• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN. Toto Fathoni

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "METODOLOGI PENELITIAN. Toto Fathoni"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

(1)

METODOLOGI PENELITIAN

Toto Fathoni

(2)

METODOLOGI PENELITIAN

PARADIGMA TUJUAN & FUNGSI MASALAH &

VARIABEL

PENDEKATAN

YANG MENDASARI

UNSUR-UNSUR

PENENTUAN SUBJEKPenentuan

Subjek Penelitian

PENGOLAHAN &

ANALISIS DATA TEKNIK & ALAT

PENG. DATA PEMILIHAN

METODEMemilih metode penelitian

(3)

Metodologi Penelitian

• Cara ilmiah untuk mendapatkan data untuk kepentingan dan tujuan tertentu.

(Sugiyono:2009)

• Prosedur yang sistematis dan logis dalam rangka verifikasi data (Nana Sujana,1999)

(4)

Cara ilmiah artinya kegiatan penelitian ini

didasarkan kepada ciri-ciri ilmiah, yaitu rasional, empiris dan sistematis.

Rasional

artinya kegiatan penelitian dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal sehingga

terjangkau oleh penalaran manusia.

Empris artinya dapat diuji, dibuktikan diamati direflikasi

Systematis artinya mengikuti langkah-langkah tertentu yang bersifat logis

(5)

• Produk dari cara yang ilmiah ini menghasilkan data atau informasi yang valid, reliabel dan

objektif.

• Valid berkaitan dengan derajat ketepatan antara data yang sesungguhnya dengan data yang

dikumpulkan peneliti

• Reliabel berkenaan dengan derajat konsistensi/

keajegan data dalam interval waktu terent

• Objektif berkenaan interpersonal

egreement(kesepakatan banyak orang)

(6)

Yang mendasari

(7)

Paradigma penelitian

Positivisme, memandang bawa suatu realitas/fenomena itu dapat diklasifikasikan, relatif tetaf, konkrit, teramati, terukur dan gejala hubungan bersifat sebab akibat

Pospositivisme, memandang realita sosial sebagai

sesuatu yang holistik/utuh, kompleks, dinamis, penuh makna dan hubungan gejala berifat interaktif(reciprocal)

(8)

Pendekatan penelitian

• Penelitian kuantitatif, mendasarkan kepada positivisme, scientific, artistik dan discovery.

Kuantitatif dan interpretatif.

Penelitian kualitatif, penelitian yang berlandaskan pada postpositivisme, kondisi objek yang alamiah, teknik

pengumpulan data secara triangulasi, analisis data bersifat induktif/kualitatif, hasil penelitian lebih menekankan kepada makna daripada generalisasi.

(9)

Tutuan dan fungsi penelitian

• Menjelaskan (Explain)

• Meramalkan (predict)

• Mengontrol (control)

(10)

Masalah dan variabel penelitian

• Masalah yang diteliti

Jawaban apa yang dikehendaki dari pertanyaan penelitian

• Hakikat variabel yang diteliti

Apakah variabel yang akan diteliti telah terjadi atau harus terlebih dahulu diadakan atau dimanipulasi oleh peneliti

• Definisi konsep dan definisi oprasional setiap variabel yang diteliti

Kejelasan definisi akan menentukan jenis data yang diperlukan serta cara untuk memperoleh data itu.

(11)
(12)

Penentuan Subjek

Penelitian

(13)

Populasi, totalitas/sekumpulan objek yang memiliki karakteristik tertentu dengan

lengkap dan jelas yang akan dipelajari sifat- sifatnya

Sampel, suatu bagian yang dipilih dari populasi dengan cara tertentu untuk mewakili keseluruhan populasi

Sempling, Teknik/cara/prosedur yang digunakan untuk anggota sampel

(14)

Tujuan dan pentingnya sampel :

a. Mempertinggi ketelitian b. Mempercepat penelitian

c. Menghemat biaya dan tenaga d. Memperkecil kerugian

(15)

Sifat-sifat pengambilan sampel yang ideal :

a. Menghasilkan gambaran yang dapat

dipercaya dari seluruh populasi yang diteliti b. Dapat menentukan presisi dari hasil

penelitian dengan penentuan penyimpangan baku (standar) dari tafsiran yang diperoleh c. Sederhana hingga mudah dilaksanakan

d. Dapat memberikan keterangan sebanyak mungkin dengan biaya dan tenaga yang sesederhana-sederhananya

(16)

Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan besarnya ukuran sampel :

1. Derajat keseragaman (degree of homogenity) dari populasi

2. Presisi yang dikendaki dari penelitian, makin tinggi tingkat presisi yang dikehendaki, makin besar jumlah sampel yang harus diambil

3. Rencana analisa

4. Tenaga, biaya, dan waktu

(17)

Macam-macam penyimpangan dan sebabnya :

1. Penyimpangan karena pemakaian sampel (sampling error) 2. Penyimpangan bukan oleh pemakaian sampling (non

sampling error)

a. Penyimpangan karena kesalahan perencanaan b. Penyimpangan karena penggantian sampel

c. Penyimpangan karena salah penafsiran petugas d. Penyimpangan karena salah penafsiran responden e. Penyimpangan karena responden sengaja salah menjawabnya

f. Penyimpangan karena salah pengolahan data dan penerbitan

(18)

Teknik Pengambilan Sampel

1. Sampel Acak (Probability Sampling/Random Sampling)

2. Sampel bukan acak (Non Probability Sampling)

(19)

Memilih metode

penelitian

(20)

Penelitian Historis

Menemukan, menilai dan menafsirkan fakta mengenai suatu objek untuk memahami kejadian, peristiwa atau objek masa lampau

Contoh : Penelitian sejarah kepurbakalaan,

perkembangan pendidikan masa lampau sampai sekarang, dsb.

Penelitian ini lebih sulit dalam mempertanggung jawabkan hasil yang diperoleh daripada penelitian lainnya, karena tidak mempunyai kontrol dan

pengukuran yang terandalkan dan tidak bisa direplikasi (diulang). Disamping itu kontrol terhadap sampel juga sangat terbatas.

(21)

Variabel bebas sulit dikendalikan karena diluar jangkauan peneliti

Unsur subjektif peneliti sangat dominan mempengaruhi hasil penelitian

Kesahihan (validitas) penelitian ini banyak bergantung kepada ketajaman peneliti di dalam mengumpulkan, menilai dan menafsirkan fakta dan peristiwa yang dipelajarinya.

Sumber data : Umumnya berupa dokumen tertulis, hasil karya (benda-benda) saksi mata

Sumber informasi yang digunakan sumber primer dan sumber sekunder

(22)

Kritik yang dilakukan untuk memperoleh kebenaran data

• Kritik Eksternal

Apakah notulen asli, tanda tangan asli, dsb.

• Kritik Internal

Apakah isinya benar tentang hal tersebut

(23)

Penelitian Deskriptif

Penelitian yang berusaha mendeskripsikan

gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi pada saat sekarang/masalah-masalah aktual

(24)

Fungsi Penelitian Deskriptif

Untuk memecahkan masalah-masalah yang bersifat praktis dan sedikit sekali fungsinya untuk mengembangkan ilmu

(25)

Permasalahan Penelitian

Permasalahan yang terjadi pada saat penelitian dilaksanakan, sehingga

pemanfaatan temuan penelitian ini berlaku pada saat itu pula, yang belum tentu relevan dengan waktu yang akan datang

(26)

Jenis-jenis penelitian deskriftif

• Studi kasus

• Survai

• Studi pengembangan

• Studi tindak lanjut

• Studi korelasi

• Kausal kompaeatif

• Action Research

(27)

Penelitian Ex post facto

• Ditujukan untuk melihat dan mengkaji

hubungan antar dua variabel atau lebih yang

kegiatan/kejadiannya telah dilakukan orang lain.

(peneliti tidak melakukan perlakuan terhadap variabel yang diteliti).

• Kelemahan pokok dari metode ini adalah

peneliti tidak bisa mengontrol variabel penelitian dan tidak bisa direflikasi.

