PT. Solusi Tunas Pratama Tbk
Perkantoran Permata Senayan Blok C1
Jl. Tentara Pelajar, Jakarta 12210 Indonesia T. +6221 5794 0688 | F. +6221 5795 0077
Jakarta, 18 November 2021/
Jakarta, 18 November 2021 Nomor/ Number: 253/DIR-STP/XI/21
Kepada Yth./ To:
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) / Financial Services Authority Gedung Sumitro Djojohadikusumo, Lantai 3
Jl. Lapangan Banteng Timur 1-4 Jakarta - 10710
Up.: Yth. Bpk. Ir. Hoesen, M.M.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal/ Chief of Supervisory of Capital Market
Perihal/ Subject: Laporan Informasi atau Fakta Material atas Transaksi Afiliasi PT Solusi Tunas Pratama Tbk./ Report on Material Information or Facts of Affiliated Transaction PT Solusi Tunas Pratama Tbk
Kami merujuk kepada (i) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015, tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 31”); (ii) Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan (“POJK 42”); dan (iii) Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No.: Kep-00015/BEI/01- 2021 tanggal 29 Januari 2021, tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi (“Peraturan I-E”).
We refer to (i) Financial Services Authority Rule Number 31/POJK.04/2015 dated 16 December 2015, regarding Disclosure on Material Information or Facts by Issuer or Public Companies (“POJK 31”); (ii) Financial Services Authority Rule No.42/POJK.04/2020 concerning Affiliated Transactions and Conflict of Interest (“POJK 42”); and (iii) Decision of Chairman of Bapepam-LK Number Kep-00015/BEI/01- 2021, dated 29 January 2021 concerning Amendment of Regulation Number I-E regarding The Obligation of Information Submission (“Rule I-E”).
Dengan ini kami untuk dan atas nama PT Solusi Tunas Pratama, Tbk. (“Perseroan”), dengan ini menyampaikan Laporan Informasi sehubungan dengan penandatanganan Surat Pernyataan untuk Perubahan Kesepuluh tertanggal 16 November 2021 (“Surat Pernyataan Perjanjian Perubahan Kesepuluh”), oleh dan antara PT Bank Central Asia, Tbk. (“BCA”) dengan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (“Protelindo”), PT Iforte Solusi Infotek (“Iforte”), PT Komet Infra Nusantara (“KIN”), Perseroan dan PT BIT Teknologi Nusantara (“BIT”).
We, for and on behalf of PT Solusi Tunas Pratama, Tbk. (the “Company”), hereby submit Report on Information in relation with the signing of the Statement Letter of the Tenth Amendment Agreement dated 16 November 2021 (“Statement Letter of the Tenth Amendment Agreement”) by and between PT Bank Central Asia, Tbk. (“BCA”) and PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (“Protelindo”), PT Iforte Solusi Infotek (“Iforte”), PT Komet Infra Nusantara (“KIN”), the Company and PT BIT Teknologi Nusantara (“BIT”).
Surat Pernyataan Perjanjian Perubahan Kesepuluh ini merupakan perubahan atas fasilitas kredit berdasarkan IDR500,000,000,000 Revolving Loan Facility Agreement tertanggal 21 Desember 2016 yang telah mengalami beberapa kali perubahan dengan perubahan terakhir sebagaimana dimuat
2
PT. Solusi Tunas Pratama Tbk
Perkantoran Permata Senayan Blok C1
Jl. Tentara Pelajar, Jakarta 12210 Indonesia T. +6221 5794 0688 | F. +6221 5795 0077
dalam Perubahan Kesembilan atas Perjanjian Fasilitas tanggal 16 September 2021 (“Perjanjian Fasilitas”).
This Statement Letter of the Tenth Amendment Agreement is an amendment of facility credit based on IDR500,000,000,000 Revolving Loan Facility Agreement dated 21 December 2016 which is subsequently amended several times and lastly amendment by the Ninth Amendment Agreement dated 16 September 2021 (“Facility Agreement”).
