• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III LANDASAN TEORI"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB III

LANDASAN TEORI

3.1. Pengertian Sistem

Sistem adalah seperangkat komponen yang saling berkaitan dan memiliki batasan yang telah ditentukan, saling bekerja bersama demi sebuah tujuan yang sama dengan menerima masukan dan menghasilkan keluaran dalam sebuah proses transformasi yang terorganisasi(O'Brien & Marakas, 2016).

Dalam memahami konsep sistem dapat membantu dalam memahami berbagai konsep dalam teknologi, aplikasi, pengembangan, dan manajemen. Pada sebuah sistem memiliki tiga fungsi dasar yaitu:

1. Masukan(Input)

Melakukan pengumpulan dan perakitan elemen yang masuk ke dalam sistem untuk diproses. Sebagai contoh : bahan baku, energi, data, dan usaha manusia harus diorganisasikan dalam pengolahan.

2. Pengolahan (Process)

Melibatkan proses transformasi yang mengubah masukan menjadi keluaran. Sebagai contoh : proses manufaktur, proses bernafas manusia, atau perhitungan matematika.

3. Keluaran (Output)

Melakukan pemindahan elemen yang dihasilkan pada bagian proses ke dalam tujuan akhir mereka, sebagai contoh : produk jadi, jasa manusia, dan manajemen informasi harus dikirimkan kepada pengguna manusia mereka.

Konsep sistem menjadi lebih bermanfaat dengan menyertakan dua elemen tambahan, yaitu umpan balik dan kendali. Sebuah fungsi umpan balik dan kendali Yang sering disebut sistem sibernetik (cybernetic), yaitu

(2)

2

sebuah sistem melakukan pengawasan dan pengaturan sendiri(O'Brien &

Marakas, 2016).

3.2. Pengertian Informasi

Informasi adalah suatu Data yang diolah melalui suatu model, sehingga penerima dapat menerima informasi tersebut, melakukan keputusan berdasarkan informasi tersebut dan melakukan tindakan, yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain yang akan membuat sejumlah data kembali. Data tersebut akan ditangkap kembali sebagai input, diproses kembali melalui suatu model dan seterusnya yang merupakan suatu siklus(Palit, Rindengan, & Lumenta, 2015).

Menurut (Firman, Wowor, & Najoan, 2016) Informasi juga disebut data yang sudah diproses atau data yang memiliki arti. Suatu faktor yang menentukan sukses atau gagalnya suatu usaha menurut pembuat keputusan adalah informasi. Sistem apapun tanpa adanya informasi tidak akan berguna, karena sistem tersebut akan mengalami error yang membuat sistem tidak berfungsi. Informasi dapat berupa data mentah, data tersusun, kapasitas sebuah saluran informasi, dan sebagainya.

3.3. Pengertian Sistem Informasi

Kumpulan yang terorganisasi dari elemen manusia, perangkat keras, perangkat lunak, jaringan komunikasi, sumber data, dan kebijakan yang dapat menyimpan, mengambil, mengubah dan memisahkan informasi dalam sebuah organisasi(O'Brien & Marakas, 2016).

Berdasaran fungsi sistem informasi menyajikan:

1. Area fungsional utama dari bisnis sama pentingnya dengan keberhasilan bisnis sebagai bagian dari akuntansi, keuangan, manajemen operasi, pemasaran, dan manajemen sumber daya manusia.

2. Kontributor penting bagi efisiensi operasional, produktivitas, moral karyawan, layanan, dan kepuasan pelanggan.

3. Sumber nilai bagi perusahaan yang diakui.

4. Sumber utama informasi dan dukungan yang diperlukan untuk mempromosikan pengambilan keputusan yang efektif oleh manajer dan pelaku bisnis.

(3)

3

5. Sebuah kesempatan karier yang dinamis, bermanfaat, dan menantang bagi jutaan pria dan wanita.

6. Komponen penting dari sumber daya, infrastruktur, dan kemampuan dari perusahaan bisnis yang masuk jaringan dewasa ini.

