RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH (RKJM)
SMK IT ARSITEK KOTA BENGKULU TAHUN 2019-2023
YAYASAN MADINATUL FARUQ
SMK IT ARSITEK KOTA BENGKULU
Jln. WR Supratman Kel. Bentiring Kec. Muara Bangkahulu Kota Bengkulu Telp. 085268869831/082375916560 Email: [email protected]
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga penyusunan Rencana Kegiatan Jangka Menengah SMK Negeri 2 Takengon ini dapat terselesaikan. Shelawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah meninggalkan dua risalah yaitu Alquranulkarim dan Sunahnya sebagai pegangan dalam hidup dan kehidupan ini.
Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK IT Arsitek kota Bengkulu berisikan tentang seluruh rencana kerja sekolah selama 4 tahun ke depan yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara umum dan sekaligus sebagai acuan sekolah dalam melaksanakan berbagai macam kegiatan.
RKJM SMK IT Arsitek kota Bengkulu tahun 2019/2023 ini kami susun dengan mempertimbangkan masukan, saran dan pendapat dari berbagai pihak antara lain guru, karyawan dan komite sekolah melalui rapat dewan guru, rapat komite sekolah dan rapat-rapat bersama stakeholder sekolah.
Penyusunan RKJM Sekolah ini disusun dengan bantuan dan peran serta berbagai pihak, oleh karenanya dalam kesempatan ini kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah berperan dan berpartisipasi aktif dalam penyelesaiannya.
Disadari bahwa penyusunan RKJM SMK IT Arsitek kota Bengkulu ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu kritik saran yang sifatnya membangun sangat kami harapkan.
Bengkulu, Mai 2019
Tim Penyusun
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
DAFTAR ISI ... iii
BAB I. PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 2
B. Manfaat RKS ... 2
C. Tujuan RKS ... 2
D. Tahap Penyusunan RKS ... 2
E. Landasan Hukum ... 4
BAB II. KONDISI UMUM SEKOLAH ... ... 5
A. Penerimaan Peserta Didik Baru... 5
B. Proses Pembelajaran... 5
C. Manajemen Sekolah... 5
D. Peran Serta Masyarakat... 6
E. Sumber Daya Pendidikan... 6
BAB III. RENCANA STRATEGIS...7
A. VISI... 7
B. MISI... 7
C. TUJUAN... 7
D. Tantangan Nyata... 8
E. Idetifikasi Fungsi Sasaran... 9
F. Analisa ...10
G. Alternatif Pemecahan Masalah...12
H. Penyusunan program penikatan Mutu ...12
BAB IV. RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH (RKJM)... 18
BAB V. PENUTUP ... 25
LAMPIRAN...26
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) merupakan sebuah proses perencanaan atas semua hal dengan baik dan teliti untuk mencapai tujuan pendidikan. Dengan tujuan ini sekolah dapat disesuaikan dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, sosial budaya masyarakat, potensi sekolah dan kebutuhan peserta didik. RKS (Rencana Kerja Sekolah) disusun sebagai pedoman kerja pengembangan sekolah, dan sebagai bahan acuan untuk mengidentifikasi serta mengajukan sumber daya yang diperlukan.
Penyususnan RKJM mengacu pada Undang-Undang Nomer 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan dan Rencana Strategis Kementrian Pendidikan Nasional 2010-2014.
Dewasa ini kompetisi pendidikan berlangsung sangat ketat dan tajam hampir tiada batas.
Sekolah yang tidak mampu bersaing secara fair dan terbuka akan tertinggal terseleksi oleh keadaan. Oleh karena itu SMK IT Arsitek Kota Bengkulu perlu mengembangkan dan meningkatkan secara terus menerus dengan memperhatikan sumber daya yang dimiliki, baik sumber daya menusia ,alam maupun sumber daya yang lainnya. Kondisi SMK IT Arsitek Kota Bengkulu saat ini memiliki siswa sebanyak 57 orang, guru sebanyak 12 orang, dan tenaga kependidikan sebanyak 2 orang serta dukungan dan kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder) yang mendukung, sarana dan prasarana, dan berada di lingkungan persekolah dengan masyarakat yang religius.
Menghadapi kondisi tersebut SMK IT Arsitek Kota Bengkulu perlu mempersiapkan diri secara mantap dengan menyusun Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM ) untuk menghadapi masa yang akan datang.
B. Manfaat Penyusunan RKJM
RKJM penting dimiliki sekolah , maka SMK IT Arsitek Kota Bengkulu menyusun RKJM untuk memberi arah dan bimbingan kepada para pelaku sekolah dalam rangka perubahan atau tujuan sekolah yang lebih baik dalam meningkatkan dan mengembangkan dengan risiko yang kecil dan untuk mengurangi ketidakpastian masa depan. Dengan adanya RKS diharapkan dapat dijadikan sebagai : (1) pedoman kerja untuk perbaikan dan pedoman sekolah, (2) sarana untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan sekolah, serta, (3) bahan untuk mengajukan usulan pendanaan dan pengemabangan sekolah
C. Tujuan RKJM
SMK IT Arsitek Kota Bengkulu menyusun RKS dengan tujuan untuk:
1. Menjamin agar perubahan / tujuan sekolah yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan tingkat kepastian yng tinggi dan resiko yang kecil.
2. Mendukung koordinasi anatar personil sekolah.
3. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar personil sekolah, antar sekolah dan dinas pendidikan.
4. Menjamin keterkaitan antara perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan.
5. Mengoptimalkan partisipasi warga sekolah dan masyarakat.
6. Menjamin tercapainnya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan.
D. Tahap Penyusunan
Proses penyusunan RKJM dilakukan melalui tiga jenjang, yaitu: persiapan, perumusan RKJM, dan pengesahan RKJM. Alur proses penyusunan RKJM tersebut dapat dilukiskan dalam uraian-uraian sebagai berikut :
1. Persiapan
Sebelum perumusan RKJM dilakukan, kepala sekolah dan guru bersama komite sekolah membentuk tim perumus RKJM yang disebut Kelompok Kerja Rencana Kerja Sekolah.
KKRKS beranggotakan 8 orang yang terdiri dari unsur : Kepala Sekolah, , Wakil Kepala Sekolah, Ka. TU, guru dan wakil dari komite sekolah.
Setelah KKRKS terbentuk, selanjutnya mengikuti pembekalan / orientasi mengenai kebijakan-kebijakan pengembangan pendidikan dan perumusan RKJM.
2. Perumusan RKJM
Perumusan RKJM dilakukan melalui 4 tahap sebagai berikut:
a. Tahap Kesatu: Identifikasi Tantangan
Tujuan tahap ini adalah untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh SMK IT Arsitek Kota Bengkulu, yaitu dengan cara membandingkan anatra ”apa yang diinginkan (harapan)” dengan ”apa yang ada saat ini ” SMK IT Arsitek Kota Bengkulu, atau upaya untuk mempertahankan suatu keberhasilan yang telah dicapai sekolah. Identifikasi tantangan dilakukan melalui langkah-langkah berikut ini.
1) Penyusunan profil SMK IT Arsitek Kota Bengkulu.
2) Mengidentifikasi harapan pemangku kepentingan.
3) Merumuskan tantangan yang dihadapi oleh SMK IT Arsitek Kota Bengkulu.
b. Tahap Kedua : Analisis Pemecahan Tantangan
Langkah-langkah dalam menganalisis tantangan adalah sebagai berikut:
1) Menentukan penyebab tantangan utama.
2) Menentukan alternatif pemecahan masalah tantangan utama.
c. Tahap ketiga : Penyusunan Program
Dalam penyusunan program ada 6 langkah yang perlu dilakukan, yaitu : 1) Menetapkan sasaran.
2) Menetapkan program.
3) Menetapkan penanggung jawab program.
4) Menentukan indikator keberhasilan program.
5) Menentukan kegiatan, dan 6) Menyusun jadwal kegiatan.
d. Tahap Keempat : Penyusunan Rencana Biaya dan Pendanaan.
Pada tahap ini ditetapkan jenis dan banyaknya dana yang dibutuhkan, perkiraan jenis dan jumlah sumber pendanaan, aturan-aturan dari sumber pendanaan dan alokasi jenis dan sumber pendanaan untuk setiap jenis kebutuhan dana
3. Pengesahan RKS
Setlah RKS selesai disusun oleh KKRKS, RKS dibahas bersama oleh kepala sekolah, dewan guru dan komite sekolah untuk dikaji ulang agar RKS yang telah disusun sesuai dengan yang diharapkan. Selanjutnya RKS yang telah dikaji ulang dan diperbaiki disahkan
oleh Kepala Sekolah, dan Komite Sekolah. Akhirnya, RKS yang telah disahkan disosialisasikan kepada para pemangku kepentingan di SMK IT Arsitek Kota Bengkulu.
E. Landasan Hukum
Landasan hukum penyusunan RKS ini ádalah sebagai berikut:
1. UU No. 20/2003 tentnag, Sistem Pendidikan Nasional psl. 4 (pengelolaan dana pendidikan berdasar pada prinsip keadilan, efesiensi, transparansi dan akuntabilitas publik).
2. UU No. 25/2004 tentang, sistem perencanaan pembangunan nasional.
3. PP No. 19/2005 tentang, Standar Nasional Pendidikan Psl. 53 ( setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 tahun).
4. Permendiknas 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan. Sekolah membuat rencana kerja jangka menengah (RKJM) 4 tahun, rencana kerja tahunan (RKT) dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKA/M) dilaksanakan berdasarkan RKJM. RKJM/T disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah dan disyahkan berlakunya oleh Yayasan Madinatul Paruq.
BAB II
KONDISI UMUM SEKOLAH
Gambaran mengenai keadaan sekolah (profil sekolah) dalam kurun waktu satu tahun (2018/2019) dapat dikemukakan sebagai berikut:
A. Proses Penerimaan Siswa Baru
1. Proses PSB masih dilaksanakan secara tradisional yakni hanya memberikan edaran atua brosur berupa informasi seputar penerimaan siswa baru ke masyarakat disekitar sekolah, dan SMP/MTs sekitar kabupaten Kota Bengkulu.
2. Kondisi ekonomi orang tua siswa menengah ke bawah, karena mayoritas berprofesi sebagai petani, Buruh harian.
3. SMK IT Arsitek Kota Bengkulu Berada jauh dari pemukiman penduduk dan jalan akses kesekolah masih memperihatinkan.
B. Proses Pembelajaran
Pada umumnya proses pembelajaran telah berjalan, namun demikian ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dan peningkatan yaitu:
1. Rencana pelajaran untuk setiap mata pelajaran sudah tersedia, Tetapi belum lengkap di semua kelas.
2. Dalam rencana pembelajaran masíh ada yang belum memuat : tujuan pemebelajaran secara tepat, strategi pembelajaran yang bervariasi, media pembelajaran,literasi dan metode pembelajaran yang ber variasi.
