ANALISIS DAN PERANCANGAN E-MARKETING
BERBASIS SOSTAC® PADA CV.PARARA RESTO
Dwiki Herdiman
1200952402
Jovansyah Arifin
1200952623
Syaeful Rizal
1200995111
Kelas / Kelompok : 08PBM / 11
Pembimbing
Indra Kusumadi Hartono, SS., MM
Kddsn : D2972
Binus University
Jl.Kebun Jeruk Raya No.27
Jakarta Barat 11530
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Sistem Informasi
Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap Tahun 2012/2013
ANALISIS DAN PERANCANGAN E-MARKETING BERBASIS SOSTAC® PADA CV. PARARA RESTO Dwiki Herdiman 1200952402 Jovansyah Arifin 1200952623 Syaeful Rizal 1200995111 Kelas / Kelompok : 08 PBM/11 ABSTRAK
Meningkatnya kebutuhan ekonomi di era globalisasi saat ini membuat persaingan dan kesempatan semakin luas bagi perusahaan-perusahaan besar untuk meghasilkan keuntungan. Dengan berkembangnya teknologi yang semakin pesat, pelaku bisnis secara langsung maupun tidak langsung menciptakan suatu persaingan yang ketat dengan adanya penerapan teknologi dan informasi seperti penerapan teknologi internet di dalam menjalankan bisnisnya dengan mempromosikan barang maupun jasa yang dihasilkan perusahaan tersebut, menentukan strategi untuk membuat konsumen memiliki pandangan yang positif terhadap produk maupun jasa yang dihasilkan perusahaan agar pelanggan memilih dan menggunakan produknya.
Strategi yang diterapkan oleh CV.Parara Resto adalah Strategy E-Marketing berdasarkan kerangka SOSTAC® dengan menggunakan analisis SWOT dan Matrix SWOT untuk mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan. Strategi yang dihasilkan adalah suatu rancangan strategi E-Marketing dan website perusahaan yang menyediakan berbagai macam informasi perusahaan seperti profil dan layanan perusahaan untuk kepada pelanggan.
Kata kunci : Strategy E-Marketing, SOSTAC®, E-Marketing, SWOT, Matrix SWOT, internet,
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Sistem Informasi
Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap Tahun 2012/2013
ANALISIS DAN PERANCANGAN E-MARKETING BERBASIS SOSTAC®
PADA CV. PARARA RESTO
Dwiki Herdiman 1200952402 Jovansyah Arifin 1200952623 Syaeful Rizal 1200995111
Kelas / Kelompok : 08 PBM/11
ABSTRACT
Increased economic necessity in this era of globalization makes competition and expanding opportunities for large companies to meghasilkan advantage. With the rapid development of technology, businesses are directly or indirectly creates an intense competition with the application such as the application of information technology and internet technology in its business by promoting the goods and services produced by the company, determine a strategy to make consumers have a view positively to the products and services produced by the company that customers choose and use products.
Strategy adopted by CV.Parara Resto is E-Marketing Strategy based framework SOSTAC® by using SWOT analysis and SWOT matrix to identify strategies that can be applied in solving the problems faced by the company. The resulting strategy is a draft strategy E-Marketing and website company that provides a variety of information such as the company's profile and services to its customers for the company.
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam jaman saat ini Indonesia memiliki pertumbuhan populasi penduduk yang sangat meningkat pada setiap tahunnya. Dimana dalam hal ini Indonesia dapat memanfaatkan peluang untuk menjadi pelaku yang sangat potensial dalam hal bisnis yang dapat mendominasi pasar terutama dalam persaingan bebas saat ini.
Tidak menutup kemungkinan persaingan bebas diantara perusahan - perusahaan dapat menghasilkan suatu sistem dan metode baru untuk memasarkan dan mendukung penjualan produk maupun jasa yang dimilikinya.
