• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah

: SMK Negeri 1 Surabaya

Program Keahlian

:

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas / Semester

:

Standar Kompetensi

: Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang

berkaitan

dengan

pernyataan

majemuk

dan

pernyataan

berkuantor

Kompetensi Dasar

: Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat

terbuka)

Indikator

: 1. Pernyataan dan bukan pernyataan dibedakan

2. Suatu pernyataan ditentukan nilai kebenarannya

Alokasi Waktu

: 2 x 90 menit

I.

TUJUAN PEMBELAJARAN

1.

Siswa mampu membedakan pernyataan dan bukan pernyataan

2.

Siswa mampu membedakan pernyataan dan kalimat terbuka

3.

Siswa mampu menentukan nilai kebenaran suatu pernyataan

II. MATERI PEMBELAJARAN

Pernyataan dan Bukan Pernyataan

A. Pernyataan (Kalimat Tertutup)

Pernyataan adalah suatu kalimat yang dapat ditentukan nilai kebenarannya, yaitu benar

saja atau salah saja, tidak kedudanya pada saat yang bersamaan.

Contoh:

(2)

B. Bukan Pernyataan (Kalimat Terbuka)

Kalimat terbuka adalah suatu kalimat yang tidak dapat ditentukan nilai kebenarannya

karena masih mengandung variabel/peubah. Apabila variabel/peubah diganti dengan

konstanta, maka akan menjadi pernyataan. Pengganti variabel yang menyebabkan

kalimat terbuka menjadi pernyataan bernilai benar disebut himpunan penyelesaian,

ditulis Hp.

Contoh:

1. 2x – 7 = 3

2. Beliau presiden RI yang pertama.

3. Apakah pelajaran matematika menyenangkan?

III. METODE PEMBELAJARAN

1.

Pembelajaran Langsung dan STAD

2.

Ceramah, diskusi dan pemberian tugas

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan ke – 1

No

Kegiatan Pembelajaran

Karakter

Waktu

1 Pendahuluan A. Orientasi

 Guru membuka pelajaran dengan memberi salam  Guru mengecek presensi siswa

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

B. Apersepsi

 Menjelaskan mengenai kalimat pernyataan C. Motivasi

 Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai pernyataan

1. Cermat 2. Teliti 3. Kritis 4.Tanggung jawab 10 menit 2 Kegiatan Inti A. Eksplorasi

 Siswa mendiskusikan mengenai perbedaan pernyataan dan bukan pernyataan

 Siswa mendiskusikan mengenai kalimat terbuka B. Elaborasi

 Siswa memberikan contoh pernyataan dan bukan pernyataan

 Siswa mengerjakan soal-soal mengenai pernyataan

C. Konfirmasi

 Guru melakukan tanya jawab sambil mengarahkan siswa, siswa menemukan jawaban atas permasalahan yang ditemukan

(3)

 Siswa yang aktif diberikan penghargaan  Siswa yang belum aktif di berikan motivasi 3 Penutup

 Siswa membuat kesimpulan

 Siswa diberikan tugas untuk pertemuan berikutnya

5 menit

Pertemuan ke – 2

No

Kegiatan Pembelajaran

Karakter

Waktu

1 Pendahuluan A. Orientasi

 Guru membuka pelajaran dengan memberi salam  Guru mengecek presensi siswa

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

B. Apersepsi

 Guru menjelaskan materi pertemuan sebelumnya  Guru menjelaskan mengenai nilai kebenaran yang

dimiliki oleh suatu pernyataan C. Motivasi

 Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai nilai kebenaran suatu pernyataan

1. Cermat 2. Teliti 3. Kritis 4.Tanggung jawab 10 menit 2 Kegiatan Inti A. Eksplorasi

 Siswa mendiskusikan mengenai nilai kebenaran B. Elaborasi

 Siswa memberikan contoh nilai kebenaran dari beberapa pernyataan

 Siswa mengerjakan soal-soal mengenai penentuan nilai kebenaran suatu pernyataan

C. Konfirmasi

 Guru melakukan tanya jawab sambil mengarahkan siswa, siswa menemukan jawaban atas permasalahan yang ditemukan

