• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KONDISI BELL’S Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kondisi Bell’s Palsy Dextra Di RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KONDISI BELL’S Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kondisi Bell’s Palsy Dextra Di RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Grafik 4.1
Grafik 4.2

Referensi

Dokumen terkait

Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation arus faradic , Massage dan Mirror Exercise yang bertujuan meningkatkan kekuatan otot dan gerak fungsional wajah serta

Kesimpulan: Infra Red ( IR ), Electrical Stimulation ( ES ), Massage Wajah dan Terapi Latihan dengan mirror exercise dapat meningkatkan kekuatan otot wajah

biofeedback yaitu mirror exercise pada pasien Bell’s palsy bertujuan untuk melatih. kembali gerakan fungsional

Fisioterapi pada kasus ini dapat menurunkan nyeri dan meningkatakn kemampuan fungsional otot wajah dengan menggunakn modalitas infra red , electrical stimulation , dan

Manfaat yang ingin dicapai penulis dari penulisan Karya Tulis Ilmiah ini yaitu (1) menambah wawasan dan pemahaman pada penulis dalam penatalaksanaan Infra red, Electrical

Berdasarkan hasil tersebut diatas, maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi modalitas fisioterapi berupa infra red, electrical stimulation dan terapi latihan berupa mirror

Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation arus faradic, Massage dan Mirror Exercise yang bertujuan meningkatkan kekuatan otot dan gerak fungsional wajaha. serta

Kesimpulan: Pada kondisi Bell’s Palsy Dextra dengan manifestasi kelemahan otot-otot wajah dan penurunan kemampuan fungsional wajah bagian kanan, setelah diberikan