• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS AKHIR NOMOR:752/WM-FTS/SKR/2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TUGAS AKHIR NOMOR:752/WM-FTS/SKR/2013"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS AKHIR

NOMOR:752/WM-FTS/SKR/2013

EVALUASI KAPASITAS LAHAN PARKIR PADA TAMAN NOSTALGIA KUPANG

DISUSUN OLEH:

JACOB COA

NOMOR REGISTRASI :

211 07 034

JURUSAN TEKNIK SIPIL-FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDIRA

KUPANG

2013

(2)

ANALISIS KELAYAKAN AGREGAT KELAS A DARI QUARRY KINLOKE (OE- CUSSI) SEBAGAI BAHAN LAPIS PONDASI ATAS

Lapisan pondasi atas terletak di antara lapis permukaan dan lapis pondasi bawah.

Lapisan ini merupakan bagian yang langsung mendukung lapisan penutup atau aspal di atasnya, karena pengaruh muatan lalu lintas masih sangat besar. Stabilitas lapisan pondasi atas sangat ditentukan oleh bentuk materialnya.

Material lapis pondasi atas yang sering digunakan adalah agregat yang merupakan campuran antara pasir kali dan batu pecah. Quarry Kinloke adalah salah satu quarry di distrik Oecussi yang di manfaatkan oleh masyarakat dalam pembangunan seperti; perkantoran, hotel, dan perumahan rakyat. Namun untuk pembangunan konstruksi jalan raya belum mengunakan material dari quarry ini karena belum ada suatu penelitian untuk mengetahui sifat, karakteristik dan mutunya berdasarkan spesifikasi perencanaan dan peraturan Bina Marga tahun 2010.

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat-sifat material quarry Kinloke yang mencakup berat jenis, penyerapan, gradasi, abrasi, komposisi campuran, kadar air optimum serta nilai CBR berdasarkan spesifikasi Bina Marga tahun 2010.

Hasil dari pengujian sifat fisik agregat kasar diperoleh nilai abrasi 24.94 % sehingga memenuhi syarat spesifikasi Bina Marga 2010 karena nilai abrasi yang disyaratkan adalah 0-40

%. Hasil pengujian gradasi menunjukan bahwa agregat quarry Kinloke sesuai persyaratan spesifikasi karena terletak didalam amplop spesifikasi.

Hasil analisis gradasi campuran pasir kali sebesar 35 % dan batu pecah sebesar 65 %, dari hasil komposisi campuran ini menghasilkan kepadatan maksimum sebesar 2.12 g/cm

3

dengan kadar air optimum sebesar 5.03 %. Nilai CBR yang dicapai dari komposisi campuran tersebut diukur berdasarkan nilai kepadatan maksimum adalah 92.81 % sehingga memenuhi persyaratan spesifikasi karena nilai CBR yang disyaratkan min 90 %.

Dengan demikian material pasir kali dan batu pecah dari quarry Kinloke layak digunakan sebagai bahan lapis pondasi atas (Base).

KATA PENGANTAR

(3)

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kasih, karena kasih-Nya telah memberikan Rahmat dan karunia-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini dengan baik.

Penulisan skripsi dengan judul “ Analisis Kelayakan Agregat Kelas A Dari Quarry Kinloke (Oe-Cussi) Sebagai Bahan Lapis Pondasi Atas’’ ini disusun sebagai satu wujud nyata untuk memenuhi impian yang mana menjadi kewajiban yang harus dipenuhi untuk memperoleh gelar strata satu ( S-1 ) pada Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

Disadari bahwa penulisan skripsi ini masih banyak kekurangannya. Untuk itu segala saran dan kriktik yang konstruktif dari pembaca sangat diharapkan oleh penulis demi penyempurnaan Skripsi ini.

Selama melaksanakan dan menyusun penulisan skripsi ini penulis tidak lepas dari pihak lain yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung maka kesempatan yang baik ini, penulis menyampaikan terimah kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Ir.

Egidius Kalogo, MT, selaku pembimbing I dan bapak Kusmayadi, ST selaku pembimbing II yang telah membimbing dan mengarahkan penulis dari penyusunan proposal penelitian, hingga tersusunnya skripsi ini.