(28)

Penelitian Eksperimen

Memanipulasi secara sistematik suatu kondisi dengan tujuan untuk melihat pengaruhnya terhadap tingkah laku

(29)

Ciri Penelitian Eksperimen

1. Variabel bebas yang dimanipulasi

2. Semua variabel lain kecuali variabel bebas dikontrol

3. Efek dari manipulasi variabel bebas pada variabel terikat diamati

(30)

Kesalahan Umum dalam Penelitian Eksperimen

Tidak dapat mengontrol variabel-variabel lain diluar variabel penelitian

Kasus yang diteliti terlalu sedikit

Tidak mampu membagi-bagi kelompok menjadi sub-sub kelompok

Variabel yang dipakai sebagai dasar pengelompokan terlalu banyak

Variabel yang dijadikan dasar pengelompokan tidak

mempunyai korelasi yang cukup kuat dengan variabel terikat

Memberikan beberapa kali perlakuan

(31)

Rambu-rambu merancang eksperimen

1. Identifikasi dan perumusan masalah

2. Pemilihan faktor/variabel dan tingkatnya 3. Pemilihan variabel respons

4. Pemilihan rancangan eksperimen 5. Pelaksanaan eksperimen

6. Analisis data

7. Pengambilan kesimpulan dan saran-saran

(32)

Cara-cara untuk Mengontrol Variabel

1. Random Assignment 2. Randomize Matching

a. Person to person b. Kelompok

c. Rank order

3. Homogenius Selection (umur, IQ, dsb.) 4. Analisis Kovarian

5. Penggunaan para subjek sebagai kontrol mereka sendiri

6. Kontrol terhadap perbedaan situasi

(33)
(34)

TEKNIK

PENGUMPULAN DAN

PENGOLAHAN DATA

(35)

JENIS DATA

• Nominal

Data yang memiliki kategori yang bersifat diskrit (dua pilihan)

• Ordinal

Suatu data yang menunjukan sifat kategorial dan menunjukan urutan dalam kedudukan masing-masing kategori.

• Interval

Suatu data yang menunjukan jarak yang memiliki ciri nominal dan ordinal, tetapi memiliki jarak yang sama

• Rasio

Suatu data yang memiliki ciri data nominal, ordinar,dan interval serta memiliki titik nol mutlak atau nol natural yang mengandung makna empirik

(36)

Teknik pengumpulan data

– Teknik observasi

– Teknik komunikasi langsung – Teknik pengukuran

– Teknik dokumentasi

(37)

Teknik Observasi

Observasi langsung

Observasi tidak langsung

Observasi berperan serta

Alat pengumpul data

Catatan anekdot

Catatan berkala

Daftar cek

Skala nilai

Peralatan mekanik

(38)

Teknik komunikasi langsung

a. Intervew

Intervew bebas

Intervew terpimpin dengan pedoman

Intervew bebas terpimpin Dari segi responden

Personal intervew

Group intervew Pertanyaan intervew

catatan lepas

daftar ceklist

skala nilai

(39)

b. Kuistioner

• Angket langsung

• Angket tidak langsung

Rekonstruksi pertanyaan:

• dengan pertanyaan bebas

• dengan pertanyaan terstruktur(tertutup / terbuka)

• dengan jawaban singkat

(40)

Teknik Pengukuran

a

. Skala

• Skala penilaian

• Skala sikap

• Skala minat

(41)

b. Pengujian

Tes psikologis

tes kepribadian

tes intelektual

tes bakat

Tes kemampuan dasar

tes khusus

tes umum Tes hasil belajar

tes tulisan

tes lisan

tes tindakan

(42)

Teknik Dokumentasi

Alat pencatat data studi dokumentasi

kartu ihtisar

kartu kutipan

kartu ulasan

penggunaan daftar cek dan skala nilai

(43)
(44)

TEKNIK ANALISIS DATA

(45)

Teknik Analisis Data Meliputi

• Mengelompokan data berdasarkan variabel dan jenis responden

• Mentabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden

• Menyajikan data setiap variabel yang diteliti

• Melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah penelitian

• Melakukan perhitungan untuk menguji hipoteis yang telah diajukan

(46)

MACAM STATISTIK UNTUK ANALISIS DATA

• Statistik deskirptif : menganalisis data dengan cara mendeskripsikan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud

melakukan generalisasi.

• Statistik inferensial : menganalisis data

berdasarkan sampel dengan maksud untuk mengambil kesimpulan/generalisasi terhadap populasi.

(47)

Yang Termasuk Statistik deskriptif

• Penyajian data melalui tabel, grafik, diagram, piktogram

• Perhitungan modus, median, desil, quartil, persentil

• Rata-rata, simpangan baku, varians

(48)

Statistik Deskriptif juga dapat :

• Mencari kuatnya hubungan antar variabel melalui teknik analisis korelasi

• Melakukan analisis prediksi dengan teknik regresi

• Melakukan analisis perbandingan antara dua rata-rata sampel atau populasi

Akan tetapi dalam statistik deskriptif tidak melakukan uji signifikansi

(49)

Statistik Inferensial

• Statistik induktif atau statistik probabilitas, adalah teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya

diberlakukan untuk populasi.

• Statistik ini cocok digunakan apabila sampel diambil dari populasi yang jelas dan dilakukan dengan teknik random

(50)

• Statistik probabi;itas karena kesimpulan yang diambil untuk populasi berdasarkan sampel

memiliki peluang kebenaran dan kesalahan (taraf signifikansi).

• Signifikansi adalah kemampuan untuk

digeneralisasikan dengan kesalahan tertentu (alfha α 0.05)

(51)

Statistik Parametrik

• Digunakan untuk menguji parameter populasi melalui statistik, atau melalui data sampel.

Parameter populasi itu meliputi:

• Rata-rata populasi μ (mu)

• Simpangan baku σ (sigma)

• Varians σ

(52)

Asumsi-asumsi yang harus dipenuhi dalam statistik Parametrik

• Data yang akan dianalisis harus berdistribusi normal

• Data dari dua kelompok atau lebih yang akan dianalisis harus homogen

• Dalam analisis regresi harus dipenuhi asumsi linieritas

• Ukuran sampel minimum 30 unit satuan

(53)

Statistik Non Parametrik

• Statistik non parametrik tidak menguji parameter populasi melainkan distribusi populasi.

• Statistik nonparametrik tidak diperlukan pengujian asumsi-asumsi

• Digunakan untuk menganalisis data yang berskala nominal dan ordinal

(54)

Teknik analisis data yang digunakan juga mempertimbangkan:

Macam data ( nominal, ordinal, interval dan ratio)

Bentuk hipotesis :

• Hipotesis deskriptif

• Hipotesis komperatif

• Hipotesis asosiatif

Referensi

Dokumen terkait

Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini secara sampling berimbang ( Propotional Random Sampling ) alasannya adalah agar semua anggota yang masuk kategori

Sampel adalah sebagian dari populasi yang diambil sebagai sumber data dan dapat mewakili seluruh populasi. 99 Sampel diambil dengan teknik sampling purposive, yaitu

probabilitas ), adalah teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi. Statistik ini akan cocok digunakan

Seluruh anggota populasi dengan menggunakan simple random sampling yaitu memastikan setiap elemen dalam populasi memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi

Statistik Inferensial adalah teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi.. akan cocok digunakan bila sampel

• Dalam pengujian hipotesis, kesimpulan yang diambil berdasarkan sampel belum tentu cocok dengan kondisi populasi, namun kita tak pernah tahu kondisi populasi tersebut. Yang

Inferensi Statistik Satu Populasi Sembarang Estimasi interval mean µ suatu populasi Teorema Limit Pusat Apabila sampel-sampel random diambil dari suatu populasi yang berdistribusi

 Syarat untuk dapat dilakukan teknik simple random sampling adalah:  Anggota populasi tidak memiliki strata sehingga relatif homogen  Adanya kerangka sampel yaitu merupakan daftar