7. Sumber daya strategis(O'Brien & Marakas, 2016).

3.4. Sistem Informasi Manajemen Kegiatan Magang

Sistem informasi manajemen kegiatan magang adalah sebuah sistem yang akan digunakan untuk mengatur kegiatan magang bagi siswa atau mahasiswa yang sedang magang, pada sistem ini peserta magang dapat melakukan update kegiatan harian melalui sistem tersebut. Admin dapat melakukan pengelolaan pada manajemen kegiatan magang dengan menambah, menghapus dan mengedit data dari peserta dan pembimbing. Kemudin Pembimbing dapat melakukan penilaian untuk peserta magang sebagai hasil akhir dari peserta magang.

3.5. Database

Database adalah kumpulan data yang membentuk suatu berkas (file) yang saling berhubungan atau relational dengan tata cara tertentu untuk membentuk data baru atau informasi. Database juga dapat dikatakan berupa kumpulan dari data yang saling berhubungan atau ralasi antara satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan skema atau struktur tertentu (Badiyanto & Murya, 2018).

Dalam sebuah disk, kita dapat menempatkan lebih dari satu basis data, serta dalam basis data kita dapat menempatkan lebih dari satu tabel. Pada tabel inilah sesungguhnya data disimpan dan ditempatkan. Karena itu ada beberapa operasi – operasi dasar dalam basis data (Farouq, 2018).

Pada pembuatan sistem ini fungsi database adalah untuk menyimpan data user, data peserta magang, dan berkas – berkas yang harus dikumpulkan peserta magang.

3.6. My Structure Query Language (MySQL)

MySQL adalah sebuah database manajemen system (DBMS) popular yang memiliki fungsi sebagai relational database manajemen system (RDBMS).

(4)

4

Selain itu MySQL software merupakan suatu aplikasi yang sifatnya open source serta server basis data MySQL memiliki kinerja sangat cepat, reliable, dan mudah untuk digunakan serta bekerja dengan arsitektur client server atau embedded systems(Yuliansyah, 2014).

SQL dikenal hierarki server, yang dimana tiap – tiap database memiliki tabel – tabel. Tiap tabel memiliki fiel – field. Umumnya informasi yang tersimpan pada sebuah tabel terdapat 2 struktur dimensi yang terdiri dari baris dan kolom, sementara pada sebuah field terdapat data seperti int, realm char, date, time dan lainnya.

SQL juga tidak memiliki fasilitas pemrogaman yang lengkap, yang dimana tidak dilengkapi looping atapun percabangan. Sehingga untuk menutupi kelemahan ini perlu ditambahkan bahasa pemrogaman lainnya(Lavarino &

Yustanti, 2016).

Jenis database pada system yang digunakan adalah MySQL. Adapun fungsi dari MySQL adalah seperti umumnya database itu sendiri yaitu untuk menyimpan data user, data peserta magang, dan berkas – berkas yang harus dikumpulkan peserta magang.

3.7. Hypertext Markup Language (HTML)

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web serta untuk menampilkan informasi yang terdapat pada web browser dalam format hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujudyang terintegerasi. (Harison & Syarif, 2016).

HTML terbagi dalam 4 jenis elemen, yaitu : 1. Structural

Kode program yang menentukan level dari sebuah tulisan.

2. Presentational

Kode yang menentukan tampilan pada sebuah tulisan, tidak peduli dengan level pada tulisan tersebut.

3. Hypertext

(5)

5

Sebuah program HTML yang menunjukkan hubungan ke bagian lain dari sebuah dokumen.

4. Elemen

Widget yang membuat objek – objek, konsep Hypertext pada HTML memungkinkan untuk membuat link pada suatu frasa untuk menuju bagian dari World Wide Web (WWW)(Kusuma W. F., 2015).

Dalam pembuatan sistem kali ini HTML adalah salah satu tools dalam pembuatan Sistem Informasi Magang Pada DISKOMINFO Kota Semarang, seperti pembuatan tampilan pada sistem tersebut.

3.8. Hypertext Prepocessor (PHP)

PHP adalah sebuah bahasa pemograman yangberjalan dalam sebuah web-server (serverside). PHPdiciptakan oleh programmer unixdan Perl yangbernama Rasmus Lerdoft pada bulanAgustus1994. Script PHP adalah bahasa program yang berjalanpada sebuahwebserver, atau sering disebut serverside.Oleh karena itu,PHP dapat melakukan apa saja yangbiasdilakukan program CGI lain, yaitu mengolah data dengantipe apapun, menciptakanhalaman web yang dinamis,serta menerima dan menciptakan cookies, dan bahkanPHP biasmelakukan lebih dari itu.(Horison & Syarif, 2016).

Dalam pembangunan sebuah web terdapat beberapa cara, salah satunya adalah dengan menggunakan framework atau lebih sering disebut framework web. Ada beberapa framework web yang memang digunakan untuk bahasa pemrogaman PHP, pada sistem ini frameworkyang digunakan adalah frameworkCondeigniter (Kusuma W. F., 2015).

PHP memiliki beberapa komponen dasar, yaitu:

a. Sintak dasar PHP

Ada beberapa aturan sintaks yang harus dipenuhi seperti PHP opening closing tag dan PHP mendukung komentar seperti pada bahasa ‘C’, ’C++’, dan Unix shell-style.

b. Konstanta dalam PHP

Suatu konstanta dapat kita definisikan dengan menggunakan fungsi define () yang merupakan salah satu fitur function dari PHP.

c. Aritmatika dalam PHP

(6)

6

Untuk mempermudah menggunakan operand dan operator pada PHP, diberikan tabel mengenai operator seperti terlihat (Ayu & Permatasari, 2018).

Dalam pembuatan sistem kali ini PHP adalah salah satu tools dalam pembuatan Sistem Informasi Manajemen Kegiatan Magang Pada DISKOMINFO Kota Semarang, dengan fungsi pengolahan datadan menciptakan halaman web yang dinamis.

3.9. Cascading Style Sheets (CSS)

Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML, XML, dan XHTML (Kusuma W. F., 2015).

CSS kali ini digunakan untuk menentukan warna, jenis huruf, tata letak, dan berbagai aspek tampilan dokumen. Halaman HTML atau XML yang sama juga dapat ditampilkan secara berbeda, baik dari segi gaya tampilan atau skema warna dengan menggunakan CSS.

3.10. JavaScript

JavaScript seringkali disertakan dalam file HTML atau link dari file HTML dan dijalankan secara lokal oleh web browser. Ini berarti bahwa server bebas untuk mengerjakan sesuatu yang lain daripada pemrosesan instruksi untuk setiap klien. Hal ini telah membuat JavaScript pilihan yang lebih populer daripada bahasa yang memerlukan server untuk melakukan pengolahan (Kusuma W. F., 2015). Berbagai animasi untuk mempercantik halaman web, fitur chatting, efek-efek modern, games, semuanya bisa dibuat menggunakan JavaScript. Dalam sistem ini JavaScript digunakan agar web lebih interaktif dan lebih menarik, Sehingga pengguna lebih nyaman dalam pengelolaan web.

3.11. Unifield Modeling Language (UML)

UML (Unifield Modelling Language) adalah alat bantu untuk pengembangan sistem yang berorientasi objek. UML menyediakan bahasa pemodelan visual yang memungkinkan bagi pengembang sistem untuk membuat cetak biru atas visi mereka dalam bentuk yang baku, mudah

(7)

7

dimengerti serta dilengkapi dengan mekanisme yang efektif untuk berbagi dan mengkomunikasikan rancangan mereka dengan orang lain (Munawar, 2018)

3.12. Diagram UML

UML terdapat beberapa macam diagram, yaitu : Use Case Diagram

Use Case Diagram adalah deskripsi fungsi dari sebuah system dari perspektif pengguna. Use Case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipikal interaksi antara pengguna sebuah sistem dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah sistem dipakai (Munawar, 2018). Simbol- simbol Use Case Diagram ditunjukkan oleh Tabel 3.1.

Tabel 3.1. Simbol-Simbol Use Case Diagram (Munawar, 2018)

Activity Diagram

Activity Diagram digunakan untuk menunjukkan tahapan, pengambilan keputusan dan percabangan. Diagram ini berguna untuk menunjukkan operasi suatu objek dan proses bisnis. Activity Diagram bisa digunakan untuk menunjukkan siapa mengerjakan apa dengan teknik partision (Munawar, 2018). Simbol-simbol yang ada dalam Sequence Diagram ditunjukkan oleh Tabel 3.2.

Tabel 3.2. Simbol-Simbol Activity Diagram (Munawar, 2018)

Simbol Nama Keterangan

Simbol Nama Keterangan

Actor

Seseorang atau siapa saja yang berhubungan dengan sistem yang sedang dibangun.

Use Case

Bagian fungsionalitas tingkat tinggi yang disediakan oleh sistem.

Relasi

Relasi digunakan untuk menunjukkan relasi antara actor dan use case.

Relasi Include

Memungkinkan satu use case menggunakan fungsionalitas yang disediakan oleh use case lainnya.

(8)

8 Aktor

Merupakan orang atau siapapun yang berhubungan dengan sistem yang dibuat.

Boundary Class

Merupakan

penggambaran dari form.

Control Class

Merupakan gambaran dari unsur kendali.

Entity Class

Merupakan hubungan dari sebuah kegiatan yang dilakukan.

Message

Merupakan alur pengiriman pesan kepada objek.

Sequence Diagram

Sequence diagram adalah diagram yang menggambarkan interaksi antar objek saat menjalankan suatu use case. Diagram ini menunjukkan bahwa eksekusi dari sebuah operasi yang dimiliki sebuah objek akan melibatkan pemanggilan operasi pada objek lainnya, atau dengan kata lain, sequence diagram menunjukkan relasi antara objek-objek dan operasinya (Kosasih, Sriwana, & Purnama, 2018). Simbol-simbol yang ada dalam Activity Diagram ditunjukkan oleh Tabel 3.3.

Tabel 3.3. Simbol-Simbol Sequence Diagram (Munawar, 2018)

Simbol Nama Keterangan

Status awal (initial)

Merupakan status awal untuk tanda awal aktivitas sistem.

Status akhir (final)

Merupakan status akhir sebagai tanda akhir aktivitas sistem.

(9)

9

Aktivitas (activity)

Merupakan aktivitas yang dilakukan sistem.

Penggabungan (Join)

Merupakan hubungan untuk melakukan asosiasi penggabungan aktivitas lebih dari satu.

Percabangan (Decision)

Merupakan hubungan untuk melakukan asosiasi percabangan bila ada pilihan aktivitas.

Partition

Merupakan bagian untuk memisahkan organisasi bisnis dan aktivitas yang terjadi.

Class Diagram

Class diagram merupakan gambaran struktur sistem dari segi pendefinisian kelas- kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem.

Class diagram terdiri dari atribut dan operasi dengan tujuan pembuat - pembuat program dapat membuat hubungan antara dokumentasi perancangan dan perangkat lunak yang sesuai (Putra & Andriani, 2019).

Simbol-simbol Class Diagram ditunjukkan oleh Tabel 3.4.

Tabel 3.4. Simbol-Simbol Class Diagram (Munawar, 2018)

Simbol Nama Keterangan

Asosiasi

Menggambarkan hubungan antar class yang ditandai dengan panah multiplicity.

(10)

10 3.13. Pengujian Perangkat Lunak

Pengujian perangkat lunak merupakan elemen atau topik yang mempunyai bahasan luas dan sering disangkutkan dengan verifikasi dan validasi atau V&V. Verifikasi bisa dikatakan aktivitas yang menanyakan apakah sebuah produk dibangun dengan benar atau diimplementasikan dengan baik sesuai fungsi yang spesifik atau tidak. Sedangkan validasi mengacu pada kemampuan aplikasi, apakah sesuai dengan apa yang dibutuhkan atau dapat memenuhi kebutuhan customer untuk memberikan solusi atau tidak (Sukamto &

Shalahuddin, 2016). Pada pengujian untuk validasi mempunyai beberapa pendekatan, yaitu:

1. Black-Box Testing (Pengujian Kotak Hitam)

Merupakan pengujian perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji bagian dari desain dan kode program. Hal ini dilakukan untuk tujuan mengetahui sudah sesuai atau belum spesifikasi dari sebuah fungsi masukan dan keluaran pada perangkat lunak.

2. White-Box Testing (Pengujian Kotak Putih)

Merupakan pengujian perangkat lunak dari segi desain dan kode program untuk mengetahui apakah sudah atau belum sesuai dengan permintaan spesifikasi yang kebutuhan. Pada white-box testing, yang menjadi fokus utama adalah memeriksa pada bagian logic dari sebuah kode program.

Class

Deskripsi lebih dari satu atau lebih objek dari dengan sejumlah attribut.

Generalisasi

Inheritence pada sub class mewarisi feature dari super class.

(11)

11 3.14. Flowchart

Flowchart merupakan suatu proses ataupun urutan sebuah langkah kerja yang digambarkan dengan menggunakan simbol-simbol yang disusun secara sistematis (Iswandy, 2015).

Menurut (Wanto & Kurniawan, 2018) flowchart terbagi menjadi 2, yaitu:

a. Flowchart Program

Flowchart Program adalah simbol yang menerangkan berjalannya sebuah program dari awal ditampilkan sampai program selesai dipergunakan.

b. Flowchart Sistem

Dalam flowchart sistem menjelaskan tentang grafik dari urutan prosedur yang membentuk suatu sistem dan memperlihatkan alur kerja dalam sistem secara keseluruhan.

Flowchart merupakan penggambaran secara simbolis pada suatu algoritma atau prosedur untuk menyelesaikan suatu masalah, menggunakan flowchart diharapkan dapat memudahkan pengguna dalam melakukan pengecekan bagian-bagian yang terlupakan dalam analisis masalah, disamping itu flowchart juga mempunyai fungsi untuk fasilitas dalam berkomunikasi antara pemrogram yang bekerja dalam tim suatu proyek (Santoso & Nurmalina, 2017).

Adapun Simbol-Simbol Flowchart ditunjukkan oleh Tabel 3.5.

Tabel 3.5. Simbol-Simbol Flowchart (Santoso & Nurmalina, 2017)

Simbol Nama Keterangan

Terminal Point Permulaan/akhir program

Input/Output Proses input/output data.

Proses

Merupakan proses perhitungan/

pengolahan data.

Decision

Perbandingan, pernyataan,

penyeleksian data yang memberikan pilihan untuk langkah selanjutnya.

Alur Arah aliran program.

(12)

12

Multiple Dokumen

Simbol yang

menunjukkan dokumen dalam bentuk fisik lebih dari satu.

Gambar

Tabel 3.1. Simbol-Simbol Use Case Diagram (Munawar, 2018)
Tabel 3.3. Simbol-Simbol Sequence Diagram (Munawar, 2018)
Tabel 3.4. Simbol-Simbol Class Diagram (Munawar, 2018)
Tabel 3.5. Simbol-Simbol Flowchart (Santoso & Nurmalina, 2017)

Referensi

Dokumen terkait

HTML (Hyper Text Markup Language) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah

HTML (Hyper Text Markup Language) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah

Menurut Wikipedia HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah/ markup language yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa yang digunakan HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web,

HyperText Markup Language HTML Menurut pendapat Pebriyana 2013 menyatakan bahwa HTML adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai