• Tidak ada hasil yang ditemukan

WALIKOTA BANDAR LAMPUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "WALIKOTA BANDAR LAMPUNG"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

,I

WALIKOTA BANDAR LA MPUNG

PERATURAN WALIKOTA BANDAR LAMPUNG NOMOR: 13 TAHUN 2010

TENTANG:

,

TArA CARA DAN PERSYARATAN PERSETUJUAN PERPANJANGAN, PEMBAHARUAN, PEMBEBANAN DAN PERALIHAN HAK ATAS SERTIFIKAT HAK GUNA BANGUNAN I SERTIFIKAT HAK MILIK ATAS SATUAN RUMAH SUSUN 01 ATAS

TANAH HAK PENGELOLAAN PEMERINTAH KOTA BAN OAR LAMPUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

\"ALIKOTA BANDAR LAMPUNG,

Menimbang a. bahwa dalam rangka menunjang kelancaran dan efisiensi waktu proses pelaksanaan pembuatan Persetujuan Perpanjangan, Pembaharuan, Pembebanan dan Peralihan Atas Sertifikat Hak Guna Bangunan/Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung;

b. bahwa mengingat akan berakhirnya masa berlaku Sertifikat Hak Guna Bangunan/Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung yang berlokasi di sebagian kawasan pertokoan/kios dan sebagian kawasan pasar dalam wilayah Kota Bandar Lampung;

c. bahwa guna mendukung upaya pengamanan A~set Pemerintah Kota Bandar Lampung dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah dari sektor Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah sebagaimana maksud dari Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2009 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, dipandang perlu untuk menyempurnakan Peraturan Walikota Bandar Lampung Nomor 35 Tahun 2008 tanggal 18 Februari 2008 tentang Tata Cara Pembuatan Persetujuan perpanjangan Hak Guna Bangunan, Pembaharuan Hak Guna Bangunan, Pembebanan Hak Guna Bangunan dan Peralihan Hak Guna Bangunan diatas tanah Hak Pengelolaan Pernerintah Kota Bandar Lampung;

d. bahwa untuk melaksanakan maksud huruf a, b dan c tersebut di atas, dipandang perlu ditetapkan denqan Peraturan Walikota Bandar Lampung.

(2)

, "C ,\

t

Mengingat

-

, ­

1. Undang-Undclng Nomor 28 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat Nomor 4 Tahun 1956 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 55), Undang-Undang Darurat Nomor 5 Tahun 1959 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 56), dan Undang-Undang Darurat Nomor 6 Tahun 1956 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 57), tentang Pembentukan Daerah Tingkat "

termasuk Kotapraja dalam Lingkungan Daerah Tingkat I Sumatera Selatan sebagai Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 73, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1821);

2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1960 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2013);

3. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-benda yang Berkaitan Dengan Tanah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3632);

4. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan l.embaranNeqara Republik Indonesia Nomor 4725) ; 5. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan

Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 9 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844) ;

6. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indoneisaia Nomor 5049);

7. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 140 ) ;

8. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1982 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Tanjungkarang­

Telukbetung (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1982 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3213) ;

(3)

-

9. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1983 tentang Perubahan Nama Kotamadya Daerah Tingkat II Tanjungkarang-Telukbetung menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Bandar Lampung (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 30, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nemer 3254);

10. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Hak Guna Pakai Atas Tanah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nornor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3643);

11. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 59, Tambahan Lernbaran Negara Republik Indonesia Nomor 3696);

12. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2004 tentang Penatagunaan Tanah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4385) ;

13. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik NegaralDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nornor 4609 ) ;

14. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lernbaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737) ;

15. Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 9 Tahun 1999 tentang Tata Cara Pemberian dan Pembatalan Hak Atas Tanah Negara dan Hak Pengelolaan;

16. Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 04 Tahun 2004 tentang Rencana Tata Ruang danWilayah Kota Bandar Lampung Tahun 2005-2015 ;

17.Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 01 Tahun 2008

.

tentang Urusan Pemerintahan Daerah Kota Bandar Lampung;

18. Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nornor 2 Tahun 2009 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah;

19. Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 4 Tahun 2009

tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2008

tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD Kota dan Stat Ahli Walikota Bandar Lampung;

20. Peraturan Walikota Bandar Lampung Nornor 11 Tahun 2009 tentang Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Kota Bandar Larnpunq.