Pada kesempatan ini pula perkenankan penulis mengucapkan limpah terima kasih kepada:

1. Bapak Ir. Ignatius Herlyantno, MT sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

2. Bapak Ir. Egidius Kalogo, MT selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

3. Para dosen dan karyawan pada Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

4. Bapak Jon Adu, ST selaku pembimbing Laboratorium

5. Bapak Pe. Richard Dasba SVD dan keluarga besar Topu Honis Shalter Home yang selalu memberikan doa, serta dukungan secara moril maupun materil.

6. Bapak Kevin Fox Slater dan teman-teman di Saint. Carlos di WA, yang telah

(4)

7. Teman-teman “CIVIL O7’’,terima kasih atas support yang sudah kalian berikan selama ini.

8. Adik-adik tersayang Topu Honis yang ada di kupang dan Kefa: Mira, Ayu, Tony, Jimy, Tasya, Nina, Iza, Merry, Baty, Abita, Marco, Aje, dan Abeto,

9. Sahabat-sahabat: Tessye, Seym,Indah,Yuni, Patri, Jhon Crus, Nunes, Leo, Memy, Nela, Accau, Sicu, Eman,dan semua anak-anak ramsis.

Akhirnya, penulis mempersembahkan skripsi ini kepada almamater tercinta,keluarga besar Topu Honis Shalter Home, ayah, ibu (almarhumah) yang tidak sempat menikmati keberhasilan ini, kaka, adik serta saudara-saudari tercinta yang selalu setia mendukung dalam doa dan menantikan keberhasilan ini.

Kupang,………..Mei 2013

Penulis

DAFTAR ISI

Lembaran Pengesahan

Abstraksi ... i

(5)

Kata Pengantar ... ii

Daftar Isi ... iii

Daftar Tabel ... vi

Daftar Grafik ... vii

BAB I: PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang ... I-1 1.2. Perumusan Masalah ... I-2 1.3. Tujuan Penelitian ... I-3 1.4. Manfaat Penelitian ... I-3 1.5. Batasan Masalah ... I-3 1.6. Keterkaitan dengan Penelitian terdahuluan ... I-3

BAB II : LANDASAN TEORI

2.1. Lapisan Perkerasan ... II-1

2.1.1. Lapisan Permukaan (Surface Course) ... II-1

2.1.2. Lapisan pondasi atas (Base Course) ... II-3

2.1.2.1. Syarat Lapisan Pondasi Atas... II-3

2.1.2.2. Fungsi lapisan pondasi Atas ... II-5

2.1.2.3. Jenis Lapisan pondasi Atas ... II-5

2.1.3. Lapisan Pondasi Bawah (Sub Base) ... II-6

2.1.4. Tanah Dasar ... II-6

2.2. Agregat ... II-7

2.2.1. Klasifikasi Agregat ... II-7

2.2.2. Sifat Agregat ... II-8

2.2.2.1. Ukuran Dan Gradasi ... II-8

2.2.2.2. Daya Tahan Agregat ... II-10

2.2.2.3. Bentuk dan Tekstur Agregat ... II-10

2.2.2.4. Berat Jenis (Specifik Gravity) ... II-11

2.3. Pengujian Laboratorium ... II-12

2.3.1. Analisa Saringan Agregat Kasar dan Halus ... II-12

(6)

2.3.3. Berat Jenis dan Penyerapan Agregat Halus ... II-13 2.3.4. Keauasan Agregat dengan Mesin Los Angeles (Abrasi) ... II-13 2.3.5. Gradasi Gabungan ... II-14 2.3.5. Pemadatan ... II-15 2.3.6. Hubungan Kadar Air dan Kepadatan ... II-17 2.3.7. CBR (California Bearing Rasio)... II-17

BAB III METODE PENELITIAN

3.1. Tempat dan Waktu Penelitian ... III-1 3.1.1. Jenis ... III-1 3.1.2. Sumber Data ... III-1 3.1.3. Cara Pengambilan Data ... III-1 3.1.4.Waktu Pengambilan Data ... III-2 3.2. Proses Pengolahan Data ... III-3 3.1.2 . Diagram Alir ... III-3 3.2.2. Penjelasan Diagram Alir………. . III-4 3.2.2.1. Pengambilan Sampel………. ... III-4 3.2.2.2. Pengujian Analisa Saringan/Pengujian Gradasi………. .. III-4 3.2.2.3. Pengujian Berat Jenis dan Penyerapan Agregat Kasar………. . III-6 3.2.2.4. Pengujian Berat Jenis dan Penyerapan Agregat Halus……….. III-7 3.2.2.5. Pengujian Keausan Agregat/Abrasi ... III-8 3.2.2.6. Pengujian Pemadatan Agregat……….. . III-9 3.2.2.7. Pengujian CBR ... III-10 3.2.2.8. Kesimpulan dan SaraN…… ... III-11 BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

4.1. Pengambilan Data ... IV-1

4.1.1 Kronologi Pengambilan data ... IV-1

4.2. Pemeriksaan Gradasi Agregat Halus ... IV-1

4.2.1. Pengujian Gradasi Agregat Halus ... IV-1

4.2.2. Pengujian Berat Jenis Agregat Halus ... IV-2

4.3. Pemeriksaan Gradasi Agregat Kasar ... IV-3

4.3.1. Pengujian Gradasi ... IV-3

(7)

4.3.2. Pengujian Berat Jenis Agregat Kasar ... IV-4 4.3.3. Berat Jenis Efektif ... IV-5 4.3.4. Pengujian Abrasi ... IV-6 4.4. Pengujian Gradasi Gabungan ... IV-7 4.5. Pemadatan ... IV-9 4.6. California Bearing Ratio (CBR) ... IV-12

BAB V PENUTUP

5.1. Kesimpulan ... V-1 5.2. Saran ... V-2 DAFTAR PUSTAKA ... Viii LAMPIRAN-LAMPIRAN

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Tabel Gradasi Lapis Pondasi Agregat ... II-4

Tabel 2.2. Tabel Sifat-sifat lapis Pondasi Agregat ... II-5

Tabel 2.3. Tabel Sifat-sifat gradasi ... II-9

Tabel 4.1. Tabel Hasil Analisis Saringan Agregat Halus ... IV-2

Tabel 4.2. Tabel Hasil Pengujian berat Jenis dan penyerapan agregat halus ... IV-3

Tabel 4.3. Tabel Hasil Analisis Saringan Agregat Kasar ... IV-4

Tabel 4.4. Tabel Hasil Pengujian berat Jenis dan penyerapan agregat Kasar ... IV-5

(8)

Tabel 4.6. Tabel Hasil Pengujian Abrasi... IV-7 Tabel 4.7. Tabel Hasil Analisis gradasi gabungan ... IV-8 Tabel 4.8. Tabel Hasil perhitungan Pemadatan dan Kadar air agregat ... IV-10 Tabel 4.9. Tabel CBR Rata-rat ... IV-12

DAFTAR GRAFIK

Grafik 4.1 Gradasi Gabungan ... IV-9 Grafik 4.2 Gafik Pemadatan ... IV-11 Grafik 4.3 Grafik hubungan antara nilai CBR dan Kepadatan Maksimum... IV-13

Referensi

Dokumen terkait

yang menekankan pada peresepan yang kurang tepat untuk indikasi secara klinis, pengobatan berdasarkan bukti ilmiah, oleh karena itu kriteria STOPP lebih luas cakupan

Dari beberapa pengertian diatas, maka dapa dapat disimpulan bahwa aset tetap adalah aktiva yang dimiliki oleh perusahaan untuk menjalankan aktivitas operasinya

Sukuk Ritel : adalah surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinseip syariah yang diperuntukan kepada investor, dimana para pembeli akan diberikan bukti kepemilikan

Bauran pemasaran terdiri dari empat variabel yang dikenal dengan “Empat P”: product, price, place,dan promotion (produk, harga, distribusi, dan promosi).. Adapun Empat P bauran

Antara berikut, yang manakah benar tentang pernyataan ‘sikap peka kepada isu masyarakat amat penting dalam kehidupan’.. Remaja maju dan makmur

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji posisi sektor pertanian dan sub sektor pertanian dalam perekonomian di Kabupaten Pacitan, untuk mengkaji kecepatan

Dalam penelitian tugas akhir ini penulis mengambil judul “Penggunaan Batu Kapur Sebagai Pengganti Agregat Kasar Ditinjau Dari Kuat Tekan Beton”.. Maksud dari penulisan