 Siswa yang aktif diberikan penghargaan  Siswa yang belum aktif di berikan motivasi

75 menit

3 Penutup

 Siswa membuat kesimpulan

 Siswa diberikan tugas untuk pertemuan berikutnya

5 menit

V. SUMBER BELAJAR

(4)

2. Kharisma. 2012. Modul Matematika untuk SMK. CV. HaKa MJ

B. Alat dan Media Belajar : Powerpoint

VI. PENILAIAN HASIL BELAJAR

A. Teknik Penilaian

: Tes tertulis

B. Bentuk Instrumen

: Uraian

C. Instrumen Penilaian

:

No

Indikator

Bentuk

soal

Soal

Penyelesaian

Skor

1

2

Pernyataan dan bukan pernyataan dibedakan Suatu pernyataan ditentukan nilai kebenarann ya

Uraian

1. Selidiki apakah kalimat

dibawah ini pernyataan

atau bukan pernyataan :

A. 16 merupakan bilangan

kuadrat

B. 3 + 2 < 7

C. Tutup pintu itu

2. Tentukan nilai kebenaran dari pernyataan berikut :

A. Lima adalah bilangan

ganjil

B. Nilai x yang memenuhi

2x+6 = 0 adalah -3

C. 4+5

 9

1. A. Pernyataan B. Pernyataan C. Bukan Pernyataan 2. A. Benar B. Benar C. Salah

50

50

Total skor maksimal

100

VII. PEDOMAN PENSKORAN

݈ܰ݅ܽ݅ݏ݅ݏݓܽ =

ܵ݇݋ݎݕܽ݊݃ ݀݅݌݁ݎ݋݈݁ℎ ݏ݅ݏݓܽ

ܵ݇݋ݎ݉ ܽ݇ݏ݅݉ ݈ܽ

ݔ100

Surabaya Juli 2012

Mengetahui,

Kepala SMK Negeri 1 Surabaya

Guru Mata Diklat

(5)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah

: SMK Negeri 1 Surabaya

Program Keahlian

:

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas / Semester

:

Standar Kompetensi

: Mendeskripsikan logika matematika dalam pemecahan masalah

yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan

berkuantor

Kompetensi Dasar

: Mendeskripsikan ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi,

biimplikasi dan ingkarannya

Indikator

:1.Ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi dan biimplikasi

dibedakan

2. Ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi dan biimplikasi

ditentukan nilai kebenarannya

3. Ingkaran dari konjungsi, disjungsi, implikasi dan biimplikasi

ditentukan nilai kebenarannya

Jumlah n suku suatu deret aritmatika ditentukan dengan menggunakan rumus

Alokasi Waktu

: 4 x 90 menit

I.

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Siswa mampu memberi contoh dan membedakan ingkaran, konjungsi, disjungsi,

implikasi, biimplikasi dan ingkarannya

2. Siswa mampu membuat tabel kebenaran dari ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi,

biimplikasi dan ingkarannya

(6)

II. MATERI PEMBELAJARAN

Ingkaran, Konjungsi, Disjungsi, Implikasi, Biimplikasi dan Ingkarannya

A. Ingkaran/Negasi

Misalkan p adalah suatu pernyataan, maka ingkaran/negasi pernyataan p ditulis ~p atau

p

(

p

dibaca bukan p atau tidak benar bahwa p).

Jika p adalah pernyataan yang bernilai benar, maka ~p merupakan pernyataan bernilai

salah, dan sebaliknya.

Contoh:

1. p : Lima adalah bilangan ganjil. (B)

~p : Lima bukan bilangan ganjil. (S)

2. q : 4 + 2 = 8 (S)

~q : 4 + 2 8 (B)

3. r : Semua manusia akan mati. (B)

~r : Tidak benar bahwa semua manusia akan mati. (S)

B. Konjungsi, Disjungsi, dan Ingkarannya

- Konjungsi adalah dua pernyataan yang dihubungkan dengan kata hubung “dan”.

