III-1
III. BAB III
ANALISIS KEBUTUHAN 3.1 Uraian singkat Organisasi
3.1.1 Sejarah Singkat Dinas komunikasi dan informatika Kabupaten subang Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Subang merupakan suatu bagian dari pemerintahan daerah tepatnya pemeritahan kabupaten subang yang mana tercatat dalam undang-udang :
1. Undang-undang Nomer 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan daerah-daerah kabupaten subang dalam lingkungan propinsi di jawa barat, sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomer 4 tahun 1968, tentang pembentukan kabupaten purwakarta dan kabupaten subang, dengan mengubah undang-undang Nomor 14 tahun 1950 tentang pembentukan daerah-daerah dalam lingkungan provinsi di jawa barat;
2. Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara;
3. Undang-udang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah;
4. Peraturan Daerah Kabupaten Subang Nomer 7 tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Subang;
5. Peraturan Bupati subang nomer 32 tahun 2016, tentang susunan organisasi Perangkat Daerah Dinas;
6. Peraturan Bupati Subang Nomer 32 Tahun 2016, Tentang Susunan Organisasi Perangkat Daerah Dinas.
1. Tugas pokok Diskominfo
Diskominfo mempunyai tugas pokok melaksanakan kewenangan Daerah di bidang komunikasi dan informatika serta tugas pembantuan yang diberikan oleh Pemerintah atau Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
2. Fungsi Diskominfo
1. Perumusan kebijaksanaan pembangunan di bidang komunikasi dan informatika daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kebijakan umum yang di tetapkan oleh Bupati,
2. Penyusunan rencana strategis pembangunan, program kerja, dokumentasi dan laporan dibidang komunikasi dan informatika,
3. Pemberdayaan dan pelayanan komunikasi sosial, 4. Pemberdayaan dan pelayanan komunikasi massa, 5. Pemberdayaan dan pelayanan informasi telematika, 6. Pelayanan usaha dibidang komunikasi dan informatika,
7. Pelaksanaan pembangunan jaringan antara pusat dan daerah dan antar daerah di bidang komunikasi dan informatika.
3.2 Profil Unit kerja (Bidang TIK)
Gambar 3. 1 Profil Unit Kerja 3.2.1 Tugas dan fungsi unit kerja Bidang TIK
1. Tugas Pokok Kepala Dinas Komunikasi dan informatika
Kepala dinas mempunyai tugas pokok merencanakan, mengorganisir, melaksanakan,mengendalikan serta melaporkan kegiatan dinas dalam
melaksanakan sebagian urusan Pemerintahan dibidang Komunikasi dan Informatika serta tugas pembantuan yang di tugaskan Bupati;
Tugas pokok sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1), kepala dinas mempunyai tugas pokok :
a) Perumusan, penempatan kebijakan teknis di bidang komunikasi dan informatika;
b) Penyelenggaraan kebijakan teknisi dibidang komunikasi dan informatika;
c) Penyelenggaraan fasilitasi dan pengendalian tugas-tugas dibidang Komunikasi dan Informatika;
d) Penyelenggaraan koordinasi dan kerjasama dalam rangka tugas pokok dan fungsi Dinas;
e) Pembinaan pelaksanaan kegiatan lingkup dinas Komunikasi dan Informatika;
f) Penyampaian telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan Kepala Daerah.
2. Tugas Pokok bidang komunikasi dan informasi dan persandian
Bidang teknologi Informasi dan komunikasi dan persandian mempunyai tugas pokok melaksanakan penyiapan, perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma,standar,prosedur dan kriteria, dan pemberian bimbingan teknisi dan supervisi, serta pemantuan, evaluasi, dan pelaporan di bidang layanan infrastruktur dasar data center, disaster recovery center dan teknologi informasi dan komunikasi, layanan pengembangan intranet, penggunaan akses internet, persandian, dan keaman informasi.
Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagai mana dimaksud pada ayat (1), Bidang teknologi informasi dan komunikasi dan persandian mempunyai fungsi:
a) Penyusunan program kerja bidang teknologi informasi dan komunikasi dan persandian.
b) Penyiapan bahan perumusan kebijakan di bidang layanan infratruktur dasar data center, disaster recovery center dan teknologi informasi dan komunikasi, layanan pengembangan internet, pengguna akses internet, persandian dan keamanan informasi.
c) Penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan di bidang layanan infratruktur dasar data center disaster recovery center dan teknologi indormasi dan komunikasi, layanan pengembangan internet, penggunaan akses internet, persandian dan keamanan informasi.
d) Penyiapan bahan penyusunan norma, standar prosedur dan kriteria penyelengaran di layanan bidang insfrasuktur dasar data center, disaster recovery center dan teknologi informasi dan komunikasi, layanan pengembangan internet, pengguna akses internet, persandian dan keamana informasi.
e) Penyiapan bahan dan pemberian bimbingan teknisi dan supervisi di bidang layanan insfrasuktur dasar data center, disaster recovery center dan teknologi informasi dan komunikasi, layanan pengembangan internet, pengguna akses internet, persandian dan keamanan informasi.
f) Pelaksanaan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan kepala dinas
g) Pelaksanaan pemantuan dan evaluasi kegiatan seleksi persandian..
h) Penyusunan laporan hasil pelaksanaan kegitan di bidang teknologi informasi dan komunikasi dan persandian.
i) Pelaksanaan fungsi lain di berikan oleh atasan.
Bidang teknologi infomasi dan komunikasi dan persandian, terdiri atas :
1. Seksi infratruktur dan teknologi.
2. Seksi persandian.
3. Seksi keamanan informasi.
pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Seksi Infrastruktur dan Teknologi mempunyai fungsi :
a) Penyusunan rencana kegiatan seksi infrastruktur dan Teknologi ;
b) Penyelenggaraan layanan pengembangan dan penyelenggaraan data center dan disaster dicovery center;
c) Penyelenggaraan layanan pengembangan dan inovasi teknologi informasi dan komunikasi dalam implementasi sistem pemeritahan berbasis elektronik;
d) Penyelenggaraan layanan peningkat kapasitas suber daya manusia, dalam pengelolaan infrastruktur dan teknologi infrastruktur;
e) Penyelenggaraan Government Cloud Computing;
f) Penyelenggaraan layanan pengelolaan akses internet pemerintah dan publik;
g) Penyelenggaraan layanan filtering konten negatif;
h) Penyelenggaraan layanan interkoneksi jaringan intra pemerintah;
i) Pelaksanaan pemantuan dan evaluasi kegiatan Seksi infrastruktur dan Teknologi;
j) Penyusunan laporan hasil pelaksanaan kegiatan seksi infrastruktur dan teknologi;
k) Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan.
Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Seksi Persandian mempunyai fungsi;
a) Penyusunan rencana kegiatan seksi persandian;
b) Pelaksanaan penyusunan bahan kebijaka teknis bidang persandian;
c) Pelaksanaan pengelolaan informasi berklasifikasi;
d) Pelaksanaan pengelolaan sertifikat elektronik;
e) Pelaksanaan perancangan pola dan koordinasi pelaksanaan hubungan komunikasi sandi antar perangkat daerah;
f) Pelksanaan pemantuan materil sandi,aplikasi sandi,fasilitas layanan persandian dan pengadaan, penyimpanan, distribusi serta pemusnahan perangkat lunak dan keras;
g) Pelaksanaan inventarisasi aset persandian, penilaian mandiri persandian dan indeks kepuasan persandian
h) Pelaksanaan layanan jamming
i) Pelaksanaan peningkatan kesadaran pengamanan infromasi di lingkungan pemerintah daerah melalui program pendidikan, pelatihan, fasilitasi, asistensi, bimbingan teknis, workshop dan/atau seminar
j) Pelaksanaan pengembangan kompetensi sumber daya manusia sandi melalui program pendidikan, pelatiham, fasilitasi, asistensi, bimbingan teknis, workshop, dan/atau seminar
k) Pelaksanaan pengamanan terhadap kegiatan/aset/fasilitas/instalasi penting/vital/ kritis melalui kontra penginderaan dan/atau metode pengamanan persandian lainya;
l) Pelaksanaan tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan urusan persandian;
m) Pelaksanaan pemantuan dan evaluasi kegiatan seksi persandian;
n) Penyususnan laporan hasil pelaksanaan kegiatan Seksi persandian;
o) Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan
Tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Seksi Keamnan Informasi mempunyai fungsi :
a) Penyusunan rencana kegiatan seksi keamanan informasi;
b) Pelaksanaan penyusunan bahan kebijakan teknis dibidang keamanan informasi;
c) Pengelolaan sistem manajemen keamanan informasi;
d) Pelaksanaan sertifikasi keamanan informasi;
e) Pelaksanaan penilaian mandiri keamanan informasi;
f) Pelaksanaan pengelolaan Security Operations Center;
g) Pelaksanaan insiden keamanan informasi;
h) Penyelenggaraan layanan monitoring trafik elektronik;
i) Pelaksanaan pengamanan teknologi informasi dan komunikasi pemerintah;
j) Pelaksanaan kebijakan manajemen risiko;
k) Pelaksanaan audit teknologi informasi dan komunikasi;
l) Penyelenggaraan internet sehat, kreatif, dan produktif;
m) Pelaksanaan layanan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan informasi;
n) Pelaksanaan layanan pemulihan data atau sistem jika terjadi ganngguan operasional keamanan informasi;
o) Pelaksanaan rekomendasi pendamping serta bantuan teknis pengembangan keamanan informasi;
p) Pelaksanaan pemantuan dan evaluasi kegiatan seksi keamanan informasi;
q) Penyusunan laporan hasil pelaksanaan kegitan seksi keamanan informasi;
r) Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan.
3.3 Analisis Sistem Yang berjalan
Pada bagian ini menjelaskan tentang sistem yang sudah ada (sistem lama).
Prosedur tentang lokasi menara telekomunikasi yang berjalan di Diskominfo (Dinas komunikasi dan informatika) dan pemodelan sistem baru yang akan dibangun.
Sebagai salah satu ASN (Apratatur Sipil Negara) yang bertugas dibagian bidang TIK (Teknologi informasi dan komputer dan persandian) selama ini proses pendataan menara atau lokasi menara telekomunikasi masih meggunakan aplikasi microsoft excel (Manual) untuk kemudian dicetak serta dilaporkan kepada pihak terkait.
Penulis menilai ini karena kurang ekfetif dikarenakan data yang dihasilkan kurang informatif dengan kata lain data sudah di cetak sifatnya masih belum real-time hal ini tentu
nya bisa mengakibatkan kesalahan informasi antara pihak TIK (Diskominfo) dan Penerima informasi.
3.3.1 Flowmap sistem yang masih berjalan
Gambar 3. 2 Flowmap Sistem yang berjalan 3.3.2 Alur pembelajaran flowmap pada sistem lama
1. Pemilik menara akan memberikan file data menara kepada ASN dari pihak diskominfo bidang TIK
2. ASN mendapatkan data menara dan akan melakukan pengecekan data menara dan data tersebut sudah sesuai.
3. Jika data tersebut sudah sesuai Kasi jaringan akan menerima data yang valid dan kasi jaringan akan mengcek lagi data tersebut jika data tersebut mendapatkan kesalahan akan di kembalikan ke ASN untuk di perbaiki lagi.
Jika data dari kasi sudah valid maka akan dikasihkan kepada kabid 4. Kabid menerima data menara telekomunikasi
3.4 Analisis Kebutuhan Sistem
Analisis kebutuhan sistem menjelaskan kondisi atau kemampuan sistem sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan oleh pemakai, meliputi kebutuhan informasi, kebutuhan aplikasi atau proses pengolahan data untuk menghasilkan informasi tersebut dan kebutuhan perangkat keras
Tabel 3. 1 Kebutuhan sistem
NO Aktor Informasi yang dibutuhkan
1. Kasi,Kabid
Informasi data menara,lokasi menara dan data pemilik menara
2. Admin
Informasi data menara, lokasi menara dan data pemilik menara, data icon menara
3.4.1 idetifikasi kebutuhan pemakai
Pengguna aplikasi ini dibedakan menjadi 3 aktor yaitu admin,kasi,dan kabid yang dimana 3 aktor tersebut (admin,kasi, dan kabid) memiliki hak akses yang berbeda sesuai kebutuhan deskripsi :
1. sistem yang dibuat harus dapat membantu admin dalam hal proses mencari lokasi menara sesuai titik kordinat yang sesuai
2. sistem dapat dijadikan alat untuk mempermudah mencari lokasi menara secara tepat dan sesuai titik kordinat dan tidak perlu mencari secara manual.
3. Sistem yang dibuat harus menampilkan data menara,lokasi menara,pemilik menara
3.4.2 Identifikasi kebutuhan informasi
Untuk membangun sistem informasi geografis lokasi menara telekomunikasi maka dibutuhkan informasi-informasi sebagai berikut :
1. sistem membuat lokasi menara untuk mengetahui lokasi menara secara akurat sesuai titik kordinat.
2. Sistem memuat informasi tentang Pemilik menara telekomunikasi
3. Sistem dapat menampilkan titik lokasi menara sesuai jenis menara 4. Sistem dapat menampilkan informasi data menara
3.4.3 Deskripsi kebutuhan fungsional dan non fungsional 1. Kebutuhan fungsional
Kebutuhan fungsional merupakan kebutuhan inti dari sistem dimana sistem yang akan dibangun harus memenuhi kebutuhan yang telah ditentukan dari hasil observasi dan mengpengindentifikasi dari sebuah masalah yang diangkat topiknya :
a. sesuai fungsional
Tabel 3. 2 Kebutuhan fungsional
Nomor SRS Deskripsi
Admin
SRS-F 01 Sistem Dapat Memproses Login
SRS-F 02 Sistem Dapat Mengelola Data pemilik menara SRS-F 03 Sistem Dapat Mengelola Data menara SRS-F 04 Sistem Dapat Mengelola Data icon menara SRS-F 05 Sistem Dapat Mengelola Users
SRS-F 06 Sistem Dapat Mengelola Users Grups SRS-F 07 Sistem Dapat Mengelola Slider
Pejabat funsional,Kabid
SRS-F 08 Sistem Dapat menampilkan lokasi menara, pemilik menara dan data menara
2. Kebutuhan Non fungsional
Merupakan suatu kebutuhan pendukung atau perlengkapan dari suatu sistem yang akan dibangun:
a. Kebutuhan Non fungsional
Tabel 3. 3 kebutuhan Non fungsional
Nomor SRS Deskripsi
SRS-NF 01 Sistem yang dirancang menggunakan bahasa program PHP mysql
SRS-NF 02 Sistem dirancang menggunakan framework PHP codeigniter dan visual studio
b. Kebutuhan perangkat lunak:
1) Microsoft window 10 sebagai operasi sistem 2) XAMPP
3) Browser
4) Text editor/Visual video code c. Kebutuhan perangkat keras:
1) intel(R) Celeron(R) 1.10GHz 2) Ram minimal 2GB
3) HDD 300GB
4) Monitor,keyboard,mouse
3.4.4 Usecase Diagram
1. Usecase diagram sistem informasi geografis lokasi menara
Gambar 3. 3 Usecase Diagram
3.4.5 Definisi Aktor dan usecase 1. Definisi aktor
Tabel 3. 4 Defisini aktor
No Aktor Deskripsi
1 Admin
Aktor yang memiliki akses untuk mengelola:
1. Kelola data pemilik menara 2. kelola data menara
3. kelola data icon menara 4. Kelola Users
5. Kelola Users grups 6. Kelola slider
2 Pejabat fungsional,kabid Aktor yang memiliki akses untuk 1. mendapatkan informasi Lokasi
menara
2. Definisi Usecase
Tabel 3. 5 definisi Usecase Nomer
Use Case Use Case Deskripsi
SRS-F 01 Login
Use case yang menangani autentikasi pengguna yang akan masuk ke dalam sistem.
SRS-F 02 Kelola Data pemilik Menara
Use case yang menangani pengolahan data pemilik menara, yaitu update, delete,tambah,
SRS-F 03 Kelola Data menara Use case yang menangani pengelolah data menara, yaitu Update,delete,cetak
SRS-F 04 Kelola Data icon menara
Use case yang menangani pengelolah icon meanra, yaitu
tambah,update,delete
SRS-F 05 Kelola Data Users Usecase yang menangani pengelolah tambah,update,delete
SRS-F 06 Kelola Data Users Grups Usecase yang menangani pengelolah tambah,update,delete
SRS-F 06 Kelola Data Slider Use case yang memuat informasi lokasi menara.
SRS-F 07 Informasi Lokasi menara Use case yang memuat informasi lokasi menara.
3.4.6 Skenario Usecase 1. Login
Gambar 3. 4 Login Tabel 3. 6 Skenario login
Aktor : Admin
Prekondisi Beranda halam login
hasil yang diharapkan Aktor dapat masuk kedalam sistem Skenario
Aksi aktor Reaksi sistem
Skenario normal
1. Mengisi username danpassword dan menekan
icon login
2. mengautentikasi username dan password yang di masukan oleh aktor
3. menampilka fitur hak akses (dashboard)
Skenario failed login
4. tampilan pesan "incorrect login"
Skenario Logout
5. klik button Logout6. menampilkan halaman Home
2. Kelola Data pemilik menara
Gambar 3. 5 Pemilik menara Tabel 3. 7 Skenario Pemilik menara
Aktor : admin
Prekondisi Beranda halaman menu
hasil yang diharapkan Aktor dapat menambahkan data menara
Skenario
Aksi aktor Reaksi sistem
Skenario Pemilik menara
1. memilih menu pemilik data lokasimenara
2. menampilkan menu pemilik menara dan tampilan list pemilik menara alternatif skenario tambah
3. klik tombol tambah pemilik menara
4. menampilkan form tambah data
5. menginput data pemilik menara
6. create reccord success
Alternatif Skenario Edit 7. klik icon edit atau pensil kecil
8. menampilkan form data pemilik menara
9. mengubah data pemilik menara
10. update reccord success
alternatif skenario hapus
11. klik icon hapus
12. menampilkan pesan "anda yakin ingin menghapus
13. klik oke
14. delete reccod success
alternatif skenario data menara
15. klik data menara
16. Menampilkan menu data menara
alternatif skenario tambah data menara 17. klik tambah data lokasi menara
18. menampilkan form tambah data lokasi menara
19. menginput data lokasi menara
20. klik tanda "tambah"
alternatif skenario cetak per id
21. klik cetak
22. document download
3. kelola data menara
Gambar 3. 6 Usecase Data menara Tabel 3. 8 skenario Data menara
Aktor : admin,
Prekondisi
Beranda halaman main menu (SIGLOKMAR)
hasil yang diharapkan Aktor dapat mengedit,hapus data menara
Skenario
Aksi aktor Reaksi sistem
Skenario update 1. klik "update"
2. menampilkan form data menara
3. mengubah data menara
4. update reccod success
Skenario delete 5. klik "Hapus"
6. menampilkan pesan " apa anda yakin ingin dihapus"
7. klik "oke"
8. delete reccod success
Cetak keseluruhan 9. klik “word”
10. document download
4. Kelola Data Users
Gambar 3. 7 Usecase data users Tabel 3. 9 Skenario Data Users
Aktor : admin,
Prekondisi Beranda halaman main menu (SIGLOKMAR) hasil yang diharapkan Aktor dapat mengedit,hapus,tambah data users
Skenario
Aksi aktor Reaksi sistem
Skenario update 1. klik "update"
2. menampilkan form data users
3. mengubah data users
4. update reccod success
Skenario delete 5. klik "Hapus"
6. menampilkan pesan " apa anda yakin ingin di hapus"
7. klik "oke"
8. delete reccod success
Skenario Tambah 9. klik "Tambah"
10. menampilkan form tambah users
11. mengisi form data urers kilik
"Tambah”
12.
create reccod successSkenario Read
13. Klik "Read"
14. Menampilkan informasi data users
5. Kelola Icon menara
Gambar 3. 8 Usecase icon menara Tabel 3. 10 Skenario icon menara
Aktor : admin,
Prekondisi Beranda halaman main menu
hasil yang diharapkan Aktor dapat mengedit,hapus,tambah data users
Skenario
Aksi aktor Reaksi sistem
Skenario update 1. klik "update"
2. menampilkan form data icon menara
3. mengubah data icon menara
4. update reccod success
Skenario delete 5. klik "Hapus"
6. menampilkan pesan " apa anda yakin ingin di hapus"
7. klik "oke"
8. delete reccod success
Skenario Tambah
9. klik "Tambah"
10. menampilkan form tambah data icon menara
11. mengisi form data jenis menara
kilik Tambah
12.
create reccod success6. kelola grups
Gambar 3. 9 usecase grups Tabel 3. 11 Skenario Usecase grups
Aktor : admin,
Prekondisi Beranda halaman main menu
hasil yang diharapkan Aktor dapat mengedit,hapus,tambah data grups users
Skenario
Aksi aktor Reaksi sistem
Skenario update 1. klik "update"
2. menampilkan form data grups users
3. mengubah data grups users
4. update reccod success
Skenario delete 5. klik "Hapus"
6. menampilkan pesan " apa anda yakin ingin di hapus"
7. klik "oke"
8. delete reccod success
Skenario Tambah
9. klik "Tambah"
10. menampilkan form tambah data icon menara
11. mengisi form data jenis menara
kilik Tambah
12.
create reccod success7. Kelola data Slider
Gambar 3. 10 Usecase Slider Tabel 3. 12 Skenario Slider
Aktor : admin,
Prekondisi
Beranda halaman main menu (SIGLOKMAR)
hasil yang diharapkan Aktor dapat mengedit,hapus,tambah data slider
Skenario
Aksi aktor Reaksi sistem
Skenario update 1. klik "update"
2. menampilkan form data slider
3. mengubah data slider
4. update reccod success
Skenario delete 5. klik "Hapus"
6. menampilkan pesan " apa anda yakin ingin di hapus"
7. klik "oke"
8. delete reccod success
Skenario Tambah
9. klik "Tambah"
10. menampilkan form tambah data slider
11. mengisi form data slider kilik
"Tambah
12.
create reccod success8. Kelola informasi Lokasi menara
Gambar 3. 11 Informasi lokasi menara Tabel 3. 13 Skenario informasi lokasi menara
Aktor : Pejabat fungsional/kabid Prekondisi Beranda halaman menu
hasil yang diharapkan aktor dapat melihat informasi lokasi menara
Skenario
Aksi aktor
Reaksi sistemSkenario lihat detail
1. memasuk website2. menampilkan tampilan home
4. klik "peta lokasi menara"
4. menampilkan tampilan peta
3.4.7 Activity Diagram
Activity Diagram adalah diagram yang memperhatikan aliran dari suatu aktivitas dalam suatu sistem. Bagaimana aktivitas itu dimulai decision yang mungkin terjadi dan bagaimana aktivitas itu berakhir.
1. Activity Diagram login.
Gambar 3. 12 Aktivity Diagram login
2. Activity Diagaram Data Pemilik menara
Gambar 3. 13 Aktivity Diagram pemilik menara
3. Activity Diagram Data menara
Gambar 3. 14 Aktivity Diagram Data menara
4. Activity Diagrm icon menara
Gambar 3. 15 Aktivity Diagram Jenis Menara
5. Kelola Data Users
Gambar 3. 16 Aktivity Diagram data Users
6. Kelola Aktivity Grups Users
Gambar 3. 17 Aktivity Grups
7. Kelola Aktivity Slider
Gambar 3. 18 Aktivity Slider
8. Aktivity Diagram Informasi Menara
Gambar 3. 19 Aktivity Diagram Informasi lokasi menara
3.4.8 Robustness diagram
gambar 3. 20 robustness diagram