Bersama ini kami menyampaikan laporan atas Transaksi Afiliasi (sebagaimana didefinisikan di bawah ini) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat 1 huruf b butir 3) dan Pasal 6 huruf d dan e pada Peraturan POJK 42 yang uraiannya sebagaimana berikut:
We hereby submit report of Affiliated Transactions (as defined below) as referred to in accordance with the provisions of Article 6 paragraph 1 letter b point 3) and Article 6 letter d and e in POJK 42 as described below:
Nama Emiten atau Perusahaan Publik/
Name of the Issuer or Public Company
:
PT Solusi Tunas Pratama, Tbk. (“Perseroan” /
“Company”)
Bidang Usaha/ Business activities : Penyedia layanan infrastruktur penunjang telekomunikasi independen yang meliputi penyediaan, pengelolaan dan penyewaan site telekomunikasi dan jaringan kabel serat optik berikut sarana pendukungnya, baik secara langsung maupun melalui entitas anak.
Independent telecommunication support infrastructure services provider which includes provision, management, and rental of telecommunication site and fibre optic network including their supporting facilities, either directly or through subsidiaries.
Telepon / Telephone : (6221) 5794-0688 Faksimili / Facsimile : (6221) 5795-0077
Alamat Surat Elektronik (e-mail) : [email protected]
1. Tanggal kejadian/ Date of occurrence
Surat Pernyataan Perjanjian Perubahan Kesepuluh adalah tanggal 11 November 2021 dan efektifnya Surat Pernyataan Perjanjian Perubahan Kesepuluh adalah tanggal 16 November 2021.
The Statement Letter of the Tenth Amendment Agreement is November 11, 2021 and the effectiveness of the said letter is November 16, 2021.
2. Pihak dalam Transaksi Afiliasi dan
hubungan afiliasinya dengan Perseroan/
a. Protelindo, suatu perusahaan yang 99,9997%
sahamnya dimiliki secara langsung oleh PT Sarana Menara Nusantara Tbk;
PT. Solusi Tunas Pratama Tbk
Perkantoran Permata Senayan Blok C1
Jl. Tentara Pelajar, Jakarta 12210 Indonesia T. +6221 5794 0688 | F. +6221 5795 0077
Parties in Affiliated Transactions and their affiliated relationship with the Company
b. Iforte yang merupakan anak perusahaan yang 99,99% sahamnya dimiliki Protelindo;
c. KIN yang merupakan anak perusahaan yang 99,99% sahamnya dimiliki Protelindo;
d. Perseroan yang merupakan anak perusahaan yang 94,03% sahamnya dimiliki Protelindo;
e. BIT yang merupakan anak perusahaan yang 99,99% sahamnya dimiliki Perseroan; dan
f. BCA, yang merupakan Lembaga perbankan.
a. Protelindo a company which 99.9997% of its shares are directly owned by the Company;
b. Iforte a company which 99.99% of its shares are directly owned by Protelindo;
c. KIN a company which 99.99% of its shares are directly owned by Protelindo;
d. The Company which 94.03% of its shares are directly owned by Protelindo;
e. BIT a company which 99.99% of its shares are directly owned by The Company; and
f. BCA a banking institution.
3. Jenis Transaksi Afiliasi (obyek dan nilai transaksi)
Affiliated Transactions
(objects and value of transactions)
Transaksi adalah perolehan pinjaman dari BCA oleh Perseroan yang dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Perubahan Kesepuluh, dimana disepakati untuk menambah dan/atau merubah beberapa ketentuan dalam Perjanjian Fasilitas dengan keterangan penting sebagai berikut:
- penambahan pihak peminjam pada Fasilitas B yaitu Perseroan dan BIT. Maka pada Fasilitas B yang sejumlah Rp750.000.000.000 (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah) saat ini dapat digunakan oleh Protelindo, Iforte, KIN, Perseroan dan BIT; dan - pelaksanaan konsep tanggung renteng oleh
Protelindo, Iforte, KIN, Perseroan dan BIT atas Fasilitas B.