Konjungsi dari pernyataan p dan q ditulis: “p

 q”, dibaca: “p dan q”.

- Disjungsi adalah dua pernyataan yang dihubungkan dengan kata hubung “atau”.

Disjungsi dari pernyataan p dan q ditulis: “p

 q”, dibaca: “p atau q”

Tabel Kebenaran :

p q pq B B S S B S B S B S S S p q pq B B S S B S B S B B B S

Perhatikan:

(7)

Catatan:

~(p

 q) = ~p  ~q

~(p

 q) = ~p  ~q

dikenal sebagai hukum De Morgan

C. Implikasi, Biimplikasi, dan Ingkarannya

- Implikasi dari pernyataan p dan q ditulis dengan “p

 q”, dibaca “Jika p maka q”,

dengan p disebut anteseden atau hipotesis dan q disebut konsekuen atau konklusi atau

kesimpulan.

- Biimplikasi dari pernyataan p dan q ditulis dengan “p

 q”, dibaca “p jika dan hanya

jika q”.

p

 q artinya (p  q) dan (q  p)

Tabel Kebenaran :

p q pq B B S S B S B S B S B B p q pq B B S S B S B S B S S S

Perhatikan:

- Implikasi bernilai salah (S), jika dari B menuju S.

- Biimplikasi bernilai benar (B), jika keduanya sama.

Negasi/Ingkaran dari Implikasi dan Biimplikasi

~( p

 q) = p  ~ q

~( p

 q) = (p  ~ q)  (q  ~ p)

D. Pernyataan Majemuk yang Ekuivalen

(8)

III. METODE PEMBELAJARAN

1. Pembelajaran Langsung dan STAD

2. Ceramah, diskusi dan pemberian tugas

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan ke – 1

No

Kegiatan Pembelajaran

Karakter

Waktu

1 Pendahuluan A. Orientasi

 Guru membuka pelajaran dengan memberi salam  Guru mengecek presensi siswa

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

B. Apersepsi

 Guru menjelaskan mengenai definisi dari ingkaran

C. Motivasi

 Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai ingkaran suatu pernyataan

1. Cermat 2. Teliti 3. Kritis 4.Tanggung jawab 10 menit 2 Kegiatan Inti A. Eksplorasi

 Siswa mendiskusikan mengenai ingkaran B. Elaborasi

 Siswa berdiskusi menyelesaikan soal-soal mengenai ingakaran dan nilai kebenaran dari ingkaran

C. Konfirmasi

 Guru melakukan tanya jawab sambil mengarahkan siswa, siswa menemukan jawaban atas permasalahan yang ditemukan

 Siswa yang aktif diberikan penghargaan  Siswa yang belum aktif di berikan motivasi

75 menit

3 Penutup

 Siswa membuat kesimpulan

 Siswa diberikan tugas untuk pertemuan berikutnya

5 menit

Pertemuan ke – 2

No

Kegiatan Pembelajaran

Karakter

Waktu

1 Pendahuluan A. Orientasi

 Guru membuka pelajaran dengan memberi salam  Guru mengecek presensi siswa

(9)

 Guru menjelaskan materi pertemuan sebelumnya  Guru menjelaskan mengenai pernyataan majemuk  Guru menjelaskan mengenai konjungsi, disjungsi C. Motivasi

 Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai pernyataan majemuk

2 Kegiatan Inti A. Eksplorasi

 Siswa mendiskusikan mengenai konjungsi, disjungsi

 Siswa mendiskusikan mengenai nilai kebenaran dari konjungsi, disjungsi

B. Elaborasi

 Siswa mengerjakan soal-soal mengenai konjungsi, disjungsi

C. Konfirmasi

 Guru melakukan tanya jawab sambil mengarahkan siswa, siswa menemukan jawaban atas permasalahan yang ditemukan