(4)

.' , .',

,

MEMUTUSKAN:

Menetapkan PERATURAN WALIKOTA BANOAR LAMPUNG TENTANG TATA CARA DAN PERSYARATAN PERSETUJUAN PERPANJANGAN

,

PEMBAHARUAN, PEMBEBANAN DAN PERALIHAN HAK ATAS SERTIFIKAT HAK GUNA BANGUNAN I SERTIFIKAT HAK MIUK ATAS SATUAN RUMAH SUSUN 01 ATAS TANAH HAK PENGELOLAAN PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNG.

BABI

KETENTUAN UMUM Pasal 1

Dalam Peraturan Walikota ini yang dimaksud dengan :

I

­

a. Kota adalah Kota Bandar Lampung;

b. Pemerintah Kota Bandar Lampung adalah Pemerintah Daerah Kota Bandar Lampung;

c. Walikota adalah Walikota Bandar Lampung;

d. Satuan Kerja Perangkat Oaerah yang selanjutnya disebut SKPD adalah Satuan Kerja I Instansi Teknis yang membidangi unit kerja tertentu didalam struktur Organisasi Pemerintahan di Kota Bandar Lampung;

e. Bagian Pemerintahan adalah Bagian Pemerintahan Sekretariat Kota Bandar Lampung;

f. Sertifikat adalah Tanda Bukti Hak yang dimaksud dalam pasal 19 Undang-Undang Pokok Agraria;

g. Hak Guna Bangunan adalah hak atas tanah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria;

h. Hak Pengelolaan adalah hak menguasai dari Negara yang dalarn hal ini kewenangan pelaksanaannya adalah Pemerintah Daerah Kota Bandar Lampung ;

i. Persetujuan adalah Surat Persetujuan Tertulis yang diberikan oleh Walikota kepada setiap Pemohon Perpanjangan Masa Berlaku, Pembaharuan, Pembebanan dan Peralihan atas Sertifikat Hak Guna Bangunan/Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di Atas Tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung;

j. Perpanjangan Hak adalah penarnbahan jangka waktu berlakunya sesuatu hak tanpa mengubah syarat-syarat dalam pemberian hak tersebut;

(5)

-

-

k. Pembaharuan Hak adalah pemberian hak yang sama kepada pemegang hak atas tanah yang telah dimilikinya dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan/ Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun sesudah jangka waktu hak tersebut dan atau perpanjangannya habis;

I. Pembebanan adalah hak tanggungan yang diberikan kepada pemegang Hak Guna Bangunan selama jangka waktu berlakunya Hak Guna Bangunan tersebut, termasuk dalam hal ini hak jaminan utang;

m. Peralihan Hak adalah beralihnya hak yang sarna dan dialihkan kepada pihak lain karena jual beli, tukar menukar, penyertaan dalam modal, hibah dan pewarisan;

n. Badan adalah sekumpulan orang dan / atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi Perseroan Terbatas, Perseroan Komanditer, Badan Usaha Milik Negara atau Daerah dengan nama dan bentuk apapun, firma, kongsi, koperasi, yayasan atau organisasi sejenis, lembaga, dana pensiun, bentuk usaha tetap serta bentuk badan usaha lainnya;

o. Barang Milik Daerah adalah semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban APBD atau berasal dari perolehan lainnya yang sah;

p. Jasa adalah Kegiatan Pemerintah Daerah berupa usaha dan pelayanan yang menyebabkan barang, fasilitas atau kemanfaatan lainnya yang dapat dinikmati oleh orang pribadi atau badan;

q. Retribusi Daerah yang selanjutnya disebut Retribusi adalah Pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan atau diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk kepentingan orang pribadi atau badan;

r. Retribu~i Pemakaian Kekayaan Daerah yang selanjutnya dapat disebut Retribusi adalah Pembayaran atas pemakaian barang milik daerah antara lain berupa tanah, bangunan gedung dan kendaraan / alat berat atau alat-alat besar;

s. Wajib Retribusi adalah pribadi atau badan yang menurut Peraturan Perundang undangan tentang Retribusi diwajibkan untuk melakukan pembayaran Retribusi;

1. Masa Retribusi adalah jangka waktu tertentu yang merupakan batas waktu bagi Retribusi untuk memanfaatkan jasa dari Pemerintah Daerah;

u. Surat Pemberitahuan Tagihan Retribusi Daerah yang selanjutnya disebut SPTRD adalah surat yang digunakan oleh wajib Retribusi untuk melaporkan perhitungan dan pembayaran Retribusi yang terhutang menurut peraturan Retribusi;

v. Surat Ketetapan Retribusi Daerah yang selanjutnya disebut SKRD adalah Surat Ketetapan Retribusi Daerah yang menentukan besarnya pokok Retribusi;

(6)

w. Surat Tagihan Retribusi Daerah, yang selanjutnya disebut STRD, adalah Surat untuk melakukan Tagihan Retribusi Daerah atau sanksi adrninistrasi berupa bunga atau denda;

x. Pemeriksaan adalah serangkaian kegiatan untuk mencari , mengumpulkan dan mengelola data dan keterangan lainnya dalam rangka pengawasan kepatuhan pemenuhan kewajiban Retribusi Daerah berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan Retribusi Daerah.

BABII

MAKSUD DAN TUJUAN Pasal2

(1) Tata Cara dan Persyaratan Persetujuan Perpanjangan, Pembaharuan, Pembebanan Dan Peralihan Hak Atas Sertifikat Hak Guna Bangunan I Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun Di Atas Tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota 8andar Lampung , dimaksudkan sebagai acuan dalam rangka menunjang kelancaran dan efisiensi proses Administrasi pelaksanaan di lapangan oleh Bagian Pemerintahan.

(2) Tata Cara dan Persyaratan Persetujuan Perpanjangan, Pembaharuan, Pembebanan dan Peralihan Hak Atas Sertifikat Hak Guna Bangunan I Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di Atas Tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung, bertujuan untuk mendukung upaya pengamanan aset dan peningkatan pendapatan Asli Daerah dari sektor Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah.

BAB III RUANG LlNGKUP

Pasal3

-

(1) Ruang lingkup Pengaturan , Tata Cara Persyaratan meliputi permohonan terhadap :

1. Persetujuan Perpanjangan Atas Sertifikat Hak Guna Bangunan/Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung;

2. Persetujuan Pembaharuan Atas Sertifikat Hak Guna Bangunan/Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung;

3. Persetujuan Pembebanan Atas Sertifikat Hak Guna Bangunan/Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung;

4. Peralihan Atas Sertifikat Hak Guna Bangunan/Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

(7)

· ,.

(2) Permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), berlaku atas Sertifikat Hak Guna Bangunan/Sertifikat Hak MHik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

(3) Permohonan Perpanjangan masa berlaku Sertifikat Hak Guna Bangunan diatas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat diajukan selambat-Iambatnya 1 (satu) Tahun sebelum habisnya masa berlaku dan atau bersamaan dengan habisnya masa berlaku Sertifikat Hak Guna Bangunan dimaksud.

BABIV

PEMEGANG/SUBYEK, DAN OBJEK Pasal4

(1) Subyek adalah Pemegang Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) / Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan (HPL) Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat diperpanjang, diperbaharui, dialihkan dan diagunkan atas permohonan pemegang Sertifikat Hak Guna Bangunan/ Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun setelah mendapatkan Persetujuan Tertulis dari pemegang Hak Pengelolaan dalam hal ini Walikota.

(2) Objek adalah Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)/Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Ruman Susun diatas Tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung sesuai daftar dalam buku tanah pada Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Bandar Lampung, baik atas nama perorangan/pribadi maupun atas nama Badan Hukum.

-

BABV

TATA CARA PERMOHONAN DAN PERSYARATAN

BAGIAN PERTAMA Tata Cara Permohonan

Pasal5

Tata Cara Permohonan Persetujuan Perpanjangan Masa Berlaku, Pembaharuan, Pembebanan dan Peralihan SertifiKat HaK Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun diajukan secara tertulis oleh pemohon kepada Walikota Bandar Lampung, dengan melampirkan persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

(8)

· .

