• Tidak ada hasil yang ditemukan

Universitas Gadjah Mada, 2015 Diunduh dari DAFTAR KEPUSTAKAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Universitas Gadjah Mada, 2015 Diunduh dari DAFTAR KEPUSTAKAAN"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR KEPUSTAKAAN

Abidin, Z., 2005. Pemidanaan, Pidana dan Tindakan dalam Rancangan KUHP.

Cet. I, Jakarta: ELSAM.

Abubakar, A., 2007. “Beberapa Catatan Akademis atas Perubahan Qanun Propinsi Nomor 12, 13, dan 14 Tahun 2003 dan Penggabungannya Menjadi Satu Qanun”. Banda Aceh: Dinas Syari’at Islam.

_____, 2005. Bunga Rampai Pelaksanaan Syari’at Islam. Banda Aceh: Dinas Syari’at Islam Propinsi NAD.

Achmad, A., 2009. Menguak Teori Hukum (Legal Theory) dan Teori Peradilan (Judicial Prudence) Termasuk Intepretasi Undang-undang (Legis Prudence). Jakarta: Kencana.

Ali, 2014. “Hubungan Al-Qur’an dan Hadis; Kajian Metodologis terhadap Hukuman Rajam”. Disertasi, Banda Aceh: UIN Ar-Raniry.

Amir, ‘A. ‘A., 1969. al-Ta’zīr fi al-Syarī’at al-Islāmiyyah. Beirut: Dār al-Fikr al-

‘Arabī.

Andenaes, J., 1974. Punishment and Deterrence. Michigan: The University of Michigan Press.

Anderson, J. N. D., 1976. Law Reform in The Muslim World. London: University of London.

Angkasa, 2010. “Over Capacity Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan, Faktor Penyebab, Implikasi Negatif, serta Solusi dalam Upaya Optimalisasi Pembinaan Narapidana”. Jurnal Dinamika Hukum, Vol. 10, No. 3: 212- 220.

Anshori, A. G. and Harahab, Y., 2008. Hukum Islam; Dinamika dan Perkembangannya di Indonesia. Yogyakarta: Kreasi Total Media.

Anwar, S., 2007. Studi Hukum Islam Kontemporer. Cet. I, Jakarta: RM Book.

_____, 2013. “Metode Usul Fikih untuk Kontekstualisasi Pemahaman Hadis- hadis Rukyat”. dalam Jurnal Tarjih dan Tajdid, Vol. 11, Nomor 1.

Arief, A. S., 2014. Hukum Pidana Islam. Yogyakarta: Suka Press.

Arief, B. N., 2006. Perbandingan Hukum Pidana. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

(2)

______, 2011. Pembaruan Hukum Pidana dalam Perspektif Kajian Perbandingan.

Cet. II, Bandung: Citra Atya Bakti.

______, 1994. “Beberapa Aspek Pengembangan Ilmu Hukum Pidana;

Menyongsong Generasi Baru Hukum Pidana Indonesia”. makalah yang disampaikan dalam acara Pidato Pengukuhan Guru Besar dalam Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universias Diponegoro, Semarang.

______, 1985. “Kebijakan Legislasi mengenai Pidana Penjara dalam Rangka Usaha Penanggulangan Kejahatan”. Disertasi, Bandung: Universitas Padjajaran.

______, 2014. Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum PIdana dalam Penanggulangan Kejahatan. Cet. IV, Jakarta: Kencana.

_______, 1993. “Sistem Pemidanaan menurut Konsep KUHP Baru dan Latar

Belakang Pemikirannya”. makalah yang disampaikan dalam penataran Hukum Pidana dan Kriminologi Dosen Fakultas Hukum PTN/ PTS se- Indonesia, Semarang.

al-Asqalāny, A. ‘A. H., 1379 H. Fatḥ al-Bāri Syarḥ Ṣaḥiḥ al-Bukhāry.Beirut: Dār al-Ma’rifah.

al-‘Asqalāny, S. D. A. A., 2006. Ibānat al-Aḥkām; Syarḥ Bulūgh al-Marām.

Beirut: Dār al-Fikr, IV.

Asshiddiqie, J., 1996. Pembaruan Hukum Pidana Indonesia. Cet. 2, Bandung:

Angkasa.

al-Syaukānī, M., t.th.. Nail al-Auṭār. Saudi Arabia: Idārah al-Buhūth al-

‘Ilmiyyah.

