• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN A."

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

59

METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian

Untuk memperoleh berbagai keterangan yang dibutuhkan, maka dalam proposal penelitian ini akan dilaksanakan dilingkup Pemerintahan Daerah Kabupaten Sukoharjo, KONI Kabupaten Sukoharjo dan pengurus organisasi olahraga prestasi unggulan di Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan tersebut dimulai dari pengajuan ijin, tahap pengumpulan data dan tahap pengolahan data.

Adapun waktu pelaksanaan penelitian berlangsung dari bulan Maret sampai Mei 2016 yang dapat dijabarkan pada tabel di bawah ini:

Tabel 3.1. Rincian Waktu dan Jenis Kegiatan Penelitian

No Kegiatan Waktu Pelaksanaan Tempat

1 Observasi Pengurus Organisasi KONI

Jumat, 11 Maret 2016 Kantor Sekretariat KONI Sukoharjo

pukul 09.00 - 10.00 WIB

2 Observasi Dinas POPK

Kab. Sukoharjo

Senin, 14 Maret 2016 Dinas POPK Kabupaten Sukoharjo

pukul 09.00 - 10.00 WIB

3 Observasi Bappeda Kab.

Sukoharjo

Selasa, 15 Maret 2016 Kantor Bappeda Kab.

Sukoharjo pukul 09.00 - 10.00

WIB 4 Observasi BPS Kab.

Sukoharjo

Rabu, 16 Maret 2016 Kantor BPS Kab.

Sukoharjo pukul 09.00 - 10.00

WIB 5 Observasi Pelaksanaan

Popda Cabor Pencak Silat Kab. Sukoharjo

Rabu, 6 April 2016 Gedung Budisasono Kabupaten Sukoharjo pukul 09.00 - 12.00

WIB 6 Observasi Pelaksanaan

Popda Cabor Tae Kwon Do Kab. Sukoharjo

Selasa, 12 April 2016 Gedung Budisasono Kabupaten Sukoharjo pukul 09.00 - 12.00

WIB

(2)

7 Observasi Pelaksanaan Popda Cabor Atletik Kab.

Sukoharjo

Rabu, 13 April 2016 Stadion Gelora Merdeka Kabupaten Sukoharjo pukul 08.00 - 12.00

WIB 8 Wawancara dengan Bapak

Wardoyo Wijaya, SH., MH (Bupati Sukoharjo)

Senin, 2 Mei 2016 Rumah Dinas Bupati Sukoharjo

pukul 19.00 - 20.00 WIB

9 Wawancara dengan Bapak

Bambang Haryono, S.Pd., MM (Kasi Olahraga Dinas POPK Sukoharjo)

Senin, 9 Mei 2016 Ruang Bidang Olahraga Dinas POPK Kabupaten Sukoharjo

pukul 09.00 - 10.00 WIB

10 Wawancara dengan Bapak Drs. Sukono (Ketua Umum KONI Sukoharjo)

Rabu, 11 Mei 2016 Kantor Sekretariat KONI Sukoharjo

pukul 09.00 - 10.00 WIB

11 Wawancara dengan Bapak

Thomas Widyananto (Atlet Paralayang)

Rabu, 11 Mei 2016 Ruang Bidang Olahraga Dinas POPK Kabupaten Sukoharjo

pukul 10.00 - 11.00 WIB

12 Wawancara dengan Ibu Sri

Suyamti (Atlet Balap Sepeda)

Rabu, 11 Mei 2017 Ruang Bidang Olahraga Dinas POPK Kabupaten Sukoharjo

pukul 11.00 - 12.00 WIB

13 Wawancara dengan Bapak

Ronny Suryo Narbito (Ketua Umum PASI Sukoharjo)

Rabu, 11 Mei 2016 Stadion Manahan Surakarta

pukul 15.00 - 16.00 WIB

14 Wawancara dengan

Saudara Okky Setyo Utomo (Atlet Atletik)

Rabu, 11 Mei 2016 Stadion Manahan Surakarta

pukul 16.00 - 17.00 WIB

15 Wawancara dengan Bapak

Hary Agung P (Pelatih Paralayang)

Rabu, 11 Mei 2016 Perumahan Purbayan, Baki, Sukoharjo pukul 19.00 - 20.00

WIB 16 Wawancara dengan Saudari

Wida Wijaya (Atlet Pencak Silat Sukoharjo)

Kamis, 12 Mei 2015 Kampus JPOK FKIP UNS, Manahan, Surakarta

pukul 18.00 - 19.00 WIB

(3)

17 Wawancara dengan Bapak Haris Nugroho, M.Or (Ketua Umum IPSI Sukoharjo)

Kamis, 12 Mei 2016 Kampus JPOK FKIP UNS, Manahan, Surakarta

pukul 19.00 - 20.00 WIB

18 Wawancara dengan Saudari

Bertha Nurul U (Atlet tae Kwon Do Sukoharjo)

Minggu, 15 Mei 2016 Gedung Budisasono Kabupaten Sukoharjo pukul 15.00 - 16.00

WIB 19 Wawancara dengan Bapak

Agus Hadi Wibowo, ST ( Pelatih Taekwondo/ Ketua Pembinaan Prestasi

Taekwondo SKH)