3. Masih terdapat guru yang kurang disiplin dalam melaksanakan tugas, dam kegiatan KBM.
4. Keterbatasan alat praktek kejuruan yang dimiliki menyebabkan pelaksanaan pembelajaran kurang optimal.
5. Guru Pemula belum memahami dengan baik tugas dan tanggung jawabnya
C. Manajemen Sekolah
Pengelolaan kurikulum, kesiswaan, ketenagaan, sarana dan prasarana, humas, dan keuangan dikelola dengan manajemen berbasis sekolah (MBS).
D. Peran Serta Masyarakat
1. Sekolah belum melibatkan orangtua peserta didik dalam menyusun, melaksanakan dan mengevaluasi program sekolah, tetapi baru diwakili oleh pengurus Komite Sekolah.
2. Pekerjaan orangtua peserta didik mayoritas petani/buruh tani dan buru harian yang berpenghasilan kurang.
3. Komite Sekolah bekerja secara maksimal baik sebagai pemberi pertimbangan dukungan, pengontrol dan penghubung dengan pemangku kepentingan.
4. Hubungan dengan masyarakat sekitar dan pemerintahan belum terjalin dengan maksimal.
E. Sumber Daya Pendidikan
1. Sekolah melasaksanakan PBM di pagi hari sampai siang untuk pelajaran umum, dan soreh sampai malam untuk pebelajaran kedinian.
2. Sekolah memiliki, laboratorium komputer, bengkel motor sederhana , peralatan tukang dan mesin –mesin, Lapangan Parkir Kendaraan, Lapangan Sepak Bola, Lapangan Voly
3. Sekolah masih memiliki lahan kosong yang cukup luas yang dapat digunakan untuk tempat praktek lapangan, dan kegiatan yunit produksi dalam bentuk penghasil produk pertanian.
4. Guru yang sudah memiliki kualifikasi akademik S1 berjumlah 12 orang yang terdiri dari 8 orang ,4 orang guru tidak tetap/honorer.
5. Sarana praktek belajar atau praktek siswa masih kurang.
6. Pembiayaan berasal dari APBN ( BOS) dan masyarakat komite (30% Siswa).
BAB III
RENCANA STRATEGIS
A. Visi
Menjadikan tamatan yang beriman, bertaqwa menguasai ilmu pengetahuan dan teknlogi,beraklak mulia dan trampil di bidang arsitek.
B. Misi
1. Membekali siswa/siswi dengan ilmu pengetahua, teknelogi dan agama.
2. Menerapkan pengamalan ajaran islam dalam kehidupan sehari-hari.
3. Meengupapayakan agar siswa/siswi mampu aktif dan trampil berkomunikasi
4. Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dalam mendukung penguasaan IPTEK.
5. Meningkatkan kuantitas dan kualitas unit produksi melalui kemitraan dengan DU/DI.
6. Memberdayakan sumber daya sekolah dalam mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan.
C. Tujuan
1. Mengembangkan budaya sekolah yang relegius melalui kegiatan keagamaan
2. Membekali peserta didik mampu menguasai kompetensi yang professional dibidang arsitek dan mengembangkan pontiensi yang dimiliki secara maksimal.
3. Membekali peserta didik dengan pendidikan budaya karakter bangsa sehingga menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, serta cinta tanah air.
4. Membekali peserta didik dalam penguasaan teknologi (IT), sehingga mampu berkompetensi di tingkat Nasional.
5. Membudayakan sikap peduli lingkungan bagi semua warga sekolah, sehingga tercipta suasana nyaman dilingkungan sekolah.
6. Menjalin kerjasama dengan lembaga lain dalam merealisasikan Program sekolah..
D. Tantangan Nyata
1. Analisis Lingkungan Eskternal
Beberapa hal faktor eksternal yang merupakan peluang sekaligus ancaman sebagai berikut :
a. Bidang politik : Situasi politik baik di tingkat nasional ataupun di ting- kat regional mendukung kebijakan pendidikan
b. Bidang Ekonomi : Pertumbuhan ekonomi Negara, pertumbuhan dunia Usaha, keadaan ekonomi orang tua siswa lemah
c. Bidang Sosial Budaya : Budaya kerja guru dan pegawai, budaya belajar siswa, Pengaruh teknologi dan informasi, budaya asing, buda ya kerja dunia usaha.
2.Analisis Lingkungan Internal
Sedangkan faktor lingkungan internal yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan antara lain :
a. Ketenagaan : Propesionalisme kepala sekolah, guru dan pegawai, Keseuaian Pendidikan guru/ pegawai dan pelaksanaan tugas pokok guru Jenjang pendidikan, kualitas tenaga kependidikan, komitmen Guru/pegawai terhadap tugas, jumlah guru/pegawai belum
Memenuhi Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
b. Fasilitas : Ketersediaan sarana dan prasarana serta alat & bahan penunjang KBM, perawatan dan pemeliharaan Sarana dan prasarana analisis kebutuhan perabot, ruang, alat praktek & bahan praktik belum memenuhi Standar Sarana Prasarana
c. Lingkungan : Situasi, Kondisi dan potensi lingkungan, pengelolaan lingkungan d. Menejemen : Penerapan menejemen berbasis sekolah, budaya kerja pengelolan, Struktur organisasi, program kerja, RAPBS, Adm sekolah belum memenuhi Standar Pengelolaan
e.Kegiatan KBM : Pengorganisasian KBM, Sistem evaluasi dan Supervisi, Metode penyajian KBM belum memenuhi Standar Proses
