sekelompok kecil kata-kata umum memendekkan ucapan yang panjang

 = Struktur kalimat yang mentah  = 9esalahan kalimat 1Syntatical2

 = 9ehilangan a#alan atau akhiran yang khas

 = Salah atau gagal dalam menggunakan aturan tata bahasa seperti kata penghubung, kata ganti, artikel dan kata kerja dan kata benda yang terinfleksi 1berubah2

 = apat dijumpai generalisasi berlebihan yang tdk tepat dari aturan tata bahasa, seperti kekurangan dalam pengucapan kalimat dan kesulitan mengurut kejadian yang telah le#at

 = 9etidakmampuan dalam bahasa lisan sering disertai dengan keterlambatan atau abnormalitas dalam bunyi kata yang dihasilkan.

 = iagnosis ditegakkan hanya jika tingkat keparahan dari keterlambatan dalam  perkembangan berbahasa e@presif telah mele#ati batas variasi normal dari umur 

mental anak, namun kemampuan pengertian bahasa dalam batas normal 1meski dapat juga diba#ah rata2

 = ermasuk % isfasia atau apraksia, tipe ekpresif &.'(.* Gangguan berbahasa reseptif

? Gangguan perkembangan 9has dengan kemampuan anak untuk mengerti bahasa diba#ah rata-rata usia mentalnya. alam hampir semua kasus, bahasa e@presif jelas terganggu dan laCim ada abnormalitas.

A. Pedoman Diagnostik

(7)

? 5emberi respon terhadap nama benda yang umum 1tanpa benda itu2 pada ulang tahun yang pertama.

? "dentifikasi beberapa objek yang sederhana dalam usia )' bulan.

? Atau kegagalan dalam mengikuti instruksisederhana pada usia * tahun dapat dianggap sebagai tanda dari keterlambatan. 9esulitan di masa mendatang termasuk pengertian strukturtata bahasa 1bentuk kalimat negatif, pernyataan, perbandingan, dsb2 dan kurang mengerti aspek kehalusan bahasa 1nada suara, gerakan tubuh, dsb2.

? iagnosis ditegakkan hanya jikatingkat keterlambatan dalam bahasa reseptif berada di luar batas variasi normal rata usia mental anak, dan jika tidak  dijumpai gangguan  perkembangan pervasif.

? ermasuk % Dongenital Auditory "mperception, afasia atau isafasia, ipe 4eseptif, Afasia :ernicke, uli 9ata 1Word Deafness2

&.'(.+ Afasia yang di dapat dengan Epilepsi 1Sindariom Bandau-9lefner2 satu Gangguan % ? idahului dengan perkembangan ahasa yang normal

? 9emudian kehilangan kedua kemampuan berbahasa ekspresif dan reseptif ? etap normal dalam intelegensia umum

? 7nset gangguan disertai dengan abnormalitas paro@imal pada EEG 1hampir selalu Bobus emporalis, biasanya bilateral, sering meluas2

? 9ebanyakan kasus disertai kejang Epileptik

? 7nset usia +-F tahun, bisa lebih a#al atau lebih lambat

? 9ehilangan berbahasa bisa perlahan dalam beberapa bulan, bisa mendadak dalam  beberapa hari atau minggu

? Hubungan #aktu antara onset kejang dengan kehilangan berbahasa bernariasi, biasanya  beberapa bulan sampai * tahun

(8)

? >ang khas adl hendaya berbahasa reseptif yang sangat berat disertai kesulitan dalam  pengertian melalui pendengaran yang sering mrpkn manifestasi pertama dari kondisi ini ? eberapa anak membisu, lainnya mengeluarkan kata ulang tak berarti, beberapa

kekuranglancaran berbahasa dan ucapannya sering ada misartikulasi

? eberapa kasus kualitas suara terganggu, hilang alunan suara yang normal

? erkadang kemampuan berbahasatimbul hilang dalam fase a#al dari gangguan ini

? Gangguan emosional dan prilaku sering menyusul beberapa bulan setelah gangguan  berbahasa, tapi cenderung membaik setelah anak mampu berkomunikasi

 Penyebab kondisi ini secara klinis diperkirakan oleh radang otak

 Perjalanan penyakit ini cukup bervariasi *$+ dari anak-anak akan tetap kurang mampu dalam bahasa reseptif, )$+ nya dapat sembuh sempurna

 &'(.' Gangguan perkembangan erbicara dan berbahasa lainnya

 Termasuk % Pelat 1Bisping2

 &'(. Gangguan perkembangan erbicara dan berbahasa >

 Termasuk % Gangguan berbahasa > &') Gangguan Perkembangan elajar 9has Pedoman Diagnostik

? Secara klinis terdapat hendaya yang bermakna dalam keterampilan skolastik tertentu. 9eparahan kelainan ditentukan berdasarkan istilah, misalnya keterampilan yang diharapkan adalah  +/ anak sekolah, beratnya gangguan yang mendahului 1didahului oleh keterlambatan atau penyimpangan dalam perkembangan terutama dalam berbicara atau berbahasa pada usia pra sekolah2, pada masalah yang terkait 1minat , aktivitas II, gangguan emosional atau kelainan tingkah laku2, pada pola, dan pada respons.

