• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ikhtisar Keuangan Konsolidasian (Dalam Jutaan Rupiah)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Ikhtisar Keuangan Konsolidasian (Dalam Jutaan Rupiah)"

Copied!
97
0
0

Teks penuh

(1)

0

(2)
(3)

2

KETENTUAN UMUM

Secara umum, Laporan Tahunan 2014, PT. Rimau Multi Putra Pratama, Tbk.

(“Perseroan”), mencakup beberapa pembahasan penting, yaitu Profil Perusahaan, Laporan Manejemen, Pembahasan dan Analisis Manejemen, Tata Kelola Perusahaan, Tanggung Jawab Sosial serta Laporan Keuangan Konsolidasi. Laporan Tahunan ini merupakan laporan yang terintegrasi dengan Laporan-laporan terkait lainnya selama kurun waktu tahun 2014, sehingga laporan tahunan dimaksud menjadi saling melengkapi di dalam Laporan Tahunan 2014 ini.

Dalam rangka untuk melengkapi serta meningkatkan kinerja anak-anak Perusahaan, maka dalam tahun 2014 Perseroan melakukan akuisisi PT Rimau Shipping, sebuah Perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan hasil tambang batubara.

Pada tahun yang sama PT Rimau Shipping telah menambah 1 (satu) set kapal yang terdiri dari tugboat dan tongkang, dengan kapasitas angkut mencapai sampai dengan 10 ribu ton.

Diantara aktifitas operasional lain yang Perseroan lakukan, Perseroan juga telah melaksanakan bakti sosial dengan memberikan bantuan secara langsung kepada anak-anak panti asuhan di bawah yayasan Sayap Ibu Cabang Jakarta, yang merupakan pelaksanaan program tanggung jawab sosial Perseroan, yang akan terus kami laksanakan dari waktu ke waktu.

(4)

3

Ikhtisar Keuangan Konsolidasian

(Dalam Jutaan Rupiah)

2014 2013 2012

Laporan Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan Bersih 91.209 106.294 30.030

Laba Bruto 15.899 798 144

Laba tahun Berjalan 7.884 542 64

Laba yang diatribusikan kepada:

Pemilik Entitas Induk 5.349 511 18

Kepentingan non Pengendali 2.535 32 45

Laba Komprehensif tahun berjalan 7.884 542 64

Laba Komprehensif yang diatribusikan kepada:

Pemilik Entitas Induk 5.349 511 18

Kepentingan non Pengendali 2.535 32 45

Posisi Keuangan (Neraca)

Jumlah Aset 143.353 59.997 68.629

Aset Lancar 35.158 24.122 23.637

Aset Tidak Lancar 108.195 35.875 44.992

Liabilitas Jangka Pendek 56.049 14.031 10.556

Jumlah Liabilitas 109.977 31.667 27.112

Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada

Kepentingan non Pengendali 9.511 265 4.629

Jumlah Ekuitas 33.376 28.330 30.961

Analisa Rasio dan Informasi Lain

Laba bersih terhadap Aset (%) 5,50% 0,90% 0,09%

Laba bersih terhadap Ekuitas (%) 23,62% 1,91% 0,21%

Marjin Laba Kotor (%) 17,43% 0,75% 0,48%

Rasio Laba terhadap Pendapatan (%) 8,64% 0,51% 0,21%

Rasio Lancar (x) 0,63 1,72 2,24

Rasio Liabilitas terhadap Jumlah Aset (x) 0,77 0,53 0,40

Rasio Liabilitas terhadap Jumlah Ekuitas (x) 3,30 1,12 0,88

Saham Beredar (Dalam Jutaan lembar) 216,00 54,00 54,00

Laba Bersih per Saham (Rp) 36,50 10,04 1,18

Nilai Aset Bersih per Saham (Rp) 663,67 1111,05 1270,90

(5)

4

INFORMASI SAHAM

(data sumber BEI)

Catatan :

Data per September setelah stock split dari nominal Rp. 1.000,- / lembar saham menjadi Rp. 250,- / lembar saham

(6)

5

DAFTAR ISI

LAPORAN TAHUNAN PT RMPP TAHUN BUKU 2014

Keterangan Halaman

 Kata Pengantar 1

 Ketentuan Umum 2

 Ikhtisar Keuangan Konsolidasian 3

 Informasi Saham 4

 Laporan Dewan Komisaris 6-7

 Laporan Direksi 8-10

 Visi dan Misi 11

 Profil Perusahaan 12-22

 Analisa dan Pembahasan Manajemen 23-29

 Tata Kelola Perusahaan 30-55

 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 56-57

 Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi 58

 Laporan Keuangan Konsolidasi 59

(7)

6

LAPORAN DEWAN KOMISARIS

Para pemegang saham yang terhormat,

Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan terima kasih kepada seluruh Pemegang Saham yang telah mempercayakan kepada kami selaku pengawas perseroan selama ini.

Tahun 2014 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi industri batubara pada umumnya, dimana harga batubara masih mengalami tekanan di sepanjang tahun ini karena industri batubara masih mengalami surplus pasokan dan kapasitas. Di tengah kondisi yang serba tidak menentu ini, Perseroan masih tetap mampu bertahan dengan berupaya menjaga efisiensi biaya, mengatur pengeluaran modal dan terus mengupayakan pencapaian tingkat oprerasional secara maksimal.

Dewan Komisaris merasa bangga karena Direksi dan manajemen Perseroan

termasuk Direksi dan manajemen pada anak-anak perusahaan yang telah

(8)
(9)

8

LAPORAN DIREKSI

Para Pemegang Saham yang terhormat,

Pada tahun 2014, industri batubara terus menghadapi kesulitan dan tantangan.

Siklus penurunan harga dan permintaan yang telah berlangsung selama lebih dari 3 (tiga) tahun, dan masih berlanjut disepanjang tahun 2014, yang diakibatkan adanya kelebihan pasokan batubara dunia. Namun, di tengah kondisi yang serba tidak menentu ini, Perseroan tetap menjaga dan mempertahankan kelangsungan usahanya dengan cara meningkatkan efisiensi kerjanya.

Secara umum permintaan ekspor batubara rata-rata menurun, sementara

permintaan domestik naik dengan laju dan stabil disepanjang tahun. Disisi

lain pasokan batubara domestik menurun, sebagai akibat dari penurunan

output dari penambang-penambang kecil dan yang tidak memiliki ijin secara

sah.

(10)

9

Walaupun kondisi ini menyulitkan, siklus penurunan ini merupakan hal yang normal dan wajar terjadi, akibat kelebihan investasi yang telah dilakukan selama beberapa tahun. Segera setelah kelebihan kapasitas ini berkurang karena pengurangan pasokan dan pertumbuhan permintaan, arah penurunan akan berbalik. Sektor perdagangan batubara masih tetap kuat dalam jangka panjang.

Bidang usaha yang dijalankan oleh anak perusahaan dalam bidang transportasi hasil tambang tidak secara langsung terpengaruh dengan adanya penurunan harga batubara.

Armada yang dimiliki oleh anak perusahaan telah bekerja secara maksimal dan mampu memberikan hasil yang positif bagi Perseroan.

Analisa keuangan Perseroan secara umum

Pada tahun 2014 terjadi peningkatan laba bersih Perseroan sebesar Rp. 7,341 juta dan peningkatan EBITDA sebesar Rp. 21,631 juta dibandingkan dengan tahun 2013, yang antara lain diakibatkan dari hasil akuisisi PT Rimau Shipping, dan juga upaya-upaya efisiensi biaya operasional.

Peningkatan laba bersih sebagai kontribusi dari PT Multi Mekar Lestari pada tahun 2014 adalah sebesar Rp. 22,8 juta, sementara peningkatan laba bersih dari kontribusi PT Rimau Sipping sebesar Rp. 7,214 juta.

Pada tahun 2014, anak perusahaan Perseroan yang bergerak di bidang transportasi batubara, yang menangani angkutan dengan tongkang antar pulau ataupun transshipment, yakni PT Rimau Shipping, yang secara usaha memiliki kontribusi pendapatan yang cukup besar terhadap Perseroan sejak diakuisisinya pada tahun 2014.