‘Asyūr, I. M. T., 2006. Maqāṣid al-Syarī’ah al-Islāmiyah. Tunisia: Dār al-Salām.

_____, 1984. al-Taḥrīr wa al-Tanwīr. Tunisia: Dār al-Tunīsiyyah li al-Nasyr.

Audah, ‘A. Q., 2000. al-Tasyrī’ al-Janā’ī al-Islāmī. Beirut: Mu’assasah al- Risālah.

‘Azzām, A. A. M., 2005. al-Qawā’id al-Fiqhiyyah. Kairo: Dār al-Hadīth.

al-Ayyūbī, M. S. A. M., 1998. Maqāṣid al-Syarī’ah al-Islāmiyyah. Riyāḍ: Dār al- Hijrah li al-Nasyr al-Tawzī’.

(3)

Bahanthi, A. F., 1980. al-‘Uqūbah fi al-Fiqh al-Islāmī.Cet. III, Kairo: Maktabah al-Wa’ī al-‘Arabī.

Bakhri, S., 2011. Sejarah Pembaruan KUHP dan KUHAP. Cet. I, Yogyakarta:

Total Media.

_____, 2014. Perkembangan Stelsel Pidana Indonesia. Yogyakarta: Total Media.

Baltaji, M., 2003. Manhaj ‘Umar ibn al-Khaṭṭāb fī al-Tasyrī’; Dirāsah Mustau’ibah li Fiqh ‘Umar wa Tanẓīmatih. terj. Masturi Irham, Cet. II, Jakarta: Khalifa.

al-Bāqī, M. F. A., 2009. Lu’lu’ wa Marjān. t.t.: ‘Isā al-Bābi al-Ḥalabī.

Basri, C. H., 2004. Pilar-pilar Penelitian Hukum Islam dan Pranata Sosial. Cet. I, Jakarta: Grafindo Persada.

______, C. H., 1999. Metode Penelitian Fiqh I. Cet. I, Jakarta: Grafindo Persada.

Bentham, J., 2010. The Theory of Legislation. terj. Nurhadi, Cet. I, Bandung:

Nusa Media.

Bukhari, I., t.th.. Saḥiḥ al-Bukhārī. Beirut: Dār al-Fikr: t.th., IV.

al-Būṭi, M. S. R., t.th.. Ḍawābiṭ al-Maṣlaḥah fī al-Syarī’ah al-Islāmiyyah. Kairo:

Mu’asasah al-Risālah.

Constanzo, M., 2006. Psychology Applied to Law. terj. Helly Prajitno Soetjipto dan Elly Prajitno Soetjipto dan Sri Mulyantini Soetjipto, Cet. 1, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Convention on The Elimination of Discrimination Against Women. 2004, New Delhi: UNIFEM.

Cross, S. R., 1971. Punishment. t.tp.: Prison and the Publik.

Cruz, D. P., 1999. Comparative Law in The Changing World. Ed. II, London:

Cavendis Publishing Limited.

Danial, 2011. “Efektifitas ‘Uqūbat dalam Qanun Nomor 14/ 2003 dan DQHR tentang Khalwat dan Ikhtilath”. Jurnal Asy-Syir’ah, Vol. 45, No. 2: 979- 1014.

_____, 2010. “Efektifitas ‘Uqubat dalam Qanun Nomor 14 Tahun 2003 tentang Khalwat”. dalam Jurnal Penelitian KeIslaman, Vol. 6, No. 2: 267-292.

(4)

_____, 2012. “Qanun Jinayah Aceh dan Perlindungan HAM; Kajian Yuridis- Filosofis”. Jurnal Kajian Hukum Islam al-Manahij, Vol. 6, No. 1: 85-98.

Dinas Syari’at Islam Propinsi NAD, 2005. Himpunan Undang-undang, Keputusan Presiden, Peraturan daerah dan Qanun, Instruksi Gubernur, dan Edaran Gubernur. Banda Aceh: Dinas Syari’at Islam Propinsi NAD.

Djazuli, H. A., 1996. Fiqh Jinayah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Duff, A., 2003. “Restoration and Restribution”. dalam Andrew von Hirsch, Julian v. Roberts, Anthony Bottoms, Ken Roach, and Mara Chiff, Restorative Justice and Criminal Justice; Competing or Reconcilable Paradigms? Oregon: Hart Publishing Oxford and Porland.

Effendi, E., 2011. Hukum Pidana Indonesia; Suatu Pengantar. Cet. I, Bandung:

Refika Aditama.

Entessar, N., 1988. “Criminal Law and The Legal System in Revolutionary Iran”. dalam Third World Law Journal, Vol. 8, No.1: 91-102.

Erwin, M., 2012. Flsafat Hukum; Refleksi Kritis terhadap Hukum. Cet. II, Jakarta: Rajawali Press.

Esma’ili, M., 2013. “Demokrasi Religius dan Kedaulatan Nasional”. dalam Mohammad Bagher Khorramshad. Demokrasi Religius, terj. Andayani an Mustajib, Cet. I, Yogyakarta: Rausyan Fikr Institute.

Esposito, J. L., and Voll, O. J., 1999. Islam and Democracy. terj. Rahmani Astuti, Bandung: Mizan.

Fajar, A. M., 2008. Teori-teori Hukum Kontemporer. Cet. I, Malang: In-Trans Publishing.

Fifth United Nation Congress on The Prevention of Crime and The Treatment of Offenders. 1976. New York: Departement of Economic and Social Affairs, UN.

Friedman, L. M., 2009. The Legal System; A Social Science Perspective. terj.

Muhammad Khozim, Bandung: Nusa Media.

Global Initiative to End All Corporal Punishment of Children, 2012. Iran Country Report. UNICEF.

(5)

Habibzadeh, M. J., 2006. “Legality Principles of Crimes and Punishment in Iranian Legal System”. Academic Journal of Educational Research and Review,Vol. 1 No. 3: 108-114.

Hamzah, A., 2008. Asas-asas Hukum Pidana. Cet. III, Jakarta: Rineka Cipta.

Hardiman, F. B., 2009. Demokrasi Deliberatif; Menimbang Negara Hukum dan Ruang Publik dalam Teori Diskursus Jurgen Habermas. Cet. I, Yogyakarta: Kanisius.

Hermansyah, A., 2008. “Kebijakan Penanggulangan Kejahatan dengan Pidana Badan (Corporal Punishment) di Indonesia; Studi Kasus di Nanggroe Aceh Darussalam”. Tesis, Semarang: UNDIP.

Hilāl, H., 2003. Mu’jam Muṣṭalaḥ al-Uṣūl. Beirut: Dār al-Jīl.

Hiraeij, E. O. S., 2009. Pengantar Hukum Pidana Internasional. Jakarta:

Erlangga.

_____, 2014. Prinsip-prinsip Hukum Pidana. Cet. 1, Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka.

Hutauruk, R. H., 2014. Penanggulangan Kejahatan Korporasi melalui Pendekatan Restoratif. Cet. II, Jakarta: Sinar Grafika.

Ibrahim, J., 2006. Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Cet. II, Malang: Bayu Media Publishing.

International Committee Againts Execution, 2010. “Figur and Statistic Report on Stoning in Iran 1980-2010”.

International Conference on Social Science and Humanity. 2011. “The Viel and Veiled Identities in Iranian Diasporic Writings”. Zalipour, A. Z., Hashim, S., Raihanah, M., Yusof, N. M, Singapore: IACSIT Press.

International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR).

International Federation of Human Right, 2009. “Death Penalty; A State Terror Policy”.

Iran Constitution. Humas Kedutaan Besar Republik Islam Iran, Jakarta.

Isa, A. G., 2012. “Formalisasi Syari’at Islam dan Perwujudannya dalam Sistem Hukum Indonesia”. Disertasi, Banda Aceh: Pascasarjana IAIN Ar-Raniry.

Islamic Penal Code of Iran. Dokumen Resmi Pemerintah Iran.

(6)

al-Jauzy, I. Q., 1953. al-Ṭurūq al-Ḥukmiyah fī al-Siyāsah al-Syar’iyyah. Kairo:

Maṭba’ah as-Sunnah al-Muḥammaddiyah.

_____, t.th.. I’lām al-Mawāqi’īn ‘an Rabb al-‘Ālamīn. t.tp.: Dār al-‘Arabī.

Al-Jurjāwī, t.th.. Ḥikmat al-Tasyrī’ wa Falsafatuh. Beirut: Dār al-Fikr.

Karoubi, T. M., 2011. “How Does Iranian’s Legal System Protect Human Vulnerability and Personal Integrity in Medical Research”. Avicenna Journal of Medical Biotechnology, Vol.3, No. 2: 51-59.

Al-Khafāwī, M. I., 2009. Mu’jam Gharīb al-Fiqh wa al-Uṣūl. Kairo: Dār al- Hadīth al-Ḥalabī wa Aulāduh.

Khāṭib, S., 1958. Mughnī al-Mukhtāj. Mesir: Dār al-Bābī al-Ḥalabī.

Kholiq, M. A., 2002. “Prospek Hukum Pidana Islam dalam Memberikan Konstribusi bagi Penyusunan RUU KUHP Indonesia”. Logika, Vol. 7, No. 8.

Khorramshad, M. B., 2013. Religious Democracy. Terj. Andayani dan Mustajib, Yogyakarta: Rausyan Fikr Institute.

Kīhal, ‘I. D., 2012. “al-‘Uqūbah bi al-Jild fi al-Fiqh al-Islāmī wa Imkān Taṭbīquhā fī al-Anẓamah al-Jazā’iyyah al-Hadīthah”. makalah.

Kitab Undang-undang Hukum Pidana Indonesia.

Konvensi Penghapusan segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan, 2004.

New Delhi: UNIFEM.

Kurdi, L., 2003. ”Evaluating Restorative Justice Practices”. dalam Andrew von Hirsch, Julian v. Roberts, Anthony Bottoms, Kent Roach, and Mara Sciff, Restorative Justice and Criminal Justice; Competing or Reconcilable Paradigms? Oregon: Hart Publishing Oxford and Porland.

Kusumohamidjojo, B., 2011. Filsafat Hukum ; Problematika Ketertiban yang Adil. Cet. I, Bandung: Mandar Maju.

Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat, 2005. “Pemidanaan, Pidana, dan Tindakan dalam Rancangan KUHP”. Jakarta.

(7)

Maftei, C. M., 2010. “The Sanctions of The Islamic Criminal Law Aspects Regarding Penalties of The Islamic Criminal Law of The Islamic Republic of Iran; Religion and Tradition Vs Observing Human Rights”.

Manan, A., 2005. Aspek-aspek pengubah Hukum. Cet. 1, Jakarta: Prenada Media.

Majah, I., 1952. Sunan Ibn Mājah. Kairo: Dār al-Iḥyā’ al-Kutub al-‘Arabiyah.

Marzuki, P. M., 2005. Penelitian Hukum. Cet. I, Jakarta: Prenada Media.

al-Mawardi, 1966. al-Aḥkām al-Sulṭāniyyah. Beirut: Dār al-Fikr.

Mehra, N. and Hajitabar, H., 2011. “Prevention of Victimization of Children in Danger in Iran’s Legal System”. Australian Journal of Basic and Applied Sciences, Vol. 5, No. 8: 921-929.

Melani, 2005. “Membangun Sistem Hukum Pidana dari Retributif ke Restoratif”.

Litigasi, Volume 6 Nomor 3: 222-235.

Menski, W., 2006. Comparative Law in A Global Context. New York:

Cambridge University Press.

Modjab, S. D. M. and Habibzadeh, M. J., 2006. “A Review of Parliamentary Privilege with An Approach to Iranian Legal System”. Educational Research and Review, Vol. 1, No. 7: 201-205.

Moeljatno, 2002. Asas-asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta.

Moschtaghi, R., 2010. “Role of Law in Iran”. h. 1-10, <http://www.wiki.fu- Berlin.de/display/SBprojectrole/Home, (diakses 19 Oktober 2012).

al-Mubārak, S. F. A. A., 1986. Nail al-Auṭār. Cet. I, Surabaya: Bina Ilmu, VI.

Mudzakkir, 2004. “Kajian terhadap Ketentuan Pemidanaan dalam Draft Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana”. Jurnal Legislasi Indonesia, Vol. 1, No. 2: 65-84.

Mughniyyah, M. J., t.th.. Fiqh al-al-Imām al-Ja’fari al-Ṣādiq. Qum: ‘Ulūmu Salāmī, V.

Muladi, 2004. “Beberapa Catatan tentang Rancangan Undang-undang KUHP”.

Jurnal Legislasi Indonesia, Vol. 1, No. 2: 47-64.

_____, 2008. Pembaruan Hukum Pidana Material dalam Perkembangan Hukum Pidana di Era Global. Jakarta: Perum Percetakan Negara R.I.

(8)

Munajat, M., 2009. Hukum Pidana Islam di Indonesia. Cet. I, Yogyakarta: Teras.

Mushlich, A. W., 2004. Pengantar dan Asas Hukum Pidana Islam. Cet. I, Jakarta:

Sinar Grafika Offset.

Muslim, I., t.th.. Ṣaḥīḥ Muslim. Singapura-Pineng: Sulaiman Mar’i.

Mudzakkir, 2004. “Kajian terhadap Ketentuan Pemidanaan dalam Draft Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana”, Jurnal Legislasi Indonesia, Vol. 1, No. 2: 65-84.

Nadernejad, G., and Mohsen, M., 2011. “The Development in The Legal System of The Press in Iran from Beginning in 1906 to Domination of Reza-Khan in 1921”. Europen Journal of Social Sciences, Vol. 23, No. 2: 237-245.

An-Na’im, A. A., 2004. Toward an Islamic Reformation: Civil Liberties, Human Right, and International Law. terj. Ahmad Suaedy dan Amiruddin Ar- Rany, Cet. IV, Yogyakarta: LKiS.

al-Nasā’ī, I., 2002. Sunan al-Nasā’ī. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Nashir, H., 2007. Gerakan Islam Syari’at; Reproduksi Salafiyah Ideologis di Indonesia. Jakarta: PSAP.

an-Nawāwī, I., t.th.. Saḥīh Muslim bi Syarḥ an-Nawāwī, Beirut: Dār al-Fikr, XI.

Nayyeri, M. H., 2012. “New Islamic Penal Code of The Islamic Republic of Iran;

An Overview”. dalam Human Rights in Islam Unit, Inggris: University of Essex.

Nway, A. U., 2008. “Hukum Adat vis a vis Hukum Islam di Aceh; Tinjauan Sejarah Hukum di Kesultanan Aceh Tahun 1116-1688”. Jurnal Hukum dan Pembangunan Tahun ke-38, No. 2: 237-276.

Octoberrinsyah, 2011. “Hukuman Mati dalam Islam dan Relevansinya dengan Hukum Pidana Indonesia”. Disertasi, Yogyakarta: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga.

Peraturan Gubernur Aceh nomor 5 tahun 2005 tentang Teknis Pelaksanaan Hukuman Cambuk.

Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyesuaian Pembatasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah Denda dalam KUHP.

(9)

Prasetyo, T., dan Purnomosidi A. 2014. Membangun Hukum Berdasarkan Pancasila. Bandung: Nusa Media.

al-Qāhirī, A. ‘A. H. K. ‘A., t.th.. Subūl al-Salām. IV, Bandung: Dahlan.

Qanun Nomor 12 Tahun 2003 tentang Khamar.

Qanun Nomor 13 Tahun 2003 tentang Maisir.

Qanun Nomor 14 Tahun 2003 tentang Khalwat.

Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Qarāmalikī, M, H, Q., 2011. Al-Qur’an dan Pluralisme Agama. terj.

Abdurrahman Arfan, Cet. I, Yogyakarta: Sadra Institute.

Rafiei, M. T., 2011. “A Critical Study of The Effect of Gender on Prohibition of Women Employment in Iranian Law”. European Journal of Social Sciences, Vol. 25, No. 3: 372-385.

Rani, F. A., 2006. “Pembentukan Qanun Anti Korupsi Perspektif Prinsip dan Norma Syari’ah”. Banda Aceh: Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD-Nias.

Rancangan Undang-undang Republik Indonesia Nomor...Tahun 2013 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana, Hasil Rapat Bulan Mei, Jakarta:

Departemen Hukum dan HAM R. I.

Reksodiputro, M., 2004. “Catatan-catatan Sekilas tentang Bab Pemidanaan, Pidana, dan Tindakan Bab III Buku I Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana”. Jurnal Legislasi Indonesia, Vol. 1, No.

2: 57-64.

Sābiq, S., 1365 H. Fiqh al-Sunnah. t.tp.: Dār al-Thaqāfah al-Islāmiyyah, II.

al-San’ānī, I. M. I., t.th.. Subūl al-Salām. Bandung: Dahlan, IV.

Santoso, T., 2003. Membumikan Hukum Pidana Islam; Penegakan Syari’at dalam Wacana dan Agenda. Jakarta: Gema Insani Press.

Ash-Shadr, S. M. B., 2009. Introduction to Islamic Political System. terj. Arif Mulyadi, Cet. II, Jakarta: Lentra.

(10)

Shevlin, N., 2012. “Velayat E-Faqih in The Constitution of Iran; The Implementation of The Theocracy”. dalam Jurnal of Constitution Law, Vol. 1, No. 2: 358-382.

Ash-Shiddiqie, J., 2003. Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia. Cet. II, Bandung: Angkasa.

Shihab, M. Q., 2005. Tafsir al-Misbah. Cet. III, Jakarta: Lentera Hati, 2005, III.

Sholehhuddin, M., 2004. Sistem Sanksi dalam Hukum Pidana. Cet. II, Jakarta:

Radja Grafindo Persada.

Sirajuddin, M., 2010. “Pemberlakuan Syari’at Islam di Nanggroe Aceh Darussalam Pasca Reformasi”. Disertasi, Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Sixth United Nation Congress on The Prevention of Crime and The Treatment of Offenders, 1981. New York: Departement of Economic and Social Affairs, UN.

Sodikin, A., 2010. Hukum Qisas; Dari Tradisi Arab menuju Hukum Islam. Cet. I, Yogyakarta: Tiara Wacana.

Soeharno, 2012. “Benturan antara Hukum Pidana Islam dengan Hak-hak Sipil dalam Perspektif Hak Asasi Manusia”. dalam Jurnal Lex Crimen, Vol. 1, No. 2: 83-104.

Suparni, N., 2007. Eksistensi Pidana Denda dalam Sistem Pidana dan Pemidanaan. Cet. II, Jakarta: Sinar Grafika.

Sudarto, 2007. Hukum dan Hukum Pidana. Bandung: Alumni.

Suhariyono, 2011. Pengaturan Pidana Anak dalam RUU KUHP. makalah disampaikan dalam FGD KUHP Kemkumham, Jakarta.

Suseno, F. M., 1999. Etika Politik; Prinsip-prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

_____, 1999. Berfilsafat dari Konteks. Cet. III, Jakarta: Gramedia.

_____, 1987. Etika Dasar; Masalah-masalah Pokok Filsafat Moral. Yogyakarta:

Kanisius.

Suseno, S., Putri, N. S., (ed.), 2013. Hukum Pidana Indonesia; Perkembangan dan Pembaruan. Cet. I, Bandung: Remaja Rosda Karya.

(11)

Sutanto, T., 2007. “Melampaui Toleransi; Merenung Bersama Walzer”. dalam Ihsan Ali Fauzi, Syafiq Hasyim, dan J. H. Mamardy, Demi Toleransi, Demi luralisme, Cet. I, Jakarta: Paramadina.

Syah, R., 2012. “Penghukuman dan Perlindungan HAM dalam Hukum Pidana Islam”. Disertasi, Banda Aceh: IAIN Ar-Raniry.

Syaltūt, M., 1966. al-Islām; ‘Aqīdah wa Syarī’ah. Cet. III, T.tp.: Dār al-Qalam.

Al-Syāṭibī, A. I.., 1988. al-Muwāfaqāh fī Uṣūl al-Aḥkām. Jilid I dan II, Beirut:

Dār al-Fikr.

Asy-Syaukānī, M. A., t.th.. Nail al-Awtār. Saudi ‘Arabia: Idārat al-Buhūth al-

‘Ilmiyyah, t.th., VII.

Taimiyah, I., t.th.. Majmū’ al-Fatāwā. Beirut: Maktabah al-Ma’rifah.

_____, 1961. al-Siyāsah al-Syar’iyyah. Kairo: Maktabah Anṣār al- Muḥammadiyyah.

Tanya, B. L., Parera T. Y, dan Lena S. F., 2015. Pancasila Bingkai Hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing.

Teguh Prasetyo dan Arie Purnomosidi, 2014. Membangun Hukum Berdasarkan Pancasila. Cet.1, Bandung: Nusa Media.

Terman, R., and Mufuliat F., 2010. Stoning is Not Our Culture; A Comparative Analysis of Human Rights and Religious Discourses in Iran and Nigeria.

T.tp.: The Global Compaign to Stop Killing ang Stoning Women.

The Constitution of the Islamic Republic of Iran, 1979. as Amended in 1989.

Ujan, A. A., 2008. Filsafat Hukum; Membangun Hukum, Membela Keadilan.

Yogyakarta: Kanisius.

Undang-undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1998 tentang Pengesahan Convention Against Torture and Other Cruel, Inhuman or Degrading Treatment or Punishment (Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakukan atau Penghukuman Lain yang Kejam, tidak Manusiawi atau Merendahkan Martabat manusia) terbitan Direktorat Hak Asasi Manusia, Kemanusiaan dan Sosial Budaya Departemen Luar Negeri, Jakarta, cet. 2, 2005.

(12)

Undang-undang Nomor 08 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Undang-undang tentang Pelaksanaan Hak Asasi Manusia tahun 2000 dan Undang-undang HAM, 2001, Bandung: Citra Umbara.

Universal Declaration of Human Rights.

Uthmān, M. H., 2002. al-Qāmūs al-Mubīn fī Iṣtilāhāt al-Uṣūliyyīn. Riyaḍ: Dār al-Zahim.

Waluyo, B., 2004. Pidana dan Pemidanaan. Cet. II, Jakarta: Sinar Grafika.

Waṣil, N. F., 1999. Fiqh al-Jināyah wa al-‘Uqūbah fi al-Syarī’ah al-Islāmiyyah.

Kairo: Maktabah al-Ṣafa.

www.kemenkumham/ public/grl/ current/ mountly, diakses 12 Desember 2014.

www.bbc.co.uk/ Indonesia/ berita_indonesia/ 2014/ 09/

1400925_amnesty_qanun_aceh, diakses 28 September 2014.

www.repulika.co.id/ berita/ regional/ nusantara/ 11/ 05/ 22/ 1113uo.amnesty- internasional-minta-hukum-cambu-di-aceh-dicabut, diakses 22 Mei 2011.

www.okezone.com/ read/ 2011/ 05/ 27/ 337/461865/ large/ diakses 27 Mei 2011.

www.acehinstitute.org/id/ pojok-publik/ sosial-budaya/ item/ 138- mendialogkan-syari’at-dalam-bingkai-demokratis-dilematis.html, diakses 12 September 2013.

Yuherawan, D. S. B., 2014. Dekonstruksi Asas Legalitas Hukum Pidana; Sejarah Asasegalitas dan Gagasan Pembaruan Filosofis Hukum Pidana. Malang:

Setara Press.

Yulia, R., 2012. “Penerapan Keadilan Restoratif dalam Putusan Hakim; Upaya Penyelesaian Konflik melalui Sistem Peradilan Pidana”. dalam Jurnal Yudisial, Vol. 5, No. 2: 224-240.

al-Zabīdī, M. M. H., 1985. Tāj al-‘Urūs min Jawāhir al-Qāmūs. Kuwait:

Maṭba’ah Ḥukūmah, XXII.

Zahrah, M. A., t.th.. al-Jarīmah wa al-’Uqūbah fī al-Fiqh al-Islāmī. Kairo: Dār al-Fikr al-‘Arabī.

Zuhaili, W., 1989, al-Fiqh al-Islāmy wa Adillatuh, Juz VI, Beirut: Dār al-Fikr.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil ELISA deteksi virus PYMoV menggunakan antiserum BSV pada benih lada Sukabumi menunjukkan nilai absorban yang negatif untuk semua sampel, sedangkan

[r]

Pengujian antibakteri dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari sediaan obat kumur ekstrak buah kapulaga ( Amomum compactum Sol.ex Maton),

Bila penulis lebih dari 2 orang, maka yang ditulis dalam teks hanya nama akhir penulis pertama dan diikuti “dkk.” atau “ et al ” (dimiringkan). Berikut contoh cara penulisan

[r]

Dengan selesainya Renstra ini, diharapkan semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan program dan kegiatan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,

- Teoritis : penelitian ini akan memberikan kontribusi dan konfirmasi bagi teori-teori tentang pengelolaan persediaan (inventory) barang jadi yang baik akan membuat biaya penyimpanan

Selain variabel kualitas kehidupan kerja, hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel persepsi peluang kerja juga memiliki peran terhadap intensi pindah kerja pada