Minggu, 15 Mei 2016 Gedung Budisasono Kabupaten Sukoharjo pukul 16.00 - 17.00

WIB

20 Wawancara dengan Ibu Jewarsi (Pelatih &

Pengurus Harian Balap Sepeda)

Senin, 16 Mei 2016 Perumahan Kudu, Baki, Sukoharjo

pukul 09.00 - 10.00 WIB

21 Observasi Latihan Atletik

Kabupaten Sukoharjo

Jumat, 20 Mei 2016 Stadion Gelora Merdeka Kabupaten Sukoharjo pukul 13.00 - 16.00

WIB 22 Observasi Latihan

Paralayang Kabupaten Sukoharjo

Sabtu, 21 Mei 2016 Kemuning, Karanganyar pukul 13.00 - 16.00

WIB 23 Observasi Latihan Tae

Kwon Do Kabupaten Sukoharjo

Minggu, 22 Mei 2016 Gedung Budisasono Kabupaten Sukoharjo pukul 15.00 - 17.00

WIB 24 Observasi Latihan Pencak

Silat Kabupaten Sukoharjo

Selasa, 24 Mei 2016 Padepokan Pencak Silat Jawa Tengah, Kartasura pukul 09.00 - 10.00

WIB 25 Observasi Latihan Balap

Sepeda Kabupaten Sukoharjo

Selasa, 24 Mei 2016 Volodrom Balap Sepeda Manahan, Solo

pukul 09.00 - 10.00 WIB

(4)

B. Jenis Penelitian

Metode penelitian yang digunakan dalam proposal penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan survei. Menurut Moh Nazir (2011: 56) menjelaskan bahwa:

Penyelidikan yang diadakan untuk memperoleh fakta-fakta dari gejala- gejala yang ada dan mencari ketenangan-ketenangan secara faktual, baik tentang institusi sosial, ekonomi, atau politik dari satu kelompok ataupun suatu daerah.

Metode survei membedah dan menguliti serta mengenal masalah-masalah serta mendapatkan pembenaran terhadap keadaan dan praktik-praktik yang sedang berlangsung. Dalam metode survei juga dikerjakan evaluasi serta perbandingan- perbandingan terhadap hal-hal yang telah dikerjakan orang dalam menangani situasi atau masalah yang serupa dan hasilnya dapat digunakan dalam pembuatan rencana dan pengambilan keputusan di masa mendatang.

Sedangankan menurut Riduwan (2011: 49-50) menjelaskan bahwa, penelitian survei biasanya dilakukan untuk mengambil suatu generalisasi dari pengamatan yang tidak mendalam, tetapi generalisasi yang dilakukan bias lebih akurat bila digunakan sampel yang representatif.

C. Subjek Penelitian

Dalam proposal penelitian ini subjek yang ingin diteliti adalah sumber daya manusia bidang olahraga prestasi di Kabupaten Sukoharjo. Proposal penelitian ini bertujuan menganalisa tentang kebijakan daerah mengenai perkembangan sumber daya manusia bidang olahraga prestasi yang meliputi:

pembinaan atlet, pelatih, dan pengurus organisasi olahraga di Kabupaten Sukoharjo.

D. Sumber Data

Sumber data adalah subjek darimana data dapat diperoleh (Suharsimi, 2006: 129). Dalam proposal penelitian ini, dimana penelitian ini akan menganalisa bentuk kebijakan yang dikeluarkan atau dibuat oleh pemerintah daerah Kabupaten Sukoharjo tentang pembinaan sumber daya manusia olahraga prestasi yang

(5)

meliputi pembinaan atlet, pelatih, dan pengurus organisasi olahraga. Dengan demikian, sumber data dalam proposal penelitian ini adalah dokumen peraturan daerah yang mengatur tentang kebijakan-kebijakan pada bidang keolahragaan, dan informan yang menaungi bidang keolahragaan. Adapun informan yang akan dipilih dalam proposal penelitian ini adalah Bupati Sukoharjo, Kasi Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (POPK) Kabupaten Sukoharjo, Ketua Umum KONI Kabupaten Sukoharjo, serta pihak-pihak terkait yang dapat memberikan informasi kepada calon peneliti.

Demi menunjang keberhasilan dalam penelitian, maka teknik sampling yang digunakan dalam tesis ini adalah snowball sampling yang dikemukakan Sugiyono (2007) yaitu, teknik penentuan sampel yang semula berjumlah kecil, kemudian membesar ibarat bola salju yang menggelinding, yang lama-lama menjadi besar. Cara ini banyak dipakai ketika calon peneliti tidak banyak tahu tentang populasi penelitiannya, dia hanya tahu satu atau dua orang yang berdasarkan penilaiannya bisa dijadikan sampel. Karena calon peneliti ingin lebih banyak lagi informasi mengenai penelitiannya, maka calon peneliti dapat meminta kepada sampel pertama untuk menunjukan orang lain yang sekiranya bisa dijadikan sampel.