3. Sasaran Sekolah
1. Terwujudnya budaya sekolah yang bersih rapih dan relegius.
2. Terwujudnya bangunan SMK IT Arsitek Kota Bengkulu sesuai dengan yang tertera dalam site plan
3. Tersedianya Sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan SMK IT Arsitek Kota Bengkulu secara umum dan yang mendukung komptensi keahlian
4. Terakreditasinya SMK IT Arsitek Kota Bengkulu dengan peredikat minimal B 5. Terwujudnya Kompetasi Keahlian sesuai dengan animo masyarakat
6. Terwujudnya system pembelajaran yang kreatif dan inovatif yang berbasis ICT 7. Meningkatknya profesionalisme kepala sekolah, guru dan pegawai
8. Meningakatnya komitmen guru dan pegawai terhadap profesi dan pelaksanaan tugasnya
9. Meningakatnya kepedulian warga sekolah terhadap lingkungan harmonisasi sosial 10. Meningkatnya kepedulian Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan masyarakat
terhadap kemajuan dan keberlangsungan SMK IT Arsitek Kota Bengkulu 11. Terwujudnya penerapan menejemen berbasis sekolah (MBS).
12. Terwujudnya Budaya kerja yang propesional
13. Terwujudnya lingkungan yang memenuhi kriteria 7 K
14. Terbentuknya kemitraan antara sekolah dengan DU/DI dalam rangka pelaksanaan link and match
15. Meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap keberadaan SMK IT Arsitek Kota Bengkulu
E. Identifikasi Fungsi Yang Diperlukan Setiap Sasaran
Indentifikasi fungsi yang diperlukan setiap sasaran adalah sebagai berkut :
1. Meningkatkan kesadaran warga sekolah pentingnya budaya bersih rapi, dan relegius melaui program-perogram yang dapat menciptakan lingkungan bersi yaman dan relegius.
2. Rencana bangunan sekolah perlu usulan proposal ke yayasan,Kabupaten, Propinsi dan Pusat
3. Kompetensi keahlian yang dibuka disesuaikan dengan animo masyarakat yang ada di sekitar sekolah
4. Terakreditasinya sekolah oleh badan (BANSN) Minimal B
5. Terwujudnya pembelajaran yang efektif apabila dokumen dokumen yang berkaitan dengan penyelenggaraan sekolah / pembelajaran disesuaikan atau harus memenuhi Standar Isi dan Proses
6. Untuk meningkatkan kompetensi Kepala Sekolah, guru dan pegawai dilakukan melalui penyertaan pada kegiatan workshop baik ditingkat sekolah, kabupaten , propinsi ataupun pusat
7. Peningkatan komitmen guru dan pegawai terhadap tugasnya dilakukan melalui pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru , Evaluasi Diri Sekolah , Supervisi akademik, MBS.
8. Dalam rangka menicptakan lingkungan dengan karakter 7 K dilakukan dengan cara pelaksanaan sabtu bersih
9. Hubungan dengan DUDI dilakukan dengan menggaet DUDI yang relevan dalam suatu MoU
10. Peningkatan pemahaman masyarakat terhadap SMK IT Arsitek kota Bengkulu dilakukan melalui penyebaran informasi kepada masyarakat, pemasangan spanduk, survei siswa sasaran terjun lansung ke ruamah siswa sasaran pada awal tahun pelajaran dan pendekatan lainnya
F. Analisa SWOT
Kekuatan (Strength)
a. Potensi sumber daya alam berupa luas lahan 1,7 Ha
b. Adanya Sumber dana (APBN(BOS), Masyarakat dan lainya)
c. Situasi dan kondisi lingkungan yang mendukung keberadaan SMK IT Arsitek kota Bengkulu
d. Tersedianya sumber daya manusia yang siap mengabdi e. Anemo masyarakat terhadap sekolah yang berbasis agama.
f. Adanya Tamatan SMP/MTsN
g. Adanya lembaga-lembaga yang mendukung keberadaan SMK IT Arsitek kota Bengkulu
h. Sumber daya alam yang mendukung potensi pengembangan bidang keahlian i. Peluang / kesempatan kerja dan berwirausaha terbuka
Kelemahan (Weaknees)
a. Keberadaan sumber daya manusia masih kurang disiplin.
b. Realisasi program pemerintah sampai di daerah memakan waktu yang lama dan masih mengutamakan jumlah siswa untuk mendapatkan bantuan
c. Sarana dan prasarana pendididkan penunjang KBM masih kurang .
d. Tingkat perekonomia masyarakat menengah ke bawah.
e. Adanya persaingan antara SMK dengan SMA
f. Guru yang sesuai dengan spesialisasi Bidang keahlian masih kurang.
g. Akses informasi dan komunikasi yang masih relative belum memadai.
