• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

i

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR

PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

TESIS

Disusun untuk memenuhi persyaratan derajat Magister Program Studi Pendidikan Sains

Oleh:

Yoga Dwija Wicaksana S831408041

PASCASARJANA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

2019

(2)

ii

(3)

iii

(4)

iv

PERNYATAAN KEASLIAN DAN PERSYARATAN PUBLIKASI

Saya menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa:

1. Tesis yang berjudul “Pengembangan Modul Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia” ini adalah karya penelitian saya sendiri dan tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik serta tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang tertulis dengan acuan yang disebutkan sumbernya, baik dalam naskah karangan dan daftar pustaka. Apabila ternyata di dalam naskah tesis ini dapat dibuktikan terdapat unsur-unsur plagiasi, maka saya bersedia menerima sangsi, baik Tesis beserta gelar magister saya dibatalkan serta diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Publikasi sebagian atau keseluruhan isi Tesis pada jurnal atau forum ilmiah harus menyertakan tim pembimbing sebagai author dan PPs UNS sebagai institusinya. Apabila saya melakukan pelanggaran dari ketentuan publikasi ini, maka saya bersedia mendapatkan sanksi akademik yang berlaku.

Surakarta, 30 Januari 2019 Mahasiswa

Yoga Dwija Wicaksana S831408041

(5)

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas limpahan rahmat, hidayah, dan taufik yang telah diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis dengan judul “Pengembangan Modul Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia”. Tesis disusun untuk memenuhi persyaratan dalam mencapai derajat magister program studi pendidikan sains Universitas Sebelas Maret (UNS).

Penulis menyadari bahwa penulisan tesis dapat terselesaikan karena bantuan, bimbingan, dan pengarahan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Prof. Dr. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd., selaku Direktur Pascasarjana UNS.

2. Dr. Mohammad Masykuri, M.Si., selaku Kepala Program Studi Magister Pendidikan Sains UNS dan validator pengembangan modul.

3. Dr. Sri Widoretno, M.Si., selaku Pembimbing I.

4. Dr. Sri Dwiastuti, M.Si., selaku Pembimbing II.

5. Drs. Ahmad Adib, M.Hum., Ph.D., selaku validator desain dan tata letak modul.

6. Dr. Baskoro Adi Prayitno, M.Pd., selaku validator pengembangan soal.

7. Asep Yudha Wirajaya, S.S., M.A., selaku validator keterbacaan dan bahasa.

8. dr. Evi Liliek Wulandari, Sp.PD., M.Kes., selaku validator materi pembelajaran sistem peredaran darah manusia.

9. Semua pihak yang telah membantu penyusunan tesis.

Penulis menyadari bahwa hasil penulisan tesis masih jauh dari kesempurnaan, tetapi penulis berharap hasil penulisan tesis ini memberikan manfaat bagi penulis dan pembaca.

Surakarta, 30 Januari 2019

Penulis

(6)

vi

Yoga Dwija Wicaksana. 2019. Pengembangan Modul Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia. Tesis. Pembimbing I: Dr. Sri Widoretno, M.Si., II:

Dr. Sri Dwiastuti, M.Si. Program Studi Magister Pendidikan Sains, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret.

ABSTRAK

Penelitian bertujuan untuk: 1) mengembangkan modul berbasis keterampilan berpikir kritis pada materi sistem peredaran darah manusia; 2) menentukan kelayakan modul; dan 3) menguji keefektifan modul berbasis keterampilan berpikir kritis untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Prosedur pengembangan modul menggunakan model Borg dan Gall yang telah dimodifikasi menjadi sembilan tahapan yaitu: 1) penelitian dan pengumpulan informasi; 2) perencanaan; 3) pengembangan produk modul awal;

4) validasi; 5) perbaikan produk pertama; 6) uji lapangan terbatas; 7) perbaikan produk kedua; 8) uji lapangan operasional; dan 9) perbaikan produk akhir.

Kelayakan modul pengembangan ditentukan berdasarkan hasil uji lapangan terbatas ke dua orang guru dan lima belas peserta didik serta validasi ke penelaah modul sesuai dengan bidang keahliannya. Validasi modul pengembangan dilakukan ke lima bidang keahlian, yaitu ahli pengembangan modul, ahli materi sistem peredaran darah manusia, ahli pengembangan soal, ahli desain dan tata letak modul, serta ahli bahasa dan keterbacaan. Uji keefektifan modul yang digunakan adalah pre test – post test nonequivalent control group design. Data pre test dan post test dianalisis menggunakan uji ancova.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) peningkatan persentase komponen berpikir kritis modul pengembangan berdasarkan konten dan konteks adalah 43,75%--81,35% dan 49,31%--82,99% ; 2) modul berbasis keterampilan berpikir kritis dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar materi sistem peredaran darah manusia dengan rata-rata nilai 89,01; 3) modul berbasis keterampilan berpikir kritis efektif dalam meningkatkan hasil belajar pada materi sistem peredaran darah manusia dengan sumbangan efektif sebesar 64%. Kesimpulan yang didapatkan berdasarkan hasil penelitian adalah pengembangan modul berbasis keterampilan berpikir kritis dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Kata kunci: modul, keterampilan berpikir kritis, modul berbasis keterampilan berpikir kritis, hasil belajar, sistem peredaran darah manusia