Sebagai akibat dari menurunnya permintaan ekspor batubara secara umum, PT Multi Mekar Lestari mengalami penurunan omzet penjualannya sebesar Rp.

52, 87 miliar dibanding tahun sebelumnya. Sementara persentase laba kotor (gross margin) mengalami peningkatan sebesar 2,64 % pada tahun 2014 dibanding tahun sebelumnya, sebagai salah satu upaya efisiensi biaya operasional oleh manajemen.

Perseroan juga mengalami peningkatan asset pada tahun 2014 sebesar Rp. 83,36 miliar dibanding tahun sebelumnya yang dikarenakan masuknya PT Rimau Shipping sebagai anak perusahaan Perseroan.

Secara penerapan tata kelola, Perseroan percaya bahwa tata kelola perusahaan yang baik, merupakan keputusan bisnis yang baik. Para pendiri kami saling melengkapi satu sama lain dan memiliki rasa kesetiakawanan yang kuat.

Dengan memiliki satu kelompok yang sangat erat terlibat dalam proses

(11)
(12)

11

V I S I

Menjadi perusahaan multinasional terkemuka yang dapat mencakup segmen industri yang baik terutama di bidang transportasi, perdagangan dan pertambangan, serta menjadi perusahaan yang terpercaya.

M I S I

Memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pelanggan serta dapat meraih profitabilitas yang baik sehingga kepercayaan dan loyalitas pemegang saham pendiri dan publik pada khususnya dapat terpenuhi.

Mengoptimalkan tingkat pengembalian modal untuk mendukung perusahaan dan meningkatkan nilai pemegang saham.

Menyediakan kesempatan yang sama kepada semua karyawan, tanggung

jawab dan pengembangan karir yang jelas.

(13)

12

PROFIL PERUSAHAAN

Riwayat Singkat Perseroan

PT. Rimau Multi Putra Pratama, Tbk., ( “Perseroan”), dahulu bernama PT. Centris MultiPersada Pratama, Tbk., berkedudukan di Bandung, mulai melakukan kegiatan komersial pada tahun 1989, dengan Akta Pendirian Nomor 61, tanggal 25 Juli 1989, yang dibuat di hadapan Muchlis Munir, SH, Notaris di Jakarta, yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2- 4016.HT.01.Th.91 tanggal 21 Agustus 1991 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 44, Tambahan No. 2460 tanggal 2 Juni 1992.

Sesuai dengan Akta Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa Para Pemegang Saham PT. Centris MultiPersada Pratama, Tbk. Nomor 26 tertanggal 09 Agustus 1994, terjadi Peningkatan Modal dasar menjadi Rp. 150.000.000.000,- dan modal setor menjadi Rp. 54.000.000.000,-.

Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa Para Pemegang Saham PT. Centris MultiPersada Pratama, Tbk. Nomor 7 tertanggal Oktober 1994, dibuat oleh dan di hadapan Imas Fatimah, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, dan telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia sebagaimana Surat Keputusan tertanggal 07 Oktober 1994 nomor C2-15.530.HT.01.04.Th.94, menghimpun dana masyarakat melalui pasar modal (“Go Public”) dengan cara menawarkan saham kepada masyarakat, serta melaksanakan pencatatan atas saham yang ditawarkan dan dijual kepada masyarakat pada Bursa Efek Indonesia.

(14)

13

Pada tahun 1994, Perseroan menawarkan 20.000.000 sahamnya kepada masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp. 2.450,-/saham. Penawaran tersebut telah memperoleh Pernyataan Efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) melalui Surat No. S-1861/PM/1994 tanggal11 Nopember 1994, dan telah mencatatkan seluruh sahamnya pada PT. Bursa Efek Jakarta dan Surabaya (sekarang PT. Bursa Efek Indonesia/BEI) pada tanggal 08 Desember 1994.

Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa Para Pemegang Saham Perseroan Terbatas Nomor 27 tertanggal 5 Juli 1996, yang dibuat oleh dan di hadapan Harun Kamil, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, Persetujuan Perubahan Nama dan Tempat kedudukan Perseroan berubah menjadi PT. Centris MultiPersada Pratama, Tbk, berkedudukan di Jakarta, dan telah memperoleh Persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya Nomor C2-11.222 HT.01.04. Th. 96 tertanggal 20 Desember 1996 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 1126/1998, Tambahan Berita Negara tertanggal 20 Pebruari 1998 Nomor 15.

Pada tanggal 06 September 2012, Perseroan melakukan investasi dengan mendirikan PT. Multi Mekar Lestari, berkedudukan di Jakarta, suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan batu bara, yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian Nomor 1 tertanggal 06 September 2012, yang dibuat oleh Erawati Rossanti, Sarjana Hukum, M.Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya Nomor AHU-52079.AH.01. 01. Tahun 2012 tertanggal 05 Oktober 2012, dimana Perseroan memiliki saham sebesar 55%.

Pada tanggal 03 Januari 2013, telah dilaksanakan transaksi pengambil alihan atas 34.000.000 saham atau sebesar 62,96% saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan dari PT. Centris Mekar Lestari, berkedudukan di Jakarta (sebagai perusahaan pengendali) kepada PT. Rimau Multi Investama, berkedudukan di Jakarta, dengan harga Rp. 790,- per lembar saham, transaksi ini merupakan kelanjutan dari negoisasi yang telah dilakukan pada 27 Nopember 2012. Sehingga sejak saat itu perusahaan pengendali dari Perseroan adalah PT. Rimau Multi Investama, berkedudukan di Jakarta.

Pada tanggal 26 Pebruari 2013 melalui Keterbukaan Informasi kepada publik yang dimuat pada Harian Bisnis Indonesia, PT. Rimau Multi Investama (perusahaan pengendali), melakukan Penawaran Tender Wajib ( Tender Offer ) dengan harga Rp. 930,- per lembar saham. Dari hasil pelaksanaan tender offer maka PT. Rimau Multi Investama telah berhasil membeli saham sebanyak 9.341.000, sehingga kepemilikan saham PT. Rimau Multi Investama menjadi sebesar 80,26% .

Pada tanggal 17 Maret 2014, Perseroan melakukan akuisisi dengan cara pengambilalihan saham PT Rimau Shipping sebesar 65%. Transaksi pengambilalihan saham PT. Rimau Shipping, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham PT. Rimau Shipping Nomor 41 tanggal 17 Maret 2014 yang dibuat di hadapan R. Yohanes Sarwono, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta.

(15)

14

Berdasarkan hasil Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan pada tanggal 20 Juni 2014, telah disetujui Perubahan Nama dan tempat kedudukan Perseroan menjadi PT. Rimau Multi Putra Pratama, Tbk berkedudukan di Jakarta Pusat, dan telah dituangkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa PT. Centris MultiPersada Pratama, Tbk Nomor 156 tertanggal 20 Juni 2014, yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa, NG, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, dan telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-05952.40.20.2014 tertanggal 18 Juli 2014.

Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan pada tanggal 20 Juni 2014 juga menyetujui mengenai rencana pemecahan Nilai Nominal Saham (stock split) dari Rp. 1.000,- (seribu rupiah) menjadi Rp. 250,- (dua ratus lima puluh rupiah), yang pelaksananaannya mulai berlaku pada tanggal 03 September 2014, dan sejak saat itu jumlah saham Perseroan menjadi sejumlah 216.000.000 (dua ratus enam belas juta ) lembar saham atau sebesar Rp. 54.000.000.000,- (lima puluh empat miliar rupiah).

Kegiatan Usaha Perseroan

Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan meliputi pengadaan jasa transportasi, perbengkelan, perakitan suku cadang dan perdagangan umum.

Penawaran Umum Saham Perseroan

Pada tahun 1994, Perseroan menawarkan 20.000.000 sahamnya kepada masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp. 2.450,- per saham. Penawaran tersebut telah memperoleh Pernyataan Efektif dari Ketua Badan Pengawasan Pasar Modal (BAPEPAM) melalui Surat No.S-1861/PM/1994 tanggal 11 Nopember 1994.

Perseroan telah mencatatkan seluruh sahamnya pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 08 Desember 1994.