(9)

? Hendayanya harus khusus, bukan karena adanya retardasi mental atau hendaya ringan  pada intelegensia umum. Pedoman klinis yang sederhana yaitu tingkat pencapaian anak 

harusjauh diba#ah prestasi yang diharapkan pada anak berumur mental yang sebaya

? Hendaya harus dalam perkembangannya, harus sudah ada pada anak usia sekolah dan tidak didapatkan kemudian dalam proses perjalanan pendidikan. 4i#ayat prestasi sekolah anak harus mendukung data ini.

? Harus tidak ada faktor luar yang menjadi alasan untuk kesulitan skolastik. iagnosis harus benar berdasarkan bukti gangguan secara klinis yang nyata dalam prestasi skolastik, yang berhubungan dengan faktor intrinsik dalam perkembangan anak.

? idak langsung disebabkan oleh hendaya visus atau pendengaran yang tak terkoreksi. &').( Gangguan membaca khas

Pedoman Diagnostik

? 9emampuan membaca anak harus secara bermakna lebih rendah tingkatannya daripada kemampuan yang diharapkan pada usianya, intelegensia umum, penempatan sekolahnya. 9emampuan ini terbaik dinilai dengan alat tes kemampuan ketepatan baca dengan  pengertian yang baku

? 5ungkin ada beberapa kesalahan dalam kemampuan membaca secara lisan seperti yang digambarkan dengan pada akhir masa kanak dan usia de#asa, kesulitan mengeja lebih  parah daripada kesulitan membaca.

? Gangguan perkembangan khas membaca biasanya didahului oleh ri#ayat gangguan  perkembangan erbicara atau berbahasa.

? Pada masa usia sekolah biasanya disertai gangguan emosional, dan$atau perilaku. 5asalah emosional biasanya lebih banyak pada tahun pertama sekolah. Sindariom hiperaktif hampir selalu ada pada akhir masa kanak dan remaja, sering dijumpai rasa rendah diri dan kesulitan penyesuaian disekolah dan hubungan dengan teman sebaya.

(10)

? * Termasuk  % Jmembaca terbalikK, disleksia perkembangan, retardasi membaca yang khas, kesulitan mengeja yang berhubungan dengan gangguan membaca

? ihilangkannya, digantinya, distorsi, atau imbuhan kata atau suku kata. ? 9ecepatan membaca yang lamban.

? Salah menga#ali, keraguan yang lama, atau kehilangan bagian dari teks dan tidak tepat menyusun kalimat.

? 5emutar-balikkan kata dalam kalimat atau huruf dalam kata. ? 9etidakmampuan mengucapkan kembali isi bacaan.

? 9etidakmampuan menyimpulkan dari materi bacaan.

? 5empergunakan pengetahuan umum sebagai latar belakang informasi dari informasi yang berasal dari cerita tertentu, untuk menja#ab pertanyaan dari cerita yang baru dibacakan.

&').) Gangguan mengeja khas Pedoman Diagnostik

? 9emampuan mengeja anak harus secara bermakna diba#ah tingkat yang seharusnya sesuai usianya, intelegensia umum, dan tingkat sekolahnya, dan terbaik dinilai dengan cara pemeriksaan yang baku

? 9emampuan membaca anak harus dalam batas normal dan tidak ada ri#ayat sebelumnya yang bermakna tentang kesulitan membaca.

? 9esulitan dalam mengeja bukan sebagai akibat cara pengajaran yang tdk ade#kuat atau kekurangan daya penglihatan, pendengaran atau fungsi neurologis, dan bukan didapat sebagai akibat gangguan neurologis, psikiatrik lainnya.

