• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Bahasa Indonesia dunei. doc (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Makalah Bahasa Indonesia dunei. doc (1)"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

2017

Disusun Oleh

Brayen Ariel

Felixon Ganda

Hadrian Alvero Damara T

I Wayan G A P Diva

SMP Kristen Tunas Harapan

Bogor

(2)

-Kata Pengantar

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahat-Nya sehingga karya tulis ini dapat tersusun hingga selesai. Tidak lupa kami juga berterimakasih kepada semua orang yang telah membimbing dan membantu kami dalam menyelesaikan karya tulis ini.

Karya tulis ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapat bantuan dari berbagai pihak. Dengan demikian , sekali lagi kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan tersebut.

Terlepas dari semuanya itu , kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki karya tulis ilmiah ini.

Akhir kata , kami berharap semoga karya tulis tentang penanaman tauge ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.

Bogor , Februari 2017

(3)

Daftar Isi

Kata Pengantar 1

Bab I – Pendahuluan 3

A. Latar Belakang 3 B. Rumusan Masalah 4 C. Tujuan 4

D. Manfaat 4

Bab II – Pembahasan 5

A. Pengertian Tauge 5

B. Latar Belakang & Sejarah 6 C. Manfaat Tauge 7

D. Ciri-Ciri Tauge 10

E. Jenis – Jenis Kecambah (Tauge) 10

F. Cara Menanam Tauge Dengan Baik dan Benar 11 G. Proses Penanaman dan Hasil Penelitian 16

Bab III – Penutup 20

A. Kesimpulan 20 B. Saran 21

Daftar Pustaka 22

(4)

A. Latar Belakang

Tauge merupakan tanaman yang sangat kaya akan manfaat. Menanam tauge juga bukan hal yang sulit. Anda hanya butuh sedikit lahan , anda sudah bisa mendapatkan tanaman itu dalam waktu yang relatif singkat. Oleh karena itu , budidaya tauge merupakan suatu hal yang menguntukan bukan ?

Penelitian ini kami lakukan untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia yang diberikan oleh guru kami. Kami diberi tugas untuk menanam tauge dan menyiraminya dengan 4 cairan berbeda. Dari penelitian ini kami ingin tahu, berpengaruhkah jenis cairan tersebut terhadap pertumbuhan tauge ?

Memang pada umumnya orang menanam tauge dan menyiraminya menggunakan air biasa , tetapi apakah bisa kita menggunakan cairan lain dalam proses penanaman ini ?

Mari kita sama – sama temukan jawabannya melalui karya tulis ini.

B.

Rumusan Masalah

1. Apakah touge itu ?

2. Bagaimana sejarah /latar belakang tauge? 3. Apa manfaat dari tauge ?

(5)

5. Apa saja jenis – jenis tauge ?

6. Bagaimana cara menanam tauge yang baik dan benar ?

7. Bagaimana proses dan hasil pengamatan dari percobaan tersebut ?

C.

Tujuan

1. Mengetahui pengertian tumbuhan tauge 2. Mengetahui sejarah/latar belakang dari tauge 3. Mengetahui manfaat touge

4. Mengetahui ciri-ciri tauge 5. Mengetahui jenis-jenis tauge 6. Mengetahui cara menanam tauge

7. Mengetahui proses dan hasil dari pengamatan yang kami lakukan

D.

Manfaat

Karya tulis ilmiah ini dibuat dengan harapan bisa bermanfaat bagi para pembaca, tauge atau kecambah yang sering kita konsumsi ternyata banyak memiliki khasiat. Tetapi dibalik manfaatnya tersebut banyak masyarakat umum yang belum mengetahuinya. Mudah-mudahan dengan dibuatnya makalah ini para pembaca jadi memiliki pengetahuan yang lebih tentang manfaat mengkonsumsi touge. Makalah ini juga dibuat agar kita mengetahui cairan apa yang baik digunakan dalam menanam tauge.

Bab II – Pembahasan

A. Pengertian

Tauge

(6)

berbentuk panjang dengan kepala di ujungnya. Kepala tersebut adalah biji kacang hijau yang membelah. Tauge memang mudah ditanam karena termasuk tanaman yang tahan dalam keadaan apapun

Kecambah adalah tumbuhan (sporofit) muda yang baru saja berkembang dari tahap embrionik di dalam biji.Tahap perkembangannya disebut perkecambahan dan merupakan satu tahap kritis dalam kehidupan tumbuhan.

Kecambah biasanya dibagi menjadi tiga bagian utama: radikula (akar embrio), hipokotil, dan kotiledon (daun lembaga). Dua kelas dari tumbuhan berbunga dibedakan dari cacah daun lembaganya: monokotil dan dikotil. Tumbuhan berbiji terbuka lebih bervariasi dalam cacah lembaganya.

Kecambah pinus misalnya dapat memiliki hingga delapan daun lembaga. Beberapa jenis tumbuhan berbunga tidak memiliki kotiledon, dan disebut akotiledon.

Kecambah sering digunakan sebagai bahan pangan dan digolongkan sebagai sayur-sayuran. Khazanah boga Asia mengenal tauge sebagai bagian dari menu yang cukup umum. Kecambah dikatakan makanan sehat karena kaya akan vitamin E namun dikritik pula karena beberapa kecambah membentuk zat antigizi.

Kecambah jelai yang dikenal sebagai malt digunakan sebagai salah satu bahan baku bir. Malt juga digunakan sebagai bagian dari minuman sehat karena mengandung maltosa yang lebih rendah kalori daripada sukrosa.

B. Latar Belakang & Sejarah Tauge

(7)

diresepkan para tabib China, baik sebagai makanan kesehatan maupun obat.

Pelaut ulung James Cook, dalam penjelajahannya dari Eropa hingga Selandia Baru selama tiga tahun, membawa bekal pangan antiskorbut, agar para awaknya tidak terkena radang gusi dan penyakit infeksi. Selain jeruk lemon, yang kala itu dipercaya sebagai sumber vitamin C andalan, Cook membawa biji-bijian dan kacang-kacangan.

Setelah dikecambahkan, taoge itulah satu-satunya sayuran segar yang mereka santap selama berlayar. Jadi sukses Cook memerangi radang gusi yang saat itu lazim dialami pelaut, bukan semata jasa jeruk, karena dalam taoge justru tersimpan lebih banyak vitamin C.

C. Manfaat Tauge

(8)

Sayuran tauge jenis apapun, baik tauge kacang hijau, tauge kedelai, tauge alfafa, maupun jenis tauge lainnya mengandung senyawa fitokimiawi yang sangat berkhasiat. Jika dibandingkan dengan bijinya, kecambah atau tauge lebih bergizi. Protein tauge lebih tinggi 19 persen dibandingkan dengan kandungan protein dalam biji aslinya.

Kenapa bisa begitu? Hal ini disebabkan, selama proses menjadi kecambah, terjadi pembetulan asam-asam amino esensial yang merupakan penyusun protein pengecambahan tauge.

Berkecambah merupakan suatu proses keluarnya bakal tanaman (tunas) dari lembaga. Proses itu disertai dengan terjadinya mobilisasi cadangan makanan dari jaringan penyimpanan atau keping biji ke bagian vegetatif (sumbu pertumbuhan embrio atau lembaga). Biji kacang hijau, kacang tunggak, atau kedelai yang dikecambahkan umumnya disebut sebagai tauge. Selama proses berkecambah, bahan makanan cadangan diubah menjadi bentuk yang dapat digunakan, baik untuk tumbuhan maupun manusia.

Proses berkecambah (germinasi) dipengaruhi kondisi dan tempat.

Proses menjadi tauge telah mengnuraikan 90 persen rantai olisakarida menjadi karbohidrat sederhana, sehingga senyawa tersebut mudah sekali diserap tubuh, tanpa menghasilkan gas.

Karena mengandung banyak serat dan air, tauge membantu pengurasan kotoran dalam usus besar. Hal ini menjadi kekukatan ganda tauge dalam memerangi kanker.

Vitamin E itu fungsinya memperbaiki, memelihara sistem peredaran darah, mencegah terjadinya penumpukan dalam pembuluh darah. Memperlambat proses penuaan, sebagai antioksidan dan mencegahnya kanker dan sakit jantung.

Tauge bermanfaat juga untuk kecantikan kulit, karena tauge mengandung vitamin E yang tinggi. Vitamin E merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel dari serangan radikal bebas. Tauge yang berbahan dasar kacang juga dipercaya kaya protein yang utama dan esensial untuk pergantian kulit.

(9)

membantu terhindar dari kanker payudara, gangguan menjelang menstruasi, pramenopause, dan gangguan akibat menopause.

Termasuk antioksidan, memperlambat proses penuaan. Meningkatkan pembentukan sel-sel kulit. Secara umum seluruh porsi tubuh ikut pendukung terjadinya sakit. Menetralisir segala kemungkinan terjadinya penyakit. meningkatkan daya vitamin dalam tauge. Vitamin E dalam tauge tidak tahan dengan asam, panas yang tinggi serta lemak yang tengik. Sebaiknya kalau masak tauge jangan dengan minyak bekas apalagi jelantah.

Dan bila memasak tauge langsung segera dimakan karena bila terlalu lama berada dalam rendaman yang mengandung minyak setelah proses pengolahan seperti ditumis juga akan mengurangi kandungan vitamin dalam tauge tadi.

Tauge bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan gizi kacang-kacangan. Pasalnya tak lain karena pengecambahan telah menguraikan 90 persen rantai oligisakarida menjadi karbohidrat sederhana, sehingga senyawa tersebut mudah diserap tubuh, tanpa menghasilkan gas.

Mencegah perut kembung. Kembung perut dapat terjadi akibat kita terlalu banyak mengonsumsi kacang-kacangan yang mengandung oligosakarida. Konsumsi oligosakarida yang berlebih dapat menyebabkan timbulnya gejala flatulensi, yaitu suatu keadaan menumpuknya gas dalam lambung.

(10)

Bakteri-bakteri yang terdapat dalam saluran pencernaan (terutama pada bagian usus halus) akan memfermentasi rafinosa menghasilkan berbagai macam gas, seperti karbondioksida, hidrogen, dan sejumlah kecil metan. Gas-gas tersebutlah yang menyebabkan flatulensi.

Meskipun tidak bersifat toksik, flatulensi dapat berakibat serius. Peningkatan tekanan gas dalam rektum dapat menyebabkan tanda-tanda patologis, seperti sakit kepala, pusing, penurunan daya konsentrasi, atau sedikit perubahan mental dan odema. Flatulensi juga dapat berakibat pada timbulnya dipepsi dan konstipasi usus serta diare.

Beberapa tindakan seperti perendaman kacang-kacangan dalam air, proses berkecambah, serta fermentasi menjadi berbagai produk olahan, dapat mencegah timbulnya flatulensi yang disebabkan oleh oligosakarida.

Melalui perkecambahan, kandungan oligosakarida penyebab flatulen, yaitu rafinosa dan stakhiosa, dapat dikurangi. Dengan demikian, mengonsumsi tauge tidak akan menyebabkan gejala perut kembung.

Tauge juga mengandung estrogen yang dapat meningkatkan kepadatan susunan tulang, serta mencegah kerapuhan tulang. Para wanita sangat sianjurkan mengonsumsi tauge untuk menghindari terkena kanker payudara, gangguan saat menstruasi, hingga mencegah terjadinya menopouse karena tulang yang rapuh tidak terjaga.

Penelitian yang dilakukan penulis dan kawan-kawan juga menunjukkan bahwa kecambah kedelai mempunyai khasiat menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Kemampuan tersebut terkait dengan adanya beberapa peptida di dalam tauge yang memiliki sifat sebagai penghambat kerja angiotensin I converting enzyme (ACE).

D. Ciri – Ciri Tauge

1. Terbuat dari kacang hijau

2. Muncul plantula , radikula , kaulikulus 3. Merupakan tumbuhan dikotil

(11)

6. Memiliki 1 sampai 2 daun

7. Berwarna keruh , tidak terlalu putih

E. Jenis – Jenis Kecambah (Tauge)

1. Amaranthus

F. Cara Menanam Tauge Dengan Baik dan Benar

Alat dan Bahan :

1. Biji kacang hijau/kedelai 2. Air

(12)

Langkah 1 : Perendaman

Pertama-tama siapkan kacang hijau/kedelai yang ingin dijadikan kecambah, lalu cuci sampai bersih. Berikutnya, biji-biji tersebut kita masukkan ke dalam baskom dan ditambah air hingga penuh. Kemudian, biji direndam selama seharian penuh (24 jam) agar mekar. Biji yang terapung sebaiknya dibuang karena kualitasnya buruk/isinya kosong.

Langkah 2 : Penyemaian Awal

Di hari kedua, siapkan tempat persemaian yang terbuat dari karung beras. Tempat persemaian yang dipilih sebaiknya terletak di ruangan yang agak lembab dan tidak mendapatkan sinar matahari langsung. Contohnya adalah di sekitar kamar mandi dan di bawah kolong. Biji yang telah ditiriskan dari air rendamannya ini, lantas digelar di atas karung beras. Bentuk perawatan pada langkah ini, anda cukup memantau persemaian agar tidak diganggu oleh tikus.

Langkah III : Penyemaian Akhir

(13)

Langkah 4 : Pemanenan

Di hari ketiga malam atau hari keempat, anda sudah bisa memanen tauge yang anda tanam. Pastikan anda mencucinya bersih sebelum diolah menjadi hidangan yang lezat.

Proses Perkecambahan

Berkecambah merupakan suatu proses keluarnya bakal tanaman (tunas) dari lembaga. Proses itu disertai dengan terjadinya mobilisasi cadangan makanan dari jaringan penyimpanan atau keping biji ke bagian vegetatif (sumbu pertumbuhan embrio atau lembaga).

(14)

Proses berkecambah (germinasi) dipengaruhi oleh kondisi dan tempat. Faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh adalah air, gas, suhu, dan cahaya. Temperatur optimum untuk proses berkecambah adalah 34oC.

Cara pembuatan kecambah atau tauge adalah dengan merendam kacang-kacangan dalam air selama satu malam. Kemudian ditebarkan di tempat yang mempunyai lubang-lubang dan diberi daun, kain, atau kertas merang sebagai substrat untuk menjaga kelembaban agar kacang-kacangan tidak busuk.

Setiap hari disiram dengan air sebanyak 4-5 kali. Setelah satu hari germinasi akan dihasilkan kecambah dengan panjang sekitar satu cm. Setelah dua hari akan mencapai empat cm, dan 3-5 hari 5-7 cm.

Kandungan zat gizi pada biji sebelum dikecambahkan berada dalam bentuk tidak aktif (terikat). Setelah perkecambahan, bentuk tersebut diaktifkan, sehingga meningkatkan daya cerna bagi manusia. Peningkatan zat-zat gizi pada tauge mulai tampak sekitar 24-48 jam saat perkecambahan.

Germinasi meningkatkan daya cerna karena berkecambah merupakan proses katabolis yang menyediakan zat gizi penting untuk pertumbuhan tanaman melalui reaksi hidrolisis dari zat gizi cadangan yang terdapat di dalam biji. Melalui germinasi, nilai daya cerna kacang-kacangan akan meningkat, sehingga waktu pemasakan atau pengolahan pun menjadi lebih singkat.

Pada saat berkecambah terjadi hidrolisis karbohidrat, protein dan lemak menjadi senyawa yang lebih sederhana, sehingga mudah dicerna. Selama proses itu pula terjadi peningkatan jumlah protein dan vitamin, sedangkan kadar lemaknya mengalami penurunan.

Karbohidrat sebagai bahan persediaan makanan dirombak oleh enzim alfa-amilase dan beta-alfa-amilase yang bekerja saling mengisi. Alfa-alfa-amilase memecah pati menjadi dekstrin, sedangkan beta-amilase memecah dekstrin menjadi maltosa. Pada akhirnya, maltosa akan diubah menjadi glukosa dan fruktosa.

Selama proses berkecambah, kandungan glukosa dan fruktosa meningkat sepuluh kali lipat. Kadar sukrosa meningkat dua kali lipat, tapi galaktosa menghilang. Adanya gkukosa dan fruktosa menyebabkan tauge terasa enak dan manis.

(15)

Selama proses berkecambah, terjadi hidrolisis protein yang menyebabkan kenaikan kadar asam amino di dalam kecambah. Terlihat dengan jelas bahwa tauge merupakan sumber asam amino esensial yang sangat potensial serta dengan komposisi yang lebih baik dibandingkan dengan kedelai.

Dibandingkan dengan tauge, kacang hijau dan kacang tunggak, tauge kacang kedelai memiliki keunggulan dalam hal energi, protein, lemak, dan vitamin A. Namun, ditinjau dari kandungan kalsium dan fosfor, tauge kacang tunggak lebih unggul.

Ketiga jenis tauge tersebut merupakan sumber vitamin C yang cukup bagus, masing-masing mengandung 15 mg per 100 gramnya.

Pada umur tertentu dari pertumbuhan kecambah terjadi peningkatan kemampuan untuk mensintesis vitamin.Pada tumbuhan, vitamin berpartisipasi dalam reaksi-reaksi enzimatik yang sama pada hewan dan manusia. Karena itu, hewan dan manusia tergantung pada tumbuhan sebagai pensuplai vitamin.

Tauge mempunyai vitamin lebih banyak dibandingkan dengan bentuk bijinya. Selama berkecambah, kadar vitamin B meningkat 2,5 sampai 3 kali lipat. Demikian juga dengan vitamin E, mengalami peningkatan dari 24-230 mg per 100 gram biji kering menjadi 117-662 mg per 100 gram kecambah. Vitamin C yang tidak terdapat dalam biji kedelai, mulai terbentuk pada hari pertama berkecambah hingga mencapai 12 mg per 100 gram setelah 48 jam.

Kacang tanah dan kedelai masing-masing mengandung asam folat sebanyak 2,8 dan 2,3 mikrogram per gram. Kacang kedelai dan kacang tanah akan mengalami peningkatan asam folat hingga 72 jam waktu berkecambah, tapi setelah itu menurun.

(16)

Peningkatan vitamin B1 (thiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), piridoksin, biotin juga terjadi selama proses berkecambah. Proses berkecambah juga meningkatkan kandungan vitamin E (tokoferol) secara nyata.

G.Proses Penanaman dan Hasil Penelitian

Alat dan Bahan

(17)

4. Pewarna Makanan 5. Pewarna Textil 6. Air

7. Tinta spidol

Langkah Kerja

1. Siapkan gelas plastic yang akan digunakan 2. Masukanlah kapas ke dalam gelas plastic

(18)

4. Setelah itu , taruhlah kacang hijau di atas kapas. Pastikan jarak antara satu kacang dengan yang lain tidak terlalu dekat

5. Siram dengan air apabila tanaman sudah dirasa kering

Hasil Pengamatan Hari ke-8

1. Tanaman menggunakan air biasa

(19)

delapan kacang hijau pada gelas tanaman ini dan hanya tujuh bibit yang tumbuh dengan baik. Tinggi rata rata tanaman jeni ini adalah 20 sentimeter. Sudah terdapat daun pada tanaman ini.

2. Tanaman dengan pewarna makanan warna hijau

Kami memasukan 5 kacang hijau ke dalam gelas tanaman ini dan hanya 4 bibit yang mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan tanaman jenis ini lebih lambat dan kurang subur. Tinggi rata rata tanaman ini adalah 5 sentimeter. Muncul daun berukuran kecil pada tanaman ini dan kulit sudah mengelupas sepenuhnya.

3. Tanaman dengan tinta spidol

(20)

4. Tanaman jenis pewarna tekstil

Kami memasukkan 7 kacang hijau ke dalam gelas tanaman ini. Sampai pada hari ke-8 jenis tanaman ini sama sekali tidak mengalami pertumbuhan maupun perkembangan sedikitpun.

Bab III – Penutup

A. Kesimpulan

(21)

Cara pembuatan kecambah atau tauge adalah dengan merendam kacang-kacangan dalam air selama satu malam. Kemudian ditebarkan di tempat yang mempunyai lubang-lubang dan diberi daun, kain, atau kertas merang sebagai substrat untuk menjaga kelembaban agar kacang-kacangan tidak busuk.

Budidaya tauge merupakan hal yang mudah. Tetapi berdasarkan penelitian kami, tauge hanya bisa tumbuh ideal menggunakan air biasa.

Bentuk tauge memang tergolong kecil dibandingkan dengan jenis sayuran lain, meskipun begitu, tumbuhan ini memiliki kandungan manfaat yang tidak kecil. Sayuran tauge jenis apapun, baik tauge kacang hijau, tauge kedelai, maupun jenis tauge lainnya mengandung banyak sekali senyawa fitokimiawi yang sangat berkhasiat. Di dalam touge terkandung vitamin B, vitamin C, dan vitamin E.

Banyak sekali manfaat yang kita peroleh dari tumbuhan yang sangat kecil ini, diantaranya adalah: Mencegah Kanker Proses menjadi tauge telah menguraikan 90 persen rantai olisakarida menjadi karbohidrat sederhana, sehingga senyawa tersebut mudah sekali diserap tubuh, tanpa menghasilkan gas. Selain itu manfaat touge adalah mencegah Serangan Jantung dan Stroke,Mencegah Osteoporosis,membangkitkan Sistem Kekebalan Tubuh. Taoge juga baik untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan flek-flek hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan juga melangsikan tubuh. Karena mengandung Vitamin E, taoge juga dapat membantu meningkatkan kesuburan.

Bagi wanita yang rajin makan taoge, akan membantu terhindar dari kanker payudara, gangguan menjelang menstruasi, pramenopause dan meremehkan sesuatu yang kecil, karena siapa tahu di balik bentuknya yang kecil tersimpan manfaat yang sangat besar.

(22)

B. Saran

Berdasarkaan penelitian dan pengamatan kami , kami menganjurkan para calon penanam tauge untuk menggunakan air biasa dalam menyiram tanaman tersebut. Hal ini di lakukan untuk mendapat hasil tanam yang berkualitas baik.

Daftar Pustaka

1.

www.kerjanya.net

2.

www.wikipedia.org

3.

www.blogspot.com

4.

www.bacaterus.com

5.

www.123manfaat.com

Referensi

Dokumen terkait