• Tidak ada hasil yang ditemukan

HIZBUSY SYAITHAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "HIZBUSY SYAITHAN"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Kita tidak ingin bangsa kita terperosok terus menerus pada

gambaran-gambaran bodoh yang meracuni pikiran keluarga

kita, anak-anak kita dan saudara-saudara yang lain dengan

pengenalan-pengenalan yang salah tentang syaitan melalui

film-film picisan, murahan, yang mempersempit otak,

membuat anak-anak menjadi penakut dengan

gambaran-gambaran yang salah dan melenceng. Barangkali tidak

semuanya salah tetapi lebih banyak salahnya daripada benarnya

yang digambarkan dalam bermacam mitos.

Jadi realitas kita sebagai muslim bahwa dalam hidup ini kita

harus mengambil musuh dan harus punya musuh. Siapa yang

dimaksud? Dan yang Allah nyatakan “ ودع مكل ناطيشلا نا

,

(3)

Hizbusy Syaitan Mengandung Arti Golongan/Partai

Syaitan.

Sekilas kita bahas jenis-jenis dari Hizbusy syaitan

(Golongan Syaitan) meliputi

1.

Jin.

2.

Iblis

(4)

Jin, Allah Swt menyatakan dalam surat Al – Hijr : 26-27

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari

tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi

bentuk dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api

yang sangat panas.

Jin diciptakan dari api yang sangat panas, sedangkan manusia dari

tanah. Jin diciptakan lebih dahulu dibandingkan dengan manusia.

(5)

Iblis merupakan golongan dari Jin. Allah Swt menyatakan dalam surat Al kahfi : 50. Dan (Ingatlah) ketika kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam[884], Maka sujudlah mereka kecuali iblis. dia adalah dari golongan jin, Maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. patutkah kamu mengambil dia dan

turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? amat buruklah Iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim.  Iblis asalnya adalah bangsa jin dan akhirnya fasik, menentang perintah tuhannya.

Material dasar api, karakter iblis kafir, sombong. Iblis sering dikatakan sebagai bapaknya syetan. Kesombongan adalah hal yang jelas pada iblis.

 Ketika Allah bertanya kepada iblis kenapa tidak mau sujud, jawabannya langsung saja, Qoola ana khoiru minhu kholaqtani minnaari wa kholaqtahu minthiin. Aku lebih baik dari dia, Engkau ciptakan aku dari api dan Adam dari tanah. Jelas aku lebih mulia, tidak mungkin.

 Iblis akan masuk ke dalam manusia manapun untuk menyelewengkannya dari jalan Allah swt.

Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil."

(6)

Syaitan. Allah swt menyatakan dalam surat Al an`am : 112

Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu

(manusia)[499]. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak

mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.

 (Dalam ayat ini) Allah menjadikan setan dari jenis manusia, seperti halnya setan dari jenis jin. Dan hanyalah setiap yang durhaka disebut setan, karena akhlak dan perbuatannya menyelisihi akhlak dan perbuatan makhluk yang sejenisnya, dan karena jauhnya dari kebaikan. (Tafsir Ibnu Jarir, 1/49)

 Ibnu Jarir menyatakan, syaithan dalam bahasa Arab adalah setiap yang durhaka dari jin, manusia atau hewan, atau dari segala sesuatu

 Al-Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Dzar radhiallahu „anhu, ia berkata: Aku datang kepada Nabi Shallallahu „alaihi wa sallam dan beliau berada di masjid. Akupun duduk. Dan beliau menyatakan: “Wahai Abu Dzar apakah kamu sudah

shalat?” Aku jawab: “Belum.” Beliau mengatakan: “Bangkit dan shalatlah.” Akupun bangkit dan shalat, lalu aku duduk. Beliau berkata: “Wahai Abu Dzar, berlindunglah kepada Allah dari kejahatan setan manusia dan jin.” Abu Dzar berkata: “Wahai

(7)
(8)

1.

Dikuasai setan (QS. 58:19 /7:30 )

Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka

lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan syaitan.

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan syaitan itulah

golongan yang merugi. (Q.S Al Mujaadilah :19)

Seperti pada masa Fir`au (Q.S Al-A`araf :30)

2.