L ermasuk % retardasi mengeja khas tanpa gangguan membaca &').* Gangguan berhitung khas

(11)

Pedoman Diagnostik

? 9emampuan berhitung anak harus secara bermakna lebih rendah dari tingkat yang seharusnya dicapaisesuai dengan usianya, intelegensia umum, tingkat sekolahnya, dan terbaik dinilai dengan cara pemeriksaan untuk kemampuan berhitung yang baku.kesulitan dalam berhitung bukan karena pengajaran yang tidak adekuat, gangguan penglihatan,  pendengaran, atau fungsi neurologis, dan tidak disebabkan gangguan neurologis,  psikiatrik atau lainnya.

? 5empunyai daya persepsi pendengaran dan kemampuan verbal yang normal, tetapi hendaya kemampuan pengenalan ruang dan persepsi visual, beberapa bermasalah  perilaku sosio-emosiaonal, kesulitan interaksi sosial cukup banyak ditemukan.

? eragam kesulitan berhitung % sulit mengerti konsep perhitungan yang mendasari, tidak  mengerti istilah dan lambang matematika, tidak mengenal angka, kesulitan mengaksara kan upaya penghitungan dasar, kesulitan mengenal angka yang terkait dengan soal  berhitung, kesulitan dalam menjajarkan angka yang sesuai atau meletakkan titik desimal

atau lambang dalam berhitung, tidak pandai mengatur ruang dalam perhitungan matematika dan tidak mampu untuk menghafal perkalian secara memuaskan.

L Termasuk : akalkulia perkembangan, gangguan perkembangan berhitung, sindariom gerstmann.

&').+ Gangguan belajar campuran

? "ni merupakan kategori sisa gangguan yang batasannya tdk jelas; konsep yang tidak  adekuat 1tetapi perlu2 dengan hendaya pada kemampuan berhitung, membaca atau mengejasecara bermakna, tetapi tidak dapat dijelaskan sebagai akibat dari retardasi mental atau pengajaran yang tidak adekuat. "ni harus dipergunakan untuk gangguan yang memenuhi kriteria pada &'),*, &').(, atau &').).

&').' Gangguan perkembangan belajar lainnya

? Termasuk : gangguan perkembangan menulis e@presif &'). Gangguan perkembangan belajat >

(12)

? 9ategori ini harus dihindarkan sebisa mungkin dan dipergunakan hanya untuk gangguan yang tdk khas dengan disabilitas yang bermakna tentang belajar yang tidak disebabkan oleh retardasi mental, masalah ketajaman penglihatan atau pengajaran yang tdk adekuat L Termasuk  % disabilitas memperoleh pengetahuan >, disabilitas belajar >, gangguan  belajar >

&'* Gangguan perkembangan motorik khas

? Gambaran utama dari gangguan ini adalah hendaya berat dalam perkembangan koordinasi motorik yang tdk semata disebabkan oleh retardasi intelektual umum atau kelainan kongenital atau gangguan neurologik yang didapat 1kecuali satu yang implisit dalam kelainan koordinasi2. 9elambanan motorik sering dihubungkan dengan hendaya dalam kemampuan melaksanakan tugas kognitif visuo-spasial.

Pedoman Diagnostik

? 9oordinasi motorik anak, dalam gerak halus atau kasar, harus secara bermakna diba#ah rata-rata kemampuan anak dalam usia mentalnya berupa intelegensia umumnya.

? 9esulitan koordinasi harus tampak dalam fase perkembangan a#al, bukan akibat langsung dari gangguan penglihatan atau pendengaran atau dari neurologis lainnya.

? 5eliputi koordinasi motorik halus dan kasar sangat luas, pola hendaya motorik bervariasi sesuai usia.

? ahap perkembangan motorik dapat terlambat dan dapat terjadi kesulitan berbicara 1khususnya gangguan artikulasi2.

? Anak tampak aneh berjalannya, lambat belajar berlari, meloncat dan naik turun tangga. ? 9esulitan belajar mengikat tali sepatu, memasang dan melepaskan kancing, melempar 

dan menangkap bola.

? Bamban dalam gerak halus dan gerak kasar, benda yang dipegang mudah jatuh, terjatuh, tersandung, menabrak tulisan tangan buruk.

(13)

? ak pandai menggambar, biasanya sulit mengerjakan permaianan JjigCa#K, menggunakan peralatan konstruksional, menyusun bentuk bangunan, membangun model, main bola serta menggambar dan mengerti peta.

? Pada pemeriksaan klinis yang teliti kebanyakan kasus menunjukkan kelambatan  perkembangan neurologis seperti gerakan koreoform, koordinasi motorik halus dan kasar 

1biasanya disebut sebagai soft neurological signs, lokasi lesiMtidak jelas, refleks tendon N atau secara bilateral.

? eberapa anak mengalami kesulitan bersekolah kadang tarafnya sangat berat, dalam  beberapa kasus terdapat masalah prilaku sosio-emosional.

