• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAMPIRAN 1 SURAT PENELITIAN JUDGES MAHASISWA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LAMPIRAN 1 SURAT PENELITIAN JUDGES MAHASISWA"

Copied!
210
0
0

Teks penuh

(1)

L A M P I R A N

(2)

LAMPIRAN 1

SURAT PENELITIAN JUDGES MAHASISWA

(3)

1127

Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd.

Putu Gede Asnawa Dikta 1929041012

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berorientasi Tri Hita Karana pada Kelas V Sekolah Dasar

5 Mei 2021

(4)

1127

Prof. Dr. Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si.

Putu Gede Asnawa Dikta 1929041012

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berorientasi Tri Hita Karana pada Kelas V Sekolah Dasar

5 Mei 2021

(5)

1127

Dr. Ida Bagus Putu Mardana, M.Si.

Putu Gede Asnawa Dikta 1929041012

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berorientasi Tri Hita Karana pada Kelas V Sekolah Dasar

5 Mei 2021

(6)

1127

I Wayan Subagia, S.Pd.SD.

Putu Gede Asnawa Dikta 1929041012

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berorientasi Tri Hita Karana pada Kelas V Sekolah Dasar

5 Mei 2021

(7)

1127

I Putu Hendra Wirawan, S.Pd.

Putu Gede Asnawa Dikta 1929041012

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berorientasi Tri Hita Karana pada Kelas V Sekolah Dasar

5 Mei 2021

(8)

LAMPIRAN 2

SURAT PERMOHONAN IZIN PENELITIAN

(9)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGI

UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA PASCASARJANA

Alamat : Jalan Udayana, Kampus Tengah Singaraja; Telp. (0362) 32558 Fax. (0362) 32558

Nomor : 1358/UN48.14.1/KM/2021

Hal : Permohonan ljin Penelitian

Kepada Yth. : di-

Tempat

Dengan hormat, dalam rangka menunjang data Tesis mahasiswa semester akhir Program Magister (S2) Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, kami mohon kepada Bapak/Ibu untuk bisa menerima mahasiswa kami:

Nama

NIM/Semester Program Studi Judul Proposal

Putu Gede Asnawa Dikta

1929041012/ IV Pendidikan Dasar (S2)

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA BERORIENTASI TRI HITA KARANA PADA KELAS V SEKOLAH DASAR

Untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan oleh mahasiswa dalam melakukan penelitian.

Demikian permohonan ini disampaikan, atas perkenaan, dan kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih.

(10)

LAMPIRAN 3

ANGKET ANALISIS KEBUTUHAN GURU

(11)

Lampiran 3

ANGKET ANALISIS KEBUTUHAN GURU PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA BERORIENTASI

TRI HITA KARANA

Bapak/Ibu guru dimohon kesediaannya untuk memberikan tanggapan/informasi untuk mendukung proses pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berorientasi Tri Hita Karana.

Petunjuk:

1. Bapak/Ibu dimohon untuk memberikan tanda (√) pada kotak yang tersedia dan mengikuti setiap petunjuk pada masing-masing pertanyaan sesuai dengan pendapatan atau keterangan yang diperlukan.

1. Berdasarkan pengamatan Bapak/Ibu, bagaimana minat siswa dalam pembelajaran IPA?

rendah, alasannya: ………...

………..

tinggi, alasannya: ……….

………...

2. Jika rendah, upaya apa yang Bapak/Ibu lakukan? (boleh lebih dari satu pilihan) memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari

memberikan ilustrasi/animasi memanfaatkan LKPD

memberikan pola permainan edukasi

lainnya: ………...

3. Apa saja kendala-kendala yang dihadapi pada pembelajaran IPA? (boleh lebih dari satu pilihan)

keterbatasan waktu

keterbatasan sumber belajar

keterbatasan sarana pendukung pembelajaran kesulitan dalam pengelolaan kelas

lainnya: ………...

(12)

4. Metode apa yang Bapak/Ibu gunakan dalam pembelajaran IPA? (boleh lebih dari satu pilihan)

ceramah mencatat

mengerjakan latihan soal belajar sambil bermain lainnya:

………...

5. Menurut Bapak/Ibu, metode apa yang paling berkontribusi untuk meningkatkan pemahaman peserta didik untuk pembelajaran IPA?

ceramah mencatat

mengerjakan latihan soal belajar sambil bermain

lainnya: ………...

6. Bagaimana persepsi Bapak/Ibu terhadap LKPD pada pembelajaran IPA? (boleh lebih dari satu pilihan)

hanya menjawab soal

digunakan sebagai penuntun belajar sebagai pelengkap buku paket digunakan jarang-jarang

lainnya: ………...

7. Apakah Bapak/Ibu pernah mengembangkan LKPD?

pernah tidak pernah

(13)

8. Menurut Bapak/Ibu, apakah penting adanya inovasi pada LKPD untuk membuat pembelajaran IPA menjadi lebih bermakna?

penting, alasannya ……..……….

Tidak penting, alasannya ……...………..

9. Menurut Bapak/Ibu, hal apa saja yang perlu dikembangkan pada LKPD untuk mendukung pembelajaran IPA? (boleh lebih dari satu pilihan)

lebih banyak memberikan ilustrasi

aktivitas agar menuntun proses konstruksi pengetahuan disain sampul dan isi agar lebih atraktif

keseimbangan tulisan dengan visual

lainnya ……….

10. Apakah Bapak/Ibu memerlukan adanya inovasi pada LKPD? (boleh memilih lebih dari satu jawaban)

perlu, untuk mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari perlu, untuk pembelajaran yang lebih bermakna perlu, untuk pembelajaran IPA yang lebih menarik tidak perlu, LKPD yang tersedia sudah cukup

lainnya: ………...

Atas perkenan dan bantuan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

…………..………. 2021 Pemberi Respon,

--- NIP.

(14)

LAMPIRAN 4

ANGKET ANALISIS KEBUTUHAN PESERTA DIDIK

(15)

Lampiran 4

ANGKET ANALISIS KEBUTUHAN PESERTA DIDIK

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA BERORIENTASI TRI HITA KARANA

Petunjuk:

1. Pengisian angket diawali dengan menuliskan identitas diri.

2. Bacalah dengan teliti setiap pernyataan dalam angket ini sebelum anda memberikan respon.

3. Anda dimohon untuk memberikan tanda (√) pada kotak yang tersedia dan mengikuti setiap petunjuk yang ada.

Identitas Diri

Nama Peserta Didik : Kelas : Nama Sekolah :

1. Bagaimana cara yang paling sering digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran IPA di kelas? (pilihlah salah satu jawaban)

hanya menjelaskan materi

menjelaskan materi di depan kelas dan dilanjutkan dengan pertanyaan menjelaskan materi dilanjutkan dengan pemberian tugas

mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari

lainnya: ………...

2. Apa saja penyebab kesulitan dalam mempelajari IPA? (boleh memilih lebih dari satu jawaban)

pembelajaran IPA abstrak penjelasan guru tidak menarik

tidak ada aktivitas pembelajaran untuk memahami konsep waktu pembelajaran yang minim

lainnya: ………...

3. Teknik apa saja yang paling sering digunakan oleh guru dalam pembelajaran IPA? (boleh memilih lebih dari satu jawaban)

ceramah mencatat

(16)

mengerjakan latihan soal belajar sambal bermain

lainnya: ………...

4. Bagaimana motivasi anda dalam pembelajaran IPA dengan teknik yang digunakan oleh guru? (boleh memilih lebih dari satu jawaban)

rendah, alasannya ……….

tinggi, alasannya ………..

5. Bagaimana penggunaan LKPD oleh guru dalam pembelajaran IPA? (boleh memilih lebih dari satu jawaban)

hanya menjawab soal

digunakan sebagai penuntun belajar sebagai pelengkap buku paket digunakan jarang-jarang

lainnya: ………...

6. Bagaimana pandangan anda terhadap LKPD yang digunakan? (boleh memilih lebih dari satu jawaban)

hanya untuk pekerjaan rumah (PR) pendukung pembelajaran

kurang menarik, terlalu banyak tulisan terlalu sedikit ilustrasi

lainnya: ………...

7. Apakah anda memerlukan adanya inovasi pada LKPD? (boleh memilih lebih dari satu jawaban)

perlu, untuk mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari perlu, untuk pembelajaran yang lebih bermakna perlu, untuk pembelajaran IPA yang lebih menarik tidak perlu, LKPD yang tersedia sudah cukup

(17)

LAMPIRAN 5

INSTRUMEN VALIDITAS EXPERT

(18)

Lampiran 5

1. Konsepsi

INSTRUMEN VALIDASI AHLI LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA BERORIENTASI TRI HITA KARANA

LKPD yang inovatif dan kreatif akan menciptakan proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Peserta didik akan lebih tergugah untuk membuka lembar demi lembar halaman sekaligus akan kecanduan untuk belajar. Prastowo (2016) mengungkapkan bahwa struktur LKPD terdiri atas enam komponen yaitu judul, petunjuk belajar (petunjuk peserta didik), kompetensi yang akan dicapai, informasi pendukung (ringkasan materi), tugas-tugas yang termuat dalam langkah kerja, dan penilaian.

Penyusunan dan/atau pengembangan LKPD mengikuti syarat didaktik, konstruksi, dan teknis. Syarat didaktik adalah syarat yang mengikuti asas-asas belajar-mengajar yang efektif. Syarat konstruksi yaitu berkenaan dengan penggunaan bahasa, susunan kalimat, kosakata, dan tingkat kesukaran. Syarat teknis adalah syarat yang ditinjau dari tulisan, gambar, dan penampilan (Rahayuningsih, dkk 2018). Prastowo (2016) memberikan paparan lebih detail yang dijabarkan sebagai berikut.

1) Syarat didaktik, LKPD yang baik adalah yang dapat digunakan oleh peserta didik baik yang lamban maupun pandai. Penggunaan bahasa yang sesuai dengan tingkat kedewasaan peserta didik, menggunakan struktur kalimat yang jelas, dan menyediakan ruangan yang cukup untuk memberikan keleluasaan untuk menulis maupun menggambarkan pada LKPD.

2) Syarat konstruksi, syarat-syarat berkenaan dengan penggunaan bahasa, susunan kalimat, kosa kata, tingkat kesukaran, dan kejelasan yang dapat dimengerti oleh peserta didik.

3) Syarat teknis, menggunakan huruf cetak dan tidak menggunakan huruf latin atau romawi. Gambar yang baik untuk LKPD adalah yang dapat menyampaikan pesan/isi dari gambar tersebut secara efektif kepada pengguna.

Kombinasi gambar dan tulisan dalam LKPD agar seimbang sehingga suasana belajar menjadi semakin menyenangkan.

Instrumen yang digunakan pada penelitian ini dimodifikasi dari berbagai sumber, disesuaikan dengan kebutuhan karakteristik Tri Hita Karana.

(19)

2. Kisi-kisi

Kisi-kisi Validasi Ahli Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berorientasi Tri Hita Karana

No. Aspek Indikator Jumlah

Butir

Nomor Butir

1 Didaktik

1. Menggunakan pendekatan saintifik 1 1 2. Materi sesuai KI dan KD 1 2 3. Konsep dan fakta akurat 1 3

4. Pola student centered 1 4

5. Penekanan pada proses 1 5

6. Pengembangan kemampuan

internal 1 6

2 Konstruktif

1. Bahasa sesuai perkembangan

peserta didik 1 7

2. Struktut kalimat 1 8

3. Kalimat sederhana 1 9

4. Kejelasan kegiatan 1 10

5. Acuan buku sumber 1 11

6. Ketersediaan ruang kerja 1 12

7. Penggunaan ilustrasi 1 13

8. Identitas dan petunjuk 2 14, 15

3 Teknis

1. Disain sampul menarik 1 16

2. Komposisi warna yang harmonis 1 17 3. Kesesuaian disain dengan topik 1 18 4. Kesesuaian jenis dan ukuran huruf 1 19

5. Kesesuaian tata letak 1 20

6. Penggunaan gambar yang tepat 1 21 4 Parhyangan

1. Takwa kepada Tuhan 1 22

2. Kepribadian yang baik 1 23

3. Menjunjung nilai kemanusiaan 1 24

5 Pawongan

1. Tolong menolong dengan sesama 1 25 2. Kolaborasi, kepekaan sosial, dan

kepedulian yang tinggi 1 26

3. Saling menghargai santar sesama 1 27 6 Palemahan

1. Peduli dengan lingkungan hidup 1 28 2. Menjaga kebersihan lingkungan 1 29 3. Menjaga keasrian alam/lingkungan 1 30 Sumber: diadaptasi dan dimodifikasi dari BSNP (2012) dan Hendro Darmodjo dan Jenni R.E. Kaligis (dalam Endang Widjajanti, 2008)

(20)

3. Lembar Validasi Ahli

LEMBAR VALIDASI AHLI

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA BERORIENTASI TRI HITA KARANA

Validator dimohon untuk memberikan penilaian terhadap Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berorientasi Tri Hita Karana sesuai ketentuan berikut.

Petunjuk:

1. Validator dimohon untuk memberikan penilaian mengacu pada aspek-aspek validasi yang tertera pada lembar validasi ini.

2. Validator dimohon untuk memberikan tanda (√) pada kolom skala penilaian yang bersesuaian dengan item aspek yang divalidasi.

Skor Penilaian:

3 = relevan

2 = kurang relevan 1 = tidak relevan

No. Aspek Penilaian Penilaian

3 2 1

A. DIDAKTIK

1 Menggunakan pendekatan saintifik sesuai dengan Kurikulum 2013

2 Materi sesuai dengan KI dan KD

3 Konsep dan fakta disajikan akurat dalam materi 4 Membangun terlaksananya proses pembelajaran

student centered

5 Memberikan penekanan pada proses untuk menemukan konsep

6 Mengembangkan kemampuan komunikasi sosial, emosional, moral, dan estetika peserta didik B. KONSTRUKTIF

7 Menggunakan bahasa yang sesuai dengan perkembangan peserta didik

8 Menggunakan struktur kalimat yang jelas 9 Kalimat sederhana, pendek, jelas, dan mudah

dipahami

10 LKPD memuat rangkaian kegiatan yang jelas 11 Mengacu pada buku sumber sesuai kemampuan

peserta didik

12 Menyediakan ruang tulis/gambar yang cukup untuk peserta didik

13 Menggunakan ilustrasi dengan proporsi yang sesuai dengan kalimat

(21)

No. Aspek Penilaian Penilaian

3 2 1

14 Petunjuk penggunaan dinyatakan dengan jelas 15 Memuat identitas untuk memudahkan proses

administrasi C. TEKNIS

16 Disain sampul nampak menarik 17 Komposisi warna yang harmonis 18 Kesesuaian disain dengan topik 19 Kesesuaian jenis dan ukuran huruf 20 Kesesuaian tata letak

21 Ketepatan penggunaan gambar dan ilustrasi D. PARHYANGAN

22 Bertakwa (rastiti) kepada Tuhan yang Maha Esa 23 Membangun moral, etika, dan kepribadian yang

baik 24

Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama moral dan etika

E. PAWONGAN

25 Membangun kehidupan yang humanis saling tolong menolong/ gotong royong dengan sesama

26 Menciptakan kolaborasi/kerja sama dan rasa kepekaan sosial serta kepedulian yang tinggi 27

Memupuk rasa saling menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, kepercayaan, dan agama serta pendapat/temuan orisinil orang lain

F. PALEMAHAN

28 Menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan 29 Menjaga kebersihan lingkungan kelas dalam

aktivitas belajar

30 Menjaga keasrian alam/lingkungan di sekolah

Demi kepentingan pembenahan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) ini, dimohonkan kepada Bapak/Ibu untuk menuliskan berbagai saran perbaikan pada kolom yang tersedia.

Atas perkenan dan bantuan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

…………..………. 2021 Validator,

--- NIP.

(22)

SARAN DAN PERBAIKAN PADA LKPD IPA BERORIENTASI TRI HITA KARANA PADA

KELAS V SEKOLAH DASAR

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

…………..………. 2021 Validator,

--- NIP.

(23)

LAMPIRAN 6

INSTRUMEN VALIDITAS EMPIRIK

(24)

Lampiran 6

LEMBAR VALIDITAS EMPIRIK LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA BERORIENTASI TRI HITA KARANA

Validator dimohon untuk memberikan penilaian terhadap Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berorientasi Tri Hita Karana sesuai ketentuan berikut.

Petunjuk:

1. Validator dimohon untuk memberikan penilaian mengacu pada aspek-aspek validasi yang tertera pada lembar validasi ini.

2. Validator dimohon untuk memberikan tanda (√) pada kolom skala penilaian yang bersesuaian dengan item aspek yang divalidasi.

Skor Penilaian:

3 = sangat valid 2 = valid 3 = cukup valid 2 = kurang valid 1 = tidak valid

No. Aspek Penilaian Penilaian

5 4 3 2 1 A. DIDAKTIK

1 Menggunakan pendekatan saintifik sesuai dengan Kurikulum 2013

2 Materi sesuai dengan KI dan KD

3 Konsep dan fakta disajikan akurat dalam materi

4 Membangun terlaksananya proses pembelajaran student centered

5 Memberikan penekanan pada proses untuk menemukan konsep

6

Mengembangkan kemampuan komunikasi sosial, emosional, moral, dan estetika peserta didik

B. KONSTRUKTIF

7 Menggunakan bahasa yang sesuai dengan perkembangan peserta didik

8 Menggunakan struktur kalimat yang jelas 9 Kalimat sederhana, pendek, jelas, dan

mudah dipahami

10 LKPD memuat rangkaian kegiatan yang jelas

11 Mengacu pada buku sumber sesuai kemampuan peserta didik

12 Menyediakan ruang tulis/gambar yang cukup untuk peserta didik

13 Menggunakan ilustrasi dengan proporsi yang sesuai dengan kalimat

(25)

No. Aspek Penilaian Penilaian

5 4 3 2 1 14 Petunjuk penggunaan dinyatakan dengan

jelas

15 Memuat identitas untuk memudahkan proses administrasi

C. TEKNIS

16 Disain sampul nampak menarik 17 Komposisi warna yang harmonis 18 Kesesuaian disain dengan topik 19 Kesesuaian jenis dan ukuran huruf 20 Kesesuaian tata letak

21 Ketepatan penggunaan gambar dan ilustrasi

D. PARHYANGAN

22 Bertakwa (rastiti) kepada Tuhan yang Maha Esa

23 Membangun moral, etika, dan kepribadian yang baik

24

Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama moral dan etika

E. PAWONGAN 25

Membangun kehidupan yang humanis saling tolong menolong/ gotong royong dengan sesama

26

Menciptakan kolaborasi/kerja sama dan rasa kepekaan sosial serta kepedulian yang tinggi

27

Memupuk rasa saling menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, kepercayaan, dan agama serta

pendapat/temuan orisinil orang lain F. PALEMAHAN

28 Menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan

29 Menjaga kebersihan lingkungan kelas dalam aktivitas belajar

30 Menjaga keasrian alam/lingkungan di sekolah

…………..………. 2021 Validator,

--- NIP.

(26)

LAMPIRAN 7

INSTRUMEN KEPRAKTISAN

(27)

Lampiran 7

ANGKET KEPRAKTISAN PESERTA DIDIK LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA

BERORIENTASI TRI HITA KARANA

Peserta didik dimohon untuk memberikan respon terhadap Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berorientasi Tri Hita Karana sesuai ketentuan berikut.

Petunjuk:

1. Sebelum mengisi angket ini, pastikan agar anda telah membaca dan menggunakan LKPD IPA berorientasi Tri Hita Karana.

2. Pengisian angket diawali dengan menuliskan identitas diri.

3. Bacalah dengan teliti setiap pernyataan dalam angket ini sebelum anda memberikan respon/penilaian.

4. Anda dimohon untuk memberikan tanda (√) pada kolom skala respon/penilaian yang bersesuaian dengan item aspek kepraktisan.

Skor Respon/Penilaian:

5 = sangat praktis 4 = praktis 3 = cukup praktis 2 = kurang praktis

1 = sangat kurang praktis Identitas Diri

Nama Peserta Didik : Kelas : Nama Sekolah :

No. Pernyataan Respon/Penilaian

5 4 3 2 1

1 Petunjuk penggunaan LKPD dituliskan dengan jelas

2 Huruf yang digunakan jelas dan mudah dibaca

3 Susunan kalimat sederhana dan mudah dipahami

4 Susunan pertanyaan nampak jelas dan tidak ambigu

5 Bahasa yang digunakan jelas dan mudah untuk dimengerti

6 Uraian materi tersaji ringkas dan mudah dipahami

7 Komposisi warna menarik 8 Komposisi warna nyaman dilihat

dan tidak mengganggu konsentrasi 9 Gambar/ilustrasi membuat

pembelajaran lebih menarik

(28)

No. Pernyataan Respon/Penilaian

5 4 3 2 1

10 Gambar/ilustrasi sesuai dengan topik pembelajaran

11 Gambar/ilustrasi memotivasi semangat belajar peserta didik 12 Alokasi waktu pengerjaan LKPD

sesuai dengan bobot tugas 13 Langkah kerja tersaji lugas dan

mudah untuk dilaksanakan

14 Langkah kerja mendorong aktivitas diskusi dengan teman di kelas 15 Rangkaian aktivitas mendorong

untuk belajar dari berbagai sumber 16

Rangkaian aktivitas membuat peserta didik tertantang untuk mencoba langkah selanjutnya

17 LKPD ini secara keseluruhan mudah untuk digunakan

18 Muatan aktivitas dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari

19 Pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui tuntunan guru

20 Pendekatan ilmiah membantu terciptanya kemandirian belajar 21 LKPD ini menghadirkan perasaan

senang dalam belajar

22 LKPD ini membuat semangat belajar menjadi meningkat 23

LKPD ini bermanfaat dalam upaya membantu peserta didik

membangun pengetahuan

24 LKPD ini memacu rasa ingin tahu dalam belajar IPA

25 LKPD ini memacu keaktifan belajar peserta didik

26 LKPD ini sesuai dengan tema pembelajaran

27 LKPD ini sesuai dengan subtema pembelajaran

28 Aktivitas LKPD menstimulus ketakwaan (rastiti) kepada Tuhan 29 Aktivitas LKPD menghadirkan rasa

syukur pada peserta didik 30 Aktivitas LKPD menstimulus

semangat kolaborasi

(29)

No. Pernyataan Respon/Penilaian

5 4 3 2 1

31 Aktivitas LKPD menghadirkan rasa empati dan welas asih

32 Aktivitas LKPD menstimulus kepedulian terhadap lingkungan 33 Aktivitas LKPD mendorong peserta

didik menjaga alam dan lingkungan 34 Orientasi Tri Hita Karana membuat

pembelajaran lebih bermakna 35 Orientasi Tri Hita Karana dapat

menumbuhkan penguatan karakter

(30)

LAMPIRAN 8

DATA ANGKET ANALISIS KEBUTUHAN GURU

(31)

Lampiran 8

DATA ANGKET ANALISIS KEBUTUHAN GURU

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA BERORIENTASI TRI HITA KARANA

No. Pertanyaan Jawaban

1

Motivasi peserta didik dalam pembelajaran IPA

Dari 6 guru yang mengisi angket, seluruhnya menyatakan motivasi peserta didik dalam pembelajaran IPA tinggi karena diselingi dengan praktik dan dikaitkan dengan lingkungan sekitar

2

Upaya untuk meningkatkan motivasi peserta didik dalam pembelajaran IPA

Berdasarkan data yang diperoleh, peserta didik memiliki motivasi yang tinggi dalam pembelajaran IPA

3

Kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran IPA

Dari 6 guru yang mengisi angket, kendala yang dihadapi dalam pembelajaran IPA 4 orang berpendapat adanya keterbatasan waktu dan 6 orang berpendapatan adanya keterbatasan sarana pendukung pembelajaran

4

Metode yang digunakan guru dalam pembelajaran IPA

Dari 6 guru yang mengisi angket, metode yang digunakan guru dalam pembelajaran IPA adalah 4 orang menyatakan ceramah, 4 orang menyatakan mencatat, 4 orang menyatakan pengerjaan latihan soal, dan 6 orang menyatakan belajar sambil bermain

5

Metode yang paling berkontribusi untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap

pembelajaran IPA

Dari 6 guru yang mengisi angket, metode yang paling berkontribusi dalam peningkatan pembelajaran IPA peserta didik adalah 6 orang berpendapat melalui belajar sambal bermain, 2 orang berpendapat dengan mengerjakan soal, 1 orang dengan ceramah, dan 1 orang dengan mencatat.

6

Pandangan guru terhadap LKPD dalam pembelajaran IPA

Dari 6 guru yang mengisi angket, seluruhnya berpendapat bahwa peran LKPD sebagai penuntun belajar dan 2 orang juga berpendapat LKPD sebagai pelengkap buku paket

7

Pengalaman guru dalam mengembangkan LKPD

Dari 6 guru yang mengisi angket, seluruhnya mengaku sempat mengembangkan LKPD sebatas menyesuaikan kegiatan.

(32)

8

Persepsi guru terhadap pentingnya inovasi LKPD untuk

pembelajaran IPA yang bermakna

Dari 6 guru yang mengisi angket, seluruhnya menyatakan pentng adanya pengembangan LKPD, 4 orang menyatakan untuk mengukur kemampuan peserta didik, 2 orang beranggapan untuk adanya variasi dalam LKPD IPA dan 1 orang beranggapan untuk meningkatkan pengetahuan anak

9

Pandangan guru terhadap pengembangan LKPD pada pembelajaran IPA

Dari 6 guru yang mengisi angket, pandangan terhadap pengembangan LKPD IPA bahwa 6 orang

berpendapat agar aktivitas LKPD menuntun proses konstruksi pengetahuan, 2 orang berpendapat agar lebih banyak ilustrasi, 3 orang berpendapat agar tulisan dan visual seimbang, dan 3 orang

berpendapatan agar disain sampul lebih atraktif

10

Persepsi tentang perlunya inovasi LKPD

Dar 6 guru yang mengisi angket, seluruhnya menyatakan perlu adanya inovasi LKPD. Seluruhnya beranggapan untuk mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari, pembelajaran lebih bermakna, dan untuk membuat pembelajaran IPA lebih menarik

(33)

LAMPIRAN 9

DATA ANGKET ANALISIS KEBUTUHAN PESERTA DIDIK

(34)

Lampiran 9

DATA ANGKET ANALISIS KEBUTUHAN PESERTA DIDIK PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA

BERORIENTASI TRI HITA KARANA

No. Pertanyaan Jawaban

1

Cara yang paling sering

digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran IPA di kelas

Dari 33 peserta didik yang mengisi angket analisis kebutuhan, 25 orang menyatakan cara yang paling sering digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran IPA di kelas melalui penjelasan materi dilanjutkan dengan tugas, 7 orang menyatakan

penjelasan materi di depan kelas dilanjutkan dengan pertanyaan, dan 1 orang menyatakan guru hanya

menjelaskan materi.

2

Penyebab kesulitan dalam mempelajari IPA

Dari 33 peserta didik yang mengisi angket analisis kebutuhan, 17 orang menyatakan pembelajaran IPA abstrak, 9 orang menyatakan tidak ada aktivitas pembelajaran untuk memahami konsep, 4 orang menyatakan waktu pembelajaran minim, dan 3 orang menyatakan penjelasan guru tidak menarik.

3

Teknik yang paling sering digunakan oleh guru dalam pembelajaran IPA

Dari 33 peserta didik yang mengisi angket analisis kebutuhan, 15 orang menyatakan teknik yang paling sering digunakan oleh guru dalam pembelajaran IPA adalah ceramah, 14 orang menyatakan mencatat, dan 9 orang menyatakan mengerjakan latihan soal.

4

Motivasi peserta didik pada pembelajaran IPA

Dari 33 peserta didik yang mengisi angket analisis kebutuhan, 19 orang menyatakan motivasi tinggi karena pembelajaran IPA seru sehingga mereka suka dan menganggap IPA menyenangkan, 14 orang

menyatakan motivasi rendah karena IPA membosankan, tidak menarik, dan sulit dimengerti

5

Penggunaan LKPD oleh guru dalam pembelajaran IPA

Dari 33 peserta didik yang mengisi angket analisis kebutuhan, 28 orang menyatakan penggunaan LKPD hanya untuk menjawab soal, 4 orang menyatakan sebagai penuntun

(35)

belajar, dan 1 orang menyatakan sebagai pelengkap buku paket

6

Pandangan terhadap penggunaan LKPD

Dari 33 peserta didik yang mengisi angket analisis kebutuhan,

pandangan terhadap penggunaan LKPD bahwa 24 orang menyatakan hanya untuk pekerjaan rumah dan 17 anak menyatakan sebagai pendukung pembelajaran

7

Perlunya inovasi LKPD Dari 33 peserta didik yang mengisi angket analisis kebutuhan, 100%

menyatakan perlu adanya

inovasi/pengembangan LKPD, 24 orang menyatakan agar pembelajaran lebih bermakna, 13 orang

menyatakan untuk mengaitkan

dengan kehidupan sehari-hari, dan 11 orang menyatakan agar pembelajaran IPA lebih menarik.

(36)

LAMPIRAN 10

LKPD IPA BERORIENTASI THK

(37)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK IPA BERORIENTASI TRI HITA KARANA

UNTUK KELAS V SD/MI

TEMA 5

EKOSISTEM

(38)

Nama : ………..

Kelas : ……… No………

Sekolah : ………..

(39)

Kata Pengantar

Puji syukur penulis panjatkan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat beliau Lembar Kerja Peserta Didik IPA berorientasi Tri Hita Karana dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) ini disusun berdasarkan muatan pelajaran IPA pada tema 5 Kelas V SD. Perangkat ini sebagai bahan ajar untuk melengkapi buku ajar yang ada di sekolah. LKPD IPA berorientasi Tri Hita Karana bermaksud untuk mengaitkan pembelajaran dengan dimensi Parhyangan, Pawongan, dan Palemahan. Orientasi Tri Hita Karana bertujuan untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna karena materi pelajaran dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

Konten yang termuat dalam LKPD ini disusun mengacu pada Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 bertujuan untuk mengembangkan empat kompetensi yaitu kompetensi sikap spiritual, kompetensi sikap sosial, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan. Pencapaian kompetensi ini berupaya dijabarkan pada LKPD melalui ringkasan materi, visualisasi/ilustrasi, pengerjaan tugas, dan aktivitas berkelompok yang berbasis pada pendekatan saintifik. Berbagai penjabaran tersebut dikemas dalam konsep adiluhung Tri Hita Karana sehingga secara simultan diharapkan dapat menguatkan karakter, menstimulus keterampilan abad ke-21, dan meningkatkan hasil belajar IPA.

LKPD ini diharapkan membantu guru dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Penulis menyadari penyusunan LKPD ini masih jauh dari sempurna. Maka dari itu saran konstruktif sangat diharapkan dari berbagai pihak untuk peningkatan kualitas pada masa mendatang.