(7)

vii

Yoga Dwija Wicaksana. 2019. Development of Modules Based on Critical Thinking Skills to Improve Learning Outcomes of Human Circulatory System. Thesis. Advisor I: Dr. Sri Widoretno, M.Sc., II: Dr. Sri Dwiastuti, M.Sc.

Master of Science Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sebelas Maret.

ABSTRACT

The aims of this study are: 1) developing module based on critical thinking skills on human circulatory system; 2) determining the feasibility of the module;

and 3) testing the effectiveness of the module to enhance student’s academic achievement.

Module was developed following the procedure of Borg and Gall which have been modified into nine stages, namely: 1) research and information collection; 2) planning; 3) develop preliminary form of product; 4) validation; 5) first product revision; 6) limited field testing; 7) second product revision; 8) operational field testing; and 9) final product revision. The feasibility of developed module is determined based on the results of limited field testing to two teachers, fifteen students, and validation to the module reviewers according to their field of expertise. Validation of developed module was carried out in five areas of expertise, there are module development, human circulatory system, assessment, linguist, design and layout. Pre-test & post-test nonequivalent control group design was used to determine the effectiveness of developed module to enhance student’s academic achievement. Pre-test and post-test data were analyzed using ANCOVA.

The results of the study show that: 1) the percentage critical thinking components in developed module based on content and context are increased between value 43.75% - 81.35% and 49.31% - 82.99%; 2) developed module is valid to be used as teaching materials for human circulatory system with an average value of 89.01; 3) developed module is effective to enhance student’s academic achievement on human circulatory system with an effective contribution of 64%. The conclusion based on the results of the study is the developed module based on critical thinking skills is effective to improve student’s academic achievement.

Keywords: modules, critical thinking skills, modules based on critical thinking skills, learning outcomes, human circulatory system

(8)

viii DAFTAR ISI

JUDUL ... i

PENGESAHAN PEMBIMBING... ii

PENGESAHAN PENGUJI ... iii

PERNYATAAN KEASLIAN DAN SYARAT PUBLIKASI ... iv

KATA PENGANTAR ... v

ABSTRAK ... vi

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB I: PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 3

C. Tujuan Penelitian ... 4

D. Manfaat Penelitian ... 4

BAB II: LANDASAN TEORI A. Tinjauan Pustaka ... 5

1. Modul ... 5

2. Keterampilan Berpikir Kritis ... 9

3. Modul Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis ... 14

4. Hasil Belajar ... 15

B. Kerangka Berpikir ... 18

BAB III: METODE PENELITIAN A. Pengumpulan informasi ... 21

B. Perencanaan ... 21

C. Pengembangan produk awal ... 24

D. Validasi ... 24

E. Perbaikan produk pertama ... 25

(9)

ix

F. Uji lapangan terbatas ... 25

G. Perbaikan produk kedua ... 26

H. Uji lapangan operasional ... 26

I. Perbaikan produk akhir ... 27

BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil penelitian ... 28

B. Pembahasan ... 36

C. Keefektifan modul berbasis keterampilan berpikir kritis untuk meningkakan hasil belajar ... 49

BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 59

B. Saran ... 59

DAFTAR PUSTAKA ... 60

(10)

x

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1. Dimensi proses kognitif ... 17