 Siswa yang aktif diberikan penghargaan  Siswa yang belum aktif di berikan motivasi

75 menit

3 Penutup

 Siswa membuat kesimpulan

 Siswa diberikan tugas untuk pertemuan berikutnya

5 menit

Pertemuan ke – 3

No

Kegiatan Pembelajaran

Karakter

Waktu

1 Pendahuluan A. Orientasi

 Guru membuka pelajaran dengan memberi salam  Guru mengecek presensi siswa

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

B. Apersepsi

 Guru menjelaskan materi pertemuan sebelumnya  Guru menjelaskan mengenai implikasi dan

biimplikasi C. Motivasi

 Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai konjungsi, disjungsi, implikasi dan biimplikasi 1. Cermat 2. Teliti 3. Kritis 4.Tanggung jawab 10 menit 2 Kegiatan Inti A. Eksplorasi

 Siswa mendiskusikan mengenai implikasi dan biimplikasi

 Siswa mendiskusikan mengenai nilai kebenaran dari implikasi dan biimplikasi

(10)

B. Elaborasi

 Siswa mengerjakan soal-soal mengenai implikasi dan biimplikasi

C. Konfirmasi

 Guru melakukan tanya jawab sambil mengarahkan siswa, siswa menemukan jawaban atas permasalahan yang ditemukan

 Siswa yang aktif diberikan penghargaan  Siswa yang belum aktif di berikan motivasi 3 Penutup

 Siswa membuat kesimpulan

 Siswa diberikan tugas untuk pertemuan berikutnya

5 menit

Pertemuan ke – 4

No

Kegiatan Pembelajaran

Karakter

Waktu

1 Pendahuluan

A. Orientasi

 Guru membuka pelajaran dengan memberi salam  Guru mengecek presensi siswa

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

B. Apersepsi

 Guru menjelaskan materi pertemuan sebelumnya  Guru menjelaskan mengenai ingkaran dari

pernyataan majemuk C. Motivasi

 Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai ingkaran

1. Cermat 2. Teliti 3. Kritis 4.Tanggung jawab 10 menit 2 Kegiatan Inti

A. Eksplorasi

 Siswa mendiskusikan mengenai ingakaran dari konjungsi, disjungsi, implikasi dan biimplikasi B. Elaborasi

 Siswa mengerjakan soal-soal mengenai ingakaran dari konjungsi, disjungsi, implikasi dan biimplikasi

C. Konfirmasi

 Guru melakukan tanya jawab sambil mengarahkan siswa, siswa menemukan jawaban atas permasalahan yang ditemukan

 Siswa yang aktif diberikan penghargaan  Siswa yang belum aktif di berikan motivasi

75 menit

3 Penutup

 Siswa membuat kesimpulan  Siswa diberikan tugas

(11)

V. SUMBER BELAJAR

A. Sumber Belajar : 1. Loedji, Willa Adrian S. 2006. Matematika Bilingual untuk SMK.

CV. YRAMA WIDYALKS

2. Kharisma. 2012. Modul Matematika untuk SMK. CV. HaKa MJ

B. Alat dan Media Belajar : Powerpoint

VI. PENILAIAN HASIL BELAJAR

A. Teknik Penilaian

: Tes tertulis

B. Bentuk Instrumen

: Uraian

C. Instrumen Penilaian

:

No

Indikator

Bentuk

soal

Soal

Penyelesaian

Skor

1

2

3

Ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi dan biimplikasi dibedakan Ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi dan biimplikasi ditentukan nilai kebenarannya Ingkaran dari konjungsi, disjungsi, implikasi dan biimplikasi ditentukan nilai kebenarannya

Uraian

1.

Tentukan ingkaran dari :2ݔ+ 4 > 8

2.

Tentukan nilai kebenaran dari ~(pq)

3.

Tentukan nilai kebenaran dari pernyataan : “5 merupakan bilangan ganjil atau bilangan ganjil selalu prima”

4.