BAGIAN KEDUA Peryaratan Permohonan

Pasal6

(1) Persyaratan Permohonan Persetujuan Perpanjcmgan Masa Berlaku Sertifikat Hak Guna Banqunan/ Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun adalah sebagai berikut :

a. Foto copy Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga yang masih berlaku;

b. Foto copy Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun;

c. Fhoto copy Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan Surat Tanda Terima Setoran (SnS) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir;

d. Surat Pernyataan tertulis di atas meterai secukupnya dari pemegang Sertifikat Hak Guna Bangunan/ Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun bahwa bangunan tersebut secara fisik masih memenuhi persyaratan konstruksi dan masih dipergunakan dengan baik sesuai dengan keadaan, sifat dan tujuan awal pemberian hak tersebut;

e. Surat Pernyataan tertulis dari pemohon di atas meterai secukupnya yang menyatakan bersedia untuk menyerahkan Sertifikat Hak Guna Bangunan/Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun diatas Tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Larnpunq setelah berakhirnya jangka waktu pemberian hak dan atau perpanjangannya kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung;

f. Surat Pernyataan tertulis diatas meterai secukupnya yang menyatakan bahwa pemohon bersedia untuk membayar Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, bagi Pemohon yang mengajukan permohonan Perpanjangan Sertifikat Hak Guna Bangunan/Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung pada saat sebelum berakhirnya masa berlaku sertifikat Hak Guna Bangunan/Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun, sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor : 02 Tahun 2009 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah Atas Tanah yang digunakan berdasarkan luas tanah yang tertera didalam Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun, terhitung sejak tanggal berakhirnya masa berlaku Sertifikat dimaksud selama 20 (dua puluh) tahun berikutnya (selama masa perpanjangan) ;

(9)

·

,

f

(,VI.,e.-A

0 , _ , _ 1 -

c,

g. Melampirkan Tanda Lunas Pembayaran RetribuS£kayaan Daerah pada tahun berjalan berdasarkan Surat Tagihan Retribusi Daerah (STRD) yang di keluarkan oleh SKPD terkait, bagi Pemohon yang mengajukan permohonan Perpanjangan Masa Berlaku Sertifikat Hak Guna Banqunan/ Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung bersamaan waktu dengan berahirnya masa berlaku sertifikat Hak Guna Bangunan/ Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun;

h. Surat Pernyataan dari pemohon diatas meterai secukupnya yang menyatakan pemohon bersedia untuk rnenjaga kebersihan, keindahan dan Ketertiban umum serta menjamin tidak ada pedagang kaki lima (PKL) disekitar iokasi bangunannya sesuai dengan Perda Nomor 8 Tahun 2000.

(2) Persyaratan Permohonan Persetujuan Pembaharuan Sertifikat Hak Guna Bangunan/ Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun adalah sebagai berikut :

a. Foto copy Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga yang masih berlaku;

b. Foto copy Sertifikat Hak Guna Bangunan;

c. Fhoto copy Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan Surat Tanda Terima Setoran (STIS) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir;

d. Surat Pernyataan dari pemohon diatas meterai secukupnya yang menyatakan bahwa Bangunan tersebut secara fisik masih memenuhi persyaratan konstruksi dan masih akan tetap dipergunakan dengan baik sesuai dengan keadaan, sifat dan tujuan awal pemberian hak tersebut;

e. Surat Pernyataan dari pemohon di atas meterai secukupnya yang menyatakan bahwa bersedia untuk menyerahkan Setifikat Hak Guna Bangunan/ Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas Tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung setelah berakhirnya jangka waktu pernberian hak dan atau perpanjangan kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung;

f. Membuat kontrak baru (perjanjian kerjasama) atas pemanfatan tanah berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan/ Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun antara Pemohon dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung;

g. Memenuhi kewajiban-kewajiban dan ketentuan lain sebagaimana tertera di dalam Kontrak Baru / Perjanjian Kerjasama dengan

Pemerintah Kota Bandar Larnpung.

