• Tidak ada hasil yang ditemukan

Modul Geo Kel Komp I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Modul Geo Kel Komp I"

Copied!
113
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Dra. Deti Hendarni, M.S.Ed.
    • Andik Suwastono, M.Pd.
  • Pengajar:
    • Prof. Dr. Sugeng Utaya, M.Si.
  • Sekolah: Universitas Negeri Malang
  • Mata Pelajaran: Geografi
  • Topik: Modul Guru Pembelajar Mata Pelajaran Geografi Sekolah Menengah Atas (SMA) Kelompok Kompetensi I
  • Tipe: modul
  • Tahun: 2016
  • Kota: Jakarta

I. Pendahuluan

Modul Geo Kel Komp I, dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru Geografi SMA dalam penginderaan jauh (PJ) dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Modul ini selaras dengan Peraturan Pemerintah terkait Standar Nasional Pendidikan dan Standar Kualifikasi Guru, bertujuan meningkatkan penguasaan materi, pengembangan pembelajaran kreatif, dan pemahaman mendalam tentang geografi. Modul ini mencakup dasar-dasar PJ, sistem PJ, dasar-dasar SIG, implementasi SIG, serta evaluasi model dan media pembelajaran. Pendekatan pembelajaran yang digunakan menekankan aktivitas belajar aktif, kolaboratif, dan penilaian diri (self-assessment) melalui tugas individu dan kelompok. Hal ini bertujuan meningkatkan pemahaman konseptual dan penerapan praktis PJ dan SIG dalam konteks pembelajaran geografi.

1.1 Latar Belakang

Modul ini merespon kebutuhan peningkatan kompetensi guru Geografi SMA, khususnya dalam pemanfaatan teknologi PJ dan SIG. Hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) menunjukkan perlunya peningkatan kompetensi guru dalam bidang ini. Modul ini dirancang untuk mengatasi kesenjangan kompetensi tersebut melalui pembelajaran mandiri dan kelompok, yang didukung oleh berbagai aktivitas, tugas, dan evaluasi yang terstruktur dan sistematis. Dengan demikian, modul ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran geografi yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

1.2 Tujuan

Tujuan utama modul ini adalah meningkatkan kompetensi guru Geografi SMA dalam penguasaan materi PJ dan SIG serta kemampuan mengembangkan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Tujuan spesifik meliputi penguasaan konsep dasar PJ dan SIG, analisis permasalahan dalam konteks fisik dan sosial, serta implementasi PJ dan SIG dalam pembelajaran. Modul ini juga bertujuan untuk membekali guru dengan kemampuan menyusun instrumen penilaian yang relevan dan efektif serta mengimplementasikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik.

1.3 Peta Kompetensi

Peta kompetensi mengacu pada Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007, mencakup penguasaan materi, standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran geografi, pengembangan materi pembelajaran kreatif, pemahaman hakikat struktur keilmuan geografi, penguasaan materi geografi secara luas dan mendalam, serta penerapan manfaat mata pelajaran geografi. Modul ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam semua aspek tersebut melalui aktivitas belajar yang terintegrasi dan sistematis.

1.4 Ruang Lingkup

Modul ini mencakup empat area utama: Dasar-dasar Penginderaan Jauh (PJ), Sistem Penginderaan Jauh, Dasar-dasar Sistem Informasi Geografis (SIG), dan Implementasi Sistem Informasi Geografis. Setiap area dibahas secara rinci, mulai dari konsep dasar, prinsip-prinsip kunci, hingga penerapan praktis. Materi disajikan secara bertahap dan sistematis, dilengkapi dengan contoh kasus dan latihan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan PJ dan SIG dalam konteks pembelajaran geografi di SMA.

1.5 Cara Penggunaan Modul

Modul ini dirancang untuk pembelajaran mandiri dan kolaboratif. Guru diarahkan untuk membaca petunjuk penggunaan, memahami tujuan dan ruang lingkup, mempelajari uraian materi, melakukan aktivitas pembelajaran secara individu dan kelompok, mengerjakan latihan dan tugas, memberikan umpan balik, dan menyimpan produk pembelajaran sebagai portofolio. Metode diskusi kelompok didorong untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar guru. Hal ini sejalan dengan prinsip pembelajaran kolaboratif dan pembelajaran berbasis pengalaman.

II. Kegiatan Pembelajaran 1: Dasar-Dasar Penginderaan Jauh (PJ)

Bagian ini memperkenalkan konsep dasar PJ, peranannya, dan keuntungan penggunaannya. Materi mencakup definisi PJ menurut berbagai ahli, peranan PJ dalam berbagai bidang (meteorologi, oseanografi, hidrologi, geologi, dan pembuatan peta), serta keuntungan penggunaan PJ dibandingkan metode konvensional. Aktivitas pembelajaran meliputi diskusi, tugas individu (menjelaskan konsep dasar dan peranan PJ), dan tugas kelompok (menganalisis permasalahan dan kasus yang berkaitan dengan kegiatan manusia). Latihan mencakup analisis pemanfaatan PJ dalam bidang penggunaan lahan.

2.1 Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran pada bagian ini adalah untuk membekali guru dengan pemahaman konseptual tentang penginderaan jauh. Setelah menyelesaikan kegiatan pembelajaran ini, diharapkan guru dapat menjelaskan konsep dasar, peranan, dan keuntungan penggunaan penginderaan jauh, serta menganalisis permasalahan kegiatan manusia dalam bidang fisik dan sosial yang dapat diatasi dengan teknologi penginderaan jauh. Pemahaman ini penting sebagai dasar untuk memahami aplikasi PJ yang lebih kompleks.

2.2 Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator pencapaian kompetensi mencakup kemampuan menjelaskan konsep dasar penginderaan jauh, menjelaskan peranan penginderaan jauh dalam berbagai bidang, menjelaskan keuntungan penginderaan jauh dibandingkan metode konvensional, menganalisis permasalahan atau kasus yang berkaitan dengan kegiatan manusia dalam bidang fisik, dan menganalisis permasalahan atau kasus yang berkaitan dengan kegiatan manusia dalam bidang sosial. Penguasaan indikator ini menunjukkan pemahaman yang komprehensif tentang dasar-dasar penginderaan jauh.

2.3 Uraian Materi

Uraian materi mencakup definisi PJ dari berbagai sumber, menjelaskan berbagai sumber dan jenis tenaga yang digunakan dalam penginderaan jauh (pasif dan aktif), serta menguraikan peran dan keuntungan teknologi penginderaan jauh. Materi ini dilengkapi dengan ilustrasi gambar untuk memperjelas pemahaman. Pengetahuan tentang berbagai jenis sumber tenaga dan interaksi energi dengan objek merupakan hal krusial untuk memahami bagaimana data penginderaan jauh diperoleh dan diinterpretasikan.

2.4 Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas pembelajaran meliputi penyampaian tujuan, tugas individu (membaca materi, merangkum peranan PJ), dan tugas kelompok (menganalisis kasus dan mempresentasikan hasil analisis). Aktivitas ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan presentasi, dan kolaborasi antar guru. Diskusi kelompok juga memberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan antar peserta.

2.5 Latihan/Kasus/Tugas

Latihan dan tugas yang diberikan menuntut guru untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh. Contohnya, analisis pemanfaatan PJ dalam bidang penggunaan lahan. Hal ini bertujuan untuk menguji pemahaman dan kemampuan analisis guru dalam mengaplikasikan konsep-konsep PJ dalam konteks nyata. Melalui latihan ini, guru dapat menguji kemampuan mereka sendiri (self-assessment).

2.6 Rangkuman

Rangkuman berisi poin-poin penting yang dibahas dalam kegiatan pembelajaran ini, meliputi definisi PJ, peranannya, dan keuntungan penggunaannya. Rangkuman ini berfungsi untuk memperkuat pemahaman guru tentang konsep dasar PJ sebelum melanjutkan ke materi berikutnya. Rangkuman juga berfungsi sebagai panduan bagi guru untuk mengulang materi penting yang telah dipelajari.

2.7 Umpan Balik dan Tindak Lanjut

Bagian ini menyediakan pertanyaan refleksi untuk membantu guru mengevaluasi pemahaman mereka dan merencanakan tindak lanjut. Pertanyaan refleksi diarahkan untuk mengkaji pemahaman konsep, pengalaman belajar, manfaat materi terhadap tugas keprofesian, dan rencana tindak lanjut. Umpan balik ini penting untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran dan merencanakan pengembangan profesional berkelanjutan.