Tentukan negasi dari pernyataan : “3 adalah bilangan prima dan 4 adalah bilangan genap”

1.

2ݔ+ 4 ≤ 8 2. SBBB 3. BS = B 4. “3 bukan bilangan prima atau 4 bukan bilangan genap” 25 25 25 25

(12)

VII. PEDOMAN PENSKORAN

݈ܰ݅ܽ݅ݏ݅ݏݓܽ =

ܵ݇݋ݎݕܽ݊݃ ݀݅݌݁ݎ݋݈݁ℎ ݏ݅ݏݓܽ

ܵ݇݋ݎ݉ ܽ݇ݏ݅݉ ݈ܽ

ݔ100

Surabaya Juli 2012

Mengetahui,

Kepala SMK Negeri 1 Surabaya

Guru Mata Diklat

(13)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah

: SMK Negeri 1 Surabaya

Program Keahlian

:

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas / Semester

:

Standar Kompetensi

: Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang

berkaitan

dengan

pernyataan

majemuk

dan

pernyataan

berkuantor

Kompetensi Dasar

: Mendeskripsikan invers, konvers dan kontraposisi

Indikator

:1. Invers, konvers, dan kontraposisi ditentukan dari suatu

implikasi

2. Invers, konvers dan kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi

dan ditentukan nilai kebenarannya

Alokasi Waktu

: 2 x 90 menit

I.

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Siswa mampu menjelaskan pengertian invers, konvers dan kontraposisi dari implikasi

2. Siswa mampu menentukan invers, konvers dan kontraposisi dari implikasi

3. Siswa mampu menentukan nilai kebenaran dari invers konvers dan kontraposisi

II. MATERI PEMBELAJARAN

Konvers, Invers, dan Kontraposisi Suatu Implikasi

Dari suatu implikasi p

 q dapat dibentuk implikasi baru, yaitu konvers, invers, dan

kontraposisi.

Jika “p

 q” suatu implikasi, maka:

A. q

 p disebut konvers

(14)

Contoh:

Tentukan konvers, invers, dan kontraposisi dari pernyataan: “Jika ada gula, maka ada

semut”.

Penyelesaian:

Konvers

: Jika ada semut, maka ada gula.

Invers

: Jika tidak ada gula, maka tidak ada semut.

Kontraposisi

: Jika tidak ada semut, maka tidak ada gula.

III. METODE PEMBELAJARAN

1. Pembelajaran Langsung dan STAD 2.

Ceramah, diskusi dan pemberian tugas

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan ke – 1

No

Kegiatan Pembelajaran

Karakter

Waktu

1 Pendahuluan

A. Orientasi

 Guru membuka pelajaran dengan memberi salam  Guru mengecek presensi siswa

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

B. Apersepsi

 Guru menjelaskan mengenai definisi dari invers, konvers dan kontraposisi dari suatu implikasi C. Motivasi

 Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai implikasi

1. Cermat 2. Teliti 3. Kritis 4.Tanggung jawab 10 menit 2 Kegiatan Inti

A. Eksplorasi

 Siswa mendiskusikan mengenai invers, konvers dan kontraposisi

B. Elaborasi

 Siswa berdiskusi menyelesaikan soal-soal mengenai invers, konvers dan kontraposisi C. Konfirmasi

 Guru melakukan tanya jawab sambil mengarahkan siswa, siswa menemukan jawaban atas permasalahan yang ditemukan

 Siswa yang aktif diberikan penghargaan  Siswa yang belum aktif di berikan motivasi

75 menit

3 Penutup

(15)

 Siswa diberikan tugas untuk pertemuan berikutnya

Pertemuan ke – 2

No

Kegiatan Pembelajaran

Karakter

Waktu

1 Pendahuluan

A. Orientasi

 Guru membuka pelajaran dengan memberi salam  Guru mengecek presensi siswa

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

B. Apersepsi

 Guru menjelaskan materi pertemuan sebelumnya  Guru menjelaskan mengenai nilai kebenaran

suatu invers, konvers dan kontraposisi C. Motivasi

 Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai nilai kebenaran invers, konvers dan kontraposisi 1. Cermat 2. Teliti 3. Kritis 4.Tanggung jawab 10 menit 2 Kegiatan Inti

A. Eksplorasi

 Siswa mendiskusikan mengenai nilai kebenaran invers, konvers dan kontraposisi

B. Elaborasi

 Siswa mengerjakan soal-soal mengenai nilai kebenaran invers, konvers dan kontraposisi C. Konfirmasi

 Guru melakukan tanya jawab sambil mengarahkan siswa, siswa menemukan jawaban atas permasalahan yang ditemukan

 Siswa yang aktif diberikan penghargaan  Siswa yang belum aktif di berikan motivasi

75 menit

3 Penutup

 Siswa membuat kesimpulan

 Siswa diberikan tugas untuk pertemuan berikutnya

5 menit

V. SUMBER BELAJAR

A. Sumber Belajar : 1. Loedji, Willa Adrian S. 2006. Matematika Bilingual untuk SMK.

CV. YRAMA WIDYALKS

(16)

VI. PENILAIAN HASIL BELAJAR

A. Teknik Penilaian

: Tes tertulis

B. Bentuk Instrumen

: Uraian

C. Instrumen Penilaian

:

No

Indikator

Bentuk

soal

Soal

Penyelesaian

Skor

1

Invers, konvers dan kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi

Uraian

1.

Tentukan konvers dari pernyataan “Jika 25 adalah bilangan bulat, maka 4 adalah bilangan asli”

2.

Tentukan invers dari pernyataan :(݌∧ ~ݍ) → ݌

3. Tentukan

invers dari

pernyataan

“Jika Nana

diare, maka

ibu

membawanya

ke dokter”

4. Tentukan

kontraposisi

dari “Jika

devisa negara

bertambah,

maka

pembangunan

berjalan

lancar”

1. “Jika 4 adalah bilangan asli, maka 25 adalah bilangan bulat”

2. ~(݌∧ ~ݍ) → ~݌ ~݌∨ ݍ) → ~݌

3. “Jika Nana tidak diare, maka ibu tidak membawanya ke dokter”

4. “Jika pembangunan tidak berjalan lancar, maka devisa negara berkurang”

25

25

25

25

(17)

VII. PEDOMAN PENSKORAN

݈ܰ݅ܽ݅ݏ݅ݏݓܽ =

ܵ݇݋ݎݕܽ݊݃ ݀݅݌݁ݎ݋݈݁ℎ ݏ݅ݏݓܽ

ܵ݇݋ݎ݉ ܽ݇ݏ݅݉ ݈ܽ

ݔ100

Surabaya Juli 2012

Mengetahui,

Kepala SMK Negeri 1 Surabaya

Guru Mata Diklat

(18)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah

: SMK Negeri 1 Surabaya

Program Keahlian

:

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas / Semester

:

Standar Kompetensi

: Mendeskripsikan logika matematika dalam pemecahan masalah

yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan

berkuantor

Kompetensi Dasar

: Menerapkan modus ponens, modus tollens dan prinsip silogisme

dalam penarikan kesimpulan

Indikator

:1. Modus ponens, modus tollens dan silogisme dijelaskan

perbedaannya

2. Modus ponens, modus tollens dan silogisme digunakan untuk

menarik kesimpulan

3. Penarikan kesimpulan ditentukan kesahihannya

Alokasi Waktu

: 3 x 90 menit

I.