? idak dijumpai kelainan neurologis yang nyata, pada beberapa kasus dapat ditemui ri#ayat komplikasi perinatal, sepertiberat lahir rendah atau lahir prematur.

L Termasuk  % Dlumsy Dhild Syndariome, gangguan perkembangan 9oordinasi, dispraksia  perkembangan.

&'+ Gangguan Perkembangan 9has Dampuran

? 5erupakan sisa kategori gangguan yang batasannya tak jelas, konsepnya inadekuat dengan perkembangan khas campuran dari berbicara dan berbahasa, keterampilan akademik, dan$atau fungsi motorik, tetapi tidak ada satu gejala cukup dominan untuk  dibuat sebagai diagnosis utama. Sering dihubungkan dengan hendaya dalam fungsi kognitif, dan kategoricampuran ini hanya digunakan jika terjadi tumpang tindih yang  jelas. !adi kategori "" harus digunakan jika dipenuhi kriteria dari dua atau lebih pada

&'(.-, &').-, dan &'*.

&' Gangguan Perkembangan Pervasif

? 9elompok gangguan ini ditandai oleh abnormalitas kualitatif dalam interaksi sosial dan  pola komunikasi, kecenderungan minat dan meskipun gambaran gerakan terbatas, stereotiptik, berulang, abnormalitas kualitatif ini merupakan gambaran yang meluas 1pervasif2 dari fungsi individu dalam segala situasi, meskipun dapat berbeda dalam derajat keparahannya 15alhotra, *()(; Eigsti et al, *()(2. Sering terdapat ri#ayat

(14)

 perkembangan yang abnormal sejak masa bayi, kebanyakan kondisinya nyata dalam 0 tahun pertama. apat terjadi hendaya kognitif umum tapi gangguannya batasan umum sebagai prilaku yang menyimpang dalam hal hubungan dengan usia mental 1tak peduli individu retardasi atau tidak2.

&'.( Autisme pada anak Pedoman Diagnostik

? Perkembangan abnormal tampak sebelum usia + tahun.

? Hendaya kualitatif dalam interaksi sosial, tiadanya apresiasi adekuat terhadap isyarat sosio-emosional.

? erdapat hendaya kualitatif dalam komunikasi. 9urangnya kemampuan berbahasa; hendaya dalam permainan imaginatif dan imitasi sosial; buruknya keserasian dan kurangnya interaksi timbal-balik dalam percakapan; buruknya fleksibilitas dalam bahasa e@presif dan relatif kurang dalam kreativitas dan fantasi dalam proses fikir; kurangnya respon emosional terhadap ungkapan verbal dan non verbal orang lain; hendaya dalam menggunakan variasi atau tekanan modulasi komunikatif; dan kurangnya isyarat tubuh untuk menekankan atau mengartikan komunikasi lisan

? Semua tingkatan "O dapat ditemukan dalam hubunganya dengan autisme, tetapi ditemui retardasi mental yang bermakna pada  kasus

? Sebagai tambahan dari gambaran diagnosis yang khas ini, anak autistik sering menunjukkan beberapa masalah tak khas, seperti ketakutan$fobia, gangguan tidur dan makan, mengadat 1temper tantrum2 dan agresivitas.

? Atau dalam tata ruang kondisi ini juga ditandai oleh prilakuminat dan kegiatan yang terbatas, pengulangan dan stereotiptik. Denderung berikap kaku dan rutin dalam kehidupan sehari-hari, biasnya berlaku untuk kegiatan baru atau kebiasaan kebiasan sehari-hari yang rutin dan pola bermain, penolakan terhadap perubahan dari rutinitas dari lingkungan pribadi 1sulit menerima perubahan2.

(15)

* Termasuk % Gangguan autistik, Autisme infantil, Psikosis infantil, Sindariom kanner.

&'.) Autisme tak khas

? Gangguan perkembangan pervasif yang dibedakan dari autisme dalam usia a#alnya atau dari tidak terpenuhinya ketiga kriteria diagnostik. Abnormalitas dan$atau hendaya  perkembangan baru timbul pertama kali setelah berusia diatas + tahun, tidak cukup menunjukkan abnormalitas dalam satu atau dua dari tiga psikopatologiyang dibutuhkan untuk diagnostik untuk diagnosis autisme 1interaksi sosial timbal balik, komunikasi, dan  prilaku terbatas, stereotiptik, dan berulang2 meskipun terdapat abnormalitas yang khas dalam bidang lain. Sering muncul dengan retardasi mental yang berat, juga tampak pada individu dengan gangguan perkembangan yang khas berbahasa reseptif yang berat. 5aka secara bermakna merupakan kondisi yang terpisah dari autisme.