Sejalan dengan perkembangan bisnis dan untuk lebih menunjang pendapatan Perseroan, maka Perseroan melalui anak perusahaannya telah mengembangkan usahanya dalam bidang perdagangan khususnya perdagangan batubara, serta pengangkutan hasil tambang.

(16)

15

PROFIL PERUSAHAAN

Identitas dan Alamat

Perseroan

Nama Perusahaan

PT Rimau Multi Putra Pratama, Tbk

Akuntan Publik

Ahcmad, Rasyid, Hisbullah & Jerry Jl. Kepu Barat No. 90-91 B Kemayoran Jakarta Pusat

Website : www.kaparhj.com Email : [email protected] Kantor Pusat

Jl. A. M. Sangaji No. 11 L-M Jakarta 10130, Indonesia

Telp. (62-21) 638-63768 (hunting) Fax./Direct (62-21) 63864524 Website : www.rmpp.co.id Email : [email protected]

Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom

Puri Datindo – Wisma Sudirman Jl. Jend. Sudirman Kv. 34-35 Jakarta 10220, Indonesia Telp. (62-21) 570-9009 (hunting) Fax. (62-21) 570-9026

Website : www.datindo.com Tanggal Pendirian

27 Juli 1989

Lini Usaha

Pengadaan jasa transportasi, perbengkelan, perakitan suku cadang dan perdagangan umum

Modal Dasar 150.000.000.000,00

Modal Saham yang ditempatkan dan disetor Penuh

54.000.000.000,00

Kepemilikan

PT Rimau Multi Investama 80,26%

Publik 19,74%

Bursa Saham

Saham PT Rimau Multi Putra Pratama, Tbk.

(code saham CMPP) terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)

(17)

16

PROFIL PERUSAHAAN

PERISTIWA PENTING

Peristiwa-peristiwa penting Perseroan selama tahun 2014:

17 Maret

Perseroan melakukan akuisisi dengan cara mengambil alih saham sebesar 65%

dalam PT. Rimau Shipping yang berkedudukan di Jakarta, adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha jasa transportasi hasil tambang. Transaksi pengambilalihan saham PT. Rimau Shipping, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham PT. Rimau Shipping Nomor 41 tanggal 17 Maret 2014 yang dibuat di hadapan R. Yohanes Sarwono, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta.

20 Juni

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, yang menyetujui tentang Perubahan Nama dan tempat kedudukan Perseroan menjadi PT. Rimau Multi Putra Pratama, Tbk berkedudukan di Jakarta Pusat.

Persetujuan tentang perubahan susunan Pengurus Perseroan dengan susunan pengurus Perseroan yang baru, yaitu : Donny Petrus Pranoto sebagai Komisaris Utama, Dr. Ir. I. Anung Setyadi, MM sebagai Komisaris Independen, serta Vinsensius sebagai Direktur Utama, Jerry Tan Siang Hup sebagai Direktur, Suka Waluya sebagai Direktur Independen.

Pesetujuan tentang pemecahan nilai nominal saham dari Rp. 1.000,- menjadi Rp. 250,-, yang semuanya telah dituangkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa PT. Centris MultiPersada Pratama, Tbk Nomor 156 tertanggal 20 Juni 2014, yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa, NG, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, dan telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-05952.40.20.2014 tertanggal 18 Juli 2014.

03 September

Pelaksanakan pemecahan Nilai Nominal Saham (stock split) dimana 1 (satu) lembar saham dengan nilai nominal Rp.1.000,- (seribu rupiah) menjadi 4 (empat) lembar saham dengan nilai nominal Rp. 250,- (dua ratus lima puluh rupiah), sehingga jumlah saham Perseroan menjadi 216.000.000 (dua ratus enam belas juta) lembar.

(18)

17

PROFIL PERUSAHAAN

KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM

Setelah proses terlaksananya pengambilalihan saham PT Centris Mekar Lestari oleh PT Rimau Multi Investama, maka pada tanggal 26 Pebruari 2013 PT Rimau Multi Investama melakukan Tender Offer (penawaran saham wajib), sehingga komposisi para pemegang saham Perseroan menjadi sebagai berikut :

Nama

Pemegang Saham Jumlah saham

ditempatkan dan disetor penuh

Persentasi kepemilikan

PT Rimau Multi Investama 173.364.000 80,26%

Lain-lain ( masing-masing dibawah 5%) 42.636.000 19,74%

(19)

18

PROFIL PERUSAHAAN

80,26%

55% 65%

STRUKTUR PEMEGANG SAHAM UTAMA DAN PENGENDALI PERSEROAN

PT. Rimau Multi Putra Pratama, Tbk

PT Multi Mekar Lestari PT Rimau Shipping

(20)

19

PROFIL PERUSAHAAN

PROFIL PENGURUS PERSEROAN Profil Dewan Komisaris

Donny Petrus Pranoto Komisaris Utama

Warga Negara Indonesia, Bachelor of Science di bidang Akuntansi dan juga Perbankan dari Philippines School of Business Administration (PSBA) Manila, Philippines. Menjabat sebagai komisaris Utama pada PT. Rimau Multi Putra Pratama, Tbk sejak tahun 2012. Mempunyai pengalaman di bidang perbankan lebih dari 25 tahun. Selain jabatan tersebut beliau juga menjabat sebagai Direktur pada induk perusahaan (pemegang saham pengendali) PT. Rimau Multi Investama.

Dr. Ir. I. Anung Setyadi, MM Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, Sarjana Kehutanan dengan spesialisasi Ekonomi Kehutanan dari Fakultas Kehutanan, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Pasca Sarjana (S3) dibidang Managemen Bisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Sejak tahun 2012 menjabat sebagai Komisaris Independen, sebelumnya pernah bekerja di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan di Kementerian Kehutanan.

(21)

20

PROFIL PERUSAHAAN

PROFIL PENGURUS PERSEROAN Profil Direksi

Vinsensius Direktur Utama

Warga Negara Indonesia, Sarjana Teknik Industri dari Universitas Trisakti. Sejak tahun 2012 menjabat sebagai Direktur Utama PT Rimau Multi Putra Pratama, Tbk dan juga menjabat sebagai Direktur di anak perusahaan PT Rimau Multi Putra Pratama, Tbk

Suka Waluya Direktur

Warga Negara Indonesia, Sarjana Teknik Pertambangan dari Universitas Pembangunan Nasional, Yogyakarta. Sejak tahun 2012 menjabat sebagai Direktur di PT Rimau Multi Putra Pratama, Tbk Sebelumnya pernah bekerja di PT Wirabuana Prajaraya sebagai Project Manager di Pulau Bangka dan di PT Rimineco – Geological dan Mining Services di Jakarta sebagai Senior Mining Engineer.

Jerry Tan Siang Hup Direktur

Warga Negara Singapura, adalah Direktur PT Rimau Multi Putra Pratama, Tbk sejak 2012, memperoleh gelar Master of Business Administration dari Universitas Wolferhampton.

Sebelum bergabung dengan PT Rimau Multi Putra Pratama, Tbk, bekerja di bidang pendidikan di Singapura.

(22)

21

PROFIL PERUSAHAAN

ANAK PERUSAHAAN PERSEROAN

Kepemilikan Langsung

PT. Multi Mekar Lestari Plaza Centris Lt. 9, Jl. HR. Rasuna Said Kav.

B-5, Jakarta Selatan PT. Centris Metro Sarana Jakarta – Tidak Aktif PT. Vaya Interpersada Jakarta – Tidak Aktif PT. Triyasa Megaperkasa Jakarta – Tidak Aktif

PT. Rimau Shipping Jl. A.M. Sangaji No. 11 L-M, Jakarta Pusat

(23)

22

PROFIL PERUSAHAAN

STRUKTUR ORGANISASI

Remunerasi

Rapat Umum Pemegang Saham

Sekretaris Perusahaan

Manager Marketing Direktur Marketing

Komite Audit Dewan Komisaris

Direktur Utama

Audit Internal

Manager Operasional

Direktur Operasional

Manager SDM

Direktur Keuangan

Manager Keuangan

Manager

Akuntansi

Komite Nominasi dan

(24)

23

ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN

KINERJA KEUANGAN

Pendapatan Perseroan selama tahun 2014 sebesar Rp. 91,21 miliar turun 14% dari pendapatan tahun 2013, yang diakibatkan secara umum oleh penurunan pasar global terutama di segmen pertambangan dan energi.