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Siswa mampu menjelaskan pengertian modus ponens, modus tollens dan silogisme

2. Siswa mampu menarik kesimpulan menggunakan modus ponens, modus tollens dan

silogisme

3. Siswa mampu menentukan kesahihan penarikan kesimpulan

II. MATERI PEMBELAJARAN

Modus Ponens, Moduls Tollens, dan Silogisme

(19)

A. Modus Ponens

Aturan dasar penarikan kesimpulan yang disebut modus ponens, yaitu “Jika p

 q benar

dan p benar, maka q bernilai benar”

B. Modus Tollens

Aturan dasar penarikan kesimpulan yang disebut modus tollens, yaitu “Jika p

 q benar

dan ~q benar, maka ~p bernilai benar”

C. Silogisme

Aturan dasar penarikan kesimpulan yang disebut silogisme, yaitu “Jika p

 q dan q  r

keduanya benar, maka p

 r juga benar”

III. METODE PEMBELAJARAN

1. Pembelajaran Langsung dan STAD

2. Ceramah, diskusi dan pemberian tugas

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan ke – 1

No

Kegiatan Pembelajaran

Karakter

Waktu

1 Pendahuluan A.Orientasi

 Guru membuka pelajaran dengan memberi salam  Guru mengecek presensi siswa

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

B.Apersepsi

 Guru menjelaskan mengenai penarikan kesimpulan

C.Motivasi

 Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai penarikan kesimpulan suatu fakta

1. Cermat 2. Teliti 3. Kritis 4.Tanggung jawab 10 menit 2 Kegiatan Inti A.Eksplorasi

 Siswa mendiskusikan mengenai macam-macam penarikan kesimpulan

 Siswa mendiskusikan perbedaan modus ponens, modus tollens dan silogisme

B.Elaborasi

 Siswa berdiskusi menyelesaikan soal-soal mengenai modus ponens, modus tollens dan silogisme

C.Konfirmasi

 Guru melakukan tanya jawab sambil mengarahkan siswa, siswa menemukan jawaban

(20)

atas permasalahan yang ditemukan  Siswa yang aktif diberikan penghargaan  Siswa yang belum aktif di berikan motivasi 3 Penutup

 Siswa membuat kesimpulan

 Siswa diberikan tugas untuk pertemuan berikutnya

5 menit

Pertemuan ke – 2

No

Kegiatan Pembelajaran

Karakter

Waktu

1 Pendahuluan A.Orientasi

 Guru membuka pelajaran dengan memberi salam  Guru mengecek presensi siswa

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

B.Apersepsi

 Guru menjelaskan materi pertemuan sebelumnya  Guru menjelaskan mengenai penarikan

kesimpulan beberapa argument menggunakan modus ponens, modus tollens dan silogisme C.Motivasi

 Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai penarikan kesimpulan beberapa argument menggunakan modus ponens, modus tollens dan silogisme

1. Cermat 2. Teliti 3. Kritis 4.Tanggung jawab 10 menit 2 Kegiatan Inti A.Eksplorasi

 Siswa mendiskusikan mengenai penarikan kesimpulan beberapa argument menggunakan modus ponens, modus tollens dan silogisme B.Elaborasi

 Siswa mengerjakan soal-soal mengenai penarikan kesimpulan beberapa argument menggunakan modus ponens, modus tollens dan silogisme C.Konfirmasi

 Guru melakukan tanya jawab sambil mengarahkan siswa, siswa menemukan jawaban atas permasalahan yang ditemukan

 Siswa yang aktif diberikan penghargaan  Siswa yang belum aktif di berikan motivasi

75 menit

3 Penutup

 Siswa membuat kesimpulan

 Siswa diberikan tugas untuk pertemuan berikutnya

(21)

Pertemuan ke – 3

No

Kegiatan Pembelajaran

Karakter

Waktu

1 Pendahuluan A.Orientasi

 Guru membuka pelajaran dengan memberi salam  Guru mengecek presensi siswa

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

B.Apersepsi

 Guru menjelaskan materi pertemuan sebelumnya  Guru menjelaskan mengenai kesahihan suatu

kesimpulan C.Motivasi

 Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai kesahihan suatu kesimpulan