* Termasuk  % Psikosis masa kanak yang tak khas, 4etardasi mental dengan gambaran autistic

&'.* Sindrom 4ett

? Suatu kondisi yang belum diketahui sebabnya, hanya dilaporkan terjadi pada anak   perempuan

 Pedoman Diagnostik 

? 7nset biasanya terjadi pada usia F-* bulan.

? Gejala khas paling menonjol adalah hilangnya kemampuan gerakan tangan yang  bertujuan dan keterampilan motorik manipulatif yang telah terlatih.

? 9ehilangan atau hambatan seluruh atau sebagian kemampuan berbahasa, gerakan seperti mencuci tangan yang stereotiptik, dengan fleksi lengan didepan atau dagu, membasahi tangan secara stereotiptik dengan saliva, hambatan dalam fungsi mengunyah makanan, sering terjadi episode hiperventilasi, selalu gagal dalam pengaturan A dan A9, sering terdapat penonjolan lidah dan air liur menetes, kehilangan hubungansosial

(16)

? Dara berdiri dan berjalan cenderung melebar, otot hipotonik, koordinasi gerak tubuh memburuk, skoliosis atau kifoskoliosis yang berkembang kemudian.

? Atrofi spinal dengan hendaya motorik berat muncul pada saat remaja atau de#asa Q 0(/ kasus.

? 9emudian muncul spastisitas dan rigiditas, ekstrimitas ba#ah I ekstrimitas atas.

? Serangan epileptik mendadak biasanya dalam bentuk kecil, onset serangan  usia ' tahun. &'.+ Gangguan disintegratif masa kanak lainnya.

 Pedoman Diagnostik

? iagnosis ditegakkan berdasarkan suatu perkembangan normal sampai usia minimal * tahun, diikuti kehilangan yang nyata dari keterampilan yang terlatih disertai dengan abnormalitas yang kualitatif dari fungsi sosial.

? erjadi regresi yang jelas atau kehilangan kemampuan berbicara, bermain, keterampilan sosial dan prilaku sosial penyesuaian diri, sering dengan hilangnya pengendalian fungsi A dan A9, terkadang dengan deteriorasi pengendalian fungsi motorik.

? >ang khas adalah hilangnya secara menyeluruh perhatian terhadap lingkungan, adanya manerisme dan stereotiptik. Serta hendaya dalam interaksi sosial dan komunikasi yang mirip autisme.

* Termasuk % demensia infantil, psikosis disintegratif, sindariom heller, psikosis simbiotik.

&'. Gangguan aktivitas berlebih yang berhubungan dengan retardasi mental dan gerakan stereotiptik

? "ni adalah suatu gangguan yang tak jelas batasannya dengan validitas nosologis yang  belum pasti.

Pedoman Diagnostik

(17)

 = 7veraktivitas yang berat.  = Stereotiptik motorik dan  = 4etardasi mental berat

? 9etiganya harus ada untuk menegakkan diagnosis. ila kriteria diagnostik untuk &'.(, &'.) atau &'.* dipenuhi, maka kondisi itu harus didiagnosis.

&'.0 Sindrom Asperger

? Suatu gangguan dengan validitas nosologis yang belum pasti, ditandai oleh abnormalitas yang kualitatif sama seperti autisme, yaitu hendaya dalam interaksi sosial yang timbal  balik, disertai dengan keterbatasan perhatian dan aktivitas yang sifatnya stereotiptik 

dengan pengulangan yang sama. idak ada keterlambatan atau retardasi umum kemampuan berbahasa atau perkembangan kognitif. Sebagian besar mempunyai intelegensia rata-rata normal, tapi sering bersikap canggung$kikuk; laki dan perempuan dengan rasio ' % ). erdapat kecenderungan kuat bah#a abnormalitas berlangsung sampai masa remaja dan de#asa.

Pedoman Diagnostik

? iagnosis berdasarkan kombinasi antara %

 = 9eterlambatan berbahasa atau perkembangan kognitif,

 = efisiensi kualitatif fungsi interaksi sosial yang timbal-balik dengan pola prilaku dan perhatianyang terbatas, berulang dan stereotiptik

Termasuk %

? Psikopati Autistik

? Gangguan SkiCoid masa anak

&'.' Gangguan Perkembangan Pervasif lainnya &'. Gangguan Perkembangan Pervasif >

(18)

? "ni merupakan kategori diagnosis sisa yang harus dipergunkan untuk gangguan yang tdk  dapat memenuhi deskripsi umum gangguan perkembangan pervasif, tetapi terdapat informasi yang tdk memadai, atau adanya hal yang kontradiktif yang tdk memenuhi kriteria untuk kode &' lainnya

&'. Ganggguan Aktivitas erlebih >ang erhubungan engan 4etardasi 5ental an Gerakan Stereotipik 

Pedoman Diagnostik 

• iagnosis ditentukan oleh kombinas antara perkembangan yang tak serasi dari

overeaktivitas yang berat, streotipik motorik, dan retardasi mental berat;

• 9etiga hal tersebut harus ada untuk menegakkan diagnosis. ila criteria diagnostic untuk 

&'.(, &'.), ata &'.* terpenuhi, keadaan tersebut harus didiagnosis sesuai kriterianya. &'.' Gangguan Perkembangan Pervasif Bainnya

&'. Gangguan Perkembangan Pervasif > &'' Gangguan Psikologis Bainnya

&' Gangguan Perkembangan Psikologis > Assesment Psikologis

Asesmen dalam psikologi klinis merupakan suatu teknik pengumpulan informasi untuk  digunakan sebagai dasar bagi keputusan-keputusan yang akan disampaikan oleh penilai. 3ji  psikologis tidak selalu diperlukan untuk mengkaji gejala psikiatri tetapi bernilai di dalam

menentukan tingkat perkembangan seorang anak, fungsi intelektual, serta kesulita akademik. eberapa assessment dan uji atau tes yang biasa digunakan untuk mendeteksi gangguan  perkembangan psikologis meliputi 1Sadock, *()(2%

). 3ji Perkembangan untuk ayi dan Anak Prasekolah

Gessell "nfant Score, Dattell "nfant "ntelligance Score, ayley Scales of "nfant evelopment, dan enver evelopment Secaraeening est. !ika uji ini digunakan pada anak yang masih sangat kecil, tes ini berfungsi untuk menilai sensorimotor dan respons

(19)

sosial terhadap berbagai objek dan interaksi. Pada anak prasekolah, lebih menekankan kepada penilaian bahasa.

*. 3ji "ntelegensi untuk Anak 3sia Sekolah dan 4emaja

3ji "ntelegensi yang paling luas digunakan untuk anak usia sekolah dan remaja adalah edisi ketiga :echsler "ntelligence Scale for Dhildren 1:"SD-"""2. 3ji ini dapat diberikan pada anak dari usia 8 hingga )F tahun, menghasilkan "O verbal, "O kinerja, dan gabungan "O skala penuh 1Reel et al, *())2.

+. 3ji Persepsi dan 5otorik Persepsi

ender 6isual 5otor Gestalt est dapat diberikan pada anak antara usia  hingga )* tahun. es ini terdiri dari serangkaian gambar terkait ruang yang diminta kepada anak  untuk ditiru. Selain itu terdapat 5ovement Assessment attery for Dhildren yang menunjukkan keterkaitan antara gangguan membaca dengan gangguan motorik 16uijk et al, *())2.

. 3ji 9epribadian

3ji 9epribadian tidak banyak berguna di dalam menegakkan diagnosis dan kurang memuaskan daripada uji intelegensi lainnya dalam hal norma, realibilitas dan validitasnya. Ramun dapat digunakan Dhildrens Apperception est yang merupakan adaptasi dari hematic Apperception est.

0. 3ji Pendidikan

3ji pencapaian mengukur perolehan pengetahuan dan ketrampilan dakam kurikulum akademik tertentu. :ide 4ange Achievement est-4evised terdiri atas uji  pengetahuan dan keterampilan serta kinerja membaca, mengeja, dan matematik yang diukur dengan #aktu 1Sayegh et al, *()2. 3ji ini digunakan pada anak dari usia 0 tahun hingga usia de#asa.

(20)

atalaksana untuk gangguan perkembangan psikologis dapat berbeda sesuai dengan gangguan masing-masing, dapat dibagi menjadi 1Sadock, *()(2%

). erapi retardasi mental

4etardasi mental dikaitkan dengan berbagai gangguan psikiatri komorbid dan salah satu kebutuhan utama bagi penderita retardasi mental adalah berbagai dukungan psikososial. erapi orang dengan retardasi mental didasari pada penilaian akan kebutuhan sosial dan lingkungan serta perhatian terhadap keadaan komorbidnya. erapi optimal dibagi menjadi pencegahan  primer, sekunder, dan tersier. Semakin banyak data yang menyokong penggunaan berbagai obat  psikotropik untuk pasien dengan gangguan ji#a dan juga retardasi mental.