h. Akses Jalan menujuh sekolah masih kurang baik, dan jau dari tranportasi umum i. Akses internet (kabel Optik) belum samapi kesekolah
Peluang (Opportunity)
a. Program / kebijakan pemerintah yang mendukung pengembangan sekolah kejuruan b. Sumber daya alam yang mendukung pengembangan bidang keahlian
c. Pertumbuhan ekonomi masyarakat yang baik
d. Pengembangan di bidang dunia usaha masih memungkinkan e. Kesempatan kerja dan berusaha masih terbuka
f. Perkembangan dunia usaha
Ancaman (Threat)
a. Adanya potensi konflik yang sewaktu-waktu dapat mengganggu stabilitas keamanan b. Persaingan yang ketat dalam mencari siswa tamatan SMP/MTsN.
c. Budaya dan etos kerja yang rendah d. Budaya belajar siswa yang rendah e. Persaingan dunia kerja
G. Alternatif langkah Pemecahan Masalah
1. Melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan secara efektif.
2. Melaksanakan kedisiplinan dan tata tertib di sekolah secara konsisten
3. Mempersiapkan Perangakat dan sarana penujang supaya sarat akreditasi Terpenuhi
4. Melakukan kerja sama secara harmonis dengan usaha dan industri.
5. Melakukan praktek kerja sama dengan dunia usaha dan industri meliputi ketenaga kerjaan.
6. Melakukan penambahan muatan kurikulum sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan industri.
7. Melengkapi sarana dan prasarana pendidikan secara bertahap 8. Pemenpatan suber daya alam dan manusia secara maksimal.
H. Menyusun Program Peningkatan Mutu
Rencana Kerja SMK IT Arsitek kota Bengkulu disusun dengan mempertimbangkan keadaan sekolah, harapan masyarakat dan tantangan dalam lingkungna strategis pendidikan di sekolah agar sarana dan program sekolah dalam satu tahun ke depan lebih realistis dan efisien serta konsisten dengan prinsi-prinsip pengelolaan pendidkan yang efettif, efisien, akuntabel dan demokratif.
Dalam bab ini dikemukakan hasil pengembangan program sekolah, yang mencakup telaah mengenai: (1) sasaran, (2) program (3)indikator keberhasilan (4)kegiatan (5) penanggung jawab, dan (6) jadwal kegiatan.
Sasaran digunakan panduan dalam menyusun program dan kegiatan yang akan dilakukan dalam waktu satu tahun gunna merealisasikan alternatif pemecahan tantangan yang telah dirumuskan pada tahap II. Dalam menetapkan sasaran, sekolah telah melakukan analisis kesiapan sekolah, untuk mencapai sasaran tersebut antara lain dengan melihat kesiapan sumberdaya manusia, sarana dan prasarana, keuangan, dan situasi serta kondisi sekolah.
Rumusan sasaran pengembangan sekolah kurun waktu satu tahun ke depan.
Setelah sasaran dirumuskan sekolah menetapkan program-program yang perlu dikembangkan di sekolah. Program merupakan pernyataan yang berisi kesimpulan dan beberapa alternatif pemecahan tantangan utama yang memiliki karakteristik yang saling mendukung, saling tergantung atau saling berkaitan unuk untuk mencapai tujuan yang sama.
Berdasarkan hasil identifikasi pemecahan tantangan utama tersebut, maka program-program yang akan dikembangkan di SMK IT Arsitek kota Bengkulu sebagai berikut:
1. Mengkaji pelaksanan kurikulum di sekolah dengan prinsi-prinsip pengembangan kurikulum sesuai denagn satuan pendidikan yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan.
2. Menyiapkan perangkat standar mutu pendidikan melalui efektifitas pembelajaran dan pembiasaan sesuai dengan lingkungan belajar yang rekreatif, edukatif dan religius.
3. Melaksanakan pemeliharaan, peningkatan dan pengembangan potensi sumber daya alam dan pendidik yang profesional dalam rangka mengacu peningkatan berbagai kecakapan dan kecerdasan peserta didik.
4. Berupaya dengan segenap kemampuan untuk dapat memenuhi sarana prasaran dan pendididik supaya peroses KBM dapat Berlansung Dengan Baik..
5. Mewujudkan peserta didik untuk dapat memiliki dasar-dasar life skill yang bermuara pada kemahiran sesuai dengan bidang keahlian.
Adapun sasaran SMK IT Arsitek Kota Bengkulu tahun 2019/2020 adalah sebagai berikut:
1. Mengembangkan kurikulum sekolah sesuai dengan potensi peserta didik agar mampu menjadi manusia Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat jasmani dan rohani, berilmu, cakap, kreatif dan mandiri.
2. Meningkatkan mutu pendidikan melalui efektifitas pembelajaran dan pembiasaan sesuai dengan lingkungna belajar yang rekreatif, edukatif dan religius.
3. Memelihara, meningkatkan dan mengembangkan potensi sumber daya manusia pendidik yang profesional dalam rangka memacu peningkatan berbagai kecakapan dan kecerdasan peserta didik.
4. Peserta didik yang memiliki dasar-dasar life skill yang bermuara pada kemahiran sesuai dengan bidang keahlian.
Sedangkan kegiatan sekolah SMK IT Arsitek kota Bengkulu yang akan dilaksanakan pada tahun ajaran 2019/2020 adalah sebagai berikut :
1. Melaksanakan dan mengembangkan kurikulum sesuai dengan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum sesuai tuntutan satuan pendidikan yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan.
2. Melaksanakan uji mutu pendidikan sesuai ( standar kelulusan) melalui efektifitas pembelajaran, ekstrakulikuler dan pembiasaan dengan pemanfaatan lingkungan konstektual sebagai pusat pembelajaran yang rekreatif, dan edukatif.
3. Melaksanakan sistem pembinaan yang profesional dalam rangka memelihara, meningkatkan dan menegmbangkan potensi sumber daya pendidik melalui wadah MGMP, pendidikan dan latihan
4. Melaksanakan, mengembangkan dan mengevaluasi berbagai kegiatan pembelajaran untuk dapat memacu peningkatan kualitas peserta didik menuju kecerdasan apresiaasi terhadap seni budaya dan budaya karakter bangsa.
5. Melaksanakan, persipan pelaksanaan ujian akhir sekolah dan nasional berbasis komputer (UNBK).
Adapun Program SMK IT Arsitek kota Bengkulu tahun 2019/2023 secara terperinci adalah sebagai berikut :
1. Menyusun program jangka menengah dan program tahunan.
2. Mengoptimalkan SDM sekolah
3. Pemenuhan Sarana prasarana secara berkelanjutan 4. Pelaksanaan akreditasi sekolah
5. Mengelola administrasi sekolah
6. Menyusun program supervisi Administrasi dan PBM/BK
7. Kepemimpinan yang kuat , jujur, percaya diri bertanggung jawab , berani mengambil resiko dan berjiwa besar.
8. Menemukan gagasan baru untuk pembaharuan sekolah.
9. Mengatur lingkungan kerja sekolah.
10. Menerapkan prinsip penghargaan dan hukuman.
BAB IV
PROGRAM KERJA JANGKA MENENGAH (4 TAHUN) PERIODE 2019/2020 s.d 2022/2023
No
. KOMPONEN KEGIATAN URAIAN KEGIATAN TARGET TAHUN TP 2019-2023
19/20 20/21 21/22 22/23
1. Pengembangan Standar Isi
Penyempurnaan dokumen kurikulum
1. Penetapan beban belajar untuk setiap mata palajaran
2. Menyusun kurikulum muatan lokal
2. Pengembangan program pendidikan kecakapan hidup
3. Pengembangan kurikulum berwawasan lokal dan global
1 naskah 1 naskah 1 naskah 1 naskah
1 naskah 1 naskah 1 naskah 1 naskah
1 naskah 1 naskah 1 naskah 1 naskah
1 naskah 1 naskah 1 naskah 1 naskah
Peningkatan pelayanan bimbingan dan konseling terhadap peserta didik
1. Menyusun program pelayanan BK 2. Melaksanakan program pelayanan
BK
3. Melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut pelaksanaan BK
1 naskah V 1 naskah
1 naskah V 1 naskah
1 naskah V 1 naskah
1 naskah V 1 naskah Melaksanakan kegiatan
ekstra kurikuler untuk pengembangan diri siswa
Menyusun dan melaksanakan program kegiatan ekstra kurikuler yang meliputi Kegiatan :
1. Olah raga 2. Seni 3. Pramuka 4. …….
5. ……….
1 naskah 1 naskah 1 naskah 1 naskah
2 Pengembangan Standar Proses
Penyempurnaan silabus
dan RPP 1. Melaksanakan lokakarya/IHT 2. Melaksanakan MGMP sekolah 3. Melaksanakan kegiatan pembim
bingan/pendampingan
1 naskah setiap mata pe
lajaran
1 naskah setiap mata pe
lajaran
1 naskah setiap mata pe
lajaran
1 naskah setiap mata
pe lajaran Melengkapi sumber belajar 1. Menginventarisir ketersediaan
sumber belajar
2. Menyusun rencana penambahan sumber belajar
3. Pengadaan tambahan sumber belajar
V V V V
Pelaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, kreatif, menantang dan memotivasi peserta didik
1. Melaksanakan lokakarya/IHT 2. Melaksanakan MGMP sekolah 3. Melaksanakan kegiatan pembim
bingan/pendampingan 4. Melaksanakan supervisi kelas 5. Melaksanakan tindak lanjut
supervisi kelas
Semua guru mata
pelajaran
Semua guru mata
pelajaran
Semua guru mata
pelajaran
Semua guru mata pelajaran
Pelaksanaan supervisi pembela jaran yang dilaksanakan bedasarkan perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut
1. Menyusun program supervisi kelas 2. Melaksanakan program supervisi
kelas
3. Melaksanakan pembinaan sebagai tindak lanjutsupervisi kelas
1 naskah Semua
guru
1 naskah Semua
guru
1 naskah Semua
guru
1 naskah Semua guru
3 Pengembangan SKL
Peningkatan rata-rata KKM 1. Melakukan analisis penetapan KKM 1 naskah/
mapel 1 naskah/
mapel 1 naskah/
mapel 1 naskah/
mapel
Peningkatan rata-rata nilai UN
1. Melakukan analisis SK/KD yang belum dikuasai
2. Maksanakan sosialisasi UN kepada orang tua/wali siswa
3. Melengkapi buku Ajar 4. Melaksanakan kegiatan TO
1 naskah/
mapel
….. kali V
…… kali
……
……
……
…….
1 naskah/
mapel
…… kali V
…… kali
……
……
……
…….
1 naskah/ mapel
…… kali V
……. kali
……
……
……
…….
1 naskah/ mapel
….. kali V
…… kali
……
……
……
…….
4 Pengembangan Standar PTK
Penambahan tenaga pendidik sesuai dengan kebutuhan setiap mata pelajaran
1. Mengusulkan kepada Yayasan penambahan guru mata pelajaran
yang masih kurang V
Penambahan tenaga kependidi kan sesuai dengan kebutuhan
Mengusulkan kepada yayasan untuk penambahan tenaga kependidikan (Pegawai TU, Pustakawan, Laboran)
V V V V
Peningkatan kuwalifikasi ijazah tenaga pendidik
Memotivasi guru untuk kuliah agar memperoleh ijazah sesuai standar
V V V V
Peningkatan kompetensi tenaga pendidik
1. Melaksanakan lokakarya/IHT 2. Melaksanakan MGMP sekolah 3. Menugaskan guru untuk mengikuti
MGMP Kabupaten, diklat
4. Melaksanakan kegiatan pembim bingan/pendampingan
5. Melaksanakan supervisi kelas 6. Melaksanakan tindak lanjut
supervisi kelas
7. Memotivasi guru untuk berupaya secara mandiri meningkatkan kompetensinya
V V V V V V V
V V V V V V V
V V V V V V V
V V V V V V V
Peningkatan kompetensi tenaga kependidikan
1. Memberikan bimbingan kepada tenaga kependidikan untuk meningkatkan kompetensinya 2. Memotivasi tenaga kependidikan
untuk berupaya secara mandiri meningkatkan kompetensinya
V
V
V
V
V
V
V
V
Pemenuhan alat-alat praktek
siswa Mengusulkan kepada yayasan, pemda
dan pemaku kepentingan 20 % 20 % 0 0
Pemenuhan standar sarana
Prasarana Sekolah Mengusulkan kepada yayasan,Pemda
untuk pemenuhan sarana prasarana 20 % 20 % 0 0
Pemenuhan standar alat dan
sumber belajar termasuk buku Mengusulkan kepada Pemda untuk
penambahan sumber belajar 10 % 10 % 10 % 10 %
5 Pengembangan Standar Sarana dan Prasarana
pelajaran termasuk buku
Pemeliharaan bangunan sekolah 1. Malaksanakan pengecatan ruang kelas dan perpustakaan
2. Melaksanakan pengecatan ruang kantor, Lab., dan bangunan lainnya
3. Perbaikan terhadap bangunan yang mengalami rusak ringan
V 0
V
0 V
V
V 0
V
0 V
V
6 Pengembangan Standar
Pengelolaan
Peningkatan pemahaman warga sekolah terhadap visi dan misi sekolah
Melakukan sosialisasi visi dan misi sekolah kepada warga sekolah termasuk orang tua/wali siswa
V V V V
Peningkatan kemandirian, ke mitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas dalam pengelolaan sekolah.
1. Melakukan sosialisasi tentang MBS kepada warga sekolah termasuk
orang tua/wali siswa V V V V
.Perumusan rencana kerja jangka menengah (RKJM) dengan tujuan yang jelas.
1. Merumuskan RKJM dengan melibat kan berbagai komponen yang terkait
2. Merumuskan RKJM dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan mutu sekolah
3. Mensosialisasikan rencana kerja sekolah kepada pihak yang terkait
1 naskah 0 0 0
Penyusunan rencana kerja tahunan (RKT) sekolah
1. Penunjukan tim penyusun RKT sekolah
2. Menyusun RKT sekolah
3. Mensosialisasikan RKT sekolah kepada pihak terkait
1 tim 1 naskah
1 kali
1 tim 1 naskah
1 kali
1 tim 1 naskah
1 kali
1 tim 1 naskah
1 kali
Melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat
dampaknya terhadap
peningkatan hasil belajar.
1. Melaksanakan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) secara berkelanjutan
2. Melakukan analisis hasil EDS
3. menetapkan skala prioritas penyu sunan program sekolah sebagai tindak lanjut hasil EDS
4. Penyusunan program kerja sekolah
1 naskah 1 naskah 1 naskah 1 naskah
Pengelolaan system informasi 1. Pengadaan alat IT
2. Memberikan pe;atihan operator IT 3. Mengelola informasi dengan
berbasis IT
V V V V
Peningkatan keefektifan kinerja pendidik dan pengembangan profesi pendidik
1. Melakukan evaluasi diri guru (EDG) 2. Melakukan analisis dan pemetaan
hasil EDG
3. Menyusun program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) 4. Melaksanakan PKB melalui kgiatan
mandiri guru, MGMP, pembim bingan, diklat
Semua guru(100%)
1 naskah Semua
guru
Semua guru(100%)
1 naskah Semua
guru
Semua guru(100%)
1 naskah Semua
guru
Semua guru(100%)
1 naskah Semua guru
Peningkatan supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan
1. Menyusun program supervisi 2. Melaksanakan program supervisi 3. Melakukan pembinaan sebagai
tindak lanjut hasil supervisi
4. Melaksanakan penilaian kinerja
1 naskah 100 % 100 % 100 %
1 naskah 100 % 100 % 100 %
1 naskah 100 % 100 % 100 %
1 naskah 100 % 100 % 100 %
guru PKG)
5. Melaksanakan penilaian kinerja guru yang memperoleh tugas tambahan dan pegawai Tata usaha 6. Melaksanakan penilaian prestasi
kerja (DP3) guru dan pegawai
100 %
100 %
100 %
100 %
100 %
100 %
100 %
100 %
Peningkatan keterlibatan warga sekolah dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non akademis
1. Mensosialisasikan rencana kerja sekolah kepada semua warga sekolah
2. Memotivasi warga sekolah terkait dengan keterlibatannya dalam pengelolaan kegiatan akdemis dan non akademis
V V V V
Peningkatan keterlibatan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan non akademis
1. Mensosialisasikan rencana kerja sekolah kepada anggota masyara kat
2. Memotivasi masyarakat terkait dengan keterlibatannya dalam pe ngelolaan kegiatan non akademis
V V V V
Melaksanakan kegiatan penerimaan peserta didik baru )PPDB)
1. Melakukan analisis daya tampung peserta didik baru
2. Membentuk tim PPDB 3. Melaksanakan PPDB
4. Melaporkan hasil kegiatan PPDB
V V V V
7 Pengembangan Standar
Pembiyaan
Perumusan anggaran sekolah merujuk kepada peraturan pemerintah, pemerintahan propinsi, dan pemerintahan kabupaten/ kota
Melakukan perumusan dan pengelolaan anggaran sekolah yang merujuk kepada peraturan pemerintah, pemerintahan propinsi, dan pemerintahan kabupaten/ kota
V V V V
Perumusan RAPBS/RKAS dengan melibatkan Komite Sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan.
Merumuskan RAPBS/RKAS dengan melibatkan Komite Sekolah dan pemangku
kepentingan yang relevan 1 naskah 1 naskah 1 naskah 1 naskah
Penyusunan keuangan sekolah dilakukan secara transparan, efisien, dan akuntabel
Menginformasikan kepada warga sekolah tentang pengelolaan keuang sekolah
V V V V
Pelaporan keuangan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan
Menyusun dan menyampaikan laporan Keuangan sekolah kepada pemerintah dan pemangku kepentingan pada setiap akhir triwulan
1 naskah 1 naskah 1 naskah 1 naskah
Upaya mencari dana sekolah
dengan inisiatif sendiri Bekerjasama dengan komite sekolah untuk mengupayakan mencari dana
untuk kepentingan sekolah V V V V
Memelihara hubungan dengan alumni
1. Melakukan pendataan terhadap alumni
2. Memprakarsai pembentukan ikatan alumni
3. Menjalin kerjasama denga alumni terkait peningkatan mutu sekolah
V V V
0 0 V
0 0 V
0 0 V
Peningkatan pelayanan terhadap siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus.
1. Melakukan pendataan dan pemetaan tingkatan sosial ekonomi siswa
2. Memberikan bantuan kepada siswa
V
V
V
V
V
V
V
V
ekonomi lemah dan siswa berkebutuhan khusus
Melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu dibidang ekonomi
Mengupayakan subsidi silang kepada siswa yang kurang mampu di bidang
ekonomi V V V V
8 Pengembangan Standar Penilaian
Penyusunan perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik
1. Membuat tabel distribusi soal 2. Menyusun kisi-kisi soal dengan
menerapkan berbagai teknik dan bentuk penilaian
3. Menulis soal baik untuk UH, UTS, maupun untuk ujian akhir semester (UAS)
V V
V
V V
V
V V
V
V V
V
Pemberian informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM)
Memberikan penjelasan kepada peserta didik mengenai criteria
penilaian dan KKM mata pelajaran V V V V
Penerapan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan peserta didik
1. Melaksanakan penilaian hasil bela jar yang meliputi UH, UTS, UAS, dan ujian kenaikan kelas (UKK) 2. Mengoreksi dan mengolah hasil
penilaian
3. Melakukan analisis hasil penilaian ulangan harian (UH)
4. menyusun dan melaksanakan pem belajaran perbaikan (remedial teaching) dan pemb. pengayaan 5. Melaporkan hasil penilaian hasil
belajar kepada orang tua/wali siswa pada pertengahan semester dan akhir semester.
V
V V V
V
V
V V V
V
V
V V V
V
V
V V V
V
Pemberian masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik
Guru memberikan komentar dan masukan tentang penilaian hasil
belajar kepada peserta didik V V V V
Menggunakan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran
Guru menggunakan hasil penilaian
untuk perbaikan pembelajatan V V V V
Melibatkan orangtua peserta didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa
1. Mensosialisasikan teknik dan bentuk penilaian kepada orang tua peserta didik
2. Menuntut peran aktif orang tua peserta didik dalam meningkatkan hasil belajar anak-anaknya.
V
V
V
V
V
V
V
V
BAB V P E N U T U P
Program Kerja Jangka Menengah atau RKJM ini disusun sebagai upaya yang dilakukan oleh sekolah dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Program ini disusun berdasarkan pertimbangan dari program-program tahun yang lalu dan mengacu pada Standar Nasioanl Pendidikan. Program ini tidak akan berarti apa-apa tanpa suatu pelaksanaan yang baik, oleh karenanya yang sangat menentukan terhadap keberhasilan program ini adalah unsur manusianya, dalam hal ini bidang ketenagaan yang berdayaguna dengan menempuh manajemen yang tepat.
Tiga hal yang mesti dilakukan berkaitan dengan Program Kerja ini yaitu pembuatan program yang baik, pelaksanaan program yang efektif, evaluasi yang berkelanjutan, dan tindak lanjut untuk selalu meningkatkan dan mengembangkan program yang lebih baik. Melalui tiga tahapan ini tujuan pendidikan yang ingin dicapai dapat terealisasi dengan baik sesuai dengan yang diharapkan..