Membuat mereka lupa kepada Allah swt (QS. 58:19 , 59:19 )

(9)

Apa saja yang sering mereka lakukan :  Tadhlil atau penyesatan

Ghumuudul haq atau Penyamaran kebenaran,

Membuat kebenaran tertutup jadi program-program, langkah-langkah. Radio, majalah, surat kabar, televisi yang membuat anak-anak tidak baca Qur‟am dan jam-jam sholat mereka lari dari sholat. Itu langkah program syetan yang berbentuk manusia, sehingga kebenaran menjadi tidak jelas, samar, tertutup.

Labsul haq bil bathil, Pembauran haq dan bathil.

Yang benar jadi salah, yang salah jadi benar, membaur di putarbalikan. terdapat bentuk-bentuk langkah syetan. Juga dalam idiom kata yang biasa dipakai.

Misalnya : Sunnah tentang sebenarnya kalau kita mencintai saudara kita ungkapkan, jangan disembunyikan. Kata Rosulullah, ungkapkan kasihmu pada saudara kamu. Contoh, Aku mencintaimu karena Allah wahai saudaraku. Kalau ada seorang pemuda dengan pemuda (temannya) baru turun dari masjid karena mereka rajin ibadah atau keluar dari ruang kuliah, lalu seorang berkata mas aku cinta padamu. Merinding temannya itu.

(10)

Tadhlil atau Penyesatan ini ada beberapa sub langkah atau wujud langkah

bagaimana ia menyesatkan dengan tehnik atau caranya itu. Yang bodoh

disesatkan, yang ‘alim ditakut-takuti, diintimidasi.

1. Menimbulkan Rasa Was-was : Was-was pertama yang dilakukan sebagai

prestasi besar syetan adalah membuat was-was nabi Adam dan istrinya

untuk memakan buah.

Kata syetan, tidaklah tuhan kamu melarang kamu untuk mendekati pohon

larangan ini. Allah melarang jangan dekat-dekat pohon ini, apalagi

menikmati buahnya, semua boleh dilakukan, boleh dimakan, kecuali pohon

larangan ini. Sebenarnya ada sesuatu dibalik ini, tuhanmu tidak mau

melarang kamu untuk mendekati atau memakan buah ini kecuali sebenarnya

dia tidak ingin kamu abadi di surga. Kalau kamu mau abadi dan menjadi

raja, menjadi malaikat yang suci, makanlah buah ini. Jadi bukan

pembangkangan begitu saja nabi Adam. Dia mempunyai keinginan tapi

keinginannya itu dipalsukan. Inilah waswas.

(11)

2. Nisyan, Membuat orang lupa kebaikan. (Q.S Yusuf : 42)

Nabi Yusuf punya teman 2 orang, yang satu bartender raja, tukang buat

koktail. Yang satu tukang roti untuk raja. Mereka mengatakan bermimpi

sesuatu. Nabi Yusuf diberi Allah kelebihan menafsirkan mimpi. Dan betul.

Yang satu katanya dipancung hukuman mati, yang satu dipekerjakan

kembali, yaitu bartender. Ketika dipekerjakan kembali bartender itu nabi

Yusuf berkata, wa qoola lilladzi dzonna annahu naajin minhuma kudzkurni

indarobbik, faanshohu syaitonu dzikro robbini falabisa fi sijni bil asini,

kalau kamu lepas, bebas dipekerjakan kembali, jangan lupa sebutkan

namaku. Yusuf ini teraniaya, terdzolimi, supaya raja mengeluarkan aku.

Tapi ternyata syaithon membuat lupa hal yang sederhana itu. Apalagi

terhadap temannya yang berjasa membantunya di dalam penjara,

memberikan pelajaran yang baik. Begitulah syetan membuat lupa, dan ini

pelajaran untuk nabi Yusuf, betapapun punya teman itu dia tetap manusia.

Dia mau pergi, buat kita ini artinya orang itu dekat dengan raja, koneksinya

bagus, dan itu haq-haq saja. Tapi tetaplah bahwa kita harus kembali kepada

kenyataan, hakikat kekuasaan itu di tangan Allah, bukan di tangan manusia.

Selanjutnya, maka tinggal teruslah nabi Yusuf di penjara sekian tahun lagi.

(12)

3. Tamanni atau Membuat angan-angan,.

Orang lama dan terus semakin asyik dalam maksiat. Berkuasa makin lama

makin asyik. Kalau sudah 3 atau 4 turunan sudah cukuplah berhenti. Tidak

ada orang yang mau berhenti di situ. Karena tamanni, berangan-angan terus.

