• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Penggunaan teknologi jaringan internet saat ini sudah menjadi hal wajib dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat salah satunya di bidang pendidikan, di bidang pendidikan manfaat dari jaringan komputer sudah sangat banyak dirasakan, jaringan komputer sering kali berperan vital dalam kegiatan pendistribusian informasi yang cepat tersebut,salah satu jenis jaringan yang paling banyak digunakan saat ini adalah wireless.

Wireless merupakan media yang baik untuk akses internet dan mempunyai jangkuan yang terbatas sehingga diperlukan semua metode untuk dapat mendistibusikan wireless dengan baik merata dan luas serta jangkauan signal, mampu mengelola dengan baik access point serta dibutuhkan keamanan yang baik untuk akses ke dalam wireless yang tersedia permasalahan yang terjadi ialah semakin banyak wireless dan access point serta banyaknya user yang terkoneksi yang tidak dikelola dengan baik dan secara optimal maka akan mengakibatkan kinerja dari access point tersebut akan kurang optimal dan efektif. (Rifai dan Sudibyo, 2018) Permasalahan akan timbul jika tidak adanya sebuah manajemen wireless dan access point yang baik ketika dibuat seperti kesalahan pembuatan service set identifier (SSID) sehingga fitur roaming pada Access Point tidak dapat bekerja dan banyaknya access point dan service set identifier (SSID) dalam suatu tempat serta tanpa manajemen yang baik dalam mengelolanya sehingga akan menimbulkan permasalahan dalam memonitoring jaringan internet yang disebarkan oleh access point tersebut (Ratnasari dkk, 2017)

Politeknik negeri Sriwijaya merupakan salah satu pendidikan tinggi yang menyediakan layanan internet untuk mahasiswa berkomunikasi dan menjadi sarana informasi untuk menunjang kebutuhan belajar mengajar. Terdapat beberapa akses point yang berada di Teknik komputer,dengan banyaknya akses point,akan lebih

(2)

efektif jika di kontrol oleh satu perangkat saja,yang mana perangkat tersebut dapat menjadi media untuk mengatur konfigurasi akses point - akses point tersebut tanpa harus mengakses satu persatu akses point tersebut,salah satu metode yang digunakan adalah CapsMan (Controller Access Point System Manager).

Controller Access Point System Manager (CAPsMAN) merupakan metode yang baik dalam memanajemen access point agar mudah dan dapat di kelola adengan baik dan effesien dan hotspot server diperlukan untuk mengelola banyak user yang terhubung kedalam access point serta dapat menangani ratusan user dalam bersamaan

Dari uraian diatas, maka penulis bermaksud untuk membuat sebuah sistem yang mana dapat mengontrol dan konfigurasi akses point. Oleh karena itu penulis menentukan judul "Manajemen Akses Poin Menggunakan Controller Acces point System Manager (Capsman) Di Politeknik Negeri Sriwijaya".Yang mana

diharapkan dapat mempermudah kita dalam mengelola akses point tersebut.

1.2 Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalahnya adalah bagaimana mengimplementasi Capsman Dijurusan Teknik komputer Politeknik Negeri Sriwijaya.

1.3 Batasan Masalah

Adapun ruang lingkup dari tugas akhir ini adalah:

1. Penelitian dilakukan di jurusan teknik komputer politeknik negri sriwijaya 2. Tidak membahas secara detail tentang keamanan router

3. Penerapan CapsMan menggunakan Mikrotik

4. Perangkat yang digunakan adalah Mikrotik dengan RouterOS lisensi lv4 1.4 Tujuan

Tujuan dari pembuatan laporan akhir ini sebagai berikut:

1. Mempermudah kontrol terhadap beberapa Access point yang terpasang di jaringan.

(3)

2. Menerapkan Sebuah sistem dimana manajemen Access point dapat diatur secara praktis.

1.5 Manfaat

Manfaat nya dengan menggunakan metode CapsMan ini diharapkan Pengguna dapat mengontrol Access point secara mudah dan cepat secara efisien

Referensi

Dokumen terkait

Pada masa dulu, masyarakat mendapatkan informasi melalui buku, koran, televisi, dan radio. Namun, sejak terjadi perkembangan teknologi ditandai kehadiran internet, akses

Kondisi tersebut menyebabkan diperlukan pencegahan dengan melakukan perhitungan untuk mengetahui seberapa baik efektivitas mesin Caulking serta mengetahui kondisi

Untuk itu diperlukan adanya media lain untuk melakukan knowledge sharing tentang tata cara pelaksanaan aktivitas corrective maintenance agar knowledge yang dimiliki

Permasalahan yang muncul pada wilayah studi merupakan permasalahan aksesbilitas, moda yang tersedia masih sangat terbatas dan mempunyai waktu-waktu terbatas, dan juga

Dari banyaknya korban jiwa yang disebabkan gempa bumi apabila melihat dari gempa yang sudah terjadi, berdasarkan media berita baik yang terdapat di internet, koran

Kondisi tersebut menyebabkan diperlukan pencegahan dengan melakukan perhitungan untuk mengetahui seberapa baik efektivitas mesin cetak serta mengetahui kondisi mesin cetak

Untuk itu diperlukan adanya media lain untuk melakukan knowledge sharing tentang tata cara pelaksanaan aktivitas penjilidan agar knowledge yang dimiliki oleh karyawan

Untuk itu diperlukan rancangan kedudukan dari GCIO dalam struktur Pemerintahan Indonesia yang lebih menyeluruh, dan dapat mengakomodir semua kepetingan dari instansi