Transaction is the loan from BCA by the Company through the signing of the Tenth Amendment Agreement, which have agreed to add and/or change several provisions in the Facility Agreement with the following important information:
- additional of borrowers to Facility B, i.e. The Company and BIT. Accordingly, in Facility B, which is IDR750,000,000,000 (seven hundred and fifty
4
PT. Solusi Tunas Pratama Tbk
Perkantoran Permata Senayan Blok C1
Jl. Tentara Pelajar, Jakarta 12210 Indonesia T. +6221 5794 0688 | F. +6221 5795 0077
billion Rupiah), currently can be used by Protelindo, Iforte, KIN, The Company and BIT; and
- implementation of the joint several liability bases by Protelindo, Iforte, KIN, The Company and BIT for Facility B.
4. Sifat hubungan Afiliasi antara Para Pihak/
The nature of the affiliated relationship between the Parties
Transaksi perolehan pinjaman merupakan transaksi afiliasi dikarenakan baik Perseroan dan BIT sekarang merupakan pihak terafiliasi dengan BCA.
The loan transaction is as an affiliated transaction due to The Company and BIT are now is affiliated with BCA.
5. Dampak kejadian, informasi atau
fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau
kelangsungan usaha Emiten atau Perusahaan Publik
The impact of such event, information or material facts towards operational activities, legal, financial condition, or business continuity of the Issuer or Public Company
Tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha Perseroan atas ditandatanganinya Surat Pernyataan Perjanjian Perubahan Kesepuluh oleh Protelindo, Iforte, KIN, Perseroan dan BIT.
There is no material impact to the operational activities, legal or financial conditions or the business continuity of the Company due to the signing of the Statement Letter of the Tenth Amendment Agreement by Protelindo, Iforte, KIN, The Company and BIT.
6. Keterangan lain-lain Other information
Transaksi merupakan transaksi perolehan pinjaman dari lembaga perbankan berdasarkan Pasal 6 huruf d dan e POJK 42, dan karenanya dikecualikan dari pelaksanaan prosedur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 POJK 42 dan tidak wajib memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) POJK 42, sehingga hanya diwajibkan dilaporkan kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah ditandatanganinya Surat Pernyataan Perjanjian Perubahan Kesepuluh tersebut.
Adapun penambahan debitur berdasarkan Surat Pernyataan Perjanjian Perubahan Kesepuluh yang ditandatangani oleh Protelindo, Iforte, KIN, Perseroan dan BIT bukan termasuk transaksi material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17”).
PT. Solusi Tunas Pratama Tbk
Perkantoran Permata Senayan Blok C1
Jl. Tentara Pelajar, Jakarta 12210 Indonesia T. +6221 5794 0688 | F. +6221 5795 0077
This transaction is categorized as a transaction for obtaining loans from bank pursuant to Article 6 letter d and e of POJK 42, and is therefore excluded from the procedure under Article 3 of POJK 42 and is not obliged to comply to the Article 4 paragraph (1) of POJK 42, and therefore the Company only be required to report to OJK within 2 (two) working days as of the signing of the Statement Letter of the Tenth Amendment Agreement.
The additional borrowers of facility under the Statement Letter of the Tenth Amendment Agreement which is signed by Protelindo, Iforte, KIN, SUPR and BIT is not a material transaction as referred to under Financial Services Authority Rule No. 17/POJK.04/2020 regarding Material Transactions and Change of Main Business Activities (“Rule No. 17”).
Demikian kami sampaikan laporan keterbukaan informasi atau fakta material ini dalam kerangka memenuhi ketentuan Pasal 6 ayat (1) huruf b butir 3) dan Pasal 6 huruf d dan e POJK 42 serta sekaligus pemenuhan POJK 31.
We hereby conclude the report on information or material facts to occupy provisions of Article 6 paragraph (1) letter b point 3 and Article 6 letters d and e POJK 42 as well as compliance with POJK 31.
Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Thank you for your attention and cooperation.
Hormat kami/ Best Regards, PT Solusi Tunas Pratama Tbk.
_________________________________
A. Ardityo Budi Susetiatmo
Sekretaris Perusahaan/ Corporate Secretary
Tembusan/ Copy:
1. Yth. Direksi PT Bursa Efek Indonesia;
2. Yth. Direksi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia; dan 3. Yth. Indonesian Capital Market Electronic Library (ICaMEL).