• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat, Konflik Kehutanan dan Keadilan Tenurial: Peluang dan Limitasi 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat, Konflik Kehutanan dan Keadilan Tenurial: Peluang dan Limitasi 1"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Grafik	
  di	
  atas	
  menunjukkan	
  bahwa	
  99,7%	
  dari	
  izin	
  yang	
  diberikan	
  untuk	
   memanfaatkan	
  hutan	
  diakses	
  oleh	
  perusahaan,	
  dan	
  hanya	
  0,3%	
  diakses	
  oleh	
  

Referensi

Dokumen terkait

Dapa t ditunjukkan misalnya scbaqian besar kontraktor lo~ging i jin pemanfaatan hasil hutan kay u (IPHHK) yang diberikan kcpada masyarakat lakal diantaranya adalah

akomodasi setiap kepentingan bagi kedua belah pihak, yaitu masyarakat dan Perhutani. Strategi resolusi konflik yang diterapkan kemudian menghasilkan; 1) penurunan

Dengan demikian, alternatif strategi kebijakan tenurial yang bisa diadaptasi oleh pengelola adalah melalui mekanisme pengelolaan tenurial masyarakat sekitar hutan

Dengan pengayaan terhadap pranata sosial untuk pencapaian tujuan-tujuan ekonomis, komunitas masyarakat di sekitar hutan mampu mengelola usaha ekonomi komersial berbasis sumber

GTMA KABUPATAN JAYAPURA Pedoman Penyelesaian Konflik Tenurial Gugus Tugas Masyarakat Adat  Sebelum masuk untuk pembahasan tahapan penanganan konflik tenurial, di bawah ini

Sebagai salah satu upaya untuk menguatkan proses pembelajaran para pihak dalam membangun pemahaman bersama, maka kami suguhkan beberapa materi belajar, diantaranya; (1)

mengalami kerugian.. Selain itu, masyarakat kurang diikutsertakan dalam pengelolaan sumberdaya hutan serta masyarakat dianggap tidak tahu tentang hutan dan tidak tahu aturan. Padahal

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapital sosial masyarakat dalam mengatasi konflik pengelolaan sumber daya hutan, yang dapat diketahui dengan terlebih dahulu