III. Kegiatan Pembelajaran 2: Sistem Penginderaan Jauh

Bagian ini membahas sistem PJ secara lebih detail, mencakup komponen-komponen sistem PJ (sumber tenaga, atmosfer, obyek, sensor, platform, dan sistem komunikasi), interaksi energi, dan spektrum elektromagnetik. Materi menjelaskan karakteristik masing-masing komponen dan perannya dalam proses penginderaan jauh. Aktivitas pembelajaran meliputi pembuatan skema sistem PJ dan deskripsi singkatnya. Ini menekankan pada pemahaman sistemik proses penginderaan jauh.

3.1 Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran pada bagian ini adalah untuk membekali guru dengan pengetahuan yang komprehensif tentang sistem penginderaan jauh. Setelah menyelesaikan bagian ini, guru diharapkan mampu menjelaskan sistem dasar penginderaan jauh, mengidentifikasi komponen-komponen dalam sistem penginderaan jauh, dan menjelaskan peranan atau fungsi masing-masing komponen tersebut. Pemahaman tentang sistem PJ merupakan bekal yang penting untuk mengaplikasikan teknologi PJ secara efektif.

3.2 Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator pencapaian kompetensi mencakup kemampuan menjelaskan konsep dasar sistem penginderaan jauh, mengidentifikasi komponen-komponen sistem penginderaan jauh (sumber tenaga, atmosfer, obyek, sensor, platform, dan sistem komunikasi), dan menjelaskan peranan atau fungsi masing-masing komponen dalam sistem penginderaan jauh. Penguasaan indikator ini menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana sistem PJ bekerja secara utuh.

3.3 Uraian Materi

Uraian materi mencakup penjelasan tentang sistem PJ sebagai serangkaian komponen yang saling berkaitan dan bekerja sama secara terkoordinasi, penjelasan masing-masing komponen sistem PJ (sumber tenaga, objek, sensor, platform, dan sistem komunikasi), penjelasan tentang spektrum elektromagnetik dan interaksi energi dengan objek, dan penjelasan tentang berbagai jenis sensor (pasif dan aktif). Materi ini dilengkapi dengan gambar dan diagram untuk memperjelas pemahaman.

3.4 Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas pembelajaran meliputi penyampaian tujuan, tugas individu (membuat skema sistem PJ), dan tugas kelompok (mendiskusikan peranan masing-masing komponen). Aktivitas ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman sistemik tentang PJ, meningkatkan kemampuan visualisasi dan komunikasi ilmiah. Melalui tugas individu dan kelompok, guru diajak untuk memproses informasi secara aktif dan kolaboratif.

3.5 Latihan/Kasus/Tugas

Latihan dan tugas mencakup pembuatan deskripsi singkat berdasarkan skema sistem PJ yang telah dibuat. Ini bertujuan untuk menguji pemahaman guru tentang fungsi dan interaksi antar komponen dalam sistem PJ. Melalui latihan ini, guru dapat menguji pemahaman mereka sendiri dan mengidentifikasi area yang masih perlu diperdalam.

3.6 Rangkuman

Rangkuman berisi poin-poin penting tentang sistem PJ, mencakup komponen-komponennya dan perannya masing-masing. Rangkuman ini membantu guru untuk mengkonsolidasikan pemahaman mereka tentang sistem PJ. Rangkuman juga berfungsi sebagai panduan untuk mengulang materi penting sebelum melanjutkan ke materi berikutnya.

3.7 Umpan Balik dan Tindak Lanjut (tidak tersedia pada teks)

Bagian ini seharusnya berisi pertanyaan refleksi untuk mengevaluasi pemahaman guru dan merencanakan tindak lanjut, namun tidak tersedia pada teks yang diberikan. Seharusnya terdapat pertanyaan yang mengkaji pemahaman konsep, pengalaman belajar, manfaat materi, dan rencana tindak lanjut.