Yang belum punya berangan-angan ingin punya.

4. Tazyiin, Mengelabui dimana Hal-hal buruk dihias menjadi bagus.

Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa

aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan

ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.

(Al-hijr:39)

5. Wa’ad atau Membuat/memberi Janji-janji.

Janji syetan tidak pernah ditepati. Janji syetan kepada nabi Adam tidak ada

isinya, tapi keturunannya (manusia) masih saja percaya.

(13)

6. Kaid atau Tipu Daya.

Sebetulnya tipu daya syetan ini Allah katakan, inna kaidasy syaithona kaanadhoifa, lemah. Berarti, Kalau kita masih kalah berarti kita lebih lemah lagi.

7. Buaian atau uluran/menunda-nunda.

Tobatnya nanti-nanti saja, infaqnya nanti saja. Makanya kita lihat segala yang sisa untuk Allah, yang prima untuk kita. Harta diprioritaskan untuk makan, listrik, dan sebagainya, sisanya baru untuk Allah. Umum saja itu. Itu tipu daya syetan, uluran syetan

8. ‘Adaawah, permusuhan

Syetan memusuhi kita dan membuat permusuhan diantara kita

Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku: "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan

perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. (Al Isra : 53)

9. Menyuruh berbuat keji

Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui (Al-baqarah:169)

(14)

Takhwif atau Penakutan / Menakut – Nakuti.

Dikisahkan dalam surat Ali Imran : 173-175.

Dari ini muncullah :

1.

‘Adamusy syajaa’ah / hilang keberanian.

2.

Kitmaanul haq / menyembunyikan kebenaran

3.

Dhohiyatut takhwif / Korban penakutan

Rekayasa ini diarahkan kepada mereka yang berilmu. Kalau mereka

tidak bisa disesatkan, maka mereka harus dibuat takut.

Ancaman, nanti anakmu jadi yatim, istrimu diambil orang kalau kamu

berbuat yang sejalan dengan perintah Allah. Nanti kamu tidak diterima

di masyarakat, nanti kamu tidak diundang lagi.

(15)

 Muncullah pribadi yang buruk, Seperti :

 Tidak bertanggung jawab (QS. 5:24 )

Mereka berkata: "Hai Musa, kami sekali sekali tidak akan memasukinya

selama-lamanya, selagi mereka ada didalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti disini saja."  Tidak dinamis dalam hidup (QS. 7:138 )

Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan itu[562], maka setelah mereka

sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani lsrail berkata: "Hai Musa. buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka

mempunyai beberapa tuhan (berhala)." Musa menjawab: "Sesungguh-nya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)."

(16)
(17)

SEMANGAT

&

ISTIQAMAH

SELALU……..

(18)

(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada

mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia

[250]

telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu

takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan

mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong

kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.“Maka mereka kembali

dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak

mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan

Allah mempunyai karunia yang besar

[251]

. Sesungguhnya mereka itu

tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan

kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu

takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu, jika kamu benar-benar

orang yang beriman.

Referensi

Dokumen terkait

Teriring doa semoga Allah SWT memberikan ketabahan dan menambah keimanan dalam menghadapi cobaan ini bagi seluruh keluarga yang

Teriring doa semoga Allah SWT memberikan ketabahan dan menambah keimanan dalam menghadapi cobaan ini bagi seluruh keluarga yang

Teriring doa semoga Allah SWT memberikan ketabalran dan menambah keimanan dalam menghadapi cobaan ini bagi seluruh keluarga yang

Para ulama berpendapat yang dimaksud dengan perkataan "Allah memusnahkan riba" ialah Allah memusnahkan keberkatan harta riba itu karena akibat melakukan

Teriring doa semoga Allah SWT memberikan ketabahan dan menambah keimanan dalam menghadapi cobaan ini bagi seluruh keluarga yang

Dimana terdapat perkataan "militaire strafgevangenis tevens provoosthuis te Cimahi", maka perkataan itu diubah menjadi "militaire strafgevangenis tevens provoosthuis te

Dalam hal beriman kepada malaikat-malaikat Allah Swt., pelajaran yang dapat dipetik antara lain adalah sebagai berikut.. Menambah keimanan dan ke takwaan kepada

Dalam surah Abasa ayat 26, Allah berkata, "Kemudian kami membelah bumi dengan sebaik-baiknya." Dalam surah ini, perkataan yang digunakan adalah perkataan