Tidak menutup kemungkinan terdapat juga beberapa perusahaan yang belum memiliki suatu sistem dan metode dalam memasarkan produk maupun jasa yang dimilikinya salah satunya Parara Resto yang merupakan badan usaha yang bergerak dibidang makanan atau restaurant. Tempat ini masih menggunakan metode pemasaran dengan sistem offline dimana pemasarannya hanya melalui media cetak dan relasi terdekat.
1.2 Ruang Lingkup
Ruang lingkup skripsi untuk pemanfaatan E-Marketing pada Parara Resto yang meliputi : 1. Proses pemasaran dan strategi pemasaran pada Parara Resto.
1.3 Tujuan dan Manfaat 1.3.1 Tujuan
Tujuan dari skripsi pemanfaatan E-Marketing pada Parara Resto adalah sebagai berikut :
1. Melakukan analisis terhadap proses pemasaran pada Parara Resto.
2. Merancang pemasaran secara online dengan membuat portal website sebagai pendukung pemasaran yang sudah ada.
1.3.2 Manfaat
Manfaat yang dapat diambil dari analisis dan perancangan e-marketing tersebut yaitu :
1. Mengetahui permasalahan pemasaran pada Parara Resto baik internal maupun eksternal.
2. Mendukung pemasaran yang sudah ada dengan menggunakan E-Marketing. 3. Memberikan informasi lebih luas mengenai beragam menu makanan, fasilitas dan
promo yang ditawarkan oleh Parara Resto, sehingga mempermudah pelanggan dan calon pelanggan dalam mencari informasi yang mereka inginkan.
1.4 Metodologi Penilitian
Agar mendapatkan informasi dan data teori penunjang yang akurat dalam menyusun skripsi ini menggunakan metode sebagai berikut :
A. Metode pengumpulan data dapat dilakukan dengan : 1. Studi Pustaka
Penelitian dengan menggunakan studi pustaka dapat dilakukan dengan membaca serta mencari data dan informasi yang bersifat teori dan berhubungan dengan masalah yang menjadi
objek penelitian dari berbagai media seperti media cetak dan elektronik yang dapat menyajikan informasi yang berguna bagi pembaca.
2. Metode Survey
Untuk mendapatkan data sehingga dapat diproses menjadi suatu informasi yang bersifat objektif yang sesuai dengan tujuan dari masalah yang menjadi objek penelitian.
3. Metode Kualitatif (interview)
Untuk mendapatkan informasi dan data mengenai kebutuhan pelanggan yaitu dengan melakukan teknik wawancara,dimana proses untuk mendapatkan informasi yang melibatkan 2(dua) orang atau lebih dengan aktifitas bertanya dan menjawab pertanyaan agar website yang dibuat dapat berguna secara efektif.
B. Metode Analisis Data
Dalam metode ini, dilakukan analisis terhadap Parara Resto melalui wawancara dengan pihak yang terkait dan pengamatan langsung terhadap sistem yang berjalan dengan metode :
1. Analisis dengan menggunakan metode SOSTAC (Situation
Analisyst,Objective,Strategy,Tactics,Control).
2. Analisis dengan menggunakan SWOT (Strenght,Weakness,Oppurtunity,Thread). 1.5 Sistematika Penulisan
Agar penyampaian materi dari skripsi ini jelas,maka materi yang akan disampaikan tersusun dalam sistematika penulisan sebagai berikut :
BAB 1 PENDAHULUAN
Pada bab ini menjelaskan penelitian, ruang lingkup penelitian ,tujuan dan manfaat penilitian, metodologi penelitian serta sistematika penulisan.
BAB 2 LANDASAN TEORI
Pada bab ini menyampaikan berbagai definisi dan teori umum yang berkaitan dengan skripsi ini serta landasan teori khusus yang berkaitan dengan E-Marketing, analisis, dan bahasa pemograman yang digunakan.
BAB 3 ANALISIS E-MARKETING
Bab ini menjelaskan mengenai gambaran umum perusahaan, struktur organisasi, wewenang dan tanggung jawab. Penjelasan mengenai sistem yang berjalan dengan rich
picture, analisis SOSTAC & SWOT terhadap lingkungan internal dan eksternal, dan juga
permasalahan yang dihadapi disertai dengan solusi pemecahan masalah dalam perusahaan.