Laba Bruto per 31 Desember 2014 sebesar Rp. 15,889 juta, sedangkan laba Bruto per 31 Desember 2013 sebesar Rp. 798 juta, sebagai akibat dari akuisisi PT Rimau Shipping oleh Perseroan.

Laba bersih tercatat per 31 Desember 2014 sebesar Rp. 7,884 juta dan laba bersih per 31 Desember 2013 adalah sebesar Rp. 542 juta, sebagai akibat dari kontribusi pendapatan PT Rimau Shipping yang telah terkonsolidasi kedalam Perseroan.

Pertumbuhan Asset

Total asset per 31 Desember 2014 adalah sebesar Rp. 143, 35 miliar, naik sebesar Rp. 83,36 miliar dibandingkan dengan total asset per 31 Desember 2013, sebagai akibat dari pengambilalihan PT Rimau Shipping yang bergerak di bidang jasa transportasi hasil tambang oleh Perseroan.

(25)

24

Perbandingan Asset (dalam Jutaan Rupiah)

2014 2013 Deviasi

Asset Lancar 35,158 24,122 46 %

Asset Tidak Lancar 108,195 35,875 202%

Total Asset 143,353 59,997 139 %

Liabilitas

Demikian juga dengan total liabilitas pada tahun 2014 naik Rp. 78,31 miliar dibandingkan dengan liabilitas tahun 2013, yang merupakan hasil dari konsolidasi laporan keuangan PT Rimau Shipping kedalam Perseroan.

Perbandingan Liabilitas

2014 2013 Deviasi

Liabilitas Lancar 56,049 14,031 299%

Liabilitas Tidak Lancar 53,927 17,636 206%

Total Liabilitas 109,977 31,667 247%

Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha Penjualan Batubara

PT Multi Mekar Lestari (MML) merupakan anak perusahaan Perseroan yang bergerak dibidang penjualan batubara. Pada tahun 2014 sesuai apa yang telah diuraikan pada ulasan sebelumnya bahwa kondisi perdagangan batubara secara umum mengaalami kelesuan sebagai akibat dari over supply, sehingga mempengaruhi aktifitas perdagangan dan juga terhadap harga jual. Hal tersebut tercermin pada hasil penjualan MML pada tahun 2014 yang mengalami penurunan sebesar Rp. 52,286 juta dibanding tahun sebelumnya.

dalam jutaan

2014 2013

Penjualan 52,372

104,658

Laba Kotor 4,023

5,271

Laba Usaha 23

70

(26)

25

Usaha Jasa Angkutan Hasil Tambang

PT Rimau Shipping (RS) merupakan anak perusahaan Perseroan yang bergerak dibidang jasa angkutan hasil tambang. Pada tahun 2014, kondisi perdagangan batubara secara umum mengalami kelesuan, sehingga kondisi ini juga berdampak pada jasa angkutan hasil tambang, hal ini tercermin dari hasil penjualan RS pada tahun 2014 yang mengalami penurunan sebesar Rp. 4,579 juta dibanding tahun sebelumnya. Sebaliknya laba usaha RS mengalami peningkatan yang cukup signifikan atau sebesar Rp. 14,913 juta dibanding tahun sebelumnya yang dikarenakan adanya penyesuaian kebijakan nilai penyusutan asset usaha yang semula hanya menggunakan 8 (delapan) tahun disesuaikan menjadi 16 (enam belas) tahun penyusutan.

dalam jutaan

2014 2013

Penjualan 38,837 43,416

Laba Kotor 16,767 3,768

Laba Usaha 7,214 (7,699)

2014 2013

Kemampuan Membayar Hutang

Quick Ratio, 0.63 1.72 Kemampuan membayar Hutang Jangka Pendek

(Current Asset - Inventory) / Current Liabilitas

Rentabilitas Ratio 2.01 2.03 Kemampuan Membayar Hutang Jk Panjang

(Non Current Asset / Non Current Liabilitaies)

Tingkat Kolektabilitas Piutang

Receivables turn over 7.1 2.6 (Penjualan Kredit / Piutang)

Average Collection Period 51 138 (360 / Receivable Turn Over)

(27)

26

Struktur Permodalan

Struktur Permodalan Perseroan telah sesuai dengan Undang-Undang No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas.

Struktur Permodalan Perseroan adalah sebagai berikut :

Modal Dasar Rp. 150.000.000.000,- ( seratus lima puluh miliar rupiah )

Modal ditempatkan dan disetor Rp. 54.000.000.000,- ( lima puluh empat miliar rupiah ) Modal masih dalam simpanan ( portepel ) Rp. 96.000.000.000,- ( sembilan puluh enam miliar rupiah )

Jumlah

(Rp miliar) Porsi (%)

Hutang jangka pendek 56,049 39,10

Hutang jangka panjang 53,927 37,62

Total hutang 109,977 76,72

Modal 33,376 23,28

Jumlah modal yang dinvestasikan 143,353 100,00

Belanja Modal

Belanja modal Perseroan pada tahun 2014 adalah melakukan akuisisi PT Rimau Shipping sebesar Rp. 13,5 miliar, yang sumber dananya di dapatkan dari hasil penjualan anak-anak perusahaan yang bergerak dibidang transportasi taksi berserta asset-assetnya.

Belanja modal di entitas anak melalui PT Rimau Shipping dilakukan pada bulan pertengahan tahun 2014 guna penambahan 1 (satu) armada tugboat sebesar Rp. 16,12 miliar, yang sumber dananya didapatkan dari pinjaman bank sebesar Rp. 13,82 miliar dan sisanya dibiayai dari modal sendiri.

(Rp. miliar)

PT Rimau Multi Putra Pratama 13,5

Entitas anak :

PT Rimau Shipping 16,12

Jumlah 29,62

(28)

27

ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN

Perbandingan antara target dan realisasi tahun 2014

KONSOLIDASIAN

Realisasi Target Deviasi %

Pendapatan

Penjualan Batubara

52,372,160,516

157,240,000,000

(104,867,839,485) -67%

Jasa Angkut Batubara

38,837,256,350

54,900,000,000

(16,062,743,650) -29%

91,209,416,866 212,140,000,000 (120,930,583,134) -57%

HPP

70,487,498,744

181,913,978,000

(111,426,479,256) -61%

Laba Operasi

20,721,918,122 30,226,022,000

(9,504,103,878) -31%

Beban Usaha

10,317,264,966 14,479,114,206

(4,161,849,240) -29%

Laba Usaha

10,404,653,156 15,746,907,794

(5,342,254,638) -34%

Pendapatan Lain2

6,229,090,038

3,931,000,000

2,298,090,038 58%

Beban Lain-lain

-

Beban Bunga

(8,080,067,602)

(8,916,081,186) 836,013,584 -9%

Beban Lain-lain

(137,281,436)

-

(137,281,436)

Laba Sebelum Pajak

8,416,394,156 10,761,826,608

(2,345,432,452) -22%

PPh Badan (PPh Final)

532,735,238

1,189,801,324

(657,066,085) -55%

Laba Bersih Setelah Pajak

7,883,658,918

9,572,025,285 (1,688,366,367) -18%

(29)

28

ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN

Aspek Pemasaran

PT Multi Mekar Lestari (MML) yang bergerak dibidang perdagangan batubara, tetap yakin bahwa prospek perdagangan batubara akan tetap cemerlang meskipun harga dan permintaan pada saat sekarang masih kurang menentu. Selain dari pada terus meningkatnya pertumbuhan pembangunan pembangkit tenaga listrik bertenaga uap (PLTU) yang menggunakan bahan baku batubara dan juga adanya wacana dari pemerintah untuk dapat mengkonversi batubara dengan kalori rendah menjadi subtitusi LPG, melalui proses gasifikasi, hal ini menjadi peluang bagi MML untuk meningkatkan pemasaran penjualan. MML dalam melaksanakan aktivitas perdagangannya antara lain melalui penjualan langsung kepada end user dan/atau melalui perusahan-perusahaan trading lainnya, baik berupa penjualan spot maupun jangka panjang.