(10)

·

'

(3) Persyaratan Permohonan Persetujuan Pembebanan Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun sebagai Jaminan utang adalah :

a. Foto copy Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga yang masih berlaku;

b. Foto copy Sertifikat Hak Guna Bangunan;

c. Fhoto copy Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan Surat Tanda Terima Setoran (SnS) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir;

d. Bagi Pemohon yang mengajukan permohonan Pembebanan Sertifikat Hak Guna 'Bangunan di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung pada saat sebelum berakhirnya masa berlaku sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun, di wajibkan untuk membuat Surat Pernyataan tertulis di atas meterai secukupnya yang menyatakan bahwa pemohon bersedia untuk membayar Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah sesuai dengan Peraturan Kota Bandar Lampung Nomor : 02 Tahun 2009 tentang RPKD, atas Tanah yang digunakan pemohon sesuai dengan luas tanah yang tertera di dalam Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun terhitung sejak tanggal berakhirnya masa berlaku Sertifikat Hak Guna Bangunan selama 20 (dua puluh) tahun berikutnya (selama masa perpanjangan ) ;

e. Bagi Pemohon yang mengajukan permohonan Perpanjangan Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung bersamaan waktu dengan berahirnya masa berlaku sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di wajibkan untuk melampirkan Tanda Lunas Pembayaran Retribusi Kekayaan Daerah pada tahun berjalan berdasarkan Surat Tagihan Retribusi Daerah yang di keluarkan oleh SKPD terkait;

f. Surat Pernyataan dari pemohon yang diketahui oleh Bank tempat menjaminkan bahwa Hak Tanggungan tersebut akan hapus bersamaan dengan berakhirnya masa berlaku Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB)/ Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun dimaksud.

(4) Persyaratan Permohonan Persetujuan Peralihan Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun adalah : a. Foto copy Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga yang masih

berlaku;

b. Foto copy Sertifikat Hak Guna Bangunan;

(11)

·

'

c.

d.

e.

f.

g.

h.

Fhoto copy Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan Surat Tanda Terima Setoran (SnS) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir;

Bagi Pemohon yang mengajukan permohonan Peralihan Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung pada saat sebelum berakhirnya masa berlaku sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun, di wajibkan untuk membuat Surat Pernyataan tertulis di atas meterai secukupnya yang menyatakan bahwa pemohon bersedia untuk membayar Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor : 02 Tahun 2009 tentang RPKD, atas Tanah yang digunakan pemohon sesuai dengan luas tanah yang tertera di dalam Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun terhitung sejak tanggal berakhirnya masa berlaku Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun selama 20 (dua puluh) tahun berikutnya (selama masa perpanjangan ) ;

Bagi Pemohon yang mengajukan permohonan Peralihan Sertifikat Hak Guna Bangunam' Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung bersamaan waktu dengan berakhirnya masa berlaku sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun, di wajibkan untuk melampirkan Tanda Lunas Pembayaran Retribusi Kekayaan Daerah pada tahun berjalan berdasarkan Surat Tagihan Retribusi Daerah (STRD) yang di keluarkan oleh SKPD terkait ;

Surat Pernyataan dari calon pemegang Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun diatas meterai secukupnya, yang menyatakan bahwa bangunan tersebut secara fisik masih memenuhi persyaratan konstruksi dan masih akan tetap dipergunakan dengan baik sesuai dengan keadaan, sifat dan tujuan awal pemberian hak tersebut;

Surat Pernyataan dari pemohon di atas meterai secukupnya, yang menyatakan bahwa bersedia untuk menyerahkan Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun di atas Tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung setelah berakhirnya jangka waktu pemberian hak dan atau perpanjangan kepada Pemda Kota Bandar Lampung;

Surat Pernyataan dari pemohon di atas meterai secukupnya, yang menyatakan pemohon bersedia untuk menjaga kebersihan dan keindahan, Ketertiban umum serta menjamin tidak ada pedagang kaki lima (PKL) di sekitar lokasi bangunan.

(12)

BABVI

TATA

CARA PENERBITAN PERSETUJUAN

Pasal7

(1) Bagian Pemerintahan berwenang untuk menerima Pendaftaran Permohonan Persetujuan berikut persyaratannya.

(2) Terhadap Permohonan Persetujuan Perpanjangan masa berlaku Sertifikat Hak Guna Bangunan ISertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun khususnya pada suatu Kawasan Pertokoan/Pasar tertentu, sebelum mendapatkan Rekomendasi/Persetujuan Walikota, terlebih dahulu dibahas oleh Tim Teknis terkait yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Walikota.

(3) Tim Teknis sebagairnana dimaksud pada ayat 2 (dua) diatas, terlebih

-

dahulu akan mengkaji Permohonan Persetujuan dimaksud, berikut kelengkapan Administrasi, Kelayakan Teknis 8angunan, Kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota, Kondisi Eksisting dan dinamika perkembangan Kota Bandar Lampung kedepan.

(4) Hasil kajian Tim Teknis dimaksud, selanjutnya disampaikan kepada Walikota melalui Bagian Pemerintahan sebagai salah satu pertimbangan Walikota untuk menerbitkan Rekomendasi/Persetujuan Walikota sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

(5) Penandatanganan Naskah Rekomendasi/Persetujuan oleh Walikota Bandar Lampung, dilakukan sesuai dengan Prosedur dan Tata Cara Administrasi Tata Naskah Oinas.

BAS VII

JANGKA WAKTU PERPANJANGAN HAK

Pasal8

Rekomendasi/Persetujuan Perpanjangan dan atau Pembaharuan Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun diberikan Walikota Bandar l.arnpunq untuk jangka waktu 20 (dua puluh) tahun berikutnya, terhitung sejak tanggal berakhirnya masa berlaku Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun diatas Tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

(13)

"

BABVIII

LARANGAN Pasal9

Bangunan tidak boleh berubah fungsi, keadaan, sifat dan tujuan awal pemberian hak tersebut, sesuai dengan kesepakatan bersama.

Pasal10

Pemegang Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun tidak boleh melakukan Perpanjangan Hak, Pernbebanan Hak, Pembaharuan Hak dan Peralihan Sertifikat Hak Guna Bangunanl Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun tanpa melalui Persetujuan dari pemegang Hak Pengelolaan dalam hal ini Pemerintah Kota Bandar Lampung.

BAS IX

KETENTUAN SANKSI Pasal11

Pelanggaran terhadap ketentuan dalam pasal 9 (sembilan) dan Pasal 10 (sepuluh) Peraturan Walikota ini akan dikenakan sanksi-sanksi secara berjenjang sebagai berikut :

(1) Tahap Pertama ; Teguran Lisan.

(2) Tahap Kedua ; Teguran tertulis kesatu, Teguran tertulis kedua dan Teguran tertulis ketiga.

(3) Tahap Ketiga ; Denda Administrasi atas keterlambatan pEmgajuan permohonan perpanjangan sesuai ketentuan yang berlaku.

(4) Tahap Keempat ; Pencabutan Dokumen Perizinan.

(5) Tahap Kelima ; Pencabutan Hak Keperdataan atas Tanah yang dikuasai berdasarkan Sertifikat Hak Guna Banqunan dan atau Serl:ifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun diatas Tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Referensi

Dokumen terkait

Menafsirkan tentang hukum dalam arti formal dari hukum pidana internasional yang berasal dari hukum pidana nasional ⁻ Tes ⁻ Uraian ⁻ Membuat resume ⁻ Membuat

Hanya dengan optimasi bentuk dengan tetap menggunakan bahan timbal, berat akhir kontainer menjadi 43,9 kg (Iihat Tabel 3). Bila menggunakan tungsten pejal murni, berat kontainer

Berdasarkan penjelasan di atas penulis dapat menarik simpulan bahwa bagan alir (flowchart) adalah suatu gambaran umum tentang sistem yang berjalan dan berfungsi sebagai

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Utara Nomor 03 Tahun 2012 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Lampung

20% (dua puluh persen) dari tarif retribusi apabila pembatalan diberitahukan lebih dari 3 (tiga) sampai 2 (dua) minggu sebelum waktu pemakaian;.. 10% (sepuluh persen) dari

15.2 Data parameter farmakokinetika natrium diklofenak dalam plasma dengan perlakuan ekstrak etanol rimpang kencur (EERK) dosis 20 mg/kg

Pengeluaran Kas Menyiapkan bahan/ materi penyusunan kebijakan strategis, perencanaan, koordinasi, pengendalian, penghimpunan, pembinaan, fasilitasi, rencana/ program, monitoring

Pengelolaan DAS merupakan upaya yang sangat penting sebagai akibat terjadinya penurunan kualitas lingkungan DAS di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang