PEDOMAN PELAKSANAAN PENGURANGAN DAMPAK BURUK NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA DAN ZAT ADIKTIF (NAPZA)
Teks penuh
Dokumen terkait
Gambar 5.7 Distribusi proporsi penderita gangguan jiwa penyalahgunaan NAPZA Berdasarkan Jenis Zat yang dipakai di Panti Sosial Pamardi Putra “Insyaf” Sumatera Utara
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kondisi awal korban penyalahgunaan NAPZA di lembaga rehabilitasi Rumah Cemara Bandung, metode apa yang digunakan
dengan judul ” Faktor-faktor yang mempengaruhi penyalahgunaan Napza (Narkotika, Psikotropika, Zat Adiktif) oleh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan kelas
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan atau bahan pertimbangan bila mendapati rehabilitan NAPZA yang mengalami kecemasan dalam menjalin relasi
Hasil penelitian tantang kebijakan dan program penanggulangan kekambuhan pada penyalahguna napza, yang melibatkan berbagai stakeholder yaitu BNN, BPOM, Direktorat P2P
Berdasarkan pengujian hipotesis selisih skor rata-rata pengetahuan di kelas eksperimen dan kelas kontrol diketahui bahwa tidak terdapat pengaruh penyuluhan NAPZA metode
Jumlah penyalahguna Narokotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza) di Provinsi Lampung menunjukan angka yang tinggi yaitu 735 jiwa pada tahun 2016. Mengenai
Menjelaskan peraturan perundangan serta konskuensi hukum bagi para pengguna dan pengedar narkotika, psikotropika, zat zat aditif (Napza), serta penyebab, gejala dan dampak