PT Rimau Shipping (RS) yang bergerak dibidang jasa angkutan barang tambang akan tetap aktiv melakukan operasionalnya meskipun kondisi perdagangan batubara mengalami penurunan secara volume. Perdagangan batubara antar pulau terutama antara Kalimantan ke Jawa, atau Sumatera ke Jawa masih tetap menjadi jalur transportasi utama bagi distribusi pengiriman batubara, karena kebutuhan bahan bakar batubara terbesar masih tersentralisasi di Pulau Jawa, khususnya untuk memasok kebutuhan indutrsi dan PLTU. Sehingga RS tetap dapat aktif menjalankan operasionalnya sebagai bagian dari kebutuhan diatas terutama dalam memberikan jasa kepada end user secara langsung dan/atau melalui time charter pada perusahaan- perusahaan shipping lainnya.

Dalam jangka panjang, Perseroan masih percaya bahwa permintaan untuk energi akan terus meningkat dan perdagangan hasil tambang batubara dalam jangka panjang masih positif. Manajemen yakin bahwa batubara merupakan sumber energi yang masih terus akan dipergunakan.

(30)

29

ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN

Informasi Material mengenai Investasi dan Divestasi Investasi

Bahwa berdasarkan Akta Keputusan Rapat Pemegang Saham PT. Rimau Shipping Nomor 41 tanggal 17 Maret 2014, yang dibuat di hadapan R. Yohanes Sarwono, SH, Notaris di Jakarta, Perseroan telah mengambil alih 7.150 ( tujuh ribu seratus lima puluh ) saham dengan nilai nominal sebesar Rp. 7.150.000.000,- ( tujuh miliar seratus lima puluh juta rupiah ) atau 65 % ( enam puluh lima persen ), dengan nilai transaksi sebesar Rp. 13.500.000.000,- ( tiga belas miliar lima ratus juta rupiah ). Dan berdasarkan Laporan Penilaian Saham Nomor Y&R/FS/14/111 tanggal 5 Maret 2014 yang dikeluarkan oleh KJPP Yanuar Bey & Rekan, yang menyatakan nilai pasar 65%

saham PT. Rimau Shipping adalah sebesar Rp. 14.461.596.566 ( empat belas miliar empat ratus enam puluh satu juta lima ratus sembilan puluh enam ribu lima ratus enam puluh enam rupiah ), maka transaksi pengambilalihan 65% sebesar Rp.13.500.000.000,- ( tiga belas miliar lima ratus juta rupiah ) adalah wajar.

Divestasi

Pada tanggal 17 Maret 2014 Perseroan telah melaksanakan pengalihan atas seluruh saham-saham di beberapa anak perusahaan yaitu PT. Centris Wahana Taksi, PT. Adhi Cita Sarana, PT. Botabek Central Taksi, PT. Varia Indo Perkasa dan PT. Bogor Adi Pradana seluruhnya sejumlah 611.440 ( enam ratus sebelas ribu empat ratus empat puluh ) saham dengan total harga pembelian senilai Rp. 4.757.860.001 ( empat miliar tujuh ratus lima puluh tujuh juta delapan ratus enam puluh ribu satu rupiah ), serta pengalihan atas unit taksi beserta ijin dengan harga pembelian sebesar Rp.

3.993.125.000,- ( tiga miliar sembilan ratus sembilan puluh tiga juta seratus duapuluh lima ribu rupiah ), dan berdasarkan Penilaian dari KJPP Yanuar Bey & Rekan, maka nilai saham anak perusahaan sebesar Rp. 4.425.959.044 ( empat miliar empat ratus dua puluh lima juta sembilan ratus lima puluh sembilan ribu empat puluh empat rupiah ), dan atas unit taksi beserta ijin sebesar Rp. 3.714.611.756,- (tiga miliar tujuh ratus empat belas juta enam ratus sebelas ribu tujuh ratus lima puluh enam rupiah).

Transaksi yang telah dilaksanakan oleh Perseroan merupakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Material. Dan sesuai dengan Peraturan Bapepam dan LK Nomor IX E. 1 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi tertentu, Lampiran Keputusan Bapepam dan LK No. KEP 412/BL/2009 tanggal 25 Nopember 2009, dan Peraturan Bapepam No. IX.E.2 Tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama yang merupakan Lampiran dari Keputusan Ketua Bapepam No.

614/BL/2011, tanggal 28 Nopember 2011, maka Perseroan telah melakukan Keterbukaan Informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) dan PT. Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Keterbukaan Informasi tersebut telah dipublikasikan melalui Harian Ekonomi Neraca yang terbit pada hari Rabu, tanggal 19 Maret 2014.

(31)

30

TATA KELOLA PERUSAHAAN

STUKTUR TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK

Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang Perseroan Terbatas, Perseroan memiliki 3 (tiga) organ penting, yaitu :

- Rapat Umum Pemegang Saham - Dewan Komisaris

- Direksi

Masing-masing organ Perseroan memiliki tugas dan wewenang yang berbeda dan memiliki independensi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk kepentingan Perseroan. Jika dinilai perlu, Dewan Komisaris atau Direksi juga dapat membentuk unit atau komite yang berfungsi untuk membantu pelaksanaan tugas dan wewenang yang lebih efektif.

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi, dengan batasan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan atau Anggaran Dasar Perseroan. Wewenang tersebut antara lain membuat putusan sebagai berikut:

- Perubahan Anggaran Dasar Perseroan ; - Penggunaan Keuntungan Bersih Perseroan ;

- Pengangkatan dan Pemberhetian Dewan Komisaris dan Direksi ;

- Persetujuan Atas Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Dewan Komisaris dan Laporan Keuangan Perseroan ;

(32)

31

- Penetapan Jumlah dan Jenis Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ; - Penunjukan Akuntan Publik ;

- Penggabungan, Peleburan atau Pemisahan Perseroan ; dan

- Dilakukannya Transaksi yang melebihi nilai tertentu dan Transaksi yang mengandung benturan kepentingan.

RUPS terdiri dari RUPS Tahunan ( RUPST ) dan RUPS Luar Biasa ( RUPSLB )

RUPST wajib diselenggarakan setiap tahun paling lambat 6 (enam) bulan setelah ditutupnya tahun buku Perseroan, sedangkan RUPSLB dapat diadakan sewaktu- waktu sesuai kebutuhan.

Pada tanggal 20 Juni 2014, bertempat di Hotel Meryln Park Lantai 6, Ruang Guang Zhou, Jalan Hasyim Ashari No. 29-31, Jakarta Pusaat , Perseroan melaksanakan RUPST untuk tahun fiskal 2013 serta RUPSLB. Dan untuk pelaksanaan RUPST dan RUPSLB tersebut telah mengikuti tahapan-tahapan sesuai dengan Peraturan- peraturan regulator.

RUPST telah menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:

1. Menerima dan menyetujui dengan baik Laporan Tahunan Direksi mengenai keadaan dan jalannya Perseroan untuk tahun buku 2013 termasuk menerima dan menyetujui dengan baik laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris selama tahun buku 2013 serta rencana kerja untuk tahun buku 2014

2. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2013 yang telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik Achmad, Rasyid, Hisbullah &

Jerry, sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (Acquit at the charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku 2013

3. Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik untuk tahun buku 2014 serta menetapkan honorarium Akuntan Publik dan persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukan akuntan publik tersebut.

4. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada PT Rimau Multi Investama selaku pemegang saham utama untuk menetapkan besarnya gaji atau honorarium remunerasi dan fasilitas lain bagi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk tahun 2014 dengan memperhatikan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

RUPSLB telah menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:

1. Menyetujui perubahan Nama Perseroan dari semula bernama PT Centris Multi Persada Pratama, Tbk menjadi bernama PT Rimau Multi Putra Pratama, Tbk. dan perubahan tempat kedudukan dan kantor pusat Perseroan dari semula di Jakarta Selatan menjadi di Jakarta Pusat serta memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak subtitusi untuk menyatakan keputusan ini dalam akta Notaris serta melakukan tindakan yang diperlukan terkait perubahan anggaran dasar tersebut.