*. erapi gangguan membaca

erapi untuk gangguan bicara yang efektif dimulai dengan mengajari anak tersebut untuk  membuat hubungan yang akurat antara huruf dan bunyi. Setelah hal tersebut dikuasai, dapat dilanjutkan dengan menargetkan komponen membaca yang lebih besar seperti suku kata dan kata, yang kemudian dilanjutkan dengan menyatukan unit-unit tersebut menjadi sebuah kalimat. Program terapi remedial membaca yang banyak diterapkan adalah program 5erill, S4A asic 4eading Program, dan ridging 4eading Program yang mengajarkan anak membaca dengan  bantuan visual 1Reel et al, *()); Saddock, *()(2.

+. erapi gangguan ekspresi tertulis

erapi remedial untuk gangguan ekspresi tertulis mencakup praktik langsung mengeja dan menulis kalimat, serta mengkaji ulang aturan tata bahasa. Pemberian terapi menulis kreatif  dan ekspresif yang intensif, berkelanjutan dan dirancang khusus secara individual dan satu-satu tampak memberikan hasil yang baik 1Reel et al, *()); Sadock, *()(2.

. erapi gangguan koordinasi perkembangan

erapi gangguan koordinasi perkembangan umumnya mencakup berbagai versi program integrasi sensorik dan pendidikan jasmani yang dimodifikasi. Program integrasi sensorik   biasanya diberikan oleh ahli terapi okupasional dan terdiri atas aktivitas-aktivitas fisik yang

(21)

0. erapi gangguan bahasa ekspresif 

erapi ini melibatkan intervensi langsung dari ahli patologi bahasa dan bicara yang  bekerja langsung dengan anak. "ntervensi yang diperantarai, dengan professional bicara dan  bahasa yang mengajarkan guru atau orang tua anak untuk meningkatkan teknik bahasa terapeutik   juga efektif. erapi bahasa sering ditujukan untuk memperbaiki strategi komunikasi dan juga

interaksi sosial, dengan menggunakan kata-kata. Psikoterapi juga dapat diterapkan untuk  meningkatkan kepercayaan diri anak tersebut.

8. erapi gangguan bahasa reseptif-ekspresif 

Sebelum dimulai terapi perlu dilakukan evaluasi bahasa dan bicara yang komprehensif  terlebih dahulu. Anak dengan gangguan bahasa reseptif-ekspresif sering mendapatkan keuntungan dari lingkungan pendidikan khusus yang memungkinkan mereka belajar secara lebih khusus. Psikoterapi dapat membantu anak dengan gangguan ini dengan cara memperbaiki masalah emosional dan perilaku.

F. erapi gangguan fonologis

erapi bicara yang dilakukan oleh seorang ahli terapi bahasa dan bicara dianggap sebagai terapi yang paling berhasil untuk dilakukan pada pasien dengan gangguan fonologis. erapi  bicara diindikasikan jika pemahaman artikulasi anak sangat buruk dan jika anak yang

mengalaminya berusia lebih dari ' tahun serta menimbulkan masalah pada citra diri maupun dengan lingkungan sekitar.

'. erapi Gagap

erapi pada gagap meliputi latihan pernafasan, teknik relaksasi, serta terapi bicara untuk  membantu anak memperlambat laju bicara serta mengatur volume bicara. "ntervensi  psikofarmakologik seperti terapi dengan haloperidol 1Haldol2 telah digunakan dalam upaya

untuk mencetuskan peningkatan keadaan relaksasi. . erapi gangguan autistik 

ujuan terapi untuk anak dengan gangguan autistik adalah untuk meningkatkan perilaku  psikososial serta perilaku yang secara sosial dapat diterima, untuk mengurangi gejala perilaku

(22)

yang aneh, dan untuk memperbaiki komunikasi verbal serta nonverbal. Perbaikan bahasa dan akademik juga sangat diperlukan.

Pemberian obat antipsikotik dapat mengurangi agresi atau perilaku mencederai diri. Agonis serotonin-dopamin memiliki risiko rendah dalam menimbulkan efek samping ekstrapiramidal. 7bat-obatan golongan ini mencakup risperidone, olanCapine, Tuetiapine, cloCapine dan Ciprasidone 1Saddock, *()(2.

)(. erapi gangguan 4ett

erapi ditujukan pada intervensi gejala. &isioterapi memberikan keuntungan untuk  disfungsi otot, dan terapi antikonvulsan biasanya diperlukan untuk mengendalikan bangkitan. erapi perilaku bersama dengan terapi obat dapat membantu untuk mengendalikan perilaku  berbahaya.

)). erapi gangguan Asperger 

erapi bergantung pada tingkat fungsi adaptif pasien. eberapa teknik yang digunakan untuk gangguan autistik cenderung memberikan keuntungan pada pasien gangguan Asperger  dengan hendaya sosial yang berat.

(23)

BAB III PENUTUP

Gangguan psikologis berdasarkan definisi PPG!-""" merupakan suatu gangguan pada diri seseorang yang memiliki gambaran seperti onset munculnya gejala bervariasi selama masa bayi atau kanak, adanya hendaya atau kelambatan perkembangan fungsi yang berhubungan erat dengan kematangan biologis dari susunan saraf pusat serta berlangsung secara terus menerus tanpa remisi dan kekambuhan yang khas bagi banyak gangguan ji#a. Pada sebagian besar kasus, fungsi yang dipengaruhi termasuk bahasa, ketrampilan visuo-spasial dan$atau koordinasi motorik. 5asing-masing dari gangguan perkembangan psikologi mempunyai etiologi spesifik  tersendiri serta kriteria diagnostik yang berbeda sehingga diperlukan tatalaksana yang berbeda untuk setiap gangguan tersebut.

(24)

DA!TA" PUSTAKA

Eigsti "5, 5archena A, Schuh !5, et al. *()(. Banguage acTuisitiom in autisme spectrum disorders% A developmental revie#. UonlineV. Available from% ###.researchgate.net. Accessed on% *+ April *()0.

5alhotra S dan 6ikas A. Pervasive evelopmental isorders. Journal of Indian Association for Child and Adolecent . UonlineV. Available from%

###.jiacam.org$()(+$!iacam(0W+W0.pdf . Accessed on% *+ April *()0.

5aslim 4. *()+. uku Saku iagnosis Gangguan !i#a = 4ujukan 4ingkas dari PPG! = """ dan S5 0. !akarta% agian "lmu 9edokteran !i#a &9 3nika Atmajaya.

 Reel B, !ohnson A, Shahidullah !. *()). 4eading and #riting disorders% 4esearch-based

assessment and intervention. American Psychological Association. UonlineV. Available from%

###.apadivisions.org$division-)8$publications$ne#sletters$science$*())$)($reading-#riting-disoders.asp@. Accessed on% *+ April *()0.

(25)

Sadock ! and Sadock 6A. *()(. uku Ajar Psikiatri 9linis. Edisi *. Hlm. 0F-8(). !akarta% EGD.

Sayegh P, Arentoft A, haler RS, et al. *(). Ouality of Education Predicts Performance on the :ide 4ange Achievement est = th Edition :ord 4eading Subtest. Archives of

Clicincal Neurosychology. UonlineV. Available from%

###.ncbi.nlm.nih.gov$pubmed$*0(((. Accessed on% *+ April *()0.

6uijk P!, Hartman E, 5ombarg 4, et al. *()). Associations bet#een academic and motor

 performance in a heterogeneous sample of children #ith learning disabilities. Journal of !earning Disa"ilities. UonlineV. Available from%

Referensi

Dokumen terkait

No. Persebaran Penduduk Desa Negeri Katon Berdasarkan Jenis kelamin.. Persebaran Penduduk Yang Sudah Bekerja ... Persebaran Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan ...

4.1.5 Pengelolaan dana Qardhul Hasan Adapun bentuk pengelolaan dana Qardhul Hasan di Bank Wakaf Mikro AlFitrah itu sudah cukup baik karena pembiayaan Qardhul Hasan diberikan

Penulis yakin dan percaya Tuhan Yesus ikut campur tangan dalam penulisan skripsi ini, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan hukum/skripsi yang berjudul

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka (“ POJK No.

Pada saat Peraturan Daerah ini mulai berlaku, Peraturan Daerah Kabupaten Nomor 7 Tahun 2001 tentang Retribusi dan Sewa Pemakaian Kekayaan Daerah (Lembaran Daerah

Kondisi SM Rimbang Baling sangat memprihatinkan saat ini, dan sangat disayangkan jika pada akhirnya, pemasalahan yang terjadi di kawasan konservasi menyebabkan

Adapun dalam hal ini yang dimaksud manusia sebagai makhluk sosial adalah makhluk yang hidup bermasyarakat, dan pada dasarnya setiap hidup individu tidak dapat lepas dari manusia

Audit atas hal yang berkaitan dengan keuangan mencakup penentuan apakah informasi keuangan telah disajikan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, entitas yang diaudit