2. KI dan KD sistem peredaran darah manusia ... 22

3. Kualifikasi modul berdasarkan persentase penilaian ... 25

4. Pre test - post test nonequivalent control group design ... 27

5. Hasil validasi modul pengembangan ... 42

6. Hasil validasi ke ahli pengembangan modul ... 42

7. Perbaikan berdasarkan saran dari ahli pengembangan modul ... 43

8. Hasil validasi ke ahli materi sistem peredaran darah manusia ... 44

9. Perbaikan berdasarkan saran dari ahli materi sistem peredaran darah manusia ... 45

10. Hasil validasi ke ahli desain dan tata letak modul ... 45

11. Perbaikan berdasarkan saran dari ahli desain dan tata letak ... 46

12. Hasil validasi ke ahli pengembangan soal modul ... 48

13. Perbaikan berdasarkan saran dari ahli pengembangan soal ... 49

14. Hasil validasi ke ahli keterbacaan dan bahasa ... 49

15. Perbaikan berdasarkan saran dari ahli keterbacaan dan bahasa ... 49

16. Hasil penilaian modul oleh guru ... 51

17. Hasil penilaian modul oleh peserta didik ... 51

18. Perbaikan berdasarkan saran dari guru ... 52

19. Hasil uji kesetimbangan ... 54

20. Hasil tes awal kelas kontrol dan perlakuan ... 55

21. Hasil tes akhir kelas kontrol dan perlakuan ... 56

22. Hasil uji normalitas dan homogenitas nilai tes awal - tes akhir kelas perlakuan dan kelas kontrol ... 57

23. Hasil uji korelasi dan interaksi ... 57

24. Hasil uji ankova ... 58

25. Perbandingan persentase komponen berpikir kritis modul sekolah dan modul pengembangan berdasarkan konten ... 60 26. Perbandingan persentase komponen berpikir kritis modul sekolah

(11)

xi

dan modul pengembangan berdasarkan konteks ... 61

27. Saran untuk perbaikan modul dari validator ... 64

28. Saran perbaikan dari guru dan peserta didik ... 66

29. Uji keefektifan modul pengembangan menggunakan ankova ... 67

(12)

xii

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

1. Kerangka berpikir ... 20 2. Pembuatan matriks indikator pencapaian kompetensi ... 23 3. Perbandingan hasil analisis rata-rata daya serap materi

ujian nasional tingkat sekolah pada tahun 2011—2018 ... 29 4. Perbandingan hasil analisis rata-rata daya serap materi ujian

nasional tingkat sekolah, kota, provinsi, dan nasional pada

tahun 2011—2018 ... 30 5. Persentase komponen keterampilan berpikir kritis modul

di sekolah berdasarkan analisis konten ... 31 6. Persentase komponen keterampilan berpikir kritis modul

di sekolah berdasarkan analisis konteks ... 32 7. Perbandingan kurva normal hasil belajar kelas perlakuan

dan kelas kontrol ... 69

(13)

xiii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

1. Hasil analisis daya serap ujian nasional ... 76

2. Hasil analisis konten modul sekolah ... 78

3. Matriks aktivitas dan soal modul pengembangan ... 104

4. Hasil pengembangan produk awal ... 111

5. Hasil validasi pengembangan modul ... 147

6. Hasil validasi materi sistem peredaran darah manusia ... 149

7. Hasil validasi desain dan tata letak modul ... 151

8. Hasil validasi pengembangan soal ... 153

9. Hasil validasi keterbacaan dan bahasa ... 155

10. Hasil perbaikan produk pertama ... 157

11. Hasil penilaian modul pengembangan oleh guru ... 187

12. Hasil penilaian modul pengembangan oleh peserta didik ... 191

13. Hasil perbaikan produk kedua ... 192

14. Hasil uji kesetimbangan ... 195

15. Hasil tes awal kelas perlakuan dan kontrol ... 198

16. Hasil tes akhir kelas perlakuan dan kontrol ... 200

17. Hasil uji keefektifan modul ... 204

18. Hasil perbaikan produk akhir ... 207

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Untuk itu dibangun sistem informasi pengolahan data keuangan sederhana yang nantinya dapat membantu usaha kecil mengelola keuangan dengan mudah dan menghasilkan..

Upaya dan Kendala Kepolisian Resort Sleman dalam Menanggulangi Peredaran Narkotika Yang Dilakukan Oleh Anak Di Wilayah Kabupaten Sleman. Upaya Kepolisian Resort

Proses kegiatan belajar mengajar dikatakan baik jika dalam proses belajar mengajar bukan hanya guru yang aktif dalam pembelajaran, tetapi lebih melibatkan siswa untuk

Penelitian mengenai model regresi nonparametrik yang berkembang saat ini terfokus pada pendekatan model respon tunggal untuk data longitudinal, ataupun pendekatan model multi

Mata kuliah Fisika Instrumentasi menjelaskan tentang definisi Fisika Instrumentasi, ruang lingkup kajian dan aplikasinya dalam berbagai bidang.. Secara

Bagi rekanan yang sudah membuat jaminan penawaran,Surat Penawaran,Surat Pernyataan dll, agar menghitung ulang atau menyesuaikan kembali batas akhir pemasukan penawaran yang

Dari ketiga grafik di atas, dapat dilihat bahwa tepung ubi kayu dengan bentuk parutan baik dengan konsentrasi 1.5% berat Rhizopus oligosporus hingga 3.5% berat,