(33)

32

2. Menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris dengan sebelumnya memberhentikan seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris dan selanjutnya dengan seketika mengangkat susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang baru sehingga menjadi sebagai berikut :

Direktur Utama : Vinsensius

Direktur : Jerry Tan Siang Hup Direktur Independen : Ir. Suka Waluya Komisaris Utama : Donny Petrus Pranoto Komisaris Independen : Dr. Ir. I. Anung Setyadi, MM

3. Menyetujui perubahan atau pemecahan nilai nominal saham (stock split) Perseroan dari sebelumnya Rp. 1.000,- per saham menjadi Rp. 250,- per saham, serta memberikan kuasa dengan hak subtitusi kepada Direksi Perseroan untuk melakukan tindakan sehubungan dengan pemecahan nilai nominal tersebut termasuk menyatakan kembali keputusan rapat ini kedalam akta Notaris, serta melakukan segala tindakan yang diperlukan untuk melaksanakan perubahan/

pemecahan nilai nominal saham sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku dibidang pasar modal.

DEWAN KOMISARIS

Dewan Komisaris merupakan organ yang bertugas mengawasi Direksi dalam menetapkan kebijakan pengurusan Perseroan dan mengelola Perseroan.

Dewan Komisaris juga bertugas memberikan nasehat dan rekomendasi kepada Direksi dalam menjalankan Perseroan.

Perseroan pada tahun 2014 belum membentuk Komite Khusus yang menangani fungsi-fungsi Nominasi dan Remunerasi, untuk saat ini Komite Nominasi dan Remunerasi dilaksanakan oleh Dewan Komisaris atas penunjukkan dari PT. Rimau Multi Investama selaku Pemegang Saham Utama Perseroan. Dari Keputusan Dewan Komisaris, maka ditetapkan total Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sebesar Rp. 1.040.000.000,- (satu miliar empat puluh juta rupiah)

Selama tahun 2014 Dewan Komisaris telah melaksanakan 4 (empat) Rapat Resmi yang juga merupakan rapat gabungan dengan Dewan Direksi untuk mengevaluasi kinerja operasional Perseroan dan perkembangan pasar serta mengkaji kinerja keuangan Perseroan dengan tingkat kehadiran hampir 100%.

1. Tugas dan Tanggung Jawab

Secara umum, tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris Perseroan antara lain adalah:

 Melakukan pengawasan atas resiko usaha Perseroan;

 Melakukan pengawasan atas pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan/Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan kegiatan usaha; dan

(34)

33

 Memberikan tangggapan, rekomendasi dan juga persetujuan, jika diperlukan, atas usulan dan rencana yang diajukan Direksi untuk melaksanakan strategi dan rencana pengembangan Perseroan.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Dewan Komisaris melakukannya untuk kepentingan Perseroan dengan itikad baik, kehati-hatian dan tanggung jawab sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip GCG.

Dewan Komisaris merupakan suatu majelis dan setiap anggota Dewan Komisaris tidak dapat bertindak sendiri-sendiri. Komisaris Utama bertugas mengkoordinasikan berbagai kegiatan Dewan Komisaris.

Dewan Komisaris belum menyelenggarakan program pelatihan, namun berencana untuk melaksanakan penyelenggaraan pelatihan yang topik dan bahannya akan disesuaikan dengan kebutuhan.

2. Struktur dan Komposisi Dewan Komisaris

Dewan Komisaris Perseroan terdiri dari 2 (dua) anggota, termasuk 1 (satu) diantaranya menjabat sebagai Komisaris Independen.

Komisaris Independen memenuhi ketentuan independensi sebagai berikut : 1. Berasal dari luar Perseroan ;

2. Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada Perseroan ;

3. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan, Komisaris, Direksi atau pemegang saham utama Perseroan ; dan

4. Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan.

Sebagaimana diputuskan dalam RUPS Luar Biasa pada tanggal 20 Juni 2014, yang dimuat dalam akta Notaris Nomor 156, tanggal 20 Juni 2014, yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa, Ng, Notaris di Jakarta Pusat, maka susunan Dewan anggota Komisaris adalah sebagai berikut :

Nama Jabatan Afiliasi

Donny Petrus Pranoto Komisaris Utama Direktur PT Rimau Multi Investama

Dr. Ir. I. Anung Setyadi, MM Komisaris Independen -

Masing-masing anggota Komisaris tidak memiliki hubungan keluarga dengan Komisaris lainnya.

(35)

34

TATA KELOLA PERUSAHAAN

KOMITE PENDUKUNG DEWAN KOMISARIS Komite Audit

Pembentukan Komite Audit oleh Dewan Komisaris mengacu pada ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Komite Audit bertanggung jawab mengawasi dan memberi saran kepada Dewan Komisaris tentang efektivitas mekanisme pengendalian internal, kepatuhan terhadap peraturan internal dan eksternal yang berlaku, termasuk peraturan OJK, serta melaksanakan tugas lain yang diminta oleh Dewan Komisaris.

1. Tugas dan tanggung jawab

Sesuai dengan ketentuan dari OJK, Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain sebagai berikut :

a.

Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh Perseroan kepada publik dan/atau pihak otoritas, antara lain : Laporan Keuangan, proyeksi, dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan ;

b.

Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundang- undangan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan ;

c.

Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan atas jasa yang diberikannya;

d.

Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan akuntan yang didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan dan fee ;

e.

Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal;

f.

Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan management resiko yang dilakukan oleh Direksi, jika Perseroan tidak memiliki fungsi pemantau resiko dibawah Dewan Komisaris ;

g.

Menelaah masukan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan ;

h.

Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait adanya potensi benturan kepentingan Perseroan ; dan

i.

Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.

(36)

35

2. Masa Jabatan Komite Audit

Pengangkatan Anggota Komite Audit dilakukan oleh Dewan Komisaris berdasarkan Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris tertanggal 02 Agustus 2012.

Masa jabatan Komite Audit berlaku efektif sejak tanggal 02 Agustus 2012 sampai dengan ditutupnya RUPST tahun 2015.

3. Independensi Komite Audit

Seluruh Anggota Komite Audit merupakan para profesional dibidangnya dan dipilih antara lain, berdasarkan integritas, kompetensi, pengalaman dan pengetahuan dibidang keuangan. Anggota Komite juga wajib memenuhi persyaratan independensi, yaitu:

a. Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik, Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik atau pihak lain yang memberi jasa assurance, jasa non-assurance, jasa penilai dan/atau jasa konsultasi lain kepada Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir;

b. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir kecuali Komisaris Independen;

c. Tidak mempunyai saham langsung maupun tidak langsung pada Perseroan;

d. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang Saham Utama Perseroan ; dan

e. Tidak mempunyai hubungan usaha, baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan.

4. Komposisi Komite Audit

Pembentukan Komite Audit pada Perusahaan emiten diatur berdasarkan SE BAPEPAM No.SE-3/PM/2000.

Komite Audit untuk pertama kalinya dibentuk oleh Perseroan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. SK/003/CMPP-DIR/XII/01 Tanggal 12 Desember 2001, dan telah mengalami beberapa kali perubahan karena adanya penggantian anggotanya, sehingga susunan anggota Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris pada tanggal 02 Agustus 2012, No. 007/CMPP-DEKOM/VIII/2012, menjadi sebagai berikut:

Nama Jabatan

Dr. Ir. I. Anung Setyadi, MM Ketua

Roya Yusuf Anggota

Perry Kristianto Anggota

(37)

36

Dr. Ir. I. Anung Setyadi, MM

Komisaris Independen sebagai Ketua

Warga Negara Indonesia, Sarjana Kehutanan dengan spesialisasi Ekonomi Kehutanan dari Fakultas Kehutanan, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Pasca Sarjana (S3) dibidang Managemen Bisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Sejak tahun 2012 menjabat sebagai Komisaris Independen, sebelumnya pernah bekerja di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan di Kementerian Kehutanan.

Roya Yusuf Anggota Eksternal

Warga Negara Indonesia, dari Universitas Pancasila Jakarta pada tahun 1998, dari Fakultas Ekonomi Akuntansi. Mempunyai pengalaman dibidang Akuntansi maupun Auditting selama kurang lebih dari 16 tahun. Tamat dari Universitas, bekerja pada bidang Akuntansi dan juga pada Kantor Akuntan Publik Prasetyo Utomo & Co.

Perri Kristianto Anggota Eksternal

Warga Negara Indonesia, Sarjana Ekonomi dari Universitas Nasional Jakarta.

Mempunyai pengalaman di bidang Akuntansi dan Pajak selama lebih dari 11 tahun.

5. Rapat Komite Audit

Sesuai Piagam Komite Audit, Komite wajib melaksanakan rapat rutin sebanyak satu kali dalam setiap kuartal dan rapat tambahan jika dibutuhkan. Komite juga dapat melaksanakan rapat khusus guna melakukan pembahasan masalah tertentu. Sepanjang tahun 2014, Komite Audit Perusahan telah melaksanakan 12 (dua belas) kali rapat.

6. Pelaksanaan Tugas Komite Audit

Pada tahun 2014, Komite Audit telah melakukan antara lain, kegiatan-kegiatan berikut :

1. Pengawasan atas laporan keuangan konsolidasian interim dan laporan keuangan konsolidasian tahunan 2014 ;

2. Pengawasan atas rencana kerja serta hasil/temuan dari auditor eksternal; dan 3. Pengawasan atas rencana kerja dan hasil pelaporan Internal Audit

Komite Nominasi dan Remunerasi

Prosedur Penetapan Nominasi dan Remunerasi

Prosedur dan dasar penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan berdasarkan pada pertimbangan lingkup dan tanggung jawab pekerjaan serta standar yang berlaku pada Perseroan. Secara garis besar, penetapan remunerasi di setiap level dalam organisasi perusahaan dirancang untuk memberikan kompensasi yang sesuai dengan jabatannya.

(38)

37

Komite Nominasi dan Remunerasi mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :

a. Terkait dengan fungsi Nominasi :

1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai : a. struktur Nominasi;

b. kebijakan atas Nominasi; dan c. besaran atas Nominasi.

2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi serta anggota Dewan Komisaris;

3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan

4. Memberikan usulan calon anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPST.

b. Terkait dengan fungsi Remunerasi :

1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:

a. struktur Remunerasi

b. kebijakan atas Remunerasi; dan c. besaran atas Remunerasi

2. Membantu Dewan Komisaris melakukan evaluasi atas Remunerasi yang diterima masing-masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.

Perseroan belum membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi, karena pada saat ini fungsi Nominasi dan Remunerasi dilaksanakan oleh Dewan Komisaris, atas penunjukan dari PT Rimau Multi Investama selaku pemegang saham pengendali.

DIREKSI

Direksi terdiri dari para profesional yang bertanggung jawab dan memiliki keterampilan dan keahlian dibidangnya masing-masing untuk melaksanakan pengelolaan Perseroan. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya Direksi akan mendapat pengawasan dari Dewan Komisaris.

Direksi Perseroan terdiri dari 3 (tiga) orang, yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama dan 2 (dua) Direktur, salah satu diantaranya adalah Direktur Independen.

Direksi mengadakan rapat baik secara berkala atau sesuai kebutuhan untuk membahas kinerja operasional dan keuangan Perseroan serta masalah lainnya yang membutuhkan perhatian dan pengambilan keputusan.

(39)

38

Selama tahun 2014 Rapat Direksi diselenggarakan sebanyak 6 (enam) kali dengan tingkat kehadiran hampir 100 %.

1. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi

Direksi bertanggung jawab memimpin dan mengurus untuk kepentingan Perseroan. Direksi wajib melaksanakan tugas pokoknya dengan itikad baik, prinsip kehati-hatian dan penuh tanggung jawab sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip GCG.

Tugas Direksi secara kolektif antara lain :

1. Menyusun visi, misi dan nilai-nilai Perseroan serta rencana strategis Perseroan dalam bentuk rencana korporasi (corporate plan) dan rencana bisnis (business plan) ;

2. Menetapkan struktur organisasi Perseroan lengkap dengan rincian tugas setiap divisi dan unit usaha ;

3. Mengelola sumber daya yang dimiliki Perseroan secara efektif dan efisien ; 4. Membentuk system pengendalian internal dan management risiko Perseroan;

dan

2. Komposisi Direksi

Sebagaimana diputuskan dalam RUPS Luar Biasa pada tanggal 20 Juni 2014 dan ditetapkan dalam akta Notaris No. 156 tanggal 20 Juni 2014, yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa, Ng, Notaris di Jakarta Pusat, Direksi terdiri dari 3 ( tiga ) orang Direktur dengan susunan Anggota Direksi sebagai berikut :

Nama Jabatan

Vinsensius Direktur Utama

Jerry Tan Siang Hup Direktur

Ir. Suka Waluya Direktur (tidak terafiliasi)

Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi

Pencapaian pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi setiap tahunnya melalui penilaian yang terstruktur.

1. Indikator kinerja Dewan Komisaris

Kriteria untuk proses penilaian terhadap Dewan Komisaris adalah pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dalam melakukan fungsi pengawasan atas kebijakan pengurusan dan jalannya perseroan dan memberi nasehat kepada Direksi untuk mencapai tujuan Perseroan. Penilaian juga mencakup evaluasi terhadap pelaksanaan tugas khusus yang telah diberikan sesuai Anggaran Dasar dan/atau berdasarkan Keputusan RUPS.

(40)

39

Indikator Kinerja Dewan Direksi

Sedangkan indikator kinerja untuk mengukur kinerja Direksi mencakup:

a. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi sesuai Anggaran Dasar Perseroan;

b. Pelaksanaan hasil keputusan RUPS Tahunan 2013; dan c. Pencapaian realisasi dari rencana kerja.

2. Pihak yang melaksanakan Penilaian

Penilaian atas kinerja Dewan Komisaris dilaksanakan melalui RUPST, sedangkan penilaian terhadap kinerja Direksi dilaksanakan oleh Dewan Komisaris dan RUPST.

Dewan Komisaris dan Direksi akan mempertanggung jawabkan pelaksanaan tugas dan pencapaian kinerja mereka untuk periode 2014 dalam RUPST yang akan diselenggarakan pada tahun 2015 ini.

Unit Audit Internal

Unit Audit Internal berperan penting dalam melaksanakan tugasnya sebagai Internal Audit yang antara lain melakukan pemeriksaan-pemeriksaan terhadap operasional Perseroan secara umum termasuk didalamnya memastikan sistem dan prosedur Perseroan telah dilaksanakan dengan baik serta kewenangan-kewenangan yang diberikan kepada para pelaksana telah dijalankan sesuai dengan yuridis dan kewenangannya masing-masing.

Unit Audit Internal Perseroan juga melaksanakan fungsi Internal Kontrol guna memastikan jalannya transaksi yang berkaitan dengan keuangan Perseroan, dilaksanakan dengan benar dan sesuai dengan alur sistem yang berlaku.

Tanggung Jawab Unit Audit Internal

Unit Audit Internal bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama dan bekerja sama dengan Komite Audit.

Kepala Unit Audit Internal diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris.

Profil Kepala Unit Audit Intenal

Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor 71/SK/DIR-CMPP/X/2014 tertanggal 08 Oktober 2014, yang effektif mulai berlaku pada tanggal, diangkat Sdr. Ernanda Taufik Siregar selaku Kepala Unit Audit Internal.

Ernanda Taufik Siregar

Warga Negara Indonesia, diangkat sebagai Kepala Unit Audit Internal sejak tanggal 08 Oktober 2014, lulus dari Akademi Akutansi Nasional, Universitas Nasional tahun 1989. Beliau banyak mengikuti berbagai pelatihan mengenai Perbankan dan Perpajakan. Memiliki pengalaman dalam bidang Audit lebih dari 14 tahun.