Penulis

(40)

Daftar Isi

HALAMAN JUDUL ... i DAFTAR ISI ... ii PETUNJUK PENGGUNAAN LKPD ... iii Subtema 1 Pembelajaran 1... 2 Subtema 1 Pembelajaran 2 ... 6 Subtema 1 Pembelajaran 5 ... 10 Subtema 2 Pembelajaran 1... 14 Subtema 2 Pembelajaran 2 ... 17 Subtema 2 Pembelajaran 5 ... 20 Subtema 3 Pembelajaran 1... 25 Subtema 3 Pembelajaran 2 ... 29 Subtema 3 Pembelajaran 5 ... 32 DAFTAR PUSTAKA

(41)

ii

(42)

Petunjuk Penggunaan LKPD

1. LKPD ini memuat pelajaran IPA pada setiap Subtema pembelajaran.

2. Masing-masing subtema terdiri atas 3 pembelajaran, yaitu pembelajaran 1, 2, dan 5.

3. Baca dengan cermat dan seksama setiap panduan yang ada dalam LKPD 4. Laksanakan tugas-tugas tertulis yang termuat dalam LKPD dengan tepat

dan benar

5. Gunakan buku siswa dan berbagai informasi lainnya sebagai sumber belajar

6. Kumpulkan LKPD sesuai waktu yang diberikan oleh guru 7. Skor LKPD dijadikan salah satu penilaian bagi setiap individu

(43)

iii

(44)

1

Subtema 1

Komponen Ekosistem

(45)

2

Pembelajaran 1

Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya

Alokasi waktu: 30 menit Kompetensi Dasar

3.5 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar.

4.5 Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.

Indikator

1. Mengelompokkan dua jenis makanan hewan ke dalam tabel.

2. Membuat peta pikiran tentang jenis makanan hewan.

Tujuan

1. Dengan melakukan pengamatan dan pengumpulan informasi, peserta didik dapat mengelompokkan dua jenis makanan hewan ke dalam tabel dengan tepat.

2. Dengan melakukan diskusi, peserta didik dapat membuat peta pikiran tentang jenis makanan hewan sesuai komponen yang ditentukan dengan tepat.

Ringkasan Materi

Makanan hewan dikategorikan menjadi dua, yaitu makanan berupa tumbuhan dan makanan berupa hewan lain. Bagian tumbuhan yang sering dijadikan makanan hewan adalah daun. Hewan yang memakan daun contohnya ulat, sapi, dan kambing. Beberapa hewan memakan hewan lain sebagai makannya.

Contohnya serangga menjadi makanan katak dan cicak, tikus menjadi makanan kucing (Aprilia dan Achyar, 2020).

Alat dan Bahan 1. Bolpoin

2. Spidol aneka warna

(46)

3

Langkah Kerja

1. Awali dengan berdoa untuk memohon kelancaran dalam belajar.

(Parhyangan: rastiti)

2. Lakukan pengamatan terhadap beberapa hewan yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggalmu. (Mengamati)

3. Catatlah hasil pengamatan pada tabel di bawah ini. (Mengumpulkan Informasi)

Tabel Hasil Pengamatan No. Nama Hewan Nama atau Jenis

Makanan

Golongan Makanan (Tumbuhan/Hewan)

4. Bekerjasama dan diskusikanlah hasil pengamatan dengan teman-temanmu, serta tetap saling menghargai perbedaan pendapat. (Pawongan: kolaborasi, saling menghargai) (Mengasosiasi)

5. Ajukan pertanyaan kepada Bapak/Ibu guru terhadap segala sesuatu yang tidak dimengerti. (Menanya)

6. Buatlah peta pikiran sesuai contoh berikut pada halaman yang telah disediakan. (Mencoba)

7. Peta pikiran memuat nama-nama hewan selain yang disebutkan pada tabel hasil pengamatan. (Mencoba)

(47)

4

NAMA HEWAN BERDASARKAN JENIS MAKANANNYA

TUMBUHAN HEWAN & TUMBUHAN HEWAN

8. Bantulah teman sebangkumu yang mengalami kesulitan dalam mengerjakan peta pikiran. (Pawongan: tolong menolong)

9. Rapikanlah alat dan bahan serta hasil pekerjaanmu. (Palemahan:

kebersihan lingkungan)

10. Presentasikanlah hasil pekerjaanmu di depan kelas. (Mengomunikasikan)

(48)

5

Pikiran

Nama Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya

Hari, Tanggal:

Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua

(49)
(50)

6

Kompetensi Dasar

Pembelajaran 2 Penggolongan Hewan

Alokasi waktu: 30 menit

3.5 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar.

4.5 Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.

Indikator

1. Mengklasifikasikan hewan-hewan yang termasuk golongan karnivora, herbivora, dan omnivora.

2. Menyajikan teks nonfiksi tentang salah satu hewan yang dipilih.

Tujuan

1. Dengan berdiskusi dan mencari informasi dalam kelompok, siswa mampu melengkapi bagan dengan klasifikasi hewan berdasarkan jenis makanannya secara benar.

2. Dengan melakukan pengamatan dan pengumpulan informasi, siswa mampu membuat teks nonfiksi tentang hewan pilihannya dilihat dari jenis makanannya secara benar.

Ringkasan Materi

Berdasarkan jenis makanannya hewan digolongkan menjadi tiga, yaitu herbivora, karnivora, dan omnivora. Herbivora adalah hewan pemakan tumbuh-tumbuhan.

Karnivora adalah hewan pemakan hewan lainnya. Omnivora adalah hewan pemakan tumbuhan dan hewan lainnya (Devi dan Anggraeni, 2008).

Alat dan Bahan 1. Bolpoin 2. Gunting 3. Lem kertas

4. Majalah, koran, poster, buku bergambar, dan media bekas lainnya

(51)

7

Langkah Kerja

1. Awali dengan berdoa untuk memohon kelancaran dalam belajar.

(Parhyangan: rastiti)

2. Pilihlah gambar hewan yang ada di sekitar tempat tinggalmu pada bahan yang tersedia. (Mengasosiasi)

3. Guntinglah lima gambar hewan yang terdapat pada bahan tersebut.

4. Letakkan gambar hewan yang sudah digunting, rekatkan dengan lem pada kolom gambar dan nama hewan tabel yang tersedia. (Mencoba)

Tabel Hasil Pengamatan No. Gambar dan Nama

Hewan

Jenis Makanan

Kelompok Hewan

Karnivor Herbivor Omnivor

(52)

8

No. Gambar dan Nama Hewan

Jenis Makanan

Kelompok Hewan

Karnivor Herbivor Omnivor

5. Tuliskan nama hewan di bawah gambar yang ditempelkan.

6. Bersama teman sebangkumu, diskusikanlah jenis makanan hewan pada masing-masing kolom. (Pawongan: kolaborasi) (Mengasosiasi)

7. Tuliskan hasil diskusimu pada kolom yang tersedia dengan tanda (√).

8. Pilihlah salah satu hewan dari tabel tersebut untuk dideskripsikan pada lembar yang tersedia.

9. Informasi deskripsi dapat dicari pada berbagai sumber agar mendapatkan informasi mengenai habitat asli, jenis makanan, dan cara hewan tersebut mendapatkan dan memakan makanannya. (Mengumpulkan informasi) 10. Rapikan alat dan bahan yang telah digunakan sehingga lingkungan tetap

bersih dan asri. (Palemahan: kebersihan lingkungan)

11. Bersihkan bekas potongan kertas yang digunakan dalam belajar.

(Palemahan: keasrian lingkungan)

12. Presentasikan hasil pekerjaanmu di depan kelas. (Mengomunikasikan) 13. Apresiasi dan tanggapi hasil pekerjaan temanmu. (Pawongan: saling

menghargai)

(53)

9

Deskripsi

Pengklasifikasian Hewan

_

_

_

_ _

_ _

_ _

_ _

_ _

_ __ _

_ _

_ _

_ _

_ _

_ _

_ _

_ _

_ _

_ _

_ _

_ __ _

_ _

_ _

_ _ _

_ _

_ _

Hari, Tanggal:

Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua

(54)

10

Kompetensi Dasar

Pembelajaran 5 Daur Hidup Hewan

Alokasi waktu: 30 menit

3.5 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar.

4.5 Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.

Indikator

1. Membuat diagram daur hidup hewan yang berbeda-beda

2. Membuat tulisan tentang daur hidup hewan terutama yang mengalami metamorfosis

Tujuan

1. Dengan membuat diagram, peserta didik mampu membedakan daur hidup tiga jenis hewan yang berbeda secara tepat.

2. Dengan menyimak informasi yang diperoleh, baik dari presentasi maupun kegiatan sebelumnya, peserta didik mampu membuat tulisan tentang daur hidup hewan, terutama yang mengalami metamorfosis secara benar.

Ringkasan Materi

Daur hidup adalah rangkaian tahapan proses hidup dari makhluk hidup. Ada tiga cara daur hidup, yaitu metamorfosis sempurna, metamorfosis tidak sempurna dan tidak mengalami metamorfosis. Metamorfosis merupakan proses perubahan bentuk dan fungsi tubuh dari suatu makhluk hidup (Devi dan Anggraeni, 2008).

Alat dan Bahan 1. Bolpoin/pensil

2. Pensil warna/spidol warna

(55)

11

Langkah Kerja

1. Awali dengan berdoa untuk memohon kelancaran dalam belajar.

(Parhyangan: rastiti)

2. Amatilah hewan di sekitar tempat tinggalmu yang mengalami metamorfosis sempurna, metamorfosis tidak sempurna, dan tidak mengalami metamorfosis.

(Mengamati)

3. Tanyakan hasil pengamatanmu dengan teman sebangku, pilihlah tiga hewan yang mewakili masing-masing metamorfosis. (Pawongan: kolaborasi) (Menanya)

4. Gambarlah diagram daur hidup hewan yang dipilih secara runut dan detail pada lembar yang tersedia. (Mencoba)

Daur Hidup Hewan I

Informasi Menarik:

Daur Hidup Hewan II

Informasi Menarik:

(56)

DESKRIPSI DIAGRAM METAMORFOSIS:

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _

Hari, Tanggal:

Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua

12

Daur Hidup Hewan III

Informasi Menarik:

5. Lengkapi gambarmu dengan informasi menarik dari berbagai sumber (Mengumpulkan informasi)

6. Perjelaslah gambarmu dengan pensil warna/spidol sehingga lebih menarik.

7. Deskripsikanlah salah satu diagram metamorfosis dengan berbagai informasi menarik. (Mengasosiasi)

8. Mintalah pendapat dari temanmu terhadap hasil pekerjaanmu. (Pawongan:

saling menghargai

9. Sebelum melaksanakan presentasi, rapikanlah alat dan bahan serta tempat belajarmu. (Palemahan: keasrian lingkungan)

10. Presentasikan hasil pekerjaanmu dengan etika yang baik (Parhyangan: etika dan kepribadian yang baik) (Mengomunikasikan)

(57)

Subtema 2

13

Hubungan Antarmakhluk

Hidup dalam Ekosistem

(58)

14

Pembelajaran 1

Komponen Rantai Makanan

Alokasi waktu: 30 menit Kompetensi Dasar

3.5 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar.

4.5 Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.

Indikator

1. Merinci komponen-komponen rantai makanan pada ekosistem

2. Membuat gambar rantai makanan pada ekosistem lengkap dengan keterangannya

3. Menyajikan hasil laporan rantai makanan dalam ekosistem

Tujuan

1. Dengan mencermati buku bacaan, peserta didik dapat merinci komponen- komponen rantai makanan pada ekosistem dengan tepat

2. Dengan menyimak keterangan tentang rantai makanan, siswa mampu membuat gambar rantai makanan pada ekosistem lengkap dengan keterangannya dengan cermat.

3. Dengan kegiatan presentasi, peserta didik dapat menyajikan hasil laporan rantai makanan dalam ekosistem dengan percaya diri.

Ringkasan Materi

Rantai makanan merupakan perjalanan memakan dan dimakang dengan urutan tertentu antarmakhluk hidup. Komponen pada rantai makanan memuat produsen, konsumen, dan pengurai. Peristiwa memakan dan dimakan dapat berjalan lancar dan seimbang jika komponennya lengkap (Kemendikbud, 2017).

Alat dan Bahan

1. Majalah, koran, poster, buku bergambar, dan/atau media bekas lainnya 2. Spidol warna/pensil warna

3. Gunting 4. Lem kertas

(59)

15

Langkah Kerja

1. Awali dengan berdoa untuk memohon kelancaran dalam belajar.

(Parhyangan: rastiti)

2. Amatilah ekosistem di sekitar tempat tinggalmu, pilihlah ekosistem darat atau ekosistem laut untuk membuat rantai makanan. (Mengamati)

3. Buatlah rantai makanan dengan memotong gambar dari bahan yang tersedia.

(Mencoba)

4. Tempelkan potongan gambar tersebut pada kolom di bawah ini.

RANTAI MAKANAN: _

(60)

16

5. Berkolaborasilah dengan temanmu, lalu hubungkan dan hiasi gambar-gambar tersebut dengan spidol warna/pensil warna agar membentuk rantai makanan yang menarik. (Pawongan: kolaborasi) (Mencoba)

6. Berdasarkan karyamu, cobalah lengkapi tabel berikut ini. (Mengasosiasi) Produsen Konsumen I Konsumen II Konsumen III Pengurai

7. Tukarkan hasil pekerjaanmu dengan teman sebangkumu, berilah masukan kepada temanmu dan hargailah masukan dari temanmu. (Pawongan)

8. Rapikanlah alat dan bahan yang telah digunakan. (Palemahan: kebersihan lingkungan)

9. Bergotongroyonglah dengan temanmu untuk tempat belajar dan lingkungan kelas agar lingkungan tetap asri. (Pawongan: gotong royong) (Palemahan:

keasrian lingkungan)

10. Presentasikanlah hasil pekerjaanmu di depan kelas. (Mengomunikasikan) Hari, Tanggal:

Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua

(61)

17

Kompetensi Dasar

Pembelajaran 2 Rantai Makanan

Alokasi waktu: 30 menit

3.5 makanan di lingkungan sekitar.

4.5 Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.

Indikator

1. Menjelaskan rantai makanan yang ada pada suatu ekosistem.

2. Menjelaskan sumber energi pada makhluk hidup.

Tujuan

1. Dengan berdiskusi, peserta didik mampu menjelaskan rantai makanan yang terdapat dalam suatu ekosistem secara baik dan benar.

2. Dengan mendiskusikan asal energi pada makhluk hidup, peserta didik mampu menjelaskan rantai makanan yang terdapat dalam suatu ekosistem secara baik dan benar.

Ringkasan Materi

Rantai makanan merupakan perjalanan memakan dan dimakang dengan urutan tertentu antarmakhluk hidup. Komponen pada rantai makanan memuat produsen, konsumen, dan pengurai. Peristiwa memakan dan dimakan dapat berjalan lancar dan seimbang jika komponennya lengkap (Kemendikbud, 2017).

Alat dan Bahan 1. Alat tulis

2. Spidol warna/pensil warna

(62)

18

Langkah Kerja

1. Awali dengan berdoa untuk memohon kelancaran dalam belajar.

(Parhyangan: rastiti)

2. Amatilah gambar berikut. (Mengamati)

3. Diskusikanlah bersama temanmu mengenai makna dari gambar tersebut.

(Pawongan: kolaborasi) (Mengumpulkan informasi)

4. Hubungkanlah informasi berikut dengan tanda panah sesuai pemahamanmu terhadap gambar (Mencoba)

PENGURAI

1

KONSUMEN I

2

PRODUSEN

3

KONSUMEN II

4

KONSUMEN III

5

(63)

19

5. Tuliskanlah hasil diskusimu pada tabel berikut (Mengasosiasi) Tabel Hasil Diskusi

PERTANYAAN JAWABAN

Bagaimana aliran energi pada rantai makanan tersebut?

Apa yang terjadi jika gambar nomor 4 punah?

Ketika alam dan lingkungan tetap lestari dan seimbang, apa yang akan terjadi?

6. Rapikanlah alat dan bahan yang telah digunakan, pastikan lingkungan belajar tetap bersih. (Palemahan: kebersihan lingkungan)

7. Tukarkan pekerjaanmu dengan temanmu, berilah tanggapan pada pekerjaan temanmu dan terimalah tanggapan dari temanmu. (Pawongan: saling menghargai)

8. Presentasikanlah hasil pekerjaanmu di depan kelas. (Mengomunikasikan) Hari, Tanggal:

Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua

(64)

20

Kompetensi Dasar

Pembelajaran 5 Simbiosis

Alokasi waktu: 30 menit

3.5 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar.

4.5 Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.

Indikator

1. Membandingkan jenis-jenis simbiosis.

2. Membuat pamflet tentang simbiosis

Tujuan

1. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat membandingkan tiga jenis simbiosis dengan benar.

2. Dengan mencermati teks bacaan, peserta didik mampu membuat pamflet yang berisi penjelasan simbiosis secara benar.

Ringkasan Materi

Simbiosis adalah hubungan yang dua makhluk hidup yang bersifat khas. Ada tiga jenis simbiosis, yaitu simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme.

Simbiosis mutualisme adalah hubungan dua makhluk hidup yang saling menguntungkan. Simbiosis komensalisme adalah hubungan dua makhluk hidup salah satu pihak diuntungkan tetapi pihak lain tidak dirugikan. Simbiosis parasitisme adalah hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup yang satu diuntungkan dan yang lainnya dirugikan (Priyono dan Sayekti, 2010).

Alat dan Bahan 1. Alat tulis 2. Spidol warna

(65)

21

Langkah Kerja

1. Awali dengan berdoa untuk memohon kelancaran dalam belajar.

(Parhyangan: rastiti)

2. Amatilah gambar pada lembar berikutnya ini. (Mengamati)

3. Berdiskusilah dengan temanmu, kemudian hubungkan dengan tanda panah jenis simbiosis dengan gambar di sebelahnya. (Pawongan: kolaborasi) (Mencoba)

4. Saat menghubungan tanda panah gunakanlah spidol dengan warna yang sama dengan jenis/label simbiosis.

SIMBIOSIS MUTUALISME

SIMBIOSIS KOMENSIALISME

SIMBIOSIS PARASITISME

(66)

sumber gambar: akumaubelajar.com

(67)

22

5. Berdasarkan gambar yang telah dihubungkan dengan jenis simbiosis, lanjutkanlah pekerjaanmu dengan mengisi tabel berikut.

6. Tabel berikut diisi masing-masing dua contoh simbiosis sesuai gambar sebelumnya, lengkapi dengan penjelasan. (Mengasosiasi)

SIMBIOSIS

MUTUALISME KOMENSIALISME PARASITISME Contoh simbiosis:

Penjelasan:

Contoh simbiosis:

Penjelasan:

Contoh simbiosis:

Penjelasan:

(68)

23

SIMBIOSIS

MUTUALISME KOMENSIALISME PARASITISME Contoh simbiosis: Contoh simbiosis: Contoh simbiosis:

Penjelasan: Penjelasan: Penjelasan:

7. Rapikanlah alat dan bahan yang telah digunakan, pastikan lingkungan belajar tetap bersih. (Palemahan: kebersihan lingkungan)

8. Presentasikanlah hasil pekerjaanmu di depan kelas. (Mengomunikasikan) 9. Saat temanmu presentasi, perhatikanlah dengan seksama. (Pawongan:

saling menghargai)

Hari, Tanggal:

Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua

(69)

Subtema 3

24

Keseimbangan Ekosistem

(70)

25

Pembelajaran 1

Hubungan Rantai dengan Jaring-Jaring Makanan

Alokasi waktu: 30 menit Kompetensi Dasar

3.5 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar.

4.5 Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.

Indikator

1. Menganalisis hubungan antar makhluk hidup dalam rantai makanan pada suatu ekosistem.

2. Menganalisis hubungan antar makhluk hidup dalam jaring-jaring makanan pada suatu ekosistem.

3. Membuat poster tentang hubungan antar makhluk hidup dalam jaring-jaring makanan pada suatu ekosistem.

Tujuan

1. Dengan membaca teks dan mengamati gambar, peserta didik dapat menganalisis hubungan antar makhluk hidup dalam rantai makanan pada suatu ekosistem dengan benar.

2. Dengan membaca teks dan mengamati gambar, peserta didik dapat menganalisis hubungan antar makhluk hidup dalam jaring-jaring makanan pada suatu ekosistem dengan benar.

3. Dengan berdiskusi dan mencermati berbagai sumber informasi, peserta didik dapat membuat poster poster tentang hubungan antar makhluk hidup dalam jaring-jaring makanan pada suatu ekosistem.

Ringkasan Materi

Kebergantungan antarmakhluk hidup dan lingkungannya menjadi bagian dari kehidupan di dalam sebuah ekosistem. Tumbuhan mendapatkan energi dari matahari. Hewan mendapatkan energi dari tumbuhan atau hewan lain yang memakan tumbuhan. Rantai makanan adalah hubungan yang khas antara

(71)

26

sekelompok produsen dan konsumen. Suatu ekosistem, memuat hubungan antara beberapa rantai makanan, kumpulan beberapa rantai makanan inilah yang disebut dengan jaring-jaring makanan (Kemendikbud, 2017).

Alat dan Bahan 1. Alat tulis 2. Spidol warna

Langkah Kerja

1. Awali dengan berdoa untuk memohon kelancaran dalam belajar.

(Parhyangan: rastiti)

2. Amatilah gambar rantai makanan di bawah yang kemungkinan ada di kebun sekolahmu. (Mengamati)

3. Pilihlah angka yang tepat yang mewakili kode hewan untuk melengkapi rantai makanan yang rumpang. (Mengasosiasi)

4. Diskusikanlah pilihanmu dengan teman sebangku untuk memastikan jawabanmu. (Pawongan: kolaborasi)

5. Amatilah gambar jaring-jaring makanan di bawah ini dengan cermat.

(Mengamati)

6. Berdasarkan pemahamanmu, hubungkanlah jaring-jaring makanan yang rumpang ini dengan spidol warna. (Mencoba)

(72)

27

7. Tolonglah temanmu yang mengalami kesulitan dalam melengkapi jaring-jaring makanan yang rumpang. (Pawongan: tolong menolong)

8. Lakukan diskusi dengan teman sebangkumu untuk membuat poster jaring- jaring makanan pada lembar yang tersedia. (Pawongan: kolaborasi) (Mencoba)

9. Peserta didik dengan daftar hadir genap membuat poster jaring-jaring makanan pada ekosistem darat. (Mencoba)

10. Peserta didik dengan daftar hadir ganjil membuat poster jaring-jaring makanan pada ekosistem darat. (Mencoba)

11. Petiklah hikmah adanya keseimbangan rantai dan jaring-jaring makanan akan membuat lingkungan menjadi terjaga (Parhyangan: syukur) (Palemahan:

keasrian lingkungan)

12. Rapikan pekerjaanmu untuk persiapan presentasi. (Palemahan: kebersihan lingkungan)

13. Presentasikanlah hasil pekerjaanmu di depan kelas. (Mengomunikasikan) 14. Saat temanmu presentasi, perhatikanlah dengan seksama. (Pawongan:

saling menghargai)

(73)

28

POSTER JARING-JARING MAKANAN EKOSISTEM: ………

Hari, Tanggal:

Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua

(74)

29

Pembelajaran 2

Perubahan Jaring-Jaring Makanan

Alokasi waktu: 30 menit Kompetensi Dasar

3.5 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar.

4.5 Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.

Indikator

1. Menunjukkan akibat perubahan lingkungan terhadap keberlangsungan jaring- jaring makanan ke dalam bentuk sebuah diagram secara runtun.

2. Menuliskan pengalaman dalam sebuah tulisan secara baik dan benar.

Tujuan

1. Dengan perubahan yang terjadi di sekelilingnya, peserta didik mampu menunjukkan akibat perubahan lingkungan terhadap keberlangsungan jaring- jaring makanan ke dalam bentuk sebuah diagram secara runtun.

2. Dengan memahami penyebab dan akibat perubahan terhadap keberlangsungan hidup komponen ekosistem di dalam sebuah jaring-jaring makanan, siswa mampu menuliskan pengalaman dalam sebuah tulisan secara baik dan benar.

Ringkasan Materi

Alam dan makhluk hidup senantiasa berubah. Perubahan jaring-jaring makanan akan mengubah bagian yang lain. Rantai makanan sebagai bagian jaring-jaring makanan pada sebuah ekosistem tidak akan terputus selama semua bagian dari rantai tersebut tetap berperan. Jika salah satu rantai makanan terganggung, jaring-jaring makanan akan terganggu. Perubahan ini merupakan kodrat, ada yang berlangsung lamban karena berlangsung alami dan ada pula yang berlangsung cepat karena bencana (Kemendikbud, 2017).

(75)

30

Alat dan Bahan 1. Alat tulis

Langkah Kerja

1. Awali dengan berdoa untuk memohon kelancaran dalam belajar.

(Parhyangan: rastiti)

2. Amati kembali pekerjaanmu tentang jaring-jaring makanan. (Mengamati) 3. Bersama teman sebangkumu, buatlah skenario terjadinya perubahan

ekosistem, bisa disebabkan oleh musim, bencana alam, atau aktivitas manusia. (Pawongan: kolaborasi) (Mencoba)

4. Buatlah diagram dan penjelasan tentang hasil diskusimu pada lembar berikut ini. (Mengasosiasi)

5. Petiklah hikmah bahwa keseimbangan ekosistem sangat mempengaruhi kehidupan yang harmoni. (Parhyangan: syukur)

6. Rapikan pekerjaanmu untuk persiapan presentasi. (Palemahan: kebersihan lingkungan)

7. Presentasikanlah hasil pekerjaanmu di depan kelas. (Mengomunikasikan) 8. Saat temanmu presentasi, perhatikanlah dengan seksama. (Pawongan:

saling menghargai)

(76)

31

NAMA EKOSISTEM : ………...

PENYEBAB PERUBAHAN: ………

DIAGRAM PERUBAHAN JARING-JARING MAKANAN

Keterangan:

_ _ _ _ _ _ _ _ _

Hari, Tanggal:

Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua

(77)
(78)

32

Pembelajaran 5

Faktor Memengaruhi Keseimbangan Ekosistem

Alokasi waktu: 30 menit Kompetensi Dasar

3.5 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar.

4.5 Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.

Indikator

1. Menjelaskan faktor yang memengaruhi keseimbangan ekosistem.

2. Menjelaskan kegiatan manusia yang memengaruhi keseimbangan ekosistem.

Tujuan

1. Dengan membaca buku teks dan mengisi tabel, peserta didik mampu menjelaskan faktor yang memengaruhi keseimbangan ekosistem dengan tepat dan benar.

2. Dengan memahami dan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh guru, peserta didik mampu memuat sebuah peta pikiran mengenai berbagai macam kegiatan manusia yang dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem secara jelas dan akurat.

Ringkasan Materi

Setiap makhluk hidup membutuhkan lingkungan yang sehat sebagai tempat tinggalnya. Ikan di sungai membutuhkan air sungai yang bersih dan tidak tercemar. Harimau, gajah, ular, dan hewan hutan lain membutuhkan lingkungan hutan yang alami, hijau, dan rimbun. Tumbuhan di hutan membutuhkan keadaan lingkungan dengan suhu, sinar matahari, dan hujan yang cukup untuk pertumbuhannya. Apabila ingkungan di sekitar makhluk hidup itu rusak, makhluk hidup akan mengalami kesulitan untuk bertahan hidup (Priyono dan Sayekti, 2010).

(79)

33

Alat dan Bahan

1. Spidol warna/pensil warna 2. Gunting

3. Lem kertas

4. Majalah, koran, poster, buku bergambar, dan/atau media bekas lainnya 5. Tanaman bunga

Langkah Kerja

1. Awali dengan berdoa untuk memohon kelancaran dalam belajar.

(Parhyangan: rastiti)

2. Amatilah gambar-gambar yang memengaruhi keseimbangan ekosistem dari berbagai sumber. (Mengamati)

3. Bersama temanmu, pilihlah gambar-gambar yang berhubungan dengan keseimbangan ekosistem pada bahan yang tersedia. (Pawongan:

kolaborasi) (Mengumpulkan informasi)

4. Potonglah enam gambar dan tempelkan pada tabel berikut sesuai dengan klasifikasi penyebab yang tepat. (Mencoba) (Mengasosiasi)

KLASIFIKASI PENYEBAB PERUBAHAN EKOSISTEM

MUSIM BENCANA AKTIVITAS MANUSIA

(80)

34

5. Aktivitas manusia sangat berpengaruh terhadap lingkungan/ekosistem, jelaskanlah aktivitas manusia dalam gambar tabel memengaruhi keseimbangan ekosistem pada kolom berikut. (Mengasosiasi)

_ _ _ _

_ _ _

_ _ _

6. Dengan memanfaatkan alat dan bahan yang tersedia, cobalah bersama teman sebangkumu untuk membuat peta pikiran tentang aktivitas manusia yang memengaruhi keseimbangan ekosistem. (Pawongan: kolaborasi) (Mengasosiasi)

7. Tuliskan peta pikiranmu pada lembar yang tersedia.

8. Guna menjaga keseimbangan ekosistem kebun sekolahmu, tanamlah tanaman bunga bersama temanmu. (Palemahan: keasrian lingkungan) (Pawongan: kolaborasi)

9. Bersihkan kebunmu dengan rutin dan rawatlah berbagai tanaman yang ada.

(Palemahan: kebersihan dan keasrian lingkungan)

10. Setelah rampung, rapikanlah kembali alat dan bahan serta jaga lingkungan belajarmu agar tetap asri. (Palemahan)

11. Presentasikan hasil pekerjaanmu di depan kelas. (Mengomunikasikan) 12. Saat temanmu presentasi, perhatikanlah dengan seksama. (Pawongan:

saling menghargai)

(81)

35

PETA PIKIRAN

AKTIVITAS MANUSIA MEMENGARUHI KESEIMBANGAN EKOSISTEM

Hari, Tanggal:

Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua

(82)
(83)

DAFTAR PUSTAKA

Aprilia, Achyar, Afifatul. 2010. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD dan MI Kelas 4.

Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Devi, Poppy K, Anggraeni, Sri. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD dan MI Kelas IV. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Ekosistem, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Tema 5 Siswa SD/MI Kelas V. Jakarta:

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Priyono, Sayekti, Titik. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD dan MI Kelas IV.

Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

www.akumaubelajar.com

(84)
(85)

LAMPIRAN 11

HASIL UJI RESPON JUDGES VALIDITAS EXPERT

Gambar

Tabel Hasil Pengamatan  No.  Nama Hewan  Nama atau Jenis
Tabel Hasil Pengamatan  No.  Gambar dan Nama
Tabel Hasil Pengamatan  No.  Nama Hewan  Nama atau Jenis
Tabel Hasil Pengamatan  No.  Gambar dan Nama

Referensi

Dokumen terkait

Keseimbangan labil : Sebuah pararel epipedum miring ( balok miring ) yang bidang diagonalnya AB tegak lurus pada bidang alasnya diletakkan diatas bidang datar, maka ia dalam

Tujuan dari penulisan ini adalah mengkaji tentang keterkaitan antara matematika dan budaya khususnya rumah adat Palembang yaitu rumah Limas dimana

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kombinasi jenis dan konsentrasi filler (dekstrin dan tepung beras) terbaik sehingga dapat menghasilkan puree jambu

• Kmd PH membacakan pembelaan Pengambilan keputusan Putusan adalah pernyataan hakim yg diucapkan dlm sidang pengadilan terbuka yg dpt berupa pemidanaan atau

Tilem adalah hari suci bagi umat Hindu, yang berarti bulan mati (gelap- gelapnya bulan di dalam satu bulan), sehingga malam hari menjadi gelap yang biasanya disimbolkan dengan

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dalam novel Surga Yang Tak Dirindukan karya Asma Nadia, didalamnya terkandung pesan moral yang

Akan tetapi dalam sudut pandang yang lebih luas, ada alasan lain yang tak kalah pentingnya: bila kita berperilaku secara sembarangan dan tidak bertanggung jawab dalam

Pada luka insisi operasi dilakukan infiltrasi anestesi local levobupivakain pada sekitar luka karena sekresi IL-10 akan tetap dipertahankan dibandingkan tanpa