• Tidak ada hasil yang ditemukan

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Peran Keluarga dalam Proses Rehabilitasi Pasien Rawat Inap di Ruang Bisma (VIP) Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Peran Keluarga dalam Proses Rehabilitasi Pasien Rawat Inap di Ruang Bisma (VIP) Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

PERAN KELUARGA DALAM PROSES REHABILITASI

PASIEN RAWAT INAP DI RUANG BISMA (VIP) RUMAH

SAKIT JIWA DAERAH SURAKARTA

SKRIPSI

Merry Kartika

462012095

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

SALATIGA

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

“Think Big And Act Now”

(Unknown)

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada

pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan

damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan

kepadamu hari depan yang penuh harapan.

(Yeremia 29:11)

Skripsi ini sepenuhnya penulis persembahankan untuk :

(9)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena atas berkat dan penyertaanNya penulis mampu menyelesaikan tugas akhir dengan judul PERAN KELUARGA DALAM PROSES REHABILITASI PASIEN RAWAT INAP DI RUANG BISMA (VIP) RUMAH SAKIT JIWA

DAERAH SURAKARTA. Dalam menyelesaikan tugas akhir ini penulis banyak menjumpai tantangan maupun dukungan dari berbagai pihak. Penuh rasa syukur dan dengan kerendahan hati penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, baik dalam hal memotivasi penulis, memberikan semangat, mendampingi, membimbing, memberikan masukan yang berupa kritik maupun saran sehingga peneliti dapat menyelesaikan tugas ini tepat waktu. Pada kesempatan ini penulis menyampai terima kasih kepada :

1. Bapak Ir. Ferry F. Karwur, Msc., Ph.D selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Satya Wacana.

(10)

3. Bapak Ns. Yafet Pradikatama, S.Kep selaku pembimbing II yang selalu memotivasi dan tak pernah absen mengucapkan kata semangat acap kali penulis melaksanakan bimbingan,

4. Bu Tangkaswati selaku Pegawai Diklat RSJD Surakarta yang sudah banyak membantu dalam melancarkan proses penelitian.

5. Bu Ns. Venti Agustina, S.Kep selaku Ex. Wali studi yang telah membimbing juga memberikan saran kepada penulis dalam menyusun tugas akhir.

6. Bu Desi, MSN selaku wali studi dan Panitia skripsi yang selalu membantu dan memberikan solusi ketika penulis mengalami kesulitan dalam melalui proses penyelesaian tugas akhir.

7. Seluruh staf akademik dan non akademik yang telah membantu selama proses perkuliahan terima kasih dari penulis kepada dosen-dosen yang telah memberi bekal berupa ilmu kepada penulis untuk menerus cita-cita dan tujuan masa mendatang.

8. Terima kasihku kepada keluarga tercintaku, Papa dan Mama, kedua adikku Obie Messak dan Oktaviani. Mereka yang tak pernah berhenti menyemangatiku, bersedia dan sabar mendengar segala

keluhanku, selalu mendo’akan, mengingatkan dan membimbingku

hingga ditahap akhir ini. Aku bersyukur memiliki mereka.

(11)

10. Untuk teman spesialku Ryan Tude, trima kasih yang

sebesar-besarnya untuk do’a, kritik dan saran serta dukungan yang berupa

paksaan namun bermaksud baik itu. Tugas akhir ini dapat terselesaikan tak jauh dari campur tanganmu. Sukses untuk kita. 11. Bagi Triana Aprilia selaku rekan bimbingan, teman bolak- balik

salatiga-solo terima kasih sudah menemani dan berjuang menghadapi panas, hujan dan lelah bersama-sama demi bimbingan. 12. Bagi anggini sepupuku nan jauh disana terima kasih untuk dukungan

dan motivasi yang tak henti kau sampaikan lewat media telpon, dukunganmu sangat berarti bagiku. Sukses juga untukmu disana. 13. Bagi lee tjong hoon saya yang disemarang terima kasih atas

kerendahan hatinya meminjamkan printer untuk sementara waktu. Terima kasih adik.

14. Bagi keluarga besar 2012 : Erik, Umak Rara, Mamah Ino, Lorin, Dedek, Neli, Eu, Andre, Ayu, Sola, Vilon, Ulya, Vandri, Maureen, Aisya, Erina, Heidy, Paul, Amel, Tomi, Sesel, Anyes, Evi, Veni, Vian, Ari, Eki dan teman lain yang tak sempat saya sebut satu per satu saya mengucapkan banyak terima kasih atas semangat dukungan dan motivasi dari kalian selama perkuliahan hingga saat saya melalui tugas akhir ini. Sakit Senang Sama-sama Dirasa.

(12)

16. Bagi seluruh teman- teman terbaik yang di salatiga yang tak sempat saya sebut satu per satu terima kasih banyak atas bantuan dan motivasi yang telah diberikan kepada saya, kiranya Tuhan Yesus memberkati kalian semua.

Penulis menyadari dalam penulisan skripsi ini masih banyak kekurangan sehingga kritik dan saran yang membangun dari pembaca sangat diharapkan. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak umumnya maupun pembaca khususnya dalam ilmu kesehatan. Tuhan Yesus Memberkati.

Salatiga, 30 Agustus 2016

(13)

ABSTRAK

Merry Kartika, 462012095, Peran Keluarga Dalam Proses Rehabilitasi Pasien Rawat Inap Di Ruang Bisma (VIP) Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta, Skripsi, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Iv + 70 Halaman + 7 Lampiran

Adanya rumah sakit jiwa tidak menjamin proses penyembuhan/rehabilitasi pasien gangguan jiwa akan berjalan lancar. Proses penyembuhan pasien tidak lepas dari dukungan keluarganya. Masalah gangguan jiwa menyangkut persoalan yang bersifat holistik dalam konteks kesehatan fisik, psikis, sosial dan spiritual individu, sehingga dibutuhkan konsep dan pemahaman yang jelas dalam memahami kondisi tersebut kemudian mengarahkannya dalam keadaan yang benar-benar normal atau sehat. Keluarga merupakan orang-orang yang sangat dekat dengan pasien dan dianggap paling banyak tahu tentang kondisi pasien serta dianggap paling banyak memberi pengaruh pada pasien. Sehingga peran keluarga sangat penting artinya dalam perawatan dan penyembuhan pasien. Pentingnya peneran fungsi dan peran serta keluarga dalam perawatan kondisi kesehatan keluarganya sangat berpengaruh besar bagi anggota keluarganya, karena keluarga merupakan sistem pendukung utama yang memberikan perhatian langsung pada setiap keadaan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Keluarga Dalam Proses Rehabilitasi Pasien Rawat Inap Di Ruang Bisma (VIP) Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Di dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini adalah 4 orang keluarga pasien gangguan jiwa yang melakukan rawat inap diruang bisma (VIP) RSJD Surakarta. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam (in-depth interview), observasi dan dokumentasi (dalam bentuk tulisan maupun gambar). Hasil penelitian menunjukan bahwa keluarga menyadari pentingnya peran keluarga dalam menangani anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Peran yang telah dilakukan keluarga adalah memberikan dukungan dan motivasi untuk pasien dengan cara menemani pasien dalam menjalankan setiap pengobatan selama dirumah sakit termasuk mengawasi pasien dalam hal minum obat, menjaga kebersihan (mandi), dan makan. Keluarga selalu menemani pasien dalam menjalankan rutinitas dirumah sakit, melakukan fisioterapis, selalu mengontrol emosi, memberikan semangat untuk pasien, tak lupa juga mendoakan pasien.

(14)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ... ii

PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI TUGAS AKHIR ... iii

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS TUGAS AKHIR... iv

HALAMAN PENGESAHAN ... v

HALAMAN PERSEMBAHAN ... vi

KATA PENGANTAR ... vii

ABSTRAK ... xi

DAFTAR ISI ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xv

DAFTAR TABEL ... xvi

DAFTAR GAMBAR ... xvii

1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah ... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 6

1.3. Tujuan Penelitian ... 7

1.4. Manfaat Penelitian ... 7

2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Gangguan Jiwa ... 8

2.1.1. Definisi ... 8

2.1.2. Penyebab Gangguan Jiwa ... 9

(15)

2.1.2.2. Sebab psikologik ... 10

2.1.2.3. Sebab Sosio Kultural ... 13

2.1.3. Tanda dan Gejala Gangguan Jiwa ... 16

2.1.4. Penanganan Gangguan Jiwa ... 17

2.1.4.1. Terapi Psikofarmaka ... 17

2.1.4.2. Terapi Somatic ... 18

2.1.4.3. Terapi Modalitas ... 18

2.1.4.4. Rehabilitasi Pasien Jiwa ... 19

2.1.4.5. Fungsi, Tugas dan Peran Keluarga dalam Penanganan Gangguan Jiwa ... 22

3. METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian ... 28

3.2. Waktu dan Lokasi Penelitian ... 28

3.3. Partisipan Penelitian atau Sumber Data ... 29

3.4. Teknik Pengumpulan Data ... 30

3.5. Teknik Analisis Data ... 32

3.6. Uji Keabsahan Data ... 34

3.7. Etika Penelitian ... 34

4. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Setting Penelitian ... 37

4.1.1. Gambaran Umum Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta ... 37

4.1.2. Proses Penelitian ... 39

(16)

4.3. Hasil Analisis Data Penelitian ... 42

4.3.1. Pemahaman Keluarga Tentang Gangguan Jiwa ... 42

4.3.2. Proses Penyembuhan Pasien Selama Dirawat Di Rumah Sakit ... 44

4.3.3. Pengetahuan Mengenai Peran Keluarga ... 46

4.3.4. Peran Keluarga Dalam Proses Penyembuhan ... 48

4.4. Pembahasan ... 53

4.4.1. Pemahaman Keluarga Tentang Gangguan Jiwa ... 53

4.4.2. Proses Penyembuhan Pasien Selama Dirawat Di Rumah Sakit ... 54

4.4.3. Pengetahuan Mengenai Peran Keluarga ... 59

4.4.4. Peran Keluarga Dalam Proses Penyembuhan Pasien 60 5. SIMPULAN DAN SARAN 5.1. Simpulan ... 65

5.2. Saran ... 66

Referensi

Dokumen terkait

rumus untuk mencari harga – harga dalam determinan linier simultan adalah membagi determinannya dengan determinan. Misalkan mencari harga x

Bila memungkinkan insisi dikerjakan sirkumareolar, tetapi bila lokasi tumor cukup jauh dari areola(>4cm), maka insisi dikerjakan diatas tumor sesuai dengan garis Langer

Filsafat Kontruktifis Dalam Pendidikan, Jakarta: Konisius, 1997 Suryabrata, Proses Belajar Mengajar Di Sekolah, Jakarta: Rineka Cipta, 1997 ---.. Mengajar Belajar

Namun demikian walaupun beragam upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dengan segenap stakeholder yang dilibatkan dalam penataan dan pemberdayaan

MEDIA : KEDAULATAN RAKYAT TANGGAL : 23

Memantapkan Pembangunan Kota Bandung Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan (Bandung Hijau dan Harmonis) untuk merespon isu strategis peningkatan kualitas dan pencegahan

Hasil studi para ahli dapat disimpulkan bahwa masalah penting paling rumit adalah menentukan indikator kualitas pelayanan yang selaras kebutuhan dan menimbulakan

Wawancara adalah metode pengumpulan data dengan melakukan Tanya jawab secara lisan antara pewawancara dengan responden atau nara sumber. Tipe wawancara yang dilakukan adalah