1. Cermat 2. Teliti 3. Kritis 4.Tanggung jawab 10 menit 2 Kegiatan Inti A.Eksplorasi

 Siswa mendiskusikan mengenai kesahihan suatu kesimpulan

B.Elaborasi

 Siswa mengerjakan soal-soal mengenai kesahihan suatu kesimpulan

C.Konfirmasi

 Guru melakukan tanya jawab sambil mengarahkan siswa, siswa menemukan jawaban atas permasalahan yang ditemukan

 Siswa yang aktif diberikan penghargaan  Siswa yang belum aktif di berikan motivasi

75 menit

3 Penutup

 Siswa membuat kesimpulan

 Siswa diberikan tugas untuk pertemuan berikutnya

5 menit

V. SUMBER BELAJAR

A. Sumber Belajar : 1. Loedji, Willa Adrian S. 2006. Matematika Bilingual untuk SMK.

CV. YRAMA WIDYALKS

2. Kharisma. 2012. Modul Matematika untuk SMK. CV. HaKa MJ

B. Alat dan Media Belajar : Powerpoint

(22)

C. Instrumen Penilaian

:

No

Indikator

Bentuk

soal

Soal

Penyelesaian

Skor

1

2

3

Modus ponens, modus tollens dan silogisme dijelaskan perbedaannya Modus ponens, modus tollens dan silogisme digunakan untuk penarikan kesimpulan Penarikan kesimpulan ditentukan kesahihannya

Uraian

1.

Diketahui

suatu

argument :

~݌ → ݍ

~ݎ→ ~݌

Jadi

~ݎ→ ݍ

Disebut sebagai…

2.

Diketahui :

R1

:

Jika

Supri

merokok,

maka

ia

sakit jantung

R2 : Supri tidak sakit

jantung

Penarikan kesimpulan

yang benar adalah ….

3. Diketahui :

P : Jika Rina rajin mengerjakan tugas, maka ia mendapat nilai yang bagus

Q : Jika Rina mendapat nilai yang bagus, maka ia naik kelas

R : Rina tidak naik kelas

Kesimpulan yang benar adalah … 4. Apakah penarikan kesimpulan berikut sahih ?

݌ → ~ݍ

݌

1. Silogisme 2. Supri tidak merokok

3. Rina tidak rajin mengerjakan tugas 4. Sahih 25 25 25 25

(23)

VII. PEDOMAN PENSKORAN

݈ܰ݅ܽ݅ݏ݅ݏݓܽ =

ܵ݇݋ݎݕܽ݊݃ ݀݅݌݁ݎ݋݈݁ℎ ݏ݅ݏݓܽ

ܵ݇݋ݎ݉ ܽ݇ݏ݅݉ ݈ܽ

ݔ100

Surabaya Juli 2012

Mengetahui,

Kepala SMK Negeri 1 Surabaya

Guru Mata Diklat

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Episode mood pada kriteria A dan B tidak dapat dikategorikan sebagai skizoafektif dan tidak bertumpang tindih dengan skizofrenia, skizofreniform, Gangguan waham, atau

Undang-Undang No. 20 Tahun 1961 merupakan peraturan induk dari segala peraturan yang mengatur tentang pencabutan hak atas tanah yang berlaku sampai

Pemberian Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) dan pupuk fosfor pada tanaman jagung semi menunjukkan adanya pengaruh interaksi terhadap rata-rata bobot

Dengan nilai yang ditunjukkan tersebut berarti peristiwa penerbitan obligasi syariah (sukuk) ijarah di hari-hari sekitar pengumuman tidak memberikan efek terhadap return

Skripsi yang berjudul “Analisis Perbandingan Akad Murabahah dan Akad Musyarakah Mutanaqisah Pada Pembiayaan KPR Muamalat iB (Studi Kasus di Bank Muamalat Indonesia

Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian mengenai kegiatan penambangan pasir di Kecamatan Sukaratu perlu dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji dampak penambangan

University of Malaya.. Akhirnya, setelah tinggal selama 6 tahun d i Budimada dan b erta pa sela ma 8 tahun di bawah pohon B o, beliau berjaya mencnpai darjat