BAB 4 IMPLEMENTASI E-MARKETING
Bab ini menguraikan dan menampilkan implementasi dari sistem yang dibuat yang terdiri rancangan website.
BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN
Bab ini merupakan bab penutup yang menjelaskan mengenai simpulan yang diambil dari keseluruhan pembahasan topik pada bab sebelumnya serta saran-saran perbaikan yang berguna bagi kelanjutan dan pengembangan sistem.
BAB 3
ANALISIS MARKETING YANG BERJALAN Proses Marketing Yang Berjalan
Proses marketing yang berjalan pada Parara Resto saat ini masih secara manual dan tidak ada pemasaran secara khusus karena Parara Resto masih menggunakan sistem promosi melalui penyebaran brosur dan dari mulut ke mulut.
Pihak manajemen Parara Resto memang tidak memiliki staff khusus untuk bagian marketing, karena pihak manajemen masih merupakan pihak dalam yang selama ini melakukan melalui penyebaran brosur melalui distribusi brosur dan dari mulut ke mulut. Karena pihak manajemen tidak menambah jumlah pegawai karena akan menambah pengeluaran tambahan. Proses marketing yang sudah berjalan saat ini, selain penyebaran brosur dan dari mulut ke mulut selain itu dua minggu sekali hampir seluruh pelayan mengadakan evaluasi kinerja produksi penjualan. Dari hasil evaluasi tersebut akan diketahui tingkat unggulan produk yang sering dipesan oleh pelanggan. Sehingga produk tersebut dapat dijadikan menu unggulan pada Parara Resto.
3.3.1 Proses Marketing Berjalan Sebelum E-Marketing
Staff marketing yaitu bagian manajer lapangan mencetak brosur dan kartu nama, kemudian bagian manajemen memberikan tugas kepada distribusi brosur untuk membagikan brosur kepada pelanggan. Pelanggan yang tertarik akan datang ke Parara Resto, pelanggan akan di berikan daftar menu dan diberitahu menu unggulan yang ada di Parara Resto. Pelanggan langsung memesan kemudian pesanan di konfirmasi.
3.4 Segmentasi, Targeting, Value Proposition dan Positioning pada Parara Resto.
Segment Parara Resto menyediakan pelayanan di bidang kuliner kepada pelanggan di
mana restoran ini pemasarannya dilakukan secara offline dengan word of mouth dan penyebaran brosur saja.
Target Markets Parara Resto melakukan segmentasi terhadap semua kalangan dari anak
muda sampai orang tua, yang merupakan pelanggan tetap Parara Resto adalah orang yang bekerja pada daerah sekitar Jakarta Utara hingga Jakarta Pusat. Target pelanggan yang spesifik yaitu pelanggan yang membutuhkan pelayanan yang prima dengan fasilitas yang mendukung untuk kenyamanan pelanggan.
Online Value Positioning (OVP) Belum memiliki sebuah portal website sebagai pusat informasi pemasaran, tetapi berkomitmen menyediakan pelayanan yang ramah tamah dan juga fasilitas yang mendukung berupa tempat yang nyaman, fasilitas wifi, dan ruang VIP yang tersedia di lantai dua Parara Resto.
Dapat di simpulkan Positioning yang dilakukan oleh Parara Resto ini dimata konsumen dan masyarakat pada umumnya (sebelum dibuatnya e-marketing) adalah :
Restoran yang fokus kepada pelayanan yang prima dengan fasilitas yang mendukung, Parara Resto mempunyai slogan ”Tiada hari tanpa makan ikan” yang mana dari slogan tersebut menanamkan benak konsumen untuk lebih sering mengkonsumsi ikan. Namun perusahaan belum mempunyai portal website sebagai pusat informasi dan pemasaran melalui media elektronik.
3.5 Masalah yang sedang di hadapi
• Pemasaran Parara Resto kurang luas jangkauannya.
• Lokasi Parara Resto yang kurang strategis sehingga banyak orang yang belum mengenal Parara Resto.
Situation Analysis
Parara Resto merupakan sebuah perusahaan keluarga yang berdiri pada tahun 2004, Parara Resto bergerak di bidang restoran dan katering yang berdasarkan konsep
Business to customer (B2C) karena perusahaan ini melakukan transaksi bisnis dengan
pelanggan. Perusahaan ini melakukan pemasarannya dengan cara tradisional, yaitu penyebaran informasi dari brosur dan cara word of mouth yang dilakukan oleh pihak manajemen. Pemesanan makanan dan katering yang di pesan umumnya dari pelanggan yang telah mengenal dan mempercayai kualitas Parara Resto.
3.6.1.1 Analisis kebutuhan Pelanggan melalui interview
Untuk menganalisis kebutuhan Pelanggan terhadap sebuah e-marketing telah dilakukan penelitian dengan metode kualitatif yaitu dengan cara melakukan metode interview. Interview dilakukan pada Pelanggan yang sudah mengenal dan menjadi pelanggan tetap.
Dapat disimpulkan bahwa :
1. Pelanggan tertarik bila diterapkannya e-marketing karena pelanggan dapat memperoleh informasi mengenai produk dan promo terbaru yang ditawarkan Parara Resto.
2. Dapat membantu pelanggan untuk melihat daftar menu dalam memesan melalui telepon (delivery order).
3.6.1.2 Analisis Strengths dan Weaknesses (kekuatan dan
kelemahan) dari lingkungan internal pada marketing Parara Resto Analisis kekuatan dan kelemahan internal Parara Resto dari segi pemasaran yang sedang berjalan saat ini, yaitu :
• Dapat disimpulkan dari faktor internal kelemahan yang terjadi di dalam perusahaan ini adalah perusahaan tidak sepenuhnya dapat mengandalkan metode pemasaran melalui word of mouth dan penyebaran brosur yang kurang efektif dan kurang efisien. Selain itu dengan tidak adanya teknologi dan informasi berupa website
e-marketing dan lokasi Parara Resto yang kurang strategis masih banyak
yang tidak mengetahui keberadaan Parara Resto dan sulit mencari sumber informasi yang dapat dipercaya dan berkualitas. Oleh karena itu, perlu dibuat suatu wadah utama (seperti website company profile pada Parara Resto) yang menyediakan fitur-fitur yang dapat memudahkan calon pelanggan dalam memilih rumah makan yang baik dan berkualitas. Walaupun proses pemasaran restoran ini mempunyai kelemahan, proses pemasaran di rumah makan ini juga mempunyai kekuatan yaitu Parara Resto selalu memberikan pelayanan yang sangat baik khususnya dalam memberikan masakan yang berkualitas tanpa menggunakan penyedap rasa dan dari bahan baku yang masih segar. Kemudian harga yang relatif terjangkau serta didukung oleh fasilitas ruang vip, kemudian Parara Resto memiliki pelanggan setia atau pelanggan tetap.
3.6.1.3 Analisis Opportunities dan Threats (peluang dan ancaman) dari lingkungan eksternal pada marketing Parara Resto.
Analisis yang harus dilakukan adalah analisis dari faktor eksternal pada Parara Resto meliputi analisis micro-environtment. Misalnya : Analisis benchmarking terhadap kompetitor yang mungkin dapat mempengaruhi performa dari bisnis tersebut. Analisis lain yang mungkin dilakukan dari adanya Opportunities dan Threats yang mungkin timbul
dari faktor-faktor eksternal micro-environment adalah seperti faktor pengaruh keadaan ekonomi, pengaruh lingkungan sosial, dan pengaruh teknologi dan informasi yang semakin berkembang dengan pesat.