IV. Kegiatan Pembelajaran 3: Dasar-Dasar Sistem Informasi Geografis (SIG)

Bagian ini memperkenalkan dasar-dasar SIG, termasuk definisi, komponen, dan aplikasi SIG. Materi mencakup disiplin ilmu pendukung SIG, kegunaan SIG, dan perbandingan SIG dengan metode manual. Aktivitas pembelajaran tidak tercantum secara rinci dalam teks yang tersedia, namun diharapkan ada aktivitas yang memungkinkan guru untuk mengaplikasikan konsep yang dipelajari.

V. Kegiatan Pembelajaran 4: Implementasi Sistem Informasi Geografis (SIG)

Bagian ini membahas implementasi SIG lebih lanjut, fokus pada penerapan praktis SIG dalam pemecahan masalah. Teks yang diberikan tidak menjelaskan secara rinci isi bagian ini. Namun, diharapkan bagian ini berisi contoh kasus dan latihan untuk mengaplikasikan konsep SIG.

VI. Kegiatan Pembelajaran 5: Evaluasi Model-Model Pembelajaran

Bagian ini membahas evaluasi berbagai model pembelajaran yang relevan dengan materi PJ dan SIG. Teks yang tersedia tidak memberikan informasi detail tentang isi bagian ini. Namun, diharapkan bagian ini mencakup diskusi tentang pemilihan model pembelajaran yang tepat dan kriteria evaluasinya.

VII. Kegiatan Pembelajaran 6: Evaluasi Pemanfaatan Media Pembelajaran

Bagian ini membahas evaluasi berbagai media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengajarkan PJ dan SIG. Teks yang tersedia tidak memberikan informasi detail tentang isi bagian ini. Namun, diharapkan bagian ini mencakup diskusi tentang pilihan media pembelajaran yang efektif dan kriteria evaluasinya.

VIII. Kegiatan Pembelajaran 7: Penyusunan Instrumen Penilaian

Bagian ini membahas penyusunan instrumen penilaian yang relevan dengan materi PJ dan SIG. Teks yang tersedia tidak memberikan informasi detail tentang isi bagian ini. Namun, diharapkan bagian ini mencakup diskusi tentang jenis instrumen penilaian yang sesuai, kriteria penilaian, dan cara menyusun instrumen penilaian yang baik.

IX. Kegiatan Pembelajaran 8: Implementasi RPP dalam Pembelajaran Geografi

Bagian ini membahas implementasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam pembelajaran geografi yang mengintegrasikan PJ dan SIG. Teks yang tersedia tidak memberikan informasi detail tentang isi bagian ini. Namun, diharapkan bagian ini mencakup diskusi tentang cara mengintegrasikan PJ dan SIG ke dalam RPP dan contoh RPP yang baik.

Referensi Dokumen

  • Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan ( Arikunto, Suharsimi )
  • Media Pembelajaran ( Arsyad, Azhar )
  • Media Pembelajaran ( Asnawir dan Basyiruddin Usman )
  • Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya ( Sadiman, dkk )
  • Sistem Informasi Geografi-SIG ( An, La )

Gambar

Gambar 3. Kerucut G.Semeru dengan kerucut gunung api, aliran lava dan
Gambar  5. Pola lipatan Minyak bumi
Gambar 6. Peta Rupabumi Skala 1:50.000 Dan Foto Udara Skala 1:40.000 Bandara Adi Sucipto Yogyakarta
Gambar 7. Skema Umum Sistem Penginderaan Jauh
+7

Referensi

Dokumen terkait

Respon yang muncul dalam penelitian ini dan pemecahannya pada mata pelajaran PKn dengan menggunakan media flashcard dalam pembelajaran langsung yaitu: (1)

Kalimat topik paragraf tersebut adalah tenaga kerja yang diperlukan dalam persaingan bebas tenaga kerja adalah tenaga kerja yang mempunyai etos kerja tinggi, yaitu tenaga

Untuk mewujudkan semua yang telah direncanakan dalam Rencana Kerja/Rencana Kinerja Tahunan (Renja/RKT) Tahun 2019 ini, diperlukan dengan tekad dan semangat untuk

 Berikan tes awal untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan mereka mengenai topik yang menggunakan media tersebut.  Sajikan media yang sesuai dengan

Wireless merupakan media yang baik untuk akses internet dan mempunyai jangkuan yang terbatas sehingga diperlukan semua metode untuk dapat mendistibusikan wireless dengan baik merata dan