(41)

40

I. Piagam Internal Audit

Piagam Audit Internal adalah dokumen formal yang mendefinisikan tujuan, wewenang dan tanggung jawab aktivitas internal audit. Piagam Audit Internal menetapkan posisi kegiatan audit internal didalam perusahaan PT Rimau Multi Putra Pratama Tbk, kewenangan akses terhadap catatan, personil dan properti fisik yang relevan dengan pelaksanaan penugasan dan mendefinisikan lingkup aktivitas audit internal serta mencakup visi, misi, wewenang, ruang lingkup tugas, tanggung jawab, kewajiban, kode etik dan hubungan dengan komite audit dan pihak internal/eksternal di perusahaan.

Piagam Internal Audit akan menjadi dasar bagi pelaksanaan tugas internal auditor, dan akan disosialisasikan kepada karyawan-karyawan dan pihak terkait, sehingga tercapai pemahaman, pengertian dan kerjasama yang baik dalam mewujudkan sasaran dan tujuan perusahaan.

Audit Internal adalah suatu kegiatan pemberian keyakinan (assurance) dan konsultasi yang bersifat independen dan obyektif, dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja dan operasional Perusahaan, melalui pendekatan yang sistimatis, dengan cara mengevaluasi dan meningkatkan efektifitas manajemen resiko, pengendalian dan proses tata kelola perusahaan.

II. Visi, Misi, Wewenang, Tugas dan Tanggung Jawab Visi

Menjadi internal auditor dengan dedikasi, profesionalisme dan sejalan dengan sasaran dan tujuan Perusahaan untuk membantu terciptanya Good Corporate Governance sehingga Perusahaan menjadi perusahaan yang efektif, efisien, mampu menjaga assetnya dan mematuhi semua peraturan yang berlaku.

Misi

Melaksanakan pengawasan internal pada seluruh kegiatan operasional Perusahaan, mengevaluasi proses pengendalian manajemen, operasional dan keuangan perusahaan serta memberikan konsultasi dan/atau rekomendasi perbaikan terhadap efektivitas dan efesiensi kinerja, efektivitas pengendalian internal guna meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan.

Wewenang

Agar tugas dan tanggung jawabnya dapat berjalan dengan hasil yang optimal, internal audit diberikan wewenang untuk:

1. Menentukan strategi, ruang lingkup, metode dan frekuensi audit internal secara independen.

2. Memperoleh informasi-informasi dari seluruh unit kerja dan karyawan dilingkungan perusahaan dan anak-anak perusahaan. Informasi berupa dokumen, data soft file, catatan maupun keterangan dari uniut kerja dan karyawan yang dimaksud selama relevan dengan lingkup pemeriksaan.

(42)

41

3. Memperoleh informasi-informasi dari nara sumber profesional/pihak ahli berkaitan dengan proses audit perusahaan dan anak perusahaan.

4. Melakukan peninjauan fisik atas seluruh aset milik perusahaan dan anak perusahaan.

5. Menyampaikan laporan hasil audit kepada Direksi dan Komite Audit.

6. Melakukan audit atas anak-anak perusahaan, unit kerja dan atau personil.

7. Melakukan penugasan audit investigasi tanpa perlu mengkomunikasikan penugasan tersebut kepada pihak-pihak lainnya didalam perusahaan dan anak perusahaan. Komunikasi hanya dilakukan dengan Direktur Utama dan Komite Audit.

Tugas dan Tanggung Jawab

Tugas dan tanggung jawab Internal Audit adalah:

1. Menyusun dan merencanakan rencana audit internal tahunan, menyusun strategi dan rencana kerja audit berdasarkan hasil analisis resiko yang dihadapi perusahaan dalam pencapaian strategi bisnis.

2. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efesiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi dan kegiatan lainnya dalam mencapai misi, tujuan dan strategi yang telah ditetapkan.

3. Melakukan dan memberikan kontribusi untuk peningkatan pengendalian yang efektif dengan melakukan review dan evaluasi terhadap pengendalian internal pada semua unit kegiatan di lingkungan perusahaan.

4. Mempersiapkan dan melaksanakan audit investigasi terutama atas instruksi Direktur utama dan atau Komisaris Perseroan dan permintaan manajemen atas persetujuan Direktur Utama.

5. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkatan manajemen dalam rangka penyempurnaan sistem, prosedur, anggaran dan kebijakan.

6. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada direksi dan dewan komisaris.

7. Memantau, menganalisa dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan.

8. Bekerja sama dengan Komite Audit.

9. Menyusun dan menyempurnakan standar kerja internal audit dan panduan internal audit perusahaan.

III. Ruang Lingkup Tugas

Dalam pelaksanaannya, ruang lingkup tugas Internal Audit Perusahaan mencakup aspek-aspek berikut:

1. Mengevaluasi efektivitas dan kecukupan pengendalian internal yang dijalankan Perusahaan.

(43)

42

2. Mengevaluasi efektivitas dan kecukupan manajemen resiko yang dijalankan Perusahaan.

3. Mengevaluasi efektivitas dan kecukupan penilaian Perusahaan atas Tata Kelola perusahaan dan kesinambungannya.

IV. Kode Etik

Para Internal Auditor harus memegang teguh dan mematuhi Kode Etik Standar Perilaku berikut, yaitu:

1. Berperilaku dan bersikap jujur, objektif, cermat dan sungguh-sungguh serta selalu menggunakan kemahiran jabatan dalam melaksanakan tugas.

2. Memiliki integritas dan loyalitas tinggi terhadap profesi, perusahaan dan internal audit perusahaan.

3. Dalam semua hal yang berhubungan dengan penugasan internal auditor senantiasa harus mempertahankan sikap independen.

4. Menghindari kegiatan atau perbuatan yang merugikan atau patut diduga dapat merugikan profesi internal audit atau perusahaan.

5. Menghindari aktivitas yang bertentangan dengan kepentingan perusahaan atau yang mengakibatkan tidak dapat melakukan tugas kewajiban secara objektif.

6. Tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun dan dari siapapun, baik langsung maupun tidak langsung, termasuk dari objek penugasan, klien, pelanggan, pemasok, rekanan dan atau pihak yang berkepentingan dengan perusahaan yang mengganggu atau patut diduga dapat mengganggu pertimbangan profesional auditor.

7. Mematuhi sepenuhnya standar profesi internal audit, kebijakan perusahaan dan peraturan perundang-undangan.

8. Memelihara dan mempertahankan moral dan martabat Internal Auditor.

9. Tidak memanfaatkan informasi yang diperoleh untuk kepentingan atau keuntungan pribadi atau hal lain dengan alasan apapun yang dapat menimbulkan atau patut diduga dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan baik dari sisi keuangan maupun dari sisi citra perusahaan.

10. Tidak dibenarkan mengungkapkan informasi apapun yang diketahuinya karena menjalankan tugas Internal Audit kepada siapapun, kecuali melalui ketentuan/prosedur yang berlaku.

11. Melaporkan semua hasil penugasan yang material dengan mengungkapkan kebenaran sesuai fakta yang ada dan tidak menyembunyikan hal yang dapat merugikan perusahaan dan atau dapat merupakan pelanggaran hukum.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari performa produksi dan kualitas susu meliputi kadar protein, berat jenis (BJ), kadar lemak, bahan kering (BK), dan bahan kering

diskriptif kuantitatif, desain penelitian Randomized control group posttest only design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1

Taufiqurrahman (2001) dalam penelitiannya yang berjudul “Peternak itik sebagai upaya peningkatan pendapatan keluarga di Desa Banyubiru, Semaran g ” dalam

Pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada Majelis Kolegium Kedokteran Gigi Indonesia (MKKGI), para Kolegium setiap

Pada pola flow shop, operasi dari suatu job hanya dapat bergerak satu arah, yaitu dari proses awal di mesin awal sampai proses akhir di mesin akhir dan jumlah tahapan

Penelitian yang dilakukan mampu memecahkan kerumitan proses pendaftaran pengguna pada jaringan hotspot Mikrotik dan.. ijns.org - 55 FreeRadius dengan memberikan solusi aplikasi

Persiapan teknis lapang di kebun EMAL meliputi kegiatan pemeliharaan TPH (tempat pengumpulan hasil) dan kegiatan pemeliharaan titi panen. Kegiatan pemeliharaan TPH merupakan

Tu- juan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian hipertensi berdasarkan karak- teristik responden dan menganalisis besar risiko kejadian hipertensi