Setelah menganalisis mengenai kebutuhan pelanggan terhadap
e-marketing pada pembahasan sebelumnya kini saatnya mencari tahu
mengenai kompetitor perusahaan dengan melakukan interview pada perusahaan Parara Resto tentang kelemahan dan kekuatan kompetitor. Pada topik pembahasan ini, nama perusahaan kompetitor akan disebutkan dengan lengkap:
Contohnya adalah CV. Dinar Seafood. Dinar Seafood merupakan restoran sejenis yang berada di Jakarta, Indonesia.
Kelebihan Dinar Seafood dibanding Parara Resto antara lain:
• Dinar Seafood sudah mempunyai website sebagai pusat informasi untuk kegiatan pemasaran dengan menggunakan media elektronik.
• Memiliki lokasi yang strategis yang dapat dengan mudah untuk diketahui .
Kelemahan dari Dinar Seafood :
• Dinar Seafood tidak melayani pemesanan katering.
• Harga yang relatif cukup mahal.
Parara Resto juga masih mempunyai peluang (opportunities) untuk menyaingi kompetitor tersebut adalah:
• Memperluas pemasaran dengan menggunakan website e-marketing
• Dengan adanya portal website pelanggan bisa mendapatkan informasi mengenai promo pada Parara Resto dan tersedianya layanan pemesanan tempat melalui website.
Secara umum, kelebihan yang dimiliki oleh kompetitor yang dapat menjadi ancaman (threat) bagi Parara Resto :
• Kompetitor sudah melakukan pemasarannya secara luas dengan menggunakan media elektronik seperti portal website dan media sosial.
• Memiliki beragam menu makanan yang diunggulkan.
Berdasarkan kelemahan dan kelebihan dari kompetitor yang berhasil diperoleh review dari internet. Berikut ini strategi yang mungkin bisa mendukung kegiatan marketing pada Parara Resto adalah :
Parara Resto ingin suatu kemajuan dalam bisnisnya untuk menambahkan sebuah aplikasi dengan menggunakan media teknologi dan informasi yang sekarang ini sangat berkembang yaitu mengaplikasikannya dengan membangun website e-marketing yang mampu menjangkau wilayah dengan luas dan mendukung kegiatan pemasarannya.
Dalam hal ini kami membahas tentang keadaan Parara Resto terhadap pengaruh ekonomi, sosial budaya, dan teknologi yang semakin berkembang dengan cepat dan pesat.
1. Pengaruh ekonomi terhadap Parara Resto :
Karena harga bahan pokok yang terkadang tidak stabil maka harga untuk membayar karyawan dan membeli bahan pokok makanan akan meningkat.
Oleh karena itu harga yang ditawarkan kepada pelanggan juga semakin meningkat, tetapi lebih meningkatkan kualitas dan pelayanan yang cukup baik kepada pelanggan.
2. Pengaruh sosial dan budaya terhadap Parara Resto :
Sekarang ini semakin banyak pengusaha yang menjalankan bisnis dalam bidang kuliner, otomatis Parara Resto akan banyak memiliki pesaing yang lebih baik. Oleh karena itu Parara Resto harus mengutamakan kualitas yang lebih unggul baik dari sisi makanan maupun pelayanan serta dapat membuat pelanggan merasa
puas, dengan begitu pelanggan akan lebih memilih Parara Resto karena memiliki pelayanan yang baik.
3. Pengaruh perubahan atau trend teknologi terhadap bisnis Parara Resto :
Banyak restoran sejenis Parara Resto yang kini telah menggunakan website sebagai pusat informasi, karena persaingan dalam hal teknologi sebaiknya Parara Resto juga turut membangun website sebagai pusat informas serta mudah diakses dimanapun dan kapanpun oleh semua orang.
Jika sekarang ini banyak restoran sejenis Parara Resto yang mendirikan sebuah portal website, biasanya restoran sejenis ini brocurwhare hanya menampilkan produk makanan apa saja yang ditawarkannya, untuk menang dari persaingan Parara Resto harus menciptakan portal website yang lebih unggul, dimana tersedia beragam fitur yang menarik serta cepat untuk diakses.
Untuk menganalisisnya metode yang dapat digunakan adalah analisis swot, metode ini mengidentifikasi mengenai kekuatan yang dimiliki Parara Resto, kelemahan, peluang yang ada, dan ancaman yang dihadapi Parara Resto.
• Strength
o Parara Resto selalu memberikan pelayanan yang baik khususnya dalam memberikan masakan yang berkualitas tanpa menggunakan penyedap rasa dan dari bahan baku yang masih segar.
o Harga yang terjangkau dan memiliki fasilitas ruang vip
o Memiliki pelanggan tetap yang percaya atas kualitas dan pelayanan pada Parara Resto
• Weakness
o Pemasaran yang diterapkan masih secara tradisional karena tidak adanya pemasaran berupa aplikasi berbasis website yang dapat mendukung penjualan dengan jangkauan yang luas.
o Lokasi yang kurang strategis sehingga masih banyak pelanggan yang belum tahu keberadaan Parara Resto.
• Opportunity
o Memperluas pemasaran dengan menggunakan website e-marketing
o Dengan adanya portal website pelanggan bisa mendapatkan informasi mengenai promo pada Parara Resto dan tersedianya layanan pemesanan tempat melalui website.
• Threats
o Kompetitor sudah melakukan pemasarannya secara luas dengan menggunakan media elektronik seperti portal website dan media sosial.
BAB 4
IMPLEMENTASI STRATEGI E-MARKETING
Proses marketing yang diusulkan
Kegiatan pemasaran dimulai dari director yang memberi detail pemasaran kepada Manajer Lapangan. Kemudian Manajer Lapangan meminta biaya untuk kegiatan pemasarannya, Pemasaran yang akan dilakukan adalah dengan metode offline dan online, pemasaran offline masih sama dengan menyebarkan melalui metode word of mouth, dan penyebaran brosur tetapi dalam pembuatan kartu nama dan pembuatan brosur sekarang mencantumkan nama website Parara Resto. Pemasaran online akan memanfaatkan
website e-marketing sebagai pusat informasi restoran. Dari website e-marketing tersebut
calon pelanggan yang ingin mengetahui restoran Parara Resto cukup mencarinya di
internet dan dapat mengetahui informasi yang sudah tertera tentang service apa saja yang
restoran ini tawarkan, kemudian pelanggan langsung
bisa menghubungi restoran Parara Resto melalui contact us yang sudah tersedia di dalam website e-marketing.
4.2 Rich Picture Parara Resto
4.3 Penerapan tactics untuk mencapai strategi e-marketing yang efektif
Telah dibahas pada bab 3 bahwa taktik yang akan digunakan pada perusahaan ini untuk meningkatkan marketing perusahaan dengan menetapkan perencanaan e-marketing agar berjalan efektif. Berikut ini taktik yang akan diterapkan dalam pembangunan website Parara Resto.
• Membuat portal website e-marketing
Membuat sebuah website e-marketing yang akan menjadi pusat informasi dalam
internet karena Parara Resto belum mempunyai website sama sekali. Dengan
megimplementasikan website e-marketing dalam pemasaran online, terdapat usulan mencantumkan nama website restoran Parara Resto pada brosur dan kartu nama, kemudian mengurangkan kegiatan pameran yang sering dilakukan restoran.
• Search engine optimization secara offsite
Agar mudah ditemukan dalam internet dilakukan kegiatan search engine
optimization secara offsite dengan menyebar link website Parara Resto di berbagai
forum - forum khusus dibidang kuliner, penyebaran link juga bisa diperluas dengan mencoba menggunakan jasa iklan baris yang gratis dan social media seperti facebook dan twitter karena website ini baru akan diluncurkan.
• Search engine optimization secara onsite
Secara onsite juga perlu dilakukan search engine optimization, dengan membuat nama domain pada link website yang sederhana seperti www.parararesto.com agar dapat diingat dengan mudah oleh para calon pelanggan yang ingin mencari restoran, kemudian membuat meta description dengan deskripsi yang berisi keterangan singkat mengenai Parara Resto dan isi meta keywords dengan
keyword yang mampu meningkatkan posisi Parara Resto pada search engine, website juga harus berisi deskripsi singkat halaman home yang terlebih dahulu muncul pada browser page title agar para calon pengguna jasa mampu mengenali dengan mudah
apa yang perusahaan tawarkan. Taktik ini dilakukan agar e-marketing restoran Parara Resto dapat berjalan efektif dan implementasinya akan dijelaskan pada sub bab 4.7
mengenai implementasi website e-marketing dengan menggunakan SEO (Search
Engine Optimazation).
Rancangan jadwal kerja dan alokasi sumber daya untuk pembangunan website
e-marketing perusahaan
Tahap ini digunakan dalam melaksanakan strategi e-marketing yang digunakan di antaranya adalah Gantt Chart dan membuat estimasi biaya yang akan digunakan untuk pembuatan dan pengembangan e-marketing.
Software yang akan digunakan developer dalam membangun website e-marketing
adalah menggunakan Notepad++ dan PHP myadmin untuk pembuatan desain website pada Parara Resto. Kemudian software utama yang digunakan untuk mendesain website
e-marketing menggunakan MySQL untuk pembangunan database sebagai fungsi akses
admin dan untuk update menu dan foto masakan yang dilakukan divisi pemasaran secara
online. Untuk masalah pembelian domain dan hosting kedepannya nama domain-nya bisa
disesuaikan dengan kehendak dari pihak Parara Resto dan berapa lama jangka waktu
hosting itu diterapkan.
Berikut ini tabel estimasi biaya yang dikeluarkan oleh pihak Parara Resto dalam membeli sebuah domain dan hosting untuk e-marketing :
Tabel 4.1 estimasi rincian biaya marketing yang diusulkan. HARGA DOMAIN HARGA HOSTING JUMLAH
(DOMAIN+HOSTING)
Rp.400.000/1 tahun Rp.100.000/1 tahun Rp.500.000/1 tahun
Pada skripsi ini telah dijelaskan pada bab 3 mengenai strategi bahwa pemasaran
online harus terintegrasi dengan pemasaran offline agar pemasaran pada Parara Resto
Jadi, dapat disimpulkan efisiensi biaya setelah adanya e-marketing adalah : Tabel 4.2 estimasi rincian biaya e-marketing yang diusulkan No Kegiatan Harga (Rupiah) Per Jangka waktu
(Tahun) Total (Rupiah) 1. Membayar kepada perantara 2 orang. 750.000 Orang 1 1.500.000 2. Membuat kartu nama 1000 lembar. 800 Lembar 1 800.000 3. Membuat brosur 1000 lembar. 1000 Lembar 1 1.000.000 4. Membuka stand pameran sebanyak 1 kali/tahun. 3.000.000 1 Kali 1 3.000.000 5. Biaya E-marketing (hosting+domain) 500.000 1 kali 1 500.000
6. Biaya Internet 150.000 Bulan 1 1.800.000
Pada skripsi ini, diusulkan agar pembuatan kartu nama dan brosur tetap 1.000 lembar/tahun karena ada pencantuman website. Dalam kegiatan pameran akan mengalami pengurangan yang dilakukan 1 kali/tahun untuk dapat meminimalkan biaya pemasaran terdahulu karena sudah adanya e-marketing yang berjalan dan biaya pemberian komisi kepada perantara masih tetap dijalankan.
Biaya perantara/tahun Rp. 1.500.000 Pencetakan 1000 lembar kartu nama/tahun Rp. 800.000 Pencetakan brosur 1000 lembar/tahun Rp. 1.000.000 Biaya 1 kali pameran/tahun Rp. 3.000.000 Biaya e-marketing (hosting + domain)/tahun Rp. 500.000 Biaya internet Rp. 1.800.000
Total : Rp. 8.600.000
Harga marketing lama : Rp. 9.300.000 Harga marketing baru : Rp. 8.600.000
BAB 5
SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan
Setelah dilakukan Analisis dan Perancangan E-Marketing Berbasis SOSTAC® pada CV. Parara Resto, kesimpulan yang kami dapat bahwa analisis SWOT dan kerangka pikir SOSTAC® sangat membantu dalam melakukan perancangan.
Dengan dibangunnya website E-Marketing ini Parara Resto dapat mengoptimalkan dalam melakukan pemasarannya. Karena adanya website E-Marketing ini pelanggan dapat melihat berbagai macam menu dan harga yang ada pada Parara Resto terlebih dahulu dari
smartphone dan tablet PC yang dimilikinya sehingga tidak perlu membuang waktu untuk
datang ke lokasi atau dengan menghubungi Parara Resto.
Selain memudahkan pelanggan, website E-Marketing yang kami bangun ini juga memudahkan pihak Parara Resto dalam menentukan strategi pemasaran yang akan dilakukan. Selain itu Parara resto dapat mengembangkan target pelanggan dari yang hanya wilayah Cempaka Putih Jakarta Pusat kini mereka dapat mengembangkan promosi sampai ke seluruh Jabodetabek dengan biaya jauh lebih efisien. Dengan perancangan E-Marketing ini diharapkan dapat membawa dampak yang positif terhadap Parara Resto dan dapat meningkatkan omset restoran sehingga tercipta brand image yang merupakan modal untuk bisa bertahan dalam menghadapi persaingan ketat. Selama brand image yang terpelihara dengan baik sebanyak apapun kompetitor yang bermunculan, Parara Resto akan tetap bertahan karena adanya dukunga dan kepercayaan dari pelanggan setianya.
5.2 Saran
Saran yang diusulkan untuk pembangunan lebih lanjut strategi
e-marketing Parara Resto yaitu :
1. Kualitas pelayanan dapat membentuk suatu citra atau image positif suatu restoran. Apabila mempunyai citra yang baik dimata pelanggan, maka pelanggan akan memberi penilaian positif pada restoran tersebut yang mendorong pelanggan untuk kembali datang ke restoran tersebut. Sebaliknya jika restoran mempunyai citra yang buruk, pelanggan akan berpindah pada restoran lain. Oleh karena itu pemasaran melalui offline maupun
online harus diefektifkan dengan kualitas pelayanan yang baik kepada setiap pelanggan
agar tidak berpindah ke restoran lain.
2. Search Engine Optimazation perlu ditingkatkan lagi karena membutuhkan waktu yang
REFERENSI
Buttle.F. (2009). Customer Relationship Management. Linacre House, Jordan Hill, Oxford. Chaffey, D., Chadwick, F.E., Johnstone, K., & Mayer, R. (2006). Internet Marketing: Strategy,
Implementation and Practice. (3th edition). UK : Pearson Education.
Chaffey, Dave & PR Smith. (2008). E-Marketing Excellence planning and optimizing
your digital marketing. 3rd Edition. Butterworth. Heinemann, United Kingdom.
David, Fred R. (2009). Konsep Manajemen Strategis. Edisi 12. Salemba Empat, Jakarta. Iman Soeharto, National Estimating Society, USA.
Gillin.P. (2011). Social Marketing to the Business Customer. John Wiley & Sons, Inc., Hoboken, New Jersey.3
Gurd, James. 11 Januari (2013). Digital Juggler speak in a webcast. Digital Marketing Summit.
Kotler, Philip & Armstrong, Gary. (2008). Principles of Marketing (12th Edition). New Jersey: Pearson Education.
Mathiassen, L., A & Simon Bennet. (2002). Object-Oriented System Analysis and Design, 3rd
edition.
Miletsky, Jason I. & Smith. (2009). Perspective on Branding. Course Technology PTR; 1 edition.
Sebesta, Robert W. (2011). Programing with world wide web, 4th edition. Pearson Education Inc., India.