E. Teknik Pengumpulan Data

Data dikumpulkan dengan teknik survei (non-test). Teknik ini digunakan untuk mengungkapkan dan mengumpulkan data penelitian, dengan cara peneliti turun langsung ke lapangan atau daerah penelitian untuk mengamati, serta mewawancarai langsung orang-orang atau sumber yang berkepentingan berkenaan dengan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini. Adapun langkah-langkah teknik pengumpulan data yang digunakan, diantaranya:

1. Mengkaji Dokumen dan Arsip (Content Analysis)

Dokumen dan arsip tertulis merupakan data yang sering memiliki posisi terpenting dalam penelitian kualitatif. Terutama apabila sasaran kajian mengarah pada latar belakang atau berbagai peristiwa yang terjadi dimasa lampau yang sangat berkaitan dengan kondisi atau peristiwa masa kini yang

(6)

sedang diteliti (HB. Sutopo, 2006: 80). Teknik ini berfungsi untuk menggali dan menganalisis data yang berupa dokumen, seperti PERDA (Peraturan Daerah) yang dikeluarkan pemerintah setempat.

2. Wawancara Mendalam (in-depth interviewing)

Tujuan utama wawancara adalah untuk bisa menyajikan konstruksi saat sekarang dalam suatu konteks mengenai para pribadi, pristiwa, aktivitas, organisasi, perasaan, motivasi, tanggapan atau persepsi, tingkat dan bentuk keterlibatan dan sebagainya untuk merekonstruksi beragam hal seperti itu sebagai bagian dari pengalaman masa lampau, dan memproyeksikan hal-hal yang dikaitkan dengan harapan yang bisa terjadi dimasa yang akan datang (HB. Sutopo, 2006: 68).

3. Observasi (Observation)

Teknik observasi digunakan untuk menggali data dari sumber data yang berupa peristiwa, aktivitas, perilaku, tempat atau lokasi, dan benda atau rekaman gambar (HB. Sutopo, 2006: 75). Teknik ini diperlukan guna memperoleh informasi terkait tujuan pencapaian hasil penelitian.

F. Validitas Data

Untuk memperoleh data yang valid dalam penelitian, maka calon peneliti menggunakan Tiangulasi Data sebagai validitas data yang mengacu pada pendapat yang dikemukakan Patton dalam HB. Sutopo (2006: 93) bahwa, “triangulasi data merupakan cara untuk mengarahkan peneliti agar didalam pengumpulan data, ia wajib menggunakan beragam sumber data yang berbeda-beda yang tersedia”.

Artinya, data yang sama atau sejenis, akan lebih mantap kebenarannya apabila digali dari beberapa sumber data yang berbeda.

G. Teknik Analisis Data

Untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh tentang objek penelitian, analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh melalui analisis dokumen dan arsip, wawancara mendalam, dan observasi, selanjutnya diolah dan diinterpretasikan dengan memfokuskan penajaman makna yang

(7)

seringkali banyak dilukiskan dalam kata-kata daripada angka-angka, dan sejauh mungkin dalam bentuk aslinya (Lexy Moleong, 1990: 6). Oleh karena itu, dalam proses penelitian kualitatif terdapat tiga komponen utama yang harus benar-benar dipahami oleh setiap peneliti kualitatif. Tiga komponen utama analisis tersebut adalah reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan serta verifikasinya (Miles dan Huberman dalam HB. Sutopo, 2006: 113).

Reduksi data merupakan proses seleksi, pemfokusan, penyederhanaan, abstraksi data dari filenote. Sajian data merupakan rakitan organisasi informasi, deskripsi dalam bentuk narasi yang memungkinkan simpulan penelitian dapat dilakukan. Kesimpulan perlu divarifikasi agar cukup mantap dan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan. Peneliti mengadakan penelusuran data kembali secara cepat dan mengulangi mambaca catatan-catatan dilapangan.

Referensi

Dokumen terkait

Kesan-kesan buruk lain : Tiada kesan yang penting atau bahaya kritikal yang diketahui.

(2) ada perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelas RSBI dan Reguler pada kelompok mata kuliah tertentu, yaitu pada kelompok mata kuliah MPB,

Dilatarbelakangi dengan adanya pengalihan fungsi pengawasan terhadap Lembaga Jasa Keuangan Bukan Bank (LJKBB) yang semula dimiliki oleh Kementerian Keuangan

Hasil analisis uji t partial pada regresi berganda pada pengaruh ketiga variabel independen secara parsial terhadap variabel dependen menunjukkan bahwa : (1) terdapat

Hasil penelitian Deby Santyo Rusandy tahun 2016  Penelitian yang dilakukan oleh

Penelitian yang dilakukan oleh Nugrahanti, Darsono (2014) meneliti tentang pengaruh audit tenure, spesialisasi kantor akuntan publik dan ukuran perusahaan terhadap

Bagaimana efektivitas strategi pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) melalui pelatihan

Secara umum dapat disimpulkan bahwa restrukturisasi kredit yang dilakukan bank dengan strategi, kebijakan akuntansi yang handal serta pelaksanaan yang sesuai aturan yang