• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daftar Isi. Kata Pengantar... ii. Daftar Pustaka Daftar Isi A. Latar Belakang... 4 B. Rumusan Masalah... 4 C. Tujuan Penulisan...

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Daftar Isi. Kata Pengantar... ii. Daftar Pustaka Daftar Isi A. Latar Belakang... 4 B. Rumusan Masalah... 4 C. Tujuan Penulisan..."

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Tugas Kelompok Tugas Kelompok

MATEMATIKA SISTEM INFORMASI MATEMATIKA SISTEM INFORMASI

”Relasi N

”Relasi N--Ary” Ary”

Disusun

Disusun oleh oleh : : Kelompok Kelompok 4 4

Gusri

Gusri Yonaldi Yonaldi : : (11753101036) (11753101036) Humairoh

Humairoh : : (11750324889) (11750324889) Ikhwal

Ikhwal Fikri Fikri : : (11753101936) (11753101936) Lovi Anisa Hultari : (11753201969) Lovi Anisa Hultari : (11753201969)  Nur Arifin

 Nur Arifin : (11750314838) : (11750314838)  Nur Yulia Yeti

 Nur Yulia Yeti : (11750324839) : (11750324839) Pria

Pria Kusuma Kusuma : : (11750314675) (11750314675)

SISTEM INFORMASI 1B SISTEM INFORMASI 1B

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU

PEKANBARU PEKANBARU

2017

2017

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Sholawat serta salam tak lupa tercurahkan kepada Nabi Muhammad Saw Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan

 pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih  banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan

saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Pekanbaru, 20 November 2017

Penyusun

(3)

3

Daftar Isi

Kata Pengantar    ... ii Daftar Isi ... 3

Bab I Pendahuluan

A. Latar Belakang ... 4 B. Rumusan Masalah ... 4 C. Tujuan Penulisan ... 4 Bab II Pembahasan

A. Pengertian Relasi n-Ary   ... 5 B. Pengertian relasi basis data dan matriks data   ... 6 C. Contoh terapan basis data ... 8 Bab III Penutup

A. Kesimpulan ... 12

Daftar Pustaka   ... 13

(4)

4

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Matematika sebagai ilmu sains yang dapat berbentuk ilmu terapan jika diimplementasikan  pada cabang ilmu lain.Relasi adalah salah satu bagian dari ilmu matematika diskrit yang menarik

untuk dipelajari. Dimana relasi merupakan suatu hubungan.

Dalam kehidupan sehari – hari pasti ada suatu hubungan yang terjadi. Misal”kumpulan anak  –  anak kecil yang bermain dan setiap anak memegang balon berbagai warna “. Dari ini dapat diberikan pengertian bahwa anak  –  anak kecil yang mempunyai hubungan dengan balon  berbagai warna yang mereka pegang. sebelumnya telah dipelajari materi tentang himpunan .Himpunan adalah sekumpulan benda atau objek yang didefenisikan dengan jelas. Disini terdapat dua himpunan, yang pertama adalah himpunan anak  –  anak kecil dan yang kedua adalah himpunan balon berbagai warna.

Pengertian dasar tentang hubungan antar objek diskrit adalah relasi . Relasi digunakan untuk menyatakn suatu hubungan antara dua himpunan.Relasi merupakan teori dasar dalam  pembahasanmatemtika diskrit.Maka perlu untuk membahas relasi.Baik dari defenisi relasi N-Ary

,matriks basis data dan contoh terapan basis data.

Oleh karena relasi tersebut menjadi salah satu dasar dalam pembahasanmatematika diskrit, maka penulis berkeinginan untuk membuat makalah yang berjudul “ RELASI N-ARY” yang diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai relasi n-ary serta dapat mengenal relasi n- ary secara lebih jelas lagi.

B. RUMUSAN MASALAH

1. Apa pengertian relasi n –  ary ?

2. Apa itu relasi basis data dan matriks basis data?

3. Sebutkan contoh terapan basis data ? C . TUJUAN

1. Mengetahui pengertian relasi n-ary

2. Mengetahui pengertian basis data dan matriks basis data

3. Mengetahui contoh terapan basis data

(5)

5

BAB II

PEMBAHASAN

A. RELASI ENER (N-ARY)

Relasi biner hanya menggabungkan dua buah himpunan. Relasi yang lebih umum untuk menghubungkan lebih dari dua buah himpunan. Relasi tersebut dinamakan relasi n-ary. Jika n=2 maka relasi nya dinamakan relasi biner (bi=2). Relasi n-ary mempunyai terapan penting di dalam  basis data.

DEFINISI : missal A1,A2,…., An adalah himpunan . relasi n- ary pada himpunan  –  himpunan tersebut adalah himpunan bagian dari A1xA2x….xAn . himpunan A1 ,A2 ,,,,An disebut daerah asal atau domain relasi dan n di sebut derajat.

Misalkan

 NIM  = {13598011, 13598014, 13598015,13598019,13598021, 13598025}

 Nama = {Amir, Santi, Irwan, Ahmad, Cecep, Hamdan}

 MatKul = {Matematika Diskrit, Algoritma, Struktur Data, Arsitektur Komputer}

 Nilai = {A, B, C, D, E}

Relasi MHS  terdiri dari 5-tupel ( NIM ,  Nama, MatKul , Nilai):

 MHS    NIM    Nama   MatKul    Nilai

MHS = { 13598011, Amir, Matematika Diskrit, A }, { 13598011, Amir, Arsitektur Komputer, B }, { 13598014, Santi, Arsitektur Komputer, D }, { 13598015, Irwan, Algoritma, C },

{ 13598015, Irwan, Struktur Data, C },

{ 13598015, Irwan, Arsitektur Komputer, B }, { 13598019, Ahmad, Algoritma, E },

{ 13598021, Cecep, Algoritma, A },

{ 13598021, Cecep, Arsitektur Komputer, B }, { 13598025, Hamdan, Matematika Diskrit, B }, { 13598025, Hamdan, Algoritma, A, B },

{ 13598025, Hamdan, Struktur Data, C },

{ 13598025, Hamdan, Arsitektur Komputer, B }

(6)

6

NIM NAMA MatKul Nilai

13598011 13598011 13598014 13598015 13598015 13598015 13598019 13598021 13598021 13598025 13598025 13598025 13598025

Amir Amir Santi Irwan Irwan Irwan Ahmad Cecep Cecep Hamdan Hamdan Hamdan Hamdan

Matematika Diskrit Arsitektur Komputer Algoritma

Algoritma Struktur Data

Arsitektur Komputer Algoritma

Algoritma

Arsitektur Komputer Matematika Diskrit Algoritma

Struktur Data

Arsitektur Komputer

A B D C C B E B B B A C B

B. Basis data (database)

Basis data adalah kumpulan table. Salah satu model basis data adalah model basis data rasional (relational database) . model basis data ini didasarkan pada konsep relasi n-ary . pada  basis data rasional salah satu table menyatakan satu relasi . setiap kolom pada table tersebut

adalah atribut. . daerah asal dari atribut adalah himpunan tempat semua anggota atribut berada.

Setiap table pada basis data diimplementasikan secara fisik sebagai sebuah file. Satu baris data  pada table menyatakan record . dan setiap atribut menyatakan sebuah field . dengan kata lain

secara fisik basis data adalah kumpulan file. Sedangkan file adalah kumpulan record, setiap record terdiri atas sejumlah field.Basis data adalah kumpulan data yang saling berelasi. Data sendiri merupakan fakta ,mengenai obyek, orang dan lain-lain. Data dinyatakan dengan nilai (angka, deretan karakter, atau symbol).

Basis data dapat didefinisikan dalam berbagai sudut pandang seperti berikut ini:

(7)

7

1. Himpunan kelompok data yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa sehingga kelak dapat dimanfaatkan dengan cepat dan mudah

2. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa tanpa  pengulangan (redundancy) yang tidak perlu, untuk memenuhi kebutuhan

3. Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpan elektronis .

Dan berikut ini pendapat para ilmuian tentang basis data antara lain :

1. Menurut “Stephens dan Plew (2000), basis data adalah mekanisme yang digunakan untuk menyimpan informasi atau data. Informasi adalah sesuatu yang kita gunakan sehari-hari untuk  berbagai alasan. Dengan basisdata, pengguna dapat men yimpan data secara terorganisasi. Setelah data disimpan, informasi harus mudah diambil. Kriteria dapat digunakan untuk mengambil informasi. Cara data disimpan dalam basisdata menentukan seberapa mudah mencari informasi  berdasarkan banyak kriteria. Data pun harus mudah ditambahkan kedalam basisdata,

dimodifikasi, dan dihapus”.

2. Menurut “Siberschatz,  dkk.; (2002) mendefinisikan basisdata sebagai kumpulan data berisi informasi yang sesuai untuk sebuah perusahaan. System manajemen basisdata ( DBMS ) adalah kumpulan data yang saling berhubungan dan kumpulan program untuk mengakses data. Tujuan utama system manajemen basisdata adalah menyediakan cara menyimpan dan mengambil informasi basisdata secara mudah dan efisien”.

3. Menurut “Ramakrishnan dan Gehrke (2003) basisdata sebagai kumpulan data, umumnya mendeskripsikan aktivitas satu organisasi atau lebih yang berhubungan”. Misalnya, basisdata universitas mungkin berisi informasi mengenai hal berikutnya :

a. Entitas seperti mahasiswa, fakultas, mata kuliah, dan ruang kuliah.

 b. Hubungan antarentitas seperti registrasi mahasiswa dalam mata kuliah, fakultas yang mengajarkan mata kuliah, dan penggunaan ruang untuk kuliah.

4. Menurut “McLeod, dkk., (2001) basisdata adalah kumpulan seluruh sumber daya berbasis computer milik organisasi. System manajemen basisdata adalah aplikasi perangkat lunak yang menyimpan struktur basisdata, hubungan antardata dalam basisdata, serta sebagai formulir dan laporan yang berkaitan dengan basisdata. Basisdata yang dikendalikan oleh system manajemen  basisdata adalah satu set catatan data yang berhubungan dan saling menjelaskan”.

Teory basis data di dasarkan pada konsep n-ary , karna setiap table dapat mengandung

lebih dari dua atribut (kolom). Meskipun secara fisik sebuah table hanya dapat mengandung

sebuah atribut. Namun secara teory hal ini bertentangan dengan konsep relasn-ary. Atribut

khusus pada table mengidentifikasikan secara unik elemen relasi disebut kunci primer. Atribut

kunci membedakan suatu baris table dengan table lainnya.

(8)

8

Operasi yang di lakukan terhadap basis data dilakukan dengan perintah pertanyaan yang disebut query . pada hakekat nya query pada basis data rasional dapat dinyatakan secara abstrak dengan operasi relasi n-ary ada beberapa operasi yang dapat digunakan diantara nya adalah seleksi, proyeksi dan join.

Seleksi (operasi seleksi memilih baris tertentu dari suetu table yang memenuhi persyaratan tertentu) Join ( operasi join menggabung kan dua buah table menjadi satu bila kedua tabel mempunyai atribut yang sama )

SQL (bahasa khusus untuk query di dalam basis data di sebut SQL  . bahasa ini dirancang sedemikian rupa sehingga dapat merealisasikan query- query  abstark yang sudah di  jelaskan.)

C. Tujuan dan contoh terapan basis data

Tujuan utama dalam pengolahan data dalam sebuah basis data adalah agar kita dapat memperoleh data yang kita cari dengan mudah dan cepat (Fathansyah,1999). Pemanfaatan basis data dilakukan dengan tujuan yaitu:

1. Kecepatan dan kemudahan (Speed )

Pemanfaatan Database memungkinkan kita untuk dapat menyimpan data atau melakukan  perubahan (manipulasi) dan menampilkan kembali data tersebut dengan cepat dan mudah, dari  pada kita menyimpan data secara manual.

2. E fi sien ruang penyimpanan (Space)

Dengan Database penggunaan ruang penyimpanan data dapat dilakukan karena kita dapat melakukan penekanan jumlah pengulangan data dengan menerapkan sejumlah pengkodean.

3. Keakuratan (Acuracy)

Pemanfatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data dengan penerapan aturan atau  batasan tipe data dapat diterapkan dalam Database yang berguna untuk menentukan

ketidakakuratan pemasukan atau penyimpanan.

4. Keamanan (Security)

Dalam sejumlah sistem (apilkasi) pengelolah database tidak menerapkan aspek keamanan dalam  penggunaan database. Tetapi untuk sistem yang besar dan serius, aspek keamanan juga dapat

diterapkan. Dengan begitu kita dapat menentukan siapa yang boleh menggunakan database dan menentukan jenis operasi-operasi apa saja yang boleh dilakukan.

5. Terpeliharanya keselarasan data (Consitant)

(9)

9

Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu  berlaku untuk keseluruhan

6. Data dapat dipakai secara bersama (shared)

Data dapat dipakai secara bersama-sama oleh beberapa program aplikasi (secara batch maupun on-line) pada saat bersamaan.

7. Dapat diterapkan standarisasi (standardization)

Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka DBA dapat menerapkan standarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian, pengiriman maupun pertukaran data.

Sedangkan bentuk-bentuk organisasi/perusahaan yang memanfaatkan basis data (sebagai komponen sistem informasi dalam organisasi/perusahaan) dapat berupa :

 Perbankan; dalam melakukan pengelolaan data nasabah/data tabungan/data pinjaman,  pembuatan laporan-laporan akuntansi, pelayanan informasi pada nasabah/calon nasabah,

dan lain-lain.

 Asuransi; dalam melakukan pengelolaan data nasabah/data pembayaran premi,  pemrosesan pengajuan klaim asuransi, dan lain-lain

 Rumah Sakit; dalam melakukan pengelolaan histori penyakit/pengobatan pasien, menangani pembayaran perawatan, dan lain-lain

 Produsen Barang; dalam melakukan pengelolaan data keluar-masuk barang (inventori), dan lain-lain

 Industri Manufaktur; dalam membantu pengelolaan pesanan barang, mengelola data karyawan dan lain-lain

 Pendidikan/Sekolah; dalam melakukan pengelolaan data siswa, penjadualan kegiatan  perkuliahan, dan lain-lain

 Telekomunikasi; dalam melakukan pengelolaan data administrasi kabel/data pelanggan, menangani gangguan, dan lain-lain

D. Contoh penerapan tujuan database pada aplikasi bisnis

Pemanfaatan kecepatan Database pada Perusahaan Kecil

Pentingnya pemanfaatan Database bagi suatu organisasi baik skala besar maupun kecil.

Saat ini tiap organisasi/perusahaan baik itu skala kecil, menengah maupun besar sudah

menggunakan sistem informasi untuk membantu kegiatan operasionalnya. Bagi perusahaan skala

menengah dan besar, mereka biasanya sudah menggunakan aplikasi berbasis pada database

sehingga mempermudah dalam pencarian dan pemanfaatan informasi yang dipunyai. Dengan

dukungan dana dan divisi Teknologi Informasi yang ada, perusahaan tersebut tidak sulit dalam

(10)

10

mengembangkan sistem informasi tersebut. Sekarang bagaimana dengan perusahaan skala kecil dalam membangun database seperti itu?

Mengapa dibutuhkan pengelolaan data? Perusahaan harus bisa memantau apa yang terjadi  pada kegiatan operasional sehingga bisa mengambil langkah yang cepat dan tepat jika terjadi masalah. Misal penjualan yang cepat harus diikuti manajemen inventori yang cepat pula. Bagian keuangan juga dengan cepat bisa menghitung rugi dan laba untuk membantu manajemen dalam menentukan apakah perlu menambah produksi, membeli bahan mentah dan lain sebagainya.

Langkah pertama dari perusahaan kecil dalam membuat database adalah membuat standarisasi  pada seluruh data yang ada.

Aplikasi DBMS populer yang tersedia antara lain adalah Microsoft Access atau aplikasi kategori Open Source seperti OpenOffice Base yang bisa secara didapat gratis. Aplikasi-aplikasi tersebut digunakan kebanyakan oleh bisnis-bisnis kecil dan menengah, di dalam sebuah organisasi yang kecil bahkan mungkin juga digunakan oleh perusahaan yang cukup besar, dan  juga para programmer untuk membuat sebuah sistem buatan sendiri untuk menangani pembuatan dan manipulasi data. Setelah database selesai dibuat, perusahaan skala kecil bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk mendukung kegiatan operasional. Kegiatan tersebut disebut Online Transaction Processing (OLTP) yang meliputi pengumpulan info, pemrosesan info, memperbaharui info. Database yang mendukung OLTP disebut Database Operasional (Operational Database).

Setelah memanfaatkan aplikasi DBMS, langkah berikut adalah mengelola informasi. Hal ini  bukan suatu pekerjaan yang mudah, meliputi siapa yang bisa melihat dan menggunakan,  bagaimana mem-backup, berapa lama harus disimpan, teknologi penyimpanan yang tepat dan lain-lain. Sebagai penutup, sudah saatnya perusahaan kecil beralih dalam pengelolaan informasi yang dimiliki dengan menggunakan aplikasi DBMS, tidak lagi hanya menggunakan Spreadsheet saja. Kemudahan dalam pencarian informasi akan membantu perusahaan kecil dalam memantau kegiatan operasional dan mempermudah dalam pengambilan keputusan.

Database untuk Efisiensi dan Peningkatan Bisnis Pada menejemen perbankan

Dalam hal efisiensi, perusahaan dapat dengan mudah menggunakan Database untuk mengelola informasi, menyimpan record transaksi, melacak data customer, memanipulasi data (input, update, delete), sehingga bisa menghemat banyak waktu yang berharga yang dapat digunakan

untuk meningkatkan produksi perusahaan. Bayangkan saja berapa banyak waktu yang diperlukan  jika melakukan itu semua secara manual?

Dengan Database memungkinkan juga bagi perusahaan untuk menyimpan data customer seperti nomor telepon, dan alamat email, yang dapat digunakan untuk memasarkan  produk/menawarkan diskon dan penawaran khu sus secara langsung. Dapat juga untuk membantu

menjalankan CRM (Customer Relationship Management), bila perusahaan mengirim pesan

Referensi

Dokumen terkait

2011).Mengingat kinerja menjadi hal yang sangat penting bagi manajemen untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja dalam pencapaian tujuan perusahaan dan perencanaan di

Ikatan hidrogen merupakan gaya tarik menarik antara atom H dengan atom lain yang mempunyai keelektronegatifan besar pada satu molekul dari senyawa yang sama.. Ikatan hidrogen

Dalam situs Computer science Lab pada artikel Ilustrasi sejarah komputer menyebutkan bahwa istilah komputer dikaitkan dengan sebuah profesi

Fasilitas kegiatan seni anak-anak yang sudah ada di Kota Denpasar antara lain, sanggar seni, sekolah (kegiatan ekstrakurikuler), tempat kursus dan kelompok

(1) Apabila berdasarkan penghitungan alokasi kursi setiap daerah pemilihan Anggota DPRD Provinsi terdapat satu kabupaten/kota yang teralokasi lebih dari 12 (dua belas)

Selain tanda gangguan pernafasan, ditemukan gejala lain misalnya bradikardia (sering ditemukan pada penderita HMD berat), hipotensi, kardiomegali, pitting edema terutama di

Pengembangan representasi kimia sekolah berbasis intertekstual pada submateri ikatan kovalen dalam bentuk media pembelajaran.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |

Gambar 4.14 Grafik Hasil Klasifikasi Tipe Jawaban Siswa pada Penentuan Oksidator dan Reduktor dari Reaksi. antara Logam Zn dengan Larutan CuSO