• Tidak ada hasil yang ditemukan

Model kepribadian sehat dalam Buddhisme Maitreya.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Model kepribadian sehat dalam Buddhisme Maitreya."

Copied!
155
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Anthon Jason
  • Pengajar:
    • Pak Pratik
  • Sekolah: Universitas Sanata Dharma
  • Mata Pelajaran: Psikologi
  • Topik: Model Kepribadian Sehat Dalam Buddhisme Maitreya
  • Tipe: Skripsi
  • Tahun: 2008
  • Kota: Yogyakarta

I. PENDAHULUAN

Bagian ini menjelaskan latar belakang penelitian mengenai model kepribadian sehat dalam konteks Buddhisme Maitreya. Fokus utamanya adalah pada pentingnya kesehatan mental dan bagaimana model kepribadian sehat dapat membantu individu mencapai potensi psikologis terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan model kepribadian sehat sesuai dengan ajaran Buddhisme Maitreya, serta relevansinya dengan perkembangan psikologi pertumbuhan.

1.1. Latar Belakang

Latar belakang menjelaskan bahwa kesehatan mental adalah hal yang sangat penting bagi setiap individu. Definisi kesehatan telah berkembang dari sekadar tidak adanya penyakit menjadi keadaan yang mencakup kesejahteraan fisik, mental, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model kepribadian sehat dalam konteks Buddhisme Maitreya, yang berfokus pada pengembangan diri dan cinta kasih.

1.2. Perumusan Masalah

Rumusan masalah menyoroti bagaimana model kepribadian sehat dalam ajaran Buddhisme Maitreya dapat dipahami melalui kerangka konseptual sifat kepribadian sehat dari Schultz. Ini menjadi dasar untuk mengeksplorasi kesamaan dan perbedaan antara ajaran Buddhisme Maitreya dan teori psikologi pertumbuhan.

1.3. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan memahami konsep kepribadian sehat menurut ajaran Buddhisme Maitreya dengan menggunakan kerangka konseptual dari Schultz. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam pengembangan psikologi pertumbuhan.

1.4. Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian ini bersifat teoretis dan praktis. Secara teoretis, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk teori kepribadian yang lebih beragam. Secara praktis, penelitian ini dapat meningkatkan pemahaman terhadap ajaran Buddhisme Maitreya dan mendorong sikap toleransi antar umat beragama.

II. KEPRIBADIAN SEHAT

Bagian ini membahas konsep kepribadian sehat yang dikembangkan oleh Duane Schultz. Kepribadian sehat diartikan sebagai optimalisasi kesehatan mental, yang lebih dari sekadar tidak adanya gangguan mental. Penelitian ini mengkaji berbagai model kepribadian sehat dari para ahli psikologi pertumbuhan.

2.1. Tinjauan Umum

Tinjauan umum menjelaskan bahwa kepribadian sehat adalah konsep yang kompleks dan seringkali sulit didefinisikan. Hal ini mencakup pemahaman tentang potensi manusia untuk tumbuh dan berkembang, yang menjadi fokus utama dalam psikologi pertumbuhan.

2.2. Pandangan Para Ahli Psikologi Pertumbuhan

Bagian ini mengulas pandangan dari berbagai ahli psikologi pertumbuhan mengenai kepribadian sehat. Teori-teori mereka memberikan wawasan yang berbeda tentang apa yang membuat seseorang memiliki kepribadian sehat, serta bagaimana faktor-faktor psikologis dan sosial berperan dalam pembentukan kepribadian.

III. BUDDHISME MAITREYA

Bagian ini membahas sejarah dan ajaran Buddhisme Maitreya, serta bagaimana ajarannya berkaitan dengan model kepribadian sehat. Buddhisme Maitreya menekankan pentingnya cinta kasih dan pengembangan diri sebagai kunci untuk mencapai kebahagiaan dan kedamaian.

3.1. Sejarah Singkat Buddhisme Maitreya

Sejarah Buddhisme Maitreya menjelaskan asal-usul dan perkembangan ajaran ini di berbagai belahan dunia. Penekanan pada cinta kasih dan pengabdian kepada sesama menjadi inti dari ajaran ini, yang berkontribusi pada pembentukan kepribadian sehat.

3.2. Keimanan Terhadap Buddha Maitreya

Keimanan dalam Buddhisme Maitreya berfokus pada ajaran dan sabda Buddha Maitreya. Ajaran ini memberikan panduan moral dan etika bagi pengikutnya untuk mengembangkan kepribadian sehat melalui praktik cinta kasih dan pengabdian.

IV. METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi penelitian menjelaskan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu deskriptif-kualitatif dengan analisis isi. Metode ini dipilih untuk memahami dan mendeskripsikan model kepribadian sehat dalam konteks Buddhisme Maitreya secara mendalam.

4.1. Jenis Penelitian

Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menggali pemahaman mendalam mengenai fenomena kepribadian sehat dalam ajaran Buddhisme Maitreya. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mendapatkan data yang lebih kaya dan kontekstual.

4.2. Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi, yang memungkinkan peneliti untuk menganalisis teks dan data naratif untuk menarik kesimpulan tentang model kepribadian sehat dalam konteks Buddhisme Maitreya.

V. MODEL KEPRIBADIAN SEHAT DALAM BUDDHISME MAITREYA

Bagian ini menggambarkan model kepribadian sehat dalam ajaran Buddhisme Maitreya, dengan fokus pada karakteristik dan aspek-aspek yang mendukung pengembangan kepribadian sehat. Ini termasuk dorongan, kesadaran, dan hubungan sosial.

5.1. Konsep Ajaran Buddhisme Maitreya

Konsep ajaran Buddhisme Maitreya menekankan pentingnya hati nurani dan cinta kasih dalam membentuk kepribadian sehat. Ajaran ini mendorong individu untuk mengembangkan potensi terbaik mereka melalui praktik spiritual dan moral.

5.2. Aspek-aspek Kepribadian Sehat

Aspek-aspek kepribadian sehat dalam Buddhisme Maitreya mencakup dorongan untuk berbuat baik, kesadaran akan diri, dan tanggung jawab sosial. Ini menunjukkan bahwa kepribadian sehat tidak hanya berkaitan dengan individu, tetapi juga dengan hubungan mereka dengan orang lain.

VI. KESIMPULAN, SARAN SERTA REFLEKSI

Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya model kepribadian sehat dalam ajaran Buddhisme Maitreya sebagai referensi dalam pengembangan psikologi pertumbuhan. Saran untuk penelitian lebih lanjut adalah untuk mengeksplorasi konsep teoretis yang lebih spesifik dalam konteks budaya lain.

6.1. Kesimpulan

Kesimpulan menyatakan bahwa model kepribadian sehat dalam Buddhisme Maitreya memberikan pandangan yang unik dan berharga dalam memahami kesehatan mental dan pertumbuhan individu. Ini juga menunjukkan adanya kesamaan dengan teori psikologi pertumbuhan.

6.2. Saran

Saran untuk penelitian selanjutnya adalah untuk menggunakan konsep teoretis yang lebih mendalam dan spesifik, agar dapat memahami variasi kepribadian sehat dalam konteks budaya yang berbeda.

Gambar

Tabel 4. Ringkasan Aspek-aspek Kepribadian Sehat Buddhisme Maitreya
Gambar 3. Dinamika Kepribadian Sehat Dalam Konsep Ajaran Buddhisme
Tabel 1.Perbandingan Sifat-Sifat Model Kepribadian Sehat Menurut Schlutz
Gambar 1. adalah gambar pratima Buddha Maitreya perunggu setinggi 72
